You are on page 1of 12

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pada dasarnya setiap individu memiliki kepentingan – kepentingan pribadi
yang berbeda. Di dalam sebuah organisasi diperlukan sosok pemimpin yang akan
menjalankan fungsi kepemimpinan serta bertanggung jawab atas baik atau
buruknya organisasi yang dia pimpin. Selain itu, diperlukan aturan - aturan yang
meminimalisir gesekan antar kepentingan aturan tertulis, dan diperlukan juga
aturan tidak tertulis yang mengatur hubungan antar rekan kerja untuk memastikan
tercapainya tujuan organisasi tersebut.

Terkadang karakter pemimpinan organisasi suatu instansi yang sering
digambarkan kurang empatis, tidak sensitif dalam hubungan sosial, terlalu
mendominasi, terlalu ambisius, menjaga jarak dan bersikap apatis berpengaruh
terhadap pengembangan karir karyawan serta dianggap gagal (Safaria, 2004).
Dampak tersebut mempengaruhi pemikiran pegawai atau karyawan sulit untuk
mengembangkan keterampilan sosial dan menghambat koordinasi atau jalur
komunikasi antara satu pihak dengan yang lainnya. Pegawai secara jelas
menganggap tidak ada relevansi dalam berinteraksi (tidak betah) sehingga
kebanyakan memutuskan diri untuk way out dari bagian instansi . Hal ini perlu
adanya etika yang diperlukan oleh seorang pemimpin.

Secara umum etika sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia. Etika
merupakan perilaku berstandar normatif berupa nilai-nilai moral , norma-norma dan hal-
hal yang baik. Dalam memimpin sebuah organisasi, etika kepemimpinan sangat
perlu dimiliki oleh seseorang pemimpin. Etika Kepemimpinan adalah sejumlah
sifat –sifat utama yang harus dimiliki seorang pemimpin agar kepemimpinannya
dapat efektif dan efisien untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sesuai
norma dan nilai yang berlaku. Pemimpin yang baik harus mengaplikasikan nilai –
nilai etika dalam kepemimpinan terutama mampu bertanggung jawab pada visi,
misi, dan tujuan organisasi perusahaan.

1

perusahaan Sari Roti mempertahankan posisi sebagai perusahaan roti terbesar di Indonesia adalah visi terbesar mereka. Pemimpin di Perusahaan Sari Roti menggunakan prinsip keterbukaan terhadap karyawan dalam segi tukar pendapat. 2 . Pada dasarnya peraturan yang telah dibuat perusahaan wajib ditaati dan dilaksanakan bagi seluruh SDM perusahaan yang ada. permasalahan urusan pekerjaan dan ditunjang dengan jiwa disiplin di dalam urusan pekerjaan perusahaan apapun. Bila ada keperluan dari karyawan yang sekiranya penting dan urgent maka pimpinan wajib menangani permasalahan dan berperan menyelesaikan permasalahan secara musyawarah untuk mufakat. Pemimpin di perusahaan Sari Roti memiliki teknik sendiri di perusahaanya untuk mencapai target dan sasaran yang ingin di capai perusahaan. Para pemimpin di dalam perusahaan Sari roti memberdayakan para karyawan sesuai dengan sesuai dengan standar operasional prosedur perusahaan agar memberikan kinerja yang baik dan optimal dengan tetap mengedepankan kepuasan pelanggan. Hal itu dikarenakan pimpinan menduduki kursi tertinggi di divisinya masing-masing kebanyakan memiliki pengalaman kerja dan sudah ahli di bidang yang digelutinya . Yang berperan penting dalam memajukan perusahaan tersebut adalah melakukan penetrasi pasar yang lebih luas di seluruh Indonesia dengan mendistribusikan produk halal. Ketatnya peraturan perusahaan dan menjamin kondisi lingkungan yang produktif seringkali menjadi hambatan dan tantangan bagi para pemimpin. dan higenis. berkualitas tinggi.

