You are on page 1of 73

ANALISIS SEMIOTIKA IKLAN INDOMIE “SELERA YANG

SELALU MENEMANI” MENGGUNAKAN TEORI
FERDINAND DE SAUSSURE, ROLAND BARTHES, DAN
CHARLES SANDERS PEIRCE

Makalah Semiotika

Disusun oleh:

Afifah Dinar (5016020003)

Aldi Cesar Parulian (5016020070)

Fahmi Afrizal (5016020037)

DG 2F

Program Studi Desain Grafis
Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan
Politeknik Negeri Jakarta
2017

1

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-

Nya sehingga penulisan makalah ini dapat siselasaikan dengan tepat waktu.

Makalah yang berjudul Analisis Semiotika Iklan Indomie “Selera Yang Selalu

Menemani” Menggunakan Teori Ferdinand De Saussure, Roland Barthes, Dan Charles

Sanders Peirce, ditulis untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah estetika. Pada

kesempatan yang baik ini, penyusun menyampaikan rasa hormat dan ucapan terima kasih

kepada Bapak Yulianto Hadiprawiro, M.Ds selaku dosen mata kuliah semiotika, dan teman-

teman kelas DG 2F yang penyusun sayangi.

Penyusun menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan baik bentuk isi,

maupun teknik penyajiannya. Oleh sebab itu, kritik yang bersifat membangun dari berbagai

pihak, penyusun terima dengan tangan terbuka serta sangat diharapkan. Semoga makalah ini

memenuhi tujuan yang diharapkan.

Depok, Mei 2017

Penyusun

2

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ....................................................................................................2
Daftar Isi .............................................................................................................3
Iklan Indomie “Selera yang Selalu Menemani” ...................................................4
1. Scene ke-1 .................................................................................................5
2. Scene ke-2 ................................................................................................. 12
3. Scene ke-3 ................................................................................................. 19
4. Scene ke-4 ................................................................................................. 24
5. Scene ke-5 ................................................................................................. 28
6. Scene ke-6 ................................................................................................. 34
7. Scene ke-7 ................................................................................................. 40
8. Scene ke-8 ................................................................................................. 45
9. Scene ke-9 ................................................................................................. 53
10. Scene ke-10 ............................................................................................... 58
11. Scene ke-11 ............................................................................................... 64
12. Scene ke-12 ............................................................................................... 69
13. Analisis Auidio ........................................................................................... 72
14. Kesimpulan ............................................................................................... 73

3

Indomie merupakan merek dagang dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. serta kekonsistenan iklan pada sebelum-sebelumnya. Alasan memilih iklan Indomie yaitu kekonsistenan rasa yang disajikan dengan varian rasa yang inovatif. dan pasarnya mencapai seluruh dunia.0 Iklan Indomie Indomie merupakan salah satu produk mie instan yang berasal dari Indonesia. yaitu dengan lirik “dari Sabang sampai merauke. 4 . Indomi Kuah... .Iklan Indomie “Selera yang Selalu Menemani” Iklan yang berdurasi enam puluh detik diunduh melalui saluran resmi (official channel) Youtube Indomie yang dipublikasikan pada tanggal 9 Agustus 2016. Gambar 1. Indomie Jumbo. tertanggal 15 Mei 2017 telah ditonton 260.981 kali. Sampai saat ini Indomie menyajikan berbagai macam produknya seperti Indomie goreng.” dengan aransemen dan lirik yang berbeda-beda namun tidak menghilangkan ciri khas nada tersebut. dsb. Indomie Selera Nusantara. Sampai saat ini.

1 Gambar 1. Scene ke-1 Visual Iklan Scene Satu Gambar 1.4 Gambar 1.Analisis Semiotika antara lain. 1.5 5 .3 Gambar 1.6 Gambar 1.2 Gambar 1.

dengan duduk di tepi laut diatas susunan bambu dengan latar waktu pagi hari yang ditandai oleh warna langit menjelang matahari terbit. tiga orang nelayan sedang menikmati indomie sebagai sarapan juga 6 . hasil tangkapan di keluarkan dari alat penangkap ikan di atas kapal. Gambar 1. Gambar 1.3. seorang anak sedang duduk di Gambar 1.4. Gambar 1. Gambar 1. menandakan ia belum terlalu lama terbangun dari tidurnya. seorang anak menikmati pagi hari atas susunan bambu di tepi laut. ikan di letakkan di atas kapal. mulut anak terbuka. masih tersisa kantuk pada dirinya.2. Analisis Semiotika Teori Ferdinand De Saussure Analisis Signifier Analisis Signified Gambar 1. sebuah kapal nelayan di tengah laut menghadap ke suatu daratan.1. Gambar 1.6. Gambar 1. Kapal menghadap daratan tandanya mereka akan pulang. yang satu menarik tali.5. yang satu sedang duduk sambil melihat rekannya. Gambar 1. waktu nelayan selesai mencari ikan. sang anak menguap. didukung latar waktu pagi hari. sebuah kapal di laut. tiga orang sedang beraktivitas Gambar 1. diatas kapal.2. Menandakan mereka telah selesai menangkap ikan. Gambar 1. Gambar 1.5.1.4. tiga orang sedang makan. tiga orang nelayan sedang bekerja.6. dan yang satu sedang mengangkat tangkapannya.3.

Indomie juga menggambarkan kenikmatan makan Indomie. Analisis Semiotika Teori Rolland Barthes Analisis Denotasi Analisis Konotasi Gambar 1. Sebagai negara kepulauan. • Latarnya yang berwarna biru dan terdapat • Latarnya yang berwarna biru dan terdapat sebercak cahaya putih.1 Gambar 1. Indomie ingin menyampaikan bahwa Indomie dapat menemani dimana saja dan kapan saja. nelayan yang sudah lelah bekerja semalaman menjadi semangat kembali ditemani Indomie. sebercak cahaya putih menggambarkan • Terdapat rumah penduduk suasana pagi hari. Latar waktu yang diambil adalah pagi hari. Indonesia memiliki populasi manusia yang hidup di pesisir pantai cukup banyak. dan adanya pulau-pulau kecil • Terdapat awan yang berarak. • Ada pulau-pulau kecil 7 . waktu dimana para nelayan baru pulang bekerja. memenuhi rasa lapar dan mengobati lelah setelah bekerja semalaman Analisis Signification Pada scene ini Indomie menggambarkan kenikmatan Indomie dalam kehidupan orang pesisir pantai di Indonesia. laut. Dan nelayan merupakan mata pencaharian umum orang pesisir pantai.1 • Terdapat seorang anak laki-laki pada • Adanya gambar kapal yang berada diatas air gambar tersebut. dengan gambaran diatas kapal saat pagi buta. menggambarkan suasana di wilayah pesisir • Terdapat kapal.

jarring-jaring. dan tali mengangkat jaring. • Adanya jaring • Adanya gambar jaring dan ikan yang ngeblur • Adanya gambar ikan yang ngeblur dan dan melayang menggambarkan bahwa ikan melayang 8 . menandakan mereka merupakan seorang • Adanya jaring nelayan.4 • Adanya tiga orang laki-laki • Adanya tiga orang laki-laki berada diatas • Salah satu dari laki-laki tersebut sedang permukaaan air. ang didominasi oleh perairan • Terdapat kapal.3 • Pada latar ini didominasi oleh perairan • Adanya kapal yang berada diatas air dan latar yang luas. menggambarkan seorang nelayan yang habis • Adanya beberapa ikan menangkap ikan. • Latar didominasi oleh wajah anak yang • Latar yang dibuat ngeblur dan didominasi tampak dari samping. Gambar 1. menggambarkan suasana di tengah laut.3 Gambar 1. • Terdapat susunan kayu-kayu yang membentuk sesuatu Gambar 1. menguap.2 • Anak laki-laki yang mulutnya sedang • Seorang anak laki-laki yang mulutnya sedang terbuka lebar.4 Gambar 1.5 Gambar 1. oleh wajah anak kecil yang tampak dari samping menggambarkan ingin memfokuskan pada wajah anak kecil tersebut.5 • Adanya gambar ikan dan kaki manusia • Adanya gambar kaki manusia.2 Gambar 1. • Terdapat awan-awan pada latarnya • Salah satu dari laki-laki tersebut sedang • Terdapat langit yang berwarna biru muda mengangkat jaring menandakan bahwa ia • Terdapat tali sedang mengangkat hasil tangkapannya. terbuka lebar menggambarkan sedang • Latarnya dibuat blur.Gambar 1. Gambar 1.

tersebut baru dikeluarkan dari jaring dengan cepat.6 Gambar 1.6 • Adanya tiga orang laki-laki yang sedang • Adanya tiga orang laki-laki yang sedang memegang piring dan sendok memegang piring dan sendok dan terdapat • Adanya makanan pada piring-piring pulla makanan pada piringnya tersebut. Gambar 1. • Adanya Kardus yang terdapat logotype iklan ini. • Adnya toples • Adanya gelas 9 . menggambarkan bahwa mereka sedang ingin • Adanya lampu petromax makan.

6) Latar yang digunakan adalah pantai (gambar 1. serta kebahagiaan yang dilihat dari wajah saat menyajikan mie dan telur (gambar 1. panci.3 s. Anak kecil sedang duduk di susunan bambu kualitas penggunaan pencahayaan warna pada (gambar 1. gambar 1.1) dan laut lepas (gambar 1.d. eksistensinya bisa saja terjadi 2. Lampu minyak. 10 .4) mengambil ikan di pagi hari guna mencukupi ekonomi keluarganya. Perahu dan seorang sedang menggulungkan pagi hari (matahari sedang terbit) karena anak jaring ikan (gambar 1.5) pagi hari. menandakan anak tersebut mengantuk karena setelah itu menyantap mie indomie.2) dan 3. 5.6) yang pada umumnya dilakukan pada malam- 4.2) latar. Ikan-ikan (gambar 1. gelas. dan toples (gambar 1.4) mengambil ikan (gambar 1.1) dan menguap (gambar 1.2) nelayan yang sedang mencari ikan benar adanya.4) sangat bekerja keras mencari dan mengambil ikan. anak kecil yang sedang duduk (gamabr 1.3) kecil sedang mengantuk (gambar 1. Para nelayan (gambar 1. hari masih pagi.6) Dilihat dari gestur dan mimik. Anak kecil menguap (gambar 1.5) dan sedang makan mie dan telur (gambar 1. Tiga orang di atas perahu (baca: nelayan) didukung oleh para nelayan yang sedang yang sedang mengambil ikan (gambar 1. Pencahayaan dalam scene ini adalah saat 2.3) Indeks Sinsign Indeks yang ditampilkan dalam scene ini: Sinisign pada scene ini yaitu bahwa eksistensi 1. Analisis Semiotika Visual Teori Charles Sanders Peirce Analisis Tanda Analisis Ground Ikon Qualisign Ikon yang ditampilkan dalam scene ini: Qualisign pada scene ini adalah dilihat dari 1. Tiga orang nelayan (gambar 1.1) sedang menikmati alam pantai dengan suasana matahari terbit.

