You are on page 1of 2

Kiamat Sangatlah Dekat dengan

Kehidupan ini
Dikirim oleh Kontributor || Selasa, 30 Mei 2006 - Pukul: 13:45 WIB

Waktu antara diutusnya Nabi kita Muhammad sholallohu alaihi wasalam dengan
hari kiamat sangatlah dekat. Demikian pemberitaan dari nabi sendiri, yang
menyadarkan kita agar lebih bergegas dan bersiap dalam membawa perbekalan
untuk menyongsongnya. Meski banyak yang sepakat bahwa kiamat memang dekat,
namun mayoritas kita sering tak sadar atau berpura tak sadar, bahkan larut dalam
berbagai perhiasan dunia yang melalaikan.

Sejenak, mari kita kembali membaca dan menyaksikan beberapa bukti konkret tanda
kedekatan hari kiamat. Agar hati kembali tersadar bahwa masa itu memang telah
dekat, semakin dekat menjelang. Mengakhiri sebuah kehidupan peradaban manusia di
dunia menuju sebuah kehidupan panjang, kekal dan abadi. kehidupan akhirat. Sebagai
sebuah peringatan yang nyata bagi setiap yang memiliki akal fikiran.

Diantara tanda kiamat yang diberitakan oleh Rasulullah sholallohu alaihi wasalam
yang kini telah nyata di depan mata kita adalah " Sesungguhnya di antara tanda-tanda
akan datangnya kiamat adalah jika ilmu(agama) diangkat/hilang, kebodohan
dikukuhkan , khamr/minuman keras diminum dan perzinaan tampak nyata" (HR
Bukari, muslim dan ahmad)

Tanda ini dikategorikan dalam tanda kiamat sughra (kecil) bukan tanda kubra. Namun
bukan berarti memberikan kesempatan bagi kita untuk bersantai dan bernafas panjang,
dan mengatakan "kiamat masih jauh". Bahkan seharusnya menjadi pelajaran bagi kita
bahwa apa yang diberitakan nabi haq (benar) adanya. Maka kabar-nabi yang lain pun
seperti kiamat besar dan syariat yang beliau bawa adalah benar pula adanya. Demikian
semestinya seorang muslim berpandangan. Hal yang lain adalah tumbuhnya rasa
syukur pada diri kita, karena Allah masih memberikan kesempatan bagi kita untuk
membenahi lembaran kehidupan kita, menuliskan catatan kebaikan dalam buku
kehidupan kita. Masih ada kesempatan untuk bertaubat kepada Allah Yang Ghafuur
(Maha pengampun) dan Rahiim (maha pengasih).

Di zaman ini, selaras dengan sabda Nabi semakin minim ilmu dien. Semakin sedikit
para penyandang ilmu syar'i yaitu para ulama di muka bumi. Satu demi satu dipanggil
oleh Allah ke sisi-Nya. Tak lekang dari ingatan kita meninggalnya para ulama besar
Islam beberapa waktu belakangan, seperti Syaikh Abdul Aziz Ibn Baz, Syaikh
Nashiruddin Al Albani dan Syaikh Muhammad Bin Shalih Al Utsaimin.
Konsekwensinya, manusia semakin jauh dari agama Islam. Kebodohan pun meraja-
lela di seluruh penjuru bumi kecuali yang dirahmati oleh Allah azza wa jalla. Orang
pun berbuat sekehendaknya menuruti bujuk rayu syaitan, memperturutkan nafsu
syahwat keduniaan.

Layak bila kemudian khamar bertebaran, perzinaan meluas. Khamr dinamai dengan
nama yang lain, beragam sesuai kelas pencandunya. Sabu- sabu adalah satu
contohnya. Berapa banyak pemuda islam yang mengkonsumsi, meski Cuma sekali-dua
kali atau jadi kebutuhan primernya, naudzubillah min dzalik. Khamar kini dijual bebas
di berbagai penjuru, di toko, restoran, hotel, klub atau diecerkan di warung-warung
kecil. Dulu mungkin orang risih melihatnya, atau yang jual malu dengan orang, namun

hukum fatwa dan lain-lain. Dan juga diserahkannya kepemimpinan bukan pada orang yang sesuai sungguh sebuah musibah yang luar biasa. canggih. tanpa batas yang jelas. Perzinaan kini terasa menjadi hal yang tidak asing bagi telinga manusia. Ini dalam sabda nabi Muhammad sholallohu alaihi wasalam ketika beliau ditanya "wahai rasulullah. Muda-mudi bergaul dengan bebasnya. Begitu mudahnya diperoleh di pelosok-pelosok. cuek. orang lain pun tak peduli dan berucap yang penting tidak mengganggu kita. Pergaulan para pemuda pun penuh dengan muatan perzinaan. Innalillahi wa inna ilaihi raa jiun Perzinaan pun kini menyebar. dan berkelas-kelas. orang itu berkata "bagaimana menyia-nyiakannya" nabi bersabda "apabila perkara sudah diserahkan kepada yang bukan ahlinya maka tunggulah kiamat" Dan ini terjadi ketika kebodohan merata dan menjadi hal yang lumrah. dan memang ia semakin mendekat. kapan kiamat itu / rasululah menjawab" jika amanah telah disia-siakan tunggulah datangnya kiamat. Betapa banyak manusia di zaman ini yang berbicara dan berfatwa tanpa ilmu. bebas. Mata kepala kita pun menyaksikan dengan jelas realita dari tanda ini.inilah keadaan memprihatinkan yang dikabarkan oleh rasul kita sebagai salah satu tanda hari kiamat. Ini beberapa tanda dari kedekatan hari kiamat. naudzubillah.Amanah yang dimaksud diantaranya dalam perkara yang berkaitan dengan agama seperti khilafah. pemerintahan. Suka kah kita dengan kemungkaran yang seperti ini ? bila tidak. Untuk selanjutnya menjadi hal yang dilegalkan . menjadi hal yang aneh bila ada anak muda yang nikah di masa muda mereka tanpa mau ikut bergaul bebas seperti pemuda yang lain. Diulama'kan padahal bukan ulama. Orang yang menenggak bir pun kini tak ragu lagi. di pinggir jalan dan tempat-tempat yang lain.kini tak ada lagi kata malu dan risih. Sarana dan prasarana semakin lengkap. sebaliknya. . mari kita ikut ambil bagian memperbaiki kondisi ini ! Tanda kiamat lain yang diberitakan oleh nabi kita adalah 'tersianya amanah.