You are on page 1of 14

ASUHAN KEBIDANAN IBU BERSALIN NORMAL

PADA NY. A UMUR 30 TAHUN GII PI A0 UK 40 MINGGU 4 HARI
DI BPS ISMIATI BENDOSARI SUKOHARJO

I. PENGKAJIAN DATA
Pada tanggal 05 Juni 2008 Jam 09.50 WIB
A. DATA SUBYEKTIF
1. IDENTITAS / BIODATA
*. Identitas Pasien
 Nama : Ny. W
 Umur : 24 Tahun
 Suku/ bangsa : Jawa / Indonesia
 Agama : Islam
 Pendidikan : SLTA
 Pekerjaan : Ibu rumah tangga
 Alamat : Ledok RT 02 / VI Ds. Kenokorejo Kec. Polokarto Sukoharjo
*. Identitas Suami
 Nama : Tn. E
 Umur : 29 Tahun
 Suku / bangsa : Jawa / Indonesia
 Agama : Islam
 Pendidikan : STM
 Pekerjaan : Swasta
 Alamat : Ledok RT 02 / VI Ds. Kenokorejo Kec. Polokarto Sukoharjo
2. ALASAN DATANG
Ibu datang ke BPS dengan keluhan kenceng-kenceng sejak jam 02.00 WIB, keluar lender
darah dari jalan lahir, nyeri pinggang bila ada kontraksi
3. RIWAYAT PERKAWINAN
Kawin 1 X pada umur 22 tahun dan dengan suami sekarang sudah menikah lama 8 tahun
4. RIWAYAT MENSTRUASI
 Umur Menarche : 14 Tahun
 Siklus : 28 hari
 Lama Menstruasi : 5 - 6 Hari
 Banyaknya : Sedang
 Ganti Pembalut : 3 – 4 kali / hari
 Sifat darah : Encer
 Dysmenorhoe : kadang – kadang
 HPHT : 29 Agustus 2007
 HPL : 5 Juli 2008

TBC. asma. PERSALINAN DAN NIFAS YANG LALU JENIS KOMPLIKASI BAYI NIFAS N USIA Ibu Bayi PB / BB Keadaan Keadaan Laktasi UMUR PERSA TEMPAT PENOLONG O KEHAMILAN LINAN 1 I 9 bulan Sptn RB . DM  Riwayat kesehatan yang lalu Ibu mengatakan belum pernah menderita suatu penyakit sampai dirawat dirumah sakit seperti jantung.00 WIB  BAK terakhir Ibu mengatakan BAK terakhir tanggal 9 juni 2008 jam 04. Ibu mengatakan cemas dengan persalinan yang sekarang karena lewat 4 hari dari tanggal perkiraan . hipertensi. Ibu mengatakan minum terakhir tanggal 9 juni 2008 jam 04. tempe . asma.00 WIB  Tidur terakhir Ibu mengatakan semalam tidak tidur nyenyak karena sudah merasa kenceng-kenceng  Psikologis . RIWAYAT KEHAMILAN. Hepatitis. hipertensi. Ibu mengatakan belum tahu keadaan janinnya 7.00 WIB Menu : air teh 1 gelas  BAB terakhir Ibu mengatakan BAB terakhir tanggal 9 juni 2008 jam 04. sayur lodeh.00 WIB Menu : nasi. asma. Hepatitis. TBC. TBC. Ibu mengatakan makan terakhir tanggal 9 juni 2008 jam 04. hipertensi. Bidan 48 / 2. AKTIFITAS IBU TERAKHIR SEBELUM PERSALINAN  Pergerakan janin Ibu mengatakan anaknya bergerak aktif menendang lebih dari 15 x semalam  Makan dan minum . .5. Hepatitis. DM  Riwayat kesehatan keluarga Ibu mengatakan dalam keluarganya tidak ada yang menderita suatu penyakit seperti jantung. RIWAYAT KESEHATAN  Riwayat kesehatan sekarang Ibu mengatakan tidak sedang menderita penyakit seperti jantung. RIWAYAT KB  KB : Tidak  Lama : Tidak 8.5 Baik Bail Lanc kg ar 2 Skrg 6. DM  Riwayat keturunan kembar / lahir cacat .