Nippon Indosari Tbk.Ada beberapa permasalahan yang ada di suatu organisasi perusahaan.perusahaan harus mampu mengelolah manajemennya untuk memenangkan persaingan pada era yang serba kompetitif supaya dapat bertahan untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan tujuan perusahaan. Organisasi adalah sarana dalam pencapaian tujuan. Perusahaan memiliki beberapa bagian pada umumnya.1 Organisasi PT. BAB II RUMUSAN MASALAH 2. perusahaan memerlukan sistem manajemen efektif yang akan menunjang jalannya operasi perusahaan secara terus-menerus dan tingkat efektivitas kerja karyawan juga perlu diperhatikan. bagian produksi. yakni bagian pemasaran. Masing-masing bagian tersebut melaksanakan kegiatan yang berbeda tetapi saling berhubungan satu sama lain. yang merupakan wadah kegiatan dari orang-orang yang bekerja sama dalam usahanya mencapai tujuan.2 Koordinasi dalam Program kerja Seringkali dalam sebuah organisasi yang suadah mapan sekali pun. Permasalahan sering kali muncul pada suatu organisasi dan di tuntut oleh anggotanya untuk melewati dan menyelesaikannya. baik yang bergerak dibidang produksi. pada umumnya memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan. bagian sumber daya manusia. yang tentunya dapat menyebabkan kacaunya terlaksanya sebuah program. dan bagian administrasi. Kekacauan tersebut dapat terjadi ketika antar penanggung jawab tidak mengetahui batasan-batasan jobnya. jasa maupun industri. Keberadaan suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh beberapa aspek diantaranya penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. 2. atau dapat dikatakan ketika dalam organisasi terdapat sebuah program kerja yang sangat bagus sekali pun. bagian keuangan. Agar dapat mencapai tujuan itu. Permasalahan yang kompleks sering terjadi pada perusahaan-perusahaan yang pada akhirnya secara tidak langsung menuntut seorang menejer untuk membuat sebuah keputusan. yang seringkali hanya dapat diperoleh 3 . jika tidak ada koordinasi maka sering kali menyebabkan kesalahpahaman. Setiap perusahaan.

jika tidak dapat memberdayakan. Hal tersebut dapat menyebabkan overlaping karena beberapa panitia mengerjaknnya. memungkinkan jangkauan organisasi tersebut pada komunitas yang luas.3 Koordinasi antar Pimpinan Parahnya lagi. Ketika suatu organisasi dapat merekrut kader dalam animo besar. 2. dalam beberapa tugas. Komunikasi yang buruk antar pimpinan tersebut dalam sebuah program dapat berakibat pada program-program selanjutnya. 2. Padahal para pimpinan selain berhubungan dalam pelaksanaan program kerja seharusnya memiliki ikatan cultural. Setelah berhasil merekrut kader dalam animo yang besar. terkait erat pada pengembangan organisasi. Maka seringkali terjadi salah sangka dan salah paham diantaranya. namun hal tersebut tidak ada artinya ketika setelah itu organisasi tersebut terpuruk atau bahkan bubar karena kelemahan tau bahkan tidakadanya kader penerus. dan bagi berbagai macam organisasi masalah pengkaderan ini dirasakan berbeda-beda.5 Mempertahankan kader Pengkaderan ini. koordinasi yang buruk dapat mengarah pada komunikasi yang buruk pula. oleh karena tingkat animo peminat organisasi yang berbeda beda misalnya. dalam rangka mempertahankan kader-kadernya maka seringkali kader-kader tersebut akan maengalami seleksi alam. 2. Maka dapat dikatakan dalam sebuah organisasi adalah ketika dalam suatu periode dapat dikatakan sebagai masa kejayaan. serta hal tersebut merupakan sumber daya yang tidak bisa diremehkan. ketika terjalin komunikasi yang baik diantaranya. Oleh karena itu usaha mempertahankan kader sering kali lebih penting daripada rekrutmenya. 4 .4 Rekrutmen Bagi sebagian periode organisasi.melalui koordinasi antar penanggungjawab. sementara kekosongan dalam tugas yang lainnya. Namun pernyataan “kesuksesan suatu periode adalah buakan sekedar sukses ketika masa jabatanya namun ketika dapat menghasilkan (kader-kader) periode yang lebih sukses”.