6) menandakan ingin mengisi perut sehabis lelahnya mencari ikan. 11 . Legisign Simbol Legisign pada scene ini yaitu norma atau Simbol yang ditampilkan dalam scene ini: ketetapan nelayan yang sedang mengambil ikan 1. Tiga orang nelayan sedang menikmati mie dan telur (gambar 1. kebiasaan kemasan (gambar 1.3. Ikan-ikan yang didapat (gambar 1.6) dan tertulis “Mie tersebut sudah menjadi keumuman bagi nelayan goreng” menandakan bahwa para nelayan tradisional yang memanfaatkan angin darat tersebut sedang makan mie indomie rasa mie (siang hari s. 4. Simbol perusahaan Indomie pada kardus yang dilakukan pada pagi hari. sore hari) dan angin laut (malam goreng s. pagi hari).5) menandakan hasil jerih payah nelayan tersebut.d.d.

2.6 Gambar 2.4 Gambar 2. Scene ke-2 Visual Iklan Scene Dua Gambar 2.2 Gambar 2.5 12 .1 Gambar 2.3 Gambar 2.

Pencahayaan pada dapur tersebut terlihat seperti pagi hari di waktu matahari baru saja terbit. Analisis Semiotika Teori Ferdinand De Saussure Analisis Signifier Analisis Signified Gambar 2. Sang anak terlihat berjalan menuju seorang laki-laki dengan senyum gembira dan berlompat ringan. sinar matahari menembus kerai. seorang perempuan memasak masak di dapur.4.5.2.3. cukup tradisional. Rumah mereka terlihat laki-laki dan 3 perempuan. dan ada motif batik kalimantan. seorang anak kecil dan seorang Gambar 2.2. Juga beberapa peralatan dasar di Indonesia. sinar matahari yang menembus kerai dan matahari yang baru sepenggal naik menggambarkan waktu pagi hari.3. kemungkinan orang-orang ini orang dewasa dan satu orang anak kecil. Gambar 2. lengkap dengan seragam sekolah dasar dan ransel. Perempuan dewasa itu tergantung. terlihat pelataran rumah. Anak celana merah. Gambar 2. 2 adalah sebuah keluarga. Pada peralatan yang tergantung.5. terlihat beberapa terbuat dari material yang cukup tradisional. Gambar 2. memasakkan Indomie untuk sarapan si anak kecil.1. seorang perempuan Gambar 2. empat Gambar 2. Terlihat dibelakang perempuan tadi sedang melambaikan tangan.4. yang merupakan seragam sekolah kecil sedang makan. Dan dua orang lain sedang beraktivitas. Gambar 2. anak kecil mengenakan baju putih perempuan duduk diatas kursi kayu.1. lambaian tangan merupakan gestur melambaikan tangan. Gambar 2. terlihat juga sebuah salam perpisahan. lentera dan atap jerami 13 . Indomie di dapur yang terlihat cukup tradisional. seorang perempuan sedang Gambar 2.

Disini Indomie menyampaikan bahwa ia mampu memenuhi kebutuhan itu. perahu kayu diatas air. Disini Indomie juga menggambarkan kepercayaan konsumen yang sangat melekat. memperlihatkan ketradisionalan rumah tersebut. dan semangat untuk memulai hari. Analisis Signification Pada scene ini Indomie menggambarkan kenikmatan Indomie di kehidupan pedalaman Kalimantan di pagi hari. Di pagi hari biasanya orang butuh kehangatan. dengan menjadi pilihan menu tepat di saat terburu-buru untuk memasak sarapan anak sebelum berangkat sekolah. dan Gambar 2. Gambar 2. dimana saja dan kapan saja.6. Dan anak itu sangat bergembira saat akan berangkat sekolah setelah sarapan Indomie.lentera dan atap jerami.6. Juga menggambarkan kepraktisan Indomie. yaitu dengan perempuan yang lebih tua memberikan Indomie kepada si anak SD tadi. 14 . perahu tersebut merupakan perahu rumah di tepi perairan yang mengantarkan anak sekolah. dan rumah itu adalah ruma anak tersebut. Seorang anak yang menempuh pendidikan menjadi gambaran sebuah rasa semangat. berarti perempuan yang lebih tua itu percaya bahwa Indomie dapat memenuhi nutrisi sarapan si anak SD yang masih dalam tahap tumbuh kembang.

Gambar 2.1 Gambar 2. Gambar 2.3 Gambar 2. ngeblur • Adanya gambar seorang perempuan yang • Adanya produk dari iklan ini sedang memegang saringan dan juga terdapat • Adanya panci gambar panci menggambarkan bahwa • Adanya serbet perempun tersebut sedang memasak.4 Gambar 2.serbet. • Adanya sayur-sayuran. Analisis Semiotika Teori Rolland Barthes Analisis Denotasi Analisis Konotasi Gambar 2. menandakan bahwa pagi hari baru saja dimulai. seorang anak perempuan.1 • Adanya sinar matahari yang datang • Adanya sinar matahari yang datang melalui celah-celah tirai. • Adanya saringan. panci. dan sayur- sayuran menggambarkan latar suasana dapur.2 • Adanya seorang perempuan yang • Adanya gambar mie yang melayang ngeblur menggunakan kaus sedang memegang dan juga saringan yang berada dibawah saringan gambar mie tersebut menggambarkan mie • Adanya gambar mie yang melayang tersebut sedang ditiriskan dari panci.4 • Adanya seorang anak perempuan yang • Adanya seorang anak perempuan yang menggunakan baju putih dan rok merah menggunakan baju putih dan rok merah 15 .3 • Menggmbarkan suasana makan bersama sang • Adanya seorang perempuan dan juga ibu. • Adanya kursi Gambar 2.2 Gambar 2.

• Adanya seorang ibu yang sedang berada diteras rumah.5 Menandakan bahwa pagi aru saja dimulai Gambar 2. menggambarkan seorang anak sd perempuan. • Adanya rumah • Adanya seseorang yang berada diluar rumah • Salah satu orang berada diatas perahu menganggkat tangannya mengarah ke rumah.6 • Salah satu orang berada diatas perahu • Adanya sinar diujung kanan atas menganggkat tangannya mengarah ke rumah • Adanya anak perempuan dan berada diatas menggambarkan bahwa orang yang berda perahu diatas perahu tersebut sedang melambaikan • Adanya perairan yang luas tangan.6 • Adanya sinar diujung kanan atas Gambar 2.5 Terdapat sinar matahari Gambar 2. 16 . sedang berjalan keluar rumah. • Adanya seorang ibu yang sedang berada diteras rumah dan seorang anak yang sedang berjalan keluar rumah menggambarkan seorang mengantarkan anaknya keluar rumah Gambar 2.

karena tidak ada jalan atau jembatan untuk Eksistensi anak yang pergi ke sekolah dengan melewati sungai. Analisis Semiotika Visual Teori Charles Sanders Peirce Analisis Tanda Analisis Ground Ikon Qualisign Ikon yang ditampilkan dalam scene ini: Qualisign pada scene ini adalah pada 1.6) Indeks Sinsign Indeks yang ditampilkan dalam scene ini: Sinisign pada scene ini yaitu bahwa eksistensi 1.2) 4.3) Latar tempat yaitu pada sungai di pulau 6. karena banyak desa-desa 17 .5) 8. Anak naik ke perahu dengan seorang pria (gambar 2.1) serta didukung meniriskan mie yang mengandung banyak air oleh anak sedang berangkat sekolah (gambar (gambar 2. Sayuran.1) menggambarkan pagi hari dengan matahari 2.4) 3. 2. Cahaya matahari dengan efek kilau masuk ke pengguaan pencahayaan. dilihat dari penggunaaan motif- dengan material kayu (gambar 2. Ibu dan seorang anak perempuan memakai Dilihat dari mimik dan gestur dari ibu dan seragam SD yang sedang makan mie (gambar anak (gambar 2.2) 2. yaitu tirai bambu (gambar 2. guna anak tersebut menyajikan dan sarapan mie juga dapat mendapatkan energi untuk pergi ke sekolah terjadi.4).4) motif suku dayak pada perisai yang 7. dan serbet (gambar 2. Anak pergi ke sekolah menggunakan perahu. panci. namun sarapan anaknya. Terdapat 5 orang dengan ruamah tradisional Kalimantan. menunjukkan kedekatan 2. 5. dikenyataan. Ibu sedang menyampaikan salam (gambar diletakkan di dinding (gambar 2.3) yang harmonis.3) 2. Ibu dan anak melambaikan tangan kanan. Ibu memasak mie pada pagi hari untuk ibu menyajikan sarapan benar adanya. Motif-motif tradisional pada dinding (gambar 2. menggunakan perahu juga benar adanya 3. Seorang perempuan (baca: ibu) sedang sepenggal naik (gambar 2.

Legisign Simbol Legisign pada scene ini yaitu norma yang Simbol yang ditampilkan dalam scene ini: terjadi pada ibu dan anak. Serta menggabarkan kehangatan dengan Indomie rada mie goreng. Norma lainnya yaitu anak pergi ke sekolah pada pagi hari. Terdapat lampu minyak (gamabar 2.5) proxemics. kekeluargaan baik dari ekspresi dan pesan 2. Ibu menyajikan 1. karena sudah menjadi budaya pendidikan di Indonesia 18 . anak tersebut. disebabkan oleh perpisahan antara ibu dan pedalaman yang sulit untuk akses pendidikan. menandakan rumah tersebut belum adanya akses listrik. Kemasan mie Indomie rasa mie goreng sarapan untuk anaknya agar semangat ke menandakan ibu tersebut memasak mie sekolah.

