You are on page 1of 11

MAKALAH

EKONOMI SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN

“ Perkembangan Pemikiran Terhadap Masalah Lingkungan”

Disusun oleh :

NAMA : EKA RAKHMAWATI

NIM : 150231100091

PRODI EKONOMI PEMBANGUNAN

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

TAHUN 2016

Makhluk hidup bernapas respirasi) memerlukan oksigen dari udara lingkungan sekitarnya. Bagaimana upaya melestarikan lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan ? 1. air. Apa pengertian dan fungsi lingkungan ? 2. Sumber daya alam tersebut yang utama bagi manusia adalah tanah. Untuuk dapat mengetahui beberapa masalah lingkungan hidup.1 Latar Belakang Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Tanah merupakan tempat manusia untuk melakukan berbagai kegiatan. Apa dampak dari masalah lingkungan hidup ? 4. Umumnya manusia bergantung pada bagaimana keadaan lingkungan di sekitarnya yaitu sumber daya alam yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari.Lingkungan yang terdiri dari sesama manusia disebut juga sebagai lingkungan sosial. dan udara. dan lingkungan binaan. . udara merupakan sumber oksigen yang alami bagi pernafasan manusia.2 Rumusan masalah 1. air sangat dibutuhkan dengan jumlah yang cukup banyak dan memiliki kualitas yang baik. Air sangat diperlukan oleh manusia sebagai komponen tubuh manusia yang terbesar. 1. 4. semuanya memerlukan dukungan lingkungan sekitarnya. menjaga kesehatan. Untuk dapat mengetahui upaya pelestarian lingkungan hidup. 2. Masalah apa saja yang terjadi dilingkungan hidup ? 3. lingkungan sosial. BAB I PENDAHULUAN 1. Manusia makan. Untuk mengetahui dampak permasalahan lingkungan hidup. baik lingkungan alam. Untuk mengetahui bagaimana pemikir menanggapi tentang masalah lingkungan. minum. Untuk menjaga keseimbangan. 5. Selain itu. Untuk dapat mengetahui pengertian lingkungan dan fungsi lingkungan. 3. Bagaimana perkembangan pemikiran terhadap masalah lingkungan ? 5. Lingkungan sosial inilah yang membentuk sistem pergaulan yang besar peranannya dalam membentuk kepribadian seseorang.3 Tujuan pelaksanaan 1. Lingkungan yang sehat akan terwujud apabila manusia dan lingkungannya dalam kondisi yang baik.

23 Tahun 1997. Kehidupan masyarakat dapat mencapai keteraturan berkat adanya sistem nilai dan norma yang diakui dan ditaati oleh segenap anggota masyarakat. lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan kesatuan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. seperti manusia. Menurut UU No. iklim. Unsur Hayati (Biotik) Unsur hayati biotik. seperti tanah. Unsur Fisik (Abiotik) Unsur fisik (abiotik) yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari benda- benda tidak hidup. dan lain-lain.Unsur- unsur lingkungan hidup dapat dibedakan menjadi tiga. Unsur Sosial Budaya Unsur sosial budaya yaitu lingkungan sosial dan budaya yang dibuat manusia yang merupakan sistem nilai. udara dan cahaya. Tetapi jika berada di dalam kelas. maka lingkungan hayatinya didominasi oleh tumbuhan. 3 fungsi tersebut adalah : 1. yaitu unsur lingkungan hidup yang terdiri dari makhluk hidup. Lingkungan hidup manusia ini terdiri dari lingkungan biotik dan abiotik. tumbuh-tumbuhan. istilah lingkungan hidup digunakan untuk menyebutkan “segala sesuatu yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup segenap makhluk hidup di bumi”. Sebagai sumber bahan mentah yang dapat diolah diberbagai sector ekonomi untuk memenuhi kebutuhan manusia. 3.. gagasan. yaitu: 1. Lingkungan bersifat tak hidup antara lain tanah.1 Pengertian Lingkungan Hidup Dan Fungsi Lingkungan Lingkungan hidup adalah sistem yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda. 2. 3. hewan. Secara khusus. Keberadaan lingkungan fisik sangat besar peranannya bagi kelangsungan hidup segenap kehidupan di bumi. dan keyakinan dalam perilaku sebagai makhluk sosial. air. daya. Sebagai pengelolaan limbah alami. 2. maka lingkungan hayati yang dominan adalah teman-teman atau sesama manusia. BAB II PEMBAHASAN 2. Lingkungan biotik yang bersifat hidup terdiri dari tumbuhan. jika kalian berada di kebun sekolah. hewan dan manusa. keadaan. Sebagai pemberi jasa atau pelayanan langsung kepada manusia seperti pntai dan pemandangan yang indah member kesenangan melalui kegiatan pariwisata. air. Lingkungan ini juga memiliki 3 fungsi utama yang dapat dinikmati manusia yang ada di kehidupan ini. udara. dan makhluk hidup termasuk manusia dan prilakunya yang menentukan perikehidupan serta kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya. . dan jasad renik.

