You are on page 1of 24

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny.

DC
DENGAN PENYAKIT KANKER OVARIUM
DI RUANG CEMPAKA TIMUR RSUP SANGLAH DENPASAR
TANGGAL 12-13 MEI 2014

I. PENGKAJIAN
Pengkajian dilakukan pada tanggal 12 Mei 2014 pukul 10.00 Wita di ruang
Cempaka Timur RSUP Sanglah Denpasar. Pasien masuk rumah sakit pada
tanggal 10 Mei 2014. Dengan sumber data dari pasien, keluarga pasien dan
catatan medis. No. CM : 14011892 dengan teknik wawancara, observasi,
pemeriksaan fisik.

A. IDENTITAS PASIEN PENANGGUNG/ SUAMI


Nama : “DC” Nama : “DA"
Umur : 56 Tahun Umur : 43 Tahun
Pendidikan : SD Pendidikan : SD
Pekerjaan : Petani Pekerjaan : Wiraswasta
Status perkawinan : Belum Menikah
Agama : Hindu
Suku : Bali
Alamat : Br. Getakan, Banjarangkan Klungkung
No. CM : 14011892
Tangal MRS : 10 Mei 2014
Tanggal Pengkajian : 12 Mei 2014
Sumber informasi : Pasien, keluarga, dan catatan medik
Sumber Biaya : JKBM
B. ALASAN DIRAWAT
1. Alasan MRS
Pasien datang dengan keluhan badannya terasa lemas dan pasien rencana
pengobatan kemoterapi yang ke tiga kali.
2. Keluhan saat dikaji
Pada saat pengkajian pasien mengeluh badannya terasa lemas dan pasien
merasa cemas tentang penyakitnya.

C. RIWAYAT OBSTERTRI DAN GINEKOLOGI


a. Riwayat Menstruasi :
 Menarche : Umur 15 tahun, Siklus teratur
 Banyaknya : 50-60 cc, Lamanya: 4-5 hari
 Keluhan : Tidak ada keluhan
 HPHT :-
b. Riwayat Pernikahan :
 Menikah :- Lama: -
c. Riwayat kelahiran, persalinan, nifas yang lalu : -
d. Riwayat Keluarga Berencana :
 Akseptor KB : jenis : - Lama : -
 Masalah :-
 Rencana KB :-

