You are on page 1of 6

TURBO INTERCOOLER PADA MESIN DEISEL

Artikel ini dibuat dalam rangka pemenuhan tugas dari

Oleh :

HAVID DENI LUMBAN GAOL

FAKULTAS TEKNIK

PROGRAM SARJANA PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF

UNVERSITAS NEGERI MALANG

NOVEMBER 2016
TURBO INTERCOOLER PADA MESIN DEISEL

PENDAHULUAN

Pada bagian ini akan dipaparkan latar belakang, rumusan masalah, dan manfaat.

Latar Belakang

Pada era globasasi ini banyak kita jumpai pengusaha baik dari kelas bawah,
menengah, maupun atas. Para pengusah tersebut tentunya membutuhkan sebuah alat
transportasi untuk mendistribusikan produknya ke daerah-daeah tertentu. Transportasi
tersebut tentunya harus memilikki power atau kekuatan yang cukup tingi dengan daya angkut
yang cukup besar tentunya irit bahan bakar sehingga dalam proses pendistribusianya bahan
bakarnya lebih hemat dan dapat meningkatkan keungan perusahaan.

Untuk menunjang kebutuhan tersebut perusahaan otomotif mengembangkan sebuah


produk mesin diesel yang memakai bahan bakar solar yang jauh lebih murah dari pada
bensin. Akan tetapi, industri otomotif belum puas dengan produknya ini karena masih kurang
irit dan power yang masih lemah. Oleh karen itu, perkembangan teknologi pada mesin diesel
sangat dibutuhkan sehingga terciptalah teknologi mesin diesel yang dilengkapi dengan turbo
intercooler.

Turbo intercooler adalah sebuah teknologi yang memengaruhi peningkatan tekanan


udara pada saluran masuk ruang bakar atau intake manifold. Dengan banyaknya udara yang
masuk, pembakara yang terjadi menjadi sangat baik. Selain itu, sebagai pengatur
keseimbangan temperatur dan untuk mendinginkan udara yang akan masuk keruang bakar.

Rumusan Masalah

Rumusan masalah makalah ini sebagai berikut.

1) Apa yang dimaksud dengan turbo intercooler ?


2) Bagaimana cara kerja turbo intercooler ?
3) Apa keunggulan dari turrbo intercooler ?

Manfaat
Manfaat penulisan makalah ini sebagai berikut.

1) Untuk memberikan informasi kepada pembaca tentang turbo intercooler, khususnya


pengusaha.
2) Sebagai sarana pembelajaran bagi pengusaha.
3) Merangsang kesadaran pengusaha akan pentingnya turbo intercooler pada mesin
diesel.

PEMBAHASAN

Pada bagian ini akan dipaparkan pengertian, cara kerja, dan keunggulan turbo
intercooler.

Pengertian turbo intercooler

Mohd Muqeem (2012,38) mengemukakan: “ In the normal turbo charger system, the
main problem is that in the countries where summer are very hot, the eficiency of intercooler
goes on decreasing as the ambient temperature increase because the intercooler cools the hot
air when relatively cold air passes through it’s fins.” Dari penjelasan yang dikemukakan oleh
Mohd Muqeem itu diketahui bahwa intercooler adalah suatu alat yang berfungsi untuk
menurunkan suhu udara yang akan masuk keruang bakar. Karen udara dikompresikan oleh
turbo charger, temperatur udara tersebut akan bertambah. Dengan mendinginkan udara
tersebut akan meningkatkan kepekatan udara sehingga menaikkan effesiensi pengisian yang
berarti akan menaikkan power mesin.

Ditinjau dari pendinginannya intercooler dibagi menjadi dua macam yaitu intercooler
berpendingin udara atau air to air intercooler dan Intercooler berpendingin air atau air to
liquid intercooler. Intercooler berpendingin udara umumnnya menggunakan udarra bebas
yang melalui fin-fin intercoolr akibat mobilberjalan. Adapula yang berpendingin udara yang
dihasilkan oleh kipas pendingin yang dihembuskan ke permukaan intercooler sehinga angin
tersebut melalui fin-fin intercooler. Ada juga yang berpendingin udara dan cairan, ada juga
yang air saja. Selanjutnya ntercooler berpendingin air mengunakan media air sebagai
pendingin, cairan yang diguunakan yaitu cairan pendingin yang biasa dipakai untuk
pendingin radiator mobil (coolant) karena cairan pendingin mempunyai titik didih lebih tingi
dari pada air (diatas 100°C ) sehingga lebih baik untuk meredam panas. Intercooler sistem
penempatan intercoler biasanya berada didepan radiator diupayakan penampang intercooler
memperoleh hembusaan udara dari luar sebanyak-banyaknya dengan tujuan memperoleh
pendinginan yang lebih maksimal. Intercooler pada umunya dipasang setelah turbo charger
namun ada pula mekanik yang memasang intercooler sebelum turbo charger.

Turbo charger adalah sebuah kompresor sentrifugal yang memdapat daya dari turbin
dan sumber tenaganya berasal dari asap gas buang kendaraan ( Mohd muqeem, 2012 : 38).
Pengertian turbo charger adalah suatu alat yang berfungsi untuk menaikan tekanan udara
yang masuk ke mesin yang digunakan untuk pencampuran bahan bakar saat proses
pembakaran sehingga menghasilkan output atau keluaran yang cukup bessar. Akan tetapi
turbo charger ini tidak dilengkapi pendingin (intercooler) akan membuat konsumsi bahan
bakar yang masuk kedalam ruang bakar akan jauh lebih banyak, sehingga lebih boros
walaupun menghaslkan tenaga yang lebih besar.

