You are on page 1of 17

ANALISIS DAN VALUASI BISNIS

Dosen : Rallyati, M.Ak

Tugas Pertemuan 3
Common Size I/S, Common Size B/S, Net Profit Margin, Gross Profit Margin dan
Rasio pada Laporan Keuangan KRAS dan PGAS

Disusun Oleh :

Defi Wirdah Amara (1406533882)
Nike Viviet Juandhini (1406534102)
Yuri Oktaviani (1406534033)

Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Indonesia
September 2017

Horizontal Common Size Analysis  PGAS Horizontal Common Size Analysis of PGAS Years ended Dec 31.217 1% Other Income 94.105.795.904 308.4% pendapatan lain-lain 2% 2% Laba Operasi / Operating Profit 15% 0.934.162. 52.769 57.A.446 6.235.790.853 132.070 5. 94.453.1% Laba pelepasan aset tetap 0.680 -25% Beban keuangan 119.230 41. 76.120.778.785 -34% Operating Income 557242903 444.000. 32.126.841. 7.420.(Decr).677 13% EBT (Earning before tax) 437.617 886.5% -0. 113.266 -32% Penurunan nilai goodwill 47.045 11% Pendapatan keuangan 16.068.680.243.369 7.939.379.751 17. 2015 & 2016 PGAS Incr. 2.183.403.336 .710 .253 10% Rugi selisih kurs 14.134.364.004 1. 9.047.536.583.758.401.895 -64% Rugi perubahan nilai wajar derivatif 6.656.617.121 62.939 . 47.835 504.228 2.3% Penurunan nilai -1% beban lain-lain -0.135 -4% COGS 2.242.409.369 100% Bagian laba dari ventura bersama 51.404.457 -3% Gross profit 963.823 .526.679 76.985.678 -8% Operating expense 500.052 4.838.220.437 -12% Beban pajak penghasilan 34.242.583 384.170.012.243.223 .824.916 . Common Size Income Statement 1.3% 2.174.605.713.110.129.146 .551 121% Laba tahun berjalan 402.304.235.259.089 4.771 .828 -100% Keuntungan dari pembelian dengan diskon .845 2.838.988 -23% .57. 2015 2016 Difference % Revenue 3.175 . 2016 PGAS KRAS Penjualan dan pendapatan usaha 100% 100% Beban pokok penjualan dan pendapatan -70% -88% Jumlah laba bruto 30% 12% Beban penjualan/distribusi -8% -2% Beban umum dan administrasi -8% -11% Penjualan limbah produksi 0.828 -.898 13. Vertical Common Size Analysis Vertical Common Size Analysis of PGAS & KRAS I/S For the year ended Dec 31.

4% Share in loss of associates and joint venture 112.52% 25.549 4.42% 1.64% Total aset lancar 31.182 -17.09% 2.448 49.433 -133% Finance expense 88. 2015 2016 Difference % Revenue 1.03% 0. net 52.390 187.319 45% EBIT (Earning before tax) -327.67% 12.00% Kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya 0.48% 6.42% 1.823 1.09% 26.375 7.621 10.84% 2.992 5. Common Size Statement of Financial Position 1.233 91% Tax relating to finance income 1.60% B.432 155.21% 0.290 182.173 31.15% Persediaan 0.24% 0.892 1.96% 0.332 127.7% COGS 1.189.  KRAS Horizontal Common Size Analysis of KRAS Years ended Dec 31.321.00% 0.08% 17.749 -46% Finance income 5.04% 11.33% 24.651 39. 2016 & 2015 PGAS KRAS ASET 2016 2015 2016 2015 ASET LANCAR Kas dan setara kas 19.358.01% 1.238 44.14% 0.66% 0.489 -168.60% 1.799 14.715 22.81% 2.344.617 -51.50% 0.855 3.58% Investasi jangka pendek 1.49% Beban dibayar di muka 0.12% Piutang lain-lain 3.458 -191. 2015 & 2016 KRAS Incr. Vertical Common Size Analysis Vertical Common Size Analysis of PGAS & KRAS B/S For the year ended Dec 31.766 -12.08% Piutang Usaha Pihak berelasi 1.(Decr).86% 1.50% final tax 5.55% Pihak berelasi 0.152 1.4% Gross Profit -36.41% Pihak ketiga 0.658 526.700 135.758 58.724 507.4% Other Income 21.167 8.10% .61% 1.563 411 36% Gain (loss) on foreign exchange.399 -2.04% Uang muka 1.759 10.514 -180.3% Operating Income -183.939 102.457 14.576 111% Laba tahun berjalan -326.456 -42% Income tax benefit 6.255 1.79% 3.58% Piutang Usaha Pihak ketiga 3.21% 0.00% 1.73% 3.226 191.251 -69.1% Operating expense 168.366 60.

