You are on page 1of 2

Diajeng Lestari – Owner HijUp.

com

HIJUP adalah Islamic fashion e-commerce pertama di dunia yang berdiri pada tahun
2011. Dengan konsep online mall, HijUp.com menyediakan berbagai macam produk terbaik
desainer fashion muslim Indonesia. Produk yang disediakan antara lain modest fashion items
seperti, pakaian, fashion, hijab, jilbab, kerudung, mukena, tas, sepatu, dan aksesori.
Sejak awal, HIJUP memposisikan dirinya sebagai perantara antara para desainer dengan
calon pembeli di seluruh dunia. HIJUP berusaha membangun simbiosis mutualisme; para
desainer dapat meningkatkan keuntungan secara lebih efisien, sedangkan calon pembeli dapat
lebih mudah menemukan kebutuhannya. HIJUP secara konsisten mengusung misi untuk
menampilkan brand lokal Indonesia ke kancah dunia.
HIJUP berdiri pada tanggal 1 Agustus 2011, atas inisiatif Diajeng Lestari yang sebelumnya
berprofesi sebagai pekerja kantoran. Awalnya HIJUP hanya memiliki dua orang karyawan,
seorang admin komputer dan seorang admin gudang, sedangkan untuk pengerjaan websites,
Ajeng dibantu oleh tim IT perusahaan suaminya, CEO BukaLapak (Achmad Zaky).

AWAL MERINTIS USAHA
Masa kecil Diajeng Lestari dihabiskan di tempat kelahirannya yaitu Bekasi. Sampai ketika
kuliah, beliau diterima di FISIP Universitas Indonesia, jurusan Ilmu Politik. Ditempat kuliah inilah
pemikiran Diajeng Lestari berkembang. Selain mengikuti perkuliahan di Ilmu Politik, Mbak Ajeng
(panggilan Diajeng Lestari) juga sering ikut perkuliahan jurusan lain. Mata kuliah yang disukainya
adalah Management of Changes. Dari situlah pemikirannya terus berkembang. Ia mengimpikan
dirinya bisa membuat sesuatu yang bisa memberikan perubahan yang positif di masyarakat.
Setamat kuliah di tahun 2008, Diajeng Lestari bekerja di GTZ, yaitu lembaga
pemerintahan asal Jerman yang bekerjasama dengan Pemerintahan Indonesia guna meneliti
tentang pelayanan public di Indonesia. Kemudian ia pindah ke sebuah perusahaan komersil dan
masuk sebagai tim marketing research.
Kesehariannya ia habiskan untuk bekerja selama 8 jam dengan gaji 8jt/bulan. Sebuah
angka fantastis dan kehidupan yang sangat nyaman sekali bagi Diajeng Lestari. Sampai kemudian
ia menikah dengan seorang pendiri startup bisnis juga yaitu Achmad Zaky (pendiri
bukalapak.com). Seringnya berinteraksi dengan sang suami membuat Diajeng Lestari terbuka
pemikirannya. Ia memikirkan kembali idealismenya untuk membuat sesuatu yang lebih
berharga bagi masyarakat, ketimbang hanya menjadi seorang karyawati. Apalagi saat itu iapun
sudah punya bayi perempuan yang cantik bernama Laiqa Anzani. Tentunya perannya sebagai
seorang ibu juga menuntutnya untuk selalu dekat dengan anak.
Akhirnya Diajeng Lestari memutuskan untuk resign dari perusahaan. Diajeng pun
kemudian berfikir untuk membuat sebuah e-commerce yang berbasis fashion muslimah. Ketika
ia bekerja, sangat sulit menemukan busana kerja yang Islami. Sedang perusahaan menuntut
pegawainya untuk selalu tampil fashionable, bersih dan rapi. Peluang inilah yang ditangkap oleh
seorang Diajeng Lestari. Dimana ketika itu, belum ada situs yang khusus membahas tentang
fashion muslimah. Diajeng tidak berkeinginan untuk membuat produk. Karena sebenarnya
sudah banyak brand-brand baju muslimah yang terkenal dan bagus-bagus namun tidak
tersistem dengan baik. Diajeng Lestari kemudian mendirikan HijUp.com pada tahun 2011.
Konsep dari HijUp.com ini adalah seperti mall namun online, khusus baju-baju muslimah yang
syar’i.

HijUp. sampai model untuk sesi pemotretan pun ia sendiri yang melakukan. Hal tersebut akhirnya justru menjadi masukan yang sangat berharga untuk terus mengembangkan perusahaan. Ajeng pun bercita-cita agar kelak HijUp. Bagi istri dari pendiri Bukalapak.com dapat menjadi katalisator untuk pertumbuhan brand-brand Islamic fashion di Indonesia. yaitu bagian komputer dan bagian gudang. karena belum terlihat seperti apa jadinya bentuknya bisnis ini. . mulai dari nama perusahaan yang dianggap aneh sampai hasil foto yang jelek. Ajeng amat berhemat saat itu. Awalnya ia mempekerjakan dua pegawai. Ajeng dibantu oleh tim IT dari perusahaan suaminya.com. selang sehari pegawai bagian komputer mengundurkan diri tanpa sebab. masa-masa memulai bisnis merupakan momen penuh risiko. Namun. Saat menawarkan jasa HijUp. Bagaimana meyakinkan calon tenant dengan ide perusahaan yang dibawa. Untuk itulah.com. meyakinkan tenant (pemilik brand yang akan diajak kerja sama). Achmad Zaky Syaifudin ini. tapi juga eksternal. Akhirnya Mbak Ajeng (Diajeng Lestari) yang harus menghandle semuanya sendiri. Untuk pengerjaan website. namun keputusan sudah diambil. mulai dari admin komputer. tak jarang ada yang mencibir. Tantangan yang datangpun bukan hanya di lini internal. Sontak shocklah Mbak Ajeng.com harus terus besar dan terus maju.com. Ruang kantor pun dibuat hanya berukuran 3 x 3 meter persegi.TANTANGAN Dalam perjalanannya membesarkan HijUp. banyak sekali lika-likunya.