You are on page 1of 2

HASIL DISKUSI KASUS

WAKTU : 31 OKTOBER 2013
TEMPAT : RUANG DOKTER
TOPIK : DRUG INDUCED HEPATITIS
PESERTA :
1. Dr. Yun Amril, Sp.P 5. Dr. Desmawati Lubis
2. Dr. H. Nisa R.N (PPDS) 6. Dr. Lily Amirullah
3. Dr. Isnani Alimah 7. Dr. Djiwa Margono
4. Dr. Ernawati Arta Tiolina

1. Tata Laksana
a. Klinis (+), Ikterus (+), Mual / Muntah (+) STOP OAT
b. Klinis (-), tetapi pada Hasil Pemeriksaan Laboratorim terdapat :
- Bilirubin > 2 STOP OAT
- Peningkatan nilai SGOT/SGPT ≥ 5x nilai normal STOP OAT
- Peningkatan nilai SGOT/SGPT ≥ 3x dengan Mual/Muntah STOP OAT
- Peningkatan nilai SGOT/SGPT ≥ 3x tanpa Mual/Muntah AWASI OAT

2. Bila OS datang dengan keluhan mual/muntah dan setelah diperiksa SGOT/SGPT nilainya dalam
batas normal, maka :
- Berikan OAT dosis penuh selama 3 hari
- Pada kunjungan berikutnya setelah meminum OAT dosis penuh selama 3 hari periksa ulang
SGOT/SGPT
- Bila nilai SGOT/SGPT dalam batas normal, OAT dosis penuh dapat diteruskan dengan
mempertimbangkan Gastropati karena OAT.
- Bila nilai SGOT/SGPT meningkat ≥ 3x, STOP OAT dan mulai Desensitisasi OAT setelah
LFT normal.
( Saran TS Dr. Nieke Dewi R.K, Sp.PD )
3. Desensitisasi OAT
a. Lakukan TANPA HEPATOPROTEKTOR
b. Berikan OAT satu demi satu
c. Periksa nilai SGOT/SGPT setiap selesai satu obat.

- Hari 1 = Isoniazid 100 mg
- Hari 2 = Isoniazid 200 mg
- Hari 3 = Isoniazid 300 mg
- Hari 4 = Rifampisin 150 mg ( Periksa SGOT/SGPT sebelum mulai Rifampisin )
- Hari 5 = Rifampisin 300 mg
- Hari 6 = Rifampisin 450 mg
- Hari 7 = Ethambutol 500 mg ( Periksa SGOT/SGPT sebelum mulai Ethambutol )
- Hari 8 = Ethambutol 1000 mg
- Hari 9 = Ethambutol 1500 mg
- Hari 10= Pyrazinamid 250 mg ( Periksa SGOT/SGPT sebelum mulai Pyrazinamid )
- Hari 11= Pyrazinamid 500 mg
- Hari 12= Pyrazinamid 750 mg
- Hari 13= Periksa SGOT/SGPT, bila nilai dalam batas normal mulai TMT OAT dosis penuh

4. Dalam menentukan diagnosis TB, tentukan :
a. PARU atau EXTRA PARU atau KEDUANYA
b. KASUS BARU atau KAMBUH atau DEFAULT atau GAGAL

Rentang Dosis OAT : 1 Rifampisin 8 – 12 mg/KgBB 2 Isoniazid 4–6 mg/KgBB 3 Ethambutol 15 – 20 mg/KgBB 4 Pyrazinamid 20 – 30 mg/KgBB 5 Streptomisin 15 . BTA Sputum S-P-S. Rontgen Torak c.5. maka : a. Mulai pengobatan TB bila TS sudah yakin OS perlu pengobatan. Pastikan data hasil Kultur adalah milik OS yang bersangkutan b. Evaluasi ulang Klinis. 6. Bila OS datang dengan hasil Kultur (+).18 mg/KgBB .