3. Juga semangat bergotong royong. orang Gambar 3. dan beberapa orang suatu desa.2.1. Gambar 3. latar perkebunan. 19 . dan terlihat seperti pagi hari.2.1 Gambar 3.2 Analisis Semiotika Teori Ferdinand De Saussure Analisis Signifier Analisis Signified Gambar 3. terlihat seorang mengendarai motor dengan mobil pick up di belakangnya. Langit terlihat cerah. dengan membawa hasil panen. semangat petani memanen hasil panennya di pagi hari.1. gambar ini menggambarkan memanen di kebun. terlihat orang-orang sedang Gambar 3. Scene ke-3 Visual Iklan Scene Tiga Gambar 3. latar tersebut ada di perkebunan mengendarai motor.

mobil dan • Langitnya berwarna biru muda juga langit yang berwarna biru muda • Terdapat pohon-pohon menggambarkan bahwa aktivitas baru saja • Terdapat motor dimulai pada pagi hari. langitnya.1 Gambar 3. Para petani memanen rempah dengan cara bergotong royong. Analisis Semiotika Teori Rolland Barthes Analisis Denotasi Analisis Konotasi Gambar 3. Analisis Signification Pada scene ini Indomie menggambarkan rasa semangat dengan aktivitas berat seperti memanen tetapi sudah dilakukan di pagi hari.1 • Adanya rumput-rumput berwarna hijau • Adanya rumput-rumput berwarna hijau yang yang terhampar luas hingga menjulang ke terhampar luas hingga menjulang ke bagian bagian atas. cara ini menggambarkan hangatnya kebersamaan. • Adanya dua orang diatas motor . atas dan terdapat pula pohon-pohon • Terdapat awan-awan yang berarak pada menggambarkan suasana di perbukitan. Dengan harapan Indomie juga bisa memberikan kehangatan dengan sajiannya yang lezat dan enak kapan saja dan dimana saja. • Terdapat mobil • Terdapat dua orang yang berada diatas motor • Adanya rumah 20 . Dan bumbu rempah yang di panen petani itu juga ingin menyampaikan bahwa Indomie terbuat dari bumbu rempah pilihan dan asli yang dijamin kualitasnya.

dari iklan ini terbuat dari bahan-bahan sayur lainnya. sayur lainnya menggambarkan bahwa produk • Terdapat tomat.2 • Adanya dua orang yang sedang melakukan • Terdapat tomat.cabai. bawang .Gambar 3. dan sayur- aktivitas.cabai. pilihan. 21 .2 Gambar 3. dan sayur. bawang .

guna menjual hasil panen tersebut. Terdapat kendaraan motor dan mobil.2 menunjukkan gestur kerjasama mobil pick up. Suasana pedesaan dilihat dari bukit dengan sawah yang disusun terasering (gambar 3.1) guna mobil pickup yaitu benar adanya. macam tanaman pertanian yaitu sedang memberikan hasil panen (baca: petani) daun bawang ke orang yang di atas Dari gambar 3. Serta terdapat orang sedang yang kuat.1) di perjelas oleh gambar 3.1) juga digunakan masih pagi. tampaknya waktu yang membawa rumput (gambar 3. karena mengangkut sayur mayur bertani yang memakai topi sawah (caping) yang banyak ke mobil pickup Indeks Sinsign Indeks yang ditampilkan dalam scene ini: Eksistensi dari scene ini ketika terdapat orang- 1.2) 2. didukung oleh ketika terdapat pria yang di samping mobil pick up oranng yang di atas mobil mengambil hasil dan sebuah rumah. panen (gambar 3.1 kualitas dari pengambilan gambar 3. Orang yang terlihat di samping mobil pick yaitu menujukkan pedesaan dengan berbagai up (gambar 3.2 orang yang sedang transportasi ataupun petani berjalan kaki. Simbol Legisign Simbol yang ditampilkan dalam scene ini: Norma yang terkandung dalam scene ini yaitu 1. Terdapat orang mengendarai motor dan scene-scene sebelumnya. Analisis Semiotika Visual Teori Charles Sanders Peirce Analisis Tanda Analisis Ground Ikon Qualisign Ikon yang ditampilkan dalam scene ini: Pencahayaan latar waktu yaitu kelanjutan dari 1. adanya saling gotong royong dalam sikap 22 .2. Pada gambar 3. Orang yang menegendarai motor dengan orang yang sedang mengangkut sayur mayur ke membawa rumput (gambar 3. karena memberi pakan hewan ternak pengangkutan sayur mayur dapat menggunakan 2. memberikan hasil panen dengan orang yang di atas mobil.1) Gambar 3.

menandakan adanya akses transportasi pada individu ke individu lain yang ditampilkan pada desa tersebut. gambar 3.2 2.2 orang yang di atas mobil menggunakan surjan. yaitu pakaian pria tradisional jawa 23 . Pada gambar 3.

2. Terlihat mereka bermain bersama dengan ceria.1 Gambar 4. bola sepak di sebuah padang yang tidak terlalu besar di dekat bukit. Scene ke-4 Visual Iklan Scene Empat Gambar 4.2 Analisis Semiotika Teori Ferdinand De Saussure Analisis Signifier Analisis Signified Gambar 4. gambaran lebih dekat dari anak- di padang rumput.1. suasana langit cerah.2. 4. anak-anak tersebut sedang bermain dekat bukit dengan beberapa anak. lima orang anak sedang bermain Gambar 4. anak tersebut.1. latar sebuah padang rumput di Gambar 4. Gambar 4. pagi menjelang siang. 24 .

Dengan gambaran persahabatan antara anak-anak tersebut. padang rumput yang didominasi warna • Terdapat bola yang melayang diantara cokelat menggambarkan suasana pada siang beberapa orang tersebut. Analisis Semiotika Teori Rolland Barthes Analisis Denotasi Analisis Konotasi Gambar 4.1 • Adanya hamparan rumput yang luas • Adanya hamparan rumput yang luas dan • Latarnya didominasi oleh rumput-rumput latarnya didominasi oleh warna cokelat pada yang berwarna cokelat rumputnya menggambarkan suasana padang • Warna langitnya berwarna biru cerah rumput yang telah mongering. 25 . • Adanya bola yang melayang diantara beberapa orang menggambarkan mereka sedang bermain sepak bola di hamparan padang rumput yang luas. Analisis Signification Pada scene ini Indomie menggambarkan hangatnya kebersamaan. juga keceriaan dan rasa gembira mereka saat bermain.1 Gambar 4. • Terdapat beberapa orang yang sedang • Langit yang berwaarna biru cerah dan adanya melakukan aktivitas. • Adanya beberapa orang yang sedang melakukan aktivitas menggambarkan kebersamaan dalam melakukan suatu aktivitas. hari yang cerah. Dengan harapan Indomie juga bisa memberikan kehangatan layaknya sedang bersama dengan sahabat.

Gambar 4.2 Gambar 4.2
• Terdapat beberapa pada gambar tersebut • Adanya bola dan beberapa orang
sedang mengumpul pada satu titik orang. menggambarkan bahwa mereka sedang
• Terdapat bola pada salah satu kaki dari bermain sepak bola.
kelima orang tersebut. • Adanya bola pada salah satu kaki orang
• Latarnya didominasi oleh rumput-rumput tersebut menggambarkan bahwa ia sedang
yang berwarna cokelat. mengendalikan bolanya menggunakan
• Adanya bola. kakinya.
• Terdapat beberapa pada gambar tersebut
sedang mengumpul pada satu titik
oranggambarkan sedang mengerubungi dan
mencoba merebut bolanya.

26

Analisis Semiotika Visual Teori Charles Sanders Peirce

Analisis Tanda Analisis Ground

Ikon Qualisign
Ikon yang ditampilkan dalam scene ini: Latar waktu yang digunakan pada scene ini
1. Terdapat sembilan pria remaja bermain sepak seperti pada pagi menjelang siang hari, dilihat
bola (gambar 4.1) dari scene-scene sebelumnya yang merupakan
2. Pada gambar 4.1 menujukkan latar dengan kelanjutan waktu tertentu.
dominasi rerumputan serta pepohonan. Kelincahan saat bermain sepak bola (gambar
3. Pria yang mengenakan baju putih sedang 4.2) menggambarkan remaja tersebut sangat
menerima passing bola dari kawannya bersemangat dalam bermain.
(gambar 4.2) Latar tempat digunakan rerumputan (gambar
4.2)sesuai dengan permainan sepak bola, namun
dapat menggambarkan kegersangan tempat
tersebut karena dilihat dari rerumputan yang
berwarna cokelat.

Indeks Sinsign
Indeks yang ditampilkan dalam scene ini: Sinisign dalam scene ini yaitu bahwa eksistensi
1. Para remaja sedang bermain sepak bola guna para remaja bemain sepak bola di lapangan
meluangkan waktu dengan olahraga bersama tanpa menguunakan atribut khusus dapat terjadi,
kawan-kawan. karena di pedesaan mungkin para remaja tidak
2. Latar tempat yang digunakan adalah terlalu menghiraukan atribut
rerumputan, mendukung untuk bermain sepak
bola

Simbol Legisign
Simbol yang ditampilkan dalam scene ini: Legisign pada scene ini yaitu norma
1. Terdapat sebagian pria remaja mengenakan persahabatan, yaitu digambarkan para remaja
kain yang diikatkan di pinggang, guna sedang bermain sepak bola bersama, dengan
menandakan mana kawan main dan lawan ekspresi ceria tanpa adanya ekspresi dendam
main. diantara mereka

27

5. Scene ke-5

Visual Iklan Scene Lima

Gambar 5.1 Gambar 5.2

Gambar 5.3 Gambar 5.4

Analisis Semiotika Teori Ferdinand De Saussure

Analisis Signifier Analisis Signified

Gambar 5.1, latar sebuah pantai dengan Gambar 5.1, pantai tersebut berada di Pulau
bebatuan besar, dan terdapat lima orang yang Belitung,ditandai dengan bebatuannya yang
sedang beraktivitas di pantai tersebut. besar. Kelima orang tersebut sedang berenang

28

anak-anak sedang memakan Gambar 5.3. Analisis Signification Pada scene ini Indomie menggambarkan indahnya kebersamaan. Cara makan salah seorang anak di gambar 5. gambar ini menunjukkan anak-anak dengan anak-anak duduk diatasnya. Ekspresi wajah mereka menggambarkan keceriaan dan kenikmatan. 29 .4. 5. Gambar 5. ketiga orang anak sedang Gambar 5. Gambar 5.4. itu sudah tidak lagi bermain air.3. Anak-anak ini sedang bermain dengan ceria di pantai. gambaran lebih dekat dari view bermain di air. Juga kenikmatan dan kelezatan Indomie. Gambar 5. Indahnya kebersamaan digambarkan melalui kebersamaan anak-anak tersebut bermain di pantai.1. dan bermain di pantai tersebut. Disini Indomie juga menggambarkan bahwa Indomie juga cocok untuk menemani di sela aktivitas bersama teman-teman. Ekspresi mereka memperlihakan keceriaan tersebut. melainkan mereka melakukan sesuatu di atas batu besar. bebatuan besar di laut dangkal Gambar 5. Ternyata anak-anak tersebut sedang memakan Indomie. gambar 5. Tempat makan mereka menunjukkan bahwa itu bekal mereka. Dan setelah mereka selesai bermain.2.3. mereka memakan bekal mereka yang berupa Indomie.2. gambaran lebih dekat dari gambar bekal.4 sangat menggambarkan kelezatan Indomie.

di atas batu dan didalam air. • Adanya cipratan air dan rambut ketiga • Adanya cipratan-cipratan air. • Mulut ketiga anak laki-laki tersebut • Gambar diambil dari atas sehingga terbuka lebar hingga terlihat gigi-giginya orang-orang terlihat kecil. menggambarkan ekspresi wajah ketiganya yaitu bahagia. anak laki-laki tersebut yang basah 30 . Analisis Semiotika Teori Rolland Barthes Analisis Denotasi Analisis Konotasi Gambar 5. • Latar dibuat ngeblur. • Mulut ketiga anak laki-laki tersebut • Adanya batuan yang besar pada latar terbuka lebar hingga terlihat gigi-giginya belakang ketiga anak laki-laki menggambarkan ekspresi wajah tersebut. yang terlihat besar dan latar dibuat • Mulut ketiga anak laki-laki tersebut ngeblur menggambarkan bahwa gambar terbuka lebar hingga terlihat gigi. ngeblur menggambarkan bahwa gambar • Adanya pasir yang berwarna putih.2 Gambar 5. ketiga anak laki-laki tersebut.2 • Adanya gambar tiga orang anak laki. ketiganya yaitu bahagia.1 • Adanya batu-batuan yang berukuran • Adanya gambar tiga orang anak laki-laki besar. yang terlihat besar dan latar dibuat • Adanya perairan yang bening. diambil dari dekat agar terfokus pada • Adanya beberapa orang yang berdiri ketiga anak laki-laki tersebut. Gambar 5. • Adanya cipratan air dan rambut ketiga anak laki-laki tersebut yang basah menggambarkan bahwa mereka sedang berenang. • Langit yang berwarna biru. diambil dari dekat agar terfokus pada giginya. • Adanya gambar tiga orang anak laki-laki laki yang terlihat besar.1 Gambar 5.

