You are on page 1of 9

7 Langkah Pencegahan

Penyalahgunaan Narkoba
Oleh | Rabu, 24 April 2013 jam 15:44:26

Lebih baik mencegah dari pada menyembuhkan. Mencegah para remaja maupun orang dewasa dari penyalahgunaan narkoba
sebetulnya tidak rumit sama sekali, asal kita tahu benar apa yang harus kita lakukan dan apa yang kita hadapi. Berikut adalah 7
langkah pencegahan untuk menghindarkan seseorang dari pemakaian dan penyalahgunaan zat-zat berbahaya tersebut.

1. Menanamkan pemahaman hidup sehat anak usia dini

Sebagai orang tua, kita harus dapat menerangkan dengan menarik untuk menanamkan perilaku hidup bagi anak-anak kita.
Misalnya asupan makanan/minuman apa yang baik bagi tubuh mereka dan asupan makanan/minuman apa yang berbahaya
bagi tubuh mereka. Ini akan mempertajam kesadarannya akan tubuhnya sendiri yang harus ia rawat dengan baik bagian luar
dan dalamnya. Pengetahuan mengenal fungsi dan kekuatan/kelemahan tubuhnya sendiri, harus diberitahu.

Perilaku hidup sehat akan paling manjur hasilnya bila diajarkan sedari anak kita masih kecil, sedini mungkin. Karena apa saja
yang ia pelajari sewaktu kecil akan melekat selamanya di memori otaknya. Menanamkan kesadaran hidup sehat dengan
berolah raga secara rutin (yang tentunya harus juga diterapkan oleh kedua orang tua mereka), menjadi kelanjutan dari langkah
sebelumnya tadi.

Orang tua seyogianya menjadi role-model bagi anak-anak mereka, harus memberikan contoh yang baik bila ingin anaknya
berperilaku baik. Sering kali kita sebagai orang tua lupa bahwa anak kita belajar dari tingkah laku dan perilaku kita yang
mereka lihat dan perhatikan setiap harinya dari bayi sampai remaja. Anak-anak kita belajar, meniru, dari orang yang
sehariannya berada paling dekat dengan mereka. Maka seharusnya kita tidak merokok atau minum minuman beralkohol bila
kita tidak mau anak-anak kita meniru kita atau bahkan mencoba-coba dan menyalahgunakan narkoba.

2. Pemahaman akan adanya racun di sekeliling kita

Memberikan pemahaman sedini mungkin akan adanya racun di alam sekeliling kita, akan sangat bermanfaat dan dapat
menyelamatkan anak-anak kita dari penggunaan zat-zat berbahaya. Penerangan bahwa ada racun pada tumbuh-tumbuhan
seperti jamur dan tumbuhan lainnya yang beracun, racun pada gigitan ular, sengatan ubur-ubur, dan binatang lainnya yang
berbisa, juga racun yang secara sengaja maupun tak sengaja diproduksi oleh manusia, seperti polusi asap dari knalpot mobil,
asap dan limbah beracun dari pabrik-pabrik, asap rokok, dlsb.

Mendidik meraka untuk sadar (aware) bahwa zat-zat yang sangat berbahaya bagi tubuh kita (bagi kelangsungan hidup kita)
ada di sekitar kita dan setiap zat yang membahayakan kesehatan kita harus dijahui (avoid) atau terkadang dimusnahkan. Jadi
bila suatu saat ia akan berhadapan dengan narkoba (biasanya ditawarkan oleh lingkungan teman-teman terdekatnya), maka kita
harapkan ia akan menolak untuk mengkonsumsi narkoba, zat yang asing yang dapat membahayakan kesehatan dan hidupnya.
Maka dari itu informasi mengenai racun di sekeliling kita, juga narkoba, harus diberikan kepada mereka sedetail dan sejelas
mungkin.

