You are on page 1of 116

SURVEI PEMBINAAN PRESTASI KLUB BULUTANGKIS PB.

HAMAS NGALIYAN SEMARANG TAHUN 2013

SKRIPSI

Diajukan dalam rangka penyelesaian Studi Strata I

Untuk memperoleh gelar Sarjana Sains

Oleh

AKHMAD PAMUJI

6211409036

JURUSAN ILMU KEOLAHRAGAAN

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2013

ii

iii

Pendapatatau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau dirujuk berdasarkankode etik ilmiah. Apabila di kemudian hari terbukti skripsi ini adalah hasil jiplakan dari karya tulis orang lain. maka saya bersedia menerima sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. bukan jiplakan dari karya tulis orang lain. Semarang. baik sebagian atau seluruhnya. PERNYATAAN Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam skripsi ini benar-benar hasil karya sayasendiri. Agustus 2013 Akhmad Pamuji iv .

Kakak-kakaku Mbak Erni dan Mbak Iva.  Jangan selalu mengeluh dengan keadaan hidup. memberi nasihat.  Sesulit apapun kehidupan. Almamaterku. Seseorang yang selalu memberi dukungan dan semangatnya untuku. MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto :  Jadilah manusia yang selalu bersyukur. v . dan mengiringi langkahku dengan doa. yang selalu memberi dukungan dan do’anya. Persembahan: 1. 2. 3. janganlah pantang menyerah raih cita-cita yang kalian inginkan. Bapak (Muhrochman) danIbuku (Sukayati) yang selalu menyayangiku.  Sesuatu jika di jalani dengan penuh ikhlas pasti akan terasa mudah. 4. Sahabat-sahabatku dan teman-teman IKOR ’09 yang berjuang bersamaku. Thank’s friend! 5.

Bapak dan ibu dosen Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan ilmu dengan ikhlas dan dorongan spirit kepada penulis selama menempuh perkuliahan maupun saat penyusunan skripsi.Kes. 5. bimbingan dan meluangkan waktunya kepada penulis dalam penyelesaian skripsi ini. Rektor Universitas Negeri Semarang yang memberikan berbagai kemudahan Administrasi bagi penulis untuk menyelesaikan skripsi ini. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa penyusunan skripsi ini tidak lepas dari bantuan serta dukungan dari berbagai pihak. yang telah memberikan kekuatan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Survei Pembinaan Prestasi Klub Bulutangkis PB. 4.Kes. selaku Pembimbing I yang telah memberikan petunjuk. vi . selaku Pembimbing II yang telah memberikan petunjuk. 3.. 6. Dr. Drs. M. Taufiq Hidayah. Universitas Negeri Semarang yang dengan kesabarannya telah memberikan pengarahan dan persetujuan tema skripsi ini. arahan. arahan.PraptoNugroho. 2. Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang yang telah memberi ijin penelitian dan kemudahan Administrasi.. Robb seluruh alam raya yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. bimbingan dan meluangkan waktunya kepada penulis dalam penyelesaian skripsi ini. Ketua Jurusan Ilmu Keolahragaan. Hamas Semarang” ini dengan baik. Maka pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. KATA PENGANTAR Segala puji hanya bagi Allah. M. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Skripsi yang telah disusun ini merupakan sebuah bentuk pertanggungjawaban dari penulis secara akademik sebagai tugas akhir menyelesaikan masa studi untuk memperoleh gelar Sarjana Sains pada Jurusan Ilmu Keolahragaan.

7. Semoga jasa dan amal baik yang telah diberikan kepada penulis mendapat balasan dari Allah SWT. 10. terutama ibu dan Bapak. Hamas Ngaliyan Semarang yang telah membantu dan memberikan ijin penelitian. Keluarga di Brebes. Teman-teman Jurusan Ilmu Keolahragaan yang telah memberikan do’a. Amin. Semarang. Agustus 2013 Penulis vii . 9. Kedua kakak-kakaku tersayang. Akhirnya Penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi penulis sendiri khususnya dan pada umumnya kepada para pembaca sekalian. motivasi dan semangat dalam penyelesaian skripsi ini. Klub Bulutangkis PB. Semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung turut terlibat dalam penyusunan skripsi. 8.yang telah memberikan suport dan do’a yang selalu dipanjatkan dikala siang dan malam hari. Amin.

“Survei Pembinaan Prestasi Klub Bulutangkis PB. yaitu lapangan atau tempat latihan Bulutangkis. (2) Place. Hamas Ngaliyan Semarang yang meliputi keadaan Organisasi. dan keterbukaan ditunjukan dengan pengelolaan Administrasi yang baik dengan pendanaan yang dibantu pemilik klub untuk membantu Atlet namun perlu dilakukan pembenahan. Fakultas Ilmu Keolahragaan. (2) Program Pembinaan Atlet yang ada sudah sesuai yang diharapkan dengan mengintensifkan Atlet yang mempunyai kemampuan lebih baik.Pembimbing I. Pelatih dan Atlet. UniversitasNegeri Semarang. Kata kunci : Pembinaan. (2) Pembinaan Atlet di PB.Skripsi. Hamas Ngaliyan Semarang Tahun 2013”. 2013.Kes. Olahraga Bulutangkis Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pembinaan prestasi olahraga di klub Bulutangkis PB. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) keadaan Organisasi yang dilaksanakan oleh pengurus-pengurus terkodinir dengan baik. Pengurus. Prestasi.Drs. ABSTRAK AkhmadPamuji. Observasi. dan Dokumentasi.Kes. (2) Pembinaan Atlet yang dilakukan di PB. Hamas cukup baik dan terarah. Pembinaan Atlet serta Sarana Prasarana yang ada di Klub Bulutangkis PB. (3) Sarana dan Prasarana yang dimiliki sudah cukup memadai walaupun masih ada kekurangan. kekeluargaan.Dr. viii . (3) Sarana dan prasarana pelu ditambah dan dilengkapi sebagai penunjang tercapainya prestasi yang maksimal selain itu untuk penunjang fisik atlet hendaknya diberikan alat fitnes sebagai penunjang fisik atlet selain dialam. Hamas cukup baik ditunjukan dengan pengelolaan Administrasi baik oleh pengurus klub dengan pendanaan yang dibantu oleh pemilik klub untuk membantu atlet yang kurang mampu namun perlu dilakukan pembenahan. Kesimpulan dari hasil penelitian adalah : (1) Keadaan organisasi yang berada di PB.JurusanIlmuKeolahragaan.Hamas Naliyan Semarang. Pembimbing II. M. Prapto Nugroho. yaitu: Pemilik. Pengumpulan data menggunakan metode Wawancara. Hamas perlu ditingkatkan dan dibenahi serta keaktifan semua anggota pengurus sangat diharapkan dalam rangka memaksimalkan kegiatan agar pembinaan prestasi berjalan lancar. (3) Sarana dan Prasarana cukup memadai walaupun masih ada kekurangan. Hamas perlu dimaksimalkan melalui pembinaan kontinyu dan program latihan yang perlu ditingkatkan. Hamas Ngaliyan Semarang. Saran yang dapat diberikan untuk PB. Adapun teknik Analisis data menggunakan analisis deskriptif. serta Sarana dan Prasarana Tujuan Penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang Bagaimana keadaan Organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naturalistic dengan lokasi penelitian di klub Bulutangkis PB. Sumber data penelitian berupa (1) Person. Hamas Ngaliyan Semarang yaitu: (1) Kepengurusan klub di PB. Pembinaan Atlet. M. Taufik Hidayah.

.... 5 2....................................1......................................................... 1 1.......................1 Tahap-tahap Pembinaan ..........4 Manfaat Penelitian .......1........................................................... 8 2......... 4 BAB II LANDASAN TEORI ....................... 15 2........... 7 2.................................. iii PERNYATAAN.............. ........3 TujuanPenelitian ..1 Pembinaan Prestasi Olahraga......................................................3 Frekuensi Latihan......................................................................................................................... .......................................................................................................1...............2..................................1 Latar Belakang...... viii DAFTAR ISI .................................................2 Definisi Latihan..... ix DAFTAR TABEL .................................2 Permassalan..................................................................................2 Lamanya Latihan..... xii DAFTAR LAMPIRAN .................... 16 2......................... .............. 16 2. 1 1...............................................6 Kekhususan Latihan................................................................................................... DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ........ xiii BAB I PENDAHULUAN........................................................................1.............2 Rumusan Masalah... 17 ix ..................................................................................1 Intensitas Latihan... 13 2................................. 6 2..5 Prinsip Beban Berlebih..1............. 5 2..............1...........................................................................................................................1..................2.................. ...2.......1 Pembinaan Prestasi Olahraga................ i PERSETUJUAN PEMBIMBING .................................................................................1.....1..... vi ABSTRAK ...................................................................1.................................................4 Macam-macam Latihan...................................................... ii HALAMAN PENGESAHAN...2...................................................................................2.................................................................................................3 Pembibitan.................................... v KATA PENGANTAR....... 3 1...................................2..... 15 2........... iv MOTTO DAN PERSEMBAHAN........1................1.......................... 3 1......................... 5 2.. 15 2.............................................1......................................... ..................................................1.........................

.............................................................................4................................ ...... 34 3.................................. 18 2....................2......................................................4 Dokumen.....2...............................1 Pegangan Raket (Grip)......................... 33 3........................7 Pengertian Sarana dan Prasarana..........................................2 VariabelPenelitian ........2................................................ 2..........6 TeknikPengumpulan Data. .. 17 2.. 22 2....................................................2.........4 JenisPenelitian ..... 21 2............................ ...8 Latihan Progresif...............2 Footwork... 27 2..............................................2 Ketrampilan Manusia..........................................................................1 MetodePenelitian ............1 Responden.1............2............4 Manajemen Latihan ....... 29 2....1 Ketrampilan Teknis..... 33 3...............................5.........2 Fasilitas Klub ................................................................4.......................................1.......2............................3 Sikap dan Posisi.........9 Pemulihan atau Istirahat..........7................................................ 30 BAB III METODE PENELITIAN ............................................................................................1................. 33 3..4 Servis........................................................................................................................................4..................................................... 23 2......... 22 2................5......................................3 Ketrampilan Konsep.8....8 Teknik Dasar Bulutangkis.............................................................2........2.................... ................................ 19 2.. .................. ............................................................7.... .....5 Potensi Atlet..................... 26 2............................................ 17 2.... ........................1 Prasarana Olahraga...........................2..........2.2..5..............................................................3 Aktivitas Klub................. 32 3.............. ............7.... 28 2......2.........................2..8................................................................................ 32 3.......2. 33 3...3 Tempat Penelitian........ ........................... 26 2............. 34 x ............3 Pengertian Pelatih..... 29 2..... 27 2..... 23 2....2................................ 28 2............................................2 Sarana Olahraga............... 34 3. 25 2..7 Individualitas..........................2.............8...................................2...........................2.....................5..................5 Sumber Data ...........4 Pendanaan........................................... 18 2...............2...................2................3 Fasilitas Olahraga..........................................7... .......8...........6 Arti Organisasi........... 34 3................ 32 3......

53 5..........1 Wawancara (Interview).... ................... 53 DAFTAR PUSTAKA ..2....................... Hamas................................................................. 34 3...........................................6....................................1 Keadaan Organisasi PB...................................................................................................... 45 4.......................1 Simpulan .......5 Program Latihan PB................. 37 3.................... 3............ 38 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.................................... 37 3.. 53 5.................................2 Saran ...2 Penyajian Data............................................ ..............7...................................3 Dokumentasi.... 55 xi ........ Hamas............................ ...... 44 4. 37 3............... 40 4......1.........................7 Teknik Analisis Data........1 Hasil Penelitian ..... Hamas...6.2............................................ ......... 51 BAB V SIMPULAN DAN SARAN...................................1.................................................................................1 Reduksi. 47 4................................................. ............................................ 40 4.1 Perkembangan Klub PB.................................7...............1................................2 Pembinaan Prestasi Olahraga PB....................................... 38 3..........................2 Atlet PB...............................1.........................3 Menari Kesimpulan atau Verifikasi............................3 Pelatih PB....................... Hamas ...................... 40 4...................2 Pengamatan atau Observasi.......7...... 37 3..............................................................2................................... 47 4..... 44 4...........3 Sarana dan Prasarana............ 43 4......... Hamas .................................................................................2 Pembahasan.... Hamas......1............................................................6................... Hamas ...... 49 4.......4 Pendanaan PB..... ........

.............. 46 xii ...... DAFTAR TABEL Tabel Halaman 4....................................................1 Latihan Harian.........................

.....................Daftar Pertanyaan untuk Pelatih..................................... 61 5................................................................. Daftar Pertanyaan untuk Pengurus Klub.......................................................................Surat Ijin Penelitian ............................. 67 9........................... 62 6........................................ 58 2.........Surat Keterangan Telah melakukan Penelitian ................................................Hasil wawancara ................... 69 11......................... 103 xiii ................................................................................................................................................. 68 10.................................................... DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Halaman 1............................... Daftar Pertanyaan untuk Pemilik Klub ............. Kisi-Kisi Pertanyaan ...................................... 60 4......................................................... 98 13... 59 3......................................................... 93 12................Surat Keputusan Pembimbing ........................ Dokumentasi .................. Struktur Organisasi ............. 65 8....................................................... Daftar Pertanyaan untuk Atlet........ Identitas Responden ...................................................Surat Usulan Pembimbing ............... 63 7.......................

Setelah itu semakin diakui ketika menjadi juara piala Thomas dengan mengalahkan raksasa Malaya dan mulai aktif di berbagai kejuaraan di Eropa. kemudian ini yang menjadi nama ajang pertandingan. Dalam perkembangannya Indonesia banyak mengalami pasang-surut prestasi namun. Indonesia sendiri mulai berkiprah di tingkat internasional ketika Tan Joe Hok menjadi juara All England tahun 1959. cabang olahraga ini prestasi Indonesia sangat menonjol di peta olahraga dunia.1 Latar Belakang Masalah Bulutangkis dipopulerkan di Inggris Badminton sendiri diambil dari nama wilayah tanah pertanian milik bangsawan Inggris. 1 . Pemain putri juga muncul dan mendapat nama setelah merebut pula Uber tahun 1975. Prestasi gemilang ini selain berkat pembinaan yang terarah kepada para atlet nasional. Di Indonesia permainan ini diduga masuk lewat orang Eropa yang membawanya ketika mereka datang ke tanah air. Pada saat itu demam bulutangkis dengan pemain top seperti Rudy Hartono. 1 BAB I PENDAHULUAN 1. juga adanya kompetisi di Ajang nasional dan internasional yang dapat memberikan pengalaman bermain bagi atlet bulutangkis Indonesia.

Kendal. Dengan adanya event bertaraf nasional maupun Internasional di harapkan dapat melahirkan atlet-atlet muda yang lebih berpotensi dan cakap di dalam cabang Bulutangkis Terpilihnya Gita . PB Hamas berada di kawasan mangkang Semarang barat tidak jauh dari perbatasan antara kota Semarang dan kab. ini merupakan suatu perkembangan dalam pembinaan prestasi atlet muda berbakat bulutangkis Indonesia. Hamas Ngaliyan Semarang. untuk bisa memberikan kemampuan terbaik dalam pengembangan atlet perlu adanya pembinaan usia dini dalam bulutangkis Indonesia. Tim Indonesia menurunkan pemain muda untuk menggantikan pemain senior yang sudah berhenti bermain di dunia Bulutangkis. Saat ini pemain muda mulai bermunculan dan bermain di ajang nasional maupun internasional sebagai contoh turnamen bulutangkis Axiata Cup 2013. 2 Menurut Muhammad Muhyi Faruq. (2008:2) Bulutangkis adalah olahraga dan permainan yang sudah mendarah daging untuk masyarakat Indonesia. Misalnya dikota semarang salah satu perkumpulan bulutangkis yang masih baru namun memiliki prestasi yang cukup membanggakan adalah PB. Olahraga bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat populer di tanah air setelah sepakbola dan bola voli kini keberadaan bulutangkis sudah sangat merata sudah hampir ditemukan disudut pelosok baik kota maupun desa bahkan guna menampung minat olahraga bulutangkis didirikan perkumpulan bulutangkis di kota-kota. itu artinya Sebagai salah satu bukti bahwa permainan dan olahraga ini tumbuh subur di tengah-tengah masyarakat dan sudah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia.