31 .4 Gambar 5. berenang. Gambar 5. Gambar 5.3 Gambar 5. • Makan bersama menunjukkan indahnya persahabatan. dari dekat seolah-oah ingin • Terdapat beberapa kotak yang terisi memfokuskan pada ketig anak laki-laki makanan tersebut • Ketiga anak laki-laki tersebut terlihat seperti sedang makan bersama karena mereka sama-sama membawa bekal makanan yang sama.3 • Terdapat beberapa anak laki-laki yang • Adanya batu-batuan yang besar terlihat kecil memperliatkan suasana diatas bebatuan.4 • Terdapat tiga orang anak laki-laki • Adanya tiga orang anak laki-laki dan mewakili beberapa anak laki-laki tadi. • Terdapat batu-batuan yang besar • Adanya anak laki-laki yang terlihat kecil • Langit berwarna putih menggambarkan bahwa gambar diambil dari jauh dan ingin memperlihatkan secara keseluruhan tentang keindahan laut tersebut. latar belakang yang ngeblur • Latar belakang anak laki-laki tersebut memperlihatkan bahwa gambar diambil ngeblur. • Rambut ketiga anak laki-laki tersebut menggambarkan bahwa mereka sedang basah.

(gambar 5.4) Pulau Belitung.4) kejadian ini mungkin akibat dari lelahnya bermain guna memerlukan energi dengan cara makan mie.4) Latar waktu yang digunakan adalah siang menjelang sore.1) guna merasakan setelah itu makan mie Indomie (dapat terjadi tantangan dan keseruan bersama kawannya.4) Indeks Sinsign Indeks yang ditampilkan dalam scene ini: Eksistensi anak-anak bermain di pantai dengan 1.2) guna ingin lebih merasakan sensasi air laut. 3.1 s. Para anak tersebut makan mie dalam kotak makan (gambar 5. (gambar 5.d 5.d . Analisis Semiotika Visual Teori Charles Sanders Peirce Analisis Tanda Analisis Ground Ikon Qualisign Ikon yang ditampilkan dalam scene ini: Latar tempat yang digunakan adalah pantai di 1. Anak kecil terjun bebas dari bebatuan ke mengenakan celana pendek benar adanya dan dasar pantai (gambar 5. Empat anak laki laki (gambar 5.d . Bebatuan (gambar 5. Latar tempat pantai (gambar 5. Mie dalam kotak makan (gambar 5.1 s.4) 3. 32 . Empat anak laki-laki telanjang dada (gambar 5. karena hanya pantai disana yang 2. keeksistensiannya) 2. Ekspresi anak-anak yang ceria menggambarkan persahabatan saat bermain.1 s.4) 4. karena pada saat waktu tersbut cocok untuk bermain tidak terlalu panas karena triknya matahari.1) memiliki bebatuan besar.3 dan diperjelas gambar 5.

33 . Anak-anak tersebut memakai celana pendek ini adalah bermain di pantai sangat asik dengan dan telanjang dada menandakan bahwa kawan-kawan dilihat dari ekpresi wajah ceria mereka kompak dan solid. Bebatuan yang besar di pantai tersebut menandakan latar tempat berada di salah satu pantai di Belitung. rumah/dimasak ditempat) membuat energi anak tersebut. (gambar 5. 3. semangat dapat lahir kembali.Simbol Legisign Simbol yang ditampilkan dalam scene ini: Norma-norma yang menjadi ketetapa pada scene 1. Mie yang disajikan setelah bermain di air hidangan mie (membawa bekal dari laut melambangkan kehangatan bagi anak.4) dan setelah bermain menyantap 2.

di sebuah ruangan yang terbuat Gambar 6. ruangan tersebut kemungkinan dari kayu.3 Analisis Semiotika Teori Ferdinand De Saussure Analisis Signifier Analisis Signified Gambar 6. 6.1 Gambar 6. terdapat dua wanita sedang adalah tempat membuat batik.2.1. dan jemuran. Wanita tersebut kemungkinan adalah pengrajin batik Gambar 6. Dan para wanita 34 .2. Scene ke-6 Visual Iklan Scene Enam Gambar 6. pekarangan tersebut merupakan wanita.1.2 Gambar 6. seorang Gambar 6. tempat menjemur kain batik. di sebuah pekarangan.

kain tersebut. sedang mengangkat kedua tangannya • Terdapat pula seorang perempuan yang menggambarkan bahwa ia sedang memegang sedang mengangkat kedua tangannya. Menunjukkan keakraban rasa Indomie dengan lidah orang Indonesia. tidak terlalu cerah.3. Gambar 6. beristirahat sambil berbincang dan menyantap Indomie bisa mengisi ulang kembali rasa semangat kita. 35 . sedangkan dua yang lainnya sedang beristirahat santai dengan menyantap Indomie. 6. • Latarnya berwarna redup menggambarkan • Terdapat kain-kain yang sedang sinar matahari yang mulai berkurang. cahaya matahari yang tidak terlalu cerah • Terdapat sinar cahaya matahari yang menggabarkan suasana sore hari. dua orang wanita sedang Gambar 6. • Latarnya berwarna redup dan terdapat sinar • Latarnya berwarna redup. dan dua sedang makan. ini adalah pengrajin batik.membatik. Dan berbincang dengan kawan menggambarkan kehangatan dan keakraban.3. • Terdapat pepohonan pada latarnya.1 Gambar 6. gambaran lebih dekat dari gambar menyantap mie sambil berbincang. Di sela-sela bekerja. Analisis Signification Pada scene ini Indomie menggambarkan hangatnya kebersamaan.2 yang menjadi fokus dua wanita yang sedang menyantap Indomie. Dua orang wanita sedang membatik. Analisis Semiotika Teori Rolland Barthes Analisis Denotasi Analisis Konotasi Gambar 6.1 • Terdapat beberapa orang pada gambar • Terdapat pula seorang perempuan yang tersebut.

yang digunakannya. • Adanya perempuan yang disanggul dan menggunakan kebaya yang sedang membatik menggambarkan bahwa suasana berada didaerah jawa. mangkok 36 . • Adanya dua orang perempuan yang • Terdapat meja menggunakan kebaya menggambarkan • Terdapat mangkok. • Terdapat kain-kain yang sedang dilebarkan • Terdapat tiang-tiang penyangga kain dan terdapat tiang-tiang penyangga kain menggambarkan bahwa kain-kain tersebut tengah dijemur diatas tiang-tiang tersebut. dilebarkan. suasana didaerah jawa. mangkok yang berisi makanan didepannya • Adanya barang-barang yang terbuat dari menggambarkan mereka sedang makan. menggambarkan mereka sedang membatik.3 • Adanya dinding yang terbuat dari kayu • Adanya dinding yang terbuat dari kayu yang yang berwarna cokelat. • Terdapat tudung saji. • Salah satu dari perempuan tersebut • Adanya tudung saji.2 • Terdapat dua orang perempuan yang • Terdapat dua orang perempuan yang sedang sedang memegang canting dan kain yang memegang canting dan kain yang menggunakan kebaya dan rambut menggunakan kebaya dan rambut disanggul disanggul. Gambar 6. Gambar 6.3 Gambar 6. meja. berwarna cokelat menunjukkan bahwa itu • Adanya dua orang perempuan yang merupakan rumah tradisional karena material menggunakan kebaya.2 Gambar 6. • Latarnya terlihat berada didalam ruangan karena cahaya didalam terlihat lebih gelap dari pada cahaya yang masuk melalui pintu yang besar. • Terdapat dua orang perempuan yang • Terdapat dua orang perempuan yang menggunakan kebaya yang sedang duduk menggunakan kebaya dan rambut disanggul berhadapan dengan mangkok yang berisi yang sedang duduk berhadapan dengan makanan didepannya. kayu.

mulutnya terbuka lebar sehingga terlihat menggambarkan suasana sedang makan. • Salah satu dari perempuan tersebut mulutnya • Salah satu dari perempuan tersebut terbuka lebar sehingga terlihat giginya sedang memegang sendok kearah menggambarkan bahwa ia sedang tertawa. mulutnya. menggambarkan bahwa ia sedang menyuapkan makanan untuk dirinya sendiri. 37 . • Salah satu dari perempuan tersebut sedang • Adanya sinar matahari yang masuk memegang sendok kearah mulutnya melalui celah-celah jendela. giginya.

