You are on page 1of 798

DOKUMEN PENGADAAN E-LELANG

PEKERJAAN KONSTRUKSI

Nomor : 25/Pokja-5-ULP/II/2018

Paket Pekerjaan

REHABILITASI GORONG-GORONG KM. BMS. 13+200 (RUAS :
SOKARAJA - KALIMANAH)

METODE PEMILIHAN LANGSUNG
PASCAKUALIFIKASI 1 FILE SISTEM GUGUR

Disusun dan Ditetapkan :

POKJA 5 ULP PROVINSI JAWA TENGAH
Gedung D Jl. Pahlawan No. 9 Semarang
e-mail : pokja5.ulp.provjateng@gmail.com

Kontrak Harga Satuan

BAB I
UMUM

A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 54
Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta
perubahannya dan aturan turunannya.

B. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai
berikut:

Dokumen Pengadaan : dokumen yang ditetapkan oleh Kelompok Kerja
ULP/Pejabat Pengadaan yang memuat
informasi dan ketentuan yang harus ditaati oleh
para pihak dalam proses pengadaan
barang/jasa;
Pekerjaan Konstruksi : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan
pelaksanaan konstruksi bangunan atau
pembuatan wujud fisik lainnya;
HPS : adalah perhitungan perkiraan biaya seluruh
volume pekerjaan dikalikan dengan Harga
Satuan yang disusun dan ditetapkan oleh
PPKom, dikalkulasikan secara keahlian
berdasarkan data yang dapat
dipertanggungjawabkan sudah termasuk biaya
umum, keuntungan pekerjaan, dan beban
pajak, serta digunakan oleh Pokja ULP untuk
menilai kewajaran penawaran termasuk
rinciannya;
Kemitraan/ Kerja Sama : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-
Operasi (KSO) masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan
tanggung jawab yang jelas berdasarkan
perjanjian tertulis;
LDP : Lembar Data Pemilihan;
LDK : Lembar Data Kualifikasi;
PA : Pengguna Anggaran adalah pejabat pemegang
kewenangan penggunaan anggaran pada
K/L/D/I atau Pejabat yang disamakan pada
Institusi lain Pengguna APBN/APBD;
KPA : Kuasa Pengguna Anggaran adalah pejabat yang
ditetapkan PA untuk menggunakan APBN atau
ditetapkan Kepala Daerah untuk menggunakan
APBD;
Pokja ULP : Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan yang
berfungsi untuk melaksanakan Pemilihan
Penyedia Barang/Jasa;
PPHP : adalah Panitia Penerima Hasil Pekerjaan adalah
Tim yang bertugas memeriksa dan menerima
hasil pekerjaan;
PPKom : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang
bertanggung jawab atas pelaksanaan
Pengadaan Barang/Jasa;
Penyedia : adalah badan usaha yang menyediakan /
melaksanakan pekerjaan konstruksi;
Sub Penyedia : adalah penyedia yang mengadakan perjanjian
kerja dengan penyedia penanggung jawab
Kontrak, untuk melaksanakan sebagian
pekerjaan (SubKontrak);

Kontrak Harga Satuan

APIP : adalah Aparat Pengawasan Intern Pemerintah
(APIP) yang selanjutnya disebut Inspektorat
K/L/D/I bertugas melakukan pengawasan
melalui audit, review, evaluasi, pemantauan
dan kegiatan pengawasan lain terhadap
penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi;
SPPBJ : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa;
SPMK : Surat Perintah Mulai Kerja;
Pekerjaan Utama : adalah jenis pekerjaan yang secara langsung
menunjang terwujudnya dan berfungsinya
suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang
ditetapkan sebagaimana tercantum dalam
Dokumen Pengadaan;
Mata Pembayaran : Mata pembayaran pokok dan penting yang nilai
Utama bobot komulatifnya minimal 80% (delapan
puluh per seratus) dari seluruh nilai pekerjaan,
dihitung mulai dari mata pembayaran yang
nilai bobotnya terbesar;
PHO : Serah Terima Pertama Pekerjaan/Provisional
Hand Over;
FHO : Penyerahan Akhir Pekerjaan setelah Masa
Pemeliharaan berakhir/Final Hand Over;
LPSE : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah
unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk
menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan
Barang/Jasa secara elektronik;
Daftar Kuantitas dan : adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga
Harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang
merupakan bagian dari penawaran;
Harga Satuan Pekerjaan : adalah harga satuan komponen dari harga
(HSP) satuan pekerjaan (HSP) per satu satuan
tertentu.
Metode Pelaksanaan : adalah metode yang menggambarkan
Pekerjaan penguasaan penyelesaian pekerjaan yang
sistematis dari awal sampai akhir meliputi
tahapan/urutan pekerjaan (utama) dan
uraian/cara kerja dari masing-masing jenis
kegiatan pekerjaan utama dan penunjang
pekerjaan utama yang dapat dipertanggung
jawabkan secara teknis;
Personil Inti : adalah tenaga ahli atau tenaga teknis yang akan
ditempatkan secara penuh, yang di dalam
organisasi pelaksanaan posisinya sebagai
manajemen pelaksanaan pekerjaan;
Bagian Pekerjaan yang : adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan
disubkontrakkan utama, atau pekerjaan spesialis yang ditetapkan
sebagaimana tercantum dalam Dokumen
Pemilihan, yang pelaksanaannya diserahkan
kepada penyedia barang/jasa dan disetujui
terlebih dahulu oleh PPKom;
Masa Pelaksanaan : adalah jangka waktu untuk melaksanakan
(Jangka Waktu pekerjaan dihitung berdasarkan SPMK sampai
Pelaksanaan) dengan serah terima pertama pekerjaan;
RK3K : Rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Kontrak adalah dokumen pra rencana
penyelenggaraan keselamatan dan kesehatan
kerja konstruksi yang dibuat oleh Penyedia
dalam mengajukan penawaran;
RK3K : adalah Rencana Keselamatan dan Kesehatan
Kerja (K3) Kontrak, merupakan dokumen

Kontrak Harga Satuan

lengkap rencana penyelenggaraan SMK3
Konstruksi Bidang PU dan merupakan satu
kesatuan dengan dokumen Kontrak suatu
pekerjaan konstruksi, yang dibuat oleh
Penyedia Jasa dan disetujui oleh Pengguna Jasa,
untuk selanjutnya dijadikan sebagai sarana
interaksi antara Penyedia Jasa dengan Pengguna
Jasa dalam penyelenggaraan SMK3 Konstruksi
Bidang PU;
Sistem Gugur : menilai persyaratan minimal yang harus
dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan
persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen
Pengadaan;
LPSE : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah
unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk
menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan
Barang/Jasa secara elektronik.
Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan
Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang
terpasang di server LPSE yang dapat diakses
melalui website LPSE;
Pengguna SPSE : Perorangan/badan usaha yang memiliki hak
akses kepada Aplikasi SPSE, direpresentasikan
oleh user ID dan password yang diberikan oleh
LPSE, antara lain Pejabat Pembuat Komitmen
(PPKom), Pokja ULP, dan Penyedia Barang/Jasa;
File : Sekumpulan rekaman (records) yang saling
berhubungan. Setiap rekaman memiliki nomor
yang disesuaikan dengan posisinya dalam file;
Satu File : Metode penyampaian dokumen penawaran
yang terdiri dari persyaratan administrasi,
teknis dan penawaran harga yang dimasukkan
dalam 1 (satu) file .rhs. Dalam lelang non
eprocurement dikenal dengan satu sampul;
User ID : Nama atau pengenal unik sebagai identitas diri
dari pengguna yang digunakan untuk
beroperasi di dalam Aplikasi SPSE;
Password : Kumpulan karakter atau string yang digunakan
oleh pengguna untuk memverifikasi User ID
kepada Aplikasi SPSE;
Form Isian Elektronik : Tampilan/antarmuka pemakai berbentuk grafis
berisi komponen isian yang dapat diinput oleh
pengguna aplikasi;
Form Isian Elektronik : Form isian elektronik pada aplikasi SPSE yang
Data Kualifikasi digunakan penyedia barang/jasa untuk
menginputkan dan mengirimkan data
kualifikasi;
E-Lelang : Proses Pemilihan Langsung dengan tahapan
sesuai Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan
perubahannya serta petunjuk teknisnya yang
disesuaikan dengan teknis operasional
pengadaan secara elektronik sebagaimana
diatur dalam Perka LKPP Nomor 1 Tahun 2015.
Semua istilah “Pemilihan Langsung” pada
dokumen ini merujuk pada pengertian “e-
lelang”.

C. Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber
pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP.

Kontrak Harga Satuan

D. Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh peserta badan usaha
/atau Kemitraan (KSO).

E. Pokja ULP mengumumkan pelaksanaan Pemilihan Langsung dengan
pascakualifikasi melalui website LPSE Provinsi Jawa Tengah dengan alamat
lpse.jatengprov.go.id.

F. Dokumen Pengadaan ini belum memberlakukan pelaksanaan Pasal 109A ayat
(1) dan ayat (2) Perpres Nomor 4 Tahun 2015 tentang Perubahan Keempat
Atas Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah.

Kontrak Harga Satuan

BAB II
PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG
PASCAKUALIFIKASI

Pengumuman Pemilihan Langsung
tercantum pada aplikasi SPSE

Kontrak Harga Satuan

BAB III
INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP)

A. Umum

1. Lingkup 1.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta
Pekerjaan untuk menyampaikan penawaran atas paket
Pekerjaan Konstruksi sebagaimana tercantum
dalam LDP;
1.2 Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana
tercantum dalam LDP;
1.3 Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk
menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu
sebagaimana tercantum dalam LDP, berdasarkan
Syarat Umum dan Syarat Khusus Kontrak dengan
mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai
Kontrak.

2. Sumber Dana Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan
sebagaimana tercantum dalam LDP.

3. Peserta 3.1 Pemilihan Langsung Pekerjaan Konstruksi ini
Pemilihan terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang
Langsung berbentuk badan usaha (perusahaan/koperasi)
/atau kemitraan/KSO yang memenuhi kualifikasi;
3.2 Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan
kemitraan/KSO, baik dengan perusahaan nasional
maupun asing maka peserta harus memiliki
Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang
memuat persentase kemitraan/KSO dan
perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO
tersebut;
3.3 Peserta Kemitraan/KSO dilarang untuk mengubah
Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi.

4. Larangan 4.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan
Korupsi, Kolusi, ini berkewajiban untuk mematuhi etika
dan Nepotisme pengadaan dengan tidak melakukan tindakan
(KKN) serta sebagai berikut:
Penipuan a. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP
dalam bentuk dan cara apapun, untuk
memenuhi keinginan peserta yang
bertentangan dengan Dokumen Pengadaan,
dan/atau peraturan perundang-undangan;
b. melakukan persekongkolan dengan peserta lain
untuk mengatur hasil pelelangan sehingga
mengurangi / menghambat / memperkecil /
meniadakan persaingan yang sehat dan/atau
merugikan pihak lain sebagaimana diatur
dalam peraturan perundang-undangan;
Indikasi persekongkolan antar peserta
memenuhi sekurang-kurangnya 2 (dua)
indikasi di bawah ini:
1) terdapat kesamaan dalam Dokumen
Penawaran, antara lain pada: metode kerja,

Kontrak Harga Satuan

bahan, alat, analisa pendekatan teknis,
koefisien, harga satuan dasar upah, bahan
dan alat, harga satuan pekerjaan, dan/
atau spesifikasi teknis/barang yang
ditawarkan (merk/ tipe/ jenis) dan/ atau
dukungan teknis;
2) seluruh penawaran dari peserta mendekati
HPS;
3) adanya keikutsertaan beberapa Penyedia
yang berada dalam 1 (satu) kendali;
dan/atau
4) adanya kesamaan / kesalahan isi dokumen
penawaran, antara lain kesamaan /
kesalahan pengetikan, susunan, dan format
penulisan.
c. membuat dan/atau menyampaikan dokumen
dan/atau keterangan lain yang tidak benar
untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen
Pengadaan ini.
4.2 Peserta yang terbukti melakukan tindakan
sebagaimana dimaksud pada angka 4.1 dikenakan
sanksi sebagai berikut:
a. sanksi administratif, seperti digugurkan dari
proses Pemilihan Langsung atau pembatalan
penetapan pemenang;
b. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam;
c. pelaporan secara pidana kepada pihak
berwenang.

5. Larangan 5.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas, fungsi dan
Pertentangan perannya, menghindari dan mencegah
Kepentingan pertentangan kepentingan para pihak yang
terkait, baik secara langsung maupun tidak
langsung;
5.2 Pertentangan kepentingan sebagaimana dimaksud
pada angka 5.1 antara lain meliputi:
a. dalam suatu badan usaha, anggota direksi atau
dewan komisaris merangkap sebagai anggota
direksi atau dewan komisaris pada badan usaha
lainnya yang menjadi peserta pada Pemilihan
Langsung yang sama;
b. dalam Pekerjaan Konstruksi, konsultan
perencana / pengawas bertindak sebagai
pelaksana Pekerjaan Konstruksi yang
direncanakannya/diawasinya, kecuali dalam
pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan
Terintegrasi;
c. pengurus koperasi pada K/L/D/I yang
mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan
perusahaan lainnya, merangkap sebagai
anggota Pokja ULP atau pejabat yang
berwenang menetapkan pemenang Pemilihan
Langsung;
d. PPKom dan/atau anggota Pokja ULP, baik
langsung maupun tidak langsung
mengendalikan atau menjalankan perusahaan
peserta;

Kontrak Harga Satuan

e. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang
dikendalikan, baik langsung maupun tidak
langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari
50% (lima puluh perseratus) pemegang saham
dan/atau salah satu pengurusnya sama.
5.3 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta
kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I.

6. Pendayagunaan 6.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan
Produksi Dalam penawaran yang mengutamakan material / bahan
Negeri produksi dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia
serta Pekerjaan Konstruksi yang dilaksanakan di
Indonesia;
6.2 Dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi
dimungkinkan menggunakan bahan baku, tenaga
ahli, dan perangkat lunak yang berasal dari luar
negeri (impor) dengan ketentuan:
a. pemilahan atau pembagian komponen harus
benar-benar mencerminkan bagian atau
komponen yang telah dapat diproduksi di
dalam negeri dan bagian atau komponen yang
masih harus diimpor;
b. komponen berupa bahan baku belum
diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi
teknis bahan baku yang diproduksi di dalam
negeri belum memenuhi persyaratan;
c. pekerjaan pemasangan, pabrikasi, pengujian
dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di
dalam negeri;
d. semaksimal mungkin menggunakan jasa
pelayanan yang ada di dalam negeri, seperti
jasa asuransi, angkutan, ekspedisi, perbankan,
dan pemeliharaan;
e. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan
semata-mata untuk mencukupi kebutuhan
jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di
Indonesia, disusun berdasarkan keperluan yang
nyata, dan diusahakan secara terencana untuk
semaksimal mungkin terjadinya alih
pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing
tersebut ke tenaga Indonesia; dan
6.3 Pengadaan barang/jasa impor dimungkinkan
dalam hal:
a. barang/jasa tersebut belum dapat
diproduksi/dihasilkan di dalam negeri;
b. spesifikasi teknis barang yang diproduksi
dan/atau kualifikasi teknis tenaga ahli dalam
negeri belum memenuhi persyaratan; dan/atau
c. volume produksi dalam negeri tidak mampu
memenuhi kebutuhan.

7. Satu Penawaran 7.1 Setiap peserta, baik atas nama sendiri maupun
Tiap Peserta sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh
memasukkan satu penawaran untuk satu paket
pekerjaan.
7.2 Setiap peserta yang termasuk dalam
kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik
secara sendiri maupun sebagai anggota

Kontrak Harga Satuan

kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan
yang sama.

