You are on page 1of 5

Kelompok 8

Ari Triono Dio Argi

Fransiskus Anan Lulu Nuharia

Nuraini Risa Agusti Ningsih

1. Seorang perempuan berusia 53 tahun dirawat di ICU dengan penurunan
kesadaran yang terjadi mendadak saat pasien memasak didapur. Observasi
TTV : TD = 180/90 mmHg, N=70x/menit, S=38⁰C, RR=20x/menit. Pasien
didiagnosa SH perdarahan luas di ganglia basalis. Perawat melakukan
pengkajian GCS dan didapatkan mata tidak membuka walaupun diberikan
rangsangan nyeri, respon verbal tidak ada dan gerakan motorik menunjukkan
deselebrasi.

Kondisi deselebrasi menunjukkan gejala ?

a. Peningkatan tekanan darah
b. Nilai 2 pada respon motorik GCS
c. Peningkatan Tekanan Intrakranial
d. Ketidakefektifan perfusi jaringan cerebral
e. Hemiparese kontralateral
2. Seorang laki-laki berusia 73 tahun dirawat di ICU. Pasien sudah 3x dirawat di
RS dengan stroke non hemoraghik. Pada pengkajian ditemukan kontraktur
pada ekstremitas kanan, IMT = 19, tampak terpasang NGT, terpasang nasal
kanul 3 liter/menit, terpasang kateter, semua kebutuhan dipenuhi oleh perawat.
Observasi TTV : TD=150/90 mmHg, N=70x/menit, S=38⁰C, RR=22x/menit,
GCS = 12.

Apakah tindakan utama perawat pada kasus diatas ?

a. Lakukan ROM pasif untuk mengatasi kontraktur
b. Lakukan skrining disfagia

Tn. nampak klien sering menarik nafas panjang dan gelisah. Nyeri b. Resiko tinggi terhadap injuri 4.A yang berteriak-teriak sambil memegang kaki kanannya yang berdarah.B yang kelihatan sesak sambil memegangi dada sebelah kirinya. Intoleransi aktivitas c. c. Resiko penurunan curah jantung e. Ny. RR:24x/m.E yang mengalami demam tinggi dan sakit kepala. Lakukan bladder training d. Pasien manakah yang prioritas harus segera di tolong? a. Tn. Tn.B c. . Ny. E 5. Manakah diagnosa utama keperawatan pada kasus diatas? a. Ny.keluhan ini dialami sejak 2 jam sebelum masuk rumah sakit. C yang kelihatan lemah akibat diare yang berkepanjangan.D e.C d. Di saat yang bersamaan tiga orang pasien diantarkan masuk ke unit gawat darurat. Tn. N: 88x/m. Ny. Ny. Ny. Elevasi kepala 45⁰ e. Seorang pria berusia 55 tahun datang ke UGD disebuah rumah sakit dengan keluhan sakit kepala dan nyeri tengkuk.keluarga klien mengatakan klien sempat muntah dirumah sebanyak 2 Kali TTV TD: 170/100 mmHg.A b. Pasien mengalami sesak nafas dan terdengar ngorok. Perubahan pola nutrisi d.D yang tidak bisa berjalan akibat fraktur dibagian tibia fibula. Seorang laki-laki berusia 45 tahun larikan ke UGD seteleah mengalami trauma dada karena kecelakaan . Berikan oksigen masker 3.

Memberikan posisi semi fowler . Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan terdapat ronchi pada lapang paru. Intubasi. Pada saat dilakukan pemeriksaan Tn. Mempertahankan jalan napas c. A a. dengan riwayat kejang di rumah. Bersihan jalan nafas tidak efektif c. Hasil Pemeriksaan TTV : TD : 120/80 mmHg. N : 110 x/menit. klien juga mengalami takikardi. A berumur 27 tahun dibawa oleh keluarga ke UGD. O2 sungkup. Tn. Memasang infus e. RR : 26x/menit. napas spontan dan dekompresi jarum b. Gangguan perfusi jaringan b. Intubasi. Intoleransi aktivitas 7. Tindakan apa yang harus segera dilakukan di UGD ? a. Nadi tidak teraba dan akral dingin. Gangguan pertukaran gas e. napas bantu dan dekompresi jarum e. S : 37C Apakah prioritas Masalah keperawatan aktual yang dapat ditegakkan? a. O2 sungkup. Hasil perkusi dada pada bagian kiri menunjukkan hipersonor dan ekspansi dada tidak simetris. Resusitasi jantung dan paru ( RJP ) b. Seorang laki-laki berusia 35 tahun diantar ke ruang gawat darurat dengan keluhan batuk berlendir yang disertai demam dan sesak nafas. napas bantu dan dekompresi jarum c. Apakah tindakan keperawatan pda Tn. Beri O2 sungkup. Memberikan nafas buatan d. Pola nafas tidak efektif d. Beri O2 sungkup. napas spontan dan dekompresi jarum d.A mengalami apnea ( henti napas ). Langsung dekompresi jarum 6.

a. Memberikan nutrisi lewat selang NGT 9. mengukur panjang selang yang akan dimasukkan kemudian diberi tanda. Seorang perempuan berumur 30 tahun. Gejala ini muncul karena udara yang sangat dingin. Mengaspirasi cairan lambung setelah selang masuk sesuai garis yang telah diberi tanda sebelumnya d.. Hipoksia d. Hiperglikemi c. RR: 26x/menit dan ekstremitas terlihat sianosis. Apakah tindakan selanjutnya yang dilakukan oleh perawat? a. perawat menemukan tanda. selanjutnya perawat melumasi selang NGT dengan Silokain Jelly. Ansietas e. Klien saat ini dirawat di ruang ICU. Seorang Perempuan berumur 44 tahun dilakukan pemasangan Naso Gastric Tube (NGT) dengan indikasi pasien mengalami penurunan kesadaran. Dari pemeriksaan diatas. Tekanan darah :130/80 mmHg. . N: 60x/menit. selang dimasukkan ke kerongkongan sampai gaster. pernapasan 28 x/menit.8. datang ke UGD dengan keluhan sesak nafas sejak tadi malam. Tn. Mengetes apakah selang sudah masuk ke gaster dengan mendengarkan udara dengan stetoskop di epigastrik b. suhu : 36 C. Memfiksasi selang NGT yang sudah terpasang dengan menggunakan plester e. C 34 tahun masuk UGD dengan penurunan kesadaran.terdapat suara wheezing. Mengklem selang NGT untuk dilakukan persiapan pengetesan apakah selang sudah masuk ke gaster c. Hipoglikemi b. Nadi 110 x/menit. Pada pemeriksaan fisik terlihat keadaan pasien TD: 80/60 mmhg. Langkah pertama perawat mengkaji lubang hidung untuk insersi masuk selang NGT.. Hipokalemia 10.

Defisit Volume Cairan d. Hyperthermia b. Intoleran Aktivitas c. Jalan nafas Tidak Efektif . Gannguan Pola Nafas e.Apakah masalah keperawatan yang muncul pada kasus tersebut ? a.