You are on page 1of 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP

)

POKOK BAHASAN : HIPERTENSI
SUB POKOK BAHASAN : PENTINGNYA PENGETAHUAN TENTANG
HIPERTENSI
PESERTA : BAPAK-BAPAK DAN IBU-IBU
WAKTU : SENIN, 18 APRIL 2016 PUKUL 11.00-11.40

A. TUJUAN
1. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan tentang hipertensi di
Aula Poltekkes selama 40 menit, diharapkan bapak-bapak dan ibu-ibu
yang menderita atau beresiko terhadap hipertensi memahami tentang
bahaya hipertensi
2. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan tentang hipertensi di Aula
Poltekkes selama 40 menit, diharapkan bapak-bapak dan ibu-ibu dapat
mengetahui tentang:
a. Pengertian hipertensi
b. Penyebab hipertensi
c. Gejala hipertensi
d. Dampak & komplikasi yang terjadi
e. Pencegahan dan penanganan

B. METODE
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab

1

LCD D. SETTING TEMPAT G. WAKTU DAN TEMPAT Hari/Tanggal : Senin. Leaflet 3. MEDIA 1. KEGIATAN PENYULUHAN No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta 1. PENGORGANISASIAN Leader : Laila Latifah Co.00-11. 5 menit Pembukaan :  Memberi salam  Menjawab salam  Perkenalan mahasiswa  Mendengarkan  Menjelaskan tujuan penyuluhan dan  Menyebutkan materi/pokok memperhatikan bahasan yang akan disampaikan  Menjelaskan kontrak waktu 2 .C. Winny Pratini Observer : Sopia Fitriani F. Leader : Dyan Nitarahayu Moderator : Victoria Paningoan Fasilitator : Nazua. 18 Aprill 2016 Jam : 11.40 WIB Waktu : 40 menit Tempat : Aula Poltekkes E. Materi SAP 2.

5 menit Penutup :  Menyimpulkan materi  Memperhatikan penyuluhan yang telah disampaikan  Menyampaikan terima kasih  Memperhatikan atas perhatian dan waktu yang telah di berikan kepada peserta  Mengucapkan salam  Menjawab salam 3 . Pengertian Hipertensi 2. 10 menit Evaluasi :  Menyimpulkan inti penyuluhan  Menyimak dan  Menyampaikan secara singkat mendengarkan materi penyuluhan  Memberi kesempatan kepada  Bertanya ibu-ibu untuk bertanya  Memberi kesempatan kepada  Memperhatikan narasumber untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan 4. Gejala Hipertensi 4.2. memperhatikan Materi : 1. Pencegahan dan Penanganan 3. Dampak & Komplikasi yang terjadi 5. 20 menit Pelaksanaan : Menjelaskan materi penyuluhan  Menyimak dan secara berurutan dan teratur. Penyebab Hipertensi 3.

Evaluasi Struktur  Peserta. mahasiswa menghadiri penyuluhan  Tempat media serta alat penyuluhan tersedia sesuai rencana 2. URAIAN TUGAS 1. Observer  Mengawasi proses pelaksanaan kegiatan dari awal sampai akhir  Membuat laporan penyuluhan yang telah dilaksanakan 6. Moderator  Membuka acara  Memperkenalkan mahasiswa dan pembimbing lapangan maupun pendidikan  Menjelaskan tujuan dan topik  Meminta peserta untuk berperan aktif dalam penyuluhan  Meminta peserta untuk memberikan pertanyaan atas penjelasan yang tidak dipahami  Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menjawab pertanyaan yang diajukan  Menyimpulkan dan menutup diskusi  Mengucapkan salam 2. Evaluasi Proses  Peran dan tugas mahasiswa sesuai dengan perencanaan 4 . Leader Menyampaikan penyuluhan kepada peserta penyuluhan 3.H. Co Leader Membantu leader saat presentasi 4. KRITERIA EVALUASI 1. Fasilitator  Memfasilitasi peserta agar berperan aktif  Membuat absensi penyuluhan  Mengelola konsumsi 5.