B. Dokumen Pengadaan

8. Isi Dokumen 8.1 Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen
Pengadaan Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi;
8.2 Dokumen Pemilihan terdiri dari:
a. Umum
b. Pengumuman
c. Instruksi Kepada Peserta (IKP);
d. Lembar Data Pemilihan (LDP);
e. Bentuk [draft Kontrak];
f. Bentuk [draft Syarat – syarat Umum Kontrak];
g. Bentuk [draft Syarat – syarat Khusus Kontrak];
h. Spesifikasi teknis dan gambar;
i. Daftar Kuantitas dan harga;
j. Tatacara Evaluasi Penawaran;
k. Bentuk Dokumen Penawaran;
1) Dokumen Penawaran Administrasi, Teknis
dan Harga;
2) Surat perjanjian Kemitraan/Kerja Sama
Operasi [apabila peserta berbentuk
Kemitraan/KSO)];
l. Bentuk Dokumen Lain;
1) SPPBJ;
2) SPMK;
3) Jaminan Pelaksanaan;
4) Jaminan Uang Muka;
5) Jaminan Pemeliharaan;
m. Penutup;
8.3 Dokumen Kualifikasi meliputi:
a. Lembar Data Kualifikasi;
b. Pakta Integritas;
c. Isian Data Kualifikasi;
d. Petunjuk Pengisian Data Kualifikasi;
e. Tata Cara Evaluasi Kualifikasi
8.4 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi
Dokumen Pengadaan ini. Kelalaian
menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak
memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam
Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan
risiko peserta.

9. Bahasa Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi
Dokumen tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa
Pengadaan Indonesia.

10. Pemberian 10.1 Pemberian penjelasan dilakukan secara online
Penjelasan melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi
SPSE;
10.2 Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian
penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk
menolak/menggugurkan penawaran;
10.3 Apabila diperlukan Pokja ULP dapat memberikan
informasi yang dianggap penting terkait dengan
dokumen pengadaan;
10.4 Apabila dipandang perlu, Pokja ULP melalui tim
atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis yang

Kontrak Harga Satuan

ditunjuk dapat memberikan penjelasan lanjutan
dengan cara melakukan peninjauan lapangan.
Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh
peserta;
10.5 Apabila dipandang perlu, Pokja ULP dapat
memberikan penjelasan (ulang);
10.6 Kumpulan tanya jawab pada saat pemberian
penjelasan dalam aplikasi SPSE merupakan Berita
Acara Pemberian Penjelasan (BAPP);
10.7 Jika dilaksanakan peninjauan lapangan dapat
dibuat Berita Acara Pemberian Penjelasan
Lanjutan dan diunggah melalui aplikasi SPSE.

11. Perubahan 11.1 Apabila pada saat pemberian penjelasan terdapat
Dokumen hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting
Pengadaan yang perlu ditampung, maka Pokja ULP
menuangkan ke dalam Addendum Dokumen
Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan
dari Dokumen Pengadaan;
11.2 Perubahan rancangan Kontrak, spesifikasi teknis,
KAK, gambar dan/atau nilai total HPS, harus
mendapatkan persetujuan PPKom sebelum
dituangkan dalam Addendum Dokumen
Pemilihan;
11.3 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting
tersebut tidak dituangkan dalam Addendum
Dokumen Pemilihan, maka ketentuan baru atau
perubahan tersebut dianggap tidak ada dan
ketentuan yang berlaku adalah Dokumen
Pemilihan awal;
11.4 Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas
akhir waktu pemasukan penawaran, Pokja ULP
dapat menetapkan Addendum Dokumen
Pengadaan, berdasarkan informasi baru yang
mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan;
11.5 Setiap Addendum yang ditetapkan merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen
Pengadaan;
11.6 Pokja ULP dapat mengumumkan Addendum
Dokumen Pemilihan dengan cara mengunggah
(upload) file addendum dokumen Pemilihan
melalui aplikasi SPSE paling lambat 2 (dua) hari
sebelum batas akhir pemasukan penawaran.
Apabila Pokja ULP akan mengunggah (upload) file
Addendum Dokumen Pemilihan kurang dari 2
(dua) hari sebelum batas akhir pemasukan
penawaran, maka Pokja ULP wajib
mengundurkan batas akhir pemasukan
penawaran;
11.7 Peserta dapat mengunduh (download) Addendum
Dokumen Pemilihan yang diunggah (upload)
Pokja ULP pada aplikasi SPSE (apabila ada).

12. Tambahan Apabila addendum dokumen pengadaan mengakibatkan
Waktu kebutuhan penambahan waktu penyiapan dokumen
Pemasukan penawaran maka Pokja ULP memperpanjang batas akhir
Dokumen waktu pemasukan penawaran.
Penawaran

Kontrak Harga Satuan

C. Penyiapan Dokumen Penawaran

13. Biaya dalam 13.1 Peserta menanggung semua biaya dalam
Penyiapan penyiapan dan penyampaian penawaran;
Penawaran 13.2 Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas
kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta.

14. Bahasa 14.1 Semua Dokumen Penawaran harus
Penawaran menggunakan Bahasa Indonesia;
14.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan
Dokumen Penawaran dapat menggunakan
Bahasa Indonesia atau bahasa asing;
14.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu
disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia.
Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran, maka
yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa
Indonesia.

15. Dokumen 15.1 Dokumen Penawaran 1 (satu) file yaitu satu
Penawaran kesatuan dokumen penawaran administrasi,
teknis dan harga dalam 1 (satu) file penawaran;
15.2 Dokumen penawaran administrasi, terdiri dari:
a. Surat penawaran yang di dalamnya
mencantumkan:
1) tanggal;
2) total harga penawaran;
3) masa berlaku penawaran;
4) masa pelaksanaan pekerjaan;
5) nama lengkap dan jabatan yang secara sah
dapat bertindak untuk dan atas nama
peserta;
6) tujuan surat penawaran harus sesuai
dengan kelompok kerja (POKJA) yang
mengadakan pelelangan paket pekerjaan
yang ditawar.
b. Surat Kuasa [apabila yang bertindak untuk
dan atas nama peserta bukan
Direktur/Pimpinan Perusahaan]
c. surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama
Operasi [apabila peserta berbentuk
Kemitraan/KSO];
15.3 Dokumen penawaran teknis, sesuai dengan yang
tercantum dalam Dokumen Teknis, BAB. IV.
Lembar Data Pemilihan;
15.4 Dokumen penawaran harga, terdiri dari:
a. Rekapitulasi Harga (total harga sudah
termasuk PPN);
b. Daftar Kuantitas dan Harga sesuai
persyaratan pada Dokumen Harga, Bab IV
Lembar Data Pemilihan;
c. Daftar Kuantitas Mobilisasi Peralatan (apabila
dipersyaratkan) ;
d. Rincian Perhitungan Manajemen Lalu Lintas
(apabila dipersyaratkan);
e. Harga Satuan Dasar Upah, Bahan dan
Peralatan (apabila dipersyaratkan);
f. Daftar Harga Satuan Pekerjaan (apabila
dipersyaratkan);
g. Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) untuk

Kontrak Harga Satuan

Pekerjaan Utama dan Mata Pembayaran
Utama (apabila dipersyaratkan);
h. Analisa Teknis Satuan Pekerjaan untuk
Pekerjaan Utama dan Mata Pembayaran
Utama (apabila dipersyaratkan).
15.5 Isian Data Kualifikasi pada aplikasi SPSE.

16. Harga 16.1 Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam
Penawaran angka dan huruf;
16.2 Peserta mencantumkan harga satuan dan harga
total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan
dalam Daftar Kuantitas dan Harga. Jika harga
satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka
pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut
dianggap telah termasuk dalam harga satuan
pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap
harus dilaksanakan;
16.3 Biaya overhead termasuk untuk penyelenggaraan
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan
keuntungan serta semua pajak, bea, retribusi,
dan pungutan lain yang sah serta biaya asuransi
yang harus dibayar oleh penyedia untuk
pelaksanaan paket Pekerjaan Konstruksi ini
diperhitungkan dalam total harga penawaran
sudah termasuk memperhitungkan penggunaan
BBM industri sesuai kebutuhan.