Hamas Ngaliyan Semarang” yang meliputi tentang keadaan organisasi kemudian Pembinaan prestasi Atlet.3 Bagaimana Sarana dan Prasarana yang ada di klub Bulutangkis PB.1 Bagaimana keadaan organisasi klub Bulutangkis PB.2.3 Tujuan Penelitian 1. Hamas Ngaliyan Semarang.2. 1. Hamas Ngaliyan Semarang? .2. 3 Wirijawan sebagai Ketua Umum PBSI diharapkan bulutangkis Indonesia mengalami perubahan dengan membina bibit baru yang memiliki skil. Hamas Ngaliyan Semarang? 1. dan produktivitas didalam cabang bulutangkis dengan mendorong klub-klub bulutangkis yang ada untuk lebih mengembangkan pembinaan prestasi atlet-atlet bulutangkis Indonesia diantaranya PB.1 Mengetahui keadaan organisasi klub Bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? 1.3.2 Bagaimana Pembinaan Atlet yang dilakukan di klub Bulutangkis PB. Pembinaan prestasi atlet dan Sarana dan Prasarana di klub bulutangkis PB.2 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang diatas muncul beberapa Rumusan masalah yang berkaitan dengan keadaan Organisasi. serta Sarana dan Prasarana Olahraga. Hamas Ngaliyan Semarang: 1. Hamas Ngaliyan Semarang? 1. Sehubungan dengan hal tersebut diatas maka penulis mencoba untuk mengangkat “Survei Pembinaan Prestasi Klub Bulutangkis PB.

3 Bagi Jurusan Ikor Sebagai tambahan kajian pengembangan ilmu pengetahuan olahraga mengenai Survei Pembinaan prestasi klub. Hamas Ngaliyan Semarang? 1.3. .2 Mengetahui Pembinaan Atlet yang dilakukan di klub Bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? 1. Hamas Dalam membina atlet bulutangkis yang dilaksanakan.3. 1.4.1 Bagi Peneliti Menambah Pengetahuan tentang pembinaan yang dilakukan oleh klub PB.4.3 Mengetahui Sarana dan Prasarana yang ada di klub Bulutangkis PB.2 Bagi Pengurus Klub Agar dapat memperhatikan pembinaan fasilitas yang diperlukan atlet. 4 1. 1.4. dan memberikan solusi bagaimana untuk dapat melaksanakan pembinaan olahraga bulutangkis yang baik.4 Manfaat Penelitian Dalam penelitian ini manfaat yang dapat diperoleh adalah 1.

pembinaan yang teratur.1 Pembinaan Prestasi Olahraga Pembinaan adalah usaha. 2. dan kegiatan yang dilakukan secara berdaya guna dan berhasil untuk meningkatkan atau memperoleh hasil yang lebih baik (A. 5 . Untuk mencapai prestasi atlet secara maksimal dan optimal diperlukan pembinaan yang terprogram. Prestasi olahraga tidak akan lepas dari beberapa program pembinaan. terprogram dan berkesinambungan dengan pendekatan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang diterapkan dalam program latihan.1. Dengan latihan akan mendukung suatu prestasi yang diinginkan. Dan untuk mencapai prestasi optimal atlet. Mangunhardja 1989: 134) dalam Arif Setyawan (2005: 7). teknik dan mental. terarah dan berkesinambungan serta didukung dengan beberapa faktor penunjang yang memadai. 5 BAB II LANDASAN TEORI 2. sehingga dapat meningkatkan kualitas kemampuannya.1 Pembinaan Prestasi Olahraga Prestasi olahraga yang optimal dapat dicapai dengan pembinaan yang baik dan benar disertai dengan latihan fisik. tindakan. juga diperlukan daya melatih yang dituangkan dalam rencana program latihan tertulis yang tersusun secara sistematis sebagai pedoman arah kegiatan untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. sistematis.

Karena saat itulah yang paling tepat untuk memberikan dasar keterampilan dan memberikan dasar keterampilan dan membentuk karakter bermain bulu tangkis. dan semangat pantang menyerah. 6 Untuk pencapaian prestasi maksimal olahraga harus dikembangkan melalui kegiatan pembinaan terprogram. adalah memusatkan perhatian dan orientasi pembangunan olahraga sedini mungkin. Digambarkan dalam sebuah piramida sebagai berikut: . Menurut Harsuki (2003: 308). terarah. khususnya dibidang olahraga. Komite Olahraga Nasional Indonesia (2000: C-65) memaparkan salah satu strategi yang paling mendasar dalam mupaya mewujudkan peningkatan sumber daya manusia Indonesia. dan diterapkan secara berkesinambungan. yaitu dengan melakukan pembinaan dan pengembangan olahraga bagi generasi muda sejak usia dini.1 Tahap-tahap Pembinaan Iskandar Junjunan (1982) membagi tahap pembinaan dalam tiga tingkatan yaitu tahap pemanduan bakat . obyektif.1.1. maka perlu diterapkan konsep sedini mungkin. pembibitan dan tahap pematangan juara. direncanakan secara bertahap. terencana melalui kegiatan berjenjang dalam waktu yang relatif lama. Konsep pembinaan olahraga sedini mungkin adalah kalau kita ingin mencapai prestasi yang tinggi. berdasarkan program latihan yang terorganisasi secara sangat rinci. menumbuhkan sportivitas. terciptanya prestasi puncak adalah hasil dari persiapan atlet yang amat cermat. sehingga prestasi yang dihasilkan dapat benar-benar maksimal. 2.

Kaitannya dengan olahraga prestasi. dan Tingkat Pertumbuhan dan Perkembangan Atlet 2. . khususnya jenis olahraga yang bersifat mudah. Tujuan pemassalan adalah melibatkan atlet sebanyak-banyaknya sebagai bagian dari upaya peningkatan prestasi olahraga.1. 7 Atlet senior Pembinaan usia pencapaian prestasi puncak = Prestasi pasca adolesensi (18 tahun ke atas) Junior lanjut Pembibitan usia spesialisasi = masa adolesensi (13-18 tahun) pemula Pemassalan usia mulai berolahraga = masa kanak-kanak (6-12 tahun) Gambar 1. mental dan rohani masyarakat serta membentuk watak dan kepribadian. Tingkat Atlet. Oleh karena itu. di kalangan bangsa Indonesia dalam upaya membangun kesehatan dan kesegaran jasmani.2 Pemassalan Pemassalan adalah mempolakan keterampilan dan kesegaran jasmani secara menyeluruh dan Pemassalan olahraga bertujuan untuk mendorong dan menggerakkan masyarakat agar lebih memahami dan menghayati langsung hakikat dan manfaat olahraga sebagai kebutuhan hidup. Pembinaan Prestasi Olahraga Ditinjau dari Teori Piramida. menarik. Pemassalan olahraga berfungsi untuk menumbuhkan kesehatan dan kesegaran jasmani manusia Indonesia dalam rangka membangun manusia yang berkualitas dengan menjadikan olahraga sebagai bagian dari pola hidup bangsa Indonesia.1. dalam pembangunan olahraga perlu selalu meningkatkan dan memperluas pemassalan. Usia Berlatih. murah. bermanfaat dan massal.

8 disiplin dan sportivitas yang tinggi.1. Pembibian dapat dilakukan dengan melaksanakan identifikasi bakat. ia tidak membawa cangkul mencari bibit ke hutan. sebagai langkah atau tahap lanjutan dari pemassalan olahraga. misalnya dengan memetak sebidang tanah sebagai tempat pembuatan bibit yang akan ditanam. pemassalan seharusnya dimulai pada usia dini. yang merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia. Dengan cara menjadi tanggung jawab pengelola olahraga pada tingkat eksekutif- taktik dan sekaligus bertanggung jawab pada pembinaan di tingkat di bawahnya. pemassalan sangat baik jika dimulai sejak masa kanak-kanak. Dalam olahraga prestasi.1. Pembibitan yang dimaksud adalah menyemaikan bibit. bukan mencari bibit. baik di tingkat kotamadya/kabupaten maupun di tingkat . Pada masa ini merupakan tahap perkembangan keterampilan gerak dasar.3 Pembibitan Pembibitan atlet adalah upaya mencari dan menemukan individu-individu yang memiliki potensi untuk mencapai prestasi olahraga di kemudian hari. Bila dikaitkan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. yaitu pada tahap pemassalan olahraga. terutama pada akhir masa kanak-kanak (6-12 tahun). Pemassalan dapat pula berfungsi sebagai wahana dalam penelusuran bibit-bibit untuk membentuk atlet berprestasi. kemudian dilanjutkan dengan tahap pengembangan bakat. tetapi melakukan penyemaian bibit atau membuat bibit dengan cara tertentu. Ibaratnya seorang petani yang akan menanam padi. 2. Memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat merupakan bentuk upaya dalam melakukan pemassalan olahraga. Di sini disusun program yang mampu memunculkan bibit-bibit.

strategik pada dasarnya bertanggung jawab terhadap sistem pembangunan olahraga secara keseluruhan. pembibitan dan peningkatan prestasi. Pertandingan/perlombaan tersebut dilakukan secara periodik dan dalam waktu tertentu. Prestasi olahraga merupakan puncak penampilan atlet yang dicapai dalam suatu pertandingan atau perlombaan. Keterpurukan prestasi olahraga belakangan ini antara lain disebabkan masih lemahnya sistem pembinaan olahraga prestasi serta belum konsistennya sistem pembinaan yang meliputi pemassalan. (2) masa adolesensi berisi program latihan junior lanjut yang merupakan usia spesialisasi dalam tahap pembibitan. Adanya kejuaraan-kejuaraan yang teratur merupakan salah satu cara untuk merangsang dan memacu munculnya atlet-atlet agar berlatih lebih giat dalam upaya meningkatkan prestasinya. Di sini peran pengelola olahraga tingkat politik-strategik bertanggung jawab membina atlet-etlet ini yang memiliki kualitas prestasi tingkat nasional. Oleh karena itu. pengorganisasian program pembinaan jangka panjang dapat dikemukakan bahwa (1) masa kanak-kanak berisi program latihan pemula (junior awal) yang merupakan usia mulai berolahraga dalam tahap pemassalan. setelah melalui berbagai macam latihan maupun uji coba. Prestasi olahraga merupakan puncak penampilan atlet yang dicapai dalam suatu pertandingan atau perlombaan. dan (3) masa pasca . setelah melalui berbagai macam latihan maupun uji coba. Kompetisi tersebut biasanya dilakukan secara periodik dan dalam waktu tertentu. Dari hasil proses pembibitan akan dipilih atlet yang makin menampakkan prestasi olahraga yang dibina. Prestasi olahraga dapat dicapai apabila pemassalan dan pembibitan dapat dilakukan dengan baik. Para pengelola olahraga tingkat politik. 9 propinsi.

mengecat dan lain-lain. fasilitas dan ilmu kedokteran. dansa. Pengembangan bakat atau proses identifikasi dan atau proses seleksi berikutnya harus diberikan infrastruktur yang memadai yang memungkinkan untuk pengembangan potensi atlet secara penuh. khususnya melalui sekolah- sekolah. Pengembangan bakat meliputi tersedianya program pelatihan yang sesuai. Tujuan utama mengidentifikasi . yaitu klub atau sentra-sentra pembinaan olahraga yang memungkinkan terjadinya kompetensi olahraga. (2) memilih calon atlet pada usia dini. dan (4) membantu calon atlet menuju ke langkah penguasaan yang tertinggi. Melakukan ujicoba model identifikasi bakat olahraga melalui penelusuran sedini mungkin. Target peserta identifikasi bakat olahraga adalah siswa sekolah yang mempunyai keterampilan dibidang olahraga. sarana peralatan. Proses pengidentifikasian atlet-atlet berbakat harus menjadi perhatian tiap cabang olahraga. latihan dan kompetisi yang terjadwal dengan baik. pengidentifikasian tersebut sangat penting untuk (1) menemukan calon atlet berbakat. melainkan merupakan perpaduan dari berbagai aspek usaha. Selain itu juga harus didukung adanya prasarana. Penentuan tempat pembinaan berorientasi pada kualitas dan unggulan pembinaan di daerah tempat Identifikasi Bakat Usia Dini asal calon atlet ditemukan. Demikian juga di dalam olahraga. tetapi sangat sedikit yang dapat mencapai tingkat penguasaan yang tinggi. Tiap anak dapat belajar bernyanyi. (3) memonitor secara terus menerus. 10 adolesensi berisi program latihan senior yang merupakan usia pencapaian prestasi puncak dalam tahap pembinaan prestasi. Lebih jelasnya sistem pelaksanaan pemanduan bakat bukan merupakan sesuatu yang berdiri sendiri.

pendekatan dengan seleksi alam ini seringkali berjalan lambat. misalnya tradisi sekolah. Dengan demikian evolusi prestasi atlet ditentukan oleh seleksi alam yang tergantung pada beberapa faktor. Selanjutnya Bompa (1990: 334) mengemukakan bahwa penggunaan kriteria ilmiah dalam proses pengidentifikasian bakat memiliki beberapa keuntungan. dan merupakan cara pengembangan alam dalam olahraga tertentu. harapan orang tua. 11 bakat adalah untuk mengidentifikasi dan memilih calon atlet yang memiliki berbagai kemampuan tertinggi untuk cabang olahraga tertentu dalam hal ini merupakan cermin atau tujuan yang harus dicapai oleh para calon atlet harus menyamai profil tersebut. Oleh karena itu. yaitu: (a) menurunkan waktu yang diperlukan untuk mencapai prestasi yang tinggi dengan menyeleksi calon atlet berbakat dalam olahraga tertentu. (c) meningkatkan daya saing dan jumlah atlet dalam mencapai . yaitu (1) seleksi alam. Keefektifan latihan dapat dicapai. (b) mengeliminasi volume kerja. dan (2) seleksi ilmiah. Seleksi ini lebih sedikit memerlukan waktu untuk mencapai prestasi yang tinggi bila dibandingkan dengan metode seleksi alam. Seleksi ilmiah adalah metode yang digunakan untuk memilih calon atlet yang memiliki potensi untuk dibina. Bompa (1990: 334) mengemukakan bahwa ada dua metode dalam mengidentifikasi bakat calon atlet. Seleksi ini menganggap bahwa atlet mengikuti olahraga tertentu sebagai hasil dari pengaruh setempat. atau teman sebaya. Seleksi alam merupakan pendekatan yang normal. terutama bagi calon atlet yang memiliki kemampuan tinggi. energi dan bakat yang tinggi bagi pelatih.

maka kesehatan fisik dan keselamatan umum anak akan terjaga. karena ilmuwan-ilmuwan olahraga yang membantu dalam mengidentifikasi bakat yang dapat dimotivasi untuk melanjutkan memonitor latihan atlet. di mana secara fisik dan psikologis sesuai cabangolahraganya. harus didukung dengan baik oleh tim medis olahraga dan kadang-kadang oleh ahli psikologi. Tujuan utama mengidentifikasi bakat adalah untuk mengidentifikasi dan memilih calon atlet yang memiliki berbagai kemampuan tertinggi untuk cabang olahraga tertentu. Pada gilirannya memungkinkan anak memperoleh hasil yang baik dan menyenangi latihan dan partisipasinya lebih lanjut. karena dinamika prestasi tampak makin dramatis dibanding dengan atlet-atlet lain yang memiliki usia sama yang tidak mengalami seleksi. 12 tingkat prestasi yang tinggi. dan (e) secara tidak langsung mempermudah penerapan latihan ilmiah. Bloomfield. (b) karena hakikat dari program tersebut. dan (d) administrator dari berbagai pemrograman identifikasi bakat dikaitkan dengan kesempatan yang berkaitan dengan pekerjaan bagi atlet yang telah berakhir kariernya sebagai atlet dan mendapat pendidikan bahan dengan kualitas yang tinggi atau latihan yang berkaitan dengan pekerjaan. (c) anak yang biasanya melakukan dari pelatihan yang dispesialisasi. Ackland. (d) meningkatkan kepercayaan diri calon atlet. yaitu: (a) anak diarahkan ke cabang olahraga tertentu. & Elliot(1994: 268) mengemukakan aspek-aspek positif program pengidentifikasian bakat. .