41% Total aset tidak lancar 68.89% 1.03% Aset lain-lain Piutang jangka panjang 0.34% 0.38% 0.48% 74.71% Piutang Usaha Pihak ketiga 0.23% 1.81% 2.25% Uang muka bagian tidak lancar 0.95% 0.65% Aset eksplorasi dan evaluasi 0.87% Uang muka penjualan dan lainnya 0.81% Pajak penghasilan 0.20% 0.91% 73.97% 3.33% Aset tetap 26.00% 0.89% 1.13% 1.34% 3.02% 0.65% Lain-lain 0.93% Pajak penghasilan 0.20% 0.12% 2.67% 75.07% Liabilitas yang masih harus dibayar 3.00% 0.00% Piutang lain-lain jangka panjang 3.00% Utang pajak 0.34% 4.00% 100.07% 0.38% 4.80% 0.77% 0.67% Utang lain-lain 1.10% 39.43% Total liabilitasjangka pendek 11.25% Pajak lain-lain 1.81% 62.24% 1.08% Properti minyak dan gas 25.25% 5.81% 1.00% Bagian jangka pendek dari pinjaman bank jangka panjang 2.50% 1.39% Aset pajak tangguhan 1.77% Bagian liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 0.49% 0.17% Pajak lain-lain 0.27% 31.26% 1.00% 0.27% Beban akrual 0.77% Properti investasi 0.44% Pihak ketiga 1.16% 3.90% TOTAL ASET 100.30% 0.93% 10.00% 100.00% 25.96% 0.71% 30.00% 0.00% 0.19% Goodwill dan aset tak berwujud lainnyalainnya 0.81% 0.43% 0.09% 0.37% 0.76% 28.58% .17% 0.46% 0.53% Pihak berelasi 0.27% 0.38% Aset yang tidak digunakan dalam operasi 0.07% 0.46% 0.14% Piutang Usaha Pihak berelasi 3.26% 3.15% Pinjaman bank jangka pendek 1.06% 0.00% 100.90% Utang usaha Pihak berelasi 0.75% 0.82% Penyertaan saham 6.16% Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 0.09% 1.98% 0.30% Pihak ketiga 0.57% 1.00% LIABILITAS LIABILITAS JANGKA PENDEK Pinjaman jangka pendek 22.27% Aset real estat 0.01% 0.08% 1.35% 63.69% Bagian pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 1.94% 5.03% Kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya 0.ASET TIDAK LANCAR Estimasi tagihan pajak 0.