dan tanah ). seperti menggunakan pukat harimau juga menyebabkan kian berkurangnya jenis-jenis ikan tertentu di daerah perairan. Ada sumber daya alam yang melimpah ruah dan ada pula yang jumlahnya terbatas atau sangat sedikit. Pertanian Pengundulan hutan merupakan salah satu contoh kerusakan yang diakibatkan oleh kegiatan pertanian ladang berpindah. Karbon monoksida dapat . sisa bahan bakar.2. B. Perubahan sebagai akibat kegiatan manusia hasilnya bisa baik. dan sebagainya. air. Pencemaran Pencemaran ( polusi ) adalah peristiwa berubahnya keadaan alam ( udara. dan permasalahan di bidang sosial. Pencemaran Udara Hasil limbah industri. dan asap kendaraan bermotor dapat mencemari udara. Hal ini bisa menyebabkan banjir. bisa juga buruk. Teknologi dan Industri Penggunaan traktor dalam membajak sawah sebagai alat bantu. Perikanan Cara penangkapan ikan yang salah. Hal tersebut bisa merusak lingkungan. Tempat yang ditinggalkan menjadi kurang subur dan ditumuhi alang-alang. Karbon dioksida mengakibatkan hawa pengap dan naiknya suhu permukaan bumi. D. C. pembukaan hutan. Asap-asap hasil pembuangan tersebut terdiri atas karbon monoksida. buangan oli. Apalagi bila menggunakan bahan peledak. maka lingkungan hidup bisa berubah. dan tanah ) karena adanya unsur-unsur baru atau meningkatnya sejumlah unsur tertentu. sementara itu saat musim kemarau tempat seperti itu akan terjadi akan mengalami kekurangan air. traktor memang mempermudah dan mempercepat dalam membajak sawah. tetapi larva dan ikan-ikan kecil lainnya juga ikut mati. Namun.Contoh perubahan lingkungan ke arah yang buruk adalah pencemaran lingkungan ( pencemaran udara. kadang ada hal lain yang terbawa seperti. kerusakan sumber daya alam diakibatkan oleh pengelolaan tanpa perhitungan. karbon dioksida. saat musim hujan akan terjadi proses pengikisan tanah permukaan yang intensif. limbah pertambangan. A. air. tidak saja ikan besar yang mati. Macam-macam pencemaran adalah sebagai berikut : 1. Akibat lebih jauh. Bahkan ada yang sekali diambil akan habis.1 Masalah Sumber Daya Alam (SDA) Ketersediaan sumber daya alam di permukaan bumi sangat beragam dan penyebaran tidak merata. Bila terjadi ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dan persediaan sumber daya alam. dan belerang dioksida.2 Permasalahan Lingkungan Hidup 2. Umumnya. Bentuk-bentuk kerusakan sumber daya alam di Indonesia antara lain sebagai berikut.2.