3. Memberikan informasi yang akurat dan jelas

Memberikan informasi yang akurat dan jelas mengenai bahaya dari setiap jenis narkoba merupakan kewajiban bila kita ingin
membentengi/menyelematkan anak-anak kita (atau pun orang lainnya) dari bahaya narkoba. Tanpa informasi yang akurat dan
jelas, seorang anak belum tentu menyadari narkoba yang ditawari temannya itu berbahaya bagi kehidupannya. Tetapi bila ia
mendapat informasi yang akurat dan jelas mengenai bahaya narkoba, pasti ia akan menolaknya. Seharusnya pemberian
informasi yang akurat dan jelas harus juga diberikan oleh sekolah-sekolah sebagai salah satu sub-kurikulum yang wajib diikuti
oleh setiap anak. Informasi mengenai jenis-jenis narkoba. Dampak bila menggunakannya, dampaknya bagi organ-organ tubuh
kita serta dampak dari segi hukumnya bila tertangkap memiliki, menggunakan atau mengedarkan narkoba; Penyakit yang
dapat diderita sebagai akibat pemakaian narkoba (infeksi klep kanan jantung, kerusakan hati atau cirrhosis, HIV/AIDS, dan
lainnya)

Hampir dapat dipastikan bila seorang sudah mendapatkan informasi mengenai narkoba yang akurat dan jelas, daya tarik
narkoba yang seindah apapun akan lansung amblas, sirna, dibandingkan dengan dashatnya dampak kerusakan yang akan
diakibatkan oleh zat-zat narkoba itu kepada penggunannya.

remaja menjadi dewasa. Bila orang tua sering ribut. sikap masa bodoh terhadap hidupnya. dan karyawan lainnya di lingkungan sekolah/kampus (yang sering mendapatkan para siswa/mahasiswanya memakai narkoba di WC/toilet). Misalnya supaya diperhatikan. 5. RW. Bekerjasama dengan tempat pendidikan (sekolah atau universitas) Bekerjasama dengan sekolah ataupun universitas di mana anak-anak kita menuntut ilmu. ketidaksenagan. Tanggap lingkungan Orang tua selalu tanggap lingkunga di rumah mereka sendri. pencegahan. untuk mengatasi kemarahan. asalkan ke tujuh langkah pertama itu dijalankan dengan penuh komitmen. sungguh-sungguh. 6. Ketujuh langkah itu sangat ampuh melindungi anak-anak kita dari godaan untuk mencoba zat-zat narkoba. dan dengan sebaik-baiknya. Satpam/security. cekcok. maka itu bisa memengaruhi sang anak secara psikologis. Terutama dengan tetangga yang mempunyai anak seusia atau yang lebih tua dari anak kita. guru BK (bimbingan konseling). atau yang sudah kecanduan narkoba. Bila sistem yang dibangun bersama para tetangga itu kuat. dsb. atau kesedihan yang timbul dari melihat orang tua mereka yang selalu bertengkar. dan juga program penanggulangan narkoba secara holistic yang spesifik dengan pusat-pusat pendidikan tersebut (yang sebetulnya hanya berbeda sedikit saja dari satu sekolah ke sekolah yang lainnya) Kerjasama yang terkoordinir dengan baik yang melibatkan setiap sendi dalam kehidupan di sekolah ataupun kampus seperti: Dosen. Kita bisa membuat sistem pemantauan keamanan bersama tetangga lainnya yang juga melibatkan ketua RT untuk memantau keamanan umum dan memantau bila ada anak-anak di RT kita yang disinyalir menggunkan narkoba. Menjalin hubungan yang baik dengan para tetangga selalu mendatangkan kenyamanan dan keamanan bagi kita. Perubahan-perubahan masa puber dan peralihan anak menjadi remaja. Hubungan interpersonal yang baik Hubungan interpersonal yang baik dengan pasangan dan juga dengan anak-anak kita. Orang tua harus selalu sadar akan perubahan-perubahan kecil dari perilaku sang anak. Kegalauan ini bisa memancingnya untuk mencoba narkoba dengan berbagai macam alasan yang dicarinya sendiri. tidak sama dengan perubahan perilaku seorang anak yang mulai ter ekspos pada narkoba. Osis. Bekerjasama dengan lingkungan rumah Kita sebaiknya bekerjasama dengan lingkungan rumah kita seperti dengan ketua RT. penjaga kantin. di mana anak-anak mereka tumbuh. Sumber : "http://pantirehab. akan memungkinkan kita melihat gejala- gejala awal pemakaian narkoba pada anak-anak kita. menjadi benteng bagi keselamatan mereka dalam mengarungi kehidupan mereka nanti. dan yang lainnya. Kedekatan hubungan batin dengan orang tua akan membuat anak merasa nyaman dan aman. dijamin gejala-gejala penyalahgunaan narkoba di pemukiman kita akan terdeteksi dan dapat tertanggulangi dengan cepat dan baik 7. untuk merancang program pemantauan.4.com" Konten Lainnya Bila Anak Menunjukkan Tanda- . guru-guru.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Guru KWN yang telah membimbing kami sehingga dapat menyelesaikan makalah ini.Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Tak lupa kami hanturkan salawat serta salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW karena telah membawa kita dari zaman jahiliyah ke zaman yang berpendidikan dan terang benderang seperti yang kita rasakan sekarang.Rumusan Masalah 1. Makalah ini disusun agar semua dapat mengetahui apa saja bahaya dan dampak buruk dari narkoba yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber.Bagaimanakah cara mencegah dan penanggulangan narkoba ? C. Makalah ini kami susun dengan berbagai rintangan. Tanpa pertolongan Dia.Hal inilah yang mendorong kami untuk mengungkit masalah sebagai bahan diskusi. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. baik materi maupun non materi.Latar Belakang Salah satu persoalan besar yang tengah dihadapi bangsa Indonesia. KATA PENGANTAR Segala puji bagi Allah SWT yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. seperti perceraian atau kesulitan lain bahkan kematian yang disebabkan oleh ketergantungan terhadap narkotika dan obat-obat terlarang. dan juga bangsa- bangsa lainnya di dunia saat ini adalah seputar maraknya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba). Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Penyusun Tarowang. mungkin kami tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik. Banyak kejadian.Apa Pengertian narkoba dan jenis-jenisnya ? 2.Februari 2014 BAB I PENDAHULUAN A. Terima kasih. Baik itu yang datang dari diri kami maupun yang datang dari luar.Makalah ini memuat tentang “Narkoba” yang menjelaskan apa saja dampak buruk dari penggunaan narkoba. B.Tujuan . jutaan orang telah terjerumus ke dalam ‘lembah hitam’ narkoba. Banyak kasus yang menunjukkan betapa akibat dari masalah tersebut diatas telah menyebabkan banyak kerugian. Masalah penyalahgunaan narkoba di Indonesia merupakan masalah serius yang harus dicarikan jalan penyelesaiannya dengan segera. Saat ini. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya.Apakah dampak penyalahgunaan narkoba ? 3. yang semakin hari semakin mengkhawatirkan. dan ribuan nyawa telah melayang karena jeratan ‘lingkaran setan’ bernama narkoba. Telah banyak keluarga yang hancur karenanya dan tidak sedikit pula generasi muda yang kehilangan masa depan karena perangkap ‘makhluk’ yang disebut narkoba ini.