03% 5.54% Liabilitas pajaktangguhan 1.61% 53.00% 0.30% 25.00% 0.09% 3.38% 0.59% 31.24% 1.38% 10.54% 20.38% 1.68% 43.38% Saldo laba 0.12% TOTAL LIABILITAS 53.00% Uang muka konstruksi.20% Pendapatan diterimadi muka 0. setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 0.00% 100.73% 3.56% Total ekuitas yangdapat diatribusikankepada pemilik 46.78% 48.00% 100.11% Kepentingannonpengendali 0.71% 36.00% Penghasilan komprehensif lain 31.00% Dicadangkan 37.18% 1.73% 48.39% 46.10% 0.30% TOTAL LIABILITASDAN EKUITAS 100.63% Komponenekuitas lainnya -0.17% Pinjaman bankjangka panjang 18.49% Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 0.95% Liabilitas jangka panjang.30% Utang obligasi 19.LIABILITAS JANGKA PANJANG 0.97% 19.03% 0.27% 51.19% TOTAL EKUITAS 46. bagian jangka panjang 0.70% EKUITAS Ekuitas yang dapatdiatribusikankepada pemilik Modal saham 5.16% 12.13% 0.06% Pinjaman jangka panjang.04% -0.28% 46.00% Utang derivatif 0.73% -13.00% .30% -16.36% Liabilitas pembongkaran Asset dan restorasiarea 0.14% Saham treasuri 0.50% 46.85% 0.00% 0.04% Total liabilitasjangka panjang 41.97% Tidak dicadangkan -0.12% Tambahan modal disetor.46% 53.00% 100.16% 4.10% 3.51% Modal disetor lainnya 4.05% 0. setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 20.45% 0.19% 22.90% 0.09% 23.54% 46.04% 0.01% 0. neto 3.44% -0.76% Liabilitas imbalanpascakerja 1.

830.708.261 5.722.152.494 240.163.744.289 5.042.834.502.485.246 5.050.630.636.538 14.837 23.34% Uang muka bagian tidak lancar 60.565 75.491.815 387.487 182.92% Piutang Usaha Pihak ketiga 211.304.573 132.35% ASET TIDAK LANCAR Estimasi tagihan pajak Piutang Usaha Pihak berelasi 222.045 275.227 43.38% Aset pajak tangguhan 77.71% Penyertaan saham 427.979.213 103.295.18% Aset tetap 1.74% Piutang lain-lain jangka panjang 228.839. 2015 & 2015 PGAS ASET 2016 2015 Kenaikan/Penurunan ASET LANCAR Kas dan setara kas 1.669.779.357 -2. 2.22% .868 -7.589.832.741 -18.160 3.55% Piutang lain-lain 234.112 26.135.652 49.331.32% TOTAL ASET 6.013.674 1.772.968 6.438.079 23.29% Total aset lancar 2.964 78.563 90.92% Lain-lain 5.976 4.739 4.828.994 1.560 13.095 -13.887 117.947.047 20.229 1.28% Aset eksplorasi dan evaluasi 52.757 100.717.126 -48.124.711 10.626 15.043.507.598.466.001.453.530.30% Properti investasi Properti minyak dan gas 1.53% Piutang Usaha Pihak ketiga 52.495.948.038.609 64.293.943 5.709.022 6.95% Beban dibayar di muka 34.358 1.771 64.44% Kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya Piutang Usaha Pihak berelasi 110.851.84% Investasi jangka pendek 68.478.51% Total aset tidak lancar 4.022.42% Goodwill dan aset tak berwujud lainnya 4. Horizontal Common Size Analysis  PGAS Horizontal Common Size Analysis of PGAS Years endend Dec 31.594.353 -17.263.849.022 50.627.665.674.041.992 16.283.871.20% Pajak lain-lain 73.26% Uang muka 97.765 -18.424 -1.034.250 1.369.15% lainnya Aset lain-lain Piutang jangka panjang Aset real estat Aset yang tidak digunakan dalam operasi Kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya Pajak penghasilan 20.659.034 156.51% Pihak berelasi Pihak ketiga Persediaan 65.

