You are on page 1of 2

Ruang

Ruang menjadi satu konsep dalam inti geografi yang dapat dipandang sebagai pendekatan spasial-
korologikal untuk geografi. Ruang juga meendominasi geografi seetiap waktu, keetika analisis spasial
menjadi satu pendeskripsi untuk satu bentuk pekerjaan geografis. Pola spasial umunya menjadi titik
awal untuk kajian geografis yang dilacak melalui suatu proses perubahan secara spasial dan sistem
spasial. Menurut Martin Kent (dalam Clifford et.al, 2009)

Pengantar Geografi Syaiful Khafid

Analisa keruangan mempelajari perbedaan lokasi mengenai sifat sifat penting atau seri sifat sifat
penting. Ahli geografi akan bertanya fakyot-faktor apakah yang menguasai pola peenyebaran dan
bagaimanakah pola tersebut dapat diubah penyebaraanyan menjadi lebih efisien dan lebih wajar.
Dengan kata lain dapat diutarakan bahwa dalam analisa keruanga yang harus diperhatikan adalah
pertama, penyebaran penggunaan ruang yang teelah ada dan kedua penyediaan ruang yang akan
digunakan untuk pelbagi kegunaan yang dirancangkan.

Biddle dalam Khafid : mengembangkan konsep dasar yang mengambarkan


struktur disiplin geografi meliputi : (1) adanya lokasi fenomena pada ruang dan waktu
tertentu, (2) melalui observasi baik secara langsung maupun tidak langsung akan
mengasilkan fakta geografis, (3) digambarkan pada peta menunjukkan adanya
persebaran keeruangan, (4) pada skala tertentu diperoleh konsep atau pengertian
asosiasi spasial dan asosiasi regional maupun interaksi spasial dan interaksi regional
sampai pada pengertian region atau kawasan, dan (5) membantu pemahaman adanya
hubungan manusia dan permukaan bumi serta adanya interaksi regional dan diferensi
areal.

Sistem informasi geografis (SIG) atau lebih terkenal dengan istilah Geographical Information System
(SIG) didefinisikan sebagai suatu alat/media untuk memasukkan, menyimpan, mengambil,
memanipulasi, menganalisa dan menampilkan data-data beratribut Geografis (data geospasial) yang
berguna untuk mendukung proses pengambilan keputusan dalam pereencanaan dan manajemen
sumberdaya alam, lingkungan, transportasi, masalah kota dan admnistratif (Burrogh, 1986)dalam
sistem informasi geografis Dr Indarto S.T.P., DEA. Hal : 3

Lokasi

Lokasi menggambarkan posisi pada ruang tersebut (dapat ditentukan bujur dan lintangnya). Studi
lokasi adalah melihat kedekatan (atau jauhnya) satu kegiatan dengan kegiatan lain dan apa
dampaknya atas kegiatan masing-masing karena lokasi yang berdekatan dan berjauhan teersebut.
Teori lokasi adalah imu yang menyelidiki tata ruang (spatial order) kegiatan ekonomi, atau ilmu yang
mempelajari alokasi geografis dari sumber-sumber yang potensial, serta hubungannya dengan atau
pengaruhnya terhadap keberadaan berbagai macam/usaha kegiatan lain baik ekonomi maupun
sosial. (Hal 77)