You are on page 1of 2

Hormon Estrogen

Estrogen adalah hormon steroid atom C dan dibentuk terutama dari 17 ketosterid

androstendion. Estrogen yang dihasilakan oleh adrenal disebut juga estrogen residu.

Metabolismenya terutama melalui esterifikasi ke glukoronida atau sulfide dan pengeluaran melalui

tinja. Pada organ sasaran seperti uterus, vagina, serviks, payudara, maupun pada hipifisis dan

hipotalamus, estrogen diikat oleh reseptor yang terdapat dalam sitoplasma dan diangkut ke inti sel.

(2:6)

Fungsi utama dari estrogen adalah untuk menimbulkan proliferasi sel dan pertumbuhan

jaringan organ-organ kelamin dan jaringan lain yang berkaitan dengan reproduksi. (1:1291)

Fungsi estrogen dalam kehamilan :

Pembesaran uterus

Pembesaran payudara dan pertumbuhan struktur duktus payudara

Pembesaran genitalia eksterna wanita (1:1311)

Hormon Progesteron

Progesteron merupakan steroid dengan 21 atom C dan terutama dibentuk dalam folikel

dan plasenta. Selain itu dapat berasal dari metabolisme pregnandiol dan disebut sebagai

progesterone residu, serta dibentuk pula didalam adrenal. Dengan demikian tampak bahwa

progesterone tidak hanya merupakan suatu hormon dasar, malainkan juga sebagai hasil antara

pada organ yang membentuk steroid. (2:5)

Fungsi pogesteron yang paling penting adalah untuk meningkatkan perubahan sekretorik

pada endometrium uterus selama separuh terakhir siklus seksual bulanan wanita, jadi

mempersiapkan uterus untuk menerima ovum yang sudah dibuahi.Progesteron yang disekresi

selama kehamilan juga membenatu estrogen mempersiapakan payudara ibu untuk laktasi.

(1:1312)

Human Chorionic Gonadotropin

Normalnya menstruasi terjadi kira-kira 14 hari setelah ovulasi, pada saat sebagian besar

endometrium terlepas dari dinding uterus dan dikeluarkan. Bila hal ini terjadi setelah ovum

diimplamasikan, kehamilan akan terhenti. Akan tetapi hal ini akan dicegah oleh oleh sekresi

human chorionic gonadotropic. Hormon ini fungsinya sama dengan hormon lutein yang disekresi

oleh hipofisis.
Sejauh ini fungsinya yang paling penting adalah mencegah involusi normal dari korpus

luteum pada akhir siklus seksual wanita. Sebaliknya, hormon ini akan menyebabkan korpus

luteum menyekresi lebih banyak lagi hormon-hormon kelamin, progesterone dan estrogen untuk

beberapa bulan berikutnya. Hormon-hormon kelamin ini mencegah menstruasi dan menyebabkan

endometrium terus tumbuh serta menyimpan nutrisi dalam jumlah besar dan tidak dibuang dalam

darah menstruasi.

(1:1310)

Human Chorionic Somatotropin

Sebuah hormon plasenta yang baru ditemukan. Hormon ini merupakan protein,

mempunyai berat molekul kira-kira 38.000 yang mulai disekresikan oleh plasenta kira-kira

minggu ke-5 kehamilan. Sekresi hormon ini meningkat secara progresif sepanjang sisa masa

kehamilan berbanding langsung dengan berat plasenta.

Hormon ini berfungsi menyebabkan penurunan sensivitas insulin dan menurunkan penggunaan
glukosa pada ibu. Sehinnga membuat jumlah glukosa yang tersedia unutk fetus lebih besar.
Hormon ini meningkatkan pelepasan asam lemak bebas, dari cadangan lemak ibu, sehinnga
menyediakan sumber nergi pengganti untuk metabolisme ibu.