Pencemaran suara Pencemaran suara dapat timbul dari bising-bising suara mobil. akibatnya banyak ikan dan mikrobiologi yang hidup di dalamnya tak mampu hidup lagi. Di pusat-pusat hiburan dapat pula terjadi pencemaran suara yang bersumber dari tape recorder yang diputar keras-keras. tanah dan udara . 3. pesawat udara.2. Jika sungai dan laut tercemar.2 Permasalahan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Negara Berkembang Seiring dengan kebutuhan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengatasi banyak masalah. Selain itu air sungai dan laut yang tercemar itu juga mengakibatkan sumber air tercemar sehinnga manusia sulit mendapat air minum yang sehat dan bersih 4. seperti gangguan jantung. pernafasan dan gangguan saraf. akan tetapi pengalaman menunjukkan bahwa pembangunan dapat dan telah menimbulkan berbagai dampak negatif. Terdapat 5 isu pokok lingkungan aktual yaitu.meracuni dan mematikan makhluk hidup sedangkan belerang dioksida menyebabkan udara bersifat korosif yang menimbulkan proses perkaratan pada logam. penyebabkan antara lain :  Bangunan barang-barang atau zat-zat yang tidak larut dalam air yang berasal dari pabrik-pabrik. dan jet. Pencemaran tanah Pada dasarnya tanah pun dapat mengalami pencemaran. Konsep pembangunan yang tidak berkelanjutan dan tidak berwawasan lingkungan bukan hanya akan memperparah masalah-masalah lingkungan dan sosial yang ada namun juga akan memicu timbulnya masalah-masalah lingkungan yang baru.  Kerusakan hutan dan lahan  Kerusakan pesisir dan laut  Pencemaran air. Adanya pencemaran suara dapat mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit dan gangguan pada manusia dan hewan ternak. 2. kereta api. Pencemaran air Pembuangan sisa-sisa industri secara sembarangan bisa mencemarkan sungai dan laut.  Pembuangan ampas kimia dan kertas plastik bekas pembungkus botol bekas 2.

Dalam hal pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia. Untuk mengantisipasi dan mengatasi status kerusakan tersebut.informasi serta pendanaan. Terbitnya UU No. Sistem tersebut mencakup kemantapan kelembagaan. 32 Th. Keputusan Presiden. 2009). Peraturan Menteri. pemerintah menerbitkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 yang disempurnakan melalui penerbitan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Meskipun demikian terdapat celah yang cukup mencolok dalam UU No. ekonomi dan sektoral dan melalui kesadaran dan perubahan perilaku. 2. Dampak pada udara . telah terbit berbagai macam produk perundangan mulai dari Keputusan Menteri. masyarakat menunjukkan respon atas perubahan-perubahan yang terjadi melalui kebijakan- kebijakan lingkungan. akan tetapi terintegrasikan dan menjadi roh dan bersenyawa dengan seluruh pelaksanaan pembangunan. Peraturan Pemerintah hingga Undang-Undang. yang mana terlihat dari struktur UU yang lebih dominan dalam mengatur aspek perencanaan dan penegakan hukum. 32 Th. Pada level pemerintah pusat. penanggulangan kerusakan dan pencemaran serta pemulihan kualitas lingkungan telah menuntut dikembangkannya berbagai perangkat kebijaksanaan dan program serta kegiatan yang didukung oleh sistem pendukung pengelolaan lingkungan lainnya.3 Dampak Permasalahan Lingkungan Dar berbagai permasalahan lingkungan hidup menimbulkan berbagai dampak yang tidak memikirkan pada lingkungan sekitar baik pada aspek fisik dan kimia dantaranya adalah sebagai berikut : 1. yaitu ketiadaan pasal dan ayat yang menyinggung tentang komitmen para pemangku kepentingan untuk memperlambat. disamping perangkat hukum dan perundangan. 2009. Pada prinsipnya. sumberdaya manusia dan kemitraan lingkungan.  Permasalahan lingkungan perkotaan  Kemasyarakatan Isu-isu aktual diatas merupakan status lingkungan atas tekanan aktivitas manusia. Sebagai jawaban atas permasalahan kebijakan pengelolaan lingkungan. Sifat keterkaitan (interdependensi) dan keseluruhan (holistik) dari esensi lingkungan telah membawa konsekuensi bahwa pengelolaan lingkungan. 2009 tersebut tampaknya memang ditujukan untuk lebih memperkuat aspek perencanaan dan penegakan hukum lingkungan hidup. menghentikan dan membalikkalaju perusakan lingkungan (Adnan. sebetulnya telah ada peraturan perundangan baik di tingkat pusat maupun daerah. Pengelolaan lingkungan termasuk pencegahan. tidak terdapat perbedaan yang mendasar antara masalah- masalah pengelolaan lingkungan hidup yang terjadi di negara-negara berkembang dan di Indonesia. termasuk sistem pendukungnya tidak dapat berdiri sendiri.