D. POLA KEBUTUHAN BIO PSIKO SOSIAL SPIRITUAL


1. Bernafas
 Sebelum sakit
Keluarga pasien mengatakan, pasien tidak pernah mengalami
gangguan dalam bernafas.
 Setelah sakit
Saat pengkajian pasien mengatakan tidak mengalami gangguan
dalam berafas, tidak sesak dan batuk.
2. Makan dan minum
 Sebelum sakit
Makan : Sebelum dirawat dirumah sakit, biasanya pasien
makan 3 kali sehari.
Minum : Sebelum masuk rumah sakit, pasien mengatakan
minum 8 gelas air per hari (±1600cc) setiap hari.
 Setelah sakit
Makan : Saat pengkajian keluarga pasien mengatakan pasien dapat
menghabiskan 1 porsi makanan yang telah disediakan.
Minum : Saat pengkajian keluarga pasien mengatakan pasien hanya
minum air putih ± 6 gelas air per hari (1200cc).
3. Eliminasi
 Sebelum sakit
BAB : Sebelum masuk rumah sakit, keluarga pasien mengatakan
pasien biasanya BAB 1 kali sehari tanpa dibantu keluarganya.
Dengan konsistensi feses lembek, berwarna kekuningan.
BAK : Sebelum masuk rumah sakit keluarga pasien mengatakan
biasanya BAK ± 3-5 x/ hari, dengan warna kencing kekuningan.
 Setelah sakit
BAB : Saat pengkajian, pasien mengatakan pasien baru BAB 1x
pada pagi hari. Dengan konsistensi feses lembek dan berwarna
kekuningan.
BAK :Saat pengkajian, keluarga pasien mengatakan pasien sudah
kencing warna urin kekuningan.
4. Gerak aktivitas
 Sebelum sakit
Sebelum masuk rumah sakit, keluarga pasien mengatakan pasien
bisa melakukan aktivitasnya seperti bertani ke sawah.
 Setelah sakit
Saat pengkajian, pasien mengatakan pasien tidak bisa beraktivitas
seperti biasa karena tubuhnya merasa lemas, pasien hanya berbaring
di tempat tidur.
5. Istirahat tidur
 Sebelum sakit
Sebelum masuk rumah sakit, pasien mengatakan pasien biasanya
tidur pukul 20.00 WITA dan tidurnya nyenyak.
 Setelah sakit
Pada saat pengkajian, pasien mengatakan tidak pernah mengalami
gangguan istirahat tidur(terbangun saat tidur atau tidurnya gelisah),
pasien dapat tidur dengan nyenyak. Pasien tidur 6-8 jam.
6. Pengaturan suhu tubuh
Saat pengkajian suhu tubuh pasien 360C.
7. Kebersihan diri
 Sebelum sakit
Sebelum masuk rumah sakit, pasien mengatakan pasien biasanya
mandi 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore. Menggosok gigi 1 kali
sehari.
 Setelah sakit
Setelah masuk rumah sakit dan dirawat dirumah sakit , pasien biasa
mandi 2 kali sehari pada pagi dan sore, hanya di lap saja karena
pasien merasa lemas.
8. Rasa nyaman
 Sebelum sakit
Sebelum sakit pasien selalu merasa nyaman.
 Setelah sakit
Selama dirawat di Rumah Sakit pasien merasa tidak nyaman dengan
perubahan citra diri dan harga diri yang terjadi dari efek kemoterapy
yang membuat perubahan penampilannya seperti, rambutnya rontok.
9. Rasa aman
 Sebelum sakit
Pasien selalu merasa aman dan tidak ada rasa cemas.
 Setelah sakit
Pasien merasa cemas terhadap penyakit yang dideritanya. Karena
pasien sudah dirawat selama 4 hari di RS dan masih menunggu
rencana kemoterapy yang ke 3, namun keluarga pasien yakin akan
kesembuhan pasien setelah diberikan asuhan keperawatan.
10. Interaksi sosial
 Sebelum sakit
Pasien mengatakan sebelum sakit pasien tidak mengalami gangguan
dalam berkomunikasi.
 Setelah sakit
Setelah pasien sakit, pasien mengatakan pasien mengalami dapat
berinteraksi social dengan pasien lain, keluarga maupun perawat.
11. Pengetahuan
Pasien dan keluarganya kurang mengetahui penyebab penyakitnya
sehingga sering bertanya terhadap perawat dan dokter.
12. Prestasi
Pasien dulu hanya tamat SD, sebelum sakit pasien biasa pergi ke
sawah sebagai petani.
13. Rekreasi
Sebelum masuk rumah sakit pasien mengatakan biasa menonton
televisi dirumah bersama anggota keluarga yang lain. Namun, sejak
di rumah sakit pasien hanya berbaring di tempat tidur dan mengobrol
dengan adiknya.
14. Spiritual / Pola Ibadah
Pasien dan keluarganya beragama Hindu. Sebelum masuk rumah
sakit pasien rajin sembahyang . Setelah masuk rumah sakit dan
dirawat pasien hanya berdoa di tempat tidur dan keluarganya biasa
mebanten di Rumah Sakit.

E. PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan umum
- GCS : Eye 4 Verbal 5 Motorik 6
- Tingkat kesadaran : Compos mentis
- Tanda-tanda fital : TD : 110/70 mmhg N : 80x/mnt RR : 20x/mnt
T : 360C
- BB : 46 Kg : TB : 145 Cm, LILA : 14 Cm
Head to toe
1. Kepala Wajah
 Inspeksi : Bentuk simetris, tidak ada lesi, penyebaran rambut tidak rata
(rontok), wajah pasien tampak pucat
 Palpasi : tidak ada benjolan atau massa, nyeri tekan (-)
2. Leher
 Inspeksi : Bentuk simetris
 Palpasi : Pembesaran kelenjar tiroid(-), Pembendungan vena jugularis (-)
3. Dada
 Inspeksi : Bentuk simetris, tidak ada bentuk kelainan pada tulang dada
dan rusuk
 Palpasi : nyeri tekan (-)
 Perkusi : tidak ada cairan di paru-paru
 Auskultasi : S1S2 reguler tunggal, Ronchi (-), wheezing (-), vesikuler (-)
4. Abdomen
 Inspeksi : Bentuk simetris, ada bekas operasi
 Auskultasi : Bising usus normal
 Perkusi : tidak ada pembesaran hepar
 Palpasi : Nyeri tekan (-), tidak ada massa
5. Genetalia
 Kebersihan : Cukup bersih, edema (-), kemerahan (-)
 keputihan : Keputihan (-)
6. Perineum dan anus
 Perineum : Lubang (+), kebersihan cukup
 Hemoroid : Hemoroid (-)
7. Ekstremitas :
 Atas
Oedema : oedema (-)
Varises : Varises (-)
CRT : kurang dari dua detik
 Bawah
Oedema : Oedema (-)
Varises : Varises (-)
CRT : kurang dari dua detik
Pemeriksaan Reflek : normal

F. DATA PENUNJANG
 Pemeriksaan Laboratorium
Hasil pemeriksaan DL pada tanggal 10 Mei 2014, Pukul; 17.22 wita
DATA HASIL SATUAN NORMAL
WBC 6.23 10^3/Ul 3.6-11.0
NEU 2.37 % 2.50-7.50
LYM 2.30 10^3/uL 1.0-4.0
MONO 0.35 % 1.0-1.20
EOS 0.128 % 1.0-3.0
BASO 0.79 % 0.0-1.0
RBC 3.55 10^6/uL 4.40-5.90
HGB 9.72 9/dL 13.2-17.3
HCT 30.1 % 40.0-52.0
MCV 85.0 fL 84.0-96.0
MCH 27.4 pg 28.0-36.0
MCHC 32.2 g/dL 32.0-36.0
RDW 15.1 fL 11.5-14.5
PLT 184 10^3/uL 150-440
MPV 5.24 fL 9.0-13.00

Hasil pemeriksaan lab pada tanggal 10 Mei 2014, pukul 12.00 wita
Kimia Klinik Hasil satuan Nilai Ket
Rujukan
SGOT 20 u/l 11-27 Normal
SGPT 11 u/l 11-34 Normal
Albumin 3.7 g/dl 3.8-5.0 Rendah
BS acak / 89 Mg/dl 70.00-140.00 Normal
Glukosa acak
BUN 16 Mg/dl 8.00-23.00 Normal
Creatinin 1 Mg/dl 0.50-0.90 Tinggi
Uric Acid 5.1 Mg/dl 2.00-5.70 Normal
Natrium 129 Mmol/L 136-145 Rendah
Kalium 3.8 Mmol/L 3.50-5.10 Normal
 Pemeriksaan radiologik :-

G. DIAGNOSA MEDIS
Kanker ovarium incomplete staging, paska kemoterapy plaxus carboplatin seri
ke II

H. PENGOBATAN
Rencana kemoterapi ke III
Premedikasi : Transfusi PRC sampai dengan HB lebih dari 10 gr% atau sama
dengan 10gr%, Transfusi Tc sampain dengan PLT lebih dari atau sama
dengan 100.000, kemoterapi paxer carbopastin ke III, Infus (IVFD) NaCl 0,9
% 20tpm
Terapi obat oral :
 Sulfat fecosus 2x30mg
 Vit. C 1x100mg

II. ANALISA DATA


NO DATA ETIOLOGI MASALAH
1. DS : Pasien merasa cemas Ca. Ovarium Ansietas
dengan kondisinya
sekarang apalagi Terapi atau pengobatan
akan menjalankan
kemoterapi Kemoterapi
DO : pasien tampak
gelisah. Efek samping yang
ditimbulkan