2 X seminggu . konsistensi lembek tidak ada keluhan .Personal hygiene : Ibu mandi 2 X sehari. RIWAYAT KEHAMILAN SEKARANG  Selama hamil ibu periksa ke bidan  Frekuensi pemeriksaan .BAK : 4 – 5 kali sehari .BAB : 1 kali sehari. gosok gigi 2 X sehari : Ibu keramas 3 X seminggu. 8 bulan dan 9 bulan Keluhan tidak ada  Diet / Makan . DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KEHAMILAN Keluarga sangat mendukung pada kehamilan ini dan berharap bayi yang sehat 12.Trimester III : 3 X umur kehamilan 7 bulan.Pekerjaan : Ibu tidak bekerja di luar rumah  Imunisasi . teh manis : Makan siang nasi satu piring. PSIKO SOSIAL  Kehamilan ini : direncanakan  Status Emosi : Labil  Hubungan Keluarga : Baik  Hubungan Masyarakat: Baik  Pengetahuan Penyakit : Kurang B.TT 1 dan TT 2 : TT1 pada waktu capeng dan TT2 satu bulan sesudah TT 1 10.Seksualitas : +.7 – 8 jam sehari . sayur lauk dan susu 1 gelas .Makan sehari-hari : Makan pagi nasi dan lauk. 5 bulan dan 6 bulan Keluhan tidak ada . sayur dan lauk minum air putih : makan malam nasi. 9. ganti baju setelah mandi  Aktifitas sehari – hari .Trimester I : 2 X umur kehamilan 2 bulan dan 3 bulan Keluhan : mual-mual dan muntah . Ibu mengatakan dalam keluarganya tidak ada yang mempunyai riwayat keturunan kembar / lahir cacat.Pola istirahat & tidur : +.Trimester II : 3 X umur kehamilan 4 bulan. LATAR BELAKANG BUDAYA  Kebiasaan : Ibu hamil tidak boleh makan tape. sprite  Lain – lain : Keluarga masih ada tradisi mitoni bila usia kehamilan 7 bulan 11.Pola makan : Nafsu makan baik  Pola Eliminasi . DATA OBYEKTIF / PEMERIKSAAN FISIK .

Bising Usus (+)  Periksa Ketuk : Reflek Pattela :+/+  Periksa Dalam . Paru-paru normal : Abdoment : DJJ (+) 11 12 11 .5 cm  Pengukuran Vital Sign: Tekanan Darah : 110 / 70 MmHg : Suhu : 36 C : Respirasi : 20 kali /menit : Nadi : 84 kali / menit 2. mammae membesar normal : Abdoment : Perut besar sesuai umur kehamilan : Vulva : Varises Negatif : Anus : Haemoroid Negatif : Tungkai : Varises Negatif. Odema negatif  Periksa Raba : Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar : Mammae : Putting menonjol. Tidak ada odema : Mata : Tampak anemis. Bersih : Kepala : Normal : Wajah : Cemas.1. Pemeriksaan Fisik Obstetri  Periksa Pandang : Rambut : Pendek.areola menghitam : Abdomen * Leopold I : TFU 3 jari diatas pusat * Leopold II : Punggung Kiri. Pemeriksaan Umum  Keadaan Umum : Postur Tubuh : Tegak. DJJ Positif * Leopold III : Presentasi Kepala * Leopold IV : Hodge II : Tungkai : Tidak ada varises. sclera tampak ikterik : Mulut : Bersih : Gigi : Bersih : Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar : Dada : simetris. Hitam kecoklatan. Normal : Sikap Tubuh : Normal : Ekspresi Wajah : Cemas  Pengukuran : BB : 55 kg : TB : 150 cm : LLA : 23. Tidak ada odema  Periksa Dengar : Dada : Jantung normal.