Organization Kami memiliki nilai (values) dan budaya (culture) untuk berkerja dengan hati (passion) dan mempunyai semangat tinggi untuk senantiasa memberikan yang terbaik (spirit of excellence) 3. berkualitas tinggi. BAB III TUJUAN 3. Result Bergeraj cepat (run) untuk memberikan kinerja terbaik (performance) dan hasil yang optimal (result) dengan tetap mengedepankan kepuasaan pelanggan 2.1 Visi Perusahaan Senantiasa tumbuh dan mempertahankan posisi sebagai perusahaan roti terbesar di Indonesia melalui penetrasi pasar yang lebih luas dan dalam menggunakan jaringan distribusi yang luas untuk menjangkau konsumen di Seluruh Indonesia 3. Implemation Kami memastikan setiap strategi dapat terlaksana dengan baik (follow through to completion) melalui eksekusi yang sempurna (execution) 5 .3 Nilai-nilai perusahaan 1. higienis dan terjangkau bagi seluruh konsumen Indonesia. Teamwork Kinerja dan pencapaian kami sebagai satu keluarga besar merupakan hasil kerja sama (cooperation) dan koordinasi (coordination) yang unggul dari semua bagian perusahaan 4.2 Misi Perusahaan Memproduksi dan mendistribusikan beragam produk yang halal. 3.

1 Studi Literatur Metode pertama untuk memperoleh data tentang kepemimpinan perusahaan sari roti adalah dengan menggunakan metode studi literatur.2 Wawancara Metode kedua untuk memperoleh data tentang kepemimpinan perusahaan Sari Roti adalah menggunakan metode wawancara. BAB IV METODE PENGUMPULAN DATA 4.Pak Adit juga mengatakan organisasi pasti memiliki masalah baik internal maupun eksternal. 4. Penulis mewawancarai salah satu karyawan perusahaan Sari Roti yang bernama Bapak Adit dari bagian marketing. Penulis mencari data terlebih dahulu dengan membuka website perusahaan Sari Roti. 6 .Kemudian pak Adit juga menjelaskan seorang menjadi pemimpin harus memiliki tanggung jawab yang besar dan harus bersikap ramah kepada karyawannya. dan nilai-nilai perusahaan. berkualitas tinggi. misi. Informasi yang penulis dapatkan adalah penjelasan secara detail tentang visi. Pak Adit menjelaskan bahwa perusahaan Sari Roti ingin menjadikan perusahaan roti terbesar di Indonesia dengan produk yang halal. higienis. misi. dan terjangakau. dan nilai-nilai perusahaan Sari Roti dan beserta stuktur organisasi perusahaan tersebut. didapatkan data berupa visi.