13 2. Latihan yang berasal dari kata training adalah penerapan dari suatu perencanaan untuk meningkatkan kemampuan berolahraga yang berisikan materi teori dan praktek. Exercises merupakan materi latihan yang dirancang dan disusun oleh pelatih untuk satu sesi latihan atau satu kali tatap muka dalam latihan. (4) latihan tambahan (suplemen). progresif. progressive exercises. berulang-ulang. antara lain: (1) pembukaan/pengantar latihan. dan mempunyai tujuan untuk meningkatkan penampilan fisik. sehingga mempermudah olahragawan dalam penyempurnaan geraknya.1. having the ultimate goal of improving athletic performance” (Bompa. dan (5) cooling down/penutup. dan aturan pelaksanaan sesuai dengan tujuan . dan training. (3) latihan inti. metode. Menurut Sukadiyanto (2002:5-6) istilah latihan berasal dari kata dalam bahasa Inggris yang dapat mengandung beberapa makna seperti: practice. exercises. misalnya susunan materi latihan dalam satu kali tatap muka pada umumnya berisikan materi. Pengertian latihan yang berasal dari kata practise adalah aktivitas untuk meningkatkan keterampilan (kemahiran) berolahraga dengan menggunakan berbagai peralatan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan cabang olahraganya. repetitive. 1994: 3). Latihan biasanya didefinisikan sebagai suatu proses sistematis yang dilakukan dalam jangka waktu panjang.2 Definisi Latihan ”Training is usually defined as systematic process of longduration. Pengertian latihan yang berasal dari kata exercises adalah perangkat utama dalam proses latihan harian untuk meningkatkan kualitas fungsi sistem organ tubuh manusia. (2) pemanasan (warming- up).

Walaupun ketiga faktor ini memiliki kualitas sendiri-sendiri. dan (4) macam aktivitas latihan. dan disesuaikan dengan tujuan latihan yang dibutuhkan. Program latihan tersebut mencakup segala hal mengenai takaran latihan. Latihan akan terlihat pengaruhnya setelah dilakukan selama 8 minggu. dan lama latihan. dan kedisiplinan latihan. Latihan akan berjalan sesuai dengan tujuan apabila deprogram sesuai dengan kaidah-kaidah latihan yang benar. Program latihan ini disusun secara sistematis. Hasil latihan meningkat secara progresif. terukur. ketertiban latihan. Pengawasan dan pendampingan terhadap jalannya program latihan sangat dibutuhkan. tetapi semua harus dipertimbangkan dalam menyesuaikan kondisi saat latihan. waktu latihan. 14 dan sasaran yang akan dicapai. dan prinsip-prinsip latihan lainnya. (2) lamanya latihan. yang masing-masing dapat diterangkan sebagai berikut: . dikutip oleh Suharjana 47:2007). Menurut Sadoso Sumosardjuno (1990: 23) latihan olahraga harus meliputi empat macam. frekuensi latihan. misalnya saja peningkatan kekuatan naik berkisar 1-5% perminggu. Latihan fisik memerlukan waktu yang relatif lama untuk mendapatkan hasil yang optimal. Latihan itu diperoleh dengan cara menggabungkan tiga faktor yang terdiri atas intensitas. Hasil latihan fisik bukanlah sesuatu yang dapat diperoleh secara instan. frekuensi. Faktor lain yang tidak boleh dilupakan demi keberhasilan program latihan adalah keseriusan latihan seseorang. tidak dapat diperoleh dalam satu atau dua minggu. misal latihan beban dapat meningkatkan kekuatan otot sampai 50% dalam waktu 8 minggu (Dreger. (3) frekuensi latihan. yaitu: (1) intensitas latihan.

Menurut Djoko Pekik (2004:21) takaran lama latihan untuk meningkatkan kebugaran dan menurunkan berat badan dilakukan selama 20-60 menit. 2.1. sedangkan untuk olahraga kesehatan seperti program latihan untuk menurunkan berat badan antara 20-30 menit dalam training zone.1 Intensitas Latihan Besarnya beban latihan yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu disebut sebagai intensitas Latihan.2. (Djoko Pekik.2 Lamanya Latihan lamanya latihan untuk olahraga prestasi adalah 45-120 menit dalam training zone.90% detak jantung maksimal dan secara khusus besarnya intensitas latihan bergantung pada tujuan latihan. Latihan untuk membakar lemak tubuh menggunakan intensitas 65% - 75% detak jantung maksimal yang dilakukan 20. 15 2.3 Frekuensi latihan Frekuensi latihan berhubungan erat dengan intensitas latihan dan lama latihan.60 menit setiap latihan dan dilakukan 3-5 kali perminggu. baik untuk olahraga kesehatan maupun untuk olahraga . Latihan aerobik menggunakan patokan kenaikan detak jantung secara umum intensitas latihan kebugaran adalah 60% .1.1. Besarnya intensitas bergantung pada jenis dan tujuan latihan. Maksudnya yaitu bahwa latihan-latihan tidak 13 akan efisien. 2004: 83) 2.2. atau kurang membuahkan hasil jika takaran latihan di atas tidak terpenuhi. Dalam melakukan latihan sebaiknya frekuensi latihan dilaksanakan paling sedikit tiga kali seminggu.2.

berenang. Untuk meningkatkan kebugaran perlu latihan 3-5 kali per minggu (Djoko Pekik.1. jogging. atau jalan kaki. Macam aktivitas fisik dipilih disesuaikan dengan tujuan latihan. 16 prestasi. Pembebanan harus terus ditingkatkan secara bertahap sehingga mampu memberikan pembebanan pada fungsi tubuh.5 Prinsip beban berlebih (overload) Suharjana (2007: 88) menyatakan bahwa prinsip beban berlebih pada dasarnya menekankan beban kerja yang dijalani harus melebihi kemampuan yang dimiliki oleh seseorang.2. Latihan yang tepat hendaknya juga menerapkan prinsip-prinsip dasar latihan guna mencapai kinerja fisik yang maksimal bagi seseorang.1. sepeda. Menurut Sadoso Sumosardjuno (1990: 9) prinsip-prinsip dasar latihan yang efektif adalah sebagai berikut: 2. 2. Menurut Djoko Pekik (2004: 12) prinsip beban berlebih maksudnya yaitu bahwa pembebanan dalam latihan harus lebih berat dibandingkan aktivitas fisik sehari-hari. Misalnya. senam aerobik. Hal itu bertujuan supaya sistem fisiologis dapat menyesuaikan dengan tuntutan fungsi yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan. Jadi dalam membuat dan melaksanakan sebuah program latihan harus berpegang pada prinsip beban berlebih (overload) untuk meningkatkan kemampuan secara periodik. . bentuk latihan untuk mengembangkan kardiorespirasi ada bermacam- macam seperti: lari.4 Macam aktivitas latihan Sebuah latihan akan berhasil jika latihan tersebut memiliki metode latihan yang tepat. 2004: 17).2. karena itu latihan harus mencapai ambang rangsang.

Dalam melakukan latihan. (2) spesifikasi bentuk atau model latihan. maka pilih latihan aerobik setelah itu lakukan latihan untuk pengencangan otot dengan menggunakan latihan beban (weight training). ringan ke berat. sederhana ke kompleks. antara lain mencakup: (1) spesifikasi kebutuhan energi. 2.2.1. Bentuklatihan yang diberikan sesuai dengan tujuan olahraga yang diinginkan. latar belakang kehidupan. faktor kematangan. bagian ke keseluruhan.2. serta pola makannya pun berbeda. artinya dalam pelaksanaan latihan dilakukan dari yang mudah ke yang sukar. Misalnya. Oleh karena itu.6 Kekhususan Latihan Menurut Djoko Pekik (2004:12) program latihan yang baik harus dipilih secara khusus sesuai dengan kebutuhan atau tujuan yang hendak dicapai. Selain potensi dan kemampuan yang berbeda. setiap bentuk rangsang akan direspon secara khusus oleh setiap orang atau olahragawan. sehingga akan berpengaruh terhadap aktivitas olahraga yang dilakukannya.2. dan dari . 2002: 16).8 Latihan progresif Menurut Sukadiyanto (2002:16) latihan bersifat progresif. 2.7 Individualitas Menurut Sukadiyanto (2002: 14) setiap individu mempunyai potensi dan kemampuan yang berbeda-beda. lingkungan.1. umum ke khusus.1. 17 2. (3) spesifikasi pola gerak dan kelompok otot yang terlibat (Sukadiyanto. Dalam hal ini perlu dipertimbangkan prinsip spesifikasi. dalam menentukan beban latihan harus disesuaikan dengan kemampuan masing-masing individu dan tidak boleh disamaratakan. program latihan untuk menurunkan berat badan.

dilakukan berulangulang. 1990:112). maju dan berkelanjutan. Kelelahan hebat justru dapat menimbulkan penurunan penampilan atau performa seseorang (Sadoso Sumosardjuno. 18 kuantitas ke kualitas.3 Pengertian Pelatih Pelatih adalah seorang yang profesional yang tugasnya membantu olahragawan dan tim dalam memperbaiki penampilan olahraga. 1993:5) .2. berulang-ulang dan semakin lama semakin bertambah bebannya. ( Pate Rotella.2. Dari berbagai pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa latihan merupakan sebuah aktivitas fisik yang dilakukan secara sistematis. dan dengan sebuah metoda tertentu sesuai tujuan yang diinginkan. maka sebaiknya pelatih harus dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan standar/ukuran professional yang ada. Waktu pemulihan digunakan untuk mengurangi resiko over training akibat beratnya latihan. meningkat. Jadi dapat dikatakan bahwa dalam proses latihan harus dilakukan secara kontiyu dan meningkat melanjutkan latihan sebelumnya. 2. terencana. 2.1. Proses berlatih yang dilakukan secara teratur. Sedangkan yang sesuai dengan standar profesi adalah pelatih harus dapat memberikan pelayanan pelatihan sesuai dengan perkembangan mutakhir pengetahuan ilmiah di bidang yang ditekuni. Karena pelatih adalah suatu profesi.9 Pemulihan atau istirahat Pada program latihan harus dicantumkan waktu pemulihan yang cukup. serta dimulai dari yang sederhana ke yang komplek. dalam jangka waktu yang panjang. serta dilaksanakan secara kontinyu.

(9) mempunyai kemampuan untuk mengevaluasi peningkatan terhadap partisipasi atletnya. (7) membenci kekalahan. baru kemudian pada unsur pelatihan. yang meliputi administrator olahraga tingkat tinggi sampai pada seorang atlet. (5) mampu menerapkan prinsip- prinsip ilmiah dalam membentuk kondisi atlet. 19 Pelatih yang baik harus mempunyai kemampuan sebagai berikut : (1) mempunyai kemampuan untuk membantu atlet dalam mengaktualisasikan potensinya. . (4) mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan tingkat intelektual dengan keterampilan neuromuskuler atletnya. (10) mempunyai kemampuan untuk selalu dihormati oleh atletnya maupun teman-temannya.4 Manajemen Kepelatihan Seorang pelatih menunjukan bahwa pelatihan adalah suatu bidang tugas yang beragam yang menuntutr kompetensi ketrampilan yang beragam dan luas.2. dan (11) mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap profesinya. Seorang pelatih harus memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan berbagai lapisan kalangan yang luas. akan tetapi tidak mencari kemenangan dengan berbagai cara yang tidak etis. (6) lebih meningkatkan pada unsur pendidikan secara utuh. Sebagai pelatih seorang harus mempunyai kemampuan untuk menyususn program jangka pendek maupun jangka panjang dan mengorganisasi usaha-usaha regunya untuk mencapai tujuan. (8) mempunyai kemampuan untuk mengendalikan dirinya. 2. (2) bila membentuk tim akan didasarkan pada ketrampilan individu yang telah diajarkan. (3) mempunyai pengetahuan dan keterampilan teknis yang seimbang.

Dalam tulisan ini masalah yang disoroti terutama mengenai fungsi pelatih sebagai pemimpin. Banyak cara pendekatan dilakukan pelatih dalam merealisasikan program yang telah disusun. Oleh karenanya. Sebagai tambahan pada ketrampilan individu yang dimiliki. pembimbing. mengemukakan bahwa pelatih mempunyai tugas sebagai perencana. Pelatih pada umumnya telah melewati kiprahnya di dunia olah raga sebagai seorang atlet. dan pengontrol program latihan. seorang pelatih harus tahu bagaimana menggunakannya dalam kombinasi yang tepat guna memperoleh hasil yang sebaik mungkin dalam kepelatihan. ketika menjadi seorang pelatih bagi atlet-atlet di sebuah cabang olah raga. 20 Seorang pelatih harus sanggup untuk menganggarkan sumber daya manusia dan keuangan yang tersedia untuk menyusun suatu program. pemimpin. pelatih harus menjalankan profesinya secara profesional. teman. yang memimpin atletnya dalam upaya mencapai prestasi yang setinggi-tingginya. Fungsi pelatih sebagai pemimpin menarik untuk dikaji dan dievaluasi. Dengan adanya tulisan ini diharapkan dapat dijadikan rujukan guna mengevaluasi para pelatih di dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin atlet/tim. Hal ini tercermin dari interaksi yang terjadi di lapangan. Saat ini kebanyakan pelatih . antara lain yaitu melalui gaya (style) yang merupakan cara kerja yang biasa dilakukan sebagai kekhasan dari seseorang. Pencapaian suatu prestasi di bidang olahraga pada dasarnya merupakan hasil akumulatif dari berbagai aspek/unsur yang mendukung terwujudnya prestasi. Sedangkan atlet mempunyai tugas melakukan latihan sesuai program yang telah ditentukan pelatih. karena salah satu kunci utama dalam keberhasilan para atlet terletak pada kemampuan seorang pelatih dalam memimpin atletnya.

bilamana seorang pelatih tidak tahu bagaimana mengkomunikasikannya kepada para atletnya. tahu. kalau tulang punggung (pelatih) itu sakit.menyususn anggaran. maka atlet juga akan sakit. terutama yang melibatkan metode. "Ada 4 poin yang harus diketahui pelatih. 2. mengorganisasi rencana praktis.1 Ketrampilan teknis Ketrampilan yang melibatkan pengertian dan kecakapan anda dalam suatu aktivitas yang khusus. (2012:72) Secara umum ketrampilan ini dapat dibagikan dalam tiga bagian sebagai berikut.4. dan mengembangkan program latihan tahunan Karena ketrampilan teknis ini begitu luas cakupannya. Untuk itu para pelatih diharapkan dapat memahami kinerja seorang pelatih." Sebagai contoh. 21 masih membawakan performance waktu sebagai atlet.2. proses. . paham.". disebut ketrampilan teknis Yang termasuk dalam ketrampilan teknik ini antara lain: menentukan tujuan. mengelola pertandingan tim dengan sukses. maka diperlukan pengembangan ketrampilan manajemen olahraga khususnya kepelatihan yang memadai yang dapat mengantarkan seorang pelatih agar dapat memaksimalkan daya guna kepelatihannya. dan mampu menjadi pelatih. Menurut Harsuki. mungkin akan tidak banyak hasilnya mempunyai semua ahli-ahli teknik keolahragaan tingkat dunia. "Pelatih itu adalah tulang punggung cabang olahraga. Oleh karena banyaknya factor- faktor yang dapat menjadikan seorang pelatih berhasil. prosedur dan teknik. Yaitu. Pelatih harus mengilhami dirinya menjadi panutan dan teladan bagi atlet di suatu cabang olahraga. Jadi. mengerti.

Pengorganisasian (organizing). dan pengelolaan situasi konflik yang potensial Memperbaiki ketrampilan manusia anda akan memperbaiki prestasi coaching anda secara menyeluruh. .3 Ketrampilan Konsep Kemampuan anda mengenali bagaimana berbagai coaching berfungsi tergantung pada satu dengan yang lainnya dan bagaimana perubahan pada satu aspek mempengaruhi aspek-aspek yang lain adalah suatu ketrampilan konsep Contoh kemampuan untuk melihat bagaimana barbagai aspek dari persiapan mental berkaitan dengan persiapan psikologis untuk dapat menghasilkan prestasi puncak Contoh lain dalam lingkungan coaching adalah kemampuan untuk melihat bagaimana ketrampilan manusia digabungkan dengan ketrampilan teknis untuk menghasilkan suatu situasi optimal untuk perkembangan atlet. seperti Perencanaan (Planning).4. 22 maka dalam ketrampilan ini akan dibatasi pada ketrampilan manajemen teknis. dan bekerja baik dengan mereka dalam lingkungan olahraga.2 Ketrampilan Manusia Kemampuan pelatih untuk menyesuaikan diri dengan orang-orang. sangat tergantung pada ketrampilan manusia Ketrampilan ini sangat penting dalam mempertahankan keharmonisan regu. Pengawasan (controlling) 2.4. Kepemimpinan (leading).2. penyebab terjadinya perubahan yang diperlukan.2. memotivasi mereka. 2.