umur 24 tahun. postio lunak. janin tunggal. penurunan hogde II B. bagian terendah kepala. kepala sudah masuk panggul. IDENTIFIKASI DIAGNOSA POTENSIAL DAN ANTISIPASI TINDAKAN SEGERA .2007 : HPL : 29 – 06 – 2008 Obyektif : Palpasi Abdomen . G1 P0 A0.His 3 X / 10 menit lamanya 35 – 40 detik. letak memanjang. selaput ketuban utuh. INTERPRESTASI DATA Tanggal 5 Juni 2008 jam 10. kepala sudah masuk panggul . teratur : Auskultasi : DJJ 140 X / menit ( 11 12 11 ) : VT : Pembukaan 3 cm. tipis . KEBUTUHAN 1. W. kuat . letak memanjang. inpartu kala I fase laten Dasar : Subyektif : Ibu mengatakan hamil 9 bulan mengeluh kenceng .kenceng teratur dan keluar lender darah dari jalan lahir : HPHT : 22 – 09 . : Pembukaan : : Presentasi : : Ketuban : : Benjolan : : Servix :  Inspeculo ( Tidak dilakukan ) 3. presentasi kepala. punggung kiri. Informasi tentang kehamilannya Dasar :S : Ibu mengatakan belum tahu tentang keadaan bayinya :O : Ibu terlihat gelisah III. DIAGNOSA Seorang ibu Ny. Cemas Dasar :S : Ibu mengatakan cemas dengan persalinan karena lewat 4 hari HPL :O : Ibu tampak cemas C.TFU 3 jari diatas pusat. presentasi kepala. MASALAH 1. punggung kiri. penurunan hogde II. hamil 37 mgg dengan janin hidup tunggal intra uterin. 05 WIB A. Pemeriksaan Penunjang : HB : 9 gr % : Gol Darah :A II. 30 cm.

PELAKSANAAN Tanggal 5 Jini 2008 Jam 10. Atur posisi ibu 5. Pembukaan 3. Menyiapkan partus set dan perlengkapan persalinan . Melakukan inform consent kepada ibu dan keluarga dengan cara mengisi blangko inform consent 2. Menganjurkan ibu untuk mengosongkan kandung kencing dengan kencing sendiri ke kamar mandi / pispot 8. berdiri. Menganjurkan ibu memilih posisi yang benar dan nyaman . Informasikan pada ibu tentang keadaanya dan tentang kemajuan persalinan 6. Membolehkan ibu jalan-jalan. Siapkan partus set dan perlengkapan persalinan VI. Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan . Lakukan pencegahan infeksi 9. Mengucapkan kata pujian pada ibu . duduk. Anjurkan ibu untuk mengosongkan kandung kencing 8. 3. Memberikan dorongan moril kepada ibu dengan cara . Pembukaan setiap 4 jam dan DJJ.30 WIB 1. Vital Sign. Berikan dorongan moril kepada ibu 4. Menginformasikan pada ibu tentang keadaan janinnya sehat dan tentang kemajuan persalinan pembukaan 3 cm 6. His setiap 30 menit. Membantu mengusap punggung . tidur miring . Observasi KU. DJJ. Menganjurkan pada suami / keluarga untuk membantu ibu berganti posisi . IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA ATAU KOLABORASI Tidak ada V. Menjaga lingkungan yang bersih sehingga kelahiran aman bagi ibu dan bayi 9. Menobservasi KU. Melakukan pencegahan infeksi dengan cara . Tidak ada IV. MERENCANAKAN ASUHAN YANG MENYELURUH Tanggal 5 Juni 2008 Jam 10.20 WIB 1. Mengatur posisi ibu . Berikan ibu makan dan minum yang cukup 7. Lakukan inform consent kepada ibu dan keluarga 2. Memberitahu ibu untuk tidak memilih posisi terlentang karena bisa menghambat persalinan dan menyebabkan hypoxia pada janin 5. Menganjurkan ibu untuk mandi sebelum persalinan jika memungkinkan . His. Vital Sign. Mengusap muka ibu dengan waslap hangat 4. Memberikan ibu makan dan minum yang cukup 7.

