You are on page 1of 8

sumber:www.oseanografi.lipi.go.

id

Oseana, Volume XVII, Nomor 4 : 159 - 166 ISSN 0216-1877

SEKILAS TENTANG KERANG LENTERA
FILUM BRAKHIOPODA

Oleh

Mudjiono dan Maryoto Suparman

ABSTRACT

BRIEF INFORMATION ON LAMP-SHELL, PHYLUM BRACHIPODA. The
phylum Brachiopoda is marine benthic invertebrate, which is visually similar to pelecy -
pod molluscs by having a pair of shell or valves. The difference is that the valves of
brachiopods are dorso-ventral and those of pelecypod are lateral. They represent
an ancient group of animal and many of them are left as fossil records. There are
260 living species have been recorded and one of genera, Lingula, is known as living
fossil. The Siboga Expedition during 1899 to 1900 had recorded brachiopods from
Indonesian waters. This article informed their certain biological aspects i.e. morpho-
logy and anatomy, life cycle, food and feeding habits, habitat and geographical distri-
bution.

PENDAHULUAN Ditinjau dari asal katanya brakhiopoda
berasal dari bahasa yunani Brachios = ta-
Filum Brakhiopoda adalah salah satu ngan, Poda = kaki. Jadi hewan brakhiopoda
kelompok he wan invertebrata yang hidup adalah hewan yang mempunyai organ yang
sebagai hewan bentik dilaut (HICKMAN Sr. berfungsi sebagai tangan dan kaki. Hewan
dkk, 1974). Sekilas hewan ini mirip kerang inilazim disebut kerang lentera (Lamp-
dari filum moluska (Mollusca : Bivalvia), Shell), hal ini karena bentuknya yang me-
namun sebenarnya mereka sangat berbeda. nyerupai bentuk lampu minyak pada zaman
Untuk mengenal hewan ini dengan baik kerajaan Romawi kuno. Di Indonesia, pen-
perlu pengetahuan yang mendasar tentang duduk di sekitar kepulauan Seribu menye-
ciri-ciri dan habitat hidupnya. but hewan ini 'kerang Keco' atau 'kerang

1) Balai Penelitian dan Pengembangan Biologi Laut, Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi - LIPI,
Jakarta.

159

Oseana, Volume XVII No. 4, 1992

Kedudukan tersebut secara tak- sonomi membedakan hewan brakhiopoda Keunikan hewan dari filum Brakhio- dengan kerang-kerangan dari filum moluska poda ini karena sudah dikenal berjuta-juta tahun yang silam dan sebagian besar merupa. temukan dalam bentuk fosil umumnya mempunyai ukuran cangkang lebih besar (HICKMAN Sr. MORFOLOGI DAN ANATOMI duk di daerah Muara Angke diperoleh infor- masi bahwa hewan ini umumnya tidak Morfologi kerang lentera.lipi. Kedudukan cangkang di daerah sekitar Teluk Jakarta. (dorsal).id Kecuk’. nya pada posisi miring atau lateral (Gam- kan salah satu marga (genus) dari filum bar 1). Gambar 1. umumnya kecil bervariasi antara 0.go. 160 Oseana. 4. Ukuran cangkang kerang lentera Brakhiopoda yang sekarang masih hidup.oseanografi. Volume XVII No.5 sampai dan mendapat sebutan sebagai fosil hidup 8 cm tergantung jenisnya. yang kedudukan cangkangnya pada umum- kan penemuan fosil. tetapi yang di- atau dalam istilah asingnya 'Living Fossil'. Walaupun pada posisi menelungkup (dorso-ventral) begitu keberadaan hewan Brakhipoda tentu dimana cangkang bagian bawah (ventral) mempunyai arti ekologis terhadap suatu pada umumnya lebih besar dari bagian atas lingkungan. 1992 . sumber:www. Perbandingan kedudukan cangkang moluska (A) dan cangkang kerang lentera (Brachiopoda) (B).Dari hasil wawancara dengan pendu. seperti halnya kerangka keras dari bahan kapur seperti kerang-kerangan yang banyak didapatkan halnya kerang-keragan. Marga Lingula merupa. 1974). terdiri dari dikonsumsi sebagai makanan.dkk.