927.370.59% jangka panjang Uang muka penjualan dan lainnya Bagian pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun Bagian liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun Utang pajak Beban akrual Pajak penghasilan 29.592 3.12% Liabilitas pajak 84.371.863.213 167.756.886.645.296.442 30.621.277 21.932 10.310 31.452 52.85% Pihak ketiga 86.56% jangka panjang TOTAL LIABILITAS 3.474 -14.202 -2.315.804.128.320.253.887 667.08% Pinjaman bank 1.760 121.154.847 94.308 -16.747 2.472.000.123 -0.395 269.10% Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 51.60% Pajak lain-lain 13.42% jangka panjang Utang obligasi 1.828.89% Utang lain-lain 107.333.712 2.692 0.181 22.626 -10.19% jangka pendek LIABILITAS JANGKA PANJANG Utang derivatif 8.704.489 -14.86% Pihak ketiga Pihak berelasi Liabilitas yang masih harus dibayar 231.871 27.965.23% pascakerja Pendapatan diterima 2.306.343.750 -22.07% tangguhan Uang muka konstruksi.LIABILITAS LIABILITAS JANGKA PENDEK Pinjaman jangka pendek Utang usaha Pihak berelasi 25.305 86.330.52% .197.663.535.335.746 11.959. setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun Liabilitas pembongkaran Asset dan restorasi 26.987.721 77.261 26.58% area Liabilitas imbalan kerja jangka panjang Liabilitas imbalan 94.420 84.327.408.776.207 5.667.61% Total liabilitas 815.710 1. bagian jangka panjang Pinjaman jangka panjang.81% di muka Total liabilitas 2.342.000 Bagian jangka pendek dari pinjaman bank 170.781 -3.33% Pinjaman bank jangka pendek 100.843.181 10.634 3.898.069.605. setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun Liabilitas jangka panjang.848.701 1.026 1.587.416.348.218.501.548 40.

447.497.620.95% Tidak dicadangkan .00% Saldo laba Dicadangkan 2.018.000 -99.099.677.831 344.658.530.000 408.263.19% Piutang Usaha Pihak ketiga 110.170.102.000 115.261 5. neto Saham treasuri .000 -38.000 1.66% Beban dibayar di muka 25.054 4. 12.000 23.443.576.55% Persediaan 473.174.586.000 5.193.625 2.000 15.749 -17.000 55.77% .709 3.901.289.80% Piutang Usaha Pihak berelasi 72.006.339.334 3.290.00% Tambahan modal disetor.99% Uang muka 33.000 132.313 284.804.22% DAN EKUITAS  KRAS Horizontal Common Size Analysis of KRAS B/S For the year ended Dec 31.000 15.765.351 2.125 4.574.82% Piutang lain-lain Pihak berelasi 9.000 -24.313 0.834.EKUITAS Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Modal saham 344.33% Total aset lancar 997.093 84.020.589.000 892.929 186.356. 251.366 -114.022.863.022.831 0.865.693 .339.000 40.000 -4.000 95.88% TOTAL LIABILITAS 6. 2016 & 2015 KRAS ASET 2016 2015 Kenaikan/Penurunan ASET LANCAR Kas dan setara kas 264.324.000 11.73% kepada pemilik Kepentingan 7.000 0 Kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya 82.757.582.57% ekuitas lainnya Total ekuitas yang dapat diatribusikan 3.956.53% Komponen .313.018.954.418 9.33% Pihak ketiga 5.018. 36.000 9. 29.054 -100.152.000 -38.343.163.495.72% nonpengendali TOTAL EKUITAS 3.00% Penghasilan komprehensif lain Modal disetor lainnya 284.83% Investasi jangka pendek 1.968 6.005.000 99.

000 98.000 9.000 2.404.000 65.454.000 19.45% Aset yang tidak digunakan dalam operasi 793.944.14% Utang pajak 10.03% Properti minyak dan gas Goodwill dan aset tak berwujud lainnyalainnya 37.ASET TIDAK LANCAR Estimasi tagihan pajak 31.013.501.861.000 -34.34% LIABILITAS LIABILITAS JANGKA PENDEK Pinjaman jangka pendek 894.918.000 29.087.828.447.451.000 7.71% Utang lain-lain Pihak ketiga 8.26% Pihak berelasi 6.43% Piutang Usaha Pihak berelasi Piutang Usaha Pihak ketiga Piutang lain-lain jangka panjang Uang muka bagian tidak lancar Penyertaan saham 155.000 3.000 -21.000 4457.690.000 -59.000 13.000 1.21% Total liabilitasjangka pendek 1.144.983.000 -21.480.000 10.000 53.224.519.000 51.36% Kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya 37.19% Aset real estat 14.843.734.000 42.632.713.000 28.129.000 1.143.91% Total aset tidak lancar 2.000 97.000 -63.000 -36.000 16.393.592.702.000 2957.000 1.000 4.039.09% Beban akrual 38.723.327.22% Aset lain-lain Piutang jangka panjang 3.409.670.000 142.104.43% .34% Liabilitas yang masih harus dibayar Pinjaman bank jangka pendek Bagian jangka pendek dari pinjaman bank jangka panjang Uang muka penjualan dan lainnya 19.55% Lain-lain 48.30% Aset tetap 2.000 25.000 197.000 25.372.000 4.254.16% Aset eksplorasi dan evaluasi Properti investasi 31.83% Utang usaha Pihak berelasi 34.000 34.382.000 984.000 -25.000 7.000 2.887.888.000 -6.000 -24.000 6.000 -16.465.389.939.647.000 2.000 1.999.000 6.341.43% Pihak ketiga 149.58% Bagian liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 319.50% Pajak penghasilan Pajak lain-lain Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 13.505.268.27% Bagian pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 48.000 -16.246.878.196.854.356.000 9.021.61% TOTAL ASET 3.969.225.809.981.000 52.000 -24.000 2.936.82% Pajak penghasilan Pajak lain-lain Aset pajak tangguhan 123.