Vulva dan anus membuka. Inform consent sudah dilaksanakan 2. . kuat dan teratur II. penurunan kepala H IV . Obyektif . His 4 – 5 X / menit lama 45 – 50 detik. presentasi belakang kepala. tidak ada odema. lama 40-45’ : Nadi : DJJ : 144 X / menit ( 12 11 12 ) :R : 28 X / menit Suhu : .00. kuat. Ibu di dampingi oleh keluarga 4. portio tidak teraba. kuat. Ibu mengatakan perutnya terasa kenceng dan sakit sekali seperti ingin BAB 2. Ibu tampak kesakitan . KALA II I. lama 40-45’ : Nadi : DJJ : 144 X / menit ( 12 11 12 ) :R : 28 X / menit Suhu : 3. Vital Sign : TD : 110 / 80 mmHg His : 3-4/10 menit. EVALUASI Tanggal 5 Juni 2008 Jam 11. Ibu mau makan dan minum 5. KU ibu dan bayi : Baik Vital Sign : TD : 110 / 80 mmHg His : 3-4/10 menit. perinium menonjol . UUk jam 12. pembukaan lengkap.00 WIB 1. Partus set dan perlengkapan persalinan sudah siap. teratur. ketuban utuh. Partus set 1 buah ½ kocker 1 buah klem tali pusat Kassa steril 2 ps handscun 1 buah gunting tali pusat Hetting set 2 buah klem arteri 1 buah gunting episiotomi Com dan betadine . VT : V / U tenang. teratur. Ibu berbaring ke kiri 6. PENGKAJIAN Tanggal 8 Juni 2008 jam 07. Subyektif .00 WIB 1. INTERPRESTASI DATA . Kandung kencing kososng ibu bisa kencing sendiri 7. Peralatan lain Alat resusitasi dan lampu Oksigen set Tempat plasenta Bengkok Waslap Celemek Handuk pakaian ibu dan bayi Air bersih untuk sibin ibu Tempat sampah basah VII.

30 cm. KEBUTUHAN Tidak ada III. punggung kiri. presentasi belakang kepala. Letakkan handuk di atas perut ibu VI. PELAKSANAAN . ketuban utuh. Vital Sign. IDENTIFIKASI DIAGNOSA POTENSIAL DAN ANTISIPASI TINDAKAN SEGERA Tidak ada IV. Observasi KU. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA ATAU KOLABORASI Tidak ada V. MERENCANAKAN ASUHAN YANG MENYELURUH Tanggal 5 Juni 2008 Jam 10. kepala sudah masuk panggul . Beritahu ibu dan keluarga bahwa pembukaan sudah lengkap 3. letak memanjang. umur 24 tahun. teratur : Auskultasi : DJJ 140 X / menit ( 11 12 11 ) : VT : Pembukaan lengkap. kepala sudah masuk panggul. penurunan kepala hogde IV B. Atur posisi ibu 4. punggung kiri. Letakkan kain bersih di bawah bokong ibu 5. 05 WIB A. MASALAH Tidak ada C.20 WIB 1. kuat . inpartu kala II Dasar : Subyektif : Ibu mengatakan kenceng .00. letak memanjang.Tanggal 5 Juni 2008 jam 10. presentasi kepala. janin tunggal.kenceng dan sakit sekali dan ada tekanan di anus Obyektif : Inspeksi : Anus membuka dan perineum menonjol : Palpasi Abdomen . hamil 37 mgg dengan janin hidup tunggal intra uterin. presentasi kepala. G1 P0 A0.5 X / 10 menit lamanya 45 – 50 detik.His 4 .TFU 3 jari diatas pusat. postio tidak teraba. DIAGNOSA Seorang ibu Ny. W. His dan DJJ 2. UUK jam 12. penurunan hogde IV.

