You are on page 1of 33

Laporan Revisi Praktikum

Topik Perancangan Sistem

“ Penerapan ERP pada Perusahaan Importir, Keagenan & Distribusi


Alat-alat Teknik dan Bangunan menggunakan InoERP ”

Dosen Pembimbing : Muhamad Firdaus, S.Kom., M.Kom.

Oleh :
Lely Suciyani 461304370
Ichsan Ahmad Tazidin 461304399
Conny Ahmad Syihab 461304434

FAKULTAS TEKNIK INFORMATIKA


UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 SURABAYA
2016/2017
BAB I
Pendahuluan

1.1. Latar Belakang

Alat teknik dan bangunan menjadi suatu komponen penting dalam suatu pembangunan dan
perusahaan yang membutuhkan alat teknik dan bangunan. Tidak hanya itu, untuk kalangan rumah
tangga juga membutuhkan. Contohnya perusahaan kontruksi, dalam hal pembangunan suatu gedung
atau bangunan apapun pasti memerlukan alat teknik dan bangunan.
Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan akan suatu alat teknik dan bangunan
semakin meningkat, tanpa adanya dua komponen tersebut maka suatu pekerjaan tidak dapat
dilakukan. Alat teknik dibagi menjadi beberapa macam kategori , seperti welding equipment, air
compressor, dan lain-lain. Seperti halnya alat bangunan juga mempunyai kategori yang beragam.
Adanya sistem informasi memudahkan semua orang untuk mengakses informasi yang di
perlukan. Sistem informasi penjualan menjadi peranan penting di era globalisasi saat ini. Seiring
dengan pesatnya perkembangan zaman, kebutuhan akan semakin meningkat.
Memiliki ragam dan merk yang banyak tentu setiap komponen memiliki kualitas sendiri-
sendiri, tergantung bahan produksi dan dari perusahaan mana barang tersebut diproduksi. Oleh sebab
itu, banyak perusahaan importir yang memegang berbagai merk sesuai dengan kualitas masing-
masing. Setiap alat memiliki fungsi dan peranan sendiri tergantung bidang yang membutuhkan,
seperti halnya rumah tangga hanya memerlukan produk home use yang termasuk kategori skala kecil.
Namun untuk perusahaan besar seperti pabrik atau perusahaan kontruksi memerlukan alat yang
masuk kategori skala besar.

1.2. Rumusan Masalah


Adapun Rumusan Masalah dalam penerapan ERP pada Perusahaan Importir, Keagenan &
Distribusi Alat-alat Teknik dan Bangunan ini, antara lain :
1. Bagaimana Konsep inoERP yang diimplementasikan pada Perusahaan Importir,
Keagenan & Distribusi Alat-alat Teknik dan Bangunan ?
2. Bagaimana Alur Perancangan dan Pembangunan Sistem Informasi untuk meningkatkan
penjualan pada Perusahaan Importir, Keagenan & Distribusi Alat-alat Teknik dan
Bangunan ?

1.3. Batasan
Batasan sistem dan teknologi yang digunakan untuk dapat menjawab permasalahan tersebut,
maka dalam perancangan ini akan dibatasi dalam ruang lingkup sebagai berikut :
1. Perancangan ini dibangun dengan menggunakan aplikasi Inoerp, dan database Sqlyog.
2. Perancangan ini dapat digunakan sebagai rencana untuk pembuatan aplikasi berbasis sistem
informasi di lingkungan Perusahaan Importir, Keagenan & Distribusi Alat-alat Teknik dan
Bangunan.
3. Aplikasi ini dapat di implementasikan sebagai acuan dalam mengetahui data
perusahaan maupun pegawai.

1.4. Maksud dan Tujuan

Adapun Maksud dan tujuan dalam penerapan ERP di Perusahaan Importir, Keagenan &
Distribusi Alat-alat Teknik dan Bangunan antara lain :
Maksud :
1. Menawarkan solusi untuk Implementasi inoERP di Perusahaan Importir, Keagenan & Distribusi
Alat-alat Teknik dan Bangunan.
2. Merencanakan pembangunan Sistem informasi untuk meningkatkan jumlah penjualan pada
Perusahaan Importir, Keagenan & Distribusi Alat-alat Teknik dan Bangunan.