Ansietas
2. DS : “pasien merasa malu Ca. Ovarium Perubahan citra
dan tidak nyaman tubuh dan harga
dengan perubahan Terapi atau pengobatan diri
penampilannya
karena efek Kemoterapi
kemoterapy”
DO: pasien tampak pucat Efek samping yang
dan lemas
ditimbulkan
Rambut pasien
tampak menipis dan
Perubahan citra tubuh dan
rontok.
harga diri
Kulit pasien tampak
kering
3. DS : “pasien mengatakan Ca Ovarium Risiko infeksi
merasa badannya
lemas dan mudah produksi Hb menurun
lelah”
DO : pasien tampak lemas pasien akan kelemahan atau
dan pucat lemas
Hb : 10 g/dL

imunitas menurun

Risiko infeksi
4. DS : “Pasien mengatakan Ca Ovarium Kurangnya
kurang mengerti Pengetahuan
tentang penyakit fase pengobatan ini
yang ia derita.” menimbulkan stress
DO : Pasien tampak psikologik berlebihan
kebingungan dan
terus bertanya kurangnya pengetahuannya
tentang penyakitnya.

Diagnosa keperawatan berdasarkan prioritas :


1. Ansietas berhubungan dengan proses pengobatan ditandai dengan pasien
cemas dengan kondisinya sekarang dan dengan pengobatan kemoterapi
yang akan dijalaninya pasien tampak gelisah.
2. Perubahan citra tubuh dan harga diri berhubungan dengan perubahan
dalam penampilan fisik ditandai dengan pasien tampak lemas, rambut
pasien menipis dan rontok. Kulit pasien tampak kering.
3. Risiko infeksi berhubungan dengan penurunan Hb yang ditandai dengan
pasien merasa lemas, tampak pucat dan Hb 10 g/dL
4. Kurang pengetahuan berhubungan dengan kondisi, prognosis dan
pengobatan ditandai dengan tampak kebingungan dan terus bertanya
mengai pengobatan kemoterapynya.

III. RENCANA KEPERAWATAN


No Hari ,Tgl No. Rencana Keperawatan
/ jam Dx Tujuan Intervensi Rasional
1 Senin, 12 1 Setelah diberikan 1. Pantau KU 1. untuk mengetahui
Mei 2014 asuhan keperawatan pasien keadaan umum pasien
Pukul selama 1x24 jam
10.00 diharapkan pasien 2. Pantau TTV 2. Untuk mengetahui
wita tidak mengalami pasien keadaan umum pasien
cemas dengan criteria sehingga dapat
hasil : mengetahui tindakan
1. pasien tidak selanjutnya yang akan
mengeluh cemas dilakukan
2. ekspresi wajah 3.Mengetahui
tampak tenang 3. Bantu pasien penyebab pasien
untuk merasa cemas
mengungkapkan
perasaan
cemasnya
4. Dengarkan 4. Agar pasien merasa
dengan penuh dihargai dan didengar
perhatian
5. Memberikan 5. Agar pasien
KIE kepada mengerti tentang
pasien tentang penyakitnya sehingga
penyakit yang bisa mengurangi
dialami dan kecemasan
tentang
kemoterapi yang
akan dia jalani

2. Senin, 12 2 Setelah diberikan


1. kaji perasaan
1. mengetahui respon
Mei 2014 asuhan keperawatan
pasien tentang
pasien dalam
Pukul selama 1x24 jam
citra tubuh dan
penegakan
10.00 diharapkan pasien
tingkat harga
diagnosa.
wita dapat memperbaiki
diri
persepsi citra tubuh
2. Berikan
2. Mempertahankan
dan harga diri dengan
dorongan
atau membuka garis
kriteria hasil :
untuk
komunikasi
1. pasien menerima keikutsertaan
status kesehatannya kontinyu dalam
2. pasien menerapkaan aktifitas dan
koping individu yang pembuatan
adaptif keputusan
3. Berikan 3. menjelaskan
dorongan pada keadaan yang
klien dan terjadi dan memberi
pasangannya pengertian kepada
untuk saling pasangan serta
berbagi mendiskusikan
kekhawatiran dalam pemenuhan
tentang kebutuhan seksual
perubahan
fungsi seksual
dan menggali
alternatif untuk
ekspresi
seksual yang
lazim