6.2) mungkin disebabkan karena mereka Dua wanita menyantap mie yang mangkuknya senang membatik atau sudah ada yang berukuran relatif besar.3. didikung oleh pencahayaan matahari dengan 4. (gambar 6.1) 3.1 s. 5. hangat.1). Kain batik yang berjajar di jemuran bambu 6.d. menambah suasanya semakin mengenakan pakaian adat.1) menata kain batik yang sedang dijemur (gambar 2. menata kain batik yang dijemur ingin karena tidak ada satupun pria yang di tampilkan mengetahui seberapa tingkat kekeringan dalam scene ini. terdapat efek tyndall dari cahaya matahari (gambar 6. Walaupun pria sebenarnya kandungan air pada batik tersebut. Dua wanita yang sedang membatik (gambar 6. Analisis Semiotika Visual Teori Charles Sanders Peirce Analisis Tanda Analisis Ground Ikon Qualisign Ikon yang ditampilkan dalam scene ini: Kualitas dalam pengambilan cahaya yaitu seperti 1. ini dapat membatik. Oleh karena itu. (gambar 6. Pada gambar 6.2) dan kemudian di perjelas pada gambar sambil berbincang-bincang (gambar 6. mungkin juga dapat 38 . karena didukung oleh wanita yang dijemur (gambar 6.2 efek tyndall. eksistensinya biasanya dilakukan saat sore hari dapat terjadi. terdapat dua wanita sedang membatik dan Kehangatan yang ditampilkan dalam scene ini dua wanita sedang menyantap mue (gambar ketika dua wanita yang sedang menikmati mie 6. 2.3) Indeks Sinsign Indeks yang ditampilkan dalam scene ini: Eksistensi yang ditampilkan scene ini yaitu 1.3) 6. Para wanita dari gambar 6.3) Ekpresi pada salah satu wanita yang sedang menikmati mie yaitu bahagia. dapat menandakan bahagia menikmati mie tersbut atau bahagia dapat berbicang dengan wanita yang dihadapannya. Wanita sedang menata kain batik yang sore hari.1 wanita yang sedang wanita-wanita lah yang hanya dapat membatik.

kebudayaan. 2.2. tradisional seperti tampak pada gambar 6. pesan sebelumnya. Rumah yang ditampilkan yaitu rumah tradisonal. terlihat dari penggunaan material seperti kayu (gambar 6. didukung kehidupan sehari-hari guna melestarikan motif batik yang mereka kenakan. Para wanita menggunakan pakaian wanita-wanita yang hanya boleh membatik. Dua wanita yang sedang menyantap mie disebabkan mereka ingin berbincang- bincang sambil menikmati mie tersebut Simbol Legisign Simbol yang ditampilkan dalam scene ini: Norma yang ditampilkan dala scene ini yaitu 1. terjadi. Serta penggunaan pakaian tradisional dalam terlihat memakai kebaya jawa.3) dan didukung juga oleh jemuran yang terbuat dari bambu (gambar 6. 3.1) 39 .

gunung tersebut adalah Gunung orang sedang jongkok menghadapnya. Dua orang tersebut sedang beristirahat samping mereka terdapat kayu dua ikat. 40 .1.1. dan di Sumeru. Scene ke-7 Visual Iklan Scene Tujuh Gambar 7. di sela mencari kayu bakar.3 Analisis Semiotika Teori Ferdinand De Saussure Analisis Signifier Analisis Signified Gambar 7. Kemungkinan mereka adalah orang yang tinggal di dekat pegunungan.1 Gambar 7. terlihat latar gunung dengan dua Gambar 7.2 Gambar 7. 7.

dan ada dua ikat kayu bakar di sebelah mereka. Gambar 7.Gambar 7. Mencari kayu bakar untuk menghangatkan diri di malam hari juga perapian kompor tungku. Terlihat salah seorang sedang memandangi rekannya dan rekannya ini sedang memandang ke arah gunung. Matahari sudah mulai turun. membelakangi layar menggambarkan mereka 41 . awan-awan yang berarak. kedua orang sedang mengobrol Gambar 7.2.1 • Adanya puncak gunung-gunung.3.3. Meskipun melelahkan tapi dengan beristirahat sebentar dan berbicara dengan rekan sambil melihat indahnya pemandangan Gunung Semeru membuat mereka kembali semangat.1 Gambar 7. • Terdapat dua orang yang sedang • Terdapat kumpulan kayu-kayu yang diikat. • Adanya puncak gunung-gunung • Adanya langit yang berwarna biru dan menggmbarkan suasana diatas gunung.2. gambaran lebih dekat dari kedua orang tersebut. kedua orang tersebut kembali yang sedang berjalan melanjutkan perjalanannya dengan membawa kayu bakar mereka. terlihat latar gunung dan orang Gambar 7. Analisis Semiotika Teori Rolland Barthes Analisis Denotasi Analisis Konotasi Gambar 7. Analisis Signification Pada scene ini menggambarkan sisi kehidupan orang Indonesia di pegunungan.

Gambar 7. salah • Terdapat dua orang pada gambar ini. • Kedua orang tersebut terlihat lebih kecil • Terdapat dua orang yang menggunakan menggambarkan bahwa pengamilan gambar pakaian hangat yang sedang membelakangi diambil dai jarak jauh karena ingin layar. • Adanya puncak gunung-gunung • Adanya langit yang berwarna biru dan menggmbarkan suasana diatas gunung. • Terdapat dua orang yang menggunakan • Terdapat rumput-rumput.2 Gambar 7. pakaian hangat dan juga terdapat kayu-kayu yang diikat menggambarkan bahwa keduanya tengah mencari kayu. • Terdapat dua orang pada gambar ini. menggambarkan bahwa pengambilan gambar ingin terfokus pada kedua orang tersebut saja. layar. membelakangi layar menggambarkan mereka sedang melihat kearah puncak gunung- gunung tersebut.2 • Terdapat langit yang berwarna biru muda.• Terdapat dua orang yang menggunakan sedang melihat kearah puncak gunung- pakaian hangat yang sedang membelakangi gunung tersebut. 42 . memperlihatkan suasana keindahan diatas • Terdapat kumpulan kayu-kayu yang diikat. pengambilan gambar diambil dari sisi pria • Terdapat kumpulan kayu-kayu yang diikat. • Latar pada gambar ini dibuat ngeblur • Latar pada gambar ini dibuat ngeblur. tersebut. Gambar 7. awan-awan yang berarak.3 • Kedua orang tersebut terlihat lebih kecil.3 Gambar 7. • Terdapat dua orang yang sedang • Terdapat rumput-rumput. salah satu dari kedua orang tersebut hanya terlihat satu dari kedua orang tersebut hanya wajah dari samping menggambarkan bahwa terlihat wajah dari samping. gunung tersebut. • Terdapat pohon-pohon. • Adanya puncak gunung-gunung.

pria lain (gambar 7. Terdapat kumpulan kayu yang diikat dengan bukit dan turun ke bawah. memasak. Analisis Semiotika Visual Teori Charles Sanders Peirce Analisis Tanda Analisis Ground Ikon Qualisign Ikon yang ditampilkan dalam scene ini: Qualisign yang ditampilkan pada scene ini yaitu 1.1 dan gambar 7.1) Latar tempat digunakan pegunungan. 2. keberadaanyanya karung putih (gambar 7. mungkin persediaan kayu di atas kemungkinan digunakan untuk bahan bakar bukit lebih banyak. serta awan- awan (gambar 7. Gestur pria yang sedang duduk dengan tangan yang melindungi tubuh (gambar 7. 2.3 dua orang pria tersebut turun dengan memikul kayu yang ia bawa. mengingat pada daerah pegunungan masyarakat lebih memilih kayu Dua pria yang duduk seperti sejenak berisitirahat dibandingkan alat lainnya. 43 . pegunungan.2) guna ingin menyampaikan gagasan dalam bentuk berkomnikasi.1) mendekati tebenamnya matahari. Salah satu pria yang sedang berbicara kepada keberadaanya kemungkinan dapat pula terjadi. menunjukkan keindahan alam yang eksotis. Indeks Sinsign Indeks yang ditampilkan dalam scene ini: Eksistesnsi pria yang membawa kayu dari atas 1. kumpulan kayu.2) menggambarkan suasana yang dingin. Dua orang pria yang sedang duduk jongkok latar waktu yang menandakan sore hari yang (gambar 7. 3.2) dapat terjadi. memandangi pemandangan alam yang cantik. Pada gambar 7. guna ingin kembali ke rumah masing-masing dengan memanfaatkan kayu tersebut.

2. 3. menandakan sedang menikmati pemandangan alam sekitar (gambar 7.2). Penggunaan pakaian seperti topi dan jaket pria sedang memikul kayu dan selanjutnya akan menandakan bahwa suasana tersebut dingi dimanfaatkan.2). menandakan bahwa masayarakat (gambar 7. pegunungan memanfaatkan alam sekitar.Simbol Legisign Simbol yang ditampilkan dalam scene ini: Norma yang berlaku pada scene ini yaitu dua 1. Gunung-gunung yang digambarkan yaitu gunung sumeru yang terletak d 44 . Dua pria tersebut sedang duduk.

5 45 .2 Gambar 8.3 Gambar 8.1 Gambar 8. Scene ke-8 Visual Iklan Scene Delapan Gambar 8.8.4 Gambar 8.

Mungkin hari sudah sekitar pukul 17.1. terlihat. Gedung Sate. Gambar 8. latar waktu sore hari ditandai kota. Kota tersebut adalah Kota Bandung. terlihat kedai kaki lima. Analisis Semiotika Teori Ferdinand De Saussure Analisis Signifier Analisis Signified Gambar 8. Ditandai dengan atap Gedung Sate yang terlihat pada gambar. Warung tersebut ramai pengunjung. orang Gambar 8. dan beberapa landmark kota Bandung.2.2. jarum mengarah ke angka 6 dan 11. Di sudut kanan gambar terlihat jam dinding. ditandai dengan banyaknya orang yang duduk di meja dan motor yang parkir berjejer di depannya.1. 46 .55 atau waktu sebagian orang makan malam. pada gambar ini kembali lagi orang duduk di meja. pemandangan dari sudut suatu Gambar 8. dengan langit mulai gelap menjelang malam. Kendaraan yang berlalu- lalang di depan warung tersebut dan orang yang mendorong sepedanya menandakan hal ini terjadi di kehidupan sehari-hari sudut kota Bandung. Papan nama warung makan tersebut bertuliskan “Warung Makan Indomie” menandakan bahwa menu yang disajikan berupa Indomie. yang berawalan huruf “D” sebagai kode dari kota Bandung. kendaraan bermotor. juga orang yang Diperkuat oleh plat nomor kendaraan bermotor mendorong sepeda.