. dahi. UUB. Ganti handuk dengan kain yang kering. Setelah lahir UUK. Menolong persalinan : . Memberikan bayi pada ibunya dan menganjurkan untuk memberikan ASI sedini mungkin. . dada dan bahu bayi tertopang. His dan DJJ 2. Setelah bayi lahir seluruhnya pegang bayi dengan posisi menghadap ke penolong untuk melihat APGAR SCORE. Melahirkan bahu bayi dengan kedua tangan biparietal. mengurut tali kea rah ibu lalu jepitkan klem ke 2 dengan jarak 3 cm. Menjepit tali pusat kurang lebih 3 cm dari umbilicus. Meletakkan kain bersih di bawah bokong ibu 5. Menunggu kepala bayi putaran paksi luar . . Bungkus bayi dan pakaikan topi. Vital Sign. memecah ketuban bila his melemah 8. Meletakkan handuk di atas perut ibu 6. dagu ditempelkan ke dada sambil mengejan bila ada his 4. kedua tangan memegang pergelangan kaki. Memberitahu ibu dan keluarga bahwa pembukaan sudah lengkap dan memberikan dukungan moral seperti menemani ibu. Potong tali pusat dengan tangan melindungi bayi dari gunting. memberi minum bila tidak ada his 3. Melahirkan seluruh badan dengan meletakkan tangan kanan dibawah bayi sehingga kepala. mencuci tangan lalu memakai handscun 7. Letakkan bayi di atas perut ibu. . Mengatur posisi ibu berbaring setengah duduk dan kedua kaki di tekuk. . Berikan injeksi oksitosin 10 unit . Memimpin mengejan bila ada his. mulut dan kepala seluruhnya maka kita segera mengusap muka bayi dengan kassa steril . Setelah tampak sub oksiput di bawah simpisis maka menahan perineum dengan tangan kanan dan tangan kiri menahan kepala agar tidak defleksi terlalu cepat . VII. menarik lembut ke bawah untuk melahirkan bahu anterior dan menarik lembut ke atas untuk melahirkan bahu posterior. pastikan janin tunggal.Tanggal 5 Juni 2008 Jam 10. Mengobservasi KU. sedangkan tangan kiri menelusuri punggung hingga kaki bayi. . EVALUASI .20 WIB 1. hidung. . Keringkan bayi dan bungkus dengan handuk. Memakai celemek.

langsung menangis.00 WIB 1. Kontraksi uterus baik. Ibu mengatakan bayinya sudah lahir . KU baik . teratur. KEBUTUHAN Tidak ada III. BB 2800 gram. umur 24 tahun. lama 40-45’ : Nadi : DJJ : 144 X / menit ( 12 11 12 ) :R : 28 X / menit Suhu : 2. DIAGNOSA Seorang ibu Ny. Ibu mengatakan perutnya mules 2. Kontraksi uterus baik 4. MASALAH Tidak ada C.00 WIB 1. Vital Sign : TD : 110 / 80 mmHg : Suhu : : Nadi : :R : 28 X / menit . PENGKAJIAN Tanggal 8 Juni 2008 jam 07.00 WIB. KU ibu dan bayi : Baik Vital Sign : TD : 110 / 80 mmHg His : 3-4/10 menit. Bayi lahir spontan jam 07. Perdarahan kala II 50 cc . kuat. KALA III I. tidak ada kelainan congenital. jenis kelamin laki-laki. Subyektif . TFU setinggi pusat II. TFU setinggi pusat 6. PB 48 cm. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA ATAU KOLABORASI . IDENTIFIKASI DIAGNOSA POTENSIAL DAN ANTISIPASI TINDAKAN SEGERA Tidak ada IV. INTERPRESTASI DATA Tanggal 5 Juni 2008 jam 10. W. Plasenta belum lahir . Injeksi oksitosin 10 unit sudah diberikan. keras . PI A0 kala III B.Tanggal 5 Juni 2008 Jam 11. APGAR SCORE 1’ : 9 5 ‘ : 10 3. Plasenta belum lahir 5. Obyektif . 05 WIB A.

