You are on page 1of 7

Nama : Ida Ayu Agung Putri Indra Swari

Nim :p07120016101

2.4 Peran Keluarga Dalam Keperawatan Maternitas

A. Konsep Keluarga
1. Pengertian Keluarga
Keluarga adalah unit terkecil dari masayarakat yang terdiri atas
kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu
tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling
ketergantungan (Setiadi,2008).
Keluarga adalah dua atau tiga individu yang tergabung karena
hubungandarah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka
hidup dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain, dan di
dalam peranannya masing-masing, menciptakan serta mempertahankan
kebudayaan (Bailon dan ( Maglaya, 1989 dalam Setiadi,2008).
Keluarga adalah sekumpulan orang yang dihubungkan oleh ikatan
perkawinan, adopsi, kelahiran yang bertujuan menciptakan dan
mempertahankan budaya yang umum, meningkatkan perkembangan
fisik, mental, emosional dan social diri tiap anggota keluarga (Duval dan
logan,1986 dalam Setiadi,2008).
Dari tiga difinisi diatas penulis dapat menarik kesimpulan bahwa
keluarga adalah :
a. Unit terkecil dari masyarakat.
b. Terdiri atas dua orang atau lebih.
c. Adanya ikatan perkawinan dan pertalian darah.
d. Hidup dalam satu rumah tangga.
e. Di bawah asuhan seseorang kepala rumah tangga.
f. Berinteraksi diantara sesama anggota keluarga.
g. Setiap anggota keluarga mempunyai peran masing-masing.
h. Menciptakan, mempertahankan suatu kebudayaan.

4. keponakan. pengalaman yang sama : sosialisasi anak dengan melalui aktivitas kelompok atau membesarkan anak bersama. bibi dan sebagainya.2. ibu dan anak-anak. 4. “Single Adult” yaitu suatu rumah tangga yang hanya terdiri seorang dewasa (misalnya seorang yang telah dewasa kemudian tinggal kost untuk bekerja atau kuliah). sumber dan fasilitas yang sama. adalah keluarga inti di tambah dengan sanak saudara. 2007) tipe keluarga dibagi menjadi dua macam yaitu : a. 2. adalah keluarga yang terdiri dari ayah.paman. Keluarga “Dyad” yaitu suatu rumah tangga yang terdiri dari suami dan istri tanpa anak. The Non Marital Heterosexual Conhibitang Family adalah keluarga yang hidup bersama dan berganti – ganti pasangan tanpa melalui pernikahan. The Stepparent Family adalah keluarga dengan orang tua tiri. “Single Parent” yaitu suatu rumah tangga yang terdiri dari satu orang tua (ayah/ibu) dengan anak (kandung/angkat). Keluarga Besar ( Exstended Family ). Commune Family adalah beberapa pasangan keluarga (dengan anaknya) yang tidak ada hubungan saudara hidup bersama dalam satu rumah. The Unmarriedteenege mather. Keluarga Inti ( Nuclear Family ) . Tipe Keluarga Dalam (Sri Setyowati. b. 3. 5. 3. . Tipe Keluarga Tradisional 1. Tipe Keluarga Non Tradisional 1. saudara sepupu. Kondisi ini dapatdisebabkan oleh perceraian atau kematian. misalnya nenek. adalah keluarga yang terdiri dari orang tua (terutama ibu) dengan anak dari hubungan tanpa nikah. 5.

2008). 3. hidup bersama atau berdekatan satu sama lainnya dan saling menggunakan barang-barang rumah tangga bersama. 6. Struktur Keluarga Dalam (Setiadi. Foster Family adalah keluarga menerima anak yang tidak ada hubungan keluarga atau saudara didalam waktu sementara. . Group Network Family adalah keluarga inti yang dibatasi aturan atau nilai-nilai. Gay And Lesbian Family adalah seseorang yang mempunyai persamaan sex hidup bersama sebagaimana suami – istri (marital partners). diantarannya adalah : a. 11.orang muda yang mencari ikatan emosional dan keluarga yang mempunyai perhatian tetapi berkembang dalam kekerasan dan criminal dalam kehidupannya. 9. Homeless Family adalah keluarga yang terbentuk dan tidak mempunyai perlindungan yang permanent karena krisis personal yang dihubungkan dengan keadaan ekonomi dan atau problem kesehatan mental. 10. berbagi sesuatu termasuk sexual dan membesarkan anaknya. pelayanan dan tanggung jawab membesarkan anaknya. Gang adalah sebuah bentuk keluarga yang destruktif dari orang. 8. Cohibiting Couple adalah orang dewasa yang hidup bersama diluar ikatan perkawinan karena beberapa alasan tertentu. 7. pada saat orang tua anak tersebut perlu mendapatkan bantuan untuk menyatukan kembali keluargayang aslinya. Patrilineal : adalah keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi. 12. dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ayah. struktur keluarga terdiri dari bermacam- macam. Group-Marriage Family adalah beberapa orang dewasa menggunakan alat-alat rumah tangga bersama yang saling merasa sudah menikah.