dan berbagai turunannya seperti morphin dan heroin. baik secara fisik. Melalui makalah ini kami sebagai penulis ingin urun rembug dalam menyikapi persoalan seputar maraknya penyalahgunaan narkoba. baik secara oral / diminum. saat ini yang menjadi musuh bersama (the common enemy) bangsa Indonesia adalah narkoba. Yang paling banyak dipakai adalah marijuana atau ganja.Kokain Kokain berupa Kristal putih.  Berdasarkan jenisnya. ekonomi. dan perilaku seseorang. Jenis narkoba depresan antara lain opioda. Dampak negatif yang ditimbulkan akibat penggunaan narkoba. dapat mengubah pikiran. Narkoba. 22 tahun 1997).Opioda alamiah (Opiat): Morfin. Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis. hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. Cara pemakaiannya: membagi setumpuk kokain menjadi beberapa bagian berbaris lurus di atas permukaan kaca atau alas permukaannya datar kemudian dihirup dengan menggunakan penyedot sepertisedotan atau dengan cara dibakar bersama dengan tembakau. baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman. selain korupsi. bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tak sadarkan diri. 2.Terdapat 3 golongan besar: a.penggunaan dengan cara dihirup akan beresiko kering dan luka pada .coke.happy dust.narkoba di bedakan menjadi: 1. narkoba bisa dibedakan menjadi tiga: 1. BAB II PEMBAHASAN A. Narkoba (singkatan dari Narkotika. budaya. 2.Opioda semisintetik: Heroin/Putauw. Stimulan.  Berdasarkan efeknya. sosial. Jenis stimulan: Kafein. Kokain. suasana hati atau perasaan. merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan serta kesadaran. efek utamanya adalah mengubah daya persepsi atau mengakibatkan halusinasi. Halusinogen. psikis. Psikotropika dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan / zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia. The Common Enemy Bisa dikatakan. Halusinogen kebanyakan berasal dari tanaman seperti mescaline dari kaktus dan psilocybin dari jamur-jamuran.Opiada. Contoh yang populer sekarang adalah Putaw.snow/salju. dan moral yang tampak jelas hadir di hadapan kita adalah alasan kuat mengapa ‘barang haram’ tersebut menjadi musuh bersama masyarakat negeri ini. Bila kelebihan dosis bisa mengakibatkan kematian. dihirup. c.Hidromorfin.Codein.srepet. b.Opioda sintetik: Metadon. Selain itu ada jugayang diramu di laboratorium seperti LSD. Depresan. Amphetamin. dan bagaimana solusi untuk menghadapinya. yaitu menekan sistem sistem syaraf pusat dan mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga pemakai merasa tenang. 3. Pengertian dan Jenis – Jenis Narkoba.Opium. maupun disuntikan. Nama jalanan: koka.chalie. Contoh yang sekarang sering dipakai adalah Shabu-shabu dan Ekstasi.rasanya sedikit pahit dan lebih mudah larut.