5. juga mulai dinginnya hari menjelang malam. Indomie ingin menggambarkan bahwa produknya cukup ekonomis. Gambar 8.Gambar 8. etalase warung. Gambar 8. Ditengah kesibukan tersebut di hari yang mulai malam.3. Gambar 8. di kursi dan seseorang meletakkan makanan Tiga orang pengunjung sedang menerima di meja hidangan dari warung tersebut berupa tiga porsi Indomie.4. Di etalase terlihat display di susun rapih berbagai macam varian Indomie.3. Juga meja lain belakang yang pengunjungnya sedang diantarkan terdapat tiga orang sedang duduk dan seorang hidangan berupa Indomie oleh sang pramusaji. Indomie hadir untuk menghangatkan dan memberi semangat menyelesaikan hari. Analisis Signification Pada scene ini Indomie menggambarkan kesibukan sebuah kota.4. Ia mangkok juga botol saus di atas etalase.4. perempuan menaruh piring. Dengan suasana yang cukup tradisional berupa warung kaki lima. orang-orang ramai datang ke sebuah warung untuk memesan Indomie. perempuan yang membawa nampan nampan. terlihat tiga orang sedang duduk Gambar 8. seorang perempuan membawa Gambar 8. membawa nampan yang terdapat pesanan pengunjung berupa Indomie. dan beberapa adalah sang pramusaji di warung tersebut.dan bisa di dapatkan dimana saja. Dan salah seorang pengunjung berbicara kepada sang pramusaji. termasuk sudut kota. gambaran lebih dekat dari fokus 8. segelas kopi. sepasang tangan.5. fokus kamera diarahkan ke meja dan seorang yang sedang. Ekspresi mereka terlihat sangat tertarik untuk segera menyantap Indomie tersebut. menandakan warung ini benar-benar mengandalkan Indomie sebagai sajiannya. 47 .

terbuka yang didepannya terdapat plang nama • Terdapat motor. diambil dari atas bangunan lain. • Langitnya berwarna gelap menggambarkan suasana menjelang malam hari. 48 . • Beberapa orang yang terdapat di warung makan tersebut menunjukkan bahwa mereka sedang ingin makan di tempat tersebut. menggambarkan bahwa pengambilan gambar • Langitnya berwarna gelap. • Terdapat gedung sate menggambarkan suasana didaerah Bandung . Analisis Semiotika Teori Rolland Barthes Analisis Denotasi Analisis Konotasi Gambar 8. • Langitnya berwarna gelap menggambarkan suasana menjelang malam hari. terlihat hanya bagian atasnya saja • Terdapat pohon-pohon. • Terdapat gedung sate menggambarkan suasana didaerah Bandung. • Terdapat gedung sate. yang bertuliskan “Warung Makan • Terdapat mobil.2 Gambar 8.1 • Terdapat gambar gedung-gedung tetapi • Terdapat gambar gedung-gedung tetapi yang yang terlihat hanya bagian atasnya saja. Indomie”menggambarkan bahwa rumah tersebut merupakan sebuah warung makan.2 • Terdapat rumah-rumah yang bagian • Terdapat rumah-rumah yang bagian depannya depannya terbuka. • Terdapat plat nomor kendaraan “D”yang merupakan plat nomor kendaraan wilayah Bandung .1 Gambar 8. Gambar 8.

telur. meja menggambarkan suasana kebersamaan. • Terdapat botol yang berisi kecap.4 Gambar 8. warung tersebut menggambarkan jika mereka • Terdapat perempuan yang sedang merupakan seorang pembeli di warung memegang mangkok diantara orang-orang tersebut. • Perempuan tersebut membawa nampan • Dinding warungnya terbuat dari kayu yang terdapat mangkok. Gambar 8. dan nampan. yang dijual dari warung tersebut. dan nampan menggambarkan apa • Dinding warungnya terbuat dari kayu. • Terdapat perempuan yang sedang memegang • Terdapat meja dan bangku.3 Gambar 8.4 • Terdapat beberapa orang yang duduk di • Terdapat beberapa orang yang duduk di warung tersebut. • Adanya Perempuan tersebut membawa • Terdapat piring. dan garam diatas meja menggambarkan dan garam diatas meja. • Terdapat etalase yang berisi : mie. menggambarkan jika ia sedang mengantarkan pesanan kepada orang-orang tersebut. yang melayani semua pesanan. • Terdapat meja. yang duduk.Gambar 8.telur. suasana didalam warung tersebut. botol yang berisi kecap. Terdapat tiga orang yang berada dalam satu • Terdapat perempuan yang sedang memegang meja. mangkok diantara orang-orang yang duduk • Terdapat piring dan gelas. sayuran. 49 . • Terdapat mangkok. nampan yang terdapat mangkok • Terdapat seorang perempuan yang menggambarkan bahwa perempuan tersebut membelakangi layar. menggambarkan sederhananya warung tersebut. sendok dan garpu diatas piring yang wajahnya agak diblur menggambarkan jika pengambilan gambar ingin terfokuss pada tiga orang yang berada dalam satu meja. • Terdapat perempuan yang sedang memegang sendok dan garpu diatas piring • Terdapat tiga orang yang berada dalam satu yang wajahnya agak diblur. saus . • Adanya meja.3 • Terdapat etalase yang berisi : mie. sayuran. saus .

5 Gambar 8. mulutnya terbuka.. meja menggambarkan suasana kebersamaan • Terdapat dua orang yang sedang dan kehangatan dalam suasana makan. memegang pinggiiran mangkok. • Mulut sang pria terbuka lebar hingga terlihat giginya menggambarkan ekspresi bahagia ketika indomie diberikan dari pelayan. • Salah satu dari perempuan tersebut • Mulut sang pria terbuka lebar hingga menolehkan mukanya kearah atas hingga terlihat giginya. • Terdapat dua orang yang sedang memegang • Salah satu dari perempuan tersebut pinggiran mangkok menggambarkan sedang menolehkan mukanya kearah atas hingga menerima pesanannya.Gambar 8. mulutnya terbuka menggambarkan ekspresi bahagia ketika indomie diberikan dari pelayan. 50 .5 • Terdapat tiga orang yang berada dalam • Terdapat tiga orang yang berada dalam satu satu meja.

10 terparkir di depan kedai-kedai (gambar 8. atau teh. Jalan dan kumpulan sepeda motor yang jam tangan wanita menunjukkan 18. melepas lelah setelah seharian bekerja dengan menyantap mie. Eksistensi pada kedai yang menyajikan menu kopi.2) . Wanita yang menyajikan mie kepada tersebut hampir dapat ditemukan di setiap jalan sejumlah orang yang duduk.00 (gambar 8. gedung yang tinggi dari pada yang lain. Analisis Semiotika Visual Teori Charles Sanders Peirce Analisis Tanda Analisis Ground Ikon Qualisign Ikon yang ditampilkan dalam scene ini: Latar waktu yaitu ketika matahari terbenam 1.3) dan diletakan di meja (gambar 8. karena kedai-kedai 2. Prdoduk Indomie yang di dalam etalase 51 . berisi mie (gambar 8. Ekspresi dari sejumlah pelanggan (gambar 8. Terdapat produk Indomie di dalam etalase (gambar 8.5) 4. sebabnya adalah perkotaan. Rumah-rumah (gambar 8. eksistensinya dapat dikeadaaan matahari terbenam mungkin ingin terjadi.4 dan gambar 8. Beberapa orang yang di kedai-kedai tidak rapi (gambar 8. dengan minum: air putih.3 terdapat wanita yang adalah bahagia ketika diberikan sajian mie membawa mangkuk (baca: pelayan) yang Indomie oleh pelayan.3) 5.5) Indeks Sinsign Indeks yang ditampilkan dalam scene ini: Parkir sepeda motor di depan kedai yang disusun 1.4 dan gamabr 8. “mie Indomie” benar adanya. Sejumlah orang duduk dan menyajikan mie (gambar 8. didukung oleh jam dinding yang menunjukkan terletak ditengah gambar pukul 18.1) dengan satu (kelanjutan dari scene-scene sebelumnya).5) 3. sejumlah orang tersebut (baca: pelanggan) memesan apa yang ia mau.2) serta terdapat sejumlah orang. Pada gambar 8.2 paling kanan) dan pada 2.

Produk Indomie di dalam etalase. Sejumlah pelanggan disajikan mie oleh pelayan 2. dengan varian rasa yang berbeda-beda. Pada gambar 8. biasanya kedai-kedai yang menyajikan mie dapat diletakkan di etalase ataupun diletakkan di rak Simbol Legisign Simbol yang ditampilkan dalam scene ini: Norma yang berlaku pada Scene ini yaitu parkir 1. dilihat karena bentuk botolnya yang memiliki ciri khas. lainnya.2) yaitu mengikuti mandatory element suatu pertolongan oleh orang lain.2) yaitu wilayah Bandung mengenakan pakaian hitam melihat ke pelayan 3.1 dan gambar 8. Penggunaan plat nomor kendaraan “D” (gambar 8. Penggunaan logo dan warna yang dengan ekspresi berterimaksih.5) menandakan bahwa persediaan mie Indomie pada kedai tesebut banyak. gedung tersebut yaitu Gedung Sate. Terdapat kardus mie Indomie (gamabr 8. 52 .5) terlihat salah satu perempuan yang (gambar 8. 4. pada logo Indomie sendiri. yang teletak di Bandung.4 terdapat saus cabai merk Indofood. 6. menandakan bahwa mie yang disajikan pelanggan adalah mie Indomie. 5. Jawa Barat. Pada gamabar 8.2) gedung yang lebih tinggi deibandingkan menjadikan kebiasaan pengguna sepeda motor. keberadaanya juga dapat dibenarkan. merupakan dimodifikasi pada banner kedai (gambar ketetapan yang membudaya ketika diberikan 8.2 terdapat sepeda motor yang tidak rapi (gambar 8.

1. di kiri gambar ada lapak pedagang minuman “Lollipop Bubble”. Ibu dan seorang anak perempuan yang menunjuk ke arah balon yang di ikat di lapak pedagang balon. latar pasar malam. 9. di cukup ramai. Di kejauhan terlihat juga kincir ria dan komedi putar. Suasana terlihat sangat meriah dan ceria. pengunjung Gambar 9. 53 . Scene ke-9 Visual Iklan Scene Sembilan Gambar 9.2 Analisis Semiotika Teori Ferdinand De Saussure Analisis Signifier Analisis Signified Gambar 9. terliat banyak pernak pernik suatu lapangan tempat diadakannya pasar malam. juga terlihat seorang pedagang balon di hadapannya terdapat keluarga beranggotakan Ayah.1 Gambar 9. Di kanan ada lapak pedagang popcorn. latar waktu adalah malam hari.1. pasar malam. Terlihat banyak lapak para pedagang.

Digambarkan pada gambar 9. Analisis Signification Pada scene ini pasar malam menggambarkan kemeriahan dan keceriaan. di salah satu meja makan. Menandakan pria tersebut adalah pasangan sang wanita.1 • Terdapat banyak orang. lima menunjukkan bahwa itu merupakan • Terdapat para pedagang kaki lima. pada scene ini juga sama.2.Gambar 9. Dilihat dari scene yang lain. Dengan dua orang sedang menikmati hidangan. terdapat sedang menyantap hidangan. suasana keramaian di pasar malam didukung • Terdapat sepeda. pada gerobak yang terlihat di kiri gambar. Lampu-lampu meriah. seorang pria dan seorang wanita Gambar 9. Analisis Semiotika Teori Rolland Barthes Analisis Denotasi Analisis Konotasi Gambar 9. adanya bianglala. • Terdapat komidi putar. Pria pencahayaan yang cukup banyak. dan komidi putar menandakan lokasi masih di pasar malam yang penuh kemeriahan.1 Gambar 9. • Terdapat banyak orang. melihat wanita yang sedang ingin menyuap dengan penuh kehangatan dan tatapan yang cukup dalam. adanya komidi putar. dengan berbagai macam kondisi menyantap Indomie. dengan warna latar yang berwarna gelap. Sang pria terlihat begitu bahagia dan sang wanita terlihat begitu antusias untuk menyantap hidangan. Disini Indomie ingin menggambarkan bahwa produknya juga dapat dinikmati disuasana yang penuh kemeriahan dan keceriaan.2. kincir ria. terlihat kemasan Indomie dengan sedikit blur.2 dua orang sedang menyantap sesuatu. 54 . dan para pedagang kaki • Terdapat bianglala.