000 6.144.137. PGAS Dari tabel common size horizontal PGAS diatas .115.000 19.036.00% Tidak dicadangkan -658. Tetapi presentase kenaikan presentase kenaikan liabilitas lebih besar dibanding presentase kenaikan pada ekuitas.029.233.600.923.85% Liabilitas imbalanpascakerja Pendapatan diterimadi muka Total liabilitasjangka panjang 872.60% Modal disetor lainnya Saldo laba Dicadangkan 146.839.573.56% EKUITAS Ekuitas yang dapatdiatribusikankepada pemilik Modal saham 987.000 -89.000 2.000 28.000 -127.34% Analisis Common Size Horizontal: 1.029.038.834.014.000 1.834.000 146.705.535.781. yaitu kenaikan pada liabilitas sebesar .000 6.000 3.16% Pinjaman jangka panjang.631.42% TOTAL LIABILITAS 2.05% Saham treasuri Penghasilan komprehensif lain 1.000 116.000 1.86% Liabilitas jangka panjang.000 9.000 15.968.000 13.000 855.36% TOTAL EKUITAS 1.000 7442.713.687.000.48% Liabilitas pembongkaran Asset dan restorasiarea Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 33. bagian jangka panjang 221. Kenaikan ini diikuti dengan adanya kenaikan pada kewajiban (liabilitas) dan kenaikan pada ekuitas.37% Tambahan modal disetor.000 -504.22%.000 3.000 167.000 1.LIABILITAS JANGKA PANJANG Utang derivatif Pinjaman bankjangka panjang Utang obligasi Liabilitas pajaktangguhan 1.000 94.576.86% Uang muka konstruksi.000 0.000 7.677. neto 122. setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 802.000 97.166.640.056. dapat dilihat bahwa terdapat kenaikan pada sisi aset sebanyak 5.50% Komponenekuitas lainnya Total ekuitas yangdapat diatribusikankepada pemilik 1.000 2.788.702.000 1.841.287.40% Kepentingannonpengendali -1.000 30.395.489.243.000 14.000 5.000 405.097.914.000 448. setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 35.788.89% TOTAL LIABILITASDAN EKUITAS 3.936.263.