3. menurut jain et al (1981) berpendapat bahwa komponen lingkungan sebagai attributes lingkungan.Bahan pencemar udara dan dampaknya pada manusia. yang dapat berbentuk sebagai debu. Pencemaran udara dapat diartikan sebagai adanya satu atau lebih pencemaran yang masuk ke dalam udar atmosfer yang terbuka. kenyamanan. para tokoh berpendapat bagaimana cara mengatasi masalah tentang lingkungan yang dapat merugikan manusia dan lingkungan itu sendiri. Jka pengaruh tersebut berhubungan dengan kesehatan manusia misalnya menyebabkan adanya bakteri. Gangguan peekonomian dapat terjadi karena berkurangnya produksi tanaman pertanian. Dampak sosial ekonomi Pembangunan suatu proyek sejak didalam perencanaan memang sudah bertujuan untuk meningkatkan sosial ekonomi. dan menyatakan bahwa dampak lingkungan dapat dinyatakan sebagai perubahan dari komponen lingkungsn dan perubahan yang terjadi pada hubungan antar komponen. Tindakan manusia yang dilakukan terhadap ekosistem akan mengubah keseimbangan dan mengurangi kemantapan ekosistem tersebut. kabut. 3. Proff hiding menyebut adanya cosmisch-gemeenschapsgevoel.4 Pemikiran Terhadap Masalah Lingkungan para pemikir perkembangan terhadap masalah lingkungan berbeda tetapi dengan tujuan yang sama. Dampak pada kualitas dan kuantitas air Pencemaran air dapat di definisikan dengan berbagai cara.persepsi ini pada hakikatnya menunjukkan . Kesehatan ternak juga akan terganggu oleh adanya flourine sehingga menyebabkan pertanian serta pertenakan dan lainnya mengalami kerugian dan pendapatan akan berkurang sehingga mempengaruhi perekonomian. Hal ini menyebabkan air yang tersedia dan memenuhi syarat kualitas untuk digunakan menjadi terbatas. 2. sehingga secara teoritis dampak setiap protyek haruslah positif bagi masyaraakat. keselamatan. Para pendapat tokoh sebagai berikut: 1. Gas.estetka dan perekonoman. 2. Pengaruh yang sangat pentng pada adanya pencemaran udara terhadap manusia adalah dlam aspek kesehatan. 2. tetapi pada dasarnya berpangkal tolak pada konsentras pencemaran tertentu didalam air pada waktu yang cukup lama untuk dapat menimbulkan pengaruh terteentu. Menurut odum (1971) berpendapat bahwa manusia sebagai pengelola ekosistem sumberdayaaa alam akan selalu berusaha meningkatkan daya dukung lingkungan untuk memenuhi kebutuhannya. Pencemaran ini dapat menganggu kesehatan manusia. sebagai persepsi dunia yang domain. uap.

