You are on page 1of 1

Faktor Penentuan Kerugian Beban Baku (Deadweight Loss)

Yang menentukan besar atau kecilnya kerugian beban baku ( deadweight loss) adalah elastisitas
harga penawaran dan permintaan, yang mengukur berapa banyak jumlah penawaran dan jumlah
permintaan bereaksi terhadap perubahan harga sehingga menentukan seberapa besar pajak
mengganggu hasil pasar .

Mankiw (2012) mengatakan bahwa “The deadweight loss is the reduction in total surplus due to
the tax. Tax revenue is the amount of the tax times the amount of the good sold. In panel (a), a
small tax has a small deadweight loss and raises a small amount of revenue. In panel (b), a
somewhat larger tax has a larger deadweight loss and raises a larger amount of revenue. In panel
(c), a very large tax has a very large deadweight loss, but because it has reduced the size of the
market so much, the tax raises only a small amount of revenue”

Yang artinya kurang lebih adalah “Kerugian beban baku adalah pengurangan surplus total karena
adanya pajak. Penerimaan pajak adalah besarnya pajak yang dikalikan dengan jumlah barang yang
dijual. Pada panel (a) pajak yang kecil mempunyai kerugian beban baku yang kecil pula dan
pendapatan pajak yang relatif kecil. Pada panel (b), pajak yang sedikit lebih besar mempunyai
kerugian beban baku yang lebih besar dan meningkatkan jumlah pendapatan pajak. Pada panel (c),
pajak yang sangat besar mempunyai kerugian beban baku yang sangat besar pula, namun karena
pajak ini mengurangi besarnya ukuran pasar, pajak ini hanya meningkatkan sedikit jumlah
pendapatan”.