88%. hanya sebesar 0. Tetapi presentase kenaikan presentase kenaikan liabilitas jauh lebih besar dibanding presentase kenaikan pada ekuitas.5.89%.52%. proporsi terbesar terdapat pada total liabilitas jangka panjang dan saldo laba yang dicadangkan.48%.09% dan 17. proporsi liabilitas lebih besar dibanding proporsi ekuitas. Disamping itu. Hal ini menandakan bahwa kenaikan aset lebih besar disumbang oleh kenaikan liabilitas daripada kenaikan ekuitas.56% dan kenaikan pada ekuitas sebesar 2. yaitu kenaikan pada liabilitas sebesar 9. KRAS Dari tabel common size horizontal KRAS diatas. nampak terjadi kenaikan pada kas dan setara kas yang hampir 100%. proporsi terbesar aset perusahaan disumbang oleh aset tidak lancar. Analisis Common Size Vertikal: 1. Pada sisi liabilitas dan ekuitas. Namun. Kenaikan ini diikuti dengan adanya kenaikan pada kewajiban (liabilitas) dan kenaikan pada ekuitas.91% dan 73.08% pada tahun 2016 dengan total aset lancar sebesar 31. dapat dilihat bahwa terdapat kenaikan pada sisi aset sebanyak 6. pada tahun 2016 perusahaan juga mengalami kerugian. yang mana disisi lain terjadi penurunan kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya yang juga hampir 100%. Hal ini menandakan bahwa kenaikan aset didominasi oleh kenaikan liabilitas dibanding kenaikan ekuitas. perbedaan kenaikan antara nilai liabilitas dan ekuitas tidak terlalu jauh. Kenaikan yang signifikan pada liabilitas disebabkan karena perusahaan menambah pinjaman dan liabilitas jangka panjangnya ditahun 2016.48% pada tahun 2015 dengan total aset lancar sebesar 16. secara keseluruhan total nilai liabilitas dan ekuitas. Jika dilihat dari sisi aset. 2. Sedangkan aset lancar didominasi oleh kas dan setara kas yaitu sebesar 19. Dimana proporsi terbesar pada aset tidak lamcar ini adalah aset tetap dan properti minyak dan gas. PGAS Pada sisi aset di tahun 2015 dan 2016. Hal ini mungkin berarti kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya telah di konvert oleh perusahaan ke dalam bentuk kas dan setara kas. Hal ini berarti modal perusahaan dalam . Namun. yaitu masing-masing sebesar 68.68%. sehingga tidak menambah retained earning perusahaan pada sisi ekuitas.34%.52% dan kenaikan pada ekuitas sebesar 4.

Namun rugi KRAS membaik di tahun 2016 dibandingkan di tahun 2015 sementara meskipun PGAS mendapatkan profit.67% dan 63.710 = 10. karena saldo laba hanya dicadangkan oleh perusahaan. 2.778. proporsi liabilitas lebih besar dibanding proporsi ekuitas.758. Net profit margin (net income after tax/net sales) PGAS 2015 = 402.715.menjalankan operasinya yang terbesar disumbang oleh liabilitas jangka panjang.000)/ 1.344. profit PGAS menurun di tahun 2016 dibandingkan tahun 2015 .916/2.321.724.068.823.583.904/3.000)/ 1.845 = 13. proporsi aset tidak lancar perusahaan jauh lebih besar dibanding aset lancar. tidak digunakan untuk operasional perusahaan jika masih terdapat sumber modal lain.52% PGAS mengalami penurunan net profit margin di tahun 2016 dibandingkan di tahun 2015 KRAS 2015 = (326.934. Hal ini disebabkan total nilai aset tetap perusahaan yang tinggi (perusahaan memiliki banyak aset tetap) yaitu sebesar 62.790.514.000 = -24. Namun.35% pada tahun 2016 dengan total nilai aset lancar sebesar 74. proporsi terbesar terdapat pada pinjaman jangka pendek dan penghasilan komprehensif lain. Pada sisi liabilitas dan ekuitas.000 = -13. KRAS Pada sisi aset di tahun 2015 dan 2016. secara keseluruhan total nilai liabilitas dan ekuitas.90%.65% pada tahun 2015 dengan total nilai aset lancar sebesar 75.12% 2016 = 308.7% 2016 = (180. Net Profit Margin dan Gross Profit Margin 1. Sedangkan pada aset lancar. C.44% PGAS mengalami penurunan net loss margin di tahun 2016 dibandingkan di tahun 2015 Perbandingan : PGAS berhasil mendapatkan profit sementara KRAS merugi. persediaan mempunyai proporsi paling besar.