Tujuan :
1. Memudahkan Manajeman dalam memberikan informasi yang lengkap dan detail kepada
pelanggan tentang produk yang ditawarkan Industri, sehingga pelanggan mendapatkan informasi
yang lengkap dan akurat mengenai hal tersebut.
2. Memudahkan Manajeman dalam melakukan proses pengelolaan transaksi yang terjadi di
Perusahaan Importir, Keagenan & Distribusi Alat-alat Teknik dan Bangunan sehingga selain
pelanggan dapat memesan barang secara Offline,dan pelanggan dapat memesan secara online
melalui internet
3. Memperluas pemasaran dan promosi dengan media online supaya menambah popularitas dari
Perusahaan Importir, Keagenan & Distribusi Alat-alat Teknik dan Bangunan tersebut.
BAB 2
Kajian Pustaka

2.1. Enterprise Resource Planning

Perencanaan sumber daya perusahaan atau Enterprise Resource Planning adalah sistem
informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan
mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi,
produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan (Wikipedia, 2010).

Gambar 1
Sumber: Thomas F. Wallace (2001)

- Sejarah Perkembangan Enterprise Resource Planning (ERP)


ERP berkembang dari manufacturing resouces planning (MRP II) dimana MRP II sendiri
adalah hasil evalusi dari material requirement planning (MRP) yang berkembang sebelumnya. Sistem
ERP secara modular biasanya menangani proses manufaktur, logistik, distribusi persediaan
(inventory), pengapalan, invoice dan akunting perusahaan. Ini berarti bahwa sistem ini nanti akan
membantu mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan, pengiriman, produksi, manajemen
persediaan, manajemen kualitas dan sumber daya manusia.

Enterprise Resource Planning (ERP) dan pendahulunya, Manufacturing Resource Planning


(MRP II), memungkinkan terjadinya kemajuan yang sangat besar dalam manajemen proses-proses
manufakturing. ERP juga salah satu faktor penyumbang pada performa ekonomi Amerika yang luar
biasa pada era 1990-an. Tidak diragukan bahwa ERP adalah tonggak sejarah dalam proses industri.

Berikut ini tahapan evolusi ERP :

 Tahap I : Material Requirement Planning (MRP) : Merupakan cikal bakal dari ERP, dengan
konsep perencanaan kebutuhan material.
 Tahap II: Close-Loop MRP : Merupakan sederetan fungsi dan tidak hanya terbatas pada MRP,
terdiri atas alat bantu penyelesaian masalah prioritas dan adanya rencana yang dapat diubah
atau diganti jika diperlukan.
 Tahap III: Manufakturing Resource Planning (MRP II) : Merupakan pengembangan dari
close-loop MRP yang ditambahkan 3 elemen yaitu: perencanaan penjualan dan operasi,
antarmuka keuangan dan simulasi analisis dari kebutuhan yang diperlukan
 Tahap IV: Enterprise Resource Planning : Merupakan perluasan dari MRP II yaitu perluasan
pada beberapa proses bisnis diantaranya integrasi keuangan, rantai pasok dan meliputi lintas
batas fungsi organisasi dan juga perusahaan dengan dilakukan secara mudah
 Tahap V: Extended ERP (ERP II) : Merupakan perkembangan dari ERP yang diluncurkan
tahun 2000, serta lebih konflek dari ERP sebelumnya.

- Konsep Dasar Enterprise Resource Planning (ERP)


Berikut ini adalah konsep dasar tentang Enterprise Resource Planning (ERP), antara lain:

 Perencanaan sumber daya perusahaan, atau sering disingkat ERP dari istilah bahasa
Inggrisnya, enterprise resource planning, adalah sistem informasi yang diperuntukkan bagi
perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan
proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di
perusahaan bersangkutan.
 ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan
publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berbeda dengan Front Office System
yang langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce, Customer
Relationship Management (CRM), e-Government dan lain-lain.

2.2. InoERP

InoERP adalah php open source berbasis aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP). ERP
adalah sebuah sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahaan manufaktur maupun jasa yang
berperan mengintegrasikan dan mengotomatisasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek
operasi, produksi maupun distribusi pada sebuah perusahaan. ERP juga merupakan perkembangan
dari Manufacturing Resource Planning (MRP) yang secara moledular dapat menangani proses
manufaktur, logistic, distribusi, persediaan (inventory), pengapalan, invoice dan akuntansi
perusahaan. Sehingga sistem ini dapat mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan, pengiriman,
produksi, manajemen persediaan, manajemen kualiatas dan sumber daya manusia.
Gambar 2
Modul inoERP

Modul-modul yang terdapat pada sistem inoERP :


1. Organization Structure : Flexible enterprise, legal org, business unit, inventory, store, sub
inventory & locator.
2. Finance : General Ledger, Accounts Payable, Accounts Receivable, Fixed Asset.
3. Inventory Management : Product maintenance, ABC Analysis, Cycle count, Inventory
Transactions, Inter Org Transfers, Sub Inventory Movements.
4. Sales & Distribution : Sales Order, Order Booking, Delivery management, Point Of Sales.
5. Purchasing: RFQ, Quotes, Standard & Blanket Purchases, Sourcing Rule, Approved Supplier
List.
6. Human Resources : Employee directory,Leaves management, Salary & Payroll, Approval
Hierarchy.
7. Planning : Forecast, MDS, MRP, Min Max, Multi-Bin Kanban.
8. Asset Maintenance: Asset Tracking, Maintenance Activity, Maintenance Schedule, Planning
& Maintenance Work Order, Cost Tracking.
9. eCommerce : Product, Cart, Paid Order,Auto Sales Order Creation, Payment Method such as
Paypal, COD.
10. Content Management : Blogs, Forums, Website management.
- Target Penggunaan InoERP
InoERP ditujukan kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki ambisi dan keinginan untuk
meningkatkan performansi dalam bidang manajemen. Sistem manajemen ini dapat membantu dan
mempermudah segala hal yang berkaitan dengan manajemen. InoERP tidak membatasi jenis, kategori
dan skalabilitas perusahaan-perusahaan yang akan menggunakannya karena Odoo dapat
diaplikasikan baik pada bidang, sektor maupun skala apapun.
- Mengapa Memilih InoERP ?
Berikut ada beberapa alasan mengapa kita dianjurkan untuk menggunakan Odoo dibandingkan
dengan Software Enterprise lainnya, yaitu:
1. Komprehensif
Memiliki banyak fungsi dengan lebih dari 1000 modul yang dapat digunakan untuk memenuhi
kebutuhan bisnis, serta dikembangkan dan didukung oleh komunitas.
2. Modular
Modulnya dapat digunakan sesuai kebutuhan
3. Update Teknologi
Didasarkan pada beberapa teknologi yang modern dan up-to-date.
4. Strategi Konsolidasi
Memungkinkan perusahaan untuk menyatukan proses bisnis dengan mudah dan efektif.
5. Customizable
Dapat di sesuaikan dengan kebutuhan bisnis perusahaan.
6. Tidak ada Lock-in
Dapat medownload perangakat lunak (versi lengkap) secara gratis, mengujinya dan
menggunakannya.

2.2.1. modul - modul yang dipilih


 E-Commerce (Lely Suciyani)
E – Commerce disebut juga dengan perdagangan elektronik yang aktivitasnya berkaitan dengan
pembelian, penjualan, pemasaran barang ataupun jasa dengan memanfaatkan sistem elektronik
seperti internet atau jaringan komputer. E- commerce juga melibatkan aktivitas yang berhubungan
dengan proses transaksi elektronik seperti transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik,
sistem pengolahan data inventory yang dilakukan dengan sistem komputer atau jaringan komputer
dan lain sebagainya.
Product Cart

Paid Order E-Commerce Setup

Product View Programs

Gambar 1.1
Deskripsi Sistem Modul E-Commerce

Gambar 1.2
Use Case
Gambar 1.3
Sequence Diagram

Gambar 1.4
Activity Diagram
Gambar 1.5
Class Diagram

1. Tabel admin

Field Name Data Type Field Size Description


ID_User Text 5 Primary Key
Username Text 10 Nama User
Password Text 5 Password User

2. Tabel Product

Field Name Data Type Field Size Description


Ec Product Text 15 Produk Detail

Inv Item Number Num 5 Nomor Nota

New Date to Date - Tanggal

Org Id Text 10 Foreign Key

Tax Code Id Text 10 Primary Key

Status Text 10 Status Barang


Product Name Text 12 Nama Produk

New Date from Date - Tanggal

Visibility Text 8 Produk

3. Tabel Cart

Field Name Data Type Field Size Description


Product Text 15 Nama Produk

Description Text 25 Deksripsi Produk

Quantity Num 5 Jumlah

Price Num - Harga

Sub Total Num - Total Harga

Discount Code Num 3 Diskon

Pin Code Num 10 Kode

Total Amount Num - Total Harga

4. Tabel Paid Order

Field Name Data Type Field Size Description


Total Amount Num -

User Id Text 5 Primary Key

Payment Methode Id Text 5 Primary Key

Service Provider Text 10

Email Text 15

Doc Currency Text -

Sp Transaction Id Text 5 Primary Key

Status Text 10
5. Tabel Sales Order

Field Name Data Type Field Size Description


Cut Off Date Date -

User Id Text 5 Username

Dynamic Criteria Text 10

6. Tabel Payment Methode

Field Name Data Type Field Size Description


Submit Button Name Text 10

Username Text 5

Doc Currency Num 10

Payment Methode Name Text 10

Type Text 10

Password Text 5

Status Text -

Display Name Text 5

Mode Text 5

Signature - -
Gambar 1.6
Relasi Tabel

Gambar 2
Dashboard Inoerp
Pada dashboard Inoerp ditampilkan 23 modul, diantaranya modul Inventory, modul Sales &
Distribution, modul Purchasing, modul Cost Mana, modul E-Commerce, dan lain lain. Setiap Modul
memiliki peran dan fungsi masing-masing. Setiap modul memiliki hubungan terkait, misalkan modul
inventory berhubungan dengan module-commerce.

Gambar 2.1
Tampilan Menu Modul E-Commerce

Pada menu modul E-Commerce terdapat beberapa pilihan yaitu Product, Product View, Cart,
Paid Order, Program, dan Setup. Pada menu Setup terpecah lagi menjadi 3 submenu yaitu Payment
Methode, Search Payment Methode, dan E-Comm Control.
Gambar 2.2
Tampilan Menu Product

Pada menu product terdapat beberapa kolom seperti Product Name, Dynamic Criteria, Order
by, Item Id M, dll. Product Name menampilkan nama product , dan Dynamic Criteria menampilkan
spesifikasi product. Pada kolom Order by, disini menawarkan beberapa pilihan saat akan order
barang. Misalkan dari spesifikasi product atau price list atau product name dan lain-lain.

Gambar 2.3
Form Cart
Pada form Cart hanya menampilkan harga dari produk yang akan di order, lalu terdapat 3
tombol button yaitu Add to Cart, Add to Wish List, dan Buy Now. Penjelasannya adalah untuk pilihan
pertama Add to Cart, disini customer dapat memilih produk yang akan di masukkan ke keranjang
belanjaan, dan akan memilih produk lainnya lagi. Untuk pilihan Wish List disini artinya produk
dipilih untuk di masukkan ke form wish list. Dan pilihan Buy Now , customer akan langsung memilih
produk yang dibeli.

Gambar 2.4
Form Cart Detail

Pada form Cart Detail menampilkan detail informasi dari pemesanan barang. Terdapat juga
discount code, pin code dan place order. Serta pada form ini bisa mengecek apakah barang yang
dikirim sudah sampai atau belum , pengecekan ini berada pada button Check Shipping.
Gambar 2.5
Form Paid Order

Pada form Paid Order menjelaskan tentang detail pembayaran dari barang yang dipesan.
Terdapat beberapa kolom yang harus diisi, misalkan Payment Methode atau metode pembayaran,
User Id dari pemesan, Total Amount yaitu total harga barang yang akan di beli.

Gambar 2.6
Form Sales Order
Form Sales Order menampilkan barang yang di order oleh pihak marketing. Pada form ini
harus memasukkan Id User dari marketing yang bersangkutan, dan Dynamic Criteria yang merupakan
berdasarkan kriteria apa sales order tersebut.

Gambar 2.6
Form Payment Methode

Pada form ini ditampilkan form yang berisikan informasi detail dari metode pembayaran yang
dipilih. Serta dengan mata uang apa pembayaran tersebut di lakukan, pada form ini pihak customer
harus mengisi user name, password dan signaturenya.
 Cost Management ( Ichsan Ahmad Tazidin )
Costing (Cost Management) adalah sebuah metode yang menggunakan teknologi untuk
mengukur biaya dan produktivitas melalui siklus hidup penuh proyek tingkat perusahaan. Project
Cost Manajemen meliputi beberapa fungsi khusus manajemen proyek yang mencakup kontrol
pekerjaan memperkirakan, pengumpulan data lapangan, penjadwalan, akuntansi dan desain. Costing
juga merupakan proses yang dibutuhkan untuk menjamin bahwa proyek dapat diselesaikan sesuai
dengan budget yang telah disepakati.

Gambar 2
Menu dalam Modul Costing

Dari modul Costing terdapat sub modul yang memiliki fungsi yang berbeda. Dari setiap sub modul
tersebut memiliki macam-macam field yang sudah di kelompokkan sebagai berikut :
a. Item Cost
b. Cost Update
c. Cost Rollup
d. Cost Type
2.2.1 Use Case Diagram
Use case diagram adalah visualisasi yang menggambarkan fungsionalitas yang
diharapkan dari sebuah sistem.yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem,
bukan “bagaimana”.

Gambar 3. Use Case Diagram Cost Management

2.2.2 Diagram Class

Gambar 4. Class Diagram


2.2.3 Diagram Sequence

Gambar 5. Sequen Diagram Cost Management

2.2.4 Tabel Cost Management

Tabel cst_item_cost_line_pre

Field Name Datatype Length


cst_item_cost_line_id int 12
cst_item_cost_header_id int 12
cost_element_type enum
cost_element_id int 12
amount decimal 20.5
cost_basis varchar 25
ef_id int 12
status varchar 50
created_by int 12
creation_date datetime
last_update_by int 12
last_update_date datetime
cst_item_cost_line_pre_id int 12

Tabel cst_item_cost_line

Field Name Datatype Length


cst_item_cost_line_id int 12
cst_item_cost_header_id int 12
cost_element_type enum
cost_element_id int 12
amount decimal 20.5
cost_basis varchar 25
this_level_cb tinyint 1
status varchar 50
created_by int 12
creation_date datetime
last_update_by int 12
last_update_date datetime

Tabel cts_item_cost_header

Field Name Datatype Length


cst_item_cost_header_id int 12
bom_cost_type varchar 25
org_id int 12
item_id_m int 12
based_on_rollup_cb tinyint 1
include_in_rollup_cb tinyint 1
sales_price decimal 20.5
purchase_price decimal 20.5
created_by int 12
creation_date datetime
last_update_by int 12
last_update_date datetime
Tabel bom_cost_type

Field Name Datatype Length


bom_cost_type_id int 12
cost_type_code varchar 25
cost_type varchar 50
description varchar 256
org_id int 12
status varchar 50
multi_org_cb tinyint 1
default_cost_type int 12
ef_id int 12
created_by int 12
creation_date datetime
last_update_by int 12
last_update_date datetime
Gambar 1. Relasi Tabel Modul Cost Management

Gambar 8. Dasboard InoERP


Pada dashboard Inoerp ditampilkan 23 modul, diantaranya modul Inventory, modul Sales &
Distribution, modul Purchasing, modul Cost Mana, modul E-Commerce, dan lain lain. Setiap Modul
memiliki peran dan fungsi masing-masing. Setiap modul memiliki hubungan terkait, misalkan modul
inventory berhubungan dengan module-commerce.

Gambar 9. Halaman Utama Modul Cost Management

Pada halaman utama Cost Management terdapat beberapa pilihan yaitu Item Cost, Cost
Update, Cost Rollup, dan Cost Type. Masing- masing memiliki fungsi dan peranan sendiri-sendiri.

Gambar 10. Menu Item Cost

Pada menu Item Cost berfungsi untuk mengatur harga dari item-item yang akan di perjual
belikan. Terdapat form yang harus di isi beberapa informasinya, misal Item Number, Item Cost Type
, dan lain-lain.
Gambar 11. Menu Cost Update

Pada form Cost Update berfungsi untuk mrngupdate harga terbaru dari waktu ke waktu.

Gambar 12. Menu Cost Rollup

Menu Cost Rollup berfungsi untuk perputaran biaya barang , dimana yang dimaksud disini
adalah berapa jumlah biaya yang dikeluarkan untuk satu item.

Gambar 13. Menu Cost Type

Menu Cost Type berfungsi untuk membedakan harga tersebut termasuk golongan apa. Dan
pada menu ini ada beberapa informasi yang harus di isi yaitu status barang , perusahaan supplier
barang, dan lain-lain.
 Modul Human Resourse ( Conny Ahmad Syihab )

Suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh,
manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi
mencapai tujuan yang telah ditentukan. Bagian atau unit yang biasanya mengurusi sdm adalah
departemen sumber daya manusia. Manajemen sumber daya manusia juga dapat diartikan sebagai
suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan
dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat
organisasi memerlukannya.

Gambar 1.1 Use Case


Gambar 1.2 Diagram Class
Gambar 1.3 Sequence Diagram
1.4 Activity Diagram
Gambar 2

User Interface

Pada modul Human Resource, terdapat beberapa modul di dalamnya. Mulai dari Timesheet,
Leave Entitlement, Employee, Expense Claims, dan lain-lain. Pada sub menu ini, terdapat beberapa
tempat untuk mengakses informasi mengenai karyawan mulai dari pendidikan , pengalaman kerja
dan lain-lain.

Gambar 2.1

User Interface
Pada sub menu ini terdapat fungsi dari modul human resource yaitu bagian penerimaan
karyawan dan perputaran biaya. Yang di maksud perputaran biaya disini adalah biaya untuk gaji,
tunjangan dan lain-lain.

Gambar 2.2

User Interface

Pada sub menu ini di jelaskan seperti apa susunan organisasi di perusahaan. Mulai dari
pekerjaan nya apa, nilai , posisi pekerjaan, sususan hirarki berdasarkan kategori tertentu dan info
lengkap mengenai posisi karyawan di perusahaan.
Gambar 2.3

User Interface

Pada tahap ini, terdapat self service. Artinya pelayanan diri sendiri mulai dari pengalaman
karyawan, gaji pegawai, masa bekerja karyawan, slip gaji, dan tagihan. Serta elemen kompensasi
dan sejarahnya dari waktu ke waktu.

Gambar 2.4

User Interface

Pada modul ini, terdapat bagian Program dan Setup. Program terdiri atas perbaharuan
kompensasi, jadwal perputaran biaya, proses biaya, dll. Pada menu Setup berisi informasi mengenai
HRD , mulai dari struktur organisasi, form kontrol karyawan, metode pembiayaan, dan lain-lain.
BAB 3
Penutup

Kesimpulan

Penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik keseimpulan bahwa terdapat beberapa
kelemahan baik dalam sistem InoERP (Enterprise Resource Planning) maupun dari user selama ini,
sehingga menimbulkan masalah pada perusahaan. Kelemahan tersebut antara lain :

a. Sering terjadi error yang disebabkan adanya gangguan pada tempat penyimpanan data
setelah melakukan mengimputan data.
b. Minimnya jaringan internet jika menggunakan program inoERP
c. Masih menggunakan bahasa yang jarang dimengerti kalayak umum
d. Kurangnya jurnal dan contoh menggunakan program inoERP yang menyebabkan sering
terjadi keterlambatan data untuk di input.

Saran

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti berusaha untuk memberikan alternatif atau
rekomendasi untuk pemecahan masalah yang terjadi pada perusahaan terkait sistem ERP (Enterprise
Resource Planning). Berikut alternatif atau atau rekomendasi pemecahan masalah, antara lain :
a. Data yang tidak terpakai dihapus atau dilakukan backup ke media penyimpanan lain.
b. Menggunakan fasilitas jaringan berupa jaringan local atau sejenisnya untuk memudahkan
pengguna mengakses sistem jika tidak ada jaringan internet.
c. Memberikan banyak contoh dari awal hingga akhir secara terperinci. Agar meskipun
bukan dibidang IT. Setidaknya paham akan program tersebut.