Atlet dunia telah mulai berlatih sejak usia dini yaitu umur 8 sampai umur 10 tahun dan mencapai prestasi puncak pada umur 18 sampai umur 20 tahun. Sumber:Wordpress. 105:2012) Pengorganisasian juga berarti mempersatukan orang-orang pada tugas yang saling berkaitan. Khusus dalam pemilihan calon atlet di daerah tidak terlepas dari kegiatan alami atau apa kegiatan sehari-hari yang dilakukan di daerah tersebut.karena atlet adalah merupakan objek yang menjadi factor yang berpengaruh terhadap berhasil tidaknya suatu cabang olahraga dapat berprestasi merupakan sesuatu yang mutlak harus dimiliki oleh suatu cabang olahraga.2. disamping kemauan atau keinginan calon atlet tersebut. kondisi alam. Istilah pengorganisasian berasal dari perkataan “organism”.6 Arti Organisasi pengorganisasian berarti mempersatukan sumber-sumber daya pokok dengan cara yang teratur dan mengatur orang-orang dalam pola yang sedemikian rupa. hingga mereka dapat melaksanakan aktivitas-aktivitas guna mencapai tujuan yang telah ditentukan. 23 2.5 Potensi Atlet Sumber daya atlet memiliki peran yang sangat strategis dalam pola pembinaan olahraga. ( Harsuki. . sehingga dapat mencapai prestasi yang optimal.com 2. Mekanisme pembinaan olahraga prestasi semestinya dimulai dari tahap pemanduan bakat (talent scouting). Atlet adalah seseorang yang telah melakukan pelatihan dari salah satu cabang olahraga secara kontinyu dalam waktu tertentu serta telah menunjukkan peningkatan prestasi secara bertahap.2.

salah satu bagian penting tugas pengorganisasian adalah mengharmoniskan suatu kelompok orang-orang berbeda. siapa yang melaksanakan pekerjaan dan seperti apa. misalnya siapa yang mengambil keputusan. Pengorganisasian menyebabkan timbulnya sebuah struktur organisasi yang dapat dianggap sebagai sebuah kerangka yang merupakan titik pusat. mempertemukan berbagai macam kepentingan dan memanfaatkan kemampuan-kemampuan yang kesemuanya itu menuju kearah tertentu. sehingga manusia dapat menggabungkan usaha-usaha mereka dengan baik. 106:2012) . yang berarti tindakan-tindakan simultan unit individual atau terpisah yang bersama-sama menghasilkan efek total yang lebih besar dibandingkan dengan jumlah komponen-komponen individual. (2012:105) menyatakan bahwa definisi pengorganisasian adalah sebagai berikut. Dengan kata lain. George R. Apabila suatu kelompok yang terdiri dari dua orang atau lebih bekerjasama kearah suatu tujuan bersama. Pengorganisasian adalah tindakan mengusahakan hubungan-hubungan kelakuan yang efektif antara orang- orang. (Harsuki. Terry (1986) dalam Harsuki. maka hubungan antara mereka dapat menimbulkan permasalahan. Harapannya adalah dapat dicapainya sinergi. 24 yang merupakan sebuah entitas dengan bagian-bagian yang terintegrasi sedemikian rupa sehingga hubungan mereka satu sama lain dipengaruhi oleh hubungan mereka dengan keseluruhan. tindakan apa yang perlu dilakukan apabila terdapat kondisi-kondisi tertentu. hingga mereka dapat bekerja sama secara efisien dan demikian memperoleh kepuasan pribadi dalam hal melaksanakan tugas-tugas tertentu dalam kondisi lingkungan tertentu guna mencapai tujuan atau sasaran tertentu.

dan peralatan kesehatan. 25 Pengorganisasian merupakan sebuah kasus. Sumberdaya materi terdiri atas pralatan administrasi kantor.7 Pengertian Sarana dan Prasarana Pengembangan olahraga prestasi juga didukung oleh adanya sarana- prasarana yang memadai atau sesuai dengan standar yang digunakan dalam pertandingan resmi cabang olahraga tersebut. Sumber: Wordpress.Dana Untuk sumberdaya fasilitas terdiri atas: (1) atlet dan (2) pelatih.bahwa sarana dan prasarana merupakan faktor pendukung keberhasilan pembinaan olahraga. akses pada kesempatan pendidikan yang memadai. dimana berbeda halnya dengan ilmu pasti dasar. akses pada kesempatan pendidikan yang memadai.2. termasuk dukungan dari media. alat dan sumber daya fasilitas terdiri dari sarana olahraga (dan gedung/tempat latihan atlet). yang harus tersedia bagi setiap upaya peningkatan prestasi sebagai tujuan utama pembinaan olahrga. akses dengan transportasi mudah. kebutuhan sarana dan prasarana perlu memperhatikan tiga faktor:Kualitas. Untuk atlet terdiri atas: pemondokan dan maknan yang baik dan dekat dengan lokasi latihan.com . akses dengan tempat kerja yang relatif dekat.sumber daya sarana-prasarana dalam olahraga dibagi menjadi dua yaitu: sumber daya materi dan sumberdaya fasilitas.Kuantitas. Pengorganisasian dapat menimbulkan efek yang sangat baik atas usaha menggerakan dan pengawasan manajerial. 2. dukung masyarakat. jumlahnya adalah lebih besar dibandingkan dengan jumlah bagian-bagian individualnya.

gedung olahraga (hall).2. Dalam olaharaga prasarana didefinisikan sebagai sesuatu yang mempermudah atau memperlancar tugas dan memiliki sifat yang relatif permanen.1 Prasarana Olahraga Secara umum prasarana berarti segala sesuatu yang merupakan penunjang terselenggaranya suatu proses (usaha atau pembangunan). lapangan tenis. Gedung olahraga dapat digunakan sebagai prasarana pertandingan bola voli. Gedung olahraga merupakan prasaran berfungsi serba guna yang secara berganti-ganti dapat digunakan untuk pertandingan beberapa cabang olahraga. Tetapi segala sesuatu di luar arena ikut memperlancar jalannya aktifitas olahraganya juga disebut prasarana.2 Sarana Olahraga Istilah saran olahraga adalah terjemahan dari “facilities”.(2000:6) Sarana olahraga dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu: . yaitu sesuatu yang dapat digunakan dan dimanfaatkan dalam pelaksanaan kegiatan olahraga atau pendidikan jasmani.(Soepartono.5:2000) Berdasarkan definisi tersebut dapat disebutkan beberapa contoh prasarana olahraga ialah: lapangan bola basket. 26 2.7.7. pertandingan bulutangkis dan lain-lain. 2. Menurut Soepartono. stadion atletik dan lain-lain. stadion olahraga. Pengertian prasaranase sebenarnya bukan hanya terbatas pada hal-hal yang terkait dengan arena kegiatan olahraga saja.2.

4 Pendanaan Pendanaan adalah penyediaan sumber daya keuangan yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara. (Soepartono. 2.2. ialah sesuatu yang digunakan. Dalam pembicaraan sehari-hari istilah fasilitas olahraga ini sudah populer. dan/atau sumber dana lain yang dibelanjakan untuk penyelenggaraan . misalnya: bola. raket pemukul dan lain-lain.berdasarkan batasan diatas.2. bendera untuk tanda. dan lain-lain. . Seperti halnya prasarana olahraga. 27 1. contoh: peti lincat. Sesuatu yang dapat dimainkan atau dimanipulasi dengan tangan atau kaki. Sesuatu yang melengkapi kebutuhan prasarana misalnya net.7. sehingga tidak ada kesulitan jika pada pembicaraan selanjutnya istilah ini kadang-kadang digunakan. garis batas dan lain-lain.6:2000) 2. yaitu . Perlengkapan (device). sarana yang dipakai dalam kegiatan olahraga pada masing-masing cabang olahraga tersebut dipakai sebagai materi kegiatan. Peralatan (apparatus).7.3 Fasilitas Olahraga Fasilitas olahraga ialah semua prasarana olahraga yang meliputi semua lapangan atau bangunan olahraga beserta perlengkapnnya untuk melaksanakan program kegiatan olahraga. palang sejajar. istilah fasilitas olahraga sudah mencakup pengertian sarana dan prasarana perlengkapan. 2. anggaran pendapatan dan belanja daerah.

apabila teknik pegangan raket salah dari sejak awal. benar tidaknya cara memegang raket akan sangat menentukan kualitas pukulan seseorang.(syahri Alhusin.1 Pegangan Raket (Grip) Permainan bulutangkis dikenal sebagai olahraga yang banyak menggunakan pergelangan tangan. (http://penelitihukum.2. Cara pegangan raket yang benar adalah raket harus dipegang dengan menggunakan jari-jari tangan (ruas jari tangan) dengan luwes. Salah satu teknik dasar bulutangkis yang sangat penting dikuasai secara benar oleh setiap calon pebulutangkis adalah pegangan raket. merupakan modal penting untuk dapat bermain bulutangkis dengan baik pula. Karena itu.8 Teknik Dasar Bulutangkis 2. namun harus tetap bertenaga pada saat memukul kok. Oleh karena itu.org/tag/pengertian- pendanaan/) 2.8.24:2007) .2. rileks. (Pasal 1 Angka 19 UU Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman). Hindari memegang raket dengan cara menggunakan telapak tangan seperti memeganggolok. Menguasai cara dan teknik pegangan raket yang betul. Pegangan raket yang benar adalah dasar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua jenis pukulan dalam permainan bulutangkis. 28 perumahan dan kawasan permukiman sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. sulit sekali meningkatkan kualitas permainan.

sehingga berat badan tetap berada pada kedua kaki dan tetap menjaga keseimbangan tubuh. sehingga posisi pinggang tetap tegak dan rileks. sehingga pemain dapat melakukan pukulan dengan mudah.2.3.8.2 Footwork Footwork adalah gerak kaki untuk mendekatkan diri pada posisi jatuhnya shuttlecock. sehingga dengan sikap yang baik dan sempurna itu.2. dapat secara cepat bergerak ke segala penjuru lapangan permainan.3 Sikap dan Posisi Sikap dan Posisi Berdiri diLapangan Sikap dan posisi berdiri di lapangan harus sedemikian rupa. Raket harus dipegang sedemikian rupa. Harus berdiri sedemikian rupa. Untuk bisa memukul dengan posisi balk. Tekuk kedua lutut. Menurut syahri Alhusin (2007:30-31) Beberapa faktor yang harus diperhatikan: 1.2. 2. sehingga lengan bagian atas yang memegang raket tetap bebas bergerak. Kedua kaki terbuka selebar bahu dengan posisi kaki sejajar atau salah satu kaki diletakkan di depan kaki lainnya.(syahri Alhusin. Kedua lengan dengan siku bengkok pada posisi di samping badan.8. Kecepatan gerak kaki tidak bisa dicapai kalau footwork-nya tidak teratur.30:2007) Footwork merupakan dasar untuk bisa menghasilkan pukulan berkualitas. sehingga kepala (daunnya) raket berada lebih .4. yaitu apabila dilakukan dalam posisi baik. . seorang atlet harus memiliki kecepatan gerak. berdiri pada ujung kaki. 29 2.

4 Servis Dalam aturan permainan bulutangkis. biasanya . sangat penting dikuasai secara benar oleh setiap pemain. juga pemain tidak memberikan perhatian khusus untuk melatih dan menguasai teknik dasar ini.3. Ini sebagai syarat untuk meningkatkan kualitas ketrampilan memukul kok. Lakukan gerak Iangkah ke depan. banyak pelatih.2. Hindari berdiri dengan telapak kaki di lantai (bertapak) pada saat menunggu datangnya kok. sikap tersebut merupakan kekeliruan besar. yaitu servis pendek. 2. 30 tinggi dari kepala. Dalam permainan bulutangkis. ada tiga jenis servis. sangat efektif sebagai upaya untuk memukul kok. dan flick atau servis setengah tinggi. Kita mengetahui bahwa angka/poin dalam permainan bulutangkis tidak akan tercipta. ke samping kanan dan kiri pada saat memukul kok. Senantiasa waspada dan perhatikan jalannya kok selama permainan berlangsung. ke belakang. atau pada saat bergerak untuk memukul kok. lambat kembali ke bagian tengah lapangan. Senantiasa berdiri dengan sikap dan posisi yang tepat di atas Iapangan.kurang. Gerak Iangkah sambil meluncur cepat. Oleh karena itu.8. servis merupakan modal awal untuk bisa memenangkan pertandingan. sambil tetap memperhatikan keseimbangan tubuh.2.5. servis tinggi. Dengan kata lain. Namun.4. apabila pemain tidak mahir melakukan servis dengan benar. seorang pemain tidak bisa mendapatkan angka apabila tidak bisa melakukan servis dengan baik. Sikap dan Tahap Kerja Langkah Kaki Sikap dan langkah kaki yang benar dalam permainan bulutangkis. Namun. Beberapa faktor yang harus diperhatikan: 1.

(Syahri Alhusin. 31 servis digabungkan ke dalam jenis atau bentuk yaitu servis forehand dan backhand. Masing-masing jenis ini bervariasi pelaksanaanya sesuai dengan situasi permainan di lapangan. 33:2007) .

2009:44) 1) Urutan kerja apakah yang harus dilakukan dalam melaksanakan penelitian? 2) Alat-alat apa saja yang digunakan dalam mengukur ataupun dalan mengumpulkan data? 3) Bagaimana melaksanakan penelitian tersebut? 3. Karena itu sebelum melaksanakan penelitian. seorang peneliti perlu menjawab tiga buah pertanyaan pokok sebagai berikut: (Moh. Desain penelitian harus sesuai dengan metode penelitian yang dipilih.Nazir. Prosedur serta alat yang digunakan dalam penelitian harus cocok dengan metode penelitian yang digunakan. 32 BAB III METODE PENELITIAN 3. metode yang dipilih berhubungan erat dengan prosedur.1 Metode Penelitian Peneliti dapat memilih berjenis-jenis metode dalam melaksanakan penelitiannya. alat. Pembinaan Atlet serta Sarana dan Prasarana di Klub Bulutangkis. Sudah terang. 32 . serta desain penelitian yang digunakan.2 Variabel Penelitian Dalam penelitian ini variabel yang dibahas yaitu mengenai keadaan Organisasi.

3 Tempat Penelitian Yaitu tempat Pembinaan prestasi atlet bulutangkis di Klub Bulutangkis PB.5. Dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. (Lexy J. 3. Meleong. 33 3.1 Responden Adalah orang yang yang melakukan jawaban saat interviu atau wawancara.4 Jenis Penelitian Menurut Moh. suatu objek. Nazir (2009:54). Hamas Ngaliyan Semarang. suatu set kondisi. 3. Aktivitas Klub serta Dokumen. suatu sistem pemikiran. selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain. gambar. 2001:11) 3. Pelatih serta Atlet di Klub Bulutangkis. 2001:157). penelitian deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia. dan bukan angka-angka. Dalam hal ini peneliti melakukan interviu dengan responden Pemilik Klub. Meleong. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Responden. ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. .5 Sumber data Menurut lofland dalam Meleong (1984:47) sumber data utama dalam penelitian kualitatif ialah kata-kata. Fasilitas. tindakan.(Lexy J. yaitu data yang dikumpulkan adalah berupa kata-kata.