sementara PGAS masih mendapatkan gross profit yang cukup besar.837/667.327.229/815.000)/1.000 = -11.068.710 = 30. Hal ini berarti PGAS memiliki kemampuan membayar hutang jangka pendek dengan menggunakan aset lancar yang lebih baik dibandingkan KRAS .000 = -2.674.81 Likuiditas KRAS mengalami peningkatan dari tahun 2016 dibandingkan dengan tahun 2015 Perbandingan : berdasarkan current ratio PGAS memiliki likuiditas yang lebih baik dibandingkan oleh KRAS.61 2016 = 997.000 = 0.939.887 = 2.22% PGAS mengalami penurunan gross profit margin di tahun 2016 dibandingkan di tahun 2015 KRAS 2015 = (36.939/2.321.530. Ratio 1.320.617/3. D.432. PGAS 2015 = 1.823.000 = 0.845 = 31.501.124.58 2016 = 2.110.181 = 2. Current ratio = ca/cl Rasio ini menggambarkan hubungan antara current asset dengan current liabilities. Gross profit margin (gross profit/net sales) PGAS 2015 = 963.226.224.324.778.344.54% PGAS mengalami penurunan gross loss margin di tahun 2016 dibandingkan di tahun 2015 Perbandingan : Harga jual yang ditetapkan oleh KRAS jauh lebih rendah daripada ongkos produksi.000/1.290.465.371.38% 2016 = 886.000)/1.000/1.722.715. 2. Hal ini membuat KRAS tidak mendapatkan gross profit.76% 2016 = (155. Semakin tinggi current ratio maka semakin tinggi likuiditas perusahaan.790.934.61 Likuiditas PGAS mengalami peningkatan dari tahun 2016 dibandingkan dengan tahun 2015 KRAS 2015 = 892.

674.000 = 0.000 = 0.224.465.000 = 0.043.465. Quick ratio = (ca-inventory)/cl Quick ratio sama seperti current ratio namun rasio ini hanya menggunakan aset yang sangat likuid saja.408.000 = 0.181 = 1.589.530.000 .43 Likuiditas KRAS mengalami peningkatan di tahun 2016 dibandingkan tahun 2015 Perbandingan : berdasarkan quick ratio PGAS memiliki likuiditas yang lebih tinggi dibandingkan oleh KRAS.33 2016 = (997.473.327.53 Likuiditas PGAS mengalami peningkatan di tahun 2016 dibandingkan tahun 2015 KRAS 2015 = (892. PGAS 2015 = 1.229 .837 .453.722.60 Likuiditas PGAS mengalami penurunan di tahun 2016 dibandingkan tahun 2015 disebabkan kenaikan kas dan aset setara kas tidak sebesar kenaikan hutang jangka pendek KRAS 2015 = 132.09 2016 = 264.2.320.320.124.65. Cash ratio = (cash+cash equivalent)/cl Rasio ini menggambarkan pengukuran yang andal mengenai likuiditas perusahaan pada saat krisis.022)/ 667.000/1.181 = 2.371.224. PGAS 2015 = (1.135.371.324.887 = 1.70 2016 = 1.327.501.501.956.502.227)/ 815.887 = 2. Hal ini berarti PGAS memiliki kemampuan membayar hutang jangka pendek dengan menggunakan aset yang sangat lancar (kas dan setara kas) yang lebih baik dibandingkan KRAS .620.293.43.22 Likuiditas KRAS mengalami peningkatan di tahun 2016 dibandingkan tahun 2015 Perbandingan : Meskipun berdasarkan cash ratio PGAS mengalami penurunan likuiditas di tahun 2016.290. likuiditas PGAS masih lebih tinggi dibandingkan KRAS.304. Semakin tinggi quick ratio maka semakin tinggi likuiditas perusahaan.000 .250/815. Pengukurannya hanya menggunakan kas dan aset setara kas atau investasi jangka pendek saja.538/667.52 2016 = (2.000/1. Hal ini berarti PGAS memiliki kemampuan membayar hutang jangka pendek dengan menggunakan aset lancar tidak termasuk persediaan yang lebih baik dibandingkan KRAS 3.954.000)/ 1.000)/1.