17. Mata Uang 17.1 Semua harga dalam penawaran harus dalam
Penawaran dan bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam
Cara LDP;
Pembayaran 17.2 Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan
dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana
tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam
Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.

18. Masa Berlaku 18.1 Masa berlaku penawaran sesuai sebagaimana
Penawaran dan tercantum dalam LDP;
Jangka Waktu 18.2 Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan,
Pelaksanaan sebelum akhir masa berlakunya penawaran,
Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta
secara tertulis untuk memperpanjang masa
berlakunya penawaran dalam jangka waktu
tertentu dan diperhitungkan paling kurang
sampai perkiraan tanggal penandatanganan
Kontrak;
18.3 Apabila penetapan pemenang telah disampaikan
dan tidak ada sanggah, tetapi DIPA/DPA belum
disahkan/ditetapkan, Pokja ULP dapat meminta
secara tertulis kepada pemenang lelang untuk
memperpanjang masa berlakunya penawaran
dalam jangka waktu tertentu dan
diperhitungkan paling kurang sampai perkiraan
tanggal penandatanganan Kontrak;
18.4 Berkaitan dengan 18.2 dan 18.3, maka peserta
dapat:
a. menyetujui permintaan tersebut tanpa
mengubah penawaran;
b. menolak permintaan tersebut dan dapat

Kontrak Harga Satuan

mengundurkan diri secara tertulis dengan
tidak dikenakan sanksi.
18.5 Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang
ditawarkan tidak melebihi jangka waktu
sebagaimana tercantum dalam LDP.

19. Pengisian Data 19.1 Peserta berkewajiban untuk mengisi form isian
Kualifikasi elektronik data kualifikasi dalam aplikasi SPSE;
19.2 Peserta tidak perlu mengunggah hasil
pemindaian (scan) dokumen administrasi
kualifikasi pada fasilitas unggahan dokumen
penawaran;
19.3 Data Kualifikasi dan pernyataan yang menjadi
bagian kualifikasi dianggap telah disetujui dan
ditandatangani oleh peserta pengadaan, kecuali
untuk penyedia barang/jasa yang melakukan
Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) Formulir
Kualifikasi dan pernyataan yang menjadi bagian
kualifikasi ditandatangani oleh pejabat yang
menurut perjanjian Kemitraan/Kerja Sama
Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO.

20. Pakta Integritas 20.1 Pakta Integritas berisi ikrar untuk mencegah dan
tidak melakukan kolusi, korupsi, dan nepotisme
(KKN), serta akan mengikuti proses pengadaan
secara bersih, transparan, dan profesional;
20.2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada
suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE,
maka peserta telah menandatangani Pakta
Integritas, kecuali untuk penyedia barang/jasa
yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi
(KSO), badan usaha yang ditunjuk mewakili
Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) wajib
menyampaikan pakta integritas melalui fasilitas
unggahan lainnya pada form isian elektronik
data kualifikasi di aplikasi SPSE.

21. Jaminan Tidak diperlukan
Penawaran

D. Pemasukan Dokumen Penawaran

22. Penyampulan 22.1 File penawaran yang disampaikan oleh peserta
dan Penandaan terdiri dari 1 (satu) file penawaran yang telah
Sampul disandikan/dienkripsi yang terdiri dari:
Penawaran a. Penawaran administrasi;
b. Penawaran teknis;
c. Penawaran harga dan;
d. Isian Kualifikasi (dapat diisikan di SPSE)
22.2 File penawaran disandikan/dienkripsi dengan
Sistem Pengamanan Komunikasi Dokumen
(SPAMKODOK);
22.3 Peserta mengirimkan file penawaran yang telah
disandikan/dienkripsi melalui aplikasi SPSE;
22.4 Data kualifikasi diinput dan dikirimkan melalui
form isian elektronik data kualifikasi pada SPSE.

23. Pemasukkan 23.1 Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran
/Penyampaian kepada Pokja ULP dengan ketentuan:

Kontrak Harga Satuan

Dokumen a. Data kualifikasi disampaikan melalui form
Penawaran isian elektronik kualifikasi yang tersedia
pada aplikasi SPSE;
b. Jika form isian elektronik kualifikasi yang
tersedia pada aplikasi SPSE belum
mengakomodir data kualifikasi yang
disyaratkan Pokja ULP, maka data kualifikasi
tersebut diunggah (upload) pada fasilitas
pengunggahan lain yang tersedia pada
aplikasi SPSE;
c. Dengan mengirimkan data kualifikasi secara
elektronik, peserta menyetujui pernyataan
sebagai berikut:
1) yang bersangkutan dan manajemennya
tidak dalam pengawasan pengadilan,
tidak pailit, dan kegiatan usahanya tidak
sedang dihentikan;
2) yang bersangkutan berikut pengurus
badan usaha tidak masuk dalam daftar
hitam;
3) perorangan yang bertindak untuk dan
atas nama badan usaha tidak sedang
dalam menjalani sanksi pidana;
4) data kualifikasi yang diisikan benar, dan
jika dikemudian hari ditemukan bahwa
data/dokumen yang disampaikan tidak
benar dan ada pemalsuan, maka direktur
utama/pimpinan perusahaan, atau
kepala cabang, atau pejabat yang
menurut perjanjian kerja sama berhak
mewakili badan usaha yang bekerja sama
dan badan usaha yang diwakili bersedia
dikenakan sanksi administratif, sanksi
pencantuman dalam daftar hitam,
gugatan secara perdata,dan/atau
pelaporan secara pidana kepada pihak
berwenang sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang undangan;
5) pimpinan dan pengurus badan usaha
bukan sebagai pegawai K/L/D/I atau
pimpinan dan pengurus badan usaha
sebagai pegawai K/L/D/I yang sedang
mengambil cuti diluar tanggungan
K/L/D/I;
6) pernyataan lain yang menjadi syarat
kualifikasi yang tercantum dalam
dokumen pengadaan.
d. Untuk penyedia barang/jasa yang berbentuk
konsorsium/kemitraan/bentuk kerjasama
lain, pemasukan kualifikasi dilakukan oleh
badan usaha yang ditunjuk mewakili
konsorsium/kemitraan/bentuk kerjasama
lain;
e. Peserta dapat mengirimkan data kualifikasi
secara berulang sebelum batas akhir waktu
pemasukan Dokumen Penawaran. Data
kualifikasi yang dikirmkan terakhir akan
menggantikan data kualifikasi yang telah

Kontrak Harga Satuan

keadaan kahar. b. peserta mengunggah (upload) file penawaran administrasi. 23. terjadi gangguan teknis. 24. Kontrak Harga Satuan . Peserta dapat mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. Dokumen penawaran disampaikan melalui fitur penyampaian penawaran pada aplikasi SPSE: g.2 Surat/Form penawaran dan/atau surat/form lain sebagai bagian dari dokumen penawaran yang diunggah (upload) ke dalam aplikasi SPSE dianggap sah sebagai dokumen elektronik dan telah ditandatangani secara elektronik oleh pemimpin/direktur perusahaan atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama adalah yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama. f. h.4 dilakukan pada hari yang sama dengan batas akhir pemasukan penawaran.1 Penawaran harus disampaikan secara elektronik Waktu melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal. 24. atau c. File penawaran terakhir akan menggantikan file penawaran yang telah terkirim sebelumnya. terkirim sebelumnya. Penawaran Aplikasi SPSE menolak setiap file penawaran yang Terlambat dikirimkan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran kirim. 25. teknis dan harga yang telah terenkripsi (*. Batas Akhir 24.rhs) melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. Pokja ULP dapat memperpanjang batas akhir jadwal pemasukkan penawaran.4 Dalam hal setelah batas akhir pemasukan penawaran tidak ada peserta yang memasukkan penawaran. Setelah File penawaran administrasi.5 Pepanjangan jangka waktu sebagaimana dimaksud pada angka 24. tidak ada peserta yang memasukkan penawaran setelah batas akhir pemasukan penawaran. Pemasukan 24.3 Dalam hal Pokja ULP mengubah waktu batas akhir pemasukan penawaran maka harus memasukkan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan pada aplikasi SPSE.2 Pokja ULP tidak diperkenankan mengubah Penawaran waktu batas akhir pemasukan penawaran kecuali: a. i. teknis dan harga dienkripsi menggunakan Spamkodok. 24. 24.

26. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. IV. apabila file penawaran tidak dapat dibuka/didekripsi maka Pokja ULP dapat menetapkan bahwa file penawaran tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penawaran dan penyedia barang/jasa yang mengirimkan file penawaran tersebut dianggap tidak memasukkan penawaran. Apabila dapat dibuka. 26. Evaluasi 27. 27. Lembar Data Pemilihan. 26.2 Sebelum evaluasi penawaran. daftar kuantitas dan harga. dilakukan koreksi aritmatik dengan ketentuan: a. c. b. serta selanjutnya dilakukan negosiasi teknis dan harga kepada peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi.2 Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). volume pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. dilakukan pembetulan.3 Berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP. d. maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan.E. 27.1 Prestasi pekerjaan akan dibayarkan dengan Penawaran menggunakan jenis kontrak yang tertera dalam BAB. 26. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. jangka waktu penawaran.1 Pada tahap pembukaan penawaran. dan data isian kualifikasi. maka pelelangan dilanjutkan pada tahap evaluasi penawaran dan kualifikasi.4 File yang dianggap sebagai penawaran adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan dapat dievaluasi yang sekurang-kurangnya memuat harga penawaran. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan. Jenis pekerjaan yang tidak tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang tercantum Kontrak Harga Satuan . Pembukaan 26. Pokja ULP Penawaran mengunduh (download) dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan SPAMKODOK sesuai waktu yang telah ditetapkan. Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka dan bila dianggap perlu LPSE dapat menyampaikan file penawaran tersebut kepada LKPP. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 26.5 Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta.

27. 27. Kontrak Harga Satuan . dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. evaluasi harga dan. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. evaluasi kuaifikasi. dan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pemilihan ini. b. Pokja ULP dilarang menambah. 27.5 Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dari penawaran terendah.7 Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. 27. d.3 Total harga penawaran setelah koreksi aritmatika yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur. evaluasi teknis. c. syarat-syarat. dalam dokumen pengadaan dan harga satuan pekerjaan yang dimaksud dianggap nol.9 Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. b. mengganti.8 Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan. dan/atau mengubah kriteria dan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. 27. mengurangi. 27.6 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. Hasil koreksi aritmatik pada bagian harga satuan dapat mengubah nilai total harga penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari peringkat semula. 27. pelelangan dinyatakan gagal. d.4 Apabila semua harga penawaran setelah koreksi aritmatik di atas nilai total HPS. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup. mengganti. evaluasi administrasi. c. e. mengurangi. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan.

3) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. d) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan tidak melebihi dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. dan/atau 2) kesalahan yang tidak substansial. Pokja ULP dan/atau PPKom. b. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. g. Pokja ULP dilarang menggugurkan penawaran dengan alasan: 1) Peserta tidak aktif/membuka SPSE dan/atau tidak bertanya pada saat pemberian penjelasan. 2) surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) bertanggal. 27. penyebutan sebagian nama atau keterangan. maka peserta digugurkan pada tahap evaluasi administrasi. dan 4) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 3). penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. misalnya kesalahan pengetikan. Apabila indikasi persekongkolan terpenuhi. 2) anggota Pokja ULP dan/atau PPKom yang terlibat persekongkolan diganti. e) nama lengkap dan jabatan yang secara sah dapat bertindak untuk dan Kontrak Harga Satuan . para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. dikenakan sanksi administrasi. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. surat penawaran tidak berkop perusahaan . dan/atau kualifikasi. b) total harga penawaran dalam bentuk mata uang rupiah baik dalam bentuk angka maupun huruf. h. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan ini dipenuhi/dilengkapi. dan/atau pidana. teknis. maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam. maka pelelangan dinyatakan gagal. f. c) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. e.10 Evaluasi Administrasi: a.

11 Evaluasi Teknis: a. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan dengan evaluasi harga. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. maka pelelangan dinyatakan gagal. b. h. f) tujuan surat penawaran harus sesuai dengan kelompok kerja (POKJA) yang mengadakan pelelangan paket pekerjaan yang ditawar. apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. f. c. g. e. d. atas nama peserta. evaluasi teknis dilakukan terhadap peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. e. Lembar Data Pemilihan. Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan namun tidak mengubah substansi. hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. 27. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Pokja ULP dapat melakukan verifikasi lapangan dan/ atau klarifikasi terhadap kepastian pemenuhan kapasitas dan kondisi alat ditawarkan dalam dokumen teknis. f. IV. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi dengan peserta. khususnya kepada pemilik / pabrikan / produsen / agen / distributor material / alat tersebut untuk menjamin konsistensi hasil produksi alat / serta kemampuan untuk menyediakan material / mobilisasi peralatan sesuai jadwal yang telah ditetapkan serta kebenaran dukungan terhadap pelaksanaan pekerjaan. d. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP. Apabila dari 3 (tiga) penawaran terendah ada yang tidak memenuhi persyaratan administrasi maka pokja ULP melakukan evaluasi administrasi terhadap penawar terendah berikutnya (apabila ada). evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Teknis. apabila dari 3 (tiga) penawaran terendah setelah koreksi aritmatik ada yang tidak Kontrak Harga Satuan . c. dan g. BAB.

12 Evaluasi Harga Apabila penawaran yang masuk berjumlah 3 atau lebih. Dokumen harga penawaran yang tidak dilampiri analisa harga satuan pekerjaan (AHSP) dinyatakan gugur. unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) Meneliti dan menilai kewajaran harga satuan dasar meliputi harga upah. [apabila ada koreksi / perubahan]. dinyatakan gugur. sekurangkurangnya pada setiap mata pembayaran utama. i. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) dilakukan klarifikasi terhadap hasil koreksi aritmatik. dan peralatan dari harga satuan penawaran. a) apabila total harga penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS. b) Meneliti dan menilai kewajaran kuantitas/koefisien dari unsur upah. maka : a. Kontrak Harga Satuan . 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. ternyata harga satuan tersebut dinyatakan timpang maka harga satuan timpang hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga. bahan. harga satuan yang berlaku sesuai dengan harga dalam HPS. pelelangan dinyatakan gagal. Apabila setelah dilakukan klarifikasi. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka Pemilihan Langsung dinyatakan gagal. 27. dan b) apabila semua harga penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. c. memenuhi persyaratan teknis maka Pokja ULP dapat melakukan evaluasi terhadap penawaran terendah berikutnya (apabila ada) dimulai dari evaluasi administrasi. Jika terjadi penambahan volume. b. 2) harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS dilakukan klarifikasi. dengan ketentuan: 1) Total harga penawaran terkoreksi dibandingkan dengan nilai total HPS.

g) Apabila total harga penawaran lebih besar dari hasil evaluasi sebagaimana tersebut diatas. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) sebagaimana ketentuan peraturan dan perundangundangan. Apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang lulus evaluasi harga. Apabila dari 3 (tiga) penawaran terendah setelah koreksi aritmatik ada yang tidak memenuhi evaluasi harga. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi kualifikasi. h) Apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan menjadi sebesar 5% HPS. e) Total harga sebagaimana dimaksud pada huruf d. harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. maka harga penawaran dinyatakan wajar dan apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang pelelangan. penawarannya digugurkan serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. dihitung berdasarkan volume yang ada dalam daftar kuantitas dan harga. g. c) Hasil penelitian butir a) dan butir b) digunakan untuk menghitung harga satuan yang dinilai wajar tanpa memperhitungkan keuntungan yang ditawarkan. dan peralatan dalam Analisa Harga Satuan. d) Harga satuan yang dinilai wajar digunakan untuk menghitung total harga penawaran yang dinilai wajar dan dapat dipertanggungjawabkan. maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam. Kontrak Harga Satuan . f) Apabila total harga penawaran yang diusulkan lebih kecil dari hasil evaluasi sebagaimana tersebut diatas. e. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara Hasil Pelelangan. d. maka Pokja ULP dapat melakukan evaluasi terhadap penawar terendah berikutnya (apabila ada) dimulai dari evaluasi administrasi]. bahan. maka harga penawaran dinyatakan tidak wajar dan gugur harga. f.

maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi.6 Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka dilakukan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi.1 Evaluasi kualifikasi dilakukan terhadap calon Kualifikasi pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 [apabila ada]. dan b) untuk perusahaan yang melakukan Kemitraan/KSO. Evaluasi 28. i. 28. evaluasi persyaratan pada huruf (1) sampai dengan huruf (7) dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan Kemitraan/KSO 28. 28. 29. 29. Pemilihan Langsung dinyatakan gagal.1 Pembuktian kualifikasi dilakukan terhadap calon Kualifikasi pemenang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) yang dinyatakan lulus pada evaluasi kualifikasi.5 Peserta dinyatakan memenuhi persyaratan kualifikasi apabila: 1) untuk peserta yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) formulir kualifikasi ditandatangani oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO. 2) memenuhi syarat sesuai yang ditetapkan dalam LDK.4 Tata cara evaluasi kualifikasi dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Bab VIII Dokumen Pengadaan ini. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara Hasil Pemilihan Langsung. Kontrak Harga Satuan .2 Evaluasi formulir isian kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode sistem gugur. 28. h. 3) dalam hal peserta akan melakukan Kemitraan/KSO: a) peserta wajib mempunyai perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase Kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili Kemitraan/KSO tersebut. 28. 28. Pembuktian 29.8 Apabila tidak ada yang lulus evaluasi kualifikasi. 28. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama.2 Undangan pembuktian kualifikasi harus disampaikan secara tertulis baik elektronik atau non elektronik.7 Evaluasi kualifikasi dalam proses pascakualifikasi sudah merupakan ajang kompetisi.3 Pakta integritas telah diisi dan ditandatangani oleh peserta sebelum pemasukan penawaran [untuk peserta yang melakukan kemitraan/KSO] 28. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi harga maka pelelangan dinyatakan gagal.

29. badan usaha dimasukkan dalam Daftar Hitam serta dilaporkan kepada Kepolisian atas perbuatan pemalsuan tersebut. 29. 29.9 Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan data tidak benar/pemalsuan data/tidak dapat menunjukkan dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.3 Pembuktian kualifikasi dilakukan diluar aplikasi SPSE (offline) dengan memperhitungkan waktu yang dibutuhkan untuk kehadiran penyedia dan penyiapan dokumen yang akan dibuktikan. atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama (hanya dicantumkan apabila membolehkan KSO). maka Pokja ULP dapat memperpanjang waktu evaluasi dan pembuktian kualifikasi sekurang-kurangnya 1 (satu) hari kerja.12 Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi.8 Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen.7 Pembuktian kualifikasi terhadap alamat penyedia. sama kompleksitasnya pada instansi yang bersangkutan. pelelangan dinyatakan gagal.5 Alasan peserta untuk tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi. peserta digugurkan. apabila diperlukan.13 Pokja ULP membuat dan menandatangani Berita Acara Hasil Pemilihan Langsung (BAHP) yang paling sedikit memuat: Kontrak Harga Satuan . Ketidak hadiran calon pemenang.6 Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen dari dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir oleh pihak yang berwenang dan meminta salinan dokumen tersebut. harus disampaikan secara tertulis baik elektronik atau non elektronik kepada Pokja ULP. 29. 29.11 Pokja ULP tidak perlu meminta seluruh dokumen kualifikasi apabila penyedia barang/jasa sudah pernah melaksanakan pekerjaan yang sejenis.4 Apabila peserta tidak dapat menghadiri pembuktian kualifkasi dengan alasan yang dapat diterima. 29.10 Penyedia barang/jasa yang diundang untuk pembuktian kualifikasi wajib menghadiri pembuktian kualifikasi. 29. 29. 29. peralatan. cadangan 1 atau cadangan 2 pada saat pembuktian kualifikasi dengan alasan yang tidak dapat diterima akan dikenakan sanksi pengguguran penawaran. dan/atau sumber daya manusia serta persyaratan kualifikasi lainnya dapat dilakukan dengan kunjungan dan/atau verifikasi lapangan apabila dibutuhkan. Dalam pembuktian kualifikasi harus dihadiri oleh penanggung jawab penawaran atau yang menerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama pemberi kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. 29. 29.

b.1 Dalam hal peserta mengikuti beberapa paket Pemenang pekerjaan yang dilelangkan oleh beberapa ULP dalam waktu yang bersamaan. Unsur-unsur yang dievaluasi.1. Harga penawaran atau harga penawaran terkoreksi dari masing-masing peserta. maka peserta dinyatakan gugur. 30. 30.4 Peserta yang tidak menyepakati negosiasi teknis dan harga untuk mencapai persyaratan minimum. hanya berlaku untuk kondisi tersebut pada angka 30. Penetapan Pemenang 31 Penetapan 31. dilakukan terhadap 2 (dua) peserta [jika ada] secara terpisah untuk mendapatkan harga yang wajar serta dapat dipertanggungjawabkan. Jumlah peserta yang lulus dan tidak lulus pada setiap tahapan evaluasi. d.1 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan harga Negosiasi Teknis dilakukan dalam hal jumlah peserta yang dan Biaya memasukkan penawaran kurang dari 3 (tiga).3 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan harga dilakukan dengan ketentuan : a. 31.2 Klarifikasi dan negosiasi teknis dan harga dilakukan bersamaan dengan tahapan evaluasi.2 Dalam hal peserta mengikuti pelelangan beberapa paket pekerjaan konstruksi dalam waktu penetapan pemenang bersamaan: a. f. F. menawarkan peralatan yang sama pada masing- masing paket pekerjaan. akan ditetapkan sebagai calon pemenang oleh ULP pada paket berdasarkan hasil klarifikasi setelah mempertimbangkan kapasitas dan ketersediaan peralatan serta penempatan dan jadwal penugasan personil. b. 30. 30 Klarifikasi dan 30. Keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu hal ikhwal pelaksanaan Pemilihan Langsung. sedangkan untuk paket pekerjaan lainnya dinyatakan peralatan tidak ada dan dinyatakan gugur. a. Kontrak Harga Satuan . penawaran harga setelah koreksi aritmatik yang melebihi HPS tidak dinyatakan gugur sepanjang hasil klarifikasi dan negosiasi teknis dan harga tidak melampaui nilai total HPS. Tanggal dibuatnya Berita Acara. maka hanya dapat ditetapkan sebagai pemenang pada 1 (satu) paket pekerjaan setelah dilakukan klarifikasi untuk menentukan peralatan tersebut akan ditempatkan. Nama seluruh peserta. 30. Metode evaluasi yang digunakan. c. e.5 Apabila seluruh peserta tidak menyepakati negosiasi teknis dan harga untuk mencapai persyaratan minimum maka pelelangan dinyatakan gagal. dan beberapa penawarannya terendah serta berdasarkan kemampuan menangani paket (SKP). g.

d. menawarkan personil yang sedang bekerja di paket lain.3 Pokja ULP melakukan penetapan pemenang melalui aplikasi SPSE setelah melalui pembahasan internal seluruh anggota Pokja ULP. sedangkan untuk paket pekerjaan lainnya dinyatakan personil tidak ada dan dinyatakan gugur. calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) yang tidak bersedia memperpanjang surat penawaran dianggap mengundurkan diri dan tidak dikenakan sanksi.1 Peserta yang memasukkan penawaran dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu yang telah Kontrak Harga Satuan . dan/atau kapasitas dan produktifitas peralatan secara teknis dapat menyelesaikan lebih dari 1 (satu) paket pekerjaan. 33 Sanggahan 33.5 Calon pemenang. Ketentuan hanya dapat ditetapkan sebagai pemenang pada 1 (satu) paket pekerjaan sebagaimana dimaksud pada huruf a.000. e.000. c. maka pada saat akan ditetapkan sebagai pemenang dipastikan sudah tidak terikat pada paket lain. ada peralatan candangan yang diusulkan dalam dokumen penawaran yang memenuhi syarat. b. atau setelah ditetapkan PA secara offline untuk nilai paket di atas Rp 100. dapat dikecualikan dengan syarat waktu penggunaan alat tidak tumpang tindih (overlap). di website sebagaimana tercantum dalam LDP. 31. maka hanya dapat ditetapkan sebagai pemenang pada 1 (satu) paket pekerjaan setelah dilakukan klarifikasi untuk menentukan personil tersebut akan ditempatkan. dikecualikan apabila personil yang diusulkan penugasannya sebagai Kepala Proyek atau ada personil cadangan yang diusulkan dalam dokumen penawaran yang memenuhi syarat. 32 Pengumuman Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang Pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) melalui aplikasi SPSE. 31. maka dilakukan konfirmasi kepada calon pemenang. calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) untuk memperpanjang surat penawaran secara tertulis sampai dengan perkiraan jadwal penandatanganan Kontrak. 31. Pokja ULP dapat menetapkan pemenang lebih dari 1 (satu) penyedia sesuai ketentuan yang terdapat dalam pada informasi paket dalam aplikasi SPSE. Ketentuan pada huruf c hanya dapat ditetapkan sebagai pemenang pada 1 (satu) paket pekerjaan konstruksi.4 Apabila terjadi keterlambatan dalam menetapkan pemenang dan akan mengakibatkan Surat Penawaran habis masa berlakunya. menawarkan personil yang sama pada masing- masing paket pekerjaan.000 (seratus miliar rupiah).

dengan ketentuan: a. 33. dan/atau c. perubahan – perubahan dan petunjuk teknisnya serta yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan.3 PPKom menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku.4 Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan Pemilihan Langsung gagal. 34. b. ditetapkan dengan disertai bukti terjadinya penyimpangan dan dapat ditembuskan secara offline (di luar aplikasi SPSE) kepada PPKom. PA/KPA dan APIP sebagaimana tercantum dalam LDP. dengan ketentuan apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa Kontrak Harga Satuan .1 Pokja ULP menyampaikan laporan hasil pemilihan Penyedia penyedia kepada Kepala ULP Provinsi Jawa Tengah Barang/Jasa dengan dilampiri Berita Acara Hasil Pemilihan Langsung (BAHP).3 Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik atas semua sanggahan paling lambat 3 (tiga) hari kalender setelah menerima surat sanggahan. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. b. atau c. Penunjukan Pemenang Pengadaan 34 Penunjukan 34.2 Atas dasar laporan Pokja ULP dan ketika semua sanggah telah dijawab / dievaluasi ulang dengan akibat nama pemenang tetap /atau nama pemenang mengalami perubahan. sanggahan terbukti tidak benar.5 Sanggahan yang disampaikan disampaikan tidak melalui aplikasi SPSE (offline) bukan dikarenakan adanya keadaan kahar atau gangguan teknis atau kepada PA/KPA atau PPkom bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah.2 Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. 33. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. 34. tidak ada sanggahan dari peserta. 33. 33. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. masa sanggah berakhir. maka pada saatnya Kepala ULP meneruskan kepada PPKom melalui PA/KPA sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). 34.4 PPKom menginputkan data SPPBJ dan mengunggah hasil pemindaian SPPBJ yang telah diterbitkan pada aplikasi SPSE dan mengirimkan SPPBJ tersebut melalui aplikasi SPSE kepada Penyedia yang ditunjuk. 34. G.5 Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat.

maka Pemilihan Langsung dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPKom. 34.1 Pokja ULP menyatakan Pemilihan Langsung gagal. jumlah penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta.1 diunggah (upload) oleh Pokja ULP menggunakan menu upload informasi lainnya pada aplikasi SPSE. 34.6 Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. 34. 35. 34. penawarannya masih berlaku. Langsung apabila: Gagal a. apabila PA/KPA sependapat dengan PPKom. 34. atau b. dan PA/KPA memerintahkan PPKom untuk menerbitkan SPPBJ. Pemilihan Langsung Gagal 36 Pemilihan 36.8 SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dijawab.7 SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 4 (empat) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang. selama masa surat penawaran pemenang cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. Kontrak Harga Satuan .11 Kontrak ditandatangani setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan.12 PPKom menginputkan data Kontrak dan mengunggah hasil pemindaian dokumen Kontrak yang telah ditandatangani pada aplikasi SPSE. apabila PA/KPA sependapat dengan Kelompok Kerja ULP. maka Penyedia yang bersangkutan dimasukkan dalam Daftar Hitam dan selanjutnya penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat.1 Pokja ULP menuangkan ke dalam BAHP atau Berita Kerahasiaan Acara tambahan lainnya segala hal terkait proses Proses pemilihan penyedia secara elektronik yang tidak dapat diakomodir atau difasilitasi aplikasi SPSE. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran.9 Dalam SPPBJ disebutkan bahwa Penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan Kontrak. H. dilakukan evaluasi ulang atau Pemilihan Langsung dinyatakan gagal.2 Berita Acara Tambahan lainnya sebagaimana dimaksud pada angka 35.10 Dalam hal PPKom tidak bersedia menerbitkan SPPBJ karena tidak sependapat atas penetapan pemenang. maka diberitahukan kepada PA/KPA untuk diputuskan dengan ketentuan: a. 34. 34. 35. apabila tidak ada sanggahan.3 Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pemilihan Langsung (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. 35 BAHP dan 35. PA/KPA memutuskan penetapan pemenang oleh Kelompok Kerja ULP bersifat final. setelah dilakukan negosiasi teknis dan harga/biaya tidak tercapai kesepakatan. b.

f. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan perubahan – perubahan beserta petunjuk teknisnya. harga penawaran terendah terkoreksi lebih tinggi dari HPS. d. b. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri. e. ternyata benar. sanggahan dari peserta yang memasukkan Dokumen Penawaran atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar. sanggahan dari peserta yang memasukan Dokumen Penawaran atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan Penyedia Barang/Jasa ternyata benar. pelaksanaan Pemilihan Langsung melanggar Peraturan Presiden No. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat. f. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPKom ternyata benar. Kontrak Harga Satuan . atau h. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan tidak sehat dalam pelaksanaan Pemilihan Langsung dinyatakan benar oleh pihak berwenang. g. c. pelaksanaan Pemilihan Langsung tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan perubahan – perubahan beserta petunjuk teknisnya. sanggahan dari peserta yang memasukkan Dokumen Penawaran atas pelaksanaan Pemilihan Langsung yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan perubahan – perubahan dan petunjuk teknisnya serta Dokumen Pengadaan ternyata benar. 36. apabila: Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. d. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. 36.3 Gubernur Jawa Tengah menyatakan Pemilihan Langsung gagal. e. PA/KPA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPKom yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pemilihan Langsung tidak sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan perubahan – perubahan beserta beserta petunjuk teknisnya . g. c.2 PA/KPA menyatakan Pemilihan Langsung gagal. apabila: a.

maka Pokja ULP memberitahukan kepada seluruh peserta. sedangkan jumlah Langsung Penyedia yang memasukkan penawaran kurang dari 3 (Ulang) (tiga) peserta dan telah memenuhi syarat administrasi. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak Kontrak Harga Satuan .6 PA/KPA. penyerahan seluruh pekerjaan. 38. 36.3 Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. 36. 37 Pemilihan Dalam hal Pemilihan Langsung diulang.1 Jaminan Pelaksanaan diberikan Penyedia setelah Pelaksanaan diterbitkannya SPPBJ dan sebelum penandatanganan Kontrak. Pemilihan Langsung ulang. 36. b. 38 Penunjukan Pokja ULP dapat melakukan penunjukan langsung Langsung berdasarkan persetujuan PA.7 Apabila dari hasil evaluasi penyebab terjadinya Pemilihan Langsung gagal. menentukan langkah selanjutnya. dengan tetap memperhatikan prinsip efisiensi. 39. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship). maka dilakukan Pemilihan Langsung ulang dengan terlebih dahulu memperbaiki Dokumen Pengadaan. mengharuskan adanya perubahan Dokumen Pengadaan.2 Menyangkut kepentingan / keselamatan masyarakat. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. b. b. 36. I. yaitu melakukan: a.2 Jaminan Pelaksanaan dikembalikan kepada Penyedia setelah: a. evaluasi ulang. atau d.1 Hasil pekerjaan tidak dapat ditunda. Jaminan Pelaksanaan 39 Jaminan 39.3 Tidak cukup waktu untuk melaksanakan proses Pemilihan Langsung dan pelaksanaan pekerjaan. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat).5 Setelah pemberitahuan adanya Pemilihan Langsung gagal. penghentian proses Pemilihan Langsung. penyerahan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak. c. maka pemilihan Penyedia dilanjutkan dengan dilakukan negosiasi teknis dan harga/biaya.4 Setelah Pemilihan Langsung dinyatakan gagal. efektivitas dan akuntabilitas dengan ketentuan: 38. teknis. PPKom dan/atau Pokja ULP dilarang memberikan ganti rugi kepada peserta Pemilihan Langsung apabila penawarannya ditolak atau Pemilihan Langsung dinyatakan gagal. Pokja ULP atau Pokja ULP pengganti [apabila ada] meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya Pemilihan Langsung gagal. 39. harga dan kualifikasi. 38.

alamat dan tanda tangan pihak penjamin. 40. atau b.2 Penandatanganan Kontrak dilakukan paling lambat setelah Penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. f. dengan ketentuan: a. 39. nama PPKom yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPKom yang menandatangan Kontrak. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ. (PHO) ditambah 64 (enam puluh empat) hari kalender. Penandatanganan Kontrak 40 Penanda. memuat nama. 40. d. Kontrak Harga Satuan . kecuali mempersingkat waktu pelaksanaan pekerjaan dikarenakan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang ditetapkan sebelumnya akan melewati batas tahun anggaran. g. 39. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPKom diterima oleh penerbit Jaminan. Apabila salah satu pernyataan tersebut tidak terpenuhi. i. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. nama Penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. J. maka penandatanganan Kontrak tidak dapat dilakukan.1 Sebelum penandatanganan Kontrak PPKom wajib tanganan memeriksa apakah pernyataan dalam Formulir Isian Kontrak Kualifikasi masih berlaku. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai serah terima pertama Pekerjaan Konstruksi ditambah 64 (enam puluh empat) hari kalender. 40. h.5 Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. c.4 Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak. dan c. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi. e. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf.3 PPKom dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak.

BAHP. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli. dapat menandatangani Kontrak. b.9 Pihak lain yang bukan direktur utama/pimpinan perusahaan/pengurus koperasi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar. b. addendum Surat Perjanjian. 40. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. c. g. 1) Kontrak asli pertama untuk PPKom dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia. e. redaksional. 40. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. terdiri dari. Kontrak Harga Satuan . apabila diperlukan. 40. spesifikasi teknis dan gambar. daftar kuantitas. syarat-syarat umum Kontrak. syarat-syarat khusus Kontrak. rangkap Kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai. pokok perjanjian. surat penawaran. 40.6 Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian. yaitu: a. d.4 Dalam hal Kontrak tahun tunggal perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan melewati batas tahun anggaran.8 Pihak yang berwenang menandatangani Kontrak atas nama penyedia adalah direktur utama/pimpinan perusahaan/pengurus koperasi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.7 Banyaknya rangkap Kontrak dibuat sesuai kebutuhan. penandatanganan Kontrak dilakukan setelah mendapat persetujuan Kontrak tahun jamak. f. dan h. dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. 40. 40.5 PPKom dan Penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. sepanjang pihak tersebut adalah pengurus/karyawan perusahaan/karyawan koperasi yang berstatus sebagai tenaga kerja tetap dan mendapat kuasa atau pendelegasian wewenang yang sah dari direktur utama/pimpinan perusahaan/pengurus atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian / Anggaran Dasar untuk menandatangani Kontrak. SPPBJ. dan 2) Kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPKom. bahasa.

2. Website LPSE Provinsi Jawa Tengah : lpse. Uang muka yang diberikan maksimum 30% (tiga puluh dan Besaran perseratus) dari nilai kontrak (Utk pek Non Kecil 20 %) Uang Muka F. Nama paket pekerjaan : Rehabilitasi Gorong-Gorong KM. 1. Waktu Pemasukan Penawaran J. kalender terhitung mulai sejak serah terima pertama pekerjaan (PHO) B.jatengprov. Pengguna Jasa tidak memberikan tambahan waktu atas penundaan akibat Hari Besar Islam “Hari Raya Idul Fitri”. Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 120 (seratus dua puluh) hari kalender sejak penandatanganan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dengan memperhitungkan :  Masa mobilisasi dan rekayasa lapangan. BAB IV LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) A. 13+200 (Ruas : Sokaraja . Lingkup 1. Pahlawan 9 Semarang. Pemasukan Dokumen Penawaran I. Pembayaran dilakukan dengan cara Monthly Certificate. Uraian singkat pekerjaan : Penggantian Gorong – Gorong dengan Box Culvert dan Pembuatan Drainase / Saluran Samping. C. 5. Cara 3. Mata uang yang digunakan Rupiah. BMS. Pembayaran 4. 4. Jadual Sebagaimana tercantum dalam aplikasi SPSE. Peninjauan Peserta pelelangan diharapkan melakukan peninjauan Lapangan lapangan dengan biaya sendiri. Jenis Kontrak.  Waktu efektif pelaksanaan konstruksi.go.Kalimanah). Pembukaan Sebagaimana tercantum dalam aplikasi SPSE. Nama Pokja ULP : Pokja 5 ULP Provinsi Jawa Tengah.  Penundaan pekerjaan dalam rangka memperingati Hari Besar Islam “Hari Raya Idul Fitri” ( sebelum sampai dengan sesudah hari raya atau selama 20 hari). 6. Masa Masa berlaku penawaran selama 60 (enam puluh) hari Berlakunya kalender sejak batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran Penawaran. G. Pekerjaan 2.id. Alamat : Gedung D Jl. Jangka Waktu Pemeliharaan : 180 (seratus delapan puluh) hari 7. Jadwal Sebagaimana tercantum dalam aplikasi SPSE. Jenis Kontrak “KONTRAK HARGA SATUAN” Mata Uang. (apabila diperlukan) E. Tahapan Pemilihan D. 3. Jaminan Tidak diperlukan Penawaran H. Sumber Dana Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2018. Batas Akhir Sebagaimana tercantum dalam aplikasi SPSE. Penawaran Kontrak Harga Satuan .

Penutup Resume/ saran/ usulan percepatan/ inovasi.K. Surat Kuasa [apabila yang bertindak untuk dan atas nama peserta bukan Direktur/Pimpinan Perusahaan]. antisipasi cuaca dll. Total Total Komulatif Kontrak Harga Satuan . Lokasi. Lingkup Pekerjaan. Surat perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi [apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO] format Bab VI huruf B.3 …. II. Uraian Metode kerja pekerjaan-pekerjaan penunjang pekerjaan (selain penunjang item pekerjaan yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan harga) dan atau pekerjaan sementara yang mempengaruhi kelancaran/ keberhasilan penyelesaian pekejaan (Misal : Menejemen lalu- lintas. Menggambarkan penguasaan penyelesaian pekerjaan yang sistematis dari awal sampai akhir meliputi tahapan/urutan pekerjaan (utama) dan uraian/cara kerja dari masing- masing jenis kegiatan pekerjaan utama dan penunjang pekerjaan utama yang dapat dipertanggung jawabkan secara teknis. penyiapan jalan/ jembatan darurat. Metode pelaksanaan. II.) V.1 …. Metode Tahapan