You are on page 1of 93

BAB I

DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN

KOMPONEN A :
VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI
PENCAPAIAN

Visi, misi, tujuan dan sasaran program studi ilmu keperawatan disusun dengan mengacu
pada Visi, Misi, Tujuan dan Sasara STIKES Bina Generasi Polewali Mandar yang
tercantum dalam statute dan rencana strategi. Penyusunannya dilakukan melalui
lokakarya dengan melibatkan pemangku kepentingan internal (dosen, tenaga
kependidikan dan mahasiswa). Serta pemangku kepentingan eksternal (lulusan, pengguna
lulusan, akademisi, praktisi dan sebagainya. Didalam proses penyusunan rumusan
tersebut terjadi proses diseminasi dan sosialisasi sehingga diperoleh visi, misi, tujuan, dan
sasaran secara umum dapat diterima dan merupakan cita-cita bersama pemangku
kepentingan.

Visi
Visi Program Studi Ilmu Keperawatan adalah :
’’Menghasilkan Lulusan Ners Profesional, Unggul, dan Berdaya Saing dalam
Keperawatan Komunitas di Sulawesi Barat Tahun 2021”

Misi
Misi STIKES Bina Generasi Polewali Mandar adalah :
1. Melaksanakan sistem pendidikan dan pengajaran ilmu keperawatan yang berpusat pada
mahasiswa (student-centered learning) dengan acuan standar nasional berbasis KKNI yang
berorientasi pada pengembangan keunggulan keperawatan komunitas.
2. Melaksanakan penelitian keperawatan dalam pengembangan ilmu dan pemecahan masalah
keperawatan secara berkelanjutan dengan pendekatan promotif dan preventif pada
pengembangan keperawatan komunitas.
3. Melakukan pengabdian masyarakat di bidang keperawatan secara berkelanjutan berlandaskan
evidence-based dan peka budaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan dan
peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
-1-
Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar

4. Menyiapkan kualitas dosen lebih mengarah ke keperawatan komunitas.
5. Memperluas kerjasama dengan pemerintah daerah dalam pengembangan kesehatan
masyarakat berbasis keperawatan komunitas.

TUJUAN :
Berdasarkan Visi dan Misi Program Studi Ilmu Keperawatan maka disusun tujuan
institusi sebagai berikut :
1. Meningkatkan pemanfaatan ilmu pengetahuan, tekhnologi dan soft skill keperawatan yang
berstandar nasional berbasis KKNI.
2. Meningkatnya hasil penelitian sebagai upaya pemecahan masalah keperawatan berdasarkan
bukti empiris dan ilmiah (evidance based practice) dalam pengembangan inovasi dan
kreatifitas dalam bidang keperawatan.
3. Meningkatnya aplikasi hasil penelitian melalui pengabdian masyarakat dibidang ilmu
keperawatan yang berkelanjutan dan kualitas sebagai wujud keikutsertaan mengentaskan
program pemerintah dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
4. Meningkatnya kerjasama dengan pemerintah daerah dalam pengembangan kesehatan
masyarakat berbasis keperawatan komunitas.

STRATEGI :
1. Strategi S-O (pertumbuhan dan penetrasi pasar secara agresif) Peningkatan Kualitas,
daya saing dan relevansi
2. Strategi S-T ( Aliansi strategis dan integrasi horisontal)
Strategi W-O (Stabilisasi, konsolidasi dan rasionalisasi internal)
Mengupayakan terciptanya good Goverment, akuntabilitas dan pencitraan publik

SASARAN :
1. Meningkatkan mitra kerjasama sebagai jejaring perluasan lahan praktek atau kerjasama
penguatan sumber daya pendidikan untuk memenuhi kebutuhan tuntutan kompetensi lulusan,
tenaga dosen dan non kependidikan sehingga mampu menjadi perguruan tinggi kesehatan
unggulan.
2. Meningkatnya kualitas pendidikan akademik dan profesi kesehatan yang didukung oleh
kurikulum yang relevan, fasilitas pendidikan yang memadai, dosen yang berkualitas untuk
memenuhi tuntutan lulusan yang profesional, kompeten dan kompetitif.

-2-
Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar

DESKRIPSI SWOT KOMPONEN A
1. KEKUATAN :
STRENGTH/KEKUATAN
No Aspek Bobot Nilai Hasil
1 Struktur Program Studi yang jelas setiap 1 % 40 0,04
semesternya dan tepat waktu.
2 Penjadualan pembelajaran teori, tutorial dan 1 % 3 0,03
praktikum yang disusun oleh penanggung
jawab Mata Kuliah.
3 Penetapan Dosen sebagai 1 % 2 0,02
koordinator/Penanggung jawab Mata Kuliah.
4 Rapat semua dosen untuk memastikan 1 % 3 0,03
Kesiapan Jadwal Pelaksanaan sebelum KBM
dimulai
5 Whork Shop untuk memastikan perencanaan 2 % 2 0,04
angggaran berbasis indikator kinerja unit.
6 Ada Kalender Akademik dan Kepatuhan dalam 2 % 3 0,06
Pelaksanaannya
7 Adanya media LCD untuk visualisasi 1 % 4 0,04
pembelajaran dan ruangan AC.
8 Evaluasi pembelajaran (UTS/UAS) yang 2 % 4 0,08
berjalan sesuai dengan kalender akademik.
9 Adanya Pembagian Job description untuk 2 % 2 0,04
setiap staf.
10 Kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan 2 % 2 0,04
prosedur standar
11 Layanan Legalisasi Transkip dan Ijazah cepat 1 % 2 0,02
(maksimal 2 x 24 jam)
12 Kurikulum mengacu kepada KKNI yang 2 % 2 0,04
diterapkan telah mengacu pada peraturan yang
ditetapkan Asosiasi yang berlaku dan
diseuaikan dengan kebutuhan pasar kerja
13 Struktur kurikulum yang disusun dilengkapi 2 % 2 0,04
dengan silabus, SAP, materi ajar, modul
tutorial dan praktikum
14 Penyusunan kurikulum melibatkan unsur 2 % 2 0,04
dosen maupun pengguna jasa perguruan tinggi
(stakeholders internal maupun eksternal)
15 Rerata Indeks prestasi kumulatif (IPK) lulusan 3 % 2 0,09
>2,75
16 Rerata kehadiran mahasiswa pada perkuliahan 2 % 3 0,06
80% dan praktikum lebih dari 85%
17 Rerata kehadiran dosen lebih dari 80% 2% 3 0,06
18 Lebih dari 95% mahasiswa menyelesaikan KTI 2 % 3 0,06
dan skripsi tepat waktu
19 Proses pembelajaran dengan pendekatan 2% 2 0,04
metode studentcenter learning (SCL)
20 Memiliki panduan akademik 2% 3 0,06
21 Pengelolaan dan Pemanfaatan Sarana & 2% 2 0,04
Prasarana yang telah tersedia optimal
21 Sistem rekruitmen pegawai dilakukan secara 2 % 2 0,04

-3-
Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar

misi dan tujuan mampu menjadi panduan 1% 2 0. dan AIPNI 43 Memiliki jaringan yang luas untuk praktik 2% 2 0.06 institusi dalam negeri 32 Reputasi STIKES yang cukup baik perguruan 2% 2 0.06 41 Sudah terdaftar dan terbina oleh organisasi 2% 3 0.03 terhadap semua kebijakan dan keputusan di bawahnya 34 Struktur organisasi cukup sederhana. jelas.09 27 Komitmen SDM terhadap tugas cukup tinggi 2% 3 0.02 berusia muda 23 Sebagian besar dosen memiliki pendidikan 2% 2 0. lapangan dan komunitas 44 Proses pendidikan terevaluasi secara jelas dan 2% 3 0. 2% 3 0.09 (reasonable) dan bersaing 40 Sudah terakreditasi oleh BAN-PT 2% 3 0. terbuka dan melalui beberapa seleksi 22 Sebagian besar dosen dan karyawan masih 1% 2 0.04 mulai ditata untuk sesuai dengan jenis pekerjaan 31 Memiliki jaringan kerjasama yang baik dengan 2% 3 0.04 klinik.06 profesi masing-masing program studi 42 Sudah terdaftar dan terbina oleh APTISI.04 26 Telah terbentuk ikatan alumni STIKES 3% 2 0.06 AIPKIND.04 berbasis fungsi.04 luar Kota Polewali cukup bervariasi 37 Memiliki sarana transportasi untuk operasional 2% 2 0.06 28 Serapan Alumni cukup tinggi (terbukti dengan 2% 3 0.04 yang relevan dengan Program Studi 24 Pengelolaan keuangan transparan dan 2% 2 0.06 masa tunggu alumni 2. 2% 2 0.04 akademik dan non akademik yang cukup memadai 38 Berada pada lokasi strategis dan mudah 2% 2 0.44 -4- Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar .02 dengan bidangnya 36 Asal daerah mahasiswa yang mendaftar dari 2% 2 0. efektif dan efisien lengkap pembagian wewenang dan tanggung jawab serta uraian tugas masing-masing unit 35 Sebagian besar Lulusan telah bekerja sesuai 1% 2 0.06 dilakukan secara berkesinambungan 100% Total 2.06 indonesia 30 Latar belakang pendidikan staf Karyawan yang 2% 2 0.4 bulan) 29 Lulusan Sudah menyebar ke seluruh wilayah 2% 3 0.04 diakses karena berdekatan dengan pusat kota Polewali 39 Biaya kuliah yang masih dapat dijangkau 3% 2 0.04 tinggi kesehatan 33 Visi.04 akuntabel 25 Tersedia organisasi kemahasiswaan yang aktif 2% 2 0.

02 pembelajaran (Materi Mata Kuliah) sesuai dengan jadwal rendah 3 Belum tersedia sarana dan prasarana yang 2 % 2 0.04 memadai 4 Sebagian besar dosen tidak 2 % 2 0.02 berjalan optimal 15 Kurangnya kemampuan Alumni dalam 2 % 2 0.04 program.06 dipublikasikan nasional 8 Sumber dana sebagian besar 2 % 3 0. umum dan SDM 2 % 2 0.04 mengembalikan lembar jawaban UTS/UAS/penugasan yang telah dikoreksi kepada mahasiswa 5 Jumlah SDM bagian adm. dikarenakan padatnya kegiatan perkuliahan.04 dari 1000 mahahasiswa 11 Rendahnya kualitas proses pembelajaran 2% 3 0.09 kegiatan kemahasiswaan .04 belum sesuai dengan unit pekerjaannya 6 Belum semua dosen memiliki jabatan 3 % 2 0.04 mahasiswa untuk pemanfaatan TIK sebagai sarana belajar belum optimal 17 Rendahnya Kompetensi Sumber Daya 2 % 2 0.06 tinggi 10 Memiliki jumlah mahasiswa masih kurang 2% 2 0.06 lab bahasa 12 Belum adanya lembaga khusus yang 2% 2 0. -5- Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . kadang berubah (terdapat dosen pengampu yang berbeda) pada implementasinya 2 Kepatuhan dalam pelaksanaan 1 % 2 0.04 sangat rendah 14 Jaringan komunikasi antar Alumni belum 1 % 2 0.04 Manusia (SDM) sesuai dengan bidangnya 18 Kurangnya minat mahasiswa dalam 3 % 2 0.04 berbahasa Asing 16 Tingkat kesadaran yang rendah dari 2 % 2 0.04 bertanggung jawab pada peningkatan kualitas proses pembalajaran bahasa asing 13 Standar Gaji pertama kerja lulusan masih 2 % 2 0.09 fungsional akademik 7 Belum ada karya akademik yang 2 % 3 0.06 mengandalkan dari mahasiswa 9 Rasio jumlah dosen : mahasiswa masih 2 % 3 0. KELEMAHAN WEAKNESSES/KELEMAHAN No Aspek Bobot Nilai Hasil 1 Tim pengajar yang ada di struktur 2 % 2 0. 2.

99 -6- Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar .04 di prodi atau institusi hanya belum berjalan dengan baik 25 Sebagian mahasiwa berasal dari Kota 3% 2 0. 35 Sistem keamanan masih belum mendapat 2% 2 0.04 baru beranjak pada masa pertumbuhan.02 kompetensi pada first taker 28 Waktu tempuh studi mahasiswa rerata 2% 2 0.04 perhatian oleh para pemakai 36 Sistem magang untuk dosen baru tidak jelas 2% 3 0.5 tahun (D3) dan 5 (S1dan Ners) 29 STIKES Bina Generasi Polewali Mandar 2% 2 0.06 Kependidikan tidak jelas 34 Sistem reward dan punishment terhadap 2% 3 0. 30 Pengalaman kerja tenaga pengajar (dosen 2% 2 0.06 rendah 22 Kurangnya kompetensi manajerial 2% 2 0.06 negeri 24 Sudah ada lembaga penjaminan mutu baik 2% 2 0.04 tetap) masih minimal 31 Kurangnya kompetensi tenaga non 3% 2 0.06 45% dosen masih S1.04 rendah 27 Lebih dari 50% lulusan tidak lulus uji 1% 2 0.06 100% Total 2. 23 Belum ada kerjasama dengan pihak luar 2% 3 0.06 menulis di kalangan dosen masih rendah 20 Jurnal STIKES belum terakreditasi Sekitar 2% 3 0.04 pimpinan.06 dosen dan tenaga kependidikan tidak ada .04 masih lama (3.09 akademik dalam bidang kerjanya 32 Kurangnya jumlah tenaga pengajar (dosen 2% 3 0.06 Polewali dan kabupaten di Sulawesi Barat 26 Rata-rata kepuasan lulusan masih cukup 2% 2 0.06 tetap) yang ahli di bidangnya (S2) 33 Sistem evaluasi kinerja dosen dan Tenaga 2% 3 0. 21 Kemampuan bahasa asing (english) dosen 2% 3 0. 19 Budaya atau kebiasaan meneliti dan 2% 3 0.

04 akademik terbuka 11 Peluang untuk melakukan kegiatan 2% 3 0.04 source Learning Management System 2 Tersedia cukup banyak content 1 % 2 0.02 pembelajaran dapat diakses melalui internet 3 Tersedia banyak lembaga ekternal yang 2 % 2 0.09 7 Terbukanya kesempatan untuk 2 % 3 0. metoda dan media pembelajaran. 8 Terbukanya kesempatan untuk 2 % 3 0. 3.06 penelitian dan pengabdian masyarakat cukup besar.04 kegiatan kemahasiswaan dari DIKTI 17 Terbukanya pasar kerja luar negeri 2% 2 0. seminar dari lembaga perguruan tinggi.06 dosen dan mahasiswa 10 Untuk mendapatkan jabatan fungsional 2% 2 0.04 penuh untuk menyusun kurikulum sesuai ciri khas institusi pendidikan. 5 Adanya kebebasan untuk meninjau ulang 2 % 2 0.06 mengembangkan sistem. Kopertis Wilayah IX. 16 Tersedia banyak peluang pendanaan 2 % 2 0. 13 Peluang untuk mendapatkan dana dari luar 2 % 2 0.04 pelatihan.04 18 Tersedia alat lab yang modern dan canggih 3 % 2 0.04 cukup terbuka yaitu hibah dan kerjasama 14 Peluang untuk melakukan kerjasama 1 % 2 0. penataran.04 maupun swasta.04 dapat diajak kerjasama untuk penjaminan mutu pendidikan 4 Otonomi PT yang memberikan kebebasan 2 % 2 0. Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi Barat. Pemkab Polewali Mandar.04 kurikulum 6 Tingginya kepedulian user dan Yayasan 3% 2 0. karena ada dukungan dana dari Institusi DIKTI.06 -7- Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar .06 mengembangkan wawasan keilmuan 9 Kebebasan akademik diberikan kepada 2 % 3 0.02 dengan lembaga lain terbuka 15 Adanya dukungan dari institusi Pemerintah 2 % 2 0. 12 Tersedianya tawaran untuk mengikuti 2% 2 0.09 mudah diperoleh 19 Banyaknya permintaan tenaga kesehatan 2 % 3 0. PELUANG OPPORTUNITIES/PELUANG No Aspek Bobot Nilai Hasil 1 Tersedia cukup banyak software open 2 % 2 0.

lulusan STIKES dari beberapa instansi
pelayanan kesehatan dan pendidikan
kesehatan dalam dan luar negeri
20 Meluasnya penggunaan TIK sebagai 2% 3 0,06
sarana perluasan akses sumber-sumber
belajar
21 Akses data ekternal mudah 2% 3 0,06
22 Semakin murahnya harga-harga peralatan 2% 2 0,04
TIK sebagai pendukung pembelajaran.
23 Adanya program hibah dari pemerintah 2% 3 0,06
terkait TIK
24 Tersedianya berbagai software sistem 2% 2 0,04
informasi di pasaran
25 Semakin banyaknya tenaga terampil di 3% 2 0.06
bidang sistem informasi
26 Tersedia banyak lembaga penyelenggara 2% 2 0,04
pelatihan
27 Banyaknya kesempatan untuk menjalin 1% 2 0,02
kerjasama secara global
28 Cukup banyak orang tua yang 2% 2 0,04
menginginkan anaknya di asrama.
29 Banyak mahasiswa dari luar Kota Polewali 2% 2 0,04
yang butuh asrama
30 Trend pendidikan asrama meningkat 2% 2 0,04
31 Jalinan kerjasama dan kemitraan untuk 3% 2 0,09
penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat terbuka luas
32 Kesempatan beasiswa belajar bagi Dosen 2% 3 0,06
ke Dalam dan Luar Negeri terbuka luas.
33 Kesempatan untuk menjalin kerjasama 2% 3 0,06
pihak dalam dan luar negeri terbuka luas.
34 Tingkat kesehatan masyarakat yang masih 2% 3 0,06
rendah
35 Perhatian pemerintah pada sektor 2% 2 0,04
kesehatan sangat tinggi
36 Wilayah Indonesia yang luas masih butuh 2% 3 0,06
tenaga kesehatan
37 Meningkatnya umur harapan hidup 3% 2 0.03
masyarakat
38 Adanya Sertifikasi dosen 2% 1 0.02
100% Total 2,58

-8-
Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar

4. ANCAMAN

THREAT/ANCAMAN
No Aspek Bobot Nilai Hasil
1 Tuntutan terhadap kemampuan berbahasa 2 % 2 0,04
Inggris, Arab dan budaya tinggi
2 Tingginya kecepatan perkembangan TI di 1 % 2 0,02
luar
3 Penerimaan PNS mensyaratkan Akreditasi 2 % 2 0,04
minimal B dan IPK minimal 3.0
4 Adanya tuntutan Uji Kompetensi exit 2 % 2 0,04
exam untuk mendapatkan surat ijin Profesi
5 Tingkat persaingan lulusan semakin berat 2% 2 0,04
6 Tuntutan masyarakat untuk mendapatkan 3 % 2 0,09
pelayanan prima dalam mengatasi
masalah kesehatan yang sangat kompleks.
7 Tuntutan terhadap fasilitas lab yang 2 % 3 0,06
modern
8 Tuntutan kecepatan pelayanan semakin 2 % 3 0,06
meningkat
9 Tuntutan terhadap sertifikasi keahilan 2 % 3 0,06
SDM
10 Kebijakan Pemerintah tentang Standar Gaji 2% 2 0,04
yang selalu naik
11 Inflasi berpengaruh pada kenaikan harga 2% 3 0,06
kebutuhan sarana dan fasilitas pendidikan
12 Anggapan bahwa kegiatan kemahasiswaan 2% 2 0,04
dapat mengganggu perkuliahan.
13 Peraturan DIKTI terkait pennyelenggaraan 3% 2 0,04
pendidikan yang semakin ketat
14 Pengaruh penyebaran narkoba/HIV/AIDS 2% 2 0,04
15 Bermunculan Intitusi kesehatan lain 1% 2 0,02
16 Lemahnya penerapan peraturan pemerintah 2 % 2 0,04
setempat yang mengatur tentang kost
mahasiswa
17 Harga alat lab yang modern dan cangih 2 % 2 0,04
masih relatif mahal
18 Adanya Uji Kompetensi yang wajib diikuti 2 % 2 0,04
oleh lulusan untuk mendapatkan SIB dan
SIP dan pelaksanaan exit exam.
19 Lulusan tenaga kesehatan Institusi 3 % 2 0,09
kesehatan yang lain
20 Tuntutan dunia kerja terhadap kemampuan 2 % 3 0,06
tenaga kesehatan
21 Pengaruh budaya seks 2 % 3 0,06
bebas/pornografi/pornoaksi
22 Munculnya persepsi masyarakat tentang 2 % 3 0,06
-9-
Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar

mahalnya biaya pendidikan di perguruan
tinggi kesehatan.
23 Tuntutan masyarakat terhadap aplikasi 2% 2 0,04
hasil penelitian dan pengabdian
masyarakat di bidang kesehatan semakin
tinggi
24 UU Guru dan Dosen yang segera 2% 3 0,06
dilaksanakan.
25 Ketersediaan tenaga dosen yang 2% 2 0,04
kompeten/profesional di bidang kebidanan
dan keperawatan masih sangat rendah
26 Tuntutan stakeholders makin meningkat. 3% 2 0.06
27 Kemampuan masyarakat sektor kesehatan 4% 2 0.06
masih rendah
100% Total 3,15

- 10 -
Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar

dan peran dalam program studi. dilaksanakan. analisis jabatan. dan laboratorium). transparan.disosialisasikan. Kebijakan tingkat STIKES Bina Generasi Polewali Mandar terkait dengan tata pamong seperti SK struktur organisasi. Pemilihan pimpinan pada tingkat senat dilaksanakan melalui rapat senat dengan sebelumnya calon pimpinan mengemukakan visi dan misi. Calon yang terpilih akan ditetapkan. Untuk program studi. penghargaan dan sanksi serta pedoman dan prosedur pelayanan (administrasi. serta dapat memelihara dan mengakomodasi semua unsur. Sistem tata pamong berjalan secara efektif melalui mekanisme yang disepakati bersama. etika dosen. bertanggung jawab dan adil. etika karyawan. akuntabel. sistem pengelolaan dan penjaminan mutu berjalan secara efektif di dalam Program Studi Ilmu Keperawatan. TATA PAMONG. perpustakaan. KEPEMIMPINAN. Sistem tata pamong(input. Tata pamong didukung dengan budaya organisasi yang dicerminkan dengan tegaknya aturan. SISTEM PENGELOLAAN DAN PENJAMINAN MUTU Tata pamong adalah suatu sistem yang dapat menjadikan kepemimpinan. fungsi. job desc di lingkungan STIKES dan program studi. Peraturan Pemerintah Nomor 04 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Perguruan Tinggi 3. Hasil pemilihan dari program studi akan dibawa kerapat senat untuk menentukan .11 - Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Pada prinsipnya mekanisme pengelolaan tata pamong di Program Studi Ilmu Keperawatan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar ditentukan berdasarkan pada : 1.KOMPONEN B : 1. Statuta STIKES Bina Generasi Polewali Mandar 2. output dan outcome atau capaian serta lingkungan eksternal yang menjam in terlaksananya tata pamong yang baik) harus diformulasikan. dipantau dan dievaluasi dengan peraturan dan prosedur yang jelas. ketua dan sekertaris dipilih melalui rapat program studi. sistem tata pamong yang digunakan program studi untuk memilih pemimpin dan membangun sistem tata pamong yang kredibel. proses. etika mahasiswa.

penelitian dan pengabdian masyarakat selama masih dalam koridor peraturan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar yang berlaku yang mengatur tridharma perguruan tinggi. Evaluasi dilakukan secara periodik dengan audit mutu internal oleh pusat jaminan mutu setiap semester sekali. . Pencerminan suatu sistem dan pelaksanaan tata pamong yang kredibel dan bertanggung jawab dilakukan dengan cara mengadakan perencanaan dan evaluasi perkembangan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dalam rapat pimpinan sekurang-kurangnya satu kali dalam setiap semester. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar memberikan kesempatan yang sama kepada semua staf untuk melakukan tugas pendidikan. siapa yang akan menjadi ketua program. Pencerminan suatu sistem pelaksanaan tata pamong yang adil.12 - Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Hal ini berlaku pula dalam pemilihan sekertaris program.