3. Senin, 12 3 Setelah diberikan 1. KIE prosedur


1. melindungi pasien
Mei 2014 asuhan keperawatan mencuci
dari sumber-sumber
Pukul selama 1x24 jam tangan yang
infeksi seperti pada
10.00 diharapkan pasien baik dengan
ISK.
wita Tidak terjadi infeksi staf dan
dengan kriteria hasil : pengunjung,
1. Pasien akan tempatkan
mengidentifikasi dan pasien isolasi
berparsipasi dalam sesuai indikasi.
intervensi untuk 2. Tekankan 2. Membantu
mencegah/ hygiene mengurangi
mengurangi resiko personal terjadiya infeksi
infeksi
2. Pasien tetap tidak 3. Pantau TTV 3. Perubahan tanda
demam atau tidak vital ( suhu )
menunjukkan tanda merupakan indikasi
infeksi dan mencapai terjadinya infeksi
pemulihan tepat pada
waktunya

Setelah diberikan 1. Meningkatkan


4. Senin, 12 4 1. Kaji informasi
asuhan keperawatan pemahaman
Mei 2014 tentang
selama 1x24 jam perawat tentang
Pukul kondisi
diharapkan Pasien kondisi pasien
10.00 individu,
mengetahui tentang
wita prognosis dan 2. Memberikan
kondisi dan prognosis informasi kepada
pengobatan
tentang penyakitnya klien tentang
2. Beritahu klien
dengan kriteria hasil : penyakitnya
tentang
1. Pasien terlihat
perjalanan
tenang penyakitnya
2. Pasien mengerti serta
tentang kondisinya pengobatan
yang akan
dilalukan
IV. IMPLEMENTASI
Hari, No. Implementasi Evaluasi Proses Paraf/
Tgl/Jam Dx Nama
Senin, 12 3 Melakukan perbed, Pasien mengucapkan terima
Mei 2014 mengatur pencahayaan kasih dan ia merasa lebih
Pukul : ruangan nyaman
08.30 Wita

1 Membantu pasien untuk Pasien mengatakan bahwa ia


mengungkapkan merasa cemas melakukan
perasaan cemasnya kemoterapi karena efek
samping yang ditimbulkan

Pukul : Memantau tanda-tanda TD : 110/70mmHg,


1,2,3
08.45 wita vital pasien dan keadaan N : 80x/mnt,
umum pasien RR : 20x/mnt,
S : 36oC,
pasien mengatakan tidak
mual dan muntah, serta
pasien masih merasa lemas

Pukul : Mengkaji perasaan Pasien mengatakan


2
pasien tentang citra tubuh perasaannya mengenai citra
09.00 wita
dan tingkat harga diri tubuhnya, karena efek dari
kemoterapi yang membuat
rambutnya rontok dan pasien
menjadi malu dengan
keadaannya.
Pukul :
10.00 wita 3 Melakukan tindakan Pasien kooperatif dan mau
delegasi pemberian obat mengikuti perintah perawat
Sulfat fecosus 30mg dan
Vit. C 100mg

Pukul : 3 Memberikan KIE kepada Pasien kooperatif dan mau


11.00 wita pasien tentang mencuci melakukan instruksi dari
tangan dan personal perawat
hygine untuk mencegah
infeksi

Pukul : 4 Memberikan KIE kepada Pasien mendengarkan


pasien tentang pengaruh dengan saksama informasi
11.30 wita
obat kemoterapi yang diberikan.

Memberikan makanan Pasien mampu


Pukul : 1
dan minuman kepada menghabiskan 1 porsi
12.00 wita
pasien makanan yang diberikan dan
satu gelas air mineral

Pukul : 3
Menganjurkan pasien Pasien kooperatif dan
13.00 wita
untuk makan-makanan mendengarkan dengan baik
bergizi untuk menambah dan mau melaksanakan
tenaga pasien agar tidak instruksi perawat.
lemas dan melakukan
kolaborasi dalam
pemberian suplemen
makanan
Pukul : 2 Menganjurkan pasien Pasien kooperatif dan mau
14.30 wita untuk istirahat yang melaksanakan instruksi
cukup perawat