serta bagaimana cara pencegahan terhadap hipertensi. Penyebab Hipertensi Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian karena orang yang terserang cukup banyak dan akibat jangka panjang yang ditimbulkan. tanda dan gejalanya. 2. Berdasarkan penyebab hipertensi dibagi dalam 2 golongan yaitu : 5 . Evaluation and Treatment of High Blood Pressure sebagai tekananyang lebih tinggi dari 140 / 90 mmHg. dan umur. 4. c) Beberapa kali pengukuran tekanan sistolik menetap 140 mmHg atau lebih. Hipertensi merupakan penyakit yang timbul akibat adanya interaksi berbagai faktor resiko yang dimiliki seseorang. penyebab hipertensi. Evaluasi Hasil  Peserta yang hadir dapat memahami apa itu hipertensi. serta mempunyai konsekuensi tertentu.jenis kelamin. perilaku merokok. Faktor yang dapat dikontrol seperti obesitas. Faktor pemicu hipertensi dibedakan menjadi yang tidak dapat dikontrol seperti riwayat keluarga. Disebut hipertensi apabila seseorang yang terkena : a) Telah berumur 18 tahun atau lebih. RINGKASAN MATERI 1. b) Bila 2x kunjungan berbeda tekanan diastolik 90 atau lebih. bahaya hipertensi. Pengertian Hipertensi adalah meningkatnya tekanan darah sistolik lebih besar dari 140 mmHg dan atau diastolik lebih besar dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu 5 menit dalam keadaan cukup istirahat (tenang). pola konsumsi makanan yang mengandung natrium dan lemak jenuh.  Peserta yang hadir mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir  Peserta yang hadir berperan aktif selama kegiatan berlangsung 3. Hipertensi didefinisikan oleh Joint National Committee on Detection. kurangnya aktivitas fisik.

Klasifikasi atau Derajat Hipertensi The Join National Committee on Detection. seperti : gangguan pembuluh darah dan penyakit ginjal. g) Sukar tidur. (komite deteksi. Evaluation. merokok.strees. a) Hipertensi primer/esensial tidak diketahui penyebabnya. 3. i) Rasa mual atau muntah. and Treatment of High Pressure. e) Emosi yang tidak stabil. konsumsi garam dan lemak tinggi. 4. biasanya dihubungkan dengan faktor keturunan. c) Rasa berat ditengkuk atau leher. h) Mata berkunang-kunang. b) Hipertensi sekunder penyebab pada umumnya dapat diketahui secara pasti. Tanda dan Gejala a) Sakit kepala dan pusing (bagian belakang) terutama bila bangun tidur. dan pengobatan hipertensi). evaluasi. d) Kadang mimisan. kebiasaan hidup. mudah tersinggung f) Telinga berdenging. Mengklasifikasikan hipertensi dalam tabel di bawah ini : Tabel Stadium Hipertensi Kategori Sistolik (Atas) Diastolik (Bawah) Normal tinggi (perbatasan ) 130-190 85-89 Stadium I Ringan 140-159 90-99 Stadium 2 Sedang 160-179 100-109 Stadium 3 Berat 180-209 110-119 Stadium 4 Sangat Berat >210 >120 6 . b) Terasa melayang.

makanan berlemak 7 . Pada laki-laki meningkat pada usia lebih dari 45 tahun sedangkan pada wanita meningkat pada usia lebih dari 55 tahun. 2) Ras/etnik Hipertensi bisa mengenai siapa saja.5. dan merokok. Bagaimanapun. 3) Jenis Kelamin Pria lebih banyak mengalami kemungkinan menderita hipertensi daripada wanita. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Hipertensi Faktor resiko terjadinya hipertensi antara lain: 1) Usia Tekanan darah cenderung meningkat dengan bertambahnya usia. biasa sering muncul pada etnik Afrika Amerika dewasa daripada Kaukasia atau Amerika Hispanik. kurang berolahraga. antara lain minum minuman beralkohol. 4) Kebiasaan Gaya Hidup tidak Sehat Gaya hidup tidak sehat yang dapat meningkatkan hipertensi. Kelompok risiko yang rawan terhadap hipertensi : a) Obesitas b) Perokok c) Peminum alcohol d) Penyakit DM dan jantung e) Wanita yang tidak menstruasi f) Stress g) Kurang olah raga h) Diet yang tidak seimbang.