dan divisi Supply ChainManagement (SCM). Selain itu. divisi Sales and Marketing. direktur operasional yang membawahi berbagai divisi yang dipimpin oleh seorang manager yang dibantu oleh supervisor. Business Development Executive Business development executive bertanggung jawab penuh apabila terdapat perluasan pabrik dan penambahan lini-lini di dalam pabrik untuk meningkatkan kapasitas produksi seiring dengan peningkatan pangsa pasar. BAB V PEMBAHASAN 5. 3. 5. divisi Plant. 4. Departemen ini terbagi menjadi beberapa sub bagian. divisi Finance and Accounting. General Manager (GM) Finance and Accounting General manager finance and accounting bertanggung jawab atas aliran keuangan yang dilakukan oleh PT Nippon Indosari Corpindo Tbk termasuk pembukuannya. divisi Human Resourches and Development (HRD). Berikut ini merupakan penjelasan singkat mengenai struktur organisasi PT Nippon Indosari Corpindo Tbk beserta tugas dan tanggung jawab masing-masing divisi. direktur. yaitu : A.1 Struktur Pengorganisasian Struktur organisasi di PT Nippon Indosari Corpindo Tbk dipimpin oleh seorang presiden direktur. Finance and Accounting Manager (FAM) Finance and Accounting 7 . Direktur Direktur bersama-sama dengan direktur operasional membantu presiden direktur dan bertanggung jawab penuh atas jalannya kegiatan operasional perusahaan. Business development executive bertanggung jawab langsung kepada direktur operasional. Direktur Operasional Direktur operasional bertanggung jawab atas berlangsungnya kegiatan perusahaan sehingga tujuan dari perusahaan tercapai. dalam hal ini adalah pimpinan tertinggi PT Nippon Indosari Corpindo Tbk yang memiliki wewenang penuh terhadap perusahaan. Presiden Direktur Presiden direktur. presiden direktur dibantu oleh seorang direktur. 2. Dalam pelaksanaannya. bertanggung jawab apabila terdapat penambahan mesin-mesin produksi. yakni mencapai prestasi yang tinggi dalam menghasilkan produk-produk yang bermutu. Divisi- divisi tersebut yaitu divisi Product Development and Quality Assurance (PDQA). 1.

pengawasan saat proses produksi. penagihan. biaya pajak. dan perubahan total dari konsep yang telah ada. Departemen PDQA bertanggung jawab terhadap pengembangan produk. yaitu: a) Product Development (PD) Product development bertugas untuk melakukan pengembangan produk baru. FAM membawahi accounting yang bertanggung jawab terhadap tagihan- tagihan para supplier. Purchasing Manager Purchasing bertanggung jawab penuh terhadap pengadaan barang-barang untuk perusahaan. peralatan maupun untuk keperluan perusahaan lainnya. agen. bahan penunjang. pengembangan produk yang sudah ada dengan beberapa alternatif. 6. pengawasan bahan baku.baik itu untuk keperluan produksi seperti bahan baku. Internal audit bertanggung jawab kepada direktur operasional dan keputusan diserahkan kepadanya. Bagian ini juga bertaggung jawab melakukan audit internal semua kegiatan yang berlangsung dalam PT Nippon Indosari Corpindo Tbk serta mengawasi prosedur SOP yang berlaku di perusahaan. dan yang lainnya. PDQA terbagi atas dua bagian. C. mesin. Product Development and Quality Assurance (PDQA) Manager Departemen ini dipimpin oleh seorang manajer PDQA. outlet. dan hal-hal yang berhubungan dengan bagian accounting serta audit yang akan dibakukan oleh perusahaan. Manager bertanggung jawab untuk mengawasi keuangan hasil penjualan dan juga bertugas dalam menghitung stock opname terhadap bahan baku. D. Pembuatan konsep produk (diversifikasi produk) dalam 8 . yaitu dengan pemakaian bahan baku yang berbeda. biaya produk-produk yang ditolak atau dikembalikan. Sub bagian ini harus membuat pembukuan tentang lembar tagihan sehingga dapat dipertanggungjawabkan kepada GM finance and accounting. Internal Audit (IA) and System Procedur Manager Internal audit memiliki tugas melakukan pemeriksaan terhadap keuangan perusahaan dan pemeriksaan terhadap sistem perusahaan. dan pengawasan mutu produk. Information Technology Manager Information technology bertanggung jawab terhadap sistem jaringan informasi dalam PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. Information technology bertugas pula dalam hal komputerisasi di perusahaan. alternatif parameter proses. B. menciptakan produk baru. Sedangkan sistem prosedur memiliki tugas membuat sistem atau prosedur pembayaran. maupun biaya operasional umum.