Medikal Bedah Anak Maternitas Darurat & Kritis Man. Koordinasi dan Cara Kerja Gambarkan struktur organisasi UPPSN serta tugas/fungsi dari tiap unit yang ada.1 Struktur Organisasi. KETUA STIKES WK 1 WK 2 WK 3 LPMI Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Sekertaris Program Studi Penanggung Jawab Penanggung Jawab Program Akademik Program Profesi Ners Departemen Departemen Departemen Departemen Departemen Departemen Departemen Keterangan: Keperawatan Keperawatan Keperawatan Keperawatan Gawat Keperawatan Jiwa Keperawatan Dasar & Komunitas.Keperawatan Keluarga Gerontik Keterangan : = Garis Komando = Garis Koordinasi .1.13 - Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar .

percaya diri dan memperoleh pengakuan dari berbagai kalangan baik dari dalam maupun dari luar. PS melihat adanya peluang untuk memperoleh sertifikasi manajemen mutu. PS lebih eksis. Juga telah menyusun analisis dan uraian jabatan pimpinan dan karyawan dilingkungan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat. Hal ini diusahakan PS dengan melakukan pembenahan yang mengacu pada sasaran mutu STIKES Bina Genrerasi Polewali Mandar. kredibel. belum lengkapnya SOP. Adanya penjabaran fungsi dan tugas pokok masing-masing personil telah mampu memberi panduan kerja bagi pegawai. tepat dan baik. pada situasi tertentu dirasa menyulitkan pengambilan keputusan dalam menangani suatu masalah. Ketua STIKES dalam melaksanakan tugas-tugasnya dibantu oleh Wakil Ketua (WK) I bidang akademik. Namun demikian. merumuskan dan mengartikulasi visi yang realistik. Sehingga tugas dan tanggung-jawab yang diberikan dapat dikerjakan dengan jelas. dan budaya organisasi yang disepakati bersama. pengalihan serta akuntabilitas pelaksanaan tugas. Program Studi Ilmu Keperawatan telah menetapkan struktur organisasi serta berbagai peraturan dan ketentuan. Diharapkan dengan tercapainya pengakuan ini. 1. sering menimbulkan penafsiran yang berbeda dan mengakibatkan langkah pengambilan keputusan dari penanggungjawab tugas tersendat-sendat. etika. Dalam hal pelaksanaan tugas. Kepemimpinan mampu memprediksi masa depan. SOP (Standard Operational Procedure) yang ada juga telah dapat menunjang sistem kepemimpinan. Untuk menjamin mekanisme kerja.2 Kepemimpinan Kepemimpinan efektif mengarahkan dan mempengaruhi perilaku semua unsur dalam program studi. Ditambah dengan penjabaran job description yang masih terlalu umum dari lembaga. mengikuti nilai.14 - . yang menekankan pada keharmonisan hubungan manusia dan mampu menstimulasi secara intelektual dan arif bagi anggota Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . WK II yang membawahi keuangan dan WK III yang membawahi bidang kemahasiswaan dan alumni. norma. serta mengkomunikasikan visi ke depan.

15 - . Selanjutnya perencanaan yang sudah disusun dalam pelaksanaannya dilakukan oleh ketua. dan kepemimpinan publik. 1. Selama ini kepemimpinan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar berjalan dengan efektif. pengarahan (leading).Dalam menjalankan fungsi kepemimpinan dikenal kepemimpinan operasional. organisasi.3 Sistem Pengelolaan Sistem pengelolaan fungsional dan operasional UPPSN mencakup perencanaan (planning). Kepemimpinan operasional berkaitan dengan kemampuan menjabarkan visi. norma. Kepemimpinan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. penstafan (staffing). Berdasarkan perencanaan tersebut. misi ke dalam kegiatan operasional UPPSN. Bersama-sama stakeholder ketua dibantu wakil ketua merumuskan perencanaan dengan berpijak pada kondisi terkini. ornagisasional. program studi. tujuan. dan tugas kepada seluruh unsur dalam perguruan tinggi. kepemimpinan organisasi. Ketua STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dibantu oleh Para Wakil Ketua mengarahkan dan berupaya mempengaruhi perilaku semua unsur dalam STIKES Bina Generasi Polewali Mandar untuk mengikuti nilai. dalam kegiatan internal maupun eksternal. Jelaskan pola kepemimpinan dalam UPPSN yang mencakup informasi tentang kepemimpinan operasional. Dalam pelaksanaannya perencanaan berdasarkan pada renstra dan program kerja tahunan. dan publik. etika dan budaya organisasi yang disepakati bersama. memiliki karakteristik operasional. Kepemimpinan organisasi berkaitan dengan pemahaman tata kerja antar unit dalam organisasi perguruan tinggi. pimpinan mengimplementasikan dan mengevaluasi seluruh kegiatan. pengendalian (controlling). Dalam melakukan perencanaan ini juga dilakukan perencanaan sistem penganggaran yang bersifat terpadu. peluang dan tantangan organisasi dimasa depan. serta mampu memberikan arahan. pengorganisasian (organizing). Kepemimpinan publik berkaitan dengan kemampuan menjalin kerjasama dan menjadi rujukan bagi publik. untuk mewujudkan visi organisasi. misi. tujuan dan sasaran. unit kerja disesuaikan dengan Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . peran. Pengelolaan fungsional dan operasional di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar meliputi hal-hal sebagai berikut: Dalam melaksanakan fungsi planning dimulai dari hal yang bersifat mendasar berdasarkan visi. dan kepemimpinan publik.

Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . STIKES Bina Generasi Polewali Mandar telah membentuk tim Sistem Penkaminan Mutu Internal Kampus sejak tahun 2012 dan telah memiliki manual mutu. Fungsi kepemimpinan dilakukan pimpinan sekolah tinggi untuk mengarahkan. memberikan motivasi dan melakukan komunikasi kepada seluruh unit dan program studi untuk mencapai visi. SISTEM KEPEMIMPINAN. Pelaksanaan kegiatan atas keputusan-keputusan yang diambil dilaksanakan secara teamwork. termasuk program-program kerja di level Program Studi. misi. Sedangkan untuk sistem pengawasan dilakukan melalui audit internal yang dilakukan tiap dua kali dalam setahun. 2. melakukan tindakan koreksi dan peningkatan mutu serta memfasilitasi pelaksanaan penjaminan mutu. tupoksi masing-masing. Sistem Kepemimpinan Sistem kepemimpinan yang dijalankan bersifat partisipatif dan kerjasama tim. Organisasi ini terdiri dari kelompok dosen. sosialisasi. Dalam melakukan pengelolaan tenaga akademik dan tenaga pendidikan melalaui fungsi staffing dilakukan dengan cara memberikan kesempatan kepada tenaga akademik untuk menentukan bidang keahliannya sesuai dengan minatnya dan diupayakan untuk memperoleh pendidikan lebih tinggi yang linear dengan konsentrasi pendidikan sebelumnya. Sedangkan untuk pengelola tenaga kependidikan dilakukan dengan workshop atau palatihan yang berkaitan dengan ketataadministrasian dan teknologi informasi untuk menunjang pelayanan proses pembelajaran. menyusun manual prosedur. tujuan dan sasaran melalui rapat rutin pimpinan. standar mutu dan sudah didokumentasikan. tenaga kependidikan dan mahasiswa. menyusun manual mutu.16 - . 1. Tugas pokok organisasi ini adalah: membantu pimpinan menetapkan kebijakan mutu. penyusunan intruksi kerja. yaitu semua keputusan diambil oleh Pimpinan STIKES setelah dibicarakan bersama. DAN PENGALIHAN (DEPUTIZING) SERTA AKUNTABILITAS PELAKSANAAN TUGAS.4 Sistem Penjaminan Mutu Unit Pengelola Program Studi Dalam upaya meningkatkan mutu.

Kinerja tugas pejabat struktural dinilai oleh atasan langsung dengan memperhatikan pendapat dari orang-orang yang terlibat secara langsung dalam pelaksanaan tugasnya dalam hal integritas.17 - . wewenang. situasi dan pendapat dari para anggota civitas academica. ujian tengah/akhir semester. misalnya dengan menjadi ketua atau anggota panitia dalam kegiatan seminar. Dosen senior Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . SERTA PENGELOLAAN DAN KOORDINASI PELAKSANAAN PROGRAM. tanggung jawab serta pencapaian program kerja yang telah dibuatnya. pertimbangan senat STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dan peraturan-peraturan yang berlaku di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dengan memperhatikan kebutuhan. dalam membuat kebijakan cuti akademik. dan tanggung jawab dari pejabat struktural yang lama kepada pejabat struktural yang baru sehingga pejabat struktural yang baru dapat melanjutkan rencana. pengembangan kurikulum. 3. kerja keras. seluruh civitas academica dilibatkan seoptimal mungkin. Pengalihan Tugas Pergantian pejabat struktural tidak dilaksanakan pada saat yang bersamaan. kuliah umum. Hal ini dilakukan agar kontinuitas pelaksanaan rencana. ataupun tugas-tugas yang diberikan kepadanya. pelatihan. Akuntabilitas Pelaksanaan Tugas Setiap pejabat struktural adalah orang yang kompeten di bidangnya dan memiliki integritas untuk menjalankan wewenang dan tugasnya sesuai dengan norma. Para dosen yang telah mengikuti seminar/ workshop/ pelatihan diwajibkan mempresentasikan hasilnya kepada para dosen lainnya dengan tujuan untuk meningkatkan diskusi antar dosen dan memperluas wawasan dosen- dosen lain yang tidak dapat ikut serta dalam kegiatan tersebut. Pada waktu pergantian pejabat struktural dilakukan serah terima tugas. Setiap kebijakan yang dibuat selalu mengacu pada nilai-nilai. dan lain lain. PARTISIPASI CIVITAS ACADEMICA DALAM PENGEMBANGAN KEBIJAKAN. Partisipasi Civitas Academica dalam Pengelolaan Program Dalam mengelola program. koordinator pelaksanaan ujian saringan masuk. program dan tugas-tugas Program Studi. lokakarya. aturan dan ketentuan yang berlaku. studi lanjut dan lain-lain. program dan tugas-tugas organisasi tetap terjaga dan berkesinambungan. nilai- nilai. Contohnya. statuta.

SASARAN DAN TUJUAN PROGRAM. 4. PERENCANAAN PROGRAM JANGKA PANJANG (RENSTRA) DAN MONITORING PELAKSANAANNYA SESUAI DENGAN VISI. baik dalam pembelajaran. Ketua Program Studi lainnya (Program Studi Keperawatan & Program Studi Ilmu Kebidanan). sasaran. Partisipasi Civitas Academica dalam Koordinasi Pelaksanaan program Adanya koordinasi antara Ketua Program Studi dengan Ketua STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dan para Wakil Ketua. mahasiswa serta Kepala Tata Usaha STIKES Bina Generasi Polewali Mandar beserta staf administrasi sehubungan dengan pemanfaatan sumberdaya yang dimiliki (SDM. misi. sistem informasi. diwajibkan membina dosen junior. rapat koordinasi ujian dua kali dalam satu semester. kurikulum. penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Ketua Program Studi mengevaluasi rencananya dan melaporkan pelaksanaan program kerjanya kepada Ketua STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Semua program yang dilaksanakan harus mengacu pada visi. disusun strategi pengembangan dalam bidang SDM. dana. Pada akhir semester genap. Perencanaan Program Jangka Panjang Rencana kerja dibuat oleh Ketua Program Studi dengan mengacu pada Rencana Pengembangan untuk perencanaan Jangka Panjang yang dibuat oleh Ketua STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dan RENSTRA STIKES Bina Generasi Polewali Mandar serta hasil evaluasi SWOT Program Studi. sarana dan prasarana)untuk memungkinkan pelaksanaan program kerja yang lebih baik. dan rapat koordinasi mata kuliah satu kali dalam satu semester. Monitoring pelaksanaan program dapat juga terjadi secara informal melalui pertemuan tidak resmi. MISI. dan membuat perencanaan untuk tahun akademik berikutnya. dan Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Selanjutnya. dan lain-lain. sarana dan prasarana. Monitoring Pelaksanaan Program Rapat rutin yang dilaksanakan untuk memonitor pelaksanaan program antara lain: rapat struktural dua minggu sekali. proses pembelajaran. Evaluasi pelaksanaan program secara formal dilakukan pada setiap akhir semester dan akhir tahun akademik secara bersama-sama oleh Ketua Program Studi beserta semua pejabat struktural terkait. rapat Program Studi satu bulan sekali.18 - . dosen.

informal dengan melalui komunikasi untuk menyamakan persepsi.19 - . dan rapat senat STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Prosedur pemilihan Ketua Sekolah Tinggi Pendekatan partisipatif digunakan dalam menentukan calon pemimpin/ketua . serta meningkatkan keterlibatan partisipasi dosen Program Studi dalam setiap pelaksanaan kegiatan rutin dan pengembangan Progrm Studi. olahraga bersama dll. dengan mempertimbangkan pendapat para dosen. memiliki kemampuan memimpin dan bekerjasama. Komunikasi formal dilakukan melalui rapat rutin struktural. sasaran dan tujuan Program Studi. peringatan ulang tahun. Kepemimpinan dilaksanakan melalui komunikasi formal maupun informal Dalam menjalankan kepemimpinannya. Hal ini dilakukan agar dapat menjalankan Kebijakan Akademik STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. dosen tetap dan tenaga penunjang setiap awal atau akhir semester. Ketua Perguruan Tinggi menggunakan cara- cara yang bersifat formal dan informal. berperilaku baik. tujuan Masing-masing Program Studi. 2) EVALUASI PROGRAM DAN PELACAKAN LULUSAN. jabatan fungsional minimal Asisten Ahli. senat STIKES Bina Generasi Polewali Mandar serta memperhatikan kualifikasi minimal yang harus dimiliki. misi. memiliki loyalitas terhadap lembaga serta sehat jasmani dan rohani. Hasil evaluasi digunakan sebagai balikan dalam merevisi ataupun membuat program kerja serta kebijakan berikutnya dengan tetap mengacu pada visi. melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat kekeluargaan. rapat rutin program studi. rapat rutin dosen tetap. yaitu: pendidikan minimal S2. lokakarya. serta pertemuan formal dan informal lainnya. seperti rekreasi. diskusi dan presentasi dosen. Calon yang terpilih selanjutnya diajukan ke Senat Sekolah Tinggi dan Yayasan. EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN. dosen tetap. syukuran. Komunikasi informal dilakukan dengan membina hubungan personal dengan seluruh dosen maupun tenaga pendukung. acara keluarga. rapat koordinator mata kuliah. Evaluasi Program dilakukan melalui rapat Sekolah Tinggi yang dihadiri oleh Porogram studi. bedah buku. 5. perpisahan. Keterlibatan mahasiswa dilakukan melalui angket evaluasi pembelajaran atau temu muka dengan Ketua Program Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . sarasehan.

3) PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN PROGRAM. terselenggaranya kegiatan magang. temu alumni. yang seluruhnya akan meningkatkan aspek pembelajaran. kemahasiswaan dan alumni. masukan dari lembaga kemahasiswaan. diperolehnya tenaga pengajar dari ekspert. RENSTRA STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. rekan alumni. baik secara langsung maupun melalui surat. dan masukan dari para alumni. adanya berbagai rapat rutin. mengelola perusahaan orang tua atau berwirausaha. Keterlibatan alumni terlaksana melalui pembentukan ikatan alumni. Data alumni diperoleh dari koordinator alumni angkatan tertentu. sarana dan prasarana. dan pelacakan lulusan. Suasana yang kondusif untuk mencapai learning community diupayakan terus-menerus dengan meningkatkan kesadaran akan manfaat setiap aspek pada pembelajaran. DENGAN MEMANFAATKAN HASIL EVALUASI INTERNAL DAN EKSTERNAL. diperolehnya beasiswa dari alumni. misi dan tujuan Sekolah Tinggi dengan melibatkan program studi. dosen maupun melalui tempat kerja alumni. Seluruh upaya tersebut memberikan manfaat dengan dihasilkannya kurikulum yang lebih memuaskan. berdasarkan hasil angket.20 - . Selanjutnya pelacakan terhadap lulusan dilakukan secara formal dan teratur. Para alumni tersebar bekerja di berbagai instansi pemerintah. Masukan dari berbagai pihak tersebut adalah bahan pertimbangan bagi Ketua Program Studi untuk membuat rencana kerja kegiatan rutin dan pengembangan. dan maksimalnya 6-12 bulan setelah lulus. dan pengguna lulusan dan memperhatikan hasil analisis SWOT. dosen dan masukan dari mahasiswa. swasta yang sesuai bidang maupun yang tidak sesuai bidang. serta organisasi dan pengelolaan. penelitian dan pengabdian dengan lebih efektif dan efisien. kemitraan. Studi. wakil dari beberapa alumni. alumni. Perhatian pada SWOT Program Studi dan berprinsip continuous improvement Perencanaan dan pengembangan diarahkan pada perwujudan visi. hasil evaluasi angket pembelajaran yang diisi mahasiswa. sehingga melalui kegiatan ini diperoleh masukan dari lulusan mengenai apa yang perlu diperbaiki dan dikembangkan. sumber daya manusia. kotak saran. Komponen utama yang dikembangkan adalah kurikulum. pengadaan sarana dan prasarana yang lebih memadai. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . mendapatkan pekerjaan dalam 1-2 bulan setelah lulus. Para lulusan.

Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . pengajaran.21 - . Kerjasama dan kemitraan dilakukan dengan berbagai institusi seperti: Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar. Keterlibatan Para Dosen Keterlibatan dosen dalam perencanaan dan pengembangan Program Studi dilakukan melalui rapat perencanaan dan evaluasi kegiatan Program Studi yangdilaksanakan setiap awal dan akhir semester. dosen tamu. pengayaan prasarana. kuesioner evaluasi proses belajar mengajar dan temu muka dengan Ketua Program Studi serta masukan melalui Ketua Himpunan mahasiswa. workshop. magang. Keterlibatan Para Pengguna Lulusan Keterlibatan para pengguna lulusan dilakukan melalui kegiatan pertemuan dengan para pengguna untuk mendapat masukan mengenai kulitas lulusan dan informasi karakteristik lulusan yang diharapkan. pemberian pelatihan. maupun penelitian dan pengabdian pada masyarakat 4) KERJASAMA DAN KEMITRAAN. kasus. penelitian. dan lain-lain. Keterlibatan Mahasiswa Keterlibatan mahasiswa dilakukan melalui pemberian masukan kepada Program Studi melalui kotak saran. pembicara tamu dalam berbagai pertemuan ilmiah seperti seminar. temu alumni. Selain itu melalui pertemuan informal. rekrutmen lulusan Program Studi. dan kerjasama lainnya. menghubungkan dunia pendidikan dengan dunia kerja yang sangat membantu pengayaan dan perkembangan Program Studi. pengembangan pembelajaran. Kerja sama dan keterlibatan alumni memperluas wawasan para civitas academica. undangan alumni untuk memberikan masukan dalam kurikulum materi. mengajak alumni untuk menjadi dosen tidak tetap. dan lain- lain maupun dukungan sponsorship dalam kegiatan seminar. serta pertemuan formal dan informal lainnya. RSUD Polewali Mandar. dan pelacakan lulusan. kerjasama dalam memberikan pelatihan. kerjasama tersebut antara lain dalam bidang pengembangan kurikulum. Keterlibatan Alumni Keterlibatan alumni terlaksana dengan usaha pembentukan ikatan alumni. dosen tamu. memberikan kuliah umum. Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa. pengabdian masyarakat. Selain itu ada pula kerja sama untuk rekrutmen tenaga kerja. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dan juga masyarakat umumnya. kuliah umum.

disiplin. sasaran dan tujuan Program Studi. Kurikulum berdasarkan UU Sisdiknas 2003 adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. sehingga lulusan Program Studi telah memenuhi standar kualitas sebagaimana diharapkan oleh stakeholders yang pada akhirnya mereka tidak mendapat kesulitan untuk memperoleh pekerjaan ataupun melanjutkan studi. serta bertanggung jawab. kreatif. Kepuasan mahasiswa kemudahan dalam mencari pekerjaan atau melanjutkan studi Melalui proses penjaminan mutu yang dilakukan Sekolah Tinggi. 6) PENGELOLAAN MUTU SECARA INTERNAL PADA STIKES (MISALNYA KAJIAN KURIKULUM.22 - .5) DAMPAK HASIL EVALUASI PROGRAM TERHADAP PENGALAMAN DAN MUTU PEMBELAJARAN MAHASISWA. Selain itu mahasiswa juga ditingkatkan kemampuannya dalam berkomunikasi baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing (bahasa Inggris). isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. misi. Pengelolaan mutu secara internal yang dilakukan oleh Program Studi melalui rapat koordinasi. DOSEN DAN PENGUJI EKSTERNAL). memiliki semangat dan daya juang yang tinggi. Pengelolaan mutu dari masing-masing Program studi selalu berupaya menjaga kesesuaian dan relevansi kurikulum dengan perkembangan tuntutan stakeholder atas kualitas lulusan serta perkembangan teknologi informasi. etis. lokakarya. Mahasiswa belajar untuk bersikap kritis. MONITORING DAN MEKANISME BALIKAN BAGI MAHASISWA. monitoring dan forum pimpinan agar muatan kurikulum tetap terjaga dari segi mutu maupun relevansinya dengan dunia kerja adalah sebagai berikut: Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Pada tingkat Program Studi. mahasiswa merasakan adanya kepastian prosedur kerja dan mengetahui apa yang harus dilakukan dalam perkuliahannya. pengelolaan mutu yang berkenaan dengan kurikulum didasarkan pada UU Sisdiknas 2003. Kurikulum harus mencerminkan keseluruhan rencana kerja pembelajaran bagi tercapainya visi. Langkah ini dilaksanakan agar tujuan dan sasaran-sasaran Program Studi dapat dicapai melalui upaya perbaikan berkelanjutan.

e. pengabdian masyarakat). dokumen pendukung. Mengadakan rapat persiapan proses belajar mengajar. peraturan akademik. kegiatan penelitian. penelitian.23 - . d. dokumen pendukung. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar merumuskan Kebijakan akademik. Kurikulum yang berlaku secara berkala ditinjau dan dikaji ulang setiap dua tahun sekali melalui mekanisme balikan dari mahasiswa. kompetensi lulusan. manual prosedur. penjaminan mutu pada tingkat Program Studi dipusatkan pada komponen kurikulum sebagai cetak biru kegiatan pembelajaran. dan manual prosedur audit internal mutu akademik. b. a. peraturan akademik (bidang pendidikan. Pada tingkat Program merumuskan: kebijakan akademik. statuta. 7) HUBUNGAN DENGAN PENJAMINAN MUTU PADA TINGKAT LEMBAGA. manual prosedur. manual mutu akademik. manual mutu akademik. instruksi kerja. sedangkan kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat menjadi perhatian Program Studi yang menjadi tempat bekerja Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . standar akademik. Adapun tingkat Program Studi bagian tugasnya adalah merumuskan spesifikasi Program Studi. dan ditingkat Program Studi adalah Gugus Penjaminan Mutu. dan pengabdian masyarakat dengan seluruh dosen Program Studi di awal semester. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar menerapkan Penjaminan mutu akademik berjenjang. c. Berdasarkan butir‐butir penjaminan mutu SPMPT. pengguna lulusan dan instruktur eksternal (dosen/penguji eksternal). Melalui Gugus Penjaminan Mutu di tingkat Program Studi. Mengadakan koordinasi dalam setiap bidang ilmu setiap semester dan koordinasi mata kuliah. semua prosedur yang berkaitan dengan pengelolaan mutu layanan pendidikan Program Studi dilakukan dengan pendekatan perbaikan berkesinambungan (continuous improvement). serta renstra STIKES dengan tetap memperhatikan prinsip kekhususan sebagai program akademik dalam bidang ilmu dari masing-masing jurusan. Penjaminan mutu pada tingkat Program Studi dilakukan secara konsisten dengan penjaminan mutu pada tingkat STIKES dengan mengacu pada kebijakan. peraturan dan penjaminan mutu. Mengevaluasi silabus dan SAP setiapsemester atau awal tahun akademik. dosen. standar akademik. Menyebarkan kuesioner berkenaan dengan proses belajar mengajar setiap akhir semester. Organisasi penjamin mutu di tingkat STIKES adalah Badan Penjaminan Mutu.