Di sisi dinding ini pada umumnya sangat lunak dan sensi. berfungsi sebagai organ reproduksi.lipi. Volume XVII No. yaitu buat dari organ yang lunak dan disebut untuk mengeluarkan sel telur (ovum) dan peedunkel. Pada sisi belakang dium selain sebagai organ ekskresi juga cangkang terdapat semacam tangkai ter. menyajikan sketsa mor- katkan diri secara permanen pada suatu fologi dan anatomi kerang lentera (filum dasar/substrat. disebut lofofor.id Tubuh bagian dalam (anatomi) kerang sebelah dalam cangkang terdapat suatu lentera terdiri atas organ-organ seperti organ yang berlipat-lipat menyerupai bentuk hati. Organ ini dilengkapi oleh otot yang berfungsi sebagai penggerak or. 4. kelenjar pankreas. Gambar 2. nephridium dan merupakan lubang pembu- dung berupa seiaput tipis atau mantel yang angan zat-zat yang tidak berguna. gonad dan otot. Gambar 2. Nephri- disebut periostrakum. Alat ini berfungsi untuk mele.go. Penampang membujur dan melintang kerang lentera (Filum Brachiopoda) (WEISZ 1969). 161 Oseana. tapal sepatu kuda (horseshoe—shape) dan bung). tentakel berbulu (bersilium) dan berfungsi gan seperti membuka dan menutup cangkang sebagai organ respirasi dan alat bantu untuk serta gerakan memutar tubuhnya. usus terdapat lubang kecil yang disebut tif sekali sehingga diperlukan organ pelin. sperma. Bagian menangkap makanannya. 1992 . saluran pencernakan (usus dan lam. sumber:www.oseanografi. Di bagian depan (anterior) Brachiopoda).

zygot disebut trochopor (stadium trocho- kan beberapa contoh jenisnya sebagai beri. artinya sel telur dan sper- da) yang masih hidup diduga ada 260 jenis ma bertemu di luar tubuh. Sampai saat ini ma berssama-sama. Pembuahan (fertilisasi) jenis-jenis kerang lentera (filum Brachiopo. MAKANAN. Klasifikasi filum Brakhiopoda dengan mengikuti arus air laut. Cara makan kerang lentera agak beibeda degan hewan penyaring lainnya seperti kerang- kerangan pada moluska.lipi. dewasa hewan ini melepaskan telur dan sper- kum tercatat 177 marga. sumber:www. seperti plnakton. man purba. Gambar 3 B. (Gambar 4).go. Dalam keadaan ini jelas disajikan secara sistematik dan diberi. 162 Oseana. menyajikan sketsa daur hidup kerang lentera. terjadi eksternal. Zygot yang terbentuk tumbuh menjadi meiupakan jenis tertua di dunia (SUGIRI larva yang dapat berenang ke sana kemari 1989). 1992 . Dengan bantuan or- gan tersebut kerang lentera dapat menang- kap makanannya dan zat yang tidak dibu- tuhkan akan dihalau keluar tubuh. Hal ini terbukti karena jenis-jenis Kerang lentera pada umumnya berke- hewan ini umumnya ditemukan dalam lamin ganda (diosius) dengan masing-masing bentuk fosil. Setelah tercatat 456 marga dan pada zaman mesozoi. por) dan phase ini memerlukan waktu kut(GOSNER1971): beberapa hari.id KLASIFIKASI DAN DAUR HIDUP Sketsa tentang jenis-jenis kerang lentera di sajikan secara baik oleh GOSNER 1971 Kerang lentera diduga hidup sejak za. Volume XVII No. Tahap selan- jutnya larva akan berubah bentuk (meta- morfosa) menjadi individu baru (WEISZ 1969). karena hewan ini mempunyai organ berbulu getar (silia) yang disebut Lofofor.oseanografi. Sebagai hewan bentik yang hi- dup menetap pada suatu dasar/substrat. yaitu di dalam dari 63 marga dan marga Lingula terbukti air. HABITAT DAN SEBARAN Makanan kerang lentera adalah jasad renik yang melayang di dalam air. 4. Makanan yang didapat akan didorong masuk ke rong- ga mulut dan selanjutnya ke dalam lambung untuk dicerna. kerang lentera mendapatkan makanannya dengan cara menyaring partikel-partikel yang ada di dalam air (CANNON 1933). Pada zaman (era) palezoikum individu mempunyai sepasang gonad. sampai mendapatkan tempat yang cocok untuk menempel. Zat-zat sisa berupa kotoran (faeces) dikeluarkan melalui lubang kecil yang terdapat di dinding usus ke luar tubuh.