b) Branch Sales Jawa Barat Bertanggung jawab terhadapa pengaturan penjualan produk pada agen-agen di daerah Bandung dan Cirebon. serta memeriksa kondisi penyimpanan bahan baku. memiliki tugas dan tanggung jawab yaitu analisis mikrobiologi. 7. yang bertugas mengawasi proses produksi saat pengemasan produk serta menolak produk yang tidak sesuai dengan standar produk jadi. b) Quality Assurance (QA) Quality assurance bertanggung jawab atas kualitas mutu dan jaminan mutu produk yang dihasilkan. _ Lab analysis. National Sales Manager Departemen ini bertanggung jawab terhadap penjualan produk. QC field membawahi QC checker. organoleptik. dan Sistem Jaminan Halal (SJH). perbaikan. memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengawasi proses produksi mulai dari tahap pencampuran hingga produk jadi. dan pengontrolan (pengawasan) mutu produk dengan rangkaian sistem pendukung seperti GMP (Good Manufacturing Practices). 9 . biasanya dilakukan penetapan target jumlah penjualan yang harus dicapai. Bagian ini terbagi menjadi beberapa sub bagian yaitu : a) Branch Sales Jabotabek Bertanggung jawab terhadap pengaturan penjualan produk pada agen-agen di daerah Jabotabek hingga Purwakarta dan Banten. dan analisis lainnya. yang lebih mengacu pada pembuatan dan perevisian sistem dan prosedur operasi standar produk jadi yang dilakukan untuk memenuhi syarat mutu atau mutu yang diinginkan. menanalisa produk yang ditolak dan hilang (lost product) serta evaluasinya. menangani masalah yang muncul saat dilapangan produksi. _ QC system. Pengontrolan dilakukan dari dalam yaitu dari area produksi langsung dan berdasarkan kontak keluhan konsumen. apakah bahan baku yang telah datang sesuai dengan ketentuan mutu yang telah ditetapkan. _ QC field. yaitu: _ QC raw material. analisis kimia. QA terbagi dalam empat bagian Quality Control (QC). bertugas untuk memeriksa kondisi bahan baku saat diterima. HACCP (Hazard Analysis and Critical Point). SSOP (SanitationStandard Operating Procedures).rangka pengembangan maupun perbaikan produk untuk jangka panjang dilakukan oleh bagian spesialisasi dari PD. yaitu HACCP dan Sistem Jaminan Halal.

menangani display produk yang ada di pasaran serta bertanggung jawab terhadap pembukaan outlet-outlet baru. menampung keluhan konsumen yang masuk. membuat konsep awal produk-produk pengembangan yang telah diperkirakan akan segera diluncurkan bersama dengan bagian produk spesialis PD. produk-produk yang ada di pasaran. melakukan survei pasar dengan melakukan penilaian terhadap kompetitor. Sehingga dalam hal ini bekerja sama dengan bagianpurchasing dan PDQA. penerimaan. Antara lain adalah pengaturan penempatan barang.c) Key Account Bertanggung jawab untuk menganalisa pasar. penyimpanan bahan baku serta pengunaannya dalam produksi agar tidak terjadi penumpukan bahan baku di gudang. Sedangkan product planning bertugas mengumpulkan data tentang estimasi penjualan produk dalam rangka penentuan permintaan barang OTF (Order To Factory). Tangung jawab dilakukan oleh kedua bagian yaitu bagian inventory control yang bertugas mengatur pemesanan. Supply Chain Management (SCM) Departemen ini bertugas dalam hal inventori bahan baku. 9. mengatur barangretur serta mengatur dan mengawasi pengaturan keluar-masuk krat-krat yang digunakan dalam pendistribusian barang. serta area pemasaran. dan melakukan perhitungan biaya keseluruhan. distribution channel dan agen berdasarkan jumlah barang. dan mengeluarkan bahan baku. jumlah barang berdasarkan OTF. b) Finished Goods (FG) and Distribution Finished goods bertanggung jawab terhadap barang (produk jadi) yang akan dikirim. Marketing Manager Bertanggung jawab dalam hal pemasaran produk. menganalisa produk pada RO (Reguler Outlet) yaitu untuk estimasi banyaknya produk yang akan dijual. yaitu : a) Production Planning and Inventory Control (PPIC) Production planning and inventory control secara umum bertanggung jawab mengatur atau merencanakan banyaknya produk yang akan diproduksi. menerima. Sedangkan distribution bertanggung jawab mengatur pengiriman barang yang telah dikemas ke RO. agen atau outlet. waktu penerimaan dan pengiriman maksimal barang ke outlet- outlet. 8. 10 . pendistribusian produk jadi. Depertemen ini terbagi menjadi beberapa sub bagian.