2 Fasilitas Klub Yaitu Fasilitas yang dimaksud adalah sarana dan prasarana yang berupa tempat latihan. (2009:193-194) Wawancara adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara Tanya jawab.3 Aktivitas Klub Segala tindakan dan tingkah laku seseorang yang berkaitan dengan aspek- aspek pembinaan prestasi olahraga yang berlangsung di tempat kegiatan yang berhubungan dengan pembinaan prestasi olahraga.5. 3.5.6 Teknik Pengumpulan Data 3.4 Dokumen Adalah catatan tertulis dan foto atau gambar yang diperoleh dari tempat peneliti dan berkaitan dengan aspek produksi dan dapat dijadikan data yang pasti. Nazir.5.1 Wawancara (Interview) Menurut Moh. sambil bertatap muka antara sipenanya atau pewawancara dengan sipenjawab atau responden dengan menggunakan alat yang dinamakan interview guide (panduan wawancara).6. 34 3. wawancara adalah proses pengumpulan data untuk . serta alat-alat yang digunakan untuk kegiatan pembinaan prestasi olahraga. 3. 3. Walaupun wawancara adalah proses percakapan yang berbentuk Tanya jawab dengan tatap muka.

sertivikasi dan prestasi dari klub PB. antara lain: (Moh. 4. yaitu meliputi 2. Nazir. b) Respoden selalu menjawab pertanyaan. tetap harus selalu bersifat netral. Pembinaan 1. 2009:194) a) Pewawancara dan responden biasanya belum saling mengenal sebelumnya. Beberapa hal dapat membedakan wawancara dengan percakapan sehari-hari. sarana dan prasarana 3. minat dan dalam olahraga merupakan hal Prestasi motivasi atlet yang komplek. peran atlet dalam beberapa factor diantaranya peningkatan adalah organisasi program prestasi latihan. peran pelatih . c) Pewawancara tidak menjuruskan pertanyaan kepada suatu jawaban. d) Pertanyaan yang dinyatakan mengikuti panduan yang telah dibuat sebelumnya (interview guide) Kisi-Kisi Pertanyaan Konsep Aspek Bahasan Upaya mencapai prestasi A. 35 suatu penelitian.

Organisasi 1. manajemen . 6. administrasi 3. peran dan upaya pengurus organisasi dalam pembinaan prestasi 2. latihan 9. tahapan-tahapan yang berkualitas dan dapat pembinaan mencapai prestasi yang 8. aspek-aspek diharapkan dapat menciptakan latihan pemain bulutangkis di PB. strategi pembinaan khusus B. peningkatan Dengan pembinaan olahraga prestasi prestasi yang baik dan benar 5. periode program maksimal. metode latihan Hamas Ngaliyan Semarang 7. 36 Hamas yang merupakan dalam pembinaan prestasi olahraga.

37 C. Prestasi 1. . dalam hal ini peneliti melakukan pengamatan langsung ke lokasi penelitian. prestasi yang di raih 3. 2009:175).6. arti penting prasarana sarana dan prasarana 2. Nazir. sarana dan prasarana yang ada D. keadaan sarana dan prasarana 3. Sarana dan 1. pertandingan yang diikuti 2.2 Pengamatan atau observasi Pengumpulan data dengan observasi langsung atau dengan pengamatan langsung adalah cara pengambilan data dengan menggunakan mata tanpa ada pertolongan alat standar lain untuk keperluan tersebut (Moh.

. transkrip. Reduksi data sebenarnya merupakan kegiatan untuk menyeleksi data yang diperoleh masih dalam data mentah. buku. majalah dan sebagainya. 2006:231) 3. pendapat dan kriteria data-data yang diperlukan penyajian data yang terbaik adalah mudah dilihat.7.7. surat kabar.2009:346) 3.3 Dokmentasi Dokumentasi yaitu Mencari data mengenai hal-hal atau variable yang berupa catatan.2 Penyajian Data Penyajian data adalah mengadakan penyususnan yang berurutan dari data- data yang berdasarkan pemikiran.6. 3. (Suharsimi Arikunto. 38 3. Setelah proses seleksi selesai dapat diperoleh kesimpulan akhir/diverifikasi. Nazir.1 Reduksi Reduksi data merupakan bagian dari analisis yaitu sebagai proses pemulihan data yang diperoleh dari lapangan merupakan data kasar yang masih mentah. karena dengan analisislah data tersebut dapat diberi arti dan makna yang berguna dalam memecahkan masalah penelitian. di baca dan dimengerti tentang apa yang sedang terjadi dan tindakan apa yang akan dilakukan selanjutnya. (Moh.7 Teknik analisis data Analisis data merupakan bagian yang amat penting dalam metode ilmiah.

3 Menarik kesimpulan atau verifikasi Analisis data merupakan analisis kualitatif yaitu suatu proses yang dimulai sejak pengumpulan data dilapangan. 39 3. kemudian diperiksa dan diurutkan.7. dikelompokan dan dikategorikan selanjutnya dianalisis apabila ada data yang penting belum dimasukan maka akan ditanyakan kembali sehingga dilakukan tahap lagi dari pengumpulan data sampai seterusnya oleh karn aitu teknik ini adalah simpulan dari tahap ke tahap lainnya. .

Sesuai dengan permasalahan penelitian ini terkait dengan keadaan organisasi.1 Hasil Penelitian Setelah melakukan proses penelitian meliputi Observasi. Hamas Masrokhan merupakan salah seorang yang benar-benar peduli dengan perkembangan dan pembinaan bulutangkis khususnya di wilayah mangkang dan sekitarnya sebagai seorang pengusaha yaitu bergerak di bidang kontruksi ingin hasil yang didapat dari kegiatan usahanya dituangkan dalam bentuk kegiatan sosial. sarana prasarana serta pembinaan prestasi di klub bulutangkis PB. 40 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4. 40 . Hamas Pemilik PB. 4. Dokumentasi dan Wawancara di PB.1 Perkembangan Klub PB. maka langkah selanjutnya menganalisis data hasil penelitian dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif.1. Hamas Salah satu perkumpulan bulutangkis di semarang yang masih baru namun memiliki prestasi yang cukup membanggakan adalah PB. Hamas Ngaliyan Semarang Hasil penelitian ini merupakan deskripsi jawaban responden serta observasi langsung di PB Hamas Ngaliyan Semarang. berawal dari kondisi tersebut Masrokhan yang juga senang akan olahraga ingin menuangkan ide-idenya dengan mencoba mendirikan perkumpulan bulutangkis. Hamas Ngaliyan Semarang.

Tahun 2005 di tambah lagi satu lapangan kemudian. tempat bermain dan berlatih di bengkel tersebut tepatnya tahun 2002 dapat dikatakan masih belum lengkap dimana lantai dari paving serta kondisi lingkungan sekitar yang banyak dengan peralatan kerja. Untuk merawat lapangan tersebut maka masrokhan menyewakannya dengan tarif enam ribu rupiah rupiah untuk setiap satu jam penggunaan. . namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat untuk mengembangkan bulutangkis khususnya untuk warga sekitar kemudian sedikit demi sedikit jika memiliki keuntungan dari proyek kontruksinya yang digarap maka di kembangkanlah lapangan bulutangkis baru yaitu yang kini ditempati dan meninggalkan lapangan bengkel. 41 Awalnya Masrohkan yang bergerak di bidang kontruksi memiliki bengkel atau workshop kemudian bengkel tersebut siang digunakan untuk kegiatan kerja usaha maka sore harinya dibersihkan dan kemudian digunakan untuk tempat kegiatan bulutangkis. kini empat lapangan sudah terselesaikan dengan kondisi yang cukup memadai ditambah dengan bantuan penerangan sehingga dapat dimainkan malam hari. hasil semangat kerja keras dan ketekunan dari masrokhan ternyata membuahkan hasil yang cukup mengembirakan. tahun 2006 di menjadi 4 lapangan. awalnya ditahun 2004 baru di buat dua lapangan namun dengan tekat bulat dan bekerja dengan kejujuran dan sesuai perjanjian beberapa pengusaha mulai menaruh kepercayaan pada usaha kontruksi yang di kerjakan masrokhan otomatis kondisi tersebut membuat keuangannya semakin kuat dan membaik dan terus dapat mengembangkan lapangan bulutangkis baru atau penambahan lapangan baru.

Hamas membutuhkan ketekunan dan kesabaran awalnya PB. provinsi. setelah tahun 2007 hanya tiga anak yang mau mendaftar maka di tahun berikutnya meningkat menjadi tujuh anak dan di tahun 2009 bertambah signifikan menjadi lima belas anak setelah lima tahun berdiri keberadaannya mulai di kenal para pecinta bulutangkis kini PB. Hamas sehingga ke depan atlet potensial tersebut mendapatkan pelatihan serta memiliki kemampuan teknis yang mendukung bakatnya. Hamas memiliki dua puluh enam atlet terdiri dari tujuh belas atlet putra dan sembilan atlet putri. . Mendirikan PB. Hamas hanya tiga orang yang mau berlatih di tempat tersebut. Masrokhan berupaya agar masyarakat yang memiliki bakat dibidang bulutangkis namun kurang dengan dana memadai sekiranya dapat ditampung diPB. maupun nasional. Hamas dengan mendaftarkan ke PBSI kota semarang masrokhan mendirikan PB. 42 Tahun 2007 hamas mulai dirikan dengan tekat maka di bulan januari 2007 beliau mndirikan PB. namun semangat membara serta tekat yang diterapkan membuat PB. Hamas sebagai sikap melihat kondisi perbulutangkisan baik ditingkat kota. Hamas mulai perlahan dikenal olah masyarakat sekitar.

Hamas awalnya mendirikan PB. anak. Hamas Atlet adalah seseorang yang telah melakukan pelatihan dari salah satu cabang olahraga secara kontinyu dalam waktu tertentu serta telah menunjukkan peningkatan prestasi secara bertahap. 43 4. .1.Wordpress. dan taruna untuk mendidik para atlet tersebut maka di tangani pelatih sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. disamping kemauan atau keinginan calon atlet tersebut.com Mendidik anak pemula mempunyai teknik tersendiri sesuai dengan sifat anak yang kadang rajin kadang malas sesuai dengan kondisi hatinya saat itu maka. Sumber:Wordpress. Khusus dalam pemilihan calon atlet di daerah tidak terlepas dari kegiatan alami atau apa kegiatan sehari-hari yang dilakukan di daerah tersebut. kondisi alam. dini. Hamas memiliki dua puluh enam atlet terdiri dari tujuh belas atlet putra dan sembilan atlet putri. pemula remaja. Atlet di kelompokan dalam beberapa kelas yaitu pra dini. Hamas hanya tiga orang yang mau berlatih di tempat tersebut namun semangat membara serta tekat yang dicangkan masrokhan membuat PB. Hamas mulai perlahan di kenal olah masyarakat sekitar. setelah tahun 2007 hanya tiga anak yang mau mendaftar maka di tahun berikutnya meningkat menjadi tujuh anak dan di tahun 2009 bertambah signifikan menjadi lima belas anak setelah lima tahun berdiri keberadaannya mulai di kenal para pecinta bulutangkis kini PB.2 Atlet PB.com Menurut Masrohkan selaku pemilik PB.

44

pelatih harus memiliki teknik tersendiri dalam menangani anak untuk usia di

bawah 10 tahun demikian pula yang di terapkan pelatih yang di tugaskan khusus

untuk menangani atlet anak-anak.

Menurut Eko Ali Mahmudi selaku pelatih di PB.Hamas tidak ada aturan

khusus agar anak mau berlatih, namun yang diperlukan adalah pedekatan khusus

dalam menangani kondisi anak pelatih harus mengerti kejiwaan anak saat tidak

ingin berlatih.

4.1.3 Pelatih PB.Hamas

Pelatih adalah seorang yang profesional yang tugasnya membantu

olahragawan dan tim dalam memperbaiki penampilan olahraga. Karena pelatih

adalah suatu profesi, maka sebaiknya pelatih harus dapat memberikan pelayanan

yang sesuai dengan standar/ukuran professional yang ada.

PB. Hamas memiliki pelatih yang sesuai dengan kapasitasnya masing-

masing yaitu ada tiga pelatih, Sofyan menangani Pemula, Eko Ali Mahmudi

menangani atlet anak, Fentri menangani atlet usia taruna. Masing-masing pelatih

tersebut diharapkan mampu mendidik serta membina atlet-atlet bulutangkis di PB.

Hamas sehingga ke depan mereka bisa menjadi atlet bulutangkis yang handal

tangguh.

4.1.4 Pendanaan PB. Hamas

Pendanaan adalah penyediaan sumber daya keuangan yang berasal dari

anggaran pendapatan dan belanja negara, anggaran pendapatan dan belanja

45

daerah, dan/atau sumber dana lain yang dibelanjakan untuk penyelenggaraan

perumahan dan kawasan permukiman sesuai dengan ketentuan peraturan

perundang-undangan. (Pasal 1 Angka 19 UU Nomor 1 Tahun 2011 Tentang

Perumahan dan Kawasan Permukiman). (http://penelitihukum.org/tag/pengertian-

pendanaan/)

Menurut Mursid selaku pengurus di PB. Hamas Pendanaan di PB. Hamas

terjangkau dan sangat membantu para atlet yang ingin mengembangkan

potensinya tanpa memikirkan biaya, untuk mengembangkan bulutangkis di

kawasan ini adalah dengan melakukan subsidi seharusnya setiap anak dikenakan

biaya sebesar Rp 350.000/bulan untuk membayar pelatih, membeli kok namun

atas kemauan pemilik sendiri mensubsidi sebesar Rp200.000/anak, jadi setiap

atlet hanya berkewajiban membayar sebesar Rp150.000/bulan, bahkan ada anak

yang membayar setengah pemilik tidak keberatan dan tetap menerimanya bahkan,

ada anak yang memiliki teknik kemampuan bagus anak itu dapat di gratiskan

untuk ikut berlatih di PB. Hamas.

4.1.5 Program Latihan PB. Hamas

Menurut Sukadiyanto (2002:5-6) istilah latihan berasal dari kata dalam

bahasa Inggris yang dapat mengandung beberapa makna seperti: practice,

exercises, dan training. Pengertian latihan yang berasal dari kata practise adalah

aktivitas untuk meningkatkan keterampilan (kemahiran) berolahraga dengan

menggunakan berbagai peralatan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan cabang

olahraganya.

46

Menurut Eko Ali Mahmudi selaku pelatih latihan di PB. Hamas

dilaksanakan Satu minggu pertemuan empat kali yaitu hari selasa, rabu, kamis,

minggu. Selasa fokus ke drill (mengatur kecepatan), rabu struk (mengatur akurasi

pukulan) kamis di game dan hari minggu ke fisik yaitu naik ke bukit/ hutan

setelah itu ke game. Pembinaan melalui latihan di PB. Hamas dilaksanakan setiap

hari selasa, rabu, dan kamis mulai pukul 14.00-20.00 Wib khusus untuk hari sabtu

diutamakan bagi yang telah terampil yaitu pukul 16.00-20.00 Wib sedangkan hari

minggu tambahan yaitu pukul 07.00-11.00.

Table 4.1 latihan harian

Macam latihan Lamanya latihan
Latihan pemanasan 15 - 30 menit
Latihan inti meliputi drill (mengatur 120 - 180 menit
kecepatan), struk ( mengatur akurasi
pukulan)
Latihan pendinginan (colling down) 15 - 30 menit
Sumber PB. Hamas Ngaliyan Semarang

metode latihan umum: 1) Program Latihan Lari dilakukan setiap hari

minggu yaitu mengelilingi areal perhutani yang ada didekat klub selama 15-30

menit, 2) Program Latihan Senam yaitu Bentuk-bentuk latihan senam peregangan

untuk seluruh bagian tubuh dan persendian harus mendapat perhatian. 3) Latihan

Pemanasan: a) jarak pendek yang bervariasi seperti lari sambil angkat paha/lutut,

lari mundur, lari maju dan ke samping. b) Melakukan gerakan-gerakan senam

yang bersifat mere-gang otot tungkai, paha belakang, depan, lengan, pergelangan

kaki, pinggang, otot bahu, dll. 4) Latihan Pendinginan Latihan ini dilakukan

setelah program latihan selesai dilaksanakan sebagai upaya agar bagian otot yang

prestasi meningkat tanpa di manajemeni dengan baik pasti tidak akan berjalan lancar. Hamas PB. melakukan langkah lebar dengan tiba-tiba. Segala sesuatu kalau tidak di topang dengan organisasi yang bagus pasti tidak akan lama. Alasan membuat Klub PB. Hamas karena menyikapi yang selama ini ada kemunduran prestasi bulutangkis juga memberikan fasilitas untuk kalangan yang ekonominya berkurang sehingga anak-anak yang mempunyai potensi dapat kita angkat sesuai dengan kemampuan mereka terutama .1 Keadaan Organisasi PB.2 Pembahasan 4. pemain melakukan gerakan-gerakan seperti meloncat ke depan. Bentuk latihannya adalah senam dan gerakan meregang. 6) Latihan Kecepatan adalah melatih kecepatan tungkai/kaki. ke belakang. jarak enam meter (shuttle run) itu dilakukan secara kontiu. b) Lari bolak-balik. organisasi sangat berperan untuk kelanjutan program program yang sudah ada. 47 bekerja berat tadi kembali pada posisi rileks dan tidak kaku. 5) Latihan Kekuatan Pemain bulutangkis sangat membutuhkan aspek kekuatan. itu sudah di tangani dengan baik oleh pengurus dan apabila ada kekurangan baru pemilik yang menambah kekurangan iuran tersebut. ke samping. Hamas cukup baik dilihat dari sistem Administrasi yang cukup baik itu diperoleh untuk iuran sudah mulai tertib jadi setiap bulan anak-anak memberi iuran. memukul sambil loncat.2. serta dengan latihan mengangkat beban. 4.Hamas berdiri pada tanggal 1 januari 2007 dengan mendaftarkan ke PBSI kota semarang. Bentuk-bentuk latihannya antara lain: a) Lari cepat dalam jarak dekat. untuk Organisasi di PB.