lipi. sumber:www.id Gambar 3. 163 Oseana. Volume XVII No.go. 4. 1992 .oseanografi. Siklus hidup kerang lentera (Filum Brachiopoda) dari genus Lingula (WEISZ 1969).

oseanografi. Volume XVII No. 164 Oseana.id Gambar 4. Sketsa cangkang dan diagram bentuk lofofor beberapa jenis kerang lentera (GOSNER 1971). 4. sumber:www.lipi. 1992 .go.

Catatan tentang kerang dengan tangkai (pedunkel) pada dasar/ lentera (filum Brachiopoda) di perairan substrat yang keras secara permanen. Volume XVII No. 165 Oseana.id Sebagai hewan bentik kerang lentera Kerang lentera tersebar luas di daerah sebagian besar didapatkan hidup di dasar tropis.lipi. seperti Indo—Malaya yang terkenal adalah koleksi karang mati.1900). 1900 (JACKSON & STIASNY 1937). koloni (soliter) dan menempelkan diri Cina dan Philippina. terutama di daerah pasifik seperti perairan yang umumnya dangkal.oseanografi. 4. Jenis-jenis kerang lentera yang hidup di perairan Indonesia Timur (Ekspedisi Siboga 1899 . yang berlumpur dan dapat berpindah tempat kedalaman dan lokasi kerang lentera (filum dengan bantuan pedunkel yang berfungsi Brachiopoda) yang ada di Indonesia Timur sebagai tongkat. 1992 . di mana jenis ini umumnya hidup di dasar Sebagai contoh daftar jenis. substrat dasar.go. dari ekspedisi Siboga pada tahun 1899 — luska. Lain halnya dengan marga Lingula. tidak ber. perairan Jepang. kepulauan Indo-Malaya. sumber:www. Gerakan ini diduga juga selama ekspedisi Siboga disajikan dalam karena adanya pengaruh pasang dan surut Tabel 1. Tabel 1. (WEISZ1968). dan tumpukan cangkang mo.

377. 'Siboga Expeditie' vol. (Bahan pengajaran). HICKAMN 1974. Philoso. J. K. New York. The chanism of the Brachiopoda. Saint Louis. XXVII recent brachiopoda in the collection (Leiden): 20hal. JACKSON. W. 1969. Roy. of the U. tanian Bogor (IPB). Depdikbud. N. brates.W.H. CANNON. Bull 222 : 267 . Natn. 1937. Eielements of zoology. HICKMAN Jr and FRANCES M.B. Zoologi Avertebrata II U. U. John Wiley & Sons Inc. 1989. a division of WEISZ. 1933 On the feeding me. 57 : 261 . CP. sumber:www. P. Mosby Comppany.L.G.SA.S. AND G.go.id DAFTAR PUSTAKA HICKAMN Sr.S.. The Brachiopoda of the Siboga Expe- DALL. 1920 Annotated list of the dition.oseanografi. Antar Universitas (PAU). U. Pusat GOSNER. 1992 . National Museum. (New York) By Me Graw-Hill Inc. Mus. 1971. Proc. Integrated Principles of Zoology. STIASNY. H. Bogor : 163 pp. CJP.SA. SUGIRI. Wiley—Interscience. 269. 4. Soc.lipi. Institute Per- cation of marine and estuarine inverte. phical Trans. Guide to identifi. USA' 166 Oseana. Volume XVII No.