You are on page 1of 4

1.

Latar Belakang
Adapun tindakan yang telah diberikan pada keluarga Tn. S khususnya An. N adalah sebagai
berikut:
1) Memberikan pendidikan kesehatan mengenai Asma.
2) Mengajarkan cara membuat Inhalasi Buatan untuk mengatasi asma Commented [a1]: Ini di akhir latar belakang

a. Karakteristik Keluarga
Keluarga Tn. S tinggal bersama istrinya Ny. K, dan anak keduanya yaitu An. N dan
adiknya An. S. Keluarga Tn. S berada pada tahap keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu,
dan anak-anak yang masih hidup.
b. Data Adaptif dan Maladaptif
Ny. K mengatakan An. N suka merasa sesak nafas jika merasa kelelahan, cuaca dingin,
dan terkena debu. Ny. K mengatakan jika An. N sedang sesak, hanya diberikan obat
Salbutamol dan Ambroxol yang didapat dari puskesmas. Ny. K juga mengatakan anak
pertama nya juga menderita asma, namun saat ini anak pertamanya tinggal dikampung.
Keluarga belum mengetahui tentang cara pencegahan dan pengobatan.
c. Masalah Keperawatan Keluarga
Ketidakmampuan Keluarga mengenal karakteristik penyakit asma khususnya pada
keluarga An. N
2. Proses keperawatan
a. Diagnosa Keperawatan
Ketidakmampuan Keluarga mengenal karakteristik penyakit asma khususnya pada
keluarga An. N
b. Tujuan Umum
Setelah dilakukan asuhan keperawatan terhadap keluarga An. N, diharapkan sesak nafas
dapat diatasi
c. Tujuan Khusus
Keluarga mampu merawat An. N dengan cara melakukan perawatan sederhana, dengan :
- Mengajarkan teknik inhalasi buatan dengan minyak kayu putih.
- Keluarga melakukan perawatan dengan teknik inhalasi buatan
- Keluarga mampu mengetahui manfaat dari teknik inhalasi buatan Commented [a2]: Indikator mengetahui manfaat apa?

Memberikan kesempatan kepada keluarga untuk melakukan tindakan 3 2 menit keperawatan inhalasi buatan Memperhatikan dan Penutup: Menjawab 1.  Pelaksanaan No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta 1 3 menit Pendahuluan: 1. 15 menit A. Memberikan penjelasan secara Menyimak. Menyampaikan tujuan tindakan memperhatikan 3. Memberi Salam 2. N. Tahapan dari tindakan inhalasi buatan B. Manfaat inhalasi buatan 3. Menjawab salam Commented [a3]: Jangan lupa periksa tensi sebelum masuk ke inti intervensi 1. dan 1. Menjelaskan tindakan yang akan 3. Mendengarkan dan 2. Handuk bersih. berurutan dan teratur tentang: memperhatikan.  Klien : Klien ditempatkan dalam ruangan yang nyaman Memudahkan posisi untuk duduk dan bersandar secara tenang. Merangkum manfaat dari tindakan . Tindakan inhalasi buatan melakukan 2. Metode Metode yang digunakan adalah dengan mengajarkan perawatan sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi sesak nafas pada An.3. Minyak Kayu Putih. Memperhatikan dilakukan Isi/Penyajian: 2. Implementasi Tindakan Keperawatan a. Tahapan dari intervensi:  Persiapan  Alat : Baskom.

Meminta peserta untuk mengulang penjelasan yang diberikan 3. Perawat dapat meningkatkan kemampuan keluarga dalam melakukan perawatan untuk mengatasi asma . Waktu dan tempat Hari : Kamis Tanggal : 10 Maret 2016 Tempat : Rumah Tn. Kesimpulan materi 5. Memberikan RTL 4. S 4. Perawat mampu menjaga netralitas. Kriteria struktur . Perawat mampu meningkatkan kemampuan keluarga dalam pengetahuan mengenai manfaat dari perawatan yang diberikan . inhalasi buatan 2. dan caring terhadap masalah klien . Klien dapat mengikuti tindakan keperawatan sampai dengan selesai . Kriteria Hasil . Kriteria Proses . Tersedia lingkungan yang kondusif b. Tersedia media untuk melakukan tindakan . Kriteria Evaluasi a. . Proses pemberian perawatan berjalan secara sistematis c. Tersedia ruangan yang mendukung dan memberikan kenyamanan . Klien mampu mengetahui manfaat dari perawatan asma (teknik inhalasi buatan). Perawat mampu memberikan materi dengan jelas kepada klien . empati. Salam penutup b. yakni mampu menyebutkan 2 dari 4 manfaat. Klien siap untuk melakukan tindakan inhalasi .

Jakarta. . Klien mampu melakukan tindakan perawatan teknik inhalasi buatan .Kep Theresia De Vega . Klien mampu melakukan secara bertahap tahapan perawatan teknik inhalasi buatan. Klien merasakan manfaat dari perawatan yang diberikan. .Kp M. yakni mengungkapkan perasaan lebih tenang setelah terapi selesai dilakukan. Maret 2016 Mengetahui Pembimbing Mahasiswa Hayati S.