You are on page 1of 1

Menurut saya adalah HAM tentang kebebasan berpendapat yang sering dilanggar atau

disimpangi.Karena sekarang hak untuk kebebasan berpendapat seseorang selalu dilanggar oleh
pemerintah atau kelompok individu.Seperti dalam pasal 28 yang berbunyi “kemerdekaan berserikat
dan berkumpul, mengeluarkan pikiran secara lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan
undang-undang”.

Kenapa menurut saya hak kebebasan berpendapat sering dilanggar, karena masih ada kelompok
individu atau organisasi yang membungkam orang yang mengungkapkan sesuatu entah itu
kebenaran ataupun kritikan. Tetapi walaupun ada undang-undang tentang kebebasan
berpendapat,orang yang berpendapatpun perlu menghormati hak-hak orang lain dan berpendapat
dengan sopan santun.

Setiap orang sangat menginginkan kebebasan. Bebas bersuara, bebas berbuat, bebas memiliki,
bebas berfikir, bebas memilih dan bebas sebebas bebasnya. Ini adalah hak asasi manusia, sebuah
hak yang dibawa sejak lahir. Atas dasar kebebasan inilah banyak kejadian atau peristiwa yang terjadi
diatas dunia ini. Kita lihat perilaku para pejabat karena kebebasan ini banyak yang terlibat korupsi.
Para artis karena kebebasan ini banyak yang membuat video porno. Para pakar hukum karena
kebebasan ini banyak yang melanggar hukum, bahkan ada yang bilang hukum di buat untuk
dilanggar.

Para pemuka agama karena kebebasan ini, yang sudah jelas hukumnya haram di buat samar-samar.
Para mahasiswa karena kebebasan ini menghujat kiri kanan tidak melihat dirinya seperti apa,
merusak aset negara, berkelahi antar kampus dan lainnya. Inilah kebebasan yang di pandang dari
nilai negatifnya.

Tetapi bagi orang-orang yang sadar akan kebebasan ini, mereka gunakan untuk ajang kreasi yang
bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara. Patuh dengan peraturan agama dan negara,
mempunya tata krama, selalu berfikir membangun dan memotivasi agar dunia menjadi aman dan
tenteram.

Jadi dapat dilihat bahwa kebebasan memiliki masing – masing makna tergantung dari setiap individu
yang memaknai. Apakah kebebasan yang menjadi kebablasan berpendapat yang akhirnya digunakan
untuk mengganggu ketertiban dan kenyamanan orang lain, ataukan kebebasan yang digunakan
dengan baik untuk saling memotivasi dan sekedar menceritakan pengalaman dan kisah hidupnya.