b.Ada 2 jenis amphetamine: a.grass.dan menghilangkan rasa sakit dan lelah. Dikemas dalam bentuk table dan capsul.Cara penggunaan: dihisap dengan cari dipadatkan menyerupi rokok atau dengan menggunakan pipa rokok.marijuana.kehilangan nafsu makan.dan waktu sehingga timbul opsesi yang sangat indah dan bahkan menyeramkan dan lama-lama menjadikan penggunaannya paranoid.SS.nama jalanan: SHABU.gelek.Bentuk: biasa didapatkan dalam bentuk kertas berukuran kotak kecil sebesar seperempat perangko dalam banyak warna dan gambar.Nama jalanan: Inex.Amphetamine Nama jalanan: seed. 6.xtc.Lysergic Acid Termasuk dalam golongan halusinogen.aktif berkomunikasi.rasa gembira berlebihan (euphoria). 4.whiz.menghilang setelah 8-12 jam.kering pada mulut dan tenggorokan.bhang.dan bereaksi setelah 30-60 medit kemudian.hasish.sensitive.Metemphetamine ice.kertas.Kanabis Nama jalanan: cimeng. Efek pemakaian kokain: pemakain akan merasa segar.Efek rasa: terjadi halusinasi tempat.Cara penggunaan: dengan cara dihirup.efek rasa dari kanabis tergolong cepat. 5.bentuknya ada yang berbentuk bubuk warna putih dan keabuan dan juga table.warna.sedangkan yang berbentuk table diminum dengan air.Nama jalanan: acid.ganja.Ada juga yang berbentuk pil dan kapsul.berasal dari tanaman kanabis sativa atau kanabis indica.menambah percaya diri.meth.ice.MDMA(methylene dioxi methamphetamine).sekitar lubang hidung bagian dalam.Cara penggunaan: meletakkan LSD pada permukaan lidah.crystal.pemakai cenderung merasa lebih santai. sering berfantasi/menghayal.Sedatif-hipnotik (benzodiazepin) .tabs. 3.selerah makan tinggi.trips.cara penggunaan dibakar dengan menggunakan aluminium foil dan asapnya dihisap atau dibakar dengan menggunakan botol kaca yang dirancang khusus (boong).