6. f. Mulai kurangi pemakaian garam sejak dini apabila diketahui ada faktor keturunan hipertensi dalam keluarga. Pemekaran pembuluh darah b. Perhatikan keseimbangan gizi. d. Sesak nafas (dyspnoe) c. perbanyak buah dan sayuran. Gagal ginjal 3) Jantung a. Batasi pemakaian garam. Periksa tekanan darah secara teratur. Gagal jantung 7. Komplikasi Efek pada organ : 1) Otak a. Kematian sel otak : stroke 2) Ginjal a. i. Usahakan untuk dapat mempertahankan berat badan yang ideal (cegah kegemukan). Hindari minum kopi yang berlebihan. terutama jika usia sudah mencapai 40 tahun. Cepat lelah d. c. Cara Pencegahan dan Perawatan Hipertensi a. Tidak merokok. Berobat secara teratur. g. Batasi makanan. Membesar b. Mempertahankan gizi (diet yang sehat seimbang). Perdarahan c. Sering buang air kecil pada malam hari b. 8 . h. Bagi yang sudah sakit a. b. e. Kerusakan sel ginjal c.

margarine tanpa garam. kacang polong. tahu tawar. dan menambah dosis dan jenis obat tanpa petunjuk dokter. Makanan yang Tidak Diperbolehkan 1) Otak. ubi. lombok. manisan buah. telur asin. Konsultasikan dengan petugas kesehatan jika menggunakan obat untuk penyakit lain karena ada obat yang dapat memperburuk hipertensi. ikan pindang. Minyak gorng. serai. bawang putih. terasi. Kacang-kacangan dan hasilnya seperti kacang hijau. kemiri. kacang tanah. kentang. 3) Acar. dan saos tomat. terigu. e. 4) Asinan buah. Sayuran dan buah-buahan tawar. seperti : a. b. Biskuit. 9 . Bumbu-bumbu seperti bawang merah. jahe. mengubah. c. tempe. c. selai kacang tanah. 2) Semua makanan yang diberi garam natrium pada pengolahan. Beras. jantung dan udang. kencur. 5) Kecap. d. cuka. b. udang kering. asinan sayuran. Dendeng. laos. Keju. maezena. 8. buah dalam kaleng. ginjal. Jangan menghentikan. paru-paru. d. sarden. telur pindang. mentega. Makanan yang Dianjurkan a. oncom. bolu dan kue lain yang dimasak dengan garam dapur atau soda b. daun salam. kacang merah. hunkue. Margarine. mie. ikan asin. 9. gula pasir. c. sayur dalam kaleng. petis. kunyit. abon.

5. Instalasi Gizi Perjan RS Dr. Setiowulan W. Jakarta. Edisi Baru. Triyanti K. Cipto Mangunkusumo dan Asosiasi Dietisien Indonesia.undip. DAFTAR PUSTAKA Gilang Y. Wardhani W. Diakses pada tanggal 14 April 2016.pdf.ac. http://eprints. Jakrta. I. Savitri R. 2013. 2004. PT Gramedia Pustaka Utama Mansjoer A. Andrea. Hipertensi. 1999 10 . “Penuntun Diet”. “Kapita Selekta Kedokteran” Edisi ke-3 jilid 1. Media Aesculapius Fakultas Kedokteran UI.id/43896/3/Gilang_YA_G2A009181_Bab2KTI.