. Hamas mereka merasakan keberadaan PB. (2012:105) menyatakan bahwa definisi pengorganisasian adalah sebagai berikut. pengurus.Hamas kebersamaan dengan pemilik. pelatih. Menurut masrokhan PB. hingga mereka dapat bekerja sama secara efisien dan demikian memperoleh kepuasan pribadi dalam hal melaksanakan tugas-tugas tertentu. pemain maupun orang tua yang terpenting adalah adanya kebersamaan menjaga kebersamaan di antara mereka di rasa lebih mudah dalam menyelesaikan permasalahan yang muncul baik permasalahan pelatihan.( Hasil Wawancara tanggal 11 juni 2013) Menurut George R. 48 dalam dunia bulutangkis jadi bisa memberikan kontribusi untuk anak-anak yang kurang mampu untuk bisa bermain bulutangkis dengan baik akhirnya juga untuk prestasi dan berguna untuk diri sendiri serta bermanfaat untuk masyarakat. Hamas. untuk kedepannya melalui rasa kekeluargaan yang ada tersebut di harapkan dapat mewujudkan PB. pelatih. orang tua maupun pemilik klub terjadi dengan baik tidak ada sekat-sekat di antara mereka setiap permasalahan yang muncul di PB. Terry (1986) dalam Harsuki. pengurus. Pengorganisasian adalah tindakan mengusahakan hubungan-hubungan kelakuan yang efektif antara orang- orang. baik itu masalah pembinaan atlet maupun kemajuan dari PB.Ditempat ini nuansa rasa kekeluargaan terasa sangat kental sekali antara atlet. Hamas selalu di musyawarahkan bersama. Hamas berbeda di bandingkan yang lainnya. Hamas dan atlet itu tersendiri lebih mandiri dan berjuang untuk menjadi yang terbaik. keuangan maupun pertandingan yang akan dihadapi hal ini juga diakui para orang tua yang putra- putri mereka ikut berlatih di PB.

Untuk mencapai prestasi atlet secara maksimal dan optimal diperlukan pembinaan yang terprogram. Ditargetkan Supaya atlet mempunyai mental yang kuat di lapangan karena dengan mempuyai mental kuat atlet akan merasa percaya diri . dini. Hamas Pembinaan adalah usaha. untuk mencapai prestasi optimal atlet di targetkan mengikuti pembinaan selama 2 tahun untuk bisa mengikuti kejuaraan bulutangkis. tindakan.2. beberapa faktor yang mempengaruhi pembinaan prestasi Faktor fisik. Hamas sendiri untuk program pembinaan sudah berjalan cukup baik dengan merekrut atlet-atlet usia dini dan menggolongkannya sesuai dengan umur yaitu pra dini. pemula remaja. Mangunhardja 1989: 134) dalam Arif Setyawan (2005: 7). untuk itu klub memberikan 3 pelatih sesuai dengan kapasitasnnya masing-masing. dan kegiatan yang dilakukan secara berdaya guna dan berhasil untuk meningkatkan atau memperoleh hasil yang lebih baik (A. diperlukan daya melatih yang terprogram dan kontiu. PB. Atlet yang mempunyai kemampuan skiil yang lebih ada tambahan tersendiri untuk mengasah kemampuan atlet yaitu dengan melatih anak di luar jam latihan agar bakat yang dimiliki bisa tercapai dengan optimal. Menurut Eko Ali Mahmudi untuk atlet usia dini dibutuhkan arahan dan pendekatan supaya anak tertarik yaitu dengan permainan seperti memindahkan kok atau lari-lari kecil dulu agar anak merasa senang dan ingin bermain bulutangkis. sangat mempengaruhi dalam pencapaian prestasi atlet. kecerdasan atlet. terarah dan berkesinambungan serta didukung dengan beberapa faktor penunjang yang memadai. anak. 49 4.2 Pembinaan Prestasi Olahraga PB. stamina.

50

saat bertanding dan prestasi akan menyusul bila atlet mempunyai mental yang

baik.

Menurut mursid Prestasi yang pernah dicapai PB. Hamas Tahun 2009

Juara umum tiga Walikota Cup, Tahun 2010 juara umum dua Walikota Cup,

prestasi yang terakhir di Kendal piala karesidenan Hamas dengan memunculkan

sepuluh finalis sekaligus menjadi juara umum prestasi yang diraih dibuktikan

dengan jumlah tropi yang ada.(Hasil wawancara tanggal 11 juni 2013)

Menurut Farah Audina selaku atlet harapan setelah mengikuti pembinaan

prestasi di PB. Hamas adalah Bisa jadi atlet yang hebat, tidak hanya ditingkat

kota, tapi ditingkat provinsi, nasional bahkan sampai internasional dan membantu

untuk pelatihan anak-anak yang baru masuk klub PB. Hamas anak-anak pra dini-

usia dini. (Hasil wawancara tanggal 11 juni 2013)

Latihan di PB. Hamas dilaksanakan Satu minggu pertemuan empat kali

yaitu hari selasa, rabu, kamis, minggu. Selasa fokus ke drill , rabu struk kamis di

game yaitu anak-anak melakukan pertandingan untuk melatih agar atlet yang baru

belajar bulutangkis/pemula bisa terbiasa dengan permainan bulutangkis, dan hari

minggu ke fisik yaitu naik ke bukit/ hutan setelah itu ke game. Pembinaan melalui

latihan di PB. Hamas dilaksanakan setiap hari selasa, rabu, dan kamis mulai pukul

14.00-20.00 Wib khusus untuk hari sabtu diutamakan bagi yang telah terampil

yaitu pukul 16.00-20.00 Wib sedangkan hari minggu tambahan yaitu pukul 07.00-

11.00.

51

4.2.3 Sarana Dan Prasarana

Menurut musid Sarana dan prasarana di PB. Hamas sudah mempunyai

sendiri seperti 4 lapangan serta untuk penunjang fisik menggunakan sarana alam

jadi tidak terlalu membebani oleh anak didik, untuk mengembangkan bulutangkis

di kawasan ini adalah dengan melakukan subsidi seharusnya setiap anak

dikenakan biaya sebesar Rp 350.000/bulan untuk membayar pelatih, membeli kok

dan menyewa lapangan namun atas kemauan pemilik sendiri mensubsidi sebesar

Rp200.000/anak, jadi setiap atlet hanya berkewajiban membayar sebesar

Rp150.000/bulan, bahkan ada anak yang membayar setengah pemilik tidak

keberatan dan tetap menerimanya bahkan, ada anak yang memiliki teknik

kemampuan bagus anak itu dapat di gratiskan untuk ikut berlatih di PB. Hamas.

disamping pembinaan juga biasa menyewakan untuk dengan tarif enam ribu

rupiah rupiah untuk setiap satu jam penggunaan sebagai biaya tambahan untuk

merawat lapangan, saat ini PB. Hamas memiliki empat lapangan dengan kondisi

yang cukup memadai di tambah dengan bantuan penerangan sehingga dapat di

mainkan malam hari.

Pengembangan olahraga prestasi juga didukung oleh adanya sarana-

prasarana yang memadai atau sesuai dengan standar yang digunakan dalam

pertandingan resmi cabang olahraga tersebut bahwa sarana dan prasarana

merupakan faktor pendukung keberhasilan pembinaan olahraga, yang harus

tersedia bagi setiap upaya peningkatan prestasi sebagai tujuan utama pembinaan

olahraga. sumber daya sarana-prasarana dalam olahraga dibagi menjadi dua yaitu:

sumber daya materi dan sumberdaya fasilitas. Sumberdaya materi terdiri atas

52

pralatan administrasi kantor, alat dan sumber daya fasilitas terdiri dari sarana

olahraga (dan gedung/tempat latihan atlet), dan peralatan kesehatan.

Keadaan organisasi yang berada di PB. Sarana dan prasarana di klub PB. Program Pembinaan Atlet yang ada sudah sesuai dengan yang diharapkan dengan mengintensifkan Atlet yang mempunyai kemampuan baik. Hamas sehingga dapat memberikan prestasi yang cukup baik untuk tim hal ini dilihat dari prestasi yang di raih dan kejuaraan yang diikuti. Hamas cukup baik ditunjukan dengan pengelolaan Administrasi baik oleh pengurus klub dengan pendanaan yang dibantu oleh pemilik klub untuk membantu atlet yang kurang mampu.2 Saran Berdasarkan simpulan maka beberapa saran yang dapat peneliti berikan antara lain sebagai berikut: 1). Tahapan pembinaan perlu ditingkatkan agar tercipta Atlet yang mempunyai mental juara di PB. namun perlu dilakukan pembenahan. 5. perbaikan dan peremajaan sarana yang ada saat ini. 3). hamas cukup memadai dan sesuai dengan standar yang ada sebagai fasilitas penunjang latihan meskipun perlu dilakukan pembenahan.1 Simpulan Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil beberapa simpulan antara lain: 1). Hamas perlu ditingkatkan dan dibenahi misalkan dengan menerapkan fungsi manajemen serta keaktifan semua anggota pengurus sangat diharapkan dalam rangka memaksimalkan kegiatan agar 53 . 2). 53 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. Kepengurus klub di PB.

Pembinaan Atlet di PB. Hamas perlu dimaksimalkan melalui pembinaan kontinyu dan program latihan yang perlu ditingkatkan. Sarana dan prasarana pelu ditambah dan dilengkapi sebagai penunjang tercapainya prestasi yang maksimal selain itu untuk penunjang fisik atlet hendaknya diberikan alat fitnes sebagai penunjang fisik atlet selain dialam. 54 pembinaan prestasi berjalan lancar. 2). 3). .

Surakarta:CV Seti Aji .2000. 2011.Iowa: Kendall/Hunt Publishing Company Djoko Pekik Irianto. Muhammad Muhyi faruq.1994. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Soepartono. 55 DAFTAR PUSTAKA Arif setiyawan.Theory and Methodologi of Training. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY Syahri Alhusin.Surabaya:PT Gramedia widiasarana Indonesia. 2008. (1993). Pate. (2004).2005. Latihan Beban. New York : Sounders College Publishing. Universitas Negeri Semarang Bloomfield. (2002).Bandung:PT Remaja Rosdakarya Moh Nazir. Rotella dan MC Clenaghan. Terjemahan Sadoso Sumosardjuno. Yogyakarta: Andi Offset Harsuki.skripsi. meningkatkan kebugaran tubuh melalui permainan dan olahraga sepak bola. Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Pedoman praktis berolahraga.Sarana dan Prasarana Olahraga.Jakarta:Departemen Pendidikan Nasional Suharjana. (2007). 2009. Perkembangan Olahraga Terkini Kajian Para Pakar. 2007. O. pengantar manajemen olahraga. Yogyakarta: FIK UNY Suharsimi Arikunto. Moleong. Jakarta:Raja Grafindo Persada Iskandar junjunan. Gemar Bermain Bulutangkis.Jakarta:PT Rineka Cipta Sukadiyanto. Jakarta: CV Janti Lexy J. Scientific Foundationof Coaching. john.jakarta:PT Rajagrafindo Persada ______ 2003. Metode Penelitian. Pengetahuan Praktis Kesehatan dalam Olahraga. 2006. Ackland and Elliot Bruce C.Bogor:PT Ghalia Indonesia. Tudor. Teori dan Metodologi Melatih Fisik Petenis. ilmu olahraga terapan. (1990). 1982. 2012.Applied Anatomy and Biomechanics in sport. Melbourne: Blackell scientific Publications Bompa.1994. Prosedur Penelitian Edisi Revisi VI. Debuque.study pembinaan bola voli pada sekolah bola voli VOKA ’99 Karangobar Banjarnegara.

01) http://penelitihukum.org/tag/pengertian-pendanaan/ (accesed 6 Mei 2013/ 22.com/2012/03/13/strategi-potensi-pembinaan- olahraga-prestasi-di-daerah-dalam-menyongsong-pekan-olahraga-daerah/( accesed 6 Mei 2013/ 22.10) . 56 http://poetrasentence.wordpress.

57 LAMPIRAN-LAMPIRAN .

58 Lampiran 1 .

59 Lampiran 2 .

60 Lampiran 3 .

61 Lampiran 4 .

arti penting sarana pemain dan prasarana bulutangkis di 2. pertandingan yang prestasi yang diikuti maksimal. Prestasi dapat mencapai 1. 3. sertivikasi yaitu meliputi 4. 2. minat dan motivasi prestasi dalam atlet olahraga 2. Sarana dan prasarana 1. tahapan-tahapan sarana dan pembinaan prasarana dan 8. manajemen dapat menciptakan C. periode program prestasi dari klub latihan PB. 7. Pembinaan Prestasi 1. Hamas yang 9. peran dan upaya Dengan pengurus organisasi pembinaan dalam pembinaan olahraga prestasi prestasi yang baik dan 3. 62 Lampiran 5 Kisi-Kisi Pertanyaan Konsep Aspek Bahasan Upaya mencapai A. metode latihan program latihan. prestasi yang di raih . Organisasi 1. B. aspek-aspek latihan adalah organisasi 6. peran atlet dalam merupakan hal peningkatan prestasi yang komplek. sarana dan Semarang yang prasarana yang ada berkualitas dan D. strategi pembinaan merupakan khusus pembinaan prestasi olahraga. administrasi benar diharapkan 4. keadaan sarana dan PB. peran pelatih dalam beberapa factor peningkatan prestasi diantaranya 5. Hamas prasarana Ngaliyan 3.

Adakah strategi pembinaan khusus ketika akan menghadapi pertandingan. Hamas Ngaliyan Semarang? 4. Pengiriman pelatih dari luar apakah pernah dilakukan. Program latihan 1. Jelaskan tentang periode program latihan (jadwal latihan) dalam upaya pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? . Hamas Ngaliyan Semarang? 4. apa yang anda lakukan? 6. Apa yang membuat anda tertarik mengikuti pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Pelatihan apa yang pernah diikuti pelatih anda sebagai pedoman pembinaan olahraga di klub bulutangkis PB. apa ada dukungan dari pihak luar? 2. Adakah tahapan-tahapan pembinaan dalam pembinaan prestasi di klub bulutangkis PB. Apakah ada pengaruh setelah mengikuti pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Bagaimana peran pengurus organisasi dalam pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? 5. Perlukan pelatih yang menangani pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Apakah anda membantu dalam pelaksanaan pembinaan untuk mencapai prestasi optimal. Apakah atlet mendukung hal itu? 10. Hamas Ngaliyan Semarang? 3. jelaskan! C. Hamas Ngaliyan Semarang. Metode latihan apakah yang digunakan dalam pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Sejak kapan anda mengikuti pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? Jelaskan! 3. Bagaimana peran pelatih dalam pembinaan pretasi olahraga di klub bulutangkis PB. 63 Lampiran 6 DAFTAR PERTANYAAN UNTUK ATLET A. Apakah harapan anda dengan mengikuti pembinaan olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang di tambah? B. Hamas Ngaliyan Semarang? 7. Organisasi Menurut pengetahuan anda: 1. Kriteria pelatih yang baik menurut anda bagaimana. Hamas Ngaliyan Semarang? 8. Hamas Ngaliyan Semarang? 2. Pembinaan Prestasi 1. jelaskan! Apakah pelatih anda sudah seperti yang anda harapkan? 9.