( Turbo intercooler adalah penyempurnaan dari turbo charger dari turbo charger dan
intercooler yang digabungkan menjadi satu sehingga turbo intercooler merupakan sebuah alat
pompa udara atau kompresor dimana uadara yang keluar melalui turbo charger diolah melalui
intercooler sehingga udara menjadi lebih padat karena telah melalui proses pendinginan
sehingga meningkatkan efesiensi pembakaran yang meningkatkan power mesin.

Cara kerja turbo intercooler

Telah kita ketahui bahwa turbo intercooler adalah sebenarnya dua buah alat yaitu
turbo charger (kompresor udara) dan sebuah intercooler (radiator pendingin udara) yang
dijadikan menjadi satu yaitu turbo intercooler. Cara kerja turbo intercooler adalah pertama-
tama gas buang hasil pembakaran yang biasanya langsung dibuang ke udara bebas, akan
tetapi pada kali ini gas hasil pembakaran tersebut sebelum dibuang ke udara bebas terlebih
dahulu diarahkan (dialirkan) ke turbo charger yang dimana didalamnya turbo tersebut
terdapat dua buah turbin yang memiliki sirip-sirip atau blade. Dua buah turbin tersebut yaitu
turbin untuk gas buang dan turbin untuk menghisap udara segar dari filter udara, dua buah
turbin tersebut dihubungkan langsung oleh sbuah poros sejajar, sehingga pada saat turbin
untuk gas buang mendapat aliran dari gas hasil sisa pembakaran yang membuat turbin
berputar maka dengan otomatis turbin yang menghisap udara segar ikut berputar maka
terjadilah penghisapan udara.

Akan tetapi, penghisapan udara tersebut yang ditekankan membuat temperatur udara
menjadi berubah naik (sedikit panas). Pada pembakaran bahan bakar motor diesel yang
paling utama adalah udara yang dikompresikan oleh piston setelah itu bahan bakar baru
diinjeksikan (disemprotkan). Kompresi adalah saat udara yang masuk kedalam ruangan lalu
dimampatkan makan akan terjadi periubahan suhu atau udara. Apabila setelah melewati turbo
chager tersebut temperatur udara menjadi berubah naik (sedikit panas) dan langsung masuk
keruang pembakaran, maka saat bahan bakar diinjeksikan akan langsung terbakar walaupun
penginjeksian bahan bakar tersebut belum selesai dan mengakibatkan detonasi (knocking
area) atau bunyi ketukan/letupan yang tidak diharapkan akibat tidak sempurnanya proses
pembakaran. Sehingga bila terjadi teruss menerus dapat membuat komponen mesin menjadi
rusak. Maka untuk mencegah udara yang berubah naik karena tekanan saat turbo charger
memompa udara, dibuatlah alat intercooler.

Intercooler adalah sebuah alat yang berfungsi mendinginkan udara yang bertekanan
tinggi menggunakan hembusan udara dari depan mobil sehingga temperatur udara yang
dialirkan oleh turbo charger rendah dan menjadi lebih padat untuk memasuki ruang
pembakaran. Penurunan tekanan udara ini bertujuan untuk memadatkan udara sebelum
memasuki ruang pembakaran sehinggan pada saat pengompresian udara dan saat bahan bakar
diinjeksikan sampai selesai bahan bakar tersebut dapat menguap menjadi gas dengan
campuran udara yang lebih banyak. Selanjutnya apabila terjadi proses pembakaran
mengasilkan output tenaga yang besar dengan konsumsi bahan yang sedikit (irit). Selanjutnya
gas hasil pembakaran dialirkan ke turbo charger sebelum dibuang keudara bebas seperti
proses sebelumnya.

Keunggula turbo intercooler

Pemakai turbo charger pada mesin diesel memiliki beberapa keunggulan yaitu: motor
diesel dengan turbo charger dapat bekerja lebih efisien karena pemakaian bahan bakar lebih
rendah, dengan turbo charger pembakaran akan meningkat dan gas buangnya lebih bersih.
Selain itu mesin diesel yang dilengkapi dengan intercooler akan memiliki keunggulan lainnya
yaitu: tenaga yang dihasilkan akan jauh lebih besar karena intercooler dapat memadatkan
udara pada mesin, temperatur mesin akan lebih stabil (menghindari overheating) sehingga
mesin akan lebih awet.

PENUTUPAN

Pada bagian ini akan disimpulkan tentang penggunaan tourbo intercooler pada mesiin
diesel.

Kesimpulan
Mesin diesel adalah sebuah mesin yang menggunakan bahan bakar solar dengan
cetane yang paling rendah. Pembakaran pada mesin diesel menggunakan kompresi yang
sangat tinggi, walaupun dengan kompresi yang sangat tinggi, pembakaran bahan bakar masih
belum terbakar sempurna sehingga masih ada sisa bahan bakar yang terbuang sia-sia. Oleh
sebab itu dibuatlah teknologi turbo intercooler sebagai udara tambahan yang memiliki
temperatur rendah dan apabila memasuki ruang pembakaran dan dikompresikan lalu
dicampur dengan bahan bakar yang diijeksikan, bahan bakar tersebut dapat menguap menjadi
gas yang merata. Sehingga saat terjadi pembakaran menghasilkan output tenaga yang lebih
besar dengan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien (irit).