loker. kebersihan serta fasilitas karyawan seperti baju kerja. Technician Assistant Manager Technician assistant manager bagian ini bertanggung jawab terhadap pengaturan. b. telepon. pengawasan dan perbaikan mesin dan peralatan yang digunakan oleh PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. air. HRD Head HRD head bertugas mengatur prihal penerimaan karyawan dan pemenuhan kebutuhan jumlah karyawan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk.10. taman. fasilitas karyawan dalam bentuk uang serta bertugas untuk menjalankan fungsi sosial perusahaan seperti acara kunjungan pihak luar (masyarakat umum) dan penerimaan praktek lapang atau magang. General Manager Plant Departemen ini bertanggung jawab terhadap kegiatan operasional produksi roti. Departemen ini terbagi menjadi dua sub bagian. yaitu : a. 11 . yaitu : a. kantin. dan lain-lain. Human Resources and Development-General Affair (HRD-GA) Manager Departemen ini bertanggung jawab terhadap hal yang berhubungan dengan hak dan kewajiban sumber daya manusia dalam PT Nippon Indosari Corpindo Tbk serta kegiatan operasional perusahaan secara umum. mengatur hak dan kewajiban karyawan. Production Assistant Manager Production assistant manager bertanggung jawab terhadap semua hal yang terkait produksi dari tahap pencampuran hingga pengemasan. 11. yaitu serah terima bahan baku dari gudang bahan baku hingga pengemasan barang jadi serta pengawasan serah terima barang jadi kepada bagian finished goods. General Affair (GA) General affair bertanggung jawab terhadap operasional perusahaan non produksi secara umum seperti pembayaran listrik. b. Departemen ini terbagi menjadi dua sub bagian.

divisi Plant. Berikut ini merupakan penjelasan singkat mengenai struktur organisasi PT Nippon Indosari Corpindo Tbk beserta tugas dan tanggung jawab masing-masing divisi. direktur. 12 . divisi Sales and Marketing. Metode kedua untuk memperoleh data tentang kepemimpinan perusahaan Sari Roti adalah menggunakan metode wawancara. BAB VI PENUTUP 6. permasalahan urusan pekerjaan dan ditunjang dengan jiwa disiplin di dalam urusan pekerjaan perusahaan apapun. divisi Human Resourches and Development (HRD). Untuk memperoleh data dari kepemimpinan di perusahaan ini. kami menggunakan beberapa metode yatu. Divisi- divisi tersebut yaitu divisi Product Development and Quality Assurance (PDQA). Para pemimpin di dalam perusahaan Sari roti memberdayakan para karyawan sesuai dengan sesuai dengan standar operasional prosedur perusahaan agar memberikan kinerja yang baik dan optimal dengan tetap mengedepankan kepuasan pelanggan. dan divisi Supply ChainManagement (SCM).1 Kesimpulan Struktur organisasi di PT Nippon Indosari Corpindo Tbk dipimpin oleh seorang presiden direktur. direktur operasional yang membawahi berbagai divisi yang dipimpin oleh seorang manager yang dibantu oleh supervisor. Metode pertama untuk memperoleh data tentang kepemimpinan perusahaan sari roti adalah dengan menggunakan metode studi literatur. Pemimpin di Perusahaan Sari Roti menggunakan prinsip keterbukaan terhadap karyawan dalam segi tukar pendapat. Pada dasarnya peraturan yang telah dibuat perusahaan wajib ditaati dan dilaksanakan bagi seluruh SDM perusahaan yang ada. divisi Finance and Accounting. Penulis mewawancarai salah satu karyawan perusahaan Sari Roti yang bernama Bapak Adit dari bagian marketing.