• Terdapat sebagian dari badan gerobak penjual yang dibuat ngeblur menunjukkkan pengambilan gambar hanya ingin terfokus pada pria dan wanita tersebut yang menggambarkan bahwa indomie bisa dinikmati dimana saja. makan bersama setelah kehabisan energy di • Terdapat sebagian dari badan gerobak pasar malam tersebut. • Terdapat pria dan wanita sedang duduk • Terdapat sebagian badan bianglala. penjual yang dibuat ngeblur.• Terdapat balon.2 Gambar 9.2 • Terdapat lampu-lampu. Gambar 9. • Langit yang berwarna gelap menggambarkan • Langit yang berwarna gelap bahwa tempat rekreasi tersebut terjadi pada malam hari. 55 . bersama dalam satu meja yang terdapat • Terdapat pria dan wanita sedang duduk mangkuk makanan didepan mereka bersama dalam satu meja yang terdapat menggambarkan bahwa mereka sedang mangkuk makanan didepan mereka.

kincir ria.1 terdapat banyak ikon seperti dengan aneka wahana permainan. susana yang ramai dengan orang-orang (baca: sejumlah orang. pengunjung) dan orang yang berjualan 2. guna memenuhi penghasilan sipenjual. Gambar 9. 2. menujukkan rasa kasih sayang. Simbol pada gambar 9. Pada gambar 9. gerobak. Untuk pria dan wanita makan orang ingin tahu ada apa saja di tempat bersma keeksistensiannya dapat terjadi. Suasana pasar malam dengan aneka hiburan dengan pangunjung dan orang yang berjualan mengundang banyak orang.2 terlihat pria dan wanita makan bersama.1 yaitu logo “pop orang berjualan sampai malam. norma yang 56 . Banyak gerobak-gerobak jualan (gambar 9. Terdapat pria dan wanita maka bersama (gambar 9. Indeks Sinsign Indeks yang ditampilkan dalam scene ini: Eksistensi bahwa pasar malam yang ramai 1.2) yang sedang makan bersama. tersebut.dan gerobak Latar waktu digunakan petang hari. lampu-lampu. karena orang. Ekspresi dari pria (gambar 9. 3. botol saus cabai.1). berar adanya. Analisis Semiotika Visual Teori Charles Sanders Peirce Analisis Tanda Analisis Ground Ikon Qualisign Ikon yang ditampilkan dalam scene ini: Latar tempat yang digunakan yaitu pasar malam 1. Dengan komidi putar.2) guna ingin memenuhi asupan energi. balon. Simbol Legisign Simbol yang ditampilkan dalam scene ini: Legisign pada scene ini yaitu banyak nya orang- 1. karena biasanya pasar malam ramai ketika setelah matahari terbenam.

menandakan apa yang terkandung yaitu terntang usaha penjual demi mereka jual di presentasikan oleh logo mendapatkan penghasilan. Pria dan wanita makan bersama. Terdapat tipografi “Rp. 57 .000.00” di gerobak “liliput bubble” menandakan harga jual per satu produknya. 2.2) menandakan bahwa yang dimakan oleh pria dan wanita tersebut adalah mie Indomie. 4. corn”. menandakan balon terkandung yaitu rasa kasih dan sayang ketika tersebut untuk anak-anak. Lampu-lampu yang bernyala-nyala menandakan kegembiraan setiap orang yang mengunjungi tempat atau wahana tersebut. 6. Simbol kemasan mie Indomie di dalam gerobak (gambar 9. tersebut. norma yang 3. Balon-balon yang dijual. “liliput bubble”. 5. Terlihat anak saat menyajikan mie (pesan kehangatan) perempuan yang menunjuk ke balon tersebut.

3 Analisis Semiotika Teori Ferdinand De Saussure Analisis Signifier Analisis Signified Gambar 10. sebuah ruangan dengan meja Gambar 10.1 Gambar 10. Scene ke-10 Visual Iklan Scene Sepuluh Gambar 10. tersebut merupakan ruangan sebuah gedung dari bentuk jendela dan plafonnya. 10. diperkuat dengan orang-orang yang menggunakan pakaian formal.2 Gambar 10. Meja kerja menandakan bahwa itu adalah perkantoran.1. Sebagian sedang 58 .1. terlihat jelas bahwa ruangan kerja dan beberapa orang.

empat orang sedang makan Gambar 10.2.3. Memperlihatkan bagaimana lainnya.1.2. Dengan ini Indomie ingin menggambarkan kehangatan yang produknya berikan. kedudukan gedung tersebut di sudut kota Jakarta yang penuh dengan pencakar langit. dan seorang di belakang terlihat empat orang sedang makan Indomie sedang tersenyum dengan latar ruang kantor. sebuah ruangan dalam gedung Gambar 10. dimana saja. Indomie menggambarkan bahwa produknya sangat cocok dihidangkan kapan saja. nyaman. Gambar 10. gambaran dekat dari gambar 10. untuk semua warga Indonesia. Analisis Signification Pada scene ini menggambarkan suasana lembur di perkantoran. Gambar 10. merupakan bagian luar dari di perkotaan. 59 . sambil berbincang. dan akrab. Dan juga dikaitkan dengan scene sebelumnya. terlihat gedung pencakar langit ruangan tersebut. Gestur dan mimik mereka menggambarkan suasana yang hangat.3. sambil berbincang di tengah ruang kantor. tapi para pekerja di kantor ini tetap santai dan berbincang dengan hangat juga di temani oleh Indomie. berbincang-bincang di tengah ruangan. Walaupun lembur umumnya lelah.

dan menggunakan kemeja. Terdapat • Hanya beberapa meja yang lampu meja dan seorang pria yang sedang memegang komputer masih menyala menunjukan bahwa mangkuk yang berisi indomie.1 • Terdapat beberapa oraang yang • Terdapat beberapa oraang yang menggunakan menggunakan pakaian formal seperti pada pakaian formal seperti pada pria pria menggunakan kemeja. lampu meja.2 Gambar 10. dan komputer masih menyala.2 • Terdapat beberapa orang dalam satu meja • Terdapat beberapa orang dalam satu meja yang sama sedang menikmati indomie.dasi.komputer. Analisis Semiotika Teori Rolland Barthes Analisis Denotasi Analisis Konotasi Gambar 10. kursi. dan dikantor. 60 . dan celana bahan celana bahan. • Terdapat seorang pria yang sedang memegang mangkuk yang berisi indomie menunjukkan bahwa iklan ini ingin menunjukkan bahwa indomie bisa dinikmati pada waktu apa saja dan dimana saja. • Terdapat banyak meja yang komputer dan • Terdapat banyak meja yang komputer dan lampunya sudah dimatikan menggambarkan lampunya sudah dimatikan. menunjukkan bahwa mereka sedang berada • Terdapat meja-meja. Gambar 10. sedang lembur dikantor.1 Gambar 10.dasi. suasana sudah menjelang larut malam dan • Hanya beberapa meja yang lampu meja sudah tidak lagi ramai. yang sama sedang menikmati indomie menggambarkan suasana kebersamaan walaupun sedang lembur dan indomie tetap setia menemani.

• Langit yang berwarna hitam menggambarkan • Terdapat jalan raya yang terlihat kecil. suasana malam hari yang larut. 61 . yang menyala menggambarkan suasana kota • Terdapat gedung-gedung tinggi yang futurustik disekitarnya yang menyala.3 Gambar 10.Gambar 10. • Langit yang berwarna hitam.3 • Suasana dalam kantor yang terlihat • Terdapat gedung-gedung tinggi disekitarnya didalam kaca.

seperti memeasan kepada pramusaji 62 .2) digambarkan penuh kegembiraan 4. mungkin perintah oleh pimpinan (gambar 10. Orang-orang yang sedang menyantap mie mangkuk. Indeks Sinsign Indeks yang ditampilkan dalam scene ini: Eksistensi pada scene ini yaitu orang-orang 1. Terdapat tujuh orang mengenakan pakaian meja (paling kanan) pada gambar 10.2) selanjutnya terdapat gelas.1) menujukkan pukul 22. rak-rak jika waktu tersebut adalah ketika orang-orang (gambar 10.3) menambha kesan kehangatan dalam bekerja. guna Kejadian makan mie saat lembur kerja. tempat perkantoran. bekerja hingga lembur. Pada gambar 10. menandakan bahwa pada waktu tersebut masih banyak aktivitas-aktivitas perkotaan. meja. Orang-orang sedang menyantap mie. Empat orang sedang menyantap mie (gambar 10. keberadaanya dapat terjadi. 3. melepas rasa lapar saat bekerja. dapat dihubungkan bahwa lampu.1) guna ingin mendapatkan ataupun ingin mendapatkan insentif. dan sendok (gambar 10. Terdapat buku-buku. printer. 2.1 formal (gambar 10. dilihat dari jalan raya penuh dengan kendaraan. komputer. dengan suasana latar 2.2) sedang lembur bekerja. dengan berbagai cara untuk mendapatkannya. dilihat dari jam yang diletakan di 1. kejadian tersebut benar masih terdapat orang-orang yang bekerja adanya. Latar waktu yang ditmapilkan malam hari. Analisis Semiotika Visual Teori Charles Sanders Peirce Analisis Tanda Analisis Ground Ikon Qualisign Ikon yang ditampilkan dalam scene ini: Latar waktu.1). insentif.10. Terdapat gedung-gedung dan jalan raya ditambah mereka berbincang-bincang (gambar 10. kursi (gambar 10.3 ditampilkan luar kantor yang dijadikan latar tempat pada gambar sebelumnya.

orang-orang tetap presentasi dari kantor semangat bekerja 2. yaitu Walaupun hari sudah malam. dengan pakaian formal.2) menujukkan kalangan menengah dan/atau menegah ke atas. Latar yang ditampilkan seperti adanya orang kebersamaan dan kerjasama dalam bekerja. Dilihat dari pakaian (gambar 10. suasa latar. 63 .Simbol Legisign Simbol yang ditampilkan dalam scene ini: Norma yang terkandung dalam scene ini yaitu 1.

1.1 Gambar 11. 11.3 Analisis Semiotika Teori Ferdinand De Saussure Analisis Signifier Analisis Signified Gambar 11.1. salah satu landmark persimpangan sebuah kota dengan gedung Jakarta.2 Gambar 11. Suasana malam hari dengan gemerlap pencakar langit lampu gedung dan jalan ibu kota. monas dengan view yang sangat tinggi. Scene ke-11 Visual Iklan Scene Sebelas Gambar 11.2. terlihat gambar dari atas Gambar 11. Gambar 11. gambar semakin menjauh dan Gambar 11. 64 .2 terlihat landmark lainnya yaitu tinggi. Bundaran HI.