Saat plasenta di bawah sympisis. Lahirkan plasenta 5. Lakukan PTT 4.20 WIB 1. Periksa tanda – tanda pelepasan plasenta 3. 4. Memassage fundus uteri dengan cara meletakkan tangan di fundus uteri dan massage fundus secara sirkuler dengan menggunakan 4 jari palmar tangan kiri searah jarum jam. EVALUASI . Observasi KU dan Vital Sign 2. 3. Memeriksa tanda – tanda pelepasan plasenta secara Kusnert yaitu dengan menekan daerah suprapubis. Melakukan PTT / Penegangan Talipusat Terkendali lalu memindahkan klem 5-10 cm dari vulva dan saat ada kontraksi tangan kanan melakukan PTT dan tangan kiri mendorong uterus secara hatii-hati kea rah dorsokranial. Memberikan suntikan methergin 1 ampul secara IM VII. 7. ukuran ( tebal. 6. diameter ). jika tali pusat memanjang berarti plasenta telah lepas jika tali pusat tetap / memendek berarti tai pusat belum lepas. Mengobservasi KU dan Vital Sign 2. Massage fundus uteri 7. 5. berat. Tidak ada V. PELAKSANAAN Tanggal 5 Juni 2008 Jam 10. lalu masukkan ke tempatnya. pegang plasenta kea rah jarum jam dan melahirkannya.20 WIB 1. Memeriksa kelengkapan plasenta ( kotiledon dan selaput ).IM VI. panjang talipusat. MERENCANAKAN ASUHAN YANG MENYELURUH Tanggal 5 Juni 2008 Jam 10. Melahirkan plasenta setelah ada tanda-tanda pelapasan plasenta dengan menyuruh ibu mengejan sedikit dan tarik talipusat ke bawah dank e atas sesuai kurve jalan lahir. Berikan suntikan oksitosin 10 unit secara . Periksa kelengkapan plasenta 6.

00 WIB . umur 24 tahun. MASALAH . Plasenta lahir jam 07.IM KALA IV I. Plasenta lahir spontan jam 07. Perdarahan kala III 75 cc . Kontraksi uterus kuat. W. 05 WIB A. INTERPRESTASI DATA Tanggal 5 Juni 2008 jam 10.Tanggal 5 Juni 2008 Jam 10. kuat : Perinium laserasi derajat I : KU baik : Vital Sign TD : 110 / 80 mmHg : Suhu : Nadi : :R : 28 X / menit B. berat 500 gram. : Kontraksi uterus baik. bentuk cakram. TFU 2 jari dibawah pusat Perdarahan kala III 75 cc 5. Obyektif . Subyektif . kala IV Dasar : Subyektif : Ibu mengatakan telah melahirkan ari-ari : Ibu mengatakan badanya lelah dan lemas Obyektif : Plasenta lahir spontan dan lengkap : Perdarahan kala III 75 cc. Perinium terdapat laserasi derajat I II. PTT sudah dilakukan 3.00 WIB 1.00 WIB. panjang talipusat 50 cm. Vital Sign : TD : 110 / 80 mmHg : Suhu : : Nadi : :R : 28 X / menit . KU baik Vital Sign : TD : 110 / 80 mmHg : Suhu : : Nadi : :R : 28 X / menit 2. Kontraksi baik. Ibu mengatakan perutnya masih mules dan badannya terasa lelah dan lemas 2.20 WIB 1. kuat . Suntikan methergin 1 ampul sudah diberikan secara . PENGKAJIAN Tanggal 8 Juni 2008 jam 07. KU baik . diameter 12 cm. DIAGNOSA Seorang ibu Ny. PI A0. insersi sentralis 4. kotiledon lengkap. Ibu mengatakan ari-ari bayinya sudah lahir .