kepala berputar. Termasuk golongan zat sedative (obat penenang) dan hipnotik (obat tidur).muntah gangguan fungsi paru.MG. B.Efek yang di timbulkan: pusing.kejang. Mereka yang terkena penyalahgunaan narkoba akan terjadi disorientasi emosi.Digunakan di bidang medis untuk pengobatan pada pasien yang mengalami kecemasan.pada golongan yang kurang mampu.senang-senang.stress.Biasanya digunakan dengan cara coba-coba oleh anak di bawah umur. 7.Tiner. Goresan dan perubahan warna kulit di tempat bekas suntikan . Tingkatan penyalahgunaan biasanya sebagai berikut: 1.coba-coba 2. Dampak Penyalahgunaan Narkoba Penggunaan narkoba yang tidak sesuai dengan ketentuan disebut penyalahgunaan narkoba. muka pucat.Cara pemakaian:dengan diminum. dan bibir kehitam-hitaman §tangan penuh dengan bintik-bintik merah.Dum. seperti bekas gigitan nyamuk dan ada tanda bekas luka sayatan.Nama jalanan: Benzodiazepin: BK.uap bensin. 3.serta sebagai obat tidur.Solven/Inhalasi Adalah uap gas yang digunakan dengan cara dihirup.jantung dan hati.Rohyp.ketergantungan Tanda-Tanda Penyalahgunaan Narkotika dan Zat adiktif ·Fisik §berat badan turun drastic §mata terlihat cekung dan merah.mual. Contohnya: Aerosol.menggunakan pada saat atau keadaan tertentu 4.Isi korek api gas.atau dimasukkan lewat anus.halusinasi ringan. kemauan.disuntikan.Lem.Cairan untuk dry cleaning. maupun disorientasi kordinasi psiko motoriknya.penyalahgunaan 5.Lexo. mulai anak usia SD sampai usia perguran tinggi. Sungguh memprihatinkan penyalahgunaan narkoba ini yang telah menimpa generasi muda.

seperti halnya BKKBN. biasanya terjadi pada saat gejala “putus zat” sikapnya cenderung jadi manipulatif dan tiba-tiba tampak manis bila ada maunya. Pencegahan dan penanggulangan narkoba Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. ruang yang gelap. pendekatan melalui keluarga. sebelum penyalahgunaan terjadi. pergi tanpa pamit dan pulang lewat tengah malam suka mencuri uang di rumah.Primer. lebih banyak berperan pada tahap intervensi ini. Begitupun dengan barang-barang berharga miliknya. §buang air besar dan kecil kurang lancer §sembelit atau sakit perut tanpa alasan yang jelas ·Emosi §sangat sensitif dan cepat bosan §bila ditegur atau dimarahi. biasanya dalam bentuk pendidikan. yaitu: 1. Kami sebagai penulis mengelompokkan solusi atas persoalan narkoba ini ke dalam dua komponen penting penyelenggara negara ini. sekolah ataupun tempat pekerjaan dan menggadaikan barang-barang berharga di rumah. gudang. Jika terkena akan terasa sakit – karena itu mereka jadi malas mandi sering batuk-batuk dan pilek berkepanjangan. kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi KIE yang ditujukan kepada remaja langsung dan keluarga. kloset. . dia malah menunjukkan sikap membangkang §emosinya naik turun dan tidak ragu untuk memukul orang atau berbicara kasar terhadap anggota keluarga atau orang di sekitarnya §nafsu makan tidak menentu Perilaku malas dan sering melupakan tanggung jawab dan tugas-tugas rutinnya menunjukkan sikap tidak peduli dan jauh dari keluarga sering bertemu dengan orang yang tidak dikenal keluarga. Instansi pemerintah. banyak yang hilang selalu kehabisan uang waktunya di rumah kerapkali dihabiskan di kamar tidur. kamar mandi. atau tempat-tempat sepi lainnya takut akan air. yaitu pemerintah dan masyarakat. Ada tiga tingkat intervensi yang dapat dilakukan pemerintah. seperti saat membutuhkan uang untuk beli obat sering berbohong dan ingkar janji dengan berbagai macam alasan mengalami jantung berdebar-debar sering menguap mengeluarkan air mata berlebihan mengeluarkan keringat berlebihan sering mengalami mimpi buruk mengalami nyeri kepala mengalami nyeri/ngilu sendi-sendi C. penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba. dll.