b) Menghargai keanekaragaman hayati. ketika manusia itu sendiri sebagai mikro 9 bagian terkecil dari bumi) yang mempunyai tugas untuk menjaga kelestarian lingkungan. khususnya kebutuhan pokok manusia untuk menopang hidup. b) Gagasan keterbatasan. pemerintah membentuk Badan Pengendalian Lingkungan 2) Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup oleh Masyarakat Bersama Pemerintah · Pelestarian tanah (tanah datar. Dalam ketiga para pemikiran tersebut bahwa dapat di simpulkan bahwa lingkungan merupakan indicator pertama dalam melakukan aktifitas yang memenuhi kebutuhan manusia dan makhluk hidup lainnya. 4 Tahun 1982.melalui kesadaran konsumsinya manusia mengalami kenyataan sebagai totalitas yang bermakna dan mencakup segala sesuatu yang hakikatnya lebih dari pada sekedar penjumlahan pembagian-pembagiannnya.5 Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup Dalam Pembangunan Berkelanjutan Konsep pembangunan berkelanjutan merupakan kesepakatan hasil KTT Bumi di Rio de Jeniro tahun 1992. 5 Tahun 1960 yang mengatur tentang Tata Guna Tanah. orientasi yang melihat segala sesuatu sebagai kesatuan.suatu makrokosmos dimana terkadang diri manusia sebagai mikrosom. Di dalamnya terkandung 2 gagasan penting. melainkan suatu totalitas yang utuh kuasa dan kudus. Banjir telah menyebabkan pengikisan lapisan tanah oleh aliran air yang disebut erosi yang berdampak pada hilangnya kesuburan tanah serta terkikisnya lapisan tanah dari permukaan bumi. yaitu keterbatasan kemampuan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan baik masa sekarang maupun masa yang akan datang. 2. lahan miring/perbukitan) Terjadinya bencana tanah longsor dan banjir menunjukkan peristiwa yang berkaitan dengan masalah tanah. Dan segala manfaat sumberdaya alam dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. · Pada tahun 1991. d) Menggunakan pandangan jangka panjang. . · Menerbitkan UU No. Dengan demikian arah pencemaran dalam menghadapi masalah persefsi subyektif ialah menyelesaikan diri dengan alamnya. tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. mencari suatu bentuk harmonis dalam masyarakat. yaitu: a) Gagasan kebutuhan. c) Menggunakan pendekatan integratif. suatu organisasi. · Memberlakukan Peraturan Pemerintah RI No. tentang AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan). 1) Upaya yang Dilakukan Pemerintah · Mengeluarkan UU Pokok Agraria No. 24 Tahun 1986. Adapun ciri-ciri Pembangunan Berwawasan Lingkungan adalah sebagai berikut: a) Menjamin pemerataan dan keadilan.

e) Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan mengenai pengelolaan hutan. d) Menerapkan sistem tebang–tanam dalam kegiatan penebangan hutan. c) Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon. · Pelestarian udara a) Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar kita b) Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa pembakaran. · Pelestarian laut dan pantai Adapun upaya untuk melestarikan laut dan pantai dapat dilakukan dengan cara: 1) Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di areal sekitar pantai. c) Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang dapat merusak lapisan ozon di atmosfer · Pelestarian hutan a) Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul. . 3) Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari ikan. b) Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang. 2) Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di dasar laut. karena karang merupakan habitat ikan dan tanaman laut. 4) Melarang pemakaian pukat harimau untuk mencari ikan.

. 5 Tahun 1960 yang mengatur tentang Tata Guna Tanah. 4 Tahun 1982.1 Kesimpulan Lingkungan hidup adalah sistem yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda. tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. BAB III PENUTUP 3. sebagai pengelolaan limbah alami. sebagai pemberi jasa atau pelayanan langsung kepada manusia seperti pntai dan pemandangan yang indah member kesenangan melalui kegiatan pariwisata. tentang AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan) . 3 fungsi tersebut adalah sebagai sumber bahan mentah yang dapat diolah diberbagai sector ekonomi untuk memenuhi kebutuhan manusia. Lingkungan ini juga memiliki 3 fungsi utama yang dapat dinikmati manusia yang ada di kehidupan ini. Upaya yang Dilakukan Pemerintah dalam mengatasi permasalahan lingkungan dengan mengeluarkan UU Pokok Agraria No. 24 Tahun 1986. dan makhluk hidup termasuk manusia dan prilakunya yang menentukan perikehidupan serta kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya. daya. Menerbitkan UU No. Memberlakukan Peraturan Pemerintah RI No. keadaan.

2009. Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan Irwan dan Suparmoko. Yogyakarta: BPFE YOGYAKARTA. . DAFTAR PUSTAKA Adnan. Yoogyakarta: BPFE YOGYAKARTA. Gunarwan Suratmo. Analis Mengenai Dampak Lingkungan Edisi 9.M. F. 2006. 2002. Jalan Panjang Pengendalian Pencemaran di Indonesia. Suparmoko. Yogyakarta: GADJAH MADAH UNIVERSITY PRESS. Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Edisi 3. 2002. M. Ekonomi Pembangunan Edisis Keenam.G.