000 = 1.1 Solvabilitas PGAS mengalami peningkatan di tahun 2016 dibandingkan dengan tahun 2015 yang menandakan risiko bisnis meningkat KRAS 2015 = 2.677. Semakin tinggi rasio LT debt to equity maka semakin tinggi risiko bisnis karena semakin rendah tingkat solvabilitas perusahaan.000 = 0.000/1.000/1. PGAS 2015 = 2.788.218.15 2016 = 3.914.054 = 1.029.193.170.054 = 0. LT debt to equity = total LT debt/total equity Rasio ini menggambarkan perbandingan struktur modal yang didapat dari hutang jangka panjang dengan modal yang didapat dari ekuitas.022.804.788.788. Debt to equity = total debt/total equity Rasio ini menggambarkan perbandingan struktur modal yang didapat dari total hutang dengan modal yang didapat dari ekuitas.634/3.898.000/1.022.026/3.115.207/3.663. Hal ini berarti risiko bisnis KRAS lebih besar .14 Solvabilitas PGAS mengalami penurunan di tahun 2016 dibandingkan dengan tahun 2015 yang menandakan risiko bisnis menurun Perbandingan : KRAS memiliki rasio debt to equity yang lebih tinggi dibandingkan dengan PGAS.036.47 Solvabilitas PGAS mengalami peningkatan di tahun 2016 dibandingkan dengan tahun 2015 yang menandakan risiko bisnis naik Perbandingan : PGAS memiliki rasio LT debt to equity yang lebih tinggi dibandingkan dengan KRAS.848.25 2016 = 872.93 2016 = 2.17 2016 = 1.804.839. PGAS 2015 = 3.170.000 = 1.334 = 0.747/3.334 = 1.000/1.839.4.535.90 Solvabilitas PGAS mengalami penurunan di tahun 2016 dibandingkan dengan tahun 2015 yang menandakan risiko bisnis menurun KRAS 2015 = 448.804.000 = 0.587.677.097.029.472. Hal ini berarti risiko bisnis PGAS lebih besar dibandingkan KRAS karena struktur modal PGAS menggunakan lebih banyak hutang jangka panjang dibandingkan ekuitas 5.193.959.

000/3.54 2016 = 3. KRAS 2015 = 3.029..54 PGAS mengalami kestabilan solvabilitas di tahun 2016 dan 2015 KRAS 2015 = 1.115.677.000/3.52 2016 = 2.713.193.022.834.170.702. Hal ini menunjukkan PGAS memiliki struktur .144.839.261 = 0.000 = 2. Debt to asset = total debt/total assets Rasio ini mengukur presentase total aset yang dibiayai oleh hutang.207/6.634/6.152. Hal ini berarti KRAS mengalami penurunan tingkat solvabilitas Perbandingan : PGAS memiliki risiko keuangan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan KRAS dan tingkat solvabilitas yang sedikit lebih rendah dibandingkan KRAS.000 = 0.16 Rasio financial leverage PGAS mengalami peningkatan di tahun 2016 dibandingkan tahun 2015 yang berarti terdapat perbaikan struktur permodalan aset.936.097. dibandingkan PGAS karena struktur modal KRAS menggunakan lebih banyak hutang dibandingkan ekuitas 6.495.53 Rasio debt to assets KRAS di tahun 2016 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2015.914. Semakin tinggi rasio debt to asset maka semakin tinggi risiko keuangan dan semakin rendah solvabilitas perusahaan PGAS 2015 = 3.000/1.022. Semakin tinggi rasio financial leverage maka semakin baik struktur permodalan aset perusahaan.022.663.804.334 = 2. Perbandingan : PGAS memiliki jumlah total aset yang dibiayai oleh ekuitas yang lebih tinggi dibandingkan KRAS.834.14 Rasio financial leverage KRAS mengalami peningkatan yang cukup tinggi di tahun 2016 dibandingkan tahun 2015 yang berarti terdapat perbaikan struktur permodalan aset.144.000 = 2.15 2016 = 6.152.07 2016 = 3.936.959.495. PGAS 2015 = 6.472.218.788.968/3. 7.054 = 2.968 = 0.000/1.036.261/3.713.000 = 0. Financial leverage = total asset/total equity Rasio ini mengukur jumlah total aset yang dibiayai oleh ekuitas.702.

permodalan aset yang lebih baik dibandingkan KRAS .