diberikan nasihat dari ‘hati ke hati’ oleh orang- orang yang dekat dengannya. baik yang belum ataupun yang sudah terjerat belitan narkoba. Dengan penanaman sikap seperti ini. diharapkan ajaran agama yang pernah tertanam dalam benak mereka mampu menggugah jiwa mereka untuk kembali ke jalan yang benar. Fase ini meliputi: Fase penerimaan awal (initialintake)antara 1 – 3 hari dengan melakukan pemeriksaan fisik dan mental. agar mantan penyalahguna narkoba mampu mengembangkan kehidupan yang bermakna di masyarakat. introvert (tertutup). Melalui pendekatan ini. Baik bagi mereka yang belum.Pendekatan psikologis. 3. sehingga menjadi utuh kembali. 2. maka pendekatan ini diharapkan mampu mengembalikan mereka pada kehidupan nyata. dan Fase detoksifikasi dan terapi komplikasi medik.Pendekatan agama (religius). adalah dengan menggunakan beberapa pendekatanyang diterapkan kepada mereka. Adapun bagi merekayang telah larut dalam ‘kehidupan gelap’ narkoba. melalui pendekatan ini dapat diketahui. pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan (treatment). senantiasa ditanamkan ajaran agama yang mereka anut. Setiap agama mengajarkan pemeluknya untuk menegakkan kebaikan. keluarganya. dan Fase sosialiasi dalam masyarakat. yaitu upaya untuk merehabilitasi merekayang sudah memakai dan dalam proses penyembuhan. Agama apa pun. Tahap ini biasanya berupa kegiatan konseling. Dengan beberapa . maka mereka merasa bahwa kehadiran mereka di tengah keluarga dan masyarakat memiliki arti penting. Langkah persuasif melalui pendekatan psikologis ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran dari dalam hati mereka untuk menjauhi dunia narkoba. mengembangkan kegiatan alternatif. untuk mempersiapkan pengguna kembali ke masyarakat. membuat kelompok- kelompok dukungan. tidak ada yang menghendaki pemeluknya untuk merusak dirinya. 3. Tahap ini biasanya terdiri atas Fase stabilisasi. menyusun kembali kepingan perjalanan hidupyang sebelumnya berserakan. serta kehidupannya. mereka yang belum terjamah ‘kenikmatan semu’ narkoba. apakah mereka masuk dalam kategori pribadiyang ekstrovert (terbuka). melalui pendekatan ini disadarkan bahwa mereka merupakan bagian penting dalam keluarga dan lingkungannya. maupun yang sudah masuk dalam ‘sisi kelam’ narkoba. hendaknya diingatkan kembali nilai-nilai yang terkandung di dalam ajaran agama yang mereka yakini. dll.Pendekatan sosial. menghindari kerusakan. antara 3-12 bulan. Dengan mengetahui latar belakang kepribadian mereka. Dengan jalan demikian. Adapun solusi alternatif yang dapat dilakukan oleh masyarakat (Non-pemerintah) dalam mengatasi masalah narkoba ini. Sedangkan bagi merekayang sudah terlanjur masuk dalam kubangan narkoba. sesuai dengan karakter kepribadian mereka.2. antara 1 – 3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantungan bahan-bahan adiktif secara bertahap. atau sensitif. mereka yang masih ‘bersih’ dari dunia narkoba. baik pada dirinya.Tertier. masa depannya. Beberapa pendekatan yang penulis maksud adalah sebagai berikut: 1. maupun lingkungan sekitarnya. Dengan pendekatan ini.Sekunder.

dan perilaku seorang.dapat mengubah pikiran. DAFTAR PUSTAKA Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Badan Narkotika Provinsi Jawa Barat http://www.psikis. diharapkan dapat kembali sadar akan arti penting kehidupan ini.emosi. niscaya upaya memerangi narkoba serta menyelamatkan bangsa Indonesia dari “bahaya mematikan” narkoba akan menemui titik terang.dan social.banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja penyalahgunaan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. pendekatan di atas.narkoba adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia. Newspaper III by Ourblogtemplates.perilaku. 3.com .yaitu:Primer.youtube.com Sinaga.dan tertier. diharapkan mampu menggerakkan hati para remaja dan generasi mudayang masih ‘suci’ dari kelamnya dunia narkoba untuk tidak larut dalam trend pergaulan yang menyesatkan. yang amat sayang jika digadaikan dengan kesenangan yang nisbi.jadi sebaiknya kita harus menghindari yang dikatakan “NARKOBA”.htm http://www. Narkoba dan Komitmen Penanggulangan. Dengan demikian.Narkoba dapak menimbulkan berbagai dampak bagi kehidupan manusia. Dan bagi mereka yang sudah tercebur ke dalam ‘kubangan’ dunia narkoba.dihirup.suasan hati atau perasaan. 2.htm/Penanggulangan narkoba.maupun disuntik. 2009.Sawal99’s Blog.Diantaranya: Dampak fisik.sekunder. BAB III KESIMPULAN 1. melalui beberapa pendekatan tersebut.narkoba dapat menimbulkan ketergantungan (Adiksi) fisik dan fisiologis. jika pemerintah dan masyarakat menjalankan fungsi dan perannya dengan baik. Edi.baik secara oral/diminum.