Pukul : 1
15.00 wita Membantu pasien untuk
mengungkapkan Pasien mengatakan bahwa ia
perasaan cemasnya merasa cemas melakukan
kemoterapi karena efek
samping yang ditimbulkan
Pukul : 1,2,3
16.00 wita Memantau tanda-tanda
vital pasien dan keadaan TD : 110/70, N : 80x/mnt,
umum pasien RR : 20x/mnt, S : 36oC,
pasien mengatakan tidak
mual dan muntah, serta
pasien masih merasa lemas
3
Melakukan tindakan
delegasi pemberian obat Pasien kooperatif dan mau
Sulfat fecosus 30mg melakukan instruksi dari
perawat, obat masuk.
Pukul : 2
Mengkaji perasaan
19.00 wita
pasien tentang citra tubuh Pasien mengatakan
dan tingkat harga diri perasaannya mengenai citra
tubuhnya, dan merasa malu
dengan efek yang
ditimbulkan dari proses
pengobatan kemoterpi sudah
Pukul : selesai
20.00 wita 3
Memberikan KIE kepada Pasien kooperatif dan mau
pasien tentang mencuci mengikuti perintah perawat
tangan dan personal
hygine untuk mencegah

2 infeksi

Berikan dorongan dan Pasien tampak kooperatif


motivasi pada pasien dan mendengarkan dengan
tentang pengobatan baik dan mengucapkan
kemoterpy yang ia jalani terimaksih sudah
memberinya support
Pukul 4
21.00 wita
Memberikan KIE kepada Pasien mendengarkan
pasien tentang pengaruh dengan saksama informasi
obat kemoterapi yang diberikan.
Pukul : 1
22.00 wita
Menganjurkan pasien Pasien kooperatif dan
untuk istirahat yang mendengarkan dengan baik
cukup dan mau melaksanakan
instruksi perawat.
4

Mengevaluasi informasi Pasien kooperatif, Pasien


mengenai penyakit yang sudah mengerti dengan terapi
diderita pasien yang akan ia jalani, Pasien
tampak tenang
Selasa, 13
Mei 2014
Pukul : 1
08.00 wita
Mengobservasi KU Pasien tampak tenang, pasien
2 pasien masih merasa lemas

Mengkaji perasaan Pasien mengatakan


pasien tentang citra tubuh perasaannya hari ini lebih
dan tingkat harga diri tenang dan sudah bisa

Pukul : menerima efek dari obat


kemoterapi.
08.10 wita 3

Merapikan tempat tidur Pasien kooperatif dan mau

Pukul : pasien agar pasien mengikuti instruksi perawat

10.00 wita 1,2,3 merasa nyaman

Memantau TTV pasien TD : 110/70mmHg,


N : 80x/mnt,
R : 20x/mnt,
Pukul :
S : 36 oC
11.00 wita 3

Melakukan tindakan Pasien kooperatif dan mau


delegasi pemberian obat mengikuti perintah perawat
Sulfat fecosus 30mg dan
untuk meminum obatnya
Pukul : Vit. C 100mg

12.00 wita 1

Membantu pasien untuk Pasien mengatakan bahwa ia


mengungkapkan merasa cemas mengenai
perasaan cemasnya pengobatan kemoterapynya
yang selam 4 hari menunggu
Pukul :
jadwal kemoterapy
13.00 wita 4
Pasien kooperatif dan mau
Memberikan KIE kepada mendengarkan instruksi
Pukul : pasien pentingnya perawat
14.00 wita 2 istirahat agar tidak lemas
Pasien tampak kooperatif
Berikan dorongan dan dan mendengarkan dengan
motivasi pada pasien baik dan mengucapkan
tentang pengobatan terimaksih sudah
kemoterpy yang ia jalani memberinya support
Pukul :
14.30 wita 4
Pasien kooperatif, Pasien
Mengevaluasi informasi sudah mengerti dengan terapi
mengenai penyakit yang yang akan ia jalani, Pasien
diderita pasien tampak tenang.
Pukul : 3
15.00 wita
Pasien kooperatif dan mau