mahasiswa juga mengalami peningkatan dalam kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Indonesia maupun bahasa asing (umumnya bahasa Inggris) mampu bekerja sama dan lebih computer literate. 8) DAMPAK PROSES PENJAMINAN MUTU TERHADAP PENGALAMAN DAN MUTU HASIL BELAJAR MAHASISWA. c. Proses penjaminan mutu telah memperluas dan memperdalam pengalaman mahasiswa dalam proses belajar dan mengajar (PBM). utama komponen dosen. Tim penjamin mutu Program Studi mempunyai tugas. antara lain: proses seleksi calon dosen. peraturan akademik serta manual mutu akademik. Selain itu. kreatif. Penjaminan mutu pada tingkat STIKES Bina Generasi Polewali Mandar mencakup pembangunan. Pada tingkat STIKES. penerapan. Program Studi/ Laboratorium dan unit pelaksana lainnya dilakukan guna menjamin adanya: a. Proses penjaminan mutu memberikan mahasiswa kepastian prosedur kerja dan mengetahui apa yang harus dilakukan dalam kegiatan pekuliahannya. antara lain: Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Kepatuhan terhadap kebijakan akademik. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan tuntutan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. rambu‐rambu kurikulum.24 - . tenaga kependidikan dan mahasiswa. b. etis. penjaminan mutu dipusatkan pada pengelolaan sumberdaya dan proses‐proses penunjang untuk terselenggaranya kegiatan akademik. Kepastian bahwa setiap mahasiswa dalam proses pembelajarannya memiliki pengalaman sesuai dengan spesifikasi Program Studi. Mahasiswa makin dilibatkan sebagai peserta aktif dalam PBM dengan meningkatkan sikap kritis. serta pengelolaan informasi akademik yang terjamin validitasnya. standar akademik. d. selalu belajar. disiplin dan bertanggung jawab. dan pengembangan berbagai sistem yang membangun sistem informasi dan sistem kerja. Kepastian bahwa lulusan mempunyai kompetensi sesuai dengan kebutuhan stakeholders. peraturan mengenai tugas dan tanggung jawab dosen dan tenaga kependidikan. Penjamin mutu akademik internal pada tingkat Sekolah Tinggi. Relevansi program pendidikan. peraturan umum mengenai proses pembelajaran dan evaluasi hasil belajar.

sarana dan prasarana. Baku mutu yang ada dikembangkan dengan memperhatikan tujuan‐tujuan yang ingin dicapai. Pengembangan Program Studi mencakup lima aspek yaitu : organisasi dan pengelolaan. sumberdaya manusia. untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penyerapan lulusan. Untuk terlaksananya sistem penjaminan mutu yang baik Badan Penjaminan Mutu STIKES Bina Generasi Polewali Mandar telah merumuskan tingkatan mutu (standar mutu) yang ditetapkan. b. Program Studi juga melakukan evaluasi terhadap aspek organisasi dan pengelolaan untuk merumuskan rencana pengembangan yang bersifat rutin. instruksi kerja dan dokumen pendukung. kurikulum. Selain pengembangan pranata kelembagaan tersebut. Membahas proses pembelajaran yang sedang berlangsung. studi banding. c. standar akademik. 9) METODOLOGI BAKU MUTU (BENCHMARKING). manual prosedur. proses belajar mengajar. 10) PENGEMBANGAN DAN PENILAIAN PRANATA KELEMBAGAAN. Meningkatkan hubungan baik dengan pihak‐pihak eksternal. meningkatkan penelitian dan pengabdian pada masyarakat. a. atau secara tidak langsung melalui pencarian informasi melalui internet atau dokumen‐dokumen dari Program Studi‐Program Studi sejenis yang dianggap terbaik baik didalam maupun diluar negeri.25 - . atau peraturan dan kegiatan akademik lainnya. manual mutu. kemahasiswaan dan alumni. dilaksanakan. Benchmarking dilakukan secara langsung dengan mengundang pakar dalam bidang pendidikan. khususnya Dunia kesehatan. Rencana pengembangan yang akan dilakukan adalah: a. Meningkatkan koordinasi dan komunikasi intern antar dosen untuk menyamakan persepsi dan memperkuat tim kerja melalui pertemuan Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . b. Benchmarking dilakukan dalam Rangka evaluasi kurikulum. Membantu Program Studi dalam kelancaran kegiatan akademik per semester. kebutuhan kompetensi lulusan dan industri. peraturan akademik. dikendalikan dan dikembangkan dan dapat diacu oleh pihak‐pihak yang berwenang sesuai dengan struktur organisasi yang berlaku dan sesuai dengan siklus mutu standar yang dapat dipelajari melalui dikeluarkannya kebijakan akademik. Membuat laporan hasil evaluasi proses pembelajaran.

menambah atau mengganti buku teks. seminar. c. Pengembangan kurikulum dan continuous improvement dalam proses pembelajaran Kurikulum secara keseluruhan biasanya dievaluasi paling cepat dua tahun sekali melalui perbaikan isi/materi perkuliahan dengan mengevaluasi dan memperbaiki silabus/SAP setiap semester atau awal tahun akademik (sesuai kebutuhan). misi. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . misalnya kursus Bahasa Inggris dan komputer. dan metoda pembelajaran serta melakukan perbaikan metoda evaluasi hasil pembelajaran. Meningkatkan proses pembelajaran. sasaran dan tujuan Program Studi. Pengembangan kurikulum dilakukan dengan cara menyesuaikan dengan visi. mengikuti kursus. pelatihan metoda mengajar. Meningkatkan kualitas pelayanan melalui pengembangan konsep kepuasan pelanggan (intern/ekstern).26 - . Pengembangan SDM Aspek SDM terdiri dari dosen dan tenaga penunjang. Rencana pengembangan SDM dilak ukan dengan langkah‐langkah: a. Pengembangan proses pembelajaran dilakukan dengan meningkatkan pembuatan buku ajar dan modul praktikum yang mendukung proses PBM. Menambah jumlah dosen yang menjadi tulang punggung pengelolaan Program Studi. Meningkatkan kualitas tenaga penunjang melalui berbagai kursus dengan mengikutsertakan pada berbagai kursus. melibatkan mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian masyarakat. dan lain lain. memotivasi dan mendorong mahasiswa untuk berani bertanya. kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan. keikutsertaan dalam penelitian dan pengabdian masyarakat. c. sarana dan prasarana. Meningkatkan kualitas dan kompetensi dosen melalui berbagai program antara lain: studi lanjut. melalui kegiatan/ pertemuan formal maupun informal. melalui peningkatan mutu empat aspek pengembangan yang lain (SDM. d. berbasis kompetensi. b. lokakarya dalam bidang ilmunya. mahasiswa dan alumni). kurikulum. pertemuan ilmiah maupun non‐ilmiah. serta menyesuaikan buku teks yang digunakan yaitu mengganti buku teks dengan edisi terbaru.

perpustakaan sedang mempersiapkan diri menjadi digital library. Gedung dan prasarana fisik lainnya (misal: kantin. laboratorium. serta meningkatkan kreativitas dan kemampaun dosen dalam menjalankan perannya secara optimal. dan lain lain. mendorong kegiatan mahasiswa ke arah yang lebih bermanfaat. Alat bantu perkuliahan ditingkatkan sesuai dengan tujuan Program Studi dan perkembangan teknologi baru yang digunakan dalam PBM. tempat menunggu untuk mahasiswa. kunjungan lapangan. melakukan program orientasi yang lebih bermanfaat. dan lain lain. Rencana pengembangan sarana dan prasarana adalah sbb. roda transportasi.: a. b. jurnal. dan mengembangkan kerjasama antara Program Studi. Perpustakaan ditingkatkan dengan menambah jumlah bacaan berupa buku. Sistem keuangan sudah diupayakan menggunakan Oracle Financials untuk memperoleh validitas dan reliabilitas informasi keuangan yang lebih baik. d. majalah dan berbagai terbitan lain yang mendukung pendidikan dan saat ini.) dikembangkan ditingkat STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Menambah software komputer yang original untuk meningkatkan mutu pembelajaran melalui multimedia dan simulasi. pembelian software baru dan pembuatan modul praktikum manajemen. keuangan dan kemahasiswaan akan ditingkatkan dengan sistem informasi yang terintegrasi g. khususnya sistem pengolahan data akademik. himpunan mahasiswa dan Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . c. e. alat kantor. Pengembangan sarana dan prasarana Sarana dan prasarana yang tersedia adalah perpustakaan. Sarana penunjang. kepegawaian. video. tempat belajar dan diskusi. Pengembangan mahasiswa dan alumni: Aspek kemahasiswaan dan alumni ditingkatkan dengan melakukan proses seleksi yang lebih ketat untuk meningkat mutu input. alat Bantu perkuliahan. kuis.27 - . Laboratorium ditingkatkan dengan cara komputerisasi. Sarana kantor diperbaiki untuk meningkatkan pelayanan akademik f. gedung dan prasarana fisik lainnya serta prasarana penunjang. berpendapat dan menulis karya ilmiah melalui pengadaan lomba. misalnya LCD. dan lain lain.

berdasarkan pada Rencana Induk Pengembangan (RIP) yang ditetapkan untuk 5 tahun ke depan. S3 maupun yang sedang menyelesaikan kuliah S2. Program Non Akademik: Visi dan Misi. penelitian. kehadiran dosen dalam mengajar. Program pengembangan kualitas dosen (sertifikasi professional. S2. Hal ini dilakukan untuk memenuhi evaluasi internal yang berkelanjutan (continuous improvement) untuk pencapaian visi. sasaran dan tujuan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar guna menjamin mutu akademik yang baik. jumlah dosen SI. majalah ilmiah. alumni. c. 11) EVALUASI INTERNAL YANG BERKELANJUTAN. dalam audit mutu akademik tersebut yang di audit adalah : a. Keterlibatan dosen. CD ROM. seminar dan lokakarya). Jika diperlukan. Kontrak Perkuliahan. Sumber Daya Manusia : Rasio dosen dengan mahasiswa. Kelompok auditor melaksanakan audit mutu akademik internal sesuai siklus audit setiap semester. misi. do. Skripsi Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . evaluasi. Kelengkapan GBPP. check dan action.. Sistem Penjaminan Mutu: monitoring dosen mengajar. Semua program pengembangan dan pelaksanaan program kegiatan kelembagaan Program Studi. ruang kelas & peralatan. masa tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan. dan S3. f. jurnal ilmiah. SAP. pengembalian lembar jawaban ujian. ikatan alumni. Penilaian secara internal dilakukan oleh pimpinan STIKES. tindakan perbaikan dilakukan dengan segera.28 - . sedangkan secara ekstenal dilakukan oleh BAN‐PT kaitannya melalui akreditasi. Kompetensi lulusan. Evaluasi perkuliahan (Pengisian kuesioner). b. jumlah bahan ajar. dokumen manual prosedur e. jangka waktu penyelesaian penyusunan skripsi. Sarana dan Prasarana: Rasio buku teks dengan mahasiswa. praktisi dalam penyusunan kurikulum. Ketua STIKES Bina Generasi Polewali Mandar pada setiap akhir tahun akademik mengevaluasi semua rencana dan program yang telah dibuat dan dilaksanakan (baik rencana dan program jangka panjang maupun jangka pendek) sebagai bagian dari siklus plan. d. maka Ketua STIKES Bina Generasi Polewali Mandar menetapkan Surat keputusan pengangkatan kelompok auditor internal.

Hasil evaluasi ini selanjutnya digunakan sebagai dasar/acuan untuk menentukan tujuan. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . pelatihan. Kerjasama dan kemitraan telah terbina dengan berbagai pihak dan telah menghasilkan peningkatan mutu yang optimal. pengadaan dosen dari praktisi. antara lain: Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandaar dan Puskesmas yang ada di wilayah kerjanya. misalnya pengembangan kurikulum. RSUD Polewali Mandar. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar telah mengadakan kerjasama dan kemitraan dengan berbagai instansi. pengabdian masyarakat. beberapa desa di wilayah Kabupaten Polewali Mandar. rnelalui penyebaran kuesioner untuk mendapatkan informasi penting mutu kinerja lulusan yang dihasilkan oleh masing-masing Program Studi di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . 13) KERJASAMA DAN KEMITRAAN INSTANSI TERKAIT DALAM PENGENDALIAN MUTU.29 - . penelitian. Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa. strategi serta rencana perbaikan dan pengembangan program kegiatan Program Studi untuk periode berikutnya. Hasil evaluasi pelaksanaan program kegiatan sekolah tinggi yang dilakukan oleh Audit Internal Mutu Akademik maupun evauasi yang dilakukan oleh BAN‐PT akan menunjukkan adanya kekuatan dan kelemahan Institusi STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Dalam usaha untuk mengendalikan mutu. Kerjasama dengan instansi terkait untuk pengendalian dan peningkatan mutu mahasiswa/ lulusan dilakukan dengan instansi pengguna lulusan.12) PEMANFAATAN HASIL EVALUASI INTERNAL DAN EKSTERNAL/ AKREDITASI DALAM PERBAIKAN DAN PENGEMBANGAN PROGRAM. beasiswa dosen dan mahasiswa. digital library network. dan lain lain.

e. Kerjasama dan kemitraan dengan instansi‐instansi lain yang telah terbina dengan baik. DESKRIPSI SWOT KOMPONEN B KEKUATAN a. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar telah dikelola berdasarkan prosedur dan metode kerja yang jelas. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar memiliki perencanaan program jangka panjang (Renstra) yang diturunkan dari visi. namun masih perlu diitingkatkan lebih baik lagi agar tercipta Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . STIKES Bina Generasi Polewali Mandar telah memiliki Badan Penjaminan Mutu dan Gugus Penjaminan Mutu (Program Studi). STIKES Bina Generasi Polewali Mandar telah menerapkan sistem pengendalian dan peningkatan mutu akademik secara terintegrasi h. f. staf dan karyawan yang tinggi. Walaupun pengelolaan prodi studi di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar telah berjalan baik. misi. sasaran dan tujuan Program Studi serta melakukan montoring pelaksanaannya untuk perbaikan di masa datang. b. Struktur organisasi yang ada didukung dengan kerjasama dan partisipasi dosen. Hubungan interpersonal antar dosen yang cukup baik sehingga mendukung STIKES Bina Generasi Polewali Mandar ke arah yang lebih baik. Koordinasi dalam pengembangan kebijakan dan pelaksanaan program yang masih perlu ditingkatkan agar terjadi pemanfaatan sumber daya Program Studi dan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar secara optimal. g. di bawah kepemimpinan yang melibatkan partisipasi aktif dari semua pihak untuk senantiasa memperbaiki dan mengembangkan Program Studi. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar telah memiliki struktur organisasi berdasarkan fungsi yang jelas serta memiliki deskripsi kewenangan dan tanggung jawab yang jelas dengan posisi yangterisi oleh personil yang kompeten di bidangnya. c. b. KELEMAHAN a. d.30 - ..

misi. internasional dengan sistem dan tata kelola yang lebih baik. b. i. d. Universitas bertaraf lokal. Cukup banyak pihak praktisi dan alumni yang dengan senang hati mau memberikan pengalamannya dalam praktek keilmuan kesehatan e. Sistem penjaminan mutu yang ada sangat mendukung upaya Program Studi menghasilkan keluaran dengan mutu yang lebih baik. Cukup banyak tawaran dari dunia Kerja untuk bekerja sama atau meminta jasa. h. Banyaknya stakeholder yang dapat diminta masukan dan sarannya untuk penyempurnaan sistem penjaminan mutu . f. Kerjasama dan kemitraan dengan instansi/lembaga terkait dapat dimanfaatkanuntuk men dapatkan balikan (feedback) bagi peningkatan kinerja sistem penjaminan mutu. ANCAMAN a.31 - . b. d. Kebijakan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar mendukung terlaksananya penjaminan mutu g. dan sasaran organisasi. Pelaksanaan sistem penjaminan mutu masih perlu ditingkatkan konsistensinya. j. Kurangnya sosialisasi sistem penjaminan mutu sehingga masih diperlukan sosialisasi lebih lanjut tentang sistem penjaminan mutu agar dapat meningkatkan dukungan dan kerjasama semua pihak terhadap upaya‐ upaya perbaikan dan pengembangan mutu akademik Program Studi . misi. PELUANG a. c. sasaran dan tujuan Program Studi tidak dapat tercapai sesuai yang diharapkan Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Akreditasi dilakukan secara periodik sebagai kesempatan untuk penilaian dan pengembangan diri. Kerja sama dan kemitraan dengan berbagai lembaga baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. nasional maupun. Menggunakan arsitektur tata pamong untuk meningkatkan koherensi dan koordinasi. c. suasana akademik yang lebih kondusif sehingga learning community terbentuk lebih cepat. Ketidakpastian masa depan memungkinkan munculnya sikap pesimis bahwa visi. Suasana organisasi yang baik akan sangat membantu pelaksanaan visi. tujuan.

PRIBADI (TERMASUK KEMANDIRIAN DAN KREATIVITAS). d. Sistem penjaminan mutu dengan pengendalian yang ketat dikhawatirkan dapat menekan kreativitas dan inovasi dosen. Adanya harapan stakeholder yang belum sesuai dengan Badan Penjaminan Mutu STIKES.32 - . Pinrang. Komposisi asal SMA Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . g. Alokasi bagi mahasiswa baru yang kurang mampu secara ekonomi namun memiliki potensi yang unggul selalu disediakan melalui dua cara seleksi di atas. sebagian besar berasal dari Kota Polewali selebihnya berasal dari luar Kota Polewali (Mamasa. SISTEM REKRUTMEN DAN SELEKSI CALON MAHASISWA. Ketidakpastian di masa yang akan datang memungkinkan terjadinya pengelolaan Program Studi STIKES Bina Generasi Polewali Mandar yang kurang sesuai dengan tuntutan perkembangan dunia yang berlangsung sangat cepat. Sistem penjaminan mutu Program Studi lain yang sejenis yang diterapkan dengan lebih baik. e. pada Program Studi DIII Kebidanan 138 mahasiswa dan Pada Program Profesi Ners 91 mahasiswa Bilamana dilihat dari daerah asal. yaitu PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru). PROFIL MAHASISWA: AKADEMIK. PMP adalah seleksi calon mahasiswa yang dilakukan dengan menyaring siswa yang berprestasi dalam rangking 1-10 di kelasnya untuk masuk tanpa tes. Masuknya universitas asing yang menjalin kerjasama dengan universitas lokal. SOSIO-EKONOMI. Rekrutmen melalui PMB ditujuan bagi calon mahasiswa yang berpotensi yang berasal dari SMA. dan Majene). Rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa dilakukan untuk memperoleh calon mahasiswa yang memiliki kemampuan akademis yang memadai agar dapat menyelesaikan studi dengan baik. 2. Rekrutmen dilakukan dengan dua cara.c.SMA yang ada di seluruh Indonesia. f. Jumlah mahasiswa aktif per tahun akademik 2016/2017 Pada Program Studi Ilmu Keperawatan 256 mahasiswa. dan PMP (Penerimaan Mahasiswa Berprestasi). KOMPONEN C : MAHASISWA DAN LULUSAN 1.

cenderung lebih banyak SMA Negeri dan sisanya SMA swasta. Mahasiswa secara rutin (tiap semester) terlibat dalam evaluasi proses belajar mengajar dengan mengisi lembar angket yang dibagikan sebelum ujian akhir semester dilakanakan dan mengisi evaluasi dosen. olah raga. 3. Hal ini dimaksudkan agar kurikulum Program Studi dapat menyesuaikan tuntutan pasar tenaga kerja. aspek-aspek pembinaan diri di bidang keorganisasian. Selain itu STIKES secara rutin juga dikirim untuk mengikuti berbagai seminar ilmiah serta lomba ilmiah baik tingkat lokal maupun nasional. seni dan budaya juga mendapat Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . KETERLIBATAN MAHASISWA DALAM BERBAGAI KOMISI YANG RELEVAN. Jumlah mahasiswa dari luar kota Polewali tersebut turut memberikan kontribusi dalam peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat sekitar STIKES Bina Generasi Polewali Mandar terbukti dengan makin banyaknya rumah kontrakan mahasiswa. toko dan warung untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa sehari-hari.33 - . kuliah dosen tamu dan kepanitiaan lainnya yang relevan. Hasil evaluasi ini akan menjadi masukan bagi para dosen dan koordinator bidang ilmu serta pimpinan STIKES. 4. Mahasiswa STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dan organisasi kemahasiswaan di lingkungan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar pada umumnya dan di lingkungan Program Studi pada khususnya selalu terlibat dalam kerjasama yang sinergis dengan para dosen dan tenaga pendukung dalam berbagai aspek kehidupan kampus. misalnya penyelenggaraan seminar. Mahasiswa yang tergabung dalam himpunan-himpunan juga sering bekerjasama dengan Program Studinya dalam berbagai kegiatan bersama guna mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi. kuliah umum. Selain itu para alumni juga dilibatkan dengan memberikan masukan bagi pengembangan kurikulum yang berkaitan dengan hal-hal yang bersifat praktika. Dalam rangka pembinaan mahasiswa sebagai manusia yang seutuhnya. Mahasiswa yang terlibat dalam organisasi kemahasiswaan pada umumnya terlibat secara aktif dalam diskusi-diskusi dan koordinasi yang sinergis dalam berbagai aspek kehidupan kampus baik di tingkat Program Sudi maupun STIKES. KEGIATAN EKSTRA-KURIKULER.

6. 5. dan dosen pembimbing skripsi.34 - . Adapun kegiatan yang berhubungan dengan kesenian dan keagamaan diantaranya adalah: Paduan Suara. sepak bola. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar beserta organisasi kemahasiswaan mengadakan pengarahan sejak masa orientasi mahasiswa baru dan melaksaakan bimbingan karir. dan kegiatan lainnya yang tidak diselenggarakan secara priodik. Melihat perkembangan jumlah pendaftar/calon mahasiswa dari tahun ke tahun. KEBERLANJUTAN PENERIMAAN MAHASISWA (MINAT CALON MAHASISWA DAN KEBUTUHAN AKAN LULUSAN PROGRAM STUDI). Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMJ). dosen praktikum. nasional maupun internasional dengan memberi pendampingan oleh dosen dan memberikan apresiasi terbuka kepada ma hasiswa yang meperoleh prestasi. maka ada sedikit alasan untuk mengkawatirkan hilangnya minat calon mahasiswa memilih STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Bantuan tutorial yang bersifat akademik secara umum dapat diberikan oleh dosen sebagai dosen wali. Mahasiswa dapat mengikuti kegiatan ekstra-kurikuler sesuai dengan minatnya masing-masing. dosen kelas. Rohani Islam (ROHIS ) dan lain-lain. Program Studi juga mendorong mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi baik ilmiah maupun non-ilmiah dalam lingkup regional. PELAYANAN UNTUK MAHASISWA: a. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . dan lain-lain Kegiatan non olah raga diantaranya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan. Hal ini dapat dilihat dengan adanya berbagai kegiatan organisasi kemahasiswaan dan unit-unit kegiatan olah raga. seperti bola basket. perhatian besar dari pihak STIKES. Untuk itu Sekolah Tinggi harus terus mengembangkan diri mengingat semakin banyaknya Sekolah Tinggi lain yang berkuaitas dan perlu disertai perbaikan dalam aktivitas promosi yang dilakukan oleh STIKES. Disamping itu fasilitas tutorial yang lain adalah perekrutan mahasiswa semester akhir untuk diangkat sebagai asisten dosen dengan tugas utama juga memberikan bimbingan tutorial yang bersifat akademik dibawah supervisi dari dosen yang bersangkutan. Bantuan Tutorial Yang Bersifat Akademik.