Hamas Ngaliyan Semarang sudah layak digunakan dan sesuai standar? 3. Hamas Ngaliyan Semarang? 2. ditambah? 4. Hamas Ngaliyan Semarang? E. Hamas Ngaliyan Semarang. Hamas Ngaliyan Semarang? 5. Sarana dan prasarana apa sajakah yang telah ada di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? D. Apakah semua kegiatan pembinaan prestasi olahrag di klub bulutangkis PB. Bagaimana keadaan sarana dan prasarana yang telah ada di klub bulutangkis PB. Prestasi 1. telah di administrasikan dengan baik? 3. Dari mana sumber dana yang diperoleh organisasi untuk pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Apa saja pertandingan yang pernah diikuti atlet klub? . Hamas Ngaliyan Semarang. Perlukan sarana dan prasarana di klub bulutangkis PB. Apakah kebutuhan sarana dan prasarana di klub bulutangkis PB. Sarana dan prasarana 1. 64 2. Menurut anda apakah sarana dan prasarana membantu dalam proses pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB.

Adakah tahapan-tahapan pembinaan dalam pembinaan prestsi olahraga di klub bulutangkis PB. Metode latihan apa sajakah yang digunakan dalam pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Apakah target yang diharapkan terhadap atlet yang anda bina dalam pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? 2. Sebagai pelatih pelatihan apa saja yang telah anda ikuti sebagai pedoman dalam pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Apa yang membuat atlet anda tertarik mengikuti pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? . Pembinaan Prestasi 1. Hamas Ngaliyan Semarang? 2. 65 Lampiran 7 DAFTAR PERTANYAAN UNTUK PELATIH A. Program Latihan 1. Bagaimana motivasi atlet dalam pencapaian prestasi dalam pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Sejak kapan anda menjadi pelatih di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? B. Hamas Ngaliyan Semarang? 6. Hamas Ngaliyan Semarang? 3. Hamas Ngaliyan Semarang. Pelatih 1. Apa sajakah aspek-aspek latihan yang diterapkan dalam pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Rata-rata berapa lama atlet anda mengikuti pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? 2. Hamas Ngaliyan Semarang? 4. Hamas Ngaliyan Semarang. Hamas Ngaliyan Semarang? 3. Kaitannya dengan pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. peran apa sajakah yang telah anda berikan? 5. Menurut anda faktor apa sajakah yang mempengaruhi pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Pengalaman apa sajakah yang dapat anda ambil selama menjadi pelatih dalam pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. sampai mencapai prestasi puncak? 3. Hamas Ngaliyan Semarang? 4. Bagaimana Cara menangani atlet usia dini? C. Adakah kiat-kiat khusus untuk memaksimalkan kemampuan yang dimiliki atlet anda? 5.

Prestasi 1. sudah layak digunakan dan sesuai standar? 3. Apakah kebutuhan sarana dan prasarana di klub bulutangkis PB. Prestasi yang pernah di raih oleh atlet? . Hamas Ngaliyan Semarang? 2. Hamas Ngaliyan Semarang? 2. Adakah strategi pembinaan khusus ketika akan menghadapi pertandingan. Dari mana sumber dana yang diperoleh organisasi untuk pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? 5. Hamas Ngaliyan Semarang . Hamas Ngaliyan Semarang? F. Organisasi 1. Perlukah sarana dan prasarana di klub bulutangkis PB. Bagaimana keadaan sarana dan prasarana yang telah ada di klub bulutangkis PB. Sarana dan prasarana apa sajakah yang dimiliki klub bulutangkis PB. 66 4. Sarana dan Prasarana 1. jelaskan! D. Bagaimana peran pengurus organisasi dalam pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? E. Menurut anda apakah sarana dan prasarana membantu dalam proses pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang ditambah? 4. Jelaskan tentang periode program latihan (jadwal latihan) dalam upaya pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? 5.

Bagaimana pendapat anda tentang perkembangan pembinaan prestasi olahraga bulutangkis? 2. Hamas Ngaliyan Semarang? 4. Bagaimana keadaan sarana dan prasarana yang dimiliki klub bulutangkis PB. Knapa anda membangun PB. Prestasi yang pernah di raih oleh atlet? . Pembinaan Prestasi 1. Hamas Ngaliyan Semarang dan apa sajakah sarana dan prasarana yang dimiliki ? D. Bagaimana cara yang anda tempuh dalam mengatasi pendanaan untuk kegiatan pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Seberapa besar peran organisasi dalam pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? C. Hamas Ngaliyan Semarang ? 2. Sarana Dan Prasarana 1. Hamas apa alasanya? B. Berapakah jumlah atlet dan pelatih di klub bulutangkis PB. bagaimana contohnya? 3. Prestasi 1. Hamas Ngaliyan Semarang telah diadministrasikan dengan baik. Hamas Ngaliyan Semarang? 2. 67 Lampiran 8 DAFTAR PERTANYAAN UNTUK PEMILIK KLUB A. Bagaimanakah cara yang anda tempuh dalam penyediaan sarana dan prasarana penunjang pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang ? 5. Kapan berdirinya organsasi klub bulutangkis PB. Organisasi 1. Apakah semua kegiatan pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB.

Organisasi 1. sudah layak digunakan dan sesuai standar? 3. Apakah kebutuhan sarana dan prasarana di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang ditambah? 4. Bagaimana peran pengurus organisasi dalam pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? C. Hamas Ngaliyan Semarang? B. Hamas Ngaliyan Semarang? 2. Hamas Ngaliyan Semarang? 5. Sarana dan Prasarana 1. 68 Lampiran 9 DAFTAR PERTANYAAN UNTUK PENGURUS KLUB A. Sarana dan prasarana apa sajakah yang dimiliki klub bulutangkis PB. Dari mana sumber dana yang diperoleh organisasi untuk pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Bagaimana keadaan sarana dan prasarana yang telah ada diklub bulutangkis PB. Prestasi 1. Prestasi yang pernah di raih oleh atlet? . Perlukah sarana dan prasarana di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? 2. Menurut anda apakah sarana dan prasarana membantu dalam proses pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang .

tidak dengan mengikuti hanya ditingkat kota. sekitar tahun pembinaan prestasi olahraga 2005. . pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? Apakah harapan anda Bisa jadi atlet yang hebat. Hamas Ngaliyan Semarang? Apakah ada pengaruh Ada. nasional bulutangkis PB. Karena saya PRESTASI tertarik mengikuti menyukai bulutangkis dan PB. serta pelatihnya Hamas Ngaliyan Semarang. apa ada dukungan dari pihak luar? Sejak kapan anda mengikuti Sejak kelas 5 SD. saya mendapatkan banyak setelah mengikuti teman. lapangan sendiri. pembinaan prestasi olahraga Hamas ini mempunyai fasilitas di klub bulutangkis PB. Hamas bahkan sampai internasional. juga sudah berpengalaman. di klub bulutangkis PB. 69 Lampiran 10 HASIL WAWANCARA Nama : Farah Aulia Profesi : Atlet PERTANYAAN JAWABAN PEMBINAAN Apa yang membuat anda Tidak ada. tapi pembinaan olahraga di klub ditingkat provinsi.

serta anda sudah seperti yang dapat memberikan program yang anda harapkan? dapat meningkatkan prestasi atlet. saya membantu untuk dalam pelaksanaan pelatihan anak-anak yang baru pembinaan untuk mencapai masuk klub PB. apakah pernah dilakukan. Hamas Ngaliyan Semarang? Bagaimana peran pelatih Untuk membina atlet sehingga dalam pembinaan pretasi menjadi atlet yang hebat. ramah. . anda lakukan? Pelatihan apa yang pernah Pelatihan di PB. santai. 70 Ngaliyan Semarang? Apakah anda membantu Iya . dan dapat jelaskan! Apakah pelatih mengerti anak didiknya. Pengiriman pelatih dari luar Sepertinya belum. Hamas (anak- prestasi optimal. Djarum Kudus diikuti pelatih anda sebagai pedoman pembinaan olahraga di klub bulutangkis PB. tegas. apa yang anak pra dini-usia dini). Hamas Ngaliyan Semarang? Kriteria pelatih yang baik Yang berpengalaman. menurut anda bagaimana. olahraga di klub bulutangkis PB.

rabu. Selasa fokus ke pembinaan prestasi olahraga drill. di klub bulutangkis PB. anak. latihan) dalam upaya kamis. Hamas taruna dan masing-masing kelas Ngaliyan Semarang? mempuyai pelatih sendir agar Jelaskan! lebih maksimal. minggu. rabu struk kamis di game di klub bulutangkis PB. dan hari minggu ke fisik yaitu Hamas Ngaliyan Semarang? naik ke bukit/ hutan setelah itu ke game itu dilakukan kontiu . 71 Apakah atlet mendukung hal itu? Perlukan pelatih yang Perlu. agar atlet dapat dilatih menangani pembinaan dengan lebih intensif. Hamas Ngaliyan Semarang di tambah? Program Metode latihan apakah yang metode latihan yang kontiu atau latihan digunakan dalam terus menerus untuk mengasah pembinaan prestasi olahraga kemampuan atlet. bulutangkis PB. Jelaskan tentang periode Satu minggu pertemuan empat program latihan (jadwal kali yaitu hari selasa. Hamas Ngaliyan Semarang? Adakah tahapan-tahapan untuk atlet dikelompokan pembinaan dalam menjadi beberapa kelas yaitu pra pembinaan prestasi di klub dini. efektif dan prestasi olahraga di klub efisien. pemula/remaja dan bulutangkis PB.

bulutangkis PB. saat bertanding tidak gerogi. Hamas Ngaliyan Semarang? Sarana dan Menurut anda apakah sangat membantu karena sarana prasarana sarana dan prasarana dan prasarana sangat penting membantu dalam proses untuk prestasi. . 72 atau terus menerus. Adakah strategi pembinaan pelatih memberikan latihan khusus ketika akan mental dan motivasi agar atlet menghadapi pertandingan. Hamas Ngaliyan Semarang? Apakah semua kegiatan yang saya ketahui sudah cukup pembinaan prestasi olahrag baik. telah di administrasikan dengan baik? Dari mana sumber dana untuk dana dari iuran orang tua yang diperoleh organisasi dan dibantu oleh pemilik klub. di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang. jelaskan! Organisasi Bagaimana peran pengurus saat ini peran organisasi sangat organisasi dalam pembinaan penting untuk memberikan prestasi olahraga di klub motivasi atlet. untuk pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB.

klub bulutangkis PB. ada di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang. piala karesidenan. Hamas Ngaliyan Semarang? Sarana dan prasarana apa lapangan. Hamas Ngaliyan Semarang? Apakah kebutuhan sarana sudah. untuk penunjang fisik sajakah yang telah ada di ada bukit untuk melatih atlet. Hamas Ngaliyan Semarang sudah layak digunakan dan sesuai standar? Perlukan sarana dan perlu. prasarana di klub bulutangkis PB. 73 pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. ditambah? Bagaimana keadaan sarana untuk saat ini cukup baik dengan dan prasarana yang telah 4 lapangan yang sesuai standar. pernah diikuti atlet klub? . Hamas Ngaliyan Semarang? Apa saja pertandingan yang piala walikota. dan prasarana di klub bulutangkis PB.

apa ada dukungan dari pihak luar? Sejak kapan anda mengikuti Sejak kelas 1 Smp. Hamas ditingkat daerah maupun . kemampuan saya menjadi setelah mengikuti lebih terasah. Hamas Ngaliyan Semarang? Apakah ada pengaruh Ada. bulutangkis yang ada didaerah Hamas Ngaliyan Semarang. Hamas Ngaliyan Semarang? Apakah harapan anda bisa menjadi atlet yang dengan mengikuti membanggakan dan bisa pembinaan olahraga di klub berprestasi lebih tinggi lagi baik bulutangkis PB. 74 HASIL WAWANCARA Nama : Sena Wahyu S. pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Profesi : Atlet Putra PERTANYAAN JAWABAN PEMBINAAN Apa yang membuat anda karena bulutangkis merupakan PRESTASI tertarik mengikuti hobi saya dan PB. sekitar tahun pembinaan prestasi olahraga 2007. mangkang semarang. Hamas pembinaan prestasi olahraga merupakan satu-satunya klub di klub bulutangkis PB. di klub bulutangkis PB.

saya membantu untuk dalam pelaksanaan pelatihan atlet usia dini. pembinaan untuk mencapai prestasi optimal. Apakah atlet mendukung . apakah pernah dilakukan. Pengiriman pelatih dari luar belum. Apakah anda membantu Iya . ramah. 75 Ngaliyan Semarang? nasional bahkan internasional. Hamas Ngaliyan Semarang? Bagaimana peran pelatih Peran pelatih Untuk membina dalam pembinaan pretasi atlet yang mempunyai olahraga di klub bulutangkis kemampuan sehingga menjadi PB. santai. Djarum Kudus. serta anda sudah seperti yang dapat memberikan program yang anda harapkan? dapat meningkatkan prestasi atlet. diikuti pelatih anda sebagai pedoman pembinaan olahraga di klub bulutangkis PB. berpengalaman. menurut anda bagaimana. Hamas Ngaliyan atlet yang hebat. tegas. apa yang anda lakukan? Pelatihan apa yang pernah Pelatihan di PB. Semarang? Kriteria pelatih yang baik Yang sabar. dan dapat jelaskan! Apakah pelatih mengerti anak didiknya.

prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Jelaskan tentang periode Satu minggu pertemuan empat program latihan (jadwal kali yaitu hari selasa. . pemula/remaja dan bulutangkis PB. 76 hal itu? Perlukan pelatih yang Perlu. Selasa fokus ke pembinaan prestasi olahraga drill. Hamas taruna dan masing-masing kelas Ngaliyan Semarang? mempuyai pelatih sendir agar Jelaskan! lebih maksimal. anak. rabu struk kamis di game di klub bulutangkis PB. latihan) dalam upaya kamis. minggu. rabu. di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang di tambah? Program Metode latihan apakah yang metode latihan yang kontiu atau latihan digunakan dalam terus menerus untuk mengasah pembinaan prestasi olahraga kemampuan atlet. agar atlet dapat dilatih menangani pembinaan secara penuh dan terkontrol. dan hari minggu ke fisik yaitu Hamas Ngaliyan Semarang? naik ke bukit/ hutan setelah itu ke game itu dilakukan kontiu atau terus menerus. Hamas Ngaliyan Semarang? Adakah tahapan-tahapan untuk atlet dikelompokan pembinaan dalam menjadi beberapa kelas yaitu pra pembinaan prestasi di klub dini.

Hamas Ngaliyan Semarang.. jelaskan! Organisasi Bagaimana peran pengurus peran organisasi sangat besar organisasi dalam pembinaan untuk lebih memajukan klub PB. telah di administrasikan dengan baik? Dari mana sumber dana dari iuran orang tua dan dibantu yang diperoleh organisasi oleh pemilik klub. 77 Adakah strategi pembinaan pelatih menyarankan kepada atlet khusus ketika akan agar saat bertanding selalu fokus. menghadapi pertandingan. Hamas Ngaliyan Semarang? Apakah semua kegiatan saya ketahui cukup baik. prestasi olahraga di klub Hamas. Hamas Ngaliyan Semarang? Sarana dan Menurut anda apakah membantu sekali sarana dan prasarana sarana dan prasarana prasarana untuk meningkatkan membantu dalam proses dan melatih atlet. untuk pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. pembinaan prestasi olahrag di klub bulutangkis PB. bulutangkis PB. pembinaan prestasi olahraga .

prasarana di klub bulutangkis PB. untuk penunjang sajakah yang telah ada di fisik ada bukit untuk melatih klub bulutangkis PB. . bisa digunakan untuk berlatih Hamas Ngaliyan Semarang? pada malam hari Sarana dan prasarana apa 4 lapangan. piala bupati. Hamas atlet. Hamas Ngaliyan Semarang sudah layak digunakan dan sesuai standar? Perlukan sarana dan perlu. dan prasarana di klub bulutangkis PB. ditambah? Bagaimana keadaan sarana dihamas sudah memiliki 4 dan prasarana yang telah lapangan serta penerangan yang ada di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? Apakah kebutuhan sarana sudah. Hamas Ngaliyan Semarang. 78 di klub bulutangkis PB. piala pernah diikuti atlet klub? karesidenan. Ngaliyan Semarang? Apa saja pertandingan yang piala walikota.

pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas atlet merasa senang dan ingin Ngaliyan Semarang. sampai mencapai prestasi puncak? Apakah target yang Saya targetkan Supaya atlet diharapkan terhadap atlet mempunyai mental yang kuat di yang anda bina dalam lapangan karena dengan mempuyai pembinaan prestasi mental kuat atlet akan merasa olahraga di klub percaya diri saat bertanding dan . 79 HASIL WAWANCARA Nama : Eko Ali Mahmudi Profesi : Pelatih PERTANYAAN JAWABAN PEMBINAAN Apa yang membuat anda Saya Beri arahan dan pendekatan PRESTASI tertarik mengikuti supaya atlet tertarik yaitu dengan pembinaan prestasi permainan seperti memindahkan olahraga di klub kok atau lari-lari kecil dulu agar bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang. apa bermain bulutantgkis. ada dukungan dari pihak luar? Rata-rata berapa lama Targetkan 2 tahun untuk anak bisa atlet anda mengikuti mengikuti kejuaraan bulutangkis.