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA ATAU KOLABORASI Tidak ada V. Berikan kompres betadine pada jahitan perinium 5. Pisahkan dan buang sampah basah dengan kering 8. Rendam peralatan dengan larutan klorin 7. MERENCANAKAN ASUHAN YANG MENYELURUH Tanggal 5 Juni 2008 Jam 10. Berikan obat oral pada ibu 14. beri injeksi vitamin K. Isi partograf VI. Membersihkan tempat tidur dengan larutan klorin dan air bersih 6. Beri ibu makan dan minum yang cukup 10. Memisahkan dan membuang sampah basah dengan kering 8. IDENTIFIKASI DIAGNOSA POTENSIAL DAN ANTISIPASI TINDAKAN SEGERA Tidak ada IV. PELAKSANAAN Tanggal 5 Juni 2008 Jam 10. Bersihkan tempat tidur 6. Mengajari ibu dan keluarga untuk massage fundud uterus dengan cara meletakkan tangan di fundus uteri dan massage fundus secara sirkuler dengan menggunakan 4 jari palmar tangan kiri searah jarum jam 2. Bersihkan ibu dang anti pakaiannya 4. Vital sign. Membersihkan ibu dan mengganti pakaiannya 4.20 WIB 1. Cuci tangan dengan sabun di air mengalir 9. Observasi KU. perdarahan dan kontraksi uterus setiap 15 menit 12. Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir . Anjurkan ibu untuk beristirahat 11. Merendam peralatan dengan larutan klorin 0.5 % selama 10 menit dan cuci dengan air mengalir 7. Tidak ada C. Ajari ibu dan keluarga untuk massage fundud uterus 2. Lakukan jahitan perineum dengan hetting jelujur 3. Ukur antropometr. Lakukan jahitan perinium 3.20 WIB 1. Memberikan kompres betadine pada jahitan perinium 5. KEBUTUHAN Istirahat dan asupan nutrisi yang cukup III. berikan salep mata pada bayi 13.

Mengobservasi KU. lalu memberikan injeksi vitamin K 0. Obat amoxillin 500 mg. pengukuran antroprometri sudah dilakuakn BB : 2800 gram LD : 33 cm PB : 48 cm LK : 32 cm 10. salep mata jam 08. 9. Ibu sudah dibersihkan dan pakaiannya sudah diganti 4.01 mg dan memberikan salep mata klorampenikol pada bayi 13. Mengisi partograf VII. Mengukur antropometri.10 WIB 12. Menganjurkan ibu untuk beristirahat 11. Jahitan sudah di kompres betadine 5. Semua peralatan sudah dibersihkan 7.00 WIB. parasetamol 500 mg sudah diberikan dan di minum ibu 13. 12. Vital sign.20 WIB 1. Perdarahan Kala I : 10 cc Kala II : 50 cc Kala III : 75 cc Kala IV : 75 cc 11.01 mg jam 08. Robekan perineum sudah di jahit jelujur 3. Bayi sudah selesai menetek. Injeksi vitamin K 0. Ibu dan keluarga sudah bisa massage fundud uteri 2. Memberikan obat oral pada ibu 14. EVALUASI Tanggal 5 Juni 2008 Jam 10. memberi ibu makan dan minum yang cukup 10. perdarahan dan kontraksi uterus setiap 15 menit pada 1 jam pertama dan tiap 30 menit pada jam ke 2. Partograf sudah di isi . Bidan sudah cuci tangan 8. Tempat tidu sudah dibersihkan 6. Ibu sudah makan dan minum 9.