3. • Adanya jalanan yang melingkar • Terdapat atap dari gedung-gedung yang menggambarkan bahwa jalanan itu menyala. “Ada semangat dan kehangatan yang menemani Indonesia” dimaksudkan produk Indomielah yang selalu menemani Indonesia. Analisis Signification Pada scene ini menggambarkan Indonesia. pulau tersebut adalah negara tipografi dan logo perusahaan. 65 . Berurut dari scene 1 hingga akhir. Analisis Semiotika Teori Rolland Barthes Analisis Denotasi Analisis Konotasi Gambar 11. juga logo Indomie. yaitu dari pagi hingga malam. tipografi bertuliskan “ada semangat dan kehangatan yang menemani Indonesia”. dan sebuah Gambar 11. merupakan bundaran HI yang terdapat di daerah Jakarta. • Terdapat atap dari gedung-gedung yang menyala menggambarkan bahwa pengambilan gambar dari arah atas seperti ingin menunjukkan keseluruhan kota Jakarta pada malam hari. beberapa bersinar merupakan kota yang sudah mulai ramai penduduk. Memberikan semangat dan kehangatan.1 Gambar 11. gambar pulau.3.Gambar 11.1 • Adanya jalanan yang melingkar. Dari ujung Indonesia sampai Jakarta. Latar waktu malam sendiri menandakan berakhirnya suatu aktifitas dalam sehari. Indonesia. semua ditemani Indomie.

.2 • Pengambilan gambar yang semakin • Pengambilan gambar yang semakin menjauh menjauh menunjukkan suasana kota Jakarta yang terlihat semakin kecil.3 • Terdapat pulau-pulau seluruh Indonesia • Terdapat pulau-pulau seluruh Indonesia yang yang menyala. berarti bahwa Indomie selalu menemani seluruh masyarakat Indonesia.Gambar 11. menyala menggambarkan bahwa iklan ini • Terdapat logo dari produk iklan ini yang ingin memberi tahu jika produknya sudah ada terdapat pada pojok kiri atas bertuliskan sampai ke seluruh Indonesia. 66 .2 Gambar 11. Gambar 11. “Indomie” • Terdapat tulisan “ Ada Semangat dan • Terdapat tulisan “ Ada Semangat dan Kehangatan Yang Menemani Indonesia” Kehangatan Yang Menemani Indonesia”.3 Gambar 11.

Bundaran HI. Semakin lama semakin mengecil (zoom-out) waktu untuk Indonesia.3) Latar waktu yang digunakan adalam malam hari. 2. dan peta terlihat tidak terang. Terdapat kata “Ada semanagat dan kehangatan yang menemani Indonesia” bahwa Indomie ingin menyampaikan pesan utama dari iklan tersebut.1) menandakan kebersamaan Indomie ada disetiap 2.2 dan sampai terlihat pulau (gambar 11. mungkin diperoleh dari gambaran di kehidupan kota. DKI Jakarta. dapat berupa tagline iklan. pada gambar 11. Pada gamabr 11. hari yang di lihat dari atas (gambar 11. 67 . di dukung oleh yaitu masayarakat perkotaan relatif lebih banyak ketika pengambilan gambar zoom out menggunkaan listrik dari pada wilayah yang terdapat wilayah taman Monas. Analisis Semiotika Visual Teori Charles Sanders Peirce Analisis Tanda Analisis Ground Ikon Qualisign Ikon yang ditampilkan dalam scene ini: Latar yang digunakan adalah dari DKI Jakarta 1. Simbol Legisign Simbol yang ditampilkan dalam scene ini: Norma pada scene ini yaitu lampu-lampu yang 1. Pada scene ini ingin menampilkan kemungkinan terjadi. Indeks Sinsign Indeks yang ditampilkan dalam scene ini: Eksistensi peta yang di zoom out dapat 1. Gedung-gedung dan jalan raya pada malam hingga me-zoom out ke kepulauan Indonesia. DKI Jakarta.1 menunjukkan wilayah terang terlihat di berbagai kota besar Indonesia.3) menandakan wilayah tersebut padat penduduk dengan akses listrik. dengan kilauan lampu2 dari kejauhan (gambar 11. dengan me. olah perangkat lunak komputer yang canggih zoom out gedung2 hingga tampilan pulau.

2.3) dan negara-negara ASEAN lainnya. guna audience lebih peduli dengan memperhatikan logo tersebut. Menandakan bahwa Indomie tersebar di seluruh indonesia didukung oleh tagline “Ada semanagat dan kehangatan yang menemani Indonesia”. 68 . Seteleh itu menujukkan peta Indonesia (gambar 11.3 menandakan mandatory element dari perusahaan tersbut. 3. dan tersebar di negara-negara ASEAN. Logo Indomie pada gambar 11.

logotype. Gambar 12. Scene ke-12 Visual Iklan Scene Duabelas Gambar 12. 12.1. logotype perusahaan Indofood dan tagline-nya yang berbunyi “Lambang Makanan Bermutu” Analisis Signification Pada scene ini memperlihatkan logotype Indofood sebagai induk perusahaan dari Indomie. 69 .1 Analisis Semiotika Teori Ferdinand De Saussure Analisis Signifier Analisis Signified Gambar 12.1. “Lambang Makanan Bermutu” maksudnya adalah Indofood merupakan suatu wujud realisasi dari makanan bermutu. Menjamin produknya bermutu dalam hal kualitas bahan dan olahan produk.

1 • Terdapat logo dari perusahaan produk iklan • Terdapat logo dari perusahaan produk iklan ini. Bermutu”.1 Gambar 12. 70 . • Terdapat tulisan “Lambang Makanan Bermutu” berarti bahwa semua produk makanan yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut merupakan makanan dengan kuliatas bagus. Analisis Semiotika Teori Rolland Barthes Analisis Denotasi Analisis Konotasi Gambar 12. ini menunjukkan bahwa iklan ini dibuat oleh • Terdapat tulisan “Lambang Makanan perusahaan tersebut.

Analisis Semiotika Visual Teori Charles Sanders Peirce Analisis Tanda Analisis Ground Ikon Qualisign Ikon yang ditampilkan dalam scene ini tidak ada Kualitas dari penggunaan warna. Dalam logo indofood tersebut. salah satunya Indomie. terdapat tulisan lambang makanan bermutu. melambangkan kebersihan (steril) dari produk indofood dan logo berwarna biru melambangkan kepercayaan (dari produk- Indeks produk Indofood yang bermutu) Indeks yang ditampilkan dalam scene ini yaitu Iklan Indomie ingin menampilkan logo Indofood Sinsign yang merupakan Induk perushaannya. bermakna bahwa produk-produk Indofood berkualitas. 71 . dengan background putih. guna Sinsign yang ditampilkan dalam scene ini tidak mengingatkan kepada audience bahwa produk ada Indomie Simbol Legisign Simbol yang ditampilkan dalam scene ini yaitu Legisign yang ditampilkan dalam scene ini tidak logo perusahaan Indofood. mengingat Indofood ada merupakan perushaan besar di Indonesia dengan berbagai macam priduk.

“Ada semangat awali pagi” Lirik ini menggambarkan rasa semangat di pagi hari. Luas Indonesia terbentang dari Sabang hingga Merauke. Scene 1 menggambarkan kehidupan pesisir yang bermata pencaharian sebagai nelayan. Sabang sendiri. Jadi banyak daerah pesisir dan pantainya. “Yang selalu hadirkan ceria” Yang di maksud selalu hadirkan ceria pada lirik ini adalah produk Indomie itu sendiri. merupakan sebuah pulau yang mayoritas penduduknya adalah nelayan. Indomie mampu menghangatkan mereka layaknya kayu bakar yang dibuat perapian. Didukung oleh visual yaitu berupa kegiatan pagi hari berupa sarapan dan bersiap berangkat sekolah. dengan ditampilkannya indomie sebagai santapan kedua orang yang sedang berbincang. “Indomie-indomie seleraku” 72 . Menempuh pendidikan sendiri menggambarkan semangat belajar. nama tempat yang disebutkan di awal lirik. rasa ingin tahu yang tinggi. Lalu seberapa hangat yang diberikan Indomie di ibaratkan dengan pendaki gunung yang sedang beristirahat membutuhkan kehangatan. Kata “semangat” digambarkan dengan visual anak yang menempuh pendidikan. Indomie juga memberikan kehangatan. juga sekelompok anak dengan latar lain bermain air dengan senyum lebar dan gembira. dan keinginan untuk menjadi lebih baik.13. “Kehangatan sepanjang hari” “kehangatan” disini dikuatkan dengan visual berbincang dengan teman. dimaksudkan bahwa Indomie juga memberikan keceriaan pada penikmatnya. Gestur anak yang berjalan dengan berlari dan berlompat ringan juga menggambarkan semangat. Kaitannya dengan scene 1 dimana lirik ini di nyanyikan adalah Indonesia merupakan negara kepulauan. Analisis Audio “Dari Sabang sampai Merauke. Lalu visual menghadirkan Indomie dalam bentuk bekal anak. Kata “ceria” di kuatkan dengan visual anak bermain sepak bola dengan gembira.” Lirik ini menggambarkan Indonesia.

baik suku. Mitos dalam teori Rollan Baryhes. bahwa Indomie dapat disajikan kapan saja dan dimana saja. Kesimpulan Kesimpulan dalam iklan ini yaitu bahwa Indomie ingin membangun citra bahwa produknya cocok untuk semua kalangan masyarakat Indonesia. Diperkuat dengan keseluruhan visual pada iklan. Yang menggambarkan kegiatan sehari-hari dari berbagai penjuru Indonesia namun tetap ditemani oleh Indomie sebagai hidangan kesukaan. dan ekonomi. 14. “Indomie dari dan bagi Indonesia” Disini dimaksudkan bahwa Indomie merupakan produk dari Indonesia untuk orang Indonesia. Juga membangun citra bahwa produknya terbuat dari hasil bumi Indonesia dan dibuat untuk Indonesia. Indomie juga menggambarkan bahwa produknya memberikan semangat dan kehangatan bagi para konsumennya. “Indomie seleraku” “Indomie seleraku” adalah jargon dari Indomie sendiri. budaya. Produk ini juga ingin menunjukkan bahwa Indomie selalu menemani disetiap waktu baik dari pagi hingga malam. Jargon ini menggambarkan bahwa Indomie memang seleranya orang Indonesia. serta bagi yang memakan Indomie yaitu dapat memancarkan semanagat dan kehangatan kebersamaan 73 . Pengulangan kata “Indomie” menunjukkan seberapa antusiasnya orang yang menganggap Indomie adalah seleranya. “-ku” di sini mewakili orang Indonesia. Kata-kata ini juga di kuatkan dengan visual ramainya pengunjung dengan penuh antusiasme memesan Indomie di kedai kaki lima yang menyajikan Indomie.