80 bulutangkis PB. Hamas dengan atlet. dalam pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. saya membantu untuk dalam pencapaian prestasi pelatihan. Hamas Ngaliyan Semarang? Sejak kapan anda menjadi Sekitar 3 tahun yang lalu pelatih di klub bulutangkis PB. Adakah kiat-kiat khusus Anak yang mempunyai untuk memaksimalkan kemampuan/ skill yang lebih ada kemampuan yang dimiliki tambahan tersendiri untuk atlet anda? mengasah kemampuan atlet yaitu dengan melatih anak di luar jam latihan. Bagaimana motivasi atlet Iya . Hamas Ngaliyan Semarang? . Hamas prestasi akan menyusul bila atlet Ngaliyan Semarang? mempunyai mental yang baik. dalam pembinaan prestasi Melakukan pendekatan yaitu olahraga di klub dengan melakukan komunikasi bulutangkis PB. Ngaliyan Semarang? Sebagai pelatih pelatihan Untuk pelatihan bulutangkis apa saja yang telah anda tingkat provinsi saja sudah ikuti sebagai pedoman mengikuti.

prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas dan memberi arahan bulutangkis PB. kecerdasan sajakah yang atlet. Hamas Ngaliyan Semarang? Pengiriman pelatih dari belum. Apakah atlet mendukung hal itu? Kaitannya dengan memberikan ilmu yang ada untuk pembinaan prestasi prestasi bulutangkis khususnya di olahraga di klub PB. Hamas tentang kesopanan dilapangan. luar apakah pernah dilakukan. 81 Menurut anda faktor apa Faktor fisik. Ngaliyan Semarang. Hamas Ngaliyan Semarang? Bagaimana Cara Saya lakukan komunikasi dulu menangani atlet usia dini? dengan anak. stamina. Tanya-tanya diluar . sangat mempengaruhi dalam mempengaruhi pembinaan pencapaian prestasi atlet. peran apa sajakah yang telah anda berikan? Pengalaman apa sajakah Banyak pengalaman yang saya yang dapat anda ambil dapat misalnya Kesabaran dalam selama menjadi pelatih melatih atlet usia dini. dalam pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB.

Metode latihan apa untuk metode latihan umum: 1) sajakah yang digunakan Program Latihan Lari dilakukan dalam pembinaan prestasi setiap hari minggu yaitu olahraga di klub mengelilingi areal perhutani yang bulutangkis PB. Hamas ada didekat klub selama 15-30 Ngaliyan Semarang? menit. setelah itu mulai mempelajari tentang teknik bermain bulutangkis. 3) Latihan Pemanasan: a) jarak pendek yang . anak sudah merasa nyaman dengan pelatih. Hamas meningkatkan kemampuan fisik Ngaliyan Semarang? dan gerak yang lebih baik menuju pertandingan. Apa sajakah aspek-aspek a) Persiapan fisik umum yang latihan yang diterapkan bertujuan meningkatkan dalam pembinaan prestasi kemampuan kerja organ tubuh. 82 bulutangkis misalnya saya Tanya di rumah ‘kamu punya apa saja’ ada pendekatan dengan anak setelah ada pendekatan dan dirasa cukup dengan pelatih. 2) Program Latihan Senam yaitu Bentuk-bentuk latihan senam peregangan untuk seluruh bagian tubuh dan persendian harus mendapat perhatian. b) olahraga di klub Persiapan fisik khusus bertujuan bulutangkis PB. c) Peningkatan kemampuan kualitas gerak khusus pemain.

paha belakang. 5) Latihan Kekuatan Pemain bulutangkis sangat membutuhkan aspek kekuatan. otot bahu. . ke belakang. 83 bervariasi seperti lari sambil angkat paha/lutut. lari maju dan ke samping. lari mundur. serta dengan latihan mengangkat beban. b) Lari bolak-balik. 4) Latihan Pendinginan Latihan ini dilakukan setelah program latihan selesai dilaksanakan sebagai upaya agar bagian otot yang bekerja berat tadi kembali pada posisi rileks dan tidak kaku. depan. Bentuk latihannya adalah senam dan gerakan meregang. ke samping. Bentuk- bentuk latihannya antara lain: a) Lari cepat dalam jarak dekat. pemain melakukan gerakan- gerakan seperti meloncat ke depan. melakukan langkah lebar dengan tiba-tiba. memukul sambil loncat. pinggang. pergelangan kaki. jarak enam meter (shuttle run) itu dilakukan secara kontiu. dll. b) Melakukan gerakan-gerakan senam yang bersifat mere-gang otot tungkai. lengan. 6) Latihan Kecepatan adalah melatih kecepatan tungkai/kaki.

Hamas dilaksanakan setiap hari selasa. rabu. Pembinaan melalui latihan di PB.00 Wib khusus untuk hari sabtu diutamakan bagi yang telah terampil yaitu pukul 16. Hamas atau mengatur akurasi pukulan Ngaliyan Semarang? kamis di game dan hari minggu ke fisik yaitu naik ke bukit/ hutan setelah itu ke game. Ngaliyan Semarang? Jelaskan tentang periode latihan di PB. rabu struk bulutangkis PB. pembinaan prestasi minggu.00 wib. rabu. Adakah strategi untuk strategi saya sarankan untuk pembinaan khusus ketika pemain bermain lepas tidak akan menghadapi terbebani dengan apapun selalu .00- 20. bulutangkis PB.00-20.00-11. dan kamis mulai pukul 14. 84 Adakah tahapan-tahapan untuk atlet terbagi menjadi pembinaan dalam beberapa kelas yaitu : untuk atlet pembinaan prestsi dikelompokan menjadi beberapa olahraga di klub kelas yaitu pra dini. Hamas pemula/remaja dan taruna. Selasa fokus ke drill atau olahraga di klub mengatur kecepatan.00 Wib sedangkan hari minggu tambahan yaitu pukul 07. Hamas dilaksanakan program latihan (jadwal Satu minggu pertemuan empat kali latihan) dalam upaya yaitu hari selasa. anak. kamis.

Bagaimana peran yang saya ketahui sangat baik pengurus organisasi peran yang diterapkan pengurus dalam pembinaan prestasi terutama untuk pendanaan olahraga di klub bulutangkis PB. 85 pertandingan. Hamas Ngaliyan Semarang? Apakah kebutuhan sarana secara umum sudah standar dan dan prasarana di klub layak digunakan namun perlu bulutangkis PB. untuk pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. jelaskan! focus pada pertandingan yang akan dijalani. Hamas Ngaliyan Semarang? Dari mana sumber dana dari iuran orang tua serta pemilik yang diperoleh organisasi klub. diklub untuk merawat fasilitas yang sudah layak digunakan ada. . Hamas Ngaliyan Semarang? Menurut anda apakah sangat membantu untuk penunjang sarana dan prasarana prestasi atlet sarana prasarana harus membantu dalam proses baik. pembinaan prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas adanya perhatian dari semua pihak Ngaliyan Semarang .

86 dan sesuai standar? Perlukah sarana dan untuk saat ini gunakan yang sudah prasarana di klub ada. bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang ditambah? Bagaimana keadaan cukup baik. Hamas Ngaliyan Semarang? Sarana dan prasarana apa diantaranya 4 lapangan yang milik sajakah yang dimiliki klub sendiri. . barbell. alat senam. 2012 juara umum Bupati Cup Sekaresidenan Semarang. sarana dan prasarana yang telah ada di klub bulutangkis PB. bulutangkis PB. Prestasi yang pernah di 2008 juara umum piala walikota raih oleh atlet? Semarang. 2010 juara umum piala walikota Semarang. Hamas penunjang fisik ada alalm sebagai Ngaliyan Semarang? latihan yaitu daerah perhutani yang berbukit.

Knapa anda membangun Alasan membuat karena menyikapi PB. 87 HASIL WAWANCARA Nama : Masrokan Profesi : Pemilik klub PERTANYAAN JAWABAN PEMBINAAN Bagaimana pendapat anda Terutama yang pembinaan itu kita PRESTASI tentang perkembangan yang menyikapi dari pembinaan prestasi perkembangan perbulutangkisan olahraga bulutangkis? yang ada di Indonesia. untuk menciptakan atlet-atlet yang potensial kalau tidak di dukung dari daerah-daerah sangat kurang adanya hasil yang maksimal jadi kita berusaha memberikan kontribusi untuk perbulutangkisan nasional dari daerah atau anak- anak bangsa yang terutama dari kalangan yang kurang mampu kita memeberikan fasilitas yang maksimal yang nantinya akan memberikan kontribusi yang baik untuk nasional. Hamas apa alasanya? yang selama ini ada kemunduran prestasi bulutangkis juga memberikan fasilitas untuk kalangan yang ekonominya berkurang sehingga anak-anak .

contohnya? Bagaimana cara yang anda Untuk menutup kebutuhan tempuh dalam mengatasi pembinaan saya subsidi dari usaha pendanaan untuk kegiatan kita karena kita ada usaha di pembinaan prestasi bidang bengkel produksi apabila olahraga di klub ada kekurangan kita langsung . 88 yang mempunyai potensi dapat kita angkat sesuai dengan kemampuan mereka terutama dalam dunia bulutangkis jadi bisa memberikan kontribusi untuk anak-anak yang kurang mampu untuk bisa bermain bulutangkis dengan baik akhirnya juga untuk prestasi dan berguna untuk diri sendiri serta bermanfaat untuk masyarakat. Hamas memberi iuran. bagaimana pemilik yang nambai. itu sudah di tangani Ngaliyan Semarang telah dengan baik oleh pengurus dan diadministrasikan dengan apabila ada kekurangan baru baik. Hamas Ngaliyan Semarang ? Apakah semua kegiatan Administrasi yang cukup baik itu pembinaan prestasi diperoleh untuk iuran sudah mulai olahraga di klub tertib jadi setiap bulan anak2 bulutangkis PB. Kapan berdirinya Tgl 1 januari 2007 organsasi klub bulutangkis PB.

kecerdasan sajakah yang atlet. bulutangkis PB. Ngaliyan Semarang? Seberapa besar peran Organisasi Segala sesuatu kalau organisasi dalam tidak di topang dengan organisasi pembinaan prestasi yang bagus pasti tidak akan lama. Hamas memberikan subsidi. sangat mempengaruhi dalam mempengaruhi pembinaan pencapaian prestasi atlet. stamina. olahraga di klub prestasi meningkat tanpa di bulutangkis PB. Hamas missal ada turnamen biasanya ada Ngaliyan Semarang? penembahan dari luar. Berapakah jumlah atlet Untuk pelatih ada 3 dibantu dan pelatih di klub asisten-asisten dari anak didik. prestasi olahraga di klub bulutangkis PB. organisasi sangat berperan untuk kelanjutan program program yang sudah ada. Hamas managemeni dengan baik pasti Ngaliyan Semarang ? tidak akan berjalan lancar. 89 bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? Bagaimanakah cara yang Sarana dan prasarana sudah anda tempuh dalam mempunyai sendiri jadi tidak penyediaan sarana dan terlalu membebani oleh anak didik prasarana penunjang banyak mensubsiti disamping pembinaan prestasi pembinaan juga biasa menyewakan . Menurut anda faktor apa Faktor fisik.

Hamas Ngaliyan di areal perhutani. Semarang dan apa sajakah sarana dan prasarana yang dimiliki ? Prestasi yang pernah di Tahun 2008 piala walikota raih oleh atlet? semarang juara umum 3 Tahun 2010 piala walikota semarang juara umum 2 Tahun 2011 gatra cup blora juara 2 ( ganda) Tahun 2012 piala bupati cup semarang juara umum Tahun 2012 munadi cup juara 2 Tahun 2012 piala sidu masuk 8 besar . Hamas Ngaliyan Semarang? Bagaimana keadaan Sarana untuk lapangan ada 4 line sarana dan prasarana yang untuk penunjak fisik menggunakan dimiliki klub bulutangkis sarana alam yang sudah ada yaitu PB. bulutangkis PB. 90 olahraga di klub untuk umum.

olahraga di klub melihat dari ekonomi menengah bulutangkis PB. Hamas ke bawah maka dari Hamas Ngaliyan Semarang? memberikan subsidi dan apabila ada yang tidak mampu dari PB. 91 HASIL WAWANCARA Nama : Mursyid Profesi : Pengurus Klub PERTANYAAN JAWABAN PEMBINAAN Bagaimana peran pengurus Oranisasi sangat berperan untuk PRESTASI organisasi dalam mengontrol jalannya pembinaan pembinaan prestasi yang ada diPB. . Hamas. Hamas akan melakukan pembiayaan total. olahraga di klub bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? Dari mana sumber dana Misi dari Hamas sifatnya misi yang diperoleh organisasi sosial karena dari manejeman untuk pembinaan prestasi sendiri peduli dengan bulutangkis. Menurut anda apakah Sangat membantu karena sarana sarana dan prasarana dan prasarana merupakan bagian membantu dalam proses utama dalam menciptakan atlet pembinaan prestasi yang bisa berprestasi serta untuk olahraga di klub menunjang latihan.

alat beban dan ada diklub bulutangkis PB. alam sebagai penunjang fisik. 2010 juara umum piala walikota Semarang. Hamas Ngaliyan Semarang? Apakah kebutuhan sarana secara umum sudah standar dan dan prasarana di klub layak digunakan namun perlu bulutangkis PB. alat senam. 2012 juara umum Bupati Cup Sekaresidenan Semarang. Hamas namun terbatasnya biaya menjadi Ngaliyan Semarang alasan. ditambah? Bagaimana keadaan sarana diantaranya 4 lapangan yang milik dan prasarana yang telah sendiri. 92 bulutangkis PB. Hamas Ngaliyan Semarang? Prestasi yang pernah di 2008 juara umum piala walikota raih oleh atlet? Semarang. sudah pihak diklub untuk merawat layak digunakan dan sesuai fasilitas yang ada. standar? Perlukah sarana dan seharusnya perlu adanya prasarana di klub penambahan sarana dan prasarana bulutangkis PB. . Hamas adanya perhatian dari semua Ngaliyan Semarang .

93 Lampiran 11 IDENTITAS RESPONDEN .

94 .

95 .

96 .

97 .

Atlet senior sedang mengajari atlet usia dini . 98 Lampiran 12 DOKUMENTASI Gambar 1. Hamas Gambar 2. Gedung PB.

99 Gambar 3. Suasana saat pemanasan . Suasana saat latihan Gambar 4.

100 Gambar 5. Wawancara dengan pengurus . Wawancara dengan pemilik Gambar 6.

Wawancara dengan pelatih Gambar 8. Wawancara dengan atlet . 101 Gambar 7.

102 Gambar 9. Piala-piala kejuaraan Gambar 10. Piala-piala kejuaraan Lampiran 11 .

HAMAS NGALIYAN SEMARANG PEMILIK MASROKHAN KETUA I KETUA II KADARUSMAN SADIMIN SEKRETARIS BENDAHARA MURSYID JUARIYAH . 103 HAMAS BADMINTON ACADEMY Jalan Koptu Suyono No 96 Ngaliyan Semarang STRUKTUR ORGANISASI PB.