Perwalian menjadi wajib bagi seluruh mahasiswa. (d) Memiliki daya saing dan etika profesi. berkewajiban melayani dan menampung masukan atau keluhan mahasiswa tentang masalah akademik yang dihadapinya. Lulusan yang dihasilkan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar diharapkan (a) Mencintai profesinya (b) Memiliki kewibawaan akademik dan profesional. Apabila dibutuhkan. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. (c) Menguasai ilmu pengetahuan dan mampu memberdayakan praktik kesehatan masyarakat. c.35 - . Agar dapat memberikan pelayanan konseling yang baik. Pada prinsipnya kegiatan tersebut memberi peluang dan kesempatan kepada para mahasiswa yang memerlukan informasi dan bmbingan karier yang dapat berguna pada saat mahasiswa lulus. mahasiswa juga dapat memperoleh bimbingan dari pembimbing ahli bidang statistika atau bidang lainnya. b. dosen wali dibekali dengan kursus guidance and counseling baik yang diadakan oleh pihak STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. meskipun pada prinsipnya mahasiswa dapat melakukan konsultasi secara informal kapan saja kepada dosen walinya selama mahasiswa tersebut tercatat sebagai mahasiswa STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Secara formal diadakan forum konsultasi oleh dosen wali pada setiap awal semester untuk menetapkan rencana studi. Konseling Pribadi dan Sosial. dan ada perhatian khusus bagi mahasiswa yang memilki prestasi akademik kurang baik dalam hal ini jika memiliki Indeks Prestas Komulatif (IPK) < 2. Pada keadaan sekarang kesempatan dan peluang tersebut lebih bersifat voluntir atas dasar keperdulian. Dosen pembimbing skripsi membimbing mahasiswa dalam menyelesaikan karya penelitian ilmiah yang disesuaikan dengan minat masing-masing mahaiswa. 7.00 Dosen-dosen pengajar pada umumnya menyediakan waktu di luar kelas untuk memberi kesempatan kepada mahasiswa berdiskusi atau bertanya mengenai segala hal yang berhubungan dengan topik pengajaran. Konseling pribadi dan sosial dapat dilakukan dosen wali maupun dosen lainnya yang berkompeten. (e) Memiliki rasa tanggung Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . untuk menyelesaikan karya penelitian ilmiahnya. Informasi dan Bimbingan Karir. KOMPETENSI DAN ETIKA LULUSAN YANG DIHARAPKAN. Selain itu juga harus memberikan informasi dan bimbingan karir pada mahasiswa.

17 3. dapat diambil kesimpulan bahwa secara umum kompetensi yang dicapai sudah sesuai dengan yang diharapkan.02 3. Kompetensi yang dicapai oleh lulusan sudah sesuai dengan yang diharapkan. hasil/ pembuatan skripsi yang baik dan hasil pada ujian komprehensif / sidang sarjana yang baik. Dari hasil angket yang diberikan kepada alumni dan pengguna lulusan.15 3. Penyelesaian studi mahasiswa (termasuk IPK dan yudisium lulusan) : Lulusan IPK Rata-rata tahun Keperawatan Bidan Profesi ajaran 2011/2012 3. dan pemahaman tentang kewirausahaan dalam program pelatihan kewirausahaan.10 3. Hal ini terbukti dari hasil rata-rata indeks prestasi lulusan yang relatif memuaskan (IPK rata-rata diatas 3.07 3. HASIL PEMBELAJARAN: a. Keberhasilan.31 2015/2016 3.21 2012/2013 3.08 3. b. diskusi-diskusi yang selalu dilakukan dalam setiap perkuliahan untuk mengasah kemampuan dalam mengemukakan pendapat. mahasiswa dibekali dengan keterampilan teknis yang dilakukan di laboratorium (termasuk kemampuan berbahasa Inggris). ide.35 Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Data Tentang Kemajuan.32 2014/2015 3.33 2013/2014 3. jawab dan kepedulian terhadap lingkungan akan aspirasi yang berkembang dalam masyarakat 8.00). Kesesuaian Kompetensi yang Dicapai dengan Tuntutan dan Kebutuhan Pemanfaat Lulusan.02 3.15 3. Sebagian besar dari alumni dan pengguna lulusan menjawab bahwa bekal yang diberikan di Program Studi memadai untuk melaksanakan tugas-tugas mereka yang bersifat teknis karena dalam proses pembelajaran yang sudah dilalui sebelumnya. c.36 - . dan Kurun Waktu Penyelesaian Studi Mahasiswa (Termasuk IPK dan Yudisium Lulusan).06 3. Kompetensi yang Dicapai Dibandingkan dengan yang Diharapkan.10 3.

pada umumnya mereka merasa puas dengan hasil pendidikan yang telah mereka peroleh di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Hal ini diketahui dari hasil pertemuan dengan pemanfaat lulusan yang diselenggarakan secara rutin. tahun kelulusan.37 - . HASIL PENGEMBANGAN PROSEDUR KERJA. PRODUK FISIK SEBAGAI HASIL PENELITIAN. Hasil diatas menunjukkan bahwa para lulusan tidak terlalu mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan. maupun dari hasil kuesioner yang dibagikan kepada para pemanfaat lulusan. Kepuasan Lulusan. RSUD dll. dan masa tunggu bagi para lulusan untuk memperoleh pekerjaan pertama mereka dan gaji pertama mereka. Sampai saat ini telah banyak penelitian atau karya ilmiah yang dihasilkan oleh dosen namun bila dikatakan peodak yang di patenkan belum ada. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . HAK PATEN.diantaranya instansi pemerintah seperti puskesmas dan dinas kesehatan. d. Mungkin untuk ke depannya akan dilaksanakan dan diusahakan demi meningkatnya kualitas program studi. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa masa tunggu bagi lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pertama mereka adalah kurang dari 1 semster atau ± ≤ 6 bulan. per bulan. Sedangkan gaji pertama mereka rata-rata adalah Rp. 10. 9. pertemuan khusus. 965. campus recruitment. KARYA INOVATIF.000. baik pada saat kunjungan perusahaan. Dari kuesioner yang dibagikan pada para lulusan dan hasil wawancara dengan para lulusan. Pada umumnya pemanfaat lulusan merasa puas atas hasil kerja yang telah dicapai oleh para lulusan Program Studi. KEPUASAN PEMANFAAT LULUSAN DAN KEBERLANJUTAN PENYERAPAN LULUSAN. disamping banyak perusahaan yang menganggap bahwa lulusan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar cukup berkualifikasi baik. Dari data di atas terlihat bahwa nilai IPK rata-rata lulusan mahasiswa relatif mengalami kenaikan. PRODUK PROGRAM STUDI BERUPA MODEL-MODEL. Kuesioner itu berisi nama alumni.

d. Para alumni dipandang memiliki nilai moralitas. pengetahuan. e. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik dan non akademik g. Hal ini mempererat hubungan eksternal dengan pihak-pihak yang merupakan tempat tujuan nantinya para lulusan untuk bekerja mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya selama di bangku perkuliahan. b. k. j. DESKRIPSI SWOT KOMPONEN C KEKUATAN a. pengabdian masyarakat dan lain-lain. Lulusan sudah tersebar baik secara geografis maupun bidang pekerjaan. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . l. Tersedia layanan konseling pribadi dan sosial dari dosen wali dan bantuan tutorial yang bersifat akademik baik oleh dosen mata kuliah maupun asisten dosen. khususnya yang memiliki prestasi baik (rata-rata masa tunggu untuk mendapatkan pekerjaan awal adalah ≤ 6 bulan. dari hasil kuesioner). Kerjasama tersebut antara lain dalam bentuk penelitian. Kegiatan ekstra-kurikuler yang cukup bervariasi dapat mendukung perkembangan keahlian dan kepribadian mahasiswa. Mutu lulusan yang dipandang baik sehingga lulusan dengan mudah dan cepat memperoleh pekerjaan. lulusan dan pengguna lulusan. sehingga dapat memperkaya perkembangan kepribadian mahasiswa. Sistem penerimaan mahasiswa baru melalui jalur PMB dan PMP memungkinkan Sekolah Tinggi mendapatkan calon mahasiswa dengan kualitas yang baik. Kompetensi lulusan dengan kemampuan yang tinggi telah menarik peminat calon mahasiswa dalam jumlah besar dan memberikan kepuasan kepada mahasiswa. f. Mahasiswa memiliki latar belakang sosial dan ekonomi yang berbeda.38 - . c. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar telah banyak melakukan kerjasama dengan instansi-instansi lain. dan keahlian yang menunjang kebutuhan secara profesional maupun studi lanjut. Memiliki jalinan kerjasama yang baik antara alumni dengan civitas akademika secara formal maupun non formal. baik swasta maupun pemerintah. Hubungan yang baik antara Program Studi dengan para alumni yang telah berhasil meniti karirnya dapat membantu kegiatan kemahasiwaan dan penyaluran lulusan h. i. pelatihan.

c. Penjaringan calon mahasiswa baru lewat jalur PMP perlu lebih diperluas untuk menjaring calon mahasiswa berpotensi yang berasal dari SMA baik swasta maupun negeri yang belum mendapat perhatian dari pihak STIKES Bina Generasi Polewali Mandar.39 - . Masih kurangnya kegiatan sosialisasi dan promosi ke masyarakat luas yang dilakukan Program Studi. Semakin meningkatnya kualitas pesaing. Semakin terbukanya kesempatan belajar di perguruan tinggi Negeri dan kemampuan ekonomis orang tua calon mahasiswa serta diukung dengan gencarnya promosi dari universitas negeri. PELUANG a. Kebutuhan yang tinggi akan lulusan Tenaga Kesehatan apalagi seiring dengan beralihnya paradigma kesehatan dari upaya kuratif dan rehabilitatif menjadi upaya prepentif dan promotif b. sehingga banyak lulusan SMA sebagai calon mahasiswa berpotensi dijaring oleh universitas lain baik di negeri maupun swasta d. Minat yang relatif tinggi dari lulusan SMA terhadap Program Studi kesehatan termasuk salah satunya Keperawatan dan Kebidanan TANTANGAN a. Kemampuan Softskill mahasiswa yang harus selalu ditingkatkan karena itu semua Program Studi selalu berusaha meningkatkan kualitas laboratorium manajemen untuk memfasilitasi peningkatan kemampuan softskill mahasiswa tersebut. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Kemudahan lulusan dalam memperoleh pekerjaan dapat menjadi alat promosi yang baik untuk menjaring calon mahasiswa berpotensi c. Semakin meningkatnya jumlah Pergururan Tinggi yang sejenis b. Minat lulusan SMA untuk melanjutkan studinya di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar cukup tinggi yang dapat dibuktikan dengan banyaknya jumlah peminat dan rendahnya rasio antara mahasiswa yang diterima dengan calon mahasiswa yang mendaftar b. Perkembangan ilmu kesehatan yang pesat dan pembaharuan kurikulum Sekolah Tinggi secara berkala menyebabkan lulusan Program Studi ini dapat bekerja atau berkarya di bidang yang lebih bervariasi d.KELEMAHAN a. c.

dan wawancara yang berhubungan dengan kesungguhan dan attitude calon dosen untuk menjadi dosen tetap di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar 2.40 - . e.d. SISTEM REKRUTMEN DAN SELEKSI DOSEN DAN TENAGA PENDUKUNG. Kebutuhan dosen tetap dan tenaga pendukung dituliskan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Program studi yang dibuat setahun sekali. dan proses rekrutmen dan seleksi didasarkan pada asas keterbukaan. Kualifikasi untuk calon dosen STIKES Bina Generasi Polewali Mandar minimal berpendidikan Strata 2 dengan prestasi akademik memuaskan. dan studi lanjutan sekurang-kurangnya pada tingkat nasional merupakan program yang dilakukan dalam upaya pengembangan sumber daya dosen di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. g. Proses rekrutmen dan seleksi dosen tetap dilakukan dalam tahapan administratif. PENGELOLAAN DOSEN DAN TENAGA PENDUKUNG. Dasar dilakukannya rekrutmen dan seleksi dosen dan tenaga pendukung adalah perencanaan jangka panjang dan jangka pendek. pelatihan prakarsa mandiri. pelatihan kemampuan meneliti. Persyaratan masuk pasar tenaga kerja semakin berat (antara lain dengan persyaratan IPK yang terus menerus meningkat dari tahun ke tahun). peningkatan profesionalisme kerja. non‐diskriminatif. sehingga jumlah jenis dan kualitas dapat tepat sesuai dengan kebutuhan. semiloka. pengetahuan umum dan bahasa Inggris. Pengiriman dosen untuk mengikuti seminar. Karakter mahasiswa masa kini yang cenderung hanya ingin lulus dengan mudah (dengan usaha yang minimal) tanpa menguasai konsep ilmu maupun penerapannya. psikotes. Tuntutan profesionalisme di berbagai bidang keahlian yang semakin tinggi. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . magang/ pencangkokan. KOMPONEN D : SUMBER DAYA MANUSIA 1. pelatihan penulisan bahan ajar. substansi akademik. tes potensi akademik. kepatutan dan kelayakan. lokakarya. Sumber daya manusia terutama tenaga pengajar merupakan faktor kunci yang menentukan keberhasilan proses belajar mengajar pada institusi pendidikan. kursus. f. Persaingan dengan lulusan Perguruan Tinggi lain (dari dalam dan luar negeri) semakin ketat.

3. PROFIL DOSEN DAN TENAGA PENDUKUNG: MUTU, KUALIFIKASI,
PENGALAMAN, KETERSEDIAAN (KECUKUPAN, KESESUAIAN, DAN RASIO
DOSEN-MAHASISWA).
Jumlah dosen beserta kualifikasi pendidikannya yang terlibat dalam proses belajar
mengajar di lingkungan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar adalah

Pendidikan Tertinggi Jum-
Nama Jabatan Fungsional Dosen Tetap Jml Rasio
Dosen Tetap lah
No Program Mh Dosen
Asisten Lekt Lektor Guru Ners/ S-2/ S-3/ Dose
Studi s : Mhs
Ahli or Kepala Besar Profesi Sp Sp(K)(1) n
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)
1 S1 Kep 4 0 0 0 3 5 0 8 256 1:32
2 Ners 4 0 0 0 2 4 0 6 91 1:15
3 D3 Keb 1 0 0 0 0 2 0 6 138 1:23
Total(2)
5 0 0 0 5 11 20 485
di UPPSN
.
4. KARYA AKADEMIK DOSEN (HASIL PENELITIAN, KARYA LAINNYA).
Dosen STIKES Bina Generasi Polewali Mandar telah menyusun dan menghasilkan
karya ilmiah, yang meliputi: hasil penelitian, artikel/jurnal, buku, handout, dan
makalah‐makalah yang disajikan dalam seminar dan lokakarya. Hasil karya ilmiah
dosen tersebut mencakup baik yang dipublikasikan dan yang tidak dipublikasikan.

5. PERATURAN KERJA DAN KODE ETIK.
Tolak ukur yang dipakai untuk menilai kinerja dan kendali mutu dosen adalah (1)
Komitmen kehadiran civitas akademika pada jadwal kegiatan yang ditetapkan,
sekurang‐kurangnya 75 persen, (2) Bahan ajar seperti handout, ringkasan bahan
kuliah yang dibagikan (fotocopy) kepada mahasiswa, presentasi power point slide
yang digunakan dalam penyajian materi kuliah, (3) pembimbingan dalam
pendalaman skripsi dan ketepatan waktu penyelesaian skripsi, (d) Masukan
pendapat dari mahasiswa, (e) Kemutakhiran dalam penguasaan dan wawasan ilmiah
Kehadiran dosen dapat dilihat melalui daftar hadir yang dikelola oleh Biro
Akademik. Ketidakhadiran dosen dibenarkan bila ada alasan yang kuat dan
disampaikan oleh yang bersangkutan ke Bagian Biro Akademik berapa hari

Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar - 41 -

sebelumnya, dengan cara ini dapat diusahakan ada dosen pengganti, sehingga
kelancaran kuliah dapat dicapai.
Sedangkan kode etik yang digunakan oleh STIKES Bina Generasi Polewali
Mandar telah tercantum dalam buku panduan yang menjelaskan tata cara
penyelenggaraan program pendidikan, peraturan akademik yang meliputi tata krama
atau kode etik yang harus dipatuhi oleh mahasiswa dan
sanksi terhadap pelanggaran kode etik tersebut.

6. PENGEMBANGAN STAF
Dosen merupakan sumber daya manusia yang menjadi ujung tombak pelaksanaan
Program Studi. Mereka merupakan faktor penentu keberhasilan Program Studi dan
keberadannya di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, upaya menyegarkan
dan meningkatkan kinerja dosen merupakan keharusan. Upaya ini ditempuh
melalui dua pendekatan, yaitu (1) Pendidikan lanjutan untuk mencapai gelar
akademik lebih tinggi yang dapat dilakukan di dalam dan luar negeri, (2)
Pelatihan, mengikuti seminar, lokakarya, kursus baik di tingkat nasional maupun
tingkat internasional merupakan program yang mutlak dilakukan. Melalui
pembinaan ini diharapkan mereka mendalami dan meluaskan wawasan pengetahuan
yang bermanfaat bagi upaya meningkatkan mutu proses belajar mengajar. Upaya
perencanaan dilakukan dengan memperhatikan komponen bidang ilmu keperawatan
dan kebidanan. Selain itu perlu dipertimbangkan dan diusahakan pemilihan
perguruan tinggi yang qualified sebagai tempat dosen melanjutkan pendidikannya.
Rencana pengembangan dosen STIKES Bina Generasi Polewali Mandar di bidang
penelitian adalah mempertimbangkan (1) Keadaan dan keragaman dosen, (2)
Keadaan dan potensi STIKES Bina Generasi Polewali Mandar pada saat ini, dan (3)
Arah pembinaan penelitian. Rencana pengembangan dosen diarahkan dengan cara
(1) Memperluas wawasan ilmiah, kreativitas dan minat para dosen, serta aktif
mencari kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan ilmiah, seperti seminar
akademik yang diselenggarakan oleh organisasi atau badan tingkat nasional
maupun internasional, (2) Pelatihan dan penataran, utamanya dalam metode
penelitian dan penulisan ilmiah, (3) Mengupayakan suasana dan lingkungan
kondusif yang mengundang minat dan prakarsa penelitian, seperti menyediakan
bahan dan sumber informasi ilmiah, bahan bacaan yang relevan dengan penelitian
dalam ilmu keperawatan dan kebidanan.

Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar - 42 -

7. KEBERLANJUTAN PENGADAAN DAN PEMANFAATANNYA.
STIKES Bina Generasi Polewali Mandar memiliki keunggulan dalam ketersediaan
dosen yang memiliki kompetensi akademik yang baik dan pengalaman penelitian
di bidang ekonomi dan manajemen. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar
mendorong dan membuka kesempatan yang seluas‐luasnya kepada tenaga‐tenaga
pengajar untuk menempuh pendidikan strata lanjut dan mengikuti
pelatihan‐pelatihan yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan akademik,
keahlian, pengabdian dan penelitian baik yang dilakukan di institusi dalam negeri
maupun luar negeri. Dalam hal ini Program Studi memberikan bantuan dan
kemudahan administrasi untuk dapat memperoleh pendanaan beasiswa dari luar
institusi maupun pendanaan internal STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Di
samping itu, STIKES Bina Generasi Polewali Mandar mendukung dan mengirim
tenaga‐tenaga pengajar Program Studi untuk mengikuti seminar‐seminar dan
lokakarya tingkat regional dan nasional. Sedangkan tenaga administrasi diberikan
kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan yang dapat menunjang
kemampuannya dalam pelaksanakan tugasnya yang dilakukan terpadu di bawah
STIKES Bina Generasi Polewali Mandar.

DESKRIPSI SWOT KOMPONEN D

KEKUATAN
a. Jumlah rasio dosen dengan mahasiswa cukup baik.
b. Pendidikan dan pengembangan dosen berlangsung secara terus menerus dengan
mengirim dosen untuk mengikuti seminar, lokakarya, semiloka, kursus, pelatihan
kemampuan meneliti, pelatihan penulisan bahan ajar, peningkatan profesionalisme
kerja, dan studi lanjutan sekurang-kurangnya pada tingkat nasional
c. Proses rekrutmen dan seleksi didasarkan pada asas keterbukaan, non-diskriminatif,
kepatutan dan kelayakan. Kualifikasi untuk calon dosen Manajemen minimal
berpendidikan Strata 2 dengan prestasi akademik memuaskan.
d. Atmosfer akademik yang kondusif karena hampir seluruh dosen adalah Pegawai
tetap dan terdapat pedoman bekerja.

Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar - 43 -

44 - . Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Tersedia program bantuan pembiayaan bagi dosen yang ingin studi lanjut ke jenjang yang lebih tinggi. UU RI No 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. ANCAMAN Meningkatnya kepakaran atau penguasaan ilmu kesehatan oleh dosen di Perguruan Tinggi Lain yang sejenis. PELUANGAN a. akan mendorong dosen sebagai seorang pendidik yang profesional..KELEMAHAN a. Perlu upaya peningkatan jumlah dosen yang ikut sertifikasi dan kualifikasi dosen dan dosen yang mampu mengembangkan profesi dengan berperan aktif dalam organisasi dan seminar b. Sedikitnya jumlah penulisan buku ilmiah yang dihasilkan dosen Program Studi. karena paling tinggi saaat ini adalah jabatan asisten ahli c. dan mempunyai komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan. b. Perlu upaya peningkatan jabatan fungsional dosen.