3. d. Fungsi Ekonomi. Fungsi keluarga Dalam (Setiadi. Memelihara dan merawat anggota keluarga b. 3. Menaruh nilai-nilai budaya keluarga. . Memberikan perhatian diantara anggota keluarga. Matrilineal : adalah keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi di mana hubungan itu disusun melalui jalur garis ibu. 2. 2. b. 2. Untuk meneruskan keturunan. e. Memelihara dan membesarkan anak. Mencari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhankeluarga. Membentuk norma-norma tingkah laku sesuai dengan tingkat perkembangan anak. Memberikan identitas keluarga. Membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga. c. Matrilokal : adalah sepasang suami istri yang tingga bersama keluarga sedarah istri. 1. 4. Memenuhi kebutuhan gizi keluarga 4. 3. dan beberapa sanak saudara yang menjadi bagian keluarga karena adanya hubungan dengan suami atau istri. Membina sosial pada anak. Memberikan kasih sayang dan rasa aman. Patrilokal : adalah sepasang suami istri yang tingga bersama keluarga sedarah suami. Fungsi Psikologis 1. c. Fungsi Sosialisasi 1.2008) fungsi keluarga adalah beberapa fungsi yang dapat dijalankan keluarga sebagai berikut : a. 4. Keluarga kawinan : adalah hubungan suami istri sebagai dasar bagi pembina keluarga. d. Fungsi Biologis 1.

Asah adalah memenuhi kebutuhan pendidikan anak. sosila dan spiritual. sehingga siap menjadi manusia dewasa yang mendiri dalam mempersiapkan masa depannya. perhatian. sifat. 2008). (1998) dalam (Setiadi. sehingga diharapkan menjadikan mereka anak-anak yang sehat baik fisik. keterampilan dan membentuk perilaku anak sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki. 2. 3. Fungsi pendidikan 1. Menyekolahkan anak untuk memberikan pengetahuan. pelindung dan pemberi rasa aman. Peranan ayah : ayah sebagai suami dan istri dan anak-anak. Pengaturan penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga. kehangatan kepada anggota keluarga sehingga memungkinkan mereka tumbuh dan berkembang sesuai usia dan kebutuhannya.2008) dari berbagai fungsi diatas ada 3 fungsi pokok keluarga terhadap anggota keluarganya. mental. rasa aman. jaminan hari tua dan sebagainya. . Menurut Effendy. pendidik. 5. 2. d. Asuh adalah memenuhi kebutuhan pemeliharaan dan perawatan anak agar kesehatannya selalu terpelihara. kegiatan yang berhubungan dengan individu dalam posisi dan situasi tertentu. Mempersiapkan anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi peranannya sebagai orang dewasa. Berbagai peranan yang terdapat di dalam keluarga adalah sebagai berikut : a. b. Mendidik anak sesuai dengan tingkat-tingkat perkembangannya. 3. berperan sebagai pencari nafkah. adalah : a. Peran Keluarga Dalam (Setiadi. Asih adalah memberikan kasih sayang. misalnya pendidikan anak-anak. peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku interpersonal. c. Menabung untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga di masayang akan datang.

sebagai kepala keluarga.dan konseling keluarga.Jika seorang perawat hanya mengkaji masalah individu saja bukan keluarga ia akan kehilangan bagian lain yang dibutuhkan untuk memperoleh pengkajian holistic. disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarga.Satu hal yang pasti adalah bahwa masalah anggota keluarga identik dengan masalah keluarga.serta upaya perawatan yang dapat mengurangi resiko akibat pola hidup dan bahaya dri lingkungan. ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga. c. Dalam sebuah unit keluarga. sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungan. mental.disfungsi apa saja(penyakit. Melalui perawatan kesehatan keluarga. sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya.Upaya tersebut bertujuan mengangkat derajat kesehatan keluarga secara menyeluruh . Peranan anak : anak. Keluarga sebagai objek dan subjek perawatan Menurut Tinkham dan Voorhies (1984) keluarga mempunyai [peran yang penting dalam keperawatan karena keluarga menyediakan sumber-sumber yang penting untuk memberikan pelayanan kesehatan atau keperawatan bagi dirinya dan orang lain dalam keluarga.cidera.anak melaksanakan peranan psiko-sosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik.Mereka mengacu pada keluarga sebagai pasien dan perawat komunitas pada focus utamanya pada kebutuhan keluarga dan resolusinya. pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya. Peranan ibu : sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya.pendidikan kesehatan. sosial dan spriritual.yang berfokus pada peningkatan perawatan diri.yang secara tidak langsung mengangkat derajat kesehatan setiap anggota keluarga .Keluarga merupakan jaringan yang mempunyai hubungan erat serta bersifat mandiri. b.perpisahan) akan memengaruhi satu atau lebih anggota keluarga dalam hal tertentu.

.seluruh keluarga harus diperiksa dan dirawat. Penemuan suatu kasus merupakan salah satu alasan penting untuk memberikan perawatan kesehatan.jika satu anggota keluaraga mengalami TBC.Ditemukannya masalah kesehatan pada satu anggota keluarga member petunjuk penting bahwa anggota keluarga beresiko tinggi mengalami masalah yang sama.Misalnya.