Menganjurkan pasien melakukan intruksi perawat


untuk mencuci tangan dan pasien mengatakan

sebelum dan sesudah merasa lebih nyaman


makan dan menjaga
kebersihannya (personal
Pukul :
hygine) untuk mencegah
15.30 wita 1
terjadinya infeksi
Pasien mengatakan bahwa ia
Membantu pasien untuk merasa cemas melakukan
mengungkapkan kemoterapi karena efek
Pukul : perasaan cemasnya samping yang ditimbulkan
16.00 wita 1,2,3

TD : 110/70, N : 80x/mnt,
Memantau tanda-tanda RR : 20x/mnt, S : 36oC,
vital pasien dan keadaan pasien mengatakan tidak
umum pasien mual dan muntah, serta

3 pasien masih merasa lemas

Pasien kooperatif dan mau


Melakukan tindakan melakukan instruksi dari

Pukul : 2 delegasi pemberian obat perawat, obat masuk.

19.00 wita Sulfat fecosus 30mg


Pasien mengatakan
Mengkaji perasaan perasaannya mengenai citra
pasien tentang citra tubuh tubuhnya, dan merasa malu
dan tingkat harga diri dengan efek yang
ditimbulkan dari proses
pengobatan kemoterpi sudah
Pukul :
selesai
20.00 wita 3

Pasien kooperatif dan mau


mengikuti perintah perawat
Memberikan KIE kepada
pasien tentang mencuci
tangan dan personal
hygine untuk mencegah
2
infeksi
Pasien tampak kooperatif

Berikan dorongan dan dan mendengarkan dengan


motivasi pada pasien baik dan mengucapkan

tentang pengobatan terimaksih sudah


Pukul
kemoterpy yang ia jalani memberinya support
21.00 wita 4
Pasien mendengarkan
Memberikan KIE kepada dengan saksama informasi
Pukul : 1 pasien tentang pengaruh yang diberikan.
22.00 wita obat kemoterapi
Pasien kooperatif dan
Menganjurkan pasien mendengarkan dengan baik
untuk istirahat yang dan mau melaksanakan
cukup instruksi perawat.
4

Pasien kooperatif, Pasien


Mengevaluasi informasi sudah mengerti dengan terapi
mengenai penyakit yang yang akan ia jalani, Pasien
diderita pasien tampak tenang
V. EVALUASI
NO. Hari, Tgl/Jam No Evaluasi Hasil
Dx
1. Selasa, 13 1 S : Pasien mengatakan masih merasa cemas mengenai pengobatan
Mei 2014 kemoterapynya yang masih menuggu jadwal kemoterapy.
Pukul 15.00 O : Pasien tampak hanya tertidur saja, wajah pasien tampak
wita gelisah
A : Masalah Belum teratasi
P : Lanjutkan Intervensi 3,4,5

Selasa, 13 2 S : Pasien mengatakan sudaah bisa menerima persepsi citra tubuh


Mei 2014 dan harga diri dari efek yang ditimbulkan sejak mengikuti
Pukul 15.00 pengobatan kemoterapy
wita O : Pasien tampak tenang dan bisa menerima keadaannya
A : Masalah teratasi
P : pertahankan intervensi

Selasa, 13 S : Pasien mengatakan sudah bisa melakukan pencegahan risiko


3
Mei 2014 infeksi seperti menjaga kebersihan diri serta lingkungannya.
Pukul 15.00 O : Pasien tampak segar dan tidak pucat
wita A : Masalah teratasi
P : pertahankan intervensi

Selasa, 13 S : Pasien mengatakan sudah mengerti dengan penyakitnya, dan


4
Mei 2014 efek samping dari kemoterapi
Pukul 15.00 O : Pasien tanpak tenang
wita
A : Masalah teratasi
P : Pertahankan kondisi pasien
Mengetahui Denpasar, 13 Mei 2014
Pembimbing Klinik/ CI Mahasiswa

Luh Eka Wintari, S.St Luh Desy Suandari


NIP: 19780925200512004 NIM: P07120012069

Mengetahui,
Pembimbing Akademik

I.G.A. Oka Mayuni, S.Pd., S.Kep


NIP: 195512121979062001