Sementara itu. sasaran. Pengembangan kurikulum Program Studi menitik Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . dan tujuan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. PEMBELAJARAN. perlu pelibatan stakeholder baik para lulusan maupun pengguna lulusan dalam evaluasi dan penyusunan pengembangan kurikulum Proram Studi. kualitas dosen. kesenjangan pertumbuhan daerah maju dan daerah terbelakang. seperti terjadinya kesenjangan yang semakin lebar antara masyarakat kaya dan miskin. Kurikulum Program Studi dirancang secara dinamis. perlu disesuaikan ke dalam kurikulum. tuntutan untuk lebih memperhatikan aspirasi dan persepsi masyarakat. membuka kesempatan kepada daerah untuk lebih aktif dalam melakukan pembangunan daerahnya dan menggali potensi jati diri wilayahnya. misi. Diberlakukannya Otonomi Daerah dan kesadaran berbahasa yang meningkat. SASARAN.45 - . KESESUAIAN DENGAN VISI. yaitu pola pembelajaran yang bertumpu pada mahasiswa. MISI. Kondisi permasalahan pembangunan yang semakin kompleks. Kondisi internal dalam pengertian ini adalah kondisi kemampuan institusi Program Studi pada khususnya dan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar pada umumnya. dalam lingkungan institusi STIKES Bina Generasi Polewali Mandar sendiri muncul tuntutan perubahan model pembelajaran dari lecturer centre menjadi student centre. Di samping itu. Kondisi ini berubah mengikuti perubahan tantangan dan permasalahan pembangunan nasional dan daerah. isi. DAN TUJUAN. menuntut perubahan paradigma pemikiran para perencana. semua itu perlu disunting dalam laporan yang benar dan lugas. visi. Untuk itu.KOMPONEN E : KURIKULUM. kondisi sarana dan prasarana belajar dan mengajar. Tuntutan eksternal yang dimaksud adalah kondisi kebutuhan dunia pekerjaan yang menyerap lulusan mahasiswa STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Hal tersebut dilakukan agar dapat mengikuti perubahan dan perkembangan tuntutan eksternal dan kondisi internal. jumlah mahasiswa. seperti perubahan sistem organisasi kelembagaan. Berbagai permasalahan tersebut menyebabkan tuntutan agar kurikulum yang disusun tanggap terhadap tuntutan kompetensi dunia kerja. DAN SUASANA AKADEMIK 1. Tuntutan pengembangan kurikulum Program Studi juga dipicu oleh adanya perubahan tuntutan dunia kerja. dan implementasi kurikulum sudah sesuai dengan jati diri. Rancangan. Setiap perubahan yang terjadi pada kondisi internal. khususnya masyarakat marginal juga menyebabkan tuntutan perubahan pola pikir lebih terencana.

kebijakan teknis Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi. Program Studi ilmu kesehatan masyarakat mengacu pada Undang-Undang No. Pengumpulan informasi ini dilakukan salah satunya dengan mengundang alumni dalam acara Dies Natalis yang dilaksanakan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar untuk memberi masukan bagi perkembangan institusi lebih lanjut. upaya STIKES Bina Generasi Polewali Mandar untuk membuka pola kerjasama antar Program Studi. Dasar yang mengatur kurikulum tersebut berpedoman pada peraturan perundang‐undangan yang ditetapkan pemerintah. memungkinkan mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memeroleh ilmu pengetahuan dari berbagai sumber. RELEVANSI DENGAN TUNTUTAN DAN KEBUTUHAN STAKEHOLDERS. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. yang membuka kesempatan yang luas bagi mahasiswa untuk mendapatkan ilmu pengetahuan tidak hanya dari dosen. serta kuliah kerja lapangan di Desa maupun Instansi kesehatan yang bergerak dalam pelayanan kesehatan masyrakat. dan dengan institusi pendidikan yang lain.46 - . mengundang dosen tamu. Salah satu bentuk penyesuaian dengan tuntutan dan kebutuhan stakeholder adalah merancang kurikulum yang mendorong mahasiswa utuk menjadi wirausaha. serta memperhatikan aspirasi yang berkembang dalam masyarakat. 2. Interaksi tersebut dapat berupa magang. UU RI No. dan teknis pelaksanaan kurikulum operasional yang digariskan instansi terkait. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar berusaha untuk mengikuti perkembangan tuntutan dan kebutuhan pengguna lulusan dengan selalu mencari informasi tuntutan dan kebutuhan stakeholders dengan mencari informasi dari masyarakat pengguna lulusan maupun alumni. Tuntutan ini muncul karena adanya pengembangan metoda dan teknologi belajar mengajar di lingkungan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Hal ini dilakukan dengan memberikan mata kuliah yang mendorong mahasiswa berwirausaha serta memperbanyak kesempatan untuk berinteraksi dengan dunia nyata. dan paradigma baru pendidikan tinggi yang dituangkan dalam Kerangka Pengembangan Pendidikan Tinggi Jangka Panjang (KPPT‐JP). beratkan pada penekanan "Entrepreneurship‐Based‐Learning”. Peraturan Pemerintah No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pada sisi lain. 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi. tetapi juga dari sumber lainnya seperti perpustakaan.

(c) Penulisan makalah dan bahan panduan kuliah sebagai bahan integral mata kuliah 5. Hal ini dapat dilihat dalam (a) Silabus mata kuliah yang secara periodik diperbaharui dan disesuaikan dengan perkembangan jaman. Selain berupa penambahan jumlah SKS pada mata kuliah tertentu dari kurikulum nasional.3. PENATAAN/ ORGANISASI). Konsep kurikulum dibahas pada tingkat staf. Kurikulum yang telah disetuji kemudian dimasukan dalam buku pedoman pendidikan. Materi pembelajaran pada STIKES Bina Generasi Polewali Mandar menunjukkan derajat integrasi yang tinggi. KOHERENSI. juga dimasukkan kurikulum lokal Program Studi (± 20 % dari total kurikulum) dan penambahan jumlah jam kuliah dalam bentuk praktikum Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . dosen. stakeholder dan Institusi pelayanan kesehatan.:232/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum dan Penilaian Hasil Belajar dan SK No. Misi. KEDALAMAN. (b) Para dosen yang berkualifikasi magister dan sedang melanjutkan studi. Kurikulum yang dirancang semua program studi mengacu pada kurikulum nasional ditambah kurikulum muatan lokal yang berbasiskan kompetensi sebagaimana diatur dalam SK Mendiknas NO. KURIKULUM LOKAL YANG SESUAI DENGAN KEBUTUHAN MASYARAKAT TERDEKAT DAN KEPENTINGAN INTERNAL LEMBAGA.47 - . STIKES Bina Generasi Polewali Mandar berperan dalam memfasilitasi program- program studi untuk melakukan pengembangan kurikulum melalui penyediaan sarana prasarana dan alokasi dana untuk pelaksanaan kegiatan proses penyusunan dan pengembangan kurikulum. 4. DERAJAT INTEGRASI MATERI PEMBELAJARAN (INTRA DAN ANTAR DISIPLIN ILMU).Tujuan dan Sasaran yang ingin dicapai oleh program-program studi dengan tetap memperhatikan perubahan lingkungan dan kebutuhan pengguna.: 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi yang disesuaikan dengan Visi. STRUKTUR DAN ISI KURIKULUM (KELUASAN. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar memberikan warna kompetensi dengan menambahkan kurikulum lokal.

48 - . Para lulusan memiliki kesempatan luas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (magister dan doktor) sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh perguruan tinggi penyelenggara. 7. Penguasaan derajat integrasi materi pembelajaran memberi petunjuk bahwa para lulusan mampu mengembangkan kemampuan profesional dan ketrampilan baik secara lisan maupun tulisan yang berorientasi pada pekerjaan. Mereka yang melanjutkan pendidikan tersebut dapat mengikuti dengan baik karena telah dibekali pengetahuan dan ketrampilan yang memadai.6. MEMPEROLEH PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN MATERI KHUSUS SESUAI DENGAN BIDANG STUDINYA. DAN PEMEROLEHAN PEKERJAAN. Penguasaan derajat integrasi materi pembelajaran memberi petunjuk bahwa para lulusan mampu mengembangkan kemampuan profesional dan ketrampilan baik secara lisan maupun tulisan yang berorientasi pada peluang untuk memperoleh pekerjaan dan pengembanan karir sesuai dengan kreatifitas dan daya komuikasi individual. hal ini dimaksudkan agar lulusan memiliki nilai tambah baik untuk memasuki dunia kerja maupun untuk studi lanjut. MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN YANG DAPAT DIALIHKAN (TRANSFERABLE SKILLS). STIKES Bina Generasi Polewali Mandar merencanakan mensyaratkan nilai TOEFL minimal 400 untuk syarat kelulusan. MENGEMBANGKAN PRIBADI. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . MATA KULIAH PILIHAN YANG MERUJUK PADA HARAPAN/KEBUTUHAN MAHASISWA SECARA INDIVIDUAL/KELOMPOK MAHASISWA TERTENTU. TERORIENTASIKAN KE ARAH KARIR. bahkan peluang untuk memperoleh pekerjaan sesuai dengan kreativitas dan daya komunikasi individual. Berdasarkan data alumni. karier. saat ini telah banyak lulusan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar yang mengikuti progam pascasarjana di dalam negeri. PELUANG BAGI MAHASISWA UNTUK MENGEMBANGKAN DIRI: MELANJUTKAN STUDI. Mata kuliah pilihan pada STIKES Bina Generasi Polewali Mandar adalah pilihan bidang ilmu yaitu beberapa mata kuliah khusus untuk konsentrasi dengan mempertimbangkan tuntutan yang ada di masyarakat dewasa ini.

evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan program. etika. norma. Lulusan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar diharapkan memiliki kemampuan akademik dalam menerapkan.49 - . 5) Mampu memahami dan menguasai prinsip-prinsip epidemiologi suatu penyakit yang berkaitan dengan status kesehatan masyarakat secara umum. falsafah pancasila. MISI PEMBELAJARAN a. dan budi pekerti luhur berdasarkan pada penguatan identitas budaya bangsa. 4) Mampu memahami saling ketergantungan hubungan antara manusia. Kompetensi tersebut dapat diuraikan lebih lanjut dalam: Kompetensi Utama : 1) Mampu menunjukan sikap ilmiah rasional serta menjungjung tinggi nilai agama. 2) Mampu menunjukan sikap ilmiah dan etos kerja professional dengan menghayati dan menjungjung tinggi kode etik dan kaidah-kaidah hukum bidang kesehatan. baik komunikasi interpersonal maupun komunikasi masa Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . mengembangkan dan/atau memperkaya khasanah ilmu kesehatan masyarakat serta menyebarluaskan dan mengupayakan pendayagunaannya untuk meningkatkan taraf kehiduan masyarakat.8. dan integritas nasional dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. mikroorganisme dan lingkungannya sebagai kerangka kerja bagi perkembangan ilmu kesehatan. Pengembangan/Pelatihan Kompetensi Yang Diharapkan. dan proyek di bidang kesehatan 10) Mampu mengaplikasikan prisip-prinsip manajemen mutu terpadu dalam sistem pelayanan kesehatan 11) Mampu menguasai fungsi-fungsi dasar komunikasi. 3) Mampu menguasai ilmu pengetahuan dasar yang berkaitan dengan ilmu kesehatan. 6) Mampu mengidentifikasi dan menganalisis berbagai permasalahan kesehatan masyarakat umum dan industri 7) Mampu merumuskan suatu perencanaan kebijakan dan program di bidang kesehatan masyarakat umum maupun industri 8) Mampu mengorganisasikan dan mengelola suatu program dan proyek di bidang kesehatan 9) Mampu melakukan analisis kritis.

13) Mampu memahami. Pengembangan kompetensi yang diharapkan ini dilakukan melalui penetapan kurikulum. penelitian maupun pengabdian pada . mengidentifikasi. 20) Mampu mengaplikasikan dasar-dasar ilmu kesehatan dalam memecahkan masalah-masalah kesehatan proiritas yang ada di masyarakat dalam tahapan yang ilmiah. mengelola suatu proyek penelitian dan kemudian mampu mempublikasikan dan mendesiminasikan hasil-hasil penelitian tersebut kepada masyarakat. 17) Mampu mengikuti berbagai kecenderungan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan . mengidentifikasi. Kompetensi pendukung : 1) mampu berkomunikasi baik secara pasif maupun aktif dalam bahasa inggris 2) mampu memahami. melaksanakan. RSUD Polewali Mandar. 14) Mampu memahami dan membuat sistem informasi manajemen kesehatan 15) Mampu memahami dan mengusai berbagai teknik presentasi dan negosiasi efektif 16) Mampu melaksanakan fungsi komunikasi. informasi dan edukasi tentang pesan- pesan di bidang kesehatan masyarakat yang berbasis pada pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi. b. praktik. membuat perencanaan dan melaksanakan pemasaran sosial dan komunikasi kesehatan . 12) Mampu memahami dan menggunakan berbagai media komunikasi kesehatan . menyusun dan melaksanakan inovasi di bidang kesehatan sehingga memberikan dampak bagi perkembangan derajat kesehatan . menghasilkan efisiensi baik internal yaitu lama rata‐rata masa studi makin singkat karena kemudahan mencari Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Adanya kerja sama dan kemitraan dengan berbagai pihak seperti kerjasama dan kemitraan dengan berbagai institusi seperti: Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar. pembuatan skripsi dan ikut serta dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan. magang. proses pembelajaran di ruang kuliah maupun di luar ruang kuliah. silabus dan Satuan Acara Perkuliahan (SAP) yang sesuai. 18) Mampu memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar metodologi penelitian 19) Mampu menyusun proposal. sistematis dan berdasarkan nilai dan budaya yang berkembang pada masyarakat setempat.50 - . nasional. Efisiensi Internal Dan Eksternal. menganalisis.

Struktur kurikulum berbasis kompetensi dihubungkan dengan 6 pilar. keahlian dan profesinya. Kesesuaian Materi Pembelajaran Dengan Tujuan Mata Kuliah. MENGAJAR: 1.Mata Kuliah Kehidupan Bermasyarakat (MBB) 6. Kesesuaian Strategi Dan Metode Dengan Tujuan. Evaluasi dilakukan untuk melihat Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Komitmen para dosen terhadap jadwal waktu mengajar dan nilai yang dicapai pada ujian akhir semester menunjukkan bahwa kegiatan mengajar cukup efisien dan produktif seperti terlihat pada data akademik yang ada pada program studi Keperawatan dan Kebidanan. objek penelitian untuk tugas akhir di perusahaan-perusahaan tersebut maupun eksternal yaitu lama rata‐rata masa tunggu untuk memperoleh pekerjaan yang makin pendek 9.Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKK) 3.Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB) 4. Hal ini dapat dilihat dari latar belakang pendidikan dan pengalaman dosen mendalami mata kuliah yang diampu. Efisiensi dan produktivitas dicapai melalui beberapa upaya misalnya: persyaratan untuk mengikuti ujian akhir semester dengan minimal 80% kehadiran dan evaluasi tingkat kelulusan tiap mata kuliah oleh Program Studi setiap akhir semester. disusun sesuai dengan tujuan pendidikan dan kompetensi yang diharapkan. Efisiensi Dan Produktivitas.Mata Kuliah Perilaku Berkarya (MPB) 5.Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) 2.Mata Kuliah Peminatan (MKP) Strategi dan metode mengajar sesuai dengan tujuan dapat dicapai dengan menempatkan para dosen untuk mata kuliah yang sesuai dengan ilmu.51 - . 1. Para dosen mengajarkan mata kuliah sesuai dengan silabus yang relevan dengan aspek akademik dan memiliki relevansi dengan keadaan yang terjadi dalam dunia nyata melalui contoh-contoh yang disajikan. Strategi tercermin dalam kurikulum dan metode pembelajaran. 2. 3.

internet juga digunakan dalam pemberian tugas dosen kepada mahasiswa. Para dosen menugaskan mahasiswa untuk menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan mata kuliah yang bersangkutan b. metode penelitian dan pemecahan masalah serta rekomendasinya. latihan soal. biasanya 1 jam digunakan untuk ceramah (pemberian materi kuliah) dan 1 jam digunakan untuk Tanya jawab. serta telah Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . 10. pencarian data kasus melalui internet. tidak termasuk ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Dalam proses belajar mengajar mahasiswa diberi kesempatan bertanya baik di kelas maupun di luar kelas kepada dosen yang bersangutan. Untuk membantu mahasiswa melaksanakan dan membuat laporan skripsi. dinamika kelompok dan sebagainya bergantung pada tujuan dari materi yang diajarkan. Penggunaan Teknologi Informasi. apakah tujuan pembelajaran sudah tercapai dengan tingkat efisiensi seoptimal mungkin. Selain itu. dan browsing buku/jurnal/hasil penelitian oleh mahasiswa. studi kasus. komputerisasi perpustakaan.52 - . Beberapa mata kuliah menggunakan waktu mayoritas 2 jam tatap muka untuk presentasi mahasiswa dan diskusi kelas. Keterlibatan Mahasiswa. BELAJAR: a. Program Studi menyediakan Buku Pedoman Penulisan Skripsi. 4. Dosen pembimbing minimal berpendidikan S2 dan Jabatan fungsional minimal asisten ahli. Setiap semester terdiri dari 14 kali pertemuan/tatap muka untuk 1 mata kuliah. Alokasi waktu yang digunakan dari kegiatan tatap muka selama 2 jam (2 sks). Kartu Bimbingan Skripsi selain pendampingan oleh dosen pembimbing. Struktur dan Rentang Kegiatan Mengajar. 5. Kegiatan mengajar dalam 1 tahun terdiri dari 2 (dua) semester reguler. Penggunaan teknologi informasi dalam proses pembelajaran sudah dilakukan dimana fasilitas hot spot telah meningkatkan akses mahasiswa untuk mencari ilmu lebih lanjut. Bimbingan Skripsi Penyusunan skripsi merupakan tugas akhir yang wajib diselesaikan. Penelitian yang dilakukan haruslah mencakup masalah yang teridentifikasi.

Diperoleh melalui mata pembelajaran kuliah Pendidikan Agama. 2) Keterampilan Umum dan yang dapat Dialihkan (Transferable). mandiri dan memiliki bidang keahlian sesuai dengan bidang kajian/bidang yang diteliti. Pemahaman dan pemanfaatan pengetahuan dapat dilihat dari kinerja akademik dan profesionalisasi para lulusan Diperoleh melalui penugasan yang bersifat individual/kelompok. diskusi kelompok. membaca. Kemampuan belajar mandiri dikembangkan dalam proses belajar‐mengajar dengan memacu mahasiswa menumbuhkan kebiasaan mendengar. Ketrampilan umum yang dapat dialihkan oleh mahasiswa berupa kemampuan berkomunikasi dan mengemukakan pendapat. dan Kewirausahaan 11. Motivasi Dan Sikap. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. kemampuan menulis produk ilmiah dan menyampaikan gagasan 3) Pemahaman Dan Pemanfaatan Kemampuannya Sendiri. menyusun makalah. Fasilitas hot spot di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar memungkinkan bagi mahasiswa untuk mencari bahan penugasan mata kuliah dengan akses tak terbatas 5) Nilai. Evaluasi terhadap kemajuan dan keberhasilan studi mahasiswa dilakukan melalui penilaian keberhasilan suatu mata kuliah dengan bobot penilaian: Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . tes/kuis. Etika Bisnis. Untuk meningkatkan kompetensi lulusan yang memiliki keahlian spesifik di setiap jurusan . mahasiswa diwajibkan menempuh: semua mata kuliah yang disediakan dalam menempuh . Peraturan Mengenai Penilaian Kemajuan Dan Penyelesaian Studi Mahasiswa. Peluang Bagi Mahasiswa Untuk Mengembangkan: 1) Pengetahuan Dan Pemahaman Materi Khusus Sesuai Bidangnya Di Program Studi. dan menafsirkan persoalan yang dihadapi serta upaya mencari solusinya. Skripsi yang telah diselesaikan wajib dipertahankan pada saat ujian sidang lengkap mahasiswa. seminar bidang konsentrasi jurusan dan penulisan skripsi yang mendasarkan pada konsentrasi jurusan mahasiswa. laporan hasil penelitian atau kunjungan ke perusahaan.53 - . PENILAIAN KEMAJUAN DAN KEBERHASILAN BELAJAR: a. c. 4) Kemampuan Belajar Mandiri.

54 - .75 maka mahasiswa diberi kesempatan untuk memperbaiki nilainya dalam batas Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . tidak mempunyai nilai E dan IP kumulatifnya minimal sebesar 2. Besarnya Indeks Prestasi semester tersebut akan menentukan banyaknya yang dapat diambil pada semester berikutnya. kehadiran: 10%. UTS : 30% dan UAS: 40%. dengan IP Kumulatif minimal 2. Nilai hasil ujian mahasiswa dinyatakan dengan huruf A. B. 154 sks untuk Prtogram Studi S1 Keperawatan dan 36 sks untuk Program Profesi Ners.75. b. evaluasi keberhasilan studi dilakukan pada akhir semester IV dan akhir semester VIII. Evaluasi keberhasilan studi tiap mata kuliah ditentukan oleh empat komponen nilai. E. pada akhir semester VIII mahasiswa minimal harus sudah mendapatkan 117 sks untuk Program Studi DIII Kebidanan. yakni kehadiran. Nilai tersebut diatur dalam Peraturan Ketua STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dan tercantum dalam buku panduan akademik STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. D. Nilai hasil ujian mahasiswa dinyatakan dengan huruf A. D. B.75. tugas: 20%. Strategi Dan Metode Penilaian Kemajuan Dan Keberhasilan Mahasiswa. Besarnya Indeks Prestasi (IP) dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: dimana: K = Jumlah satuan kredit semester (sks) mata kuliah yang diambil N = Jumlah nilai bobot masing-masing mata kuliah Di program Studi . Pada akhir semester IV mahasiswa minimal harus sudah memperoleh 45 sks dengan IP Kumulatif minimal 2.Evaluasi dilakukan pada setiap akhir semester dengan menghitung Indeks Prestasi setiap semester. tugas. C. E. Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS).75. C. Apabila IP Kumulatifnya kurang dari 2. Syarat untuk lulus (menyelesaikan studi) adalah apabila mahasiswa telah menyelesaikan seluruh beban mata kuliah yang diwajibkan.

Ada pula denga menggunakan sistin blog. c. Mengenai batas waktu studi. namun diharapkan mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dalam waktu yang lebih singkat. Fasilitas pendukung akademik yang disediakan oleh STIKES Bina Generasi Polewali Mandar untuk memelihara interaksi dosen-mahasiswa untuk menciptakan iklim akademik/professional dilakukan dengan beberapa cara. informasi kurikulum. DAN UNTUK MENCIPTAKAN IKLIM YANG MENDORONG PERKEMBANGAN DAN KEGIATAN AKADEMIK/PROFESIONAL. Penelaahan kepuasan mahasiswa dilakukan melalui kuesioner yang harus diisi oleh mahasiswa. Penentuan Yudisium (Pernyataan Kualitatif Dari Hasil Belajar Seorang Mahasiswa Pada Akhir Jenjang Pendidikan).55 - . mahasiswa diberikan kesempatan paling lama 14 semester terhitung dari mulai saat mahasiswa terdaftar sebagai mahasiswa. 12. Mahasiswa juga bisa langsung memberikan kritik terhadap Program Studi. KBK tapi sebagian masih KBK hibride Namun lebih jauhnya untuk hal tersebut sedang dirancang untuk dapat akses internet melalui portal situs web STIKES Bina Generasi Polewali Mandar yang gratis bagi dosen dan mahasiswa baik melalui jalur Local Area Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Predikat kelulusan d. kalender akademik dan lain sebagainya. materi yang diajarakan. Penelaahan Mengenai Kepuasan Mahasiswa. yaitu: Akses langsung ke pihak Program studi maupun STIKES untuk melakukan aktivitas dan mengetahui tentang segala hal yan gada kaitannya dengan Jadwal kuliah. dan nilai yang dipakai adalah nilai yang terbaik dari masing- masing mata kuliah. cara belajar mengajar dan up date materi kuliah dalam bentuk anonim (tanpa nama) untuk menjaga objektifitasnya. waktu studinya. dosen maupun administrasi. SARANA YANG TERSEDIA UNTUK MEMELIHARA INTERAKSI DOSEN– MAHASISWA. Mahasiswa wajib mengisi kuesioner yang berisi poin-poin pembelajaran yang berlangsung seperti kompetensi dosen. kedisiplinan. BAIK DI DALAM MAUPUN DI LUAR KAMPUS.

b. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT. Selain itu. Penyajian materi juga disampaikan secara profesional melalui penggunaan komputer dan LCD proyektor agar tampilan menjadi lebih menarik dan interaktif.56 - . Beban setiap dosen rata-rata per semester adalah 14 SKS (kapasitas kelas berkisar antara 20–40 mahasiswa). catatan akademik mahasiswa. Sarana pendukung interaksi akademik antara dosen dan mahasiswa pada umumnya sudah baik dan mendukung kecepatan penyampaian infomasi. Ketua Program Studi juga melakukan pengawasan dan menetapkan langkah-langkah pembinaan untuk meningkatkan mutu dan efisiensi Program Studi. antar mahasiswa. Dosen mengajarkan mata kuliah sesuai dengan silabi yang terus diperbarui agar relevan dengan aspek akademik dan memiliki relevasi dengan keadaan yang terjadi dalam dunia nyata. keuangan mahasiswa. dan antara dosen dan mahasiswa 13. PENELITIAN. RANCANGAN MENYELURUH UNTUK MENGEMBANGKAN SUASANA AKADEMIK YANG KONDUSIF UNTUK PEMBELAJARAN. Informasi yang disampaikan dengan cepat mendukung terciptanya interaksi yang baik antar dosen. Akses penggunaan perpustakaan yang telah terkomputerisasi untuk memonitor peminjaman dan pengembalian literatur Komunikasi dalam perkuliahan. 14. Interaksi antara dosen dan mahasiswa tidak diatur dalam kurikulum selain yang ditetapkan dalam kegiatan kurikuler. diharapkan dosen dan mahasiswa dapat mengakses lebih baik lagi: informasi umum (jadual dosen. Network (LAN) maupun nirkabel (WiFi). Di samping upaya-upaya diatas. Dalam sistem informasi akademik berbasis internet tersebut. Rencana pengembangan suasana akademik yang kondusif untuk kegiatan pembelajaran dilakukan dengan cara: a. informasi kurikulum. para mahasiswa atas prakarsanya berkesempatan untuk berinteraksi dengan dosen. kalender akademik). dan informasi perpustakaan. MUTU DAN KUANTITAS INTERAKSI KEGIATAN AKADEMIK DOSEN. MAHASISWA DAN CIVITAS ACADEMICA LAINNYA.

Antusiasme yang ditunjukkan peserta maupun semangat panitia dalam melaksanakan berbagai kegiatan akademik umumnya sangat tinggi. Misalnya menjadi instruktur dalam pelatihan SPSS 11. rencana pengembangan suasana akademik yang kondusif dilakukan dengan mengikutsertakan dosen pada pelatihan metode penelitian dan penulisan ilmiah yang diselenggarakan oleh pihak lain. maka agar mahasiswa lebih terlibat dalam proses belajar. c. Dalam kegiatan penelitian. peningkatan suasana akademik di kalangan dosen Program Studi ilmu kesehatan masyarakat dilaksanakan dalam koordinasi dengan dosen Program Studi ilmu keperawatan dan ilmu kebidanan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pihak Pemda. Peningkatan komitmen dosen pada jadwal waktu mengajar dan pengumpulan nilai akhir semester. Intansi kesehatan. Di kalangan mahasiswa. baik sebagai panitia ataupun peserta.57 - . Selain itu. d. Selain itu peningkatan suasana akademik dalam pengabdian pada masyarakat juga dalam bingkai kegiatan Pengalaman Belajar lapangan 2 dengan program studi lainnya 15. SIMPOSIUM. e. penyajian materi lebih ditekankan pada presentasi mandiri yang dilakukan oleh mahasiswa baik individual maupun berkelompok. beberapa dosen juga menjadi pemakalah dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan. Kegiatan-kegiatan tersebut sangat menyuburkan minat dan meningkatkan pengetahuan di kalangan mahasiswa dan dosen. KEIKUTSERTAAN CIVITAS ACADEMICA DALAM KEGIATAN AKADEMIK (SEMINAR. Mengingat literatur perkuliahan saat ini relatif mudah didapat baik secara konvensional maupun melalui internet. Keikutsertaan mahasiswa dan dosen pada kegiatan akademik pada dasarnya berdasarkan prinsip sukarela. dan masyarakat luas. DISKUSI. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . STIKES Bina Generasi Polewali Mandar telah mengadakan beberapa kegiatan akademik yang melibatkan dosen dan mahasiswa. EKSIBISI) DI KAMPUS. Di bidang kegiatan pengabdian kepada masyarakat. g. suasana akademis ditingkatkan dengan penyelenggaraan kegiatan internal kampus terjun ke masyarakat bersama dengan Program Studi lainnya setiap awal penerimaan mahasiswa baru.5. seperti penyelenggaraan bakti sosial dan sejenisnya. f.

PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN ILMIAH. per bulan. tahun kelulusan. c. Dari hasil angket yang diberikan kepada alumni dan pengguna lulusan. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar telah menerbitkan jurnal ‘aktif’. Kompetensi yang dicapai oleh lulusan sudah sesuai dengan yang diharapkan.16. pada umumnya mereka merasa puas dengan hasil pendidikan yang telah mereka peroleh di STIKES Bina generasi Polewali Mandar. Dari kuesioner yang dibagikan pada para lulusan dan hasil wawancara dengan para lulusan. sebagai wadah memperkuat budaya penulisan ilmiah terutama di kalangan dosen dan mahasiswa. hasil/ pembuatan skripsi yang baik dan hasil pada ujian komprehensif / sidang sarjana yang baik. Kepuasan Lulusan.00). Sebagian besar dari alumni dan pengguna lulusan menjawab bahwa bekal yang diberikan di Program Studi memadai untuk melaksanakan tugas-tugas mereka yang bersifat teknis karena dalam proses pembelajaran yang sudah dilalui sebelumnya. Kompetensi yang Dicapai Dibandingkan dengan yang Diharapkan. Kesesuaian Kompetensi yang Dicapai dengan Tuntutan dan Kebutuhan Pemanfaat Lulusan. Lebih jauh lagi. Kuesioner itu berisi nama alumni. ide. mahasiswa dibekali dengan keterampilan teknis yang dilakukan di laboratorium (termasuk kemampuan berbahasa Inggris). 965. 17. diskusi-diskusi yang selalu dilakukan dalam setiap perkuliahan untuk mengasah kemampuan dalam mengemukakan pendapat. Hasil Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Pengembangan kepribadian ilmiah dosen dan mahasiswa dilakukan melalui kegiatan antara lain: seminar. HASIL PEMBELAJARAN: a. b. Sedangkan gaji pertama mereka rata-rata adalah Rp. dapat diambil kesimpulan bahwa secara umum kompetensi yang dicapai sudah sesuai dengan yang diharapkan.58 - .000. dan masa tunggu bagi para lulusan untuk memperoleh pekerjaan pertama mereka dan gaji pertama mereka. dan pemahaman tentang kewirausahaan dalam program pelatihan kewirausahaan. publikasi tulisan ilmiah baik dosen maupun mahasiswa dalam jurnal baik yang terakreditasi dan tidak. Hal ini terbukti dari hasil rata-rata indeks prestasi lulusan yang relatif memuaskan (IPK rata-rata diatas 3. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa masa tunggu bagi lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pertama mereka adalah kurang dari 1 semster atau ± ≤ 6 bulan.

59 - . Pada umumnya pemanfaat lulusan merasa puas atas hasil kerja yang telah dicapai oleh para lulusan Program Studi. HASIL PENGEMBANGAN PROSEDUR KERJA. Terdapat mata kuliah pilihan paket konsentrasi yang membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan minatnya. 18. sasaran dan tujuan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. pertemuan khusus. Di antaranya instansi pemerintah seperti dinas kesehatan dan puskesmas. campus recruitment. baik pada saat kunjungan perusahaan. disamping banyak perusahaan yang menganggap bahwa lulusan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar cukup berkualifikasi baik. Kurikulum sangat relevan dengan jati diri. HAK PATEN. c. PRODUK FISIK SEBAGAI HASIL PENELITIAN. b. 19. Rumah Sakit dan lain-lain. Kurikulum yang diberlakukan sekarang merupakan hasil peninjauan dan revisi yang matang dari Tim Penyusunan Kurikulum STIKES Bina Generasi Polewali Mandar yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. bersifat fleksibel dan berorientasi ke masa depan. Sampai saat ini telah banyak penelitian atau karya ilmiah yang dihasilkan oleh dosen namun bila dikatakan peodak yang di patenkan belum ada. misi. Mungkin untuk ke depannya akan dilaksanakan dan diusahakan demi meningkatnya kualitas program studi. diatas menunjukkan bahwa para lulusan tidak terlalu mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . dan tercakup di dalamnya wawasan pengetahuan yang menjawab tuntutan dan kebutuhan masa kini dan masa mendatang yang menjamin kualitas lulusan dapat dipertanggungjawabkan. maupun dari hasil kuesioner yang dibagikan kepada para pemanfaat lulusan. visi. KEPUASAN PEMANFAAT LULUSAN DAN KEBERLANJUTAN PENYERAPAN LULUSAN. KARYA INOVATIF. PRODUK SEKOLAH TINGGI BERUPA MODEL-MODEL. Hal ini diketahui dari hasil pertemuan dengan pemanfaat lulusan yang diselenggarakan secara rutin. DESKRIPSI SWOT KOMPONEN E KEKUATAN a.

f. dan nilai yang mendasar dan spesifik dalam subdisiplin dan profesi manajerial e. Kesadaran berorganisasi di antara mahasiswa yang masih perlu terus ditingkatkan agar memiliki soft skills memadai.d. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . l. keterampilan. Interaksi bimbingan perwalian tatap muka yang sangat tinggi intensitasnya karena masih secara manual. Penyajian materi dengan teknologi terkini memungkinkan interaksi menjadi lebih menarik n. Perlunya peningkatan kemampuan sumber daya manusia untuk mengikuti perubahan kurikulum yang cepat. Perlunya penambahan literatur baru yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku. IPK rata-rata lulusan yang masih perlu terus ditingkatkan d. hot spot di seluruh kawasan kampus yang memungkinkan free access ke internet. hot spot di seluruh kawasan kampus yang memungkinkan free access ke internet. dengan didukung teknologi informasi yang memadai dan proses penilaian kemajuan dan keberhasilan belajar yang dapat memotivasi mahasiwa agar meningkatkan prestasinya. k.60 - . Proses pembelajaran telah menggunakan strategi dan metode belajar yang sesuai dengan tujuan Program Studi. h. j. g. Pemanfaatan teknologi informasi yang semakin luas dalam pembelajaran. Wahana penyaluran tulisan beragam dengan adanya Jurnal ’aktif’ KELEMAHAN a. Penyelenggaraan kuliah umum yang berkualitas dengan menghadirkan praktisi yang kompeten di bidangnya. Sistem pembelajaran yang ada mendorong mahasiswa untuk mencari informasi dari buku/textbook lain dan internet. b. Pemanfaatan teknologi informasi yang semakin luas dalam pembelajaran. sikap. Akses perpustakaan yang sangat mudah memungkinkan kegiatan pustaka berjalan makin cepat m. Penggunakan buku untuk literatur berbahasa Inggris dan artikel jurnal asing sehingga memacu mahasiswa untuk menambah kemampuan dalam penguasaan bahasa asing. Mata kuliah pilihan paket konsentrasi menjadi sumber pengembangan pengetahuan. i. c.

Banyaknya tawaran dan kerjasama penyelenggaraan seminar dan pelatihan memungkinkan dosen dan mahasiswa untuk berpartisipasi lebih aktif dalam pertukaran ilmu i. d. f. sehingga membantu pengembangan soft skill mahasiswa. Semakin mudahnya akses literatur dari berbagai sumber memungkinkan proses perkuliahan dilakukan melalui partisipasi mahasiswa yang lebih aktif. e. Fasilitas layanan akademik yang sangat memadai dapat di ciptakan melalui jaringan SIMAWEB dan hot spot yang memungkinkan evaluasi kemajuan studi bisa dilakukan dan untuk perencanaan studi. Adanya dukungan dari para praktisi yang mendukung pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi lulusan. Tuntutan kurikulum sangat besar. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Masih dalam tahap terencananya untuk dapat akses internet melalui portal akademik STIKES Bina Generasi Polewali Mandar sehingga masih dalah tahap memungkinkan akan adanya interaksi antar dosen dan mahasiswa yang mungkin akan berlangsung efektif.61 - . Teknologi komunikasi via internet memberikan akses luas dalam mengikuti perkembangan ilmu manajemen di tingkat internasional b. Belum seragamnya komitmen semua dosen untuk menepati perkuliahan secara tepat waktu f.e. PELUANG a. Mayoritas dosen memiliki semangat akademik tinggi yang mampu memberikan kuliah secara menarik dan variatif. g. sehingga mahasiswa dituntut berkinerja dengan baik secara mandiri. kebiasaan baik yang perlu dipupuk sejak dini sebelum memasuki dunia kerja sesungguhnya. Penggunaan metode e-Iearning untuk mendukung bukan menggantikan pengajaran konvensional. Kerja sama dengan berbagai pihak seperti perguruan tinggi lain dan penguna lulusan dapat semakin menyempurnakan proses pembelajran di masa yang akan datang h. c.

62 - . Program Studi yang menghasilkan rencana kegiatan & usulan anggaran Program Studi. seperti dari alumni. SARANA DAN PRASARANA. (2) dari Yayasan Bina generasi. sehingga dapat menurunkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan hubungan interpersonal dan eksplorasi bakat kepemimpinan mahasiswa d. b. Tuntutan standar kurikulum yang berlaku secara internasional. Penyusunan anggaran dimulai dari rencana kegiatan dan usulan anggaran dari anggota Program Studi melalui rapat. SISTEM ALOKASI DANA. untuk mendukung penyediaan biaya investasi dan menutupi kekurangan yang diperlukan program studi. Evaluasi kemajuan dan keberhasilan studi mahasiswa yang sangat ketat sehingga dapat menyebabkan IPK lulusan lebih rendah dibandngkan lulusan universitas lain. KOMPONEN F : PEMBIAYAAN. Kemampuan berbahasa Inggris aktif yang masih harus ditingkatkan bagi sebagian mahasiswa dan dosen agar kecepatan penyerapan ilmu serta interaksi dosen- mahasiswa dalam Bahasa Inggris bisa makin ditingkatkan. Ketatnya evaluasi kemajuan dan keberhasilan studi mahasiswa berdampak pada menurunnya kesempatan para mahasiswa dalam berorganiasi. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar menerima dana: (1) berupa biaya pendidikan dari mahasiswa. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . DAN SISTEM INFORMASI 1. dimana dalam waku bersamaan disusun juga SOP & SPM (Standart Pelayanan Minimal)nya. Tumbuhnya Program Studi baru di tempat lain yang menawarkan keterampilan yang lebih spesifik sehingga menjadi kompetitor baru. c. Rencana kerja dan anggaran semua Program Studi tersebut dibahas dalam lokakarya penyusunan kegiatan dan anggaran yang kemudian dibahas di tingkat STIKES oleh Tim SP4 (Sistem Perencanaan Penyusunan Program Penganggaran). f. dan (3) penerimaan dana dari sumber-sumber lain yang tidak mengikat. Perubahan kebutuhan ketrampilan di dunia kerja yang dinamis yang menuntut perubahan kurikulum lebih cepat lagi.ANCAMAN a. dan lain-lain. Dana untuk pembiayaan Program Studi merupakan bagian dari anggaran STIKES. e. pemerintah.

kemudian WK II mengeluarkan Surat Perintah Membayar (SPM) yang diajukan kepada bendahara STIKES. dan lain-lain. taman. peralatan kantor. Efisiensi dan efektivitas penggunaan dana menjadi tanggung jawab bersama dan Ketua STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. 3. Pemanfaatan dana selalu dikendalikan agar penggunaannya tidak menyimpang dari tujuan yang telah ditetapkan dan tidak melebihi aggaran yang telah ditetapkan. pengembangan fisik meliputi laboratorium. Komponen biaya yang dikelola meliputi: Biaya Operasional untuk pengembangan akademik. efektivitas dan akuntabilitas program.2. Pengadaan dana yang berasal dari mahasiswa. pengembangan administrasi. Prosedur penggunaan/pencairan anggaran diawali dari Pengajuan pencairan dana oleh Program Studi dalam bentuk Surat Permintaan Pembayaran (SPP) Ke WK II. pembangunan gedung. pengembangan kemahasiswaan. sambil terus diupayakan sumber-sumber dana baru misalnya dari hasil penelitian dan pelatihan (contoh: Pemda). peralatan perkuliahan. KEBERLANJUTAN PENGADAAN DAN PEMANFAATANNYA. Laporan pertanggung jawaban setiap kegiatan yang telah dilaksanakan disampaikan kurang lebih 2 minggu setelah kegiatan dilaksanaan. Ketua STIKES Bina Generasi Polewali Mandar berkewajiban setiap tahun menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja STIKES Bina Generasi Polewali Mandar kepada Yayasan Bina Generasi melalui Senat STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Laporan pertanggungjawaban keuangan Program Studi dalam batas kewenangannya disampaikan secara berkala kepada Ketua STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. PENGELOLAAN DAN AKUNTABILITAS PENGGUNAAN DANA. Secara periodik diadakan evaluasi terhadap realisasi program kerja dan anggaran yang disusun sebagai umpan balik dalam penyusuan anggaran tahun berikutnya Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar .63 - . dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan mengingat peminat yang diterima semakin meningkat. disertai bukti-bukti pendukung sehingga memungkinkan tercapainya evaluasi atas efisiensi. Dana turun ke masing-masing Program Studi dimana sesuai dengan dana yang diajukan oleh Program Studi yang dilengkapi dengan proposal kegiatan yang akan dilaksanakan kepada ketua Prodi yang kemudian digunakan sesuai dengan kebutuhan. Pengadaan dana yang berasal dari berbagai pihak seperti yang dijelaskan pada poin F1 terus dipertahankan.

Gedung 2 terdiri dari 2 lantai. Penanggung jawab pengelolaan infrastruktur (sarana dan prasarana) adalah Wakil Ketua II. Kabupaten Polewali Mandar. PEMANFAATAN. 5. Kepala Biro Akademik dan Kepala Sub Bagian Umum dan Kerumah Tanggaan. RUANG KULIAH.1 ruangan untuk program studi. PERPUSTAKAAN. Program Profesi Ners dan Program Studi Kebidanan.2. Diskripsi Ruang per Ruang Ruang Kuliah. KETERSEDIAAN DAN KUALITAS GEDUNG. Kelurahan Madatte. PENGELOLAAN. Pengadaan sarana dan prasarana menggunakan administrasi anggaran yang disusun secara bersama dan terkoordinir pada semua Progrm Studi dan unit kegiatan di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Kecamatan Polewali.64 - . Lantai I terdiri dari 8 ruangan yang masing-masing seluas 48 m2 dipergunakan 2 ruang untuk perkuliahan.1 ruang perpustakaan.6 ruang perkuliahan.Muh Yamin. 1 ruang musholla. WK I. Gedung sekertariat-bangunan 1 lantai. LABORATORIUM. Secara singkat gedung yang ada di STIKES Bina Generasi Poleali Mandar dapat dijelaskan sebagai berikut : 1. 1 ruang dosen.4.lantai 2 terdiri dari 1 aula. Umumnya sarana dan prasarana digunakan secara bersama antara Program Studi ilmu keperawatan.dan3. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar berlokasi di jalan Mr. 1 ruang koprasi mahasiswa dan 4 WC. Tujuan penggunaan secara bersama-sama adalah untuk mengoptimumkan efisiensi dan optimalisasi penggunaan sarana dan prasarana yang dimiliki. dan saat ujian 20 kursi. Kepala Biro Akademik dan Kepala Sub Bagian Umum dan Kerumah Tanggaan. digunakan untuk Ruang Pimpinan STIKES. 2 ruang laboratorium. DLL. DAN PEMELIHARAAN SARANA DAN PRASARANA. sedangkan penanggung jawab pemeliharaannya oleh Kasubag Umum dan Kepegawaian dikoordinasikan dengan Bidang Administrasi dan Kepegawaian STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Untuk kegiatan pendidikan di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar terdapat 8 ruang kelas dengan masing-masing luasnya adalah 48 m2 dengan jumlah daya tampung (tempat duduk) kegiatan perkuliahan 40 kursi. 1 ruangan LPPM.

Perpustakaan Prasarana pendidikan selain laboratorium adalah perpustakaan. Unit perpustakaan terdiri dari 1 ruang yang di dalamnya terdapat ruang sirkulasi (peminjaman). FASILITAS KOMPUTER DAN PENDUKUNG PEMBELAJARAN DAN PENELITIAN. Di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar terdapat 1 unit perpustakaan. AC 10 buah. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar memiliki berbagai perlengkapan yang baik. Laboratorium Khusus praktek keperawatan dan praktek kebidana. White board 20 buah. Seminar dan Pertemuan Untuk keperluan sidang ujian komprehensif. Amlifier-sound sistem 2 unit. pertemuan. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Wireless 2. Ruang administrasi kepegawaian dan keuangan. Dosen yang memiliki jabatan struktural dalam unit-unit kerja akan berada pada unit kerja. Jumlah komputer secara keseluruhan baik di ruang dosen. 6. ketiga ruangan ini memiliki luas 197 m2. Laboratorium Laboratorium yang dimiliki oleh STIKES Bina Generasi Polewali Mandar ada 2 jenis. dimana ruang untuk dosen manajemen dibuat dalam disain meja bersekat. laboratorium. Ruang Administrasi -Pengelolaan ruang yang berkait dengan pengelolaan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar antara lain ruang Ketua dan Wakil Ketua berjumlah 4 ruang . layar OHP 5 buah dan microphone 5 unit.65 - . yaitu Laboratorium Dasar. Genzet untuk antisipasi padamnya aliran lirstrik PLN 1 unit. Untuk ruang pertemuan digunakan ruang aula dengan luas 120 m2 dengan daya tampung 80-100 tempat duduk Ketersediaan ruang kuliah. perpustakaan ruang seminar dan pertemuan maka aspek pembelajaran dapat dipenuhi dan akan terus dikembangkan baik dalam jumlah maupun kualitas. ruang administrasi akademik. ruang referensi (baca). seminar STIKES Bina Generasi Polewali Mandar memiliki Ruang Seminar dengan luas 54 m2 dengan daya tampung 40-50 tempat duduk. dan ruang data perpustakaan. Ruang Dosen Ruang dosen di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dikelompokkan menurut Program Studinya. Sarana dan Prasarana Berkait dengan Proses Belajar Mengajar Untuk mendukung pencapaian hasil proses belajar mengajar yang optimal. dan tidak duduk di ruang dosen. LCD infocus 10 buah. dengan total luas 100 m2. Masing-masing Program Studi memperoleh 1 ruangan dosen. yaitu: Kursi kuliah 600 buah. Sarana dan Prasarana untuk mendukung proses pembelajaran yang tersedia. 5 unit Laptop. Brecked LCD 10 buah.

laboratorium dan kelengkapan meja kursi. KESESUAIAN DAN KECUKUPAN SARANA DAN PRASARANA. perpustakaan. 7. Perlengkapan sarana prasarana komputer. komputer dan fasilitas internet.00.Profesi Ners dan kebidanan. penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. KEBERLANJUTAN PENGADAAN. kursi kuliah. dan perlengkapan lain diamankan secara fisik dengan pagar dan pintu besi dan sterilisasi lingkungan pada jam 22. Walaupun demikian jumlah unit dan kualitas perlengkapan akan selalu disesuaikan dan ditingkatkan sesuai perkembangan jaman/teknologi dan untuk memperkuat kinerja proses belajar mengajar. Pengamanan secara administratif juga Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Dengan menggunakan dasar jenis sarana dan prasarana yang ada baik berupa ruangan. Proses ini dilakukan dan didukung dengan evaluasi dan perencanaan terkoordinasi antar Program Studi. ruang Pengelola. keperawatan. 8. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pemeliharaan sarana dan prasarana berada di bawah tanggung jawab Wakil Ketua II – Bidang Administrasi dan keuangan dan dilaksanakan oleh Bagian Keuangan serta Umum dan Perlengkapan. Sarana Mobilitas Mobil untuk menjamin mobilitas berbagai keperluan dinas STIKES Bina Generasi Polewali Mandar tersedia 2 unit mobil dan 2 buah elf. unit kegiatan yang ada di lingkungan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. PEMELIHARAAN DAN PEMANFAATANNYA. Hasil evaluasi dan rapat koordinasi ini akan menjadi dasar penyusunan rencana anggaran pengadaan. internet serta hasil-hasil penelitian dan pengembangan maka dapat ditingkatkan kerjasama dan juga pelayanan kepada masyarakat dari hasil laboratorium ilmu kesehatan masyarakat. Berbasis pemanfaatan iptek. Perpustakaan dan untuk akses data berjumlah 10 unit dan printer 10 unit. maka dapat dikatakan sudah memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar. administrasi kepegawaian dan keuangan. Keberlanjutan Pengadaan Sarana dan Prasrana Keberlanjutan pengadaan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kualitas dan jumlah layanan akan selalu ditingkatkan. penelitian dan pengembangan.66 - . perbaikan dan penggantian serta penambahan sarana dan prasarana di lingkungan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar termasuk di dalamnya untuk setiap program studi.

dengan tetap menjaga standard yang ditetapkan. dan lain sebagainnya. Pemanfaatan Sarana dan Prasarana yang Ada Sarana dan prasarana yang ada di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dimanfaatkan secara bersama oleh ketiga Program studi yang ada. sistem informasi yang ada dapat dikatakan mencukupi bagi kebutuhan yang diperlukan baik untuk mendapatkan informasi akademik. pengembangan dan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat melalui laboratorium yang dimiliki STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. teratur dan termonitor dengan baik. dilakukan melalui sistim pendataan yang ada. jaringan Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Melihat jumlah sarana dan prasarana yang tersedia. Penerapan sistem informasi ini dilakukan untuk menunjang proses belajar mengajar di dalam lingkungan sivitas akademika STIKES Bina Generasi Polewali Mandar serta memberikan informasi kepada masyarakat umum. misi dan tujuan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dan Program Studi- Program Studi yang ada di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Sistem Informasi yang ada didukung oleh LAN (Local Area Network). 9. Pemanfaatan atas sarana dan prasarana yang ada diarahkan sepenuhnya untuk peningkatan kualitas belajar dan mengajar. termasuk di dalamnya visi. misi dan tujuan Program Studi . 10. KECUKUPAN DAN KESESUAIAN SUMBER DAYA. Dasar penerapan adalah visi. Sistem informasi yang akan dibangun berlaku bagi seluruh Program Studi di lingkungan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. administrasi maupun kemahasiswaan. Pengembangan sistem informasi berbasis teknologi di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar mulai dirintis rancangannya tahun ajaran 2010/2011. Pemeliharaan dilakukan secara periodik sesuai dengan jadwal sehingga pelaksanaannya dapat tertib. Awalnya aplikasinya yaitu dibangunnya Portal STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dan Aplikasi Akademik (Simaweb). Pemanfaatan ini dilakukan untuk mencapai efisiensi dan optimalisasi penggunaan fasilitas. SARANA DAN PRASARANA PENDUKUNG UNTUK PEMBERDAYAAN SISTEM INFORMASI. Sistem informasi pada STIKES Bina Generasi Polewali Mandar terintegrasi dengan Sistem Informasi tiap program studi. dan juga untuk penyusunan modul bahan ajar. keuangan. RANCANGAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI.67 - .

Tim ini terdiri dari tenaga yang memiliki kualifikasi pemograman. mahasiswa dan masyarakat umum sesuai dengan kebutuhan dan otoritas masing-masing nantinya.68 - . sehingga setiap informasi yang ada diharapkan sampai tepat waktu. internet yang cukup memadai sehingga civitas akademika serta masyarakat umum dapat mengakses informasi yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan masing- masing. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . sehinggga mudah dibaca dan diketahui. Secara berkala diadakan pelatihan komputer dan sistem informasi bagi tenaga administrasi guna meningkatkan kemampuan mereka. EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI Sistem informasi yang dimiliki oleh Program Studi ilmu kesehatan masyarakat yang terintegrasi dengan sistem informasi STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dapat diakses oleh dosen. Untuk menangani masalah IT sehari-hari ditangani oleh tim layanan pengguna (user support team). Harapannya adalah Dosen dan mahasiswa dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan efisien dan efektif dengan memanfaatkan sistem informasi yang ada. Papan pengumuman diletakkan di tempat- tempat stategis baik di depan ruang sekertariat maupun di lingkungan Program Studi dan ruang kuliah. karyawan. pengumuan-pengumuman program kemahasiswaan. Papan informasi dosen yang ada di ruang Program Studi digunakan sebagai media publikasi kegiatan ilmiah. Tenaga administrasi yang ada di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar juga memiliki kemampuan untuk mengoperasikan semua program yang ada di komputer Program Studi ilmu kesehatan masyarakat sesuai dengan bidang masing- masing. sistem jaringan dan pengoperasion semua program yang ada pada sistem informasi STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. kapan saja dan dimana saja. Khusus penyampaian surat untuk dosen disampaikan secara langsung oleh petugas khusus kepada masing-masing dosen. Papan pengumuman mahasiswa digunakan sebagai publikasi jadwal ujian. lowongan kerja dan informasi-informasi yang berhubungan dengan kegiatan program Studi ilmu kesehatan masyarakat. Meskipun nantinya STIKES Bina Generasi Polewali Mandar akan menggunakan sistem informasi secara online tetapi tidak meninggalkan sistem informasi tradisional yang sekarang masih digunakan. 11. seperti papan pengumuman dan surat. informasi beasiswa dan kegiatan-kegitan lain yang berhubungan aktivitas dosen.

KEBERADAAN DAN PEMANFAATAN ON-CAMPUS CONNECTIVITY DEVICES (INTRANET). Hal ini sangat penting guna peningkatan mutu pembelajaran 13. dosen dan karyawan. informasi. mahasiswa yang mempunyai laptop dapat memanfaatkan area Wi‐Fi yang ada di lingkungan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Dalam proses pembelajaran.12.69 - . serta referensi terbaru yang berkaitan dengan tugas perkuliahan yang diberikan oleh dosen. Dosen dapat mengakses melalui komputer-komputer yang disediakan di ruang Program Studi atau menggunakan laptop masing-masing dihubungkan ke LAN atau Wi‐Fi. Internet juga dimanfatkan untuk membangun sistem informasi manajemen sehingga mempermudah dan mempercepat arus informasi internal antar sivitas akademik. Fasilitas internet tersedia di lingkungan kampus dan dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Fasilitas internet tersedia di lingkungan kampus dan dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa. internet dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk mendapatkan data. Jaringan internet memberikan kesempatan kepada para dosen untuk mendapatkan informasi dan referensi seputar perkembangan ilmu kesehatan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan para dosen. dosen dan karyawan. KEBERADAAN DAN PEMANFAATAN GLOBAL CONNECTIVITY DEVICES (INTERNET). mahasiswa yang mempunyai laptop dapat memanfaatkan area Wi‐Fi yang ada di lingkungan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar.

UPS. e. Tersedianya sistim informasi meskipun masih tradisional sebagian. Sistem informasi online masih belum berjalan dan masih tahap rencana f. e.70 - . Tersedianya ruang kuliah. Fasilitas penelusuran alumni dan komunikasi profesi yang belum maksimal Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . c. Terjaminnya peningkatan jumlah dan kualitas perlengkapan. Pengamanan dan konsistensi data yang ada dalam sistem informasi masih perlu ditingkatkan. penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat. dan juga diakukannya pengawasan dan perencanaan terkoordinasi antar unit dan Program Studi. dan hot spot akan semakin mempertinggi kualitas proses pendidikan. Tersedianya pengamanan proses belajar mengajar dan penelitian dan pengembangan melalui penyediaan genzet. konsultasi/ bimbingan karya ilmiah c. pencairan. d. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar menyediakan akses informasi melalui koneksi antar jaringan (inter networking) dengan jaringan Interent. g. pertanggung jawaban dan pengawasan pendanaan. Masih terdapat mahasiswa yang belum memenuhi kewajibannya berupa Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) b. Jumlah luas ruang dosen perlu lebih ditingkatkan untuk mendukung kegiatan persiapan mengajar. Terdapat prosedur standar dalam pengajuan. DESKRIPSI SWOT KOMPONEN F KEKUATAN a. d. KELEMAHAN a. Tenaga ahli dan teknisi masih perlu ditingkatkan profesionalitasnya. server dengan external hardisk memungkinkan semakin kuatnya pencapaian kualitas pendidikan. penelitian dan pengembangan melalui arsip yang rapi dan terjaga untuk keberlanjutannya. tersedianya perpustakaan dan laboratorium yang didukung perlengkapan yang baik dan berkualitas sesuai dengan keutuhan dan jaman yang ada. Laporan Keuangan diperiksa periodik oleh tim internal STIKES Bina Generasi Polewali Mandar b. f.

Masih sangat terbuka kerjasama dengan pihak luar dalam sponsorship pendanaan kegiatan Program Studi. b. DAN KERJASAMA 1. Persaingan dengan STIKES atau Universitas lain dalam memperoleh mahasiswa sehingga dapat mempengaruhi jumlah pendapatan STIKES yang berasal dari mahasiswa. b.PELUANG a. Pengembangan/peningkatan kebutuhan sarana belajar‐mengajar yang semakin cepat d. KUALITAS. g. Kegiatan penelitian yang dihasilkan oleh dosen STIKES Bina Generasi Polewali Mandar diklasifikasikan ke dalam dua program yaitu Program Pembinaan dan Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . e. Terkoneksi ke sumber informasi global (internet) ANCAMAN a. Perlunya perlindungan dari kemungkinan pembobolan data (hack). Banyak lembaga pendidikan lain yang juga berusaha menjalin kerja sama dengan institusi yang sama untuk memperoleh pendanaan c. RELEVANSI SASARAN. c.71 - . Perkembangan teknologi informasi berjalan pesat dan mudah diperoleh. PRODUKTIVITAS. Penyediaan jasa profesional sebagai konsultan laboratorium d. Teknologi Sistem Informasi yang cepat berubah dalam plat form KOMPONEN G : PENELITIAN. PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT. Cukup banyak dana bantuan pemerintah seperti Program Hibah Kompetisi dan pihak luar lainnya untuk membantu kegiatan dan pengembangan SDM Program Studi. DAN EFISIENSI PEMANFAATAN DANA PENELITIAN DAN PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT. e. Dukungan pihak STIKES Bina Generasi Polewali Mandar melalui program pengembangan/ peningkatan pendidikan dalam bentuk bantuan perlengkapan dan peralatan administrasi dan proses belajar mengajar secara berkala sesuai dengan kebutuhan. f. Dapat menjadi penyedia layanan e‐learning dan global distance learning.

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan. dan Riset Unggulan Daerah (RUD). Pembinaan dan Pendampingan Desa siaga. yaitu dosen tetap dan tidak tetap. Program Penelitian Mandiri lebih diarahkan untuk menciptakan inovasi dan pengembangan IPTEKS. maka pengabdian kepada masyarakat oleh STIKES Bina Generasi Polewali Mandar maupun program studi diartikan sebagai pengamalan IPTEKS yang dilakukan oleh Institusi secara melembaga melalui metode ilmiah langsung kepada masyarakat yang membutuhkan dalam upaya mensukeskan pembangunan dalam bidang kesehatan. Pendidikan dan pelatihan dasar PHBS untuk anak sekolah. Program Pembinaan diarahkan untuk menghasilkan peneliti mandiri. (2) Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . publikasi bertaraf nasional/internasional dan peningkatan budaya meneliti produktif. AGENDA. Kualitas hasil penelitian yang dihasilkan pada umumnya sudah cukup baik dan sesuai dengan bidang ilmu. Jumlah penelitian tersebut rata‐rata pertahun adalah 18 penelitian untuk semua program studi. Riset Unggulan Terpadu (RUT). Promosi Pembinaan Kesehatan Maternitas. teori. Program ini mencakup Penelitian Dosen Muda/Kajian Wanita dan Penelitian Ilmu Pengetahuan Dasar. Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam lima tahun terakhir diantaranya adalah: a. Pemberian makanan tambahan untuk balita bekerjasama dengan posyandu di Kabupaten Polewali Mandar 2.72 - . Tergolong dalam program ini antara lain Penelitian Hibah Bersaing . Rencana pengembangan para dosen di bidang penelitian dilaksanakan dengan mempertim bangkan (1) keadaan dan keragaman dosen. namun ke dua jenis penelitian tersebut yang dihasikan oleh STIKES Bina Generasi Polewali Mandar adalah hanya pada program pembinaan. Apabila kegiatan penelitian dilakukan untuk menghasilkan pengetahuan empirik. Program Penelitian Mandiri. DISEMINASI HASIL PENELITIAN DAN PELAYANAN/ PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT. Desa Sehat di desa Kunyi b. KEBERLANJUTAN. Gerontik dll di Desa-Desa untuk meningkatkan perilaku kesehatan bekerja sama dengan dinas kesehatan Kabupaten Polewali Mandar d. c. Hasil penelitian sebagian besar sudah terpublikasi pada jurnal lokal institusi saja. Dengan pembiayaan umumnya berasal dari pihak eksternal . metodologi atau informasi baru yang memperkaya IPTEKS. konsep.

73 - . (2) meningkatkan kemahiran dosen dalam penelitian. dan profesi serta organisasi lainnya dalam usaha mendapatkan informasi tentang hal‐hal yang dibutuhkan masyarakat. dan memantapkan struktur organisasi serta pengisian personalia yang tepat dan berkualitas. (2) pelatihan dan penataran. Pustu. (4) publikasi hasil penelitian dosen. Rencana jangka pendek pengembangan diarahkan dengan (1) meluaskan wawasan ilmiah. swasta. pembinaan dan pengembangan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi kegiatan yang bersifat intern dan ekstern. dan (3) arah pembinaan penelitian. keadaan dan potensi STIKES Bina Generasi Polewali Mandar pada waktu sekarang. seperti mengikuti seminar akademik dan/atau profesional yang diadakan oleh organisasi/badan tingkat nasional dan internasional. (5) pelayanan jasa penelitian yang diperlukan oleh dunia usaha dan masyarakat atau institusi di luar perguruan tinggi. Adapun realisasi yang bersifat intern antara lain: mengkoordinasikan secara terpadu P3M. Sejalan dengan rencana umum STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. (3) memacu jumlah dan mutu penelitian dosen. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar berusaha untuk memberikan pelayanan jasa pendidikan dan pengetahuan kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan mereka. Kegiatan yang bersifat intern. Klinik dll dengan pusat pelayanan masyarakat dalam rangka kerja sama di lapangan sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi dan proses belajar‐mengajar mahasiswa dapat berjalan dengan baik. (3) mengupayakan bahan bacaan yang relevan yang terkait dengan masalah kesehatan masyarakat. antara lain melalui Pengembangan Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) dengan mengikutsertakan mahasiswa agar kegiatan pengabdian lebih berdaya guna dan berhasil guna. metode penelitian dan penulisan ilmiah. menyiapkan serta melengkapi sarana dan prasarana baik peralatan maupun ruangan. Secara bertahap kegiatan penelitian dikembangkan antara lain dengan : (1) memantapkan unit kelembagaan penelitian. Dalam upaya untuk mengembangkan sumber daya manusia serta memasyarakatkan kepekaan sosial para tenaga akademis dan mahasiswa tehadap masalah kemasyarakatan. Pemampaatan Puskesmas. kreativitas dan minat para dosen secara aktif mencari kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan ilmiah. serta membina kerja sama dengan instansi pemerintah. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar .

5.74 - . Hasil penelitian ini dapat dibaca oleh semua mahasiswa sebagai bahan acuan dalam penulisan penelitian lebih lanjut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah melembaga dilingkungan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar yang senantiasa melibatkan unsur mahasiswa dan dosen yang berperan sebagai pendamping. KEGIATAN PENELITIAN DAN PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BERSAMA DOSEN DAN MAHASISWA. KKN di Desa-Desa Binaan di Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan‐kegiatan tersebut telah diagendakan sehingga diharapkan muncul kesinambungan hubungan dan kemitraan antara Program Studi dengan masyarakat. diantara dosen ada yang melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. mahasiswa juga melakukan beberapa bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bersifat lebih aplikatif seperti pembagian makanan tambahan ASI. Sesuai dengan kinerja dan kepedulian individual. Hasil penelitian mahasiswa baik berupa skripsi maupun non skripsi tersedia di perpustaka an STIKES Bina Generasi Polewali Mandar dalam jumlah yang cukup banyak dengan kualitas yang bervariasi. Sebagai contoh adalah kegiatan PBL II. (2) forum diskusi untuk menumbuhkan keberanian mengemukakan Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar .3. Selain pengabdian yang berkaitan dengan pengetahuan kesehatan masyarakat. Civitas akademika dipacu untuk berinteraksi melalui kegiatan (1) aktivitas perkuliahan. PKK. HUBUNGAN ANTARA PENGAJARAN. memonitor. KIA. cara Perawatan Gerontik di Posyandu- posyandu. beberapa mahasiswa terlibat dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan penelitian dosen dalam berbagai topik yang terkait dengan kesehatan dan pola penyakit di masyarakat. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar memiliki pengalaman dalam dunia kesehatan dan/atau melakukan penelitian terapan terkait dengan kebutuhan nyata. seminar dalam rangka pengabdian kepada masyarakat. 4. Kompetensi tersebut diabadikan untuk kepentingan masyarakat luas. Selain penelitian skripsi. sampai mengevaluasi keberhasilan kegiatan tersebut. sedangkan dosen mempunyai peranan sejak mempersiapkan. BANYAK DAN KUALITAS KEGIATAN PENELITIAN DAN PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT YANG DILAKUKAN OLEH MAHASISWA. publikasi. PENELITIAN DAN PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT.

Ini berarti bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan kegiatan penelitian merupakan dua kegiatan terpadu yang saling menunjang. 6. HUBUNGAN KERJASAMA DAN KEMITRAAN PENELITIAN DENGAN LEMBAGA DALAM DAN LUAR NEGERI. menjalin hubungan dengan instansi lain merupakan keharusan. pendapat dan berargumentasi antar mahasiswa atau antara mahasiswa dengan dosen. BANYAK DAN KUALITAS KEGIATAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI DOSEN. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar juga menjalin kerjasama dengan pendidikan-pendidikan lain. surat kabar dan majalah ilmiah. baik dalam masalah yang menyangkut aspek akademik maupun aspek lainnya. Upaya tersebut ditempuh melalui pendekatan dengan : a. Umumnya. Dalam era keterbukaan dan memasyarakatkan STIKES Bina Generasi Polewali Mandar. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Dosen di STIKES Bina Generasi Polewali Mandar memiliki kompetensi yang cukup baik dalam bidang penelitian namun tidak dengan publikasi ilmiah. penelitian juga merupakan salah satu elemen Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang religius. baik yang bercorak akademik maupun non akademik. Instansi Pendidikan Lain STIKES Bina Generasi Polewali Mandar berupaya senantiasa mengintensifkan komunikasi dan kerjasama dengan jurusan sejenis. Di samping itu. Pembinaan civitas akademika diarahkan untuk (1) meningkatkan kemampuan meneliti melalui penataran metodologi penelitian serta latihan‐latihan penyusunan usulan penelitian. (3) menyediakan waktu rehat sebagai peluang bagi mahasiswa dan dosen menyentuh berbagai persoalan aktual yang muncul pada media masa dan media elektronik. Sebagaimana aktivitas pengabdian masyarakat. 7. berwawasan dan berkemampuan serta memiliki semangat kerakyatan dan kemandirian dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam dua tahun terakhir setidaknya ada 10 artikel yang diterbit di jurnal aktif dan 4 Penelitian internal. (2) menghimbau para dosen menerbitkan makalah hasil penelitian dan/atau gagasan dalam majalah populer. penelitian yang dilakukan oleh civitas akademika .75 - . yang dianggap saling menguntungkan.

Selain itu adanya kartu bimbingan skripsi dapat menggambarkan perkembangan skripsi mahasiswa yang bersangkutan. KUALITAS DAN KURUN WAKTU PENYELESAIAN SKRIPSI (TERMASUK PROSES PENULISAN SKRIPSI DAN PEMBIMBINGANNYA). hal ini sangat membantu mahasiswa dalam melakukan praktek kerja lapangan mereka kelak. Skripsi adalah laporan penelitian tertulis yang disusun mahasiswa dengan sistematika dan bentuk yang telah ditetapkan. swasta dan profesi serta organisasi lainnya dalam usaha mendapatkan informasi tentang hal-hal yang dibutuhkan masyarakat. sesuai usulan penelitian yang disetujui oleh dosen pembimbing. maka STIKES Bina Generasi Polewali Mandar selalu membina hubungan kemitraan dengan instansi pemerintah. Jalinan komunikasi ini merupakan strategi dalam upaya menyalurkan lulusan sesuai dengan bidangnya. Upaya tersebut dilakukan dalam rangka kerjasama untuk kepentingan jangka panjang. Panduan penulisan skripsi yang disusun oleh STIKES diharapkan dapat digunaan untuk melancarkan penelitian. dan istansi lainnya baik formal maupun informal yang bergerak dalam bidang kesehatan yang dianggap penting dalam upaya memasarkan dan memantau kinerja lulusan. Terdapat sumber-sumber beasiswa dan bantuan skripsi dengan seleksi kualitas oleh pihak-pihak pemberi bantuan skripsi. c. 8. Kerjasama dengan pihak Pemerintah Mengingat pentingnya membangun kerjasama yang baik dengan pihak lain seperti pemerintah. Selain itu STIKES Bina Generasi Polewali Mandar juga memberikan penyuluhan dan pelatihan kerja pada beberapa puskesmas dan masyarakat desa di wilayah kerja Kota Polewali dengan mengoptimalkan peran serta mahasiswa. Rumah Sakit. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Pada umumnya mahasiswa menyelesaikan skripsi dalam waktu satu semester. Puskesmas. b. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar melakukan pula hubungan dengan dunia usaha. Skripsi merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana. terutama bagi mereka yang berminat menyelidiki masalah yang erat kaitannya dengan aplikasi pengetahuan Kesehatan pada Masyarakat dalam dunia nyata. Dunia Usaha Jalinan komunikasi dengan Dinas Kesehatan. Kualitas penelitian telah sesuai dengan kaidah baku penelitian.76 - .

Tersedianya referensi yang memadai baik berupa literatur cetak dan online di perpustakaan. Banyak dosen yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk membuat penelitian dan karya tulis yang berbobot. b. ANCAMAN a. Kurangnya publikasi di jurnal ilmiah nasional maupun internasional. Pelanggaran etika penelitian Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Belum meratanya kemampuan dan output untuk semua dosen dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. KELEMAHAN a. c. visitasi akademik dan pengakuan sebagai anggota komunitas internasional PELUANG a. Tersedia anggaran dana penelitian kepada masyarakat yang berasal dari dalam dan kerjasama dengan pihak lain. c. serta melakukan kegiatan pengabdian masyarakat b.77 - . Berlebihnya beban mengajar dosen sehingga penelitian dan pengabdian masyarakat kurang berjalan optimal. Perkembangan kondisi masyarakat yang pesat sehingga menimbulkan minat untuk ikut berpartisipasi dalam pengabdian pada masyarakat. DESKRIPSI SWOT KOMPONEN G KEKUATAN a. Terdapat media publikasi karya ilmiah dosen yaitu Jurnal aktif d. Banyaknya tawaran dan kerjasama dalam melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat baik dari dalam maupun luar negeri yang belum dimanfaatkan b. Permintaan jasa penelitian dan kerjasama diambil oleh institusi lain yang lebih siap melayani. b.

post do Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . Anlisis SWOT INPUT Kekuatan Kelemahan Peluang Kekuatan/Peluang : Kelemahan/Peluang : • Sistem seleksi dan • Koherensi jati diri program penyaringan yang selektif yang belum maksimal • Menjalin hubungan kerjasama • kerjasama dengan sekolah dengan institusi lain setingkat SMU/sederajat • Memiliki SDM yang masih kurang mumpunyai dan sesuai • kegiatan ilmiah bagi dengan bidang keahlinnya dosen dari tingkat lokal. Ancaman Kekuatan/Ancaman Kelemahan/Ancaman • Memiliki jati diri yang jelas • Masih kurangnya praktek • Menjadi superioritas untuk menunjukkan program studi dibandingkan eksistensi kompetensi dengan program studi sejenis institusi • Potensi awal kompetensi • Penghargaan dosen yang terpelihara terhadap karya ilmiah • Adaptibilitas jati diri (visi. tujuan. belum maksimal misi.78 - . • Kurikulum yang menunjang nasional terhadap proses pembelajaran hingga internasional • Fasilitas yang menunjang bagi belum terlaksana dengan proses pembelajaran maksimal • Tersedianya dana bantuan • Pendekatan active learning • Ketersediaan dana untuk dalam Proses belajar penelitian dan pengabdian belum maksimal terhadap masyarakat • Belum tersedianya sistem perpustakaan elektronik • fasilitas (ruang) untuk mendukung kegiatan pembelajaran masih kurang • dana pihak luar untuk SPI belum maksimal. kurikulum) • Sistem pengembangan yang solid akademik secara • Utilisasi fasilitas yang tinggi periodik (diskusi ilmiah • Mengembangkan jejaring rutin. short course. BAB II ANALISIS SWOT A. Analisis antarkomponen Analisis antar komponen dapat digambarkan pada table sebagai berikut : 1. • Biaya kuliah belum bisa diminimalisasi.

literatur asing. • Masih kurangnya sosialisasi. kerjasama untuk ctoral) masih lemah memperoleh pendanaan. silabus. 2. dan informasi belum dapat dukungan e-learning melalui dimanfaatkan dengan baik internet • Jadwal waktu • Tersedianya sistem mengajar dosen masih informasi STIKES dan kurang internet untuk menunjang • Perbaikan kompetensi pembelajaran tenaga ahli agar dapat • Penjaminan mutu mendorong layanan e- kepercayaan terjaga dengan learning dan global baik dan berkesinambungan distance learning belum antara publik terhadap maksimal kualitas lulusannya. • Sistem pengelolaan dana belum terkoordinir dengan baik. pemanfaatan teknologi handout. implementasi serta pengembangan penjaminan mutu Ancaman Kekuatan/Ancaman Kelemahan/Ancaman • Struktur organisasi yang • Sistem koordinasi secara telah jelas berkelanjutan belum • Kualitas manajerial dan efektiv dan efisien Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar .79 - . Analisis SWOT Proses Kekuatan Kelemahan Peluang Kekuatan/Peluang Kelemahan/Peluang : • Pemimpin yang visioner • Sistem tata pamong • Kualitas manajerial kurang berkoordinasi Perguruan Tinggi dan dengan baik hubungan interpersonal • kerjasama dan kemitraan antar dosen telah dengan lembaga-lembaga memberikan pengalaman lain baik dalam dan dan mutu pembelajaran luar negeri masih kurang baik bagi mahasiswa • Peningkatan IPK rata- • Ketersediaan teknologi rata melalui informasi. • IT dalam • Memanfaatkan dana dan proses belajar masih anggaran untuk peningkatan kurang profesionalisme dan • pengawasan kewajiban kerjasama pihak ketiga mahasiswa untuk • Menggali sponsorship membayar serta menjamin pemasukan belum optimal.

Analisis SWOT Komponen Output Kekuatan Kelemahan Peluang Kekuatan/Peluang Kelemahan/Peluang : • Kualitas dan tingkat • Penelitian dan kerja kepercayaan pada program praktek untuk peningkatan studi sudah cukup baik namun soft skill masih lemah masih perlu di tingkatkan • Modul kuliah masih • Memiliki alumni yang solid terbatas dan loyal terhadap perguruan • Proposal penelitian. kebutuhan dengan berbagai pasar dan stakeholder belum kompetensi mahasiswa. pelatihan dan pengabdian masyarakat serta pembuatan tulisan untuk karya ilmiah / jurnal cukup baik Ancaman Kekuatan/Ancaman Kelemahan/Ancaman • Terlaksananya kerjasama MOU • Penelitian dan pengabdian untuk penelitian dan masyarakat belum Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . dan untuk mengembangkan disetujui dewan redaksi. terkoordinir dengan baik 3. penelitian. koordinasi sesuai dengan harapan dan benchmarking stakeholder.80 - . tinggi penulisan karya ilmiah • Seminar dan sarasehan antara dan jurnal masih harus civitas akademika dengan dilengkapi masyarakat umum sangat • Keinginan untuk memungkinkan untuk menyumbang tulisan dilaksanakan belum memenuhi syarat • Potensi dosen dan referensi yang ditentukan. komunikasi dalam PS • Suasana akademik dan berlangsung secara cepat learning community yang • Teknologi informasi telah menghadapi dimanfaatkan secara tepat persaingan dalam guna dunia pendidikan • Pemanfaatan dengan baik • IPK rata-rata harus lebih sistem dan teknologi ditingkatkan informasi untuk kegiatan • Komitmen dosen serta perbaikan berbahasa inggris interaksi dosen dan • Perencanaan SIMAWEB mahasiswa masih lemah yang terintegrasi dan • Kemungkinan pembobolan terpadu data (hack) masih tinggi • Penjaminan mutu telah • Sosialisasi.

81 - . laboratorium terlaksana dengan dan pelatihan SDM maksimal perusahaan. pengembangan. • Pelatihan dan perluasan pendataan tulisan karya ilmiah sudah cukup baik namun masih perlu ditingkatkan • Jaringan alumni untuk pembekalan kerja sudah dilaksanakan dengan cukup baik Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar .

pihak luar untuk • Memotivasi dosen dan memperkuat SPI. mahasiswa melakukan • Mengusahakan penelitian dan pengabdian maksimalisasi lainnya dengan memanfaatkan dana untuk menekan biaya bantuan secara bertanggung kuliah. Analisis itu dapat digambarkan sebagai berikut 1. serta pengembangan dan atau perbaikan mutu program secara berkelanjutan. nasional terprogram hingga internasional. STRATEGI DAN PENGEMBANGAN : Hasil analisis SWOT dimanfaatkan untuk menyusunan strategi pemecahan masalah. • Penyempurnaan kurikulum • Proses belajar dengan yang berorientasi nasional pendekatan active learnin • Memaksimalkan penggunaan • Pengembangan sistem fasilitas untuk perpustakaan elektronik mengembangkan sistem • Perencanaan pengadaan pembelajaran fasilitas (ruang) untuk • Memanfaatkan dana bantuan/ mendukung kegiatan kerjasama penelitian dan pembelajaran pelatihan dengan lebih • Mengusahakan dana optimal. STRATEGI SWOT INPUT Kekuatan Kelemahan Peluang SO Strategies WO Strategies • Memantapkan sistem • Peningkatan koherensi penyaringan calon mahasiswa jati diri program dengan sehingga memperoleh calon memanfaatkan dengan kualitas yang tinggi networking dengan • Membangun partnership institusi eksternal yang lebih kuat dengan • Memperluas jaringan institusi dengan ikatan yang kerjasama dengan SMU lebih kuat.B. • Program pengembangan • Peningkatan kualitas dosen dosen melalui kegiatan melalui studi lanjut ilmiah dari tingkat maupun short course secara lokal.82 - . jawab sesuai prosedur. Ancaman ST Strategies WT Strategies • Jati diri yang jelas dan • Upaya selalu mengambil nilai akreditasi yang peran dalam dunia superior untuk strategi praktek untuk pembeda dengan pesaing menunjukkan eksistensi • Ekspose superioritas kompetensi institusi Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar .

terus menerus • Dengan menggunakan memperbaiki sistim prosedur standar pengelolaan dana memanfaatkan dana dan anggaran untuk peningkatan profesionalisme dan kerjasama pihak ketiga untuk memperoleh pendapatan. program studi dibandingkan • Menjaga kemapanan dengan program studi sejenis sistem seleksi • Memelihara potensi awal • Sistem penghargaan kompetensi dosen untuk terhadap karya ilmiah selalu berprestasi • Upgrade kapabilitas • Menjaga adaptibilitas dosen melalui sistem jati diri (visi. tujuan. short • Peningkatan utilisasi course. post doctoral) fasilitas dengan • Pemanfaatan IT dalam menggunakan sistem proses belajar informasi yang dapat • Peningkatan pengawasan diandalkan kewajiban mahasiswa • Sesuai dengan prosedur untuk membayar untuk standar mengembangkan menjamin pemasukan jejaring untuk membentuk yang optimal. pengembangan akademik kurikulum) terhadap secara periodik (diskusi perkembangan dunia kerja ilmiah rutin.83 - . kerjasama untuk • Mempertahankan dan memperoleh pendanaan. • Berdasar prosedur yang ada menggali sponsorship Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . misi.

silabus. berbeda. serta program. berkesinambungan untuk implementasi serta mencapai kualitas keluaran pengembangan Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . evaluasi luar negeri. pengumpulan mencapai • Peningkatan sistem kualitas keluaran yang informasi dan internet baik dari aspek nilai untuk perbaikan interaksi akhir seluruh civitas akademika • Perbaikan kompetensi secara efektif. silabus. literatur asing. • Peningkatan kualitas • Perbaikan berkelanjutan manajerial STIKES Bina untuk penciptaan Generasi Polewali Mandar suasana akademik dan dan hubungan interpersonal learning community antar dosen untuk melalui peningkatan peningkatan pengelolaan kerjasama dan kemitraan dan kinerja dalam hal degan lembaga-lembaga efisiensi dan efektivitas lain baik dalam dan kepemimpinan. penanganan pembelajaran dan akses platform teknologi yang informasi/literatur. kerjasama dan perolehan dukungan dari kemitraan agar memberikan alumni atas pengalaman pengalaman dan mutu praktek yang ada pembelajaran terbaik • Peningkatan IPK rata- bagi mahasiswa rata melalui • Peningkatan pemanfaatan pemanfaatan teknologi teknologi informasi. 2. sosialisasi secara • Peningkatan sosialisasi. dan keamanan • Peningkatan penjaminan data dalam sistem mutu melalui perbaikan informasi agar dapat dukungan seluruh anggota mendorong layanan e- STIKES Bina Generasi learning dan global Polewali Mandar dan distance learning. terutama tenaga ahli dalam partisipasi aktif dosen dan sistem informasi untuk mahasiswa dalam konsistensi. dukungan e-learning melalui dan dukungan e-learning internet untuk mendorong melalui internet untuk proses pembelajaran dan mencapai kompetensi peningkatan kompetensi terbaik dari mahasiswa dan soft skill mahasiswa • Perbaikan komitmen agar dapat memberikan dosen terhadap jadwal pengalaman pembelajaran waktu mengajar dan terbaik. handout.84 - . handout. literatur informasi. STRATEGI SWOT KOMPONEN PROSES Kekuatan Kelemahan Peluang SO Strategies WO Strategies • Pengembangan institusi • Menjaga sistem tata dengan pemimpin pamong yang “good” yang visioner dan “clean”. dan asing.

informasi untuk kegiatan termasuk dalam akses informasi dan perwalian. • Merencanakan pemanfaatan • Perbaikan IPK rata-rata teknologi informasi untuk yang didukung dengan perbaikan pengetahuan dan adanya proses evaluasi ketrampilan mahasiswa kemajuan dan selama studi dan keberhasilan belajar berorganisasi di lingkungan yang makin baik kampus • Perbaikan komitmen • Perencanaan penggunaan dosen serta interaksi sistem dan teknologi dosen dan mahasiswa. jaringan dengan koordinasi dan pemanfaatan platform benchmarking dengan teknologi yang berbeda. dan konsistensi data • Perencanaan SIMAWEB dalam sistem untuk sebagai sistem informasi menekan adanya yang terintegrasi dan kemungkinan terpadu yang memiliki pembobolan data (hack) layanan koneksi antar • Peningkatan sosialisasi. kecepatan penyerapan ilmu • Peningkatan keamanan pengetahuan.85 - . berbagai stakeholder Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . penjaminan mutu pada STIKES Bina Generasi Polewali Mandar Ancaman ST Strategies WT Strategies • Menjaga “robustness” • Perbaikan sistem struktur organisasi yang koordinasi secara telah jelas aturan hak dan berkelanjutan dengan kewajiban dari anggota memperhatikan efisiensi organisasi melalui dan efektivitas pendekatan formal maupun • Peningkatan suasana non formal. untuk interaksi bagi perbaikan mendorong kecepatan kemampuan berbahasa penyerapan ilmu inggris secara aktif dan pengetahuan. akademik dan learning • Peningkatan kualitas community yang manajerial dan komunikasi bermanfaat bagi untuk menghadapi tuntutan pengelolaan dalam dan persaingan seiring menghadapi persaingan perkembangan dunia dunia pendidikan yang pendidikan yang berlangsung berlangsung secara cepat dengan cepat. yang baik dari aspek penjaminan mutu yang mahasiswa maupun aspek didukung oleh kemitraan IPTEK agar publik yang kuat untuk meningkat kepercayaannya menjamin kelangsungan terhadap STIKES Bina penerapan dan Generasi Polewali Mandar pengembangan dan kualitas lulusannya.

asosiasi. saja untuk menyumbang • Memanfaatkan potensi dosen tulisan sejauh memenuhi dan referensi untuk syarat yang ditentukan. lebih banyak. laboratorium masyarakat dan pelatihan SDM perusahaan.86 - . • Perbaikan penjaminan mutu untuk perbaikan dan evaluasinya untuk penjaminan mutu yang meningkatkan kualitas sesuai dengan dinamika keluaran agar sesuai dengan pasar dan membutuhkan harapan stakeholder. mengembangkan penelitian. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . penelitin kelompok. • Memperkuat pelatihan dan perluasan pendataan tulisan karya ilmiah dan memperkuat reviewer. lapangan. akademika dengan masyarakat • Membuka pintu bagi siapa umum. Ancaman ST Strategies WT Strategies • Meningkatkan kerjasama MOU • Mendorong dilakukannya untuk penelitian dan penelitian dan pengabdian pengembangan. • Perluasan penulisan modul • Mendorong temu alumni untuk kuliah. input/balikan atau bantuan tim penulisan karya ilmiah kerja. dan disetujui dewan pelatihan dan pengabdian redaksi. peningkatan kegiatan praktek. dan tugas tugas praktek. kompetensi mahasiswa. pengembangan sistim dan • Mendorong peningkatan materi kuliah dalam bentuk proposal penelitian. praktikum. kebutuhan pasar dan kompetensi mahasiswa. masyarakat serta pembuatan tulisan untuk karya ilmiah / jurnal. laboratorium. STRATEGI SWOT KOMPONEN OUTPUT Kekuatan Kelemahan Peluang SO Strategies WO Strategies • Mendorong peningkatan • Mendorong penelitian dan kualitas untuk meningkatkan kerja praktek untuk kepercayaan melalui peningkatan soft skill peningkatan soft skill. melalui pemberian tugas penilaian yang obyektif. dan laporan yang • Menyelenggarakan Seminar didukung jurnal dalam dan dan sarasehan antara civitas luar negeri. 3.

dalam penyusunan materi pelatihan.87 - . • Memanfaatkan jaringan alumni untuk pembekalan kerja. dan modul Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . tugas.

..........................88 - ... .......... 27 D. 85 B......... dan Kerjasama.... Penelitian................ iii RANGKUMAN EKSEKUTIF . iv SUSUNAN TIM PENYUSUN DAN DESKRIPSI TUGASNYA .. 85 A...... 1 B........................... ....... DESKRIPSI SWOT SETIAP KOMPONEN .............................. 76 BAB II ANALISIS SWOT program studi secara keseluruhan.......................................... Pembiayaan.................... ....... DAFTAR ISI Hal JUDUL LAPORAN ............................................................... Mahasiswa dan Lulusan........................................................ dan Suasana Akademik.......................... 7 C... Misi......................... Penjaminan Mutu....... Visi.. ................... dan Prasarana ............................................................................ Strategi dan pengembangan .... Sistem Pengelolaan............................................ 88 REFERENSI LAMPIRAN Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar ....................................... Kepemimpinan...... ii DAFTAR ISI ........ 65 G.. .................... Kurikulum........................ dan Sasaran............. merujuk kepada deskripsi SWOT setiap komponen........ Sarana............... 43 F....... dan Sistem Informasi....... Tata pamong.......... Sumber Daya Manusia... vii BAB I..... Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat................. 1 A.............. Analisis antarkomponen .......................... Pembelajaran. ............................... Tujuan.... ..... i KATA PENGANTAR ....... 37 E...........

Melaksanakan penelitian kesehatan yang terintegrasi dan dijadikan evidence based practice dalam meningkatkan mutu pelayanan 3. seperti diuraikan di bawah ini: Visi ’’Menjadi Perguruan Tinggi Kesehatan Unggulan yang Menghasilkan Lulusan Profesional. Pinrang. Bilamana dilihat dari daerah asal. misi. Jumlah mahasiswa aktif per tahun akademik 2013/2014 Jumlah mahasiswa aktif per tahun akademik 2016/2017 Pada Program Studi Ilmu Keperawatan 256 mahasiswa. 185/D/0/2006 tanggal 4 September 2006. pada Program Studi Ilmu Kebidanan 138 Mahasiswa dan Pada Program Profesi Ners 91 Mahasiswa. sebagian besar berasal dari Kota Polewali selebihnya berasal dari luar Kota Polewali (Mamasa. Kurikulum yang dirancang semua program studi mengacu pada kurikulum nasional ditambah kurikulum muatan lokal yang berbasiskan kompetensi sebagaimana diatur dalam SK Mendiknas NO. penyelenggaraan program dapat dilakukan dengan lebih baik karena tiap bagian mengetahui tugas dan tanggung jawabnya serta setiap bagian telah diisi oleh orang dengan kualifikasi yang tepat.:232/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum dan Penilaian Hasil Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . RANGKUMAN EKSEKUTIF/RANGKUMAN Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Generasi Polewali Mandar diselenggarakan tahun 2006 berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi No. Rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa dilakukan untuk memperoleh calon mahasiswa yang memiliki kemampuan akademis yang memadai agar dapat menyelesaikan studi dengan baik. Melaksanakan proses pembelajaran yang berkualitas dan bermutu 2. dan Majene).89 - . Kompeten dan Kompetitif pada Tahun 2021’’ Misi Misi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Generasi Polewali Mandar adalah : 1. Melaksanakan pengabdian pada masyarakat berdasarkan hasil riset kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat STIKES Bina Generasi Polewali Mandar telah memiliki struktur organisasi yang disertai dengan deskripsi dan spesifikasi jabatan yang jelas. Sekolah Tinggi ini di kelola oleh seorang Ketua dan Wakil Ketua yang didukung oleh Unsur Dosen dan pelaksana lainnya Penyelenggaraan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Generasi Polewali Mandar ini mengacu pada visi. Oleh karena itu.

Untuk mendukung pencapaian hasil proses belajar mengajar yang optimal. Pada deskripsi masing-masing mata kuliah dapat terlihat perpaduan antara pengetahuan teori dan praktek. Perpustakaan dan untuk akses data berjumlah 10 unit dan printer 10 unit. LCD infocus 10 buah. 3. metodologi atau informasi baru yang memperkaya IPTEKS. yaitu: Kursi kuliah 600 buah. dan lain-lain. teori. maka pengabdian kepada masyarakat Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar .Misi. Penyelenggaraan sistem pendidikan mempergunakan Sistem Kredit Semester. Struktur dan isi kurikulum ini dapat dilihat dari tiga aspek: 1. seperti dari alumni. ruang Pengelola. Konsep kurikulum dibahas pada tingkat staf. dan (3) penerimaan dana dari sumber-sumber lain yang tidak mengikat. dosen. Jumlah komputer secara keseluruhan baik di ruang dosen. Mata kuliah diajarkan oleh dosen yang mempunyai wawasan keilmuan luas dan kinerja profesi tinggi.: 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi yang disesuaikan dengan Visi. 5 unit Laptop. Apabila kegiatan penelitian dilakukan untuk menghasilkan pengetahuan empirik. Kewajiban mahasiswa membaca jurnal ilmiah dan hasil penelitian terdahulu. Amlifier-sound sistem 2 unit. Kualitas hasil penelitian yang dihasilkan pada umumnya sudah cukup baik dan sesuai dengan bidang ilmu. Genzet untuk antisipasi padamnya aliran lirstrik PLN 1 unit.90 - . STIKES Bina Generasi Polewali Mandar menerima dana: (1) berupa biaya pendidikan dari mahasiswa. konsep.Belajar dan SK No. Struktur dan isi kurikulum yang dirancang dan disusun dengan menyesuaikan deskripsi masing-masing mata kuliah yang menunjukkan perpaduan antara teori dan praktek sebanyak 151 SKS 2. administrasi kepegawaian dan keuangan. STIKES Bina Generasi Polewali Mandar memiliki berbagai perlengkapan yang baik. Brecked LCD 10 buah. Hasil penelitian sebagian besar sudah terpublikasi pada jurnal lokal institusi saja. (2) dari Yayasan Bina Generasi untuk mendukung penyediaan biaya investasi dan menutupi kekurangan yang diperlukan program studi. Kurikulum yang telah disetuji kemudian dimasukan dalam buku pedoman pendidikan. Wireless 2. White board 20 buah. Sarana Mobilitas Mobil untuk menjamin mobilitas berbagai keperluan dinas STIKES Bina Generasi Polewali Mandar tersedia 2 unit mobil dan 2 buah elf. AC 10 buah. stakeholder dan Institusi pelayanan kesehatan. layar OHP 5 buah dan microphone 5 unit.Tujuan dan Sasaran yang ingin dicapai oleh program-program studi dengan tetap memperhatikan perubahan lingkungan dan kebutuhan pengguna. pemerintah. Sarana dan Prasarana untuk mendukung proses pembelajaran yang tersedia.

Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar .oleh STIKES maupun program studi diartikan sebagai pengamalan IPTEKS yang dilakukan oleh STIKES secara melembaga melalui metode ilmiah langsung kepada masyarakat yang membutuhkan dalam upaya mensukeskan pembangunan dalam bidang kesehatan.91 - .

Syikir. Lina Fitriani. Asri Aprilia Rohman. SUSUNAN TIM PENYUSUN DAN DESKRIPSI TUGAS Susunan tim penyusun Evaluasi diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar adalah sebagai berikut: 1.M.M... S.Kep..SE. SST Jabatan : Ketua Program Studi DIII Kebidanan Tugas : Mempersiapkan dan menyusun dan mengentry data yang sudah ada. M.Kep. Ilham.Kep Jabatan : Ketua STIKES Bina Generasi Polewali Mandar Tugas : Mengkoordinasi & mengawasi jalannya proses penyusunan & mempertanggungjawabkan ke Ketua Yayasan 2..Kes Jabatan : Wakil Ketua I STIKES Bina Generasi Polewali Mandar Tugas : Mempersiapkan data dan mengarahkan jalannya proses penyusunan 3. 6. SST. S. Niar.Keb Jabatan : Wakil Ketua III STIKES Bina Generasi Polewali Mandar Tugas : Mempersiapkan data dan mengarahkan jalannya proses penyusunan 5.Ns..Ns Jabatan : Ketua Prodi S1 Keperawatan Tugas : Mempersiapkan dan menyusun dan mengentry data yang sudah ada.M..Ns. Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar .Kep. Andan Firmansyah.92 - ..M.Kes Jabatan : Wakil Ketua II STIKES Bina Generasi Polewali Mandar Tugas : Mempersiapkan data dan mengarahkan jalannya proses penyusunan 4. S.

Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 234/U/2000. Data Administrasi Umum. tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi Evaluasi Diri STIKES Bina Generasi Polewali Mandar . REFERENSI Buku Panduan Akademik Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Generasi Polewali Mandar. Pedoman Evaluasi Diri Program Studi. 2016 Data Akademik. Tahun 1996.93 - . Badan Akreditasi Perguruan Tinggi 2008 Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 1999 Tentang Pendidikan Tinggi. Departemen Pendidikan Nasional. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi. dan Keuangan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Generasi Polewali Mandar Kerangka Pengembangan Jangka Panjang 1996 – 2005.