You are on page 1of 2

Judul resensi : Cinta Berawal di Sosial Media

Judul Buku : Follower

Nama penulis : Hilal Achmad, Kethut 'OKA' Ragil, Ovi Sifawilwidad, Neida Camelia

Penerbit. : Mediakita

Jumlah halaman : 233 halaman

Cetakan : Pertama 2013

Hilal Achmad lahir di Bondowoso, Maret 1977 yang telah menekuni dunia tulis menulis
sejak tahun 1998, dimulai dengan menulis beberapa artikel yang berkaitan dengan motivasi.
Beberapa tulisannya pernah dimuat di beberapa media online seperti

Eramuslim. Kethut'OKA' Ragil lahir dan tumbuh dikota Rembang, Jawa Tengah. Penikmat musik,
pecinta grafis, gila bola tapi enggak jago bermain bola. Baginya, menulis adalah sebuah harapan.
Ovi Sifwilwidad, penulis yang akrab dipanggil Ovi ini, merupakan anak pertama dari tiga
bersaudara. Alumni Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan yang memiliki hobi berpetualangan
kemana kakinya melangkah ini, semasa kuliah aktif di kegiatan BEM, LDK dan menjadi
wartawan kampus. Neida Camelia. Ibu rumah tangga ini memiliki 3 putra,lahir di Jakarta. Hobi
menulis dari kecil dan sampai sekarang di sela-sela kesibukannya membuat kue dan mengurus
rumah tangga. Cerpennya di Kumcer ini adalah yang pertama kali berhasil terbit dan menjadi
kado ulang tahun yang terindah.

Cerpen yang berjudul "Trending Topic" karya Hilal Ahmad menceritakan tentang seorang
lelaki bekerja sebagai penjual online dan agar dagangannya laris ia menggunakan jasa Ratu yang
memiliki banyak followers dan suatu hari Ratupun membatalkan janjinya dengan lelaki tersebut.
Karena merasa bersalah Ratu meminta maaf namun lelaki itu sengaja tidak memaafkan Ratu
dan sebenarnya ia menyimpan rasa kepada Ratu dan akhirnya iapun memaafkan Ratu dan
merekapun menjalin hubungan.

Sementara cerpen yang berjudul "Tweet Pemimpi" karya kethut OKA Ragil menceritakan
tentang seorang pengamen yang menyelamatkan seorang lelaki yang sedang patah hati karena
kekasihnya, dan tak lama kemudian lelaki yang ia selamatkan tersebut mengetahui kemampuan
temannya yang pengamen dan karena ia seorang twitter addict, iapun meminta temannya
untuk mewujudkan impiannya menjadi artis. Dengan dibantu oleh teman-temannya yang lain
iapun dapat mewujudkan impian si pengamen itu menjadi artis yang terkenal.

Kemudian cerpen yang berjudul "Sahabat Maya" menceritakan tentang dua orang yang
berteman baik di dunia maya dan suatu hari teman lelakinya yang bernama Arif tersebut
seperti di telan bumi tidak mengabarinya, dan satu bulan kemudian Arifpun mengirimkan
sebuah kabar bahwa memiliki pebyakit ataxia dan di vonis oleh dokter hanya memiliki umur
dua minggu, saat itupun Tita menjadi sedih dan selalu mengurung diri di balik kamarnya.

Berbeda dengan cerpen yang berjudul Retweet tak terbalas menceritakan tentang
seorang gadis yang berkenalan dengan seorang lelaki melalui twitter, setelah mereka bertemu
akhirnya sebuah rasa yang bernama cintapun tumbuh. Namun sayangnya lelaki tersebut
mencintai sahabatnya. kedua cerpen tersebut adalah karya Ovi Sofwilwidad dalam kumpulan
cerpen follower.

Kaki Herna melemas. Rahasia itu terkuat. Air matanya turun berderai, hanya rinrihan
pelan yang keluar dari mulutnya sebelum dia jatub pingsan. "Papa". Hanya kata itulah yang
mampu ia ucapkan.

Kutipan cerpen ini dapat kita baca dalam kumpulan cerpen follower yang berjudul sebuah
Rahasia karya Neida Camelia.

Membaca kumpulan cerpen follower membuat kita seakan terhipnotis oleh sang penulis,
dengan alur yang renyah seakan menyadarkan kita bahwa kehidupan didunia maya tak kalah
menarik dari dunia nyata