You are on page 1of 6

SOP PENUMPATAN

GLASSIONOMER
No.Dokumen
No.Revisi 00
SOP
Tanggal
Halaman 1/2

PUSKESMAS I dr.A.A.N.G.Dharmayuda
DENPASAR SELATAN Nip 19770509 200604 1 009

Tindakan yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi gigi seperti


1. Pengertian
semula dengan tambalan glass ionomer.
Sebagai acuan dalam melakukan tindakan penambalan gigi untuk
2. Tujuan
mengembalikan fungsi pengunyahan.

3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas I Densel Nomor :


1. Buku Kedokteran Gigi Klinis Edisi 2, Abu Bakar, Quantum
Sinergis Media
4. Referensi
2. Tata Cara Kerja Pelayanan Asuhan Kesehatan Gigi dan
Mulut di Puskesmas, Departemen Kesehatan RI, 1995
ALAT :
1. Dental unit
2. Alat Diagnostik (Kaca mulut, Sonde, Pinset, Excavator)
3. Gelas Kumur
4. Contra High speed
5. Mata Bor
6. Plastic Filling (plastis instrument)
7. Articulating Paper
8. Agate spatula
9. Cement spatula
10. Cement stoper
11. Paper pad / glass plate
12. Kertas pengaduk
5. Alat dan Bahan

BAHAN :
1. Masker
2. Sarung tangan
3. Cotton Roll
4. Cotton Pellet / Kapas
5. Cement powder dan liqud
6. Tumpatan Glassionomer
7. Varnish
8. Alkohol 70%

1. Petugas menyiapkan alat diagnostik


2. Petugas gigi memanggil nama pasien sesuai antrian,
mempersilahkan pasien duduk di dental unit dan
mempersilahkan pasien untuk berkumur
6. Langkah Kerja 3. Petugas melakukan cuci tangan sesuai SOP cuci tangan dan
menggunakan alat perlindungan diri
4. Petugas melakukan anamnesa dan pemeriksaan intra oral serta
extra oral untuk menentukan diagnosa dan tindakan perawatan
selanjutnya
5. Petugas menjelaskan kepada pasien atau keluarga (pendamping)
berkenaan dengan diagnose kasus gigi pasien dan tindakan
perawatan gigi yang akan dilakukan

2/2
Dari hasil anamnesis dan pemeriksaan ditemukan lubang pada
gigi dengan keluhan ngilu dan tidak ada rasa sakit atau pada
kunjungan akhir perawatan saluran akar, maka gigi tersebut bisa
ditambal dengan tumpatan glassionomer.
6. Petugas meminta persetujuan secara lisan
7. Petugas mulai melakukan tahapan kerja Penumpatan
Glassionomer :
 Melakukan preparasi gigi dengan menggunakan High
speed dan mata bor, pastikan membuang semua jaringan
karies yang masih tertinggal, memeriksa dan
menghaluskan dinding kavitas
 Melakukan blokir daerah kerja gigi yang akan ditambal
dengan menggunakan cotton roll dan membersihkan
serta mengeringkan kavitas gigi dengan menggunakan
cotton pellet berisi alcohol yang telah diperas
 Khusus untuk gigi post perawatan saluran akar setelah
diaplikasikan bahan pengisian, adukan cement dengan
menggunakan cement spatula dan glass plate, letakkan
cement pada dasar kavitas dengan cement stopper
sebelum aplikasi tumpatan glassionomer
 Untuk lubang dengan keluhan ngilu atau tidak ada rasa
sakit dapat langsung aplikasi tumpatan glassionomer
dengan cara : aduk bahan tumpatan glassionomer diatas
kertas pengaduk dengan cara menyediakan satu sendok
powder dan satu tetes liquid aduk menggunakan agate
spatula hingga bahan glassionomer plastis(seperti
permen karet), pengadukan dimulai dengan mencampur
setengah dari powder dan liquid dengan spagate spatula
dengan gerakan menggulung sampai bahan
Glassionomer plastis (seperti permen karet)
 Aplikasikan bahan tumpatan glassionomer yg telah
diaduk dengan menggunakan plastic filling pada kavitas
gigi
 Buang kelebihan bahan tumpatan dan cek gigitan
dengan menggunakan articulating paper hingga pasien
merasa nyaman dengan tumpatan barunya
 Oleskan varnish ke permukaan gigi agar bahan tumpatan
terlindung dari air liur sehingga waktu pengerasan

3/2
sesuai aturan
 Petugas memberikan intruksi agar tidak dipakai
mengunyah di sisi gigi yang ditambal ±1 s/d 2 jam
8. Petugas membuka sarung tangan, membuang ditempat sampah
medis, lalu mencuci tangan
9. Petugas membersihkan dental unit, merendam alat yang telah
digunakan dengan bayclin
10. Petugas menyelesaikan administrasi dan pencatatan dalam buku
rekam kesehatan pribadi pasien
11. Bila sudah selesai pasien dipersilahkan untuk pulang

4/2
Persiapan alat diagnostik

Pasien duduk dan berkumur

Petugas (dokter gigi) mencuci tangan dan memakai APD

Anamnesa dan Pemeriksaan intra oral dan ekstra oral

Menjelaskan diagnose kasus dan rencana perawatan

Petugas meminta persetujuan lisan kepada pasien

Petugas melakukan tahapan kerja penumpatan Glassionomer

Preparasi gigi (membuang jaringan karies dan menghaluskan


dinding kavitas gigi)

Blokir dan keringkan daerah kerja

7. Bagan Alir  Khusus kasus gigi post PSA, lakukan pengisian,


pemberian cement baru aplikasi GIC
 Sedangkan gigi dengan keluhan ngilu atau tidak ada rasa
sakit langsung aplikasi GIC

Aduk GIC, aplikasikan pada kavitas gigi, buang


kelebihan bahan, serta cek oklusi hingga pasien
nyaman

Oleskan varnish dan intruksi post perawatan

Aplikasi komposit dan penyinaran ± 20 detik

Finishing dan cek oklusi

tidak

Puas ?

ya

Intruksi post perawatan

Menyelesaikan administrasi

5/2
1. Anamnesa, pemeriksaan dan penegakkan diagnose yang tepat
2. Penentuan rencana perawatan
8. Hal-hal Yang Perlu 3. Sterilisasi alat dan bahan (termasuk exp. bahan)
Diperhatikan
4. Proteksi diri petugas
5. Langkah kerja menyesuaikan SOP yang ada

9. Unit Terkait Kasir

1. Buku Rekam Kesehatan Pribadi

10. Dokumen Terkait 2. Buku Register Ruangan Kesehatan Gigi dan Mulut
3. Kitir Pembayaran

No. Yang Isi Perubahan Tanggal Mulai


11. Rekaman Historis Diubah Diberlakukan
Perubahan

6/2