You are on page 1of 2

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam suatu penelitian yang mengamati lebih dari satu faktor atau perubah,
biasanya akan timbul persoalan tentang relasi atau hubungan diantara faktor-
faktor yang diamati dalam penelitian. Untuk mengetahui bentuk hubungan
diantara faktor-faktor tersebut dapat digunakan analisis regresi yang merupakan
hubungan sebab-akibat. Dalam analisis regresi, bentuk hubungan diantara faktor
dinyatakan dalam bentuk hubungan fungsional yang dinyatakan dalam suatu
persamaan dan disebut persamaan regresi.
Persamaan regresi dapat ditentukan dari sebaran data hasil pengamatan dan
bentuknya merupakan garis lurus (linier) atau dalam bentuk non-linier (lengkung).
Sebagai tindak lanjut dari analisis regresi dapat ditentukan pula kadar atau
keeratan hubungan diantara faktor-faktor tersebut. Untuk mengetahui dan
mengukur keeratan hubungan diantara faktor-faktor dapat dipergunakan koefisien
korelasi untuk faktor yang berbentuk kuantitatif, sedangkan untuk faktor yang
berbentuk kualitatif pengukuran kadar hubungan atau kadar ketergantungan dapat
dipergunakan berbagai uji yang diantaranya adalah uji khi-kuadrat untuk data
yang tersaji dalam tabel kontingensi.
Analisis regresi adalah salah satu metode analisis yang paling popular dan luas
pemakaiannya dalam menentukan hubungan sebab-akibat antara satu variabel
dengan variabel lain. Analisis regresi digunakan secara meluas untuk melakukan
prediksi dalam ramalan, dengan penggunaan yang saling melengkapi dengan
bidang pembelajaran. Analisis ini juga digunakan untuk memahami variabel bebas
mana saja yang berhubungan dengan variabel terikat, dan untuk mengetahui
bentuk-bentuk hubungan tersebut. Dalam analisis regresi terdapat metode regresi
linier dan non-linier.
Oleh karena itu, praktikum ini bertujuan agar dapat memahami tentang analisis
regresi non-linier dengan menggunakan metode kuadrat terkecil dan mengetahui
besarnya koefisien korelasi dari suatu data dengan dua variabel serta mencari
persamaan garis secara non linier dengan menggunakan transformasi log dan
transformasi ln dari data tersebut Sehingga terbentuk kurva nonlinier dengan

2. Agar dapat memudahkan dalam pembuatan kurva yang dapat mewakili titik-titik data yang tersebar. 2. 1. permasalahan yang dibahas dalam penulisan ini adalah sebagai berikut: 1.3 Manfaat Percobaan 1.2 Tujuan Percobaan 1. Dapat mengetahui persamaan garis yang mewakili titik-titik data dengan analisis regresi non-linier dengan transformasi ln beserta besar koefisien korelasinya. Mengetahui persamaan garis yang mewakili titik-titik data dengan analisis regresi non-linier dengan transformasi log beserta besar koefisien korelasinya.transformasi tersebut.4 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan. 1. Bagaimana cara menentukan persamaan garis dari titik-titik data dua variabel dengan menggunakan metode kuadrat terkecil pada analisis regresi non-linier dengan transformasi log dan transformasi ln. Dengan variabel 𝑥 sebagai variabel bebas dan nilai dari fungsi 𝑦 = ln 𝑥 sebagai variabel 𝑦 atau variabel terikat dengan transformasi log dan transformasi ln. Mengetahui persamaan garis yang mewakili titik-titik data dengan analisis regresi non-linier dengan transformasi ln beserta besar koefisien korelasinya. 1. Dapat mengetahui persamaan garis yang mewakili titik-titik data dengan analisis regresi non-linier dengan transformasi log beserta besar koefisien korelasinya. 1. . Bagaimana hasil dari koefisien korelasi antara variabel 𝑥 dan variabel 𝑦 dari data tersebut dengan analisis regresi non-linier. 2.5 Batasan Masalah Pada praktikum analisis regresi ini hanya menggunakan analisis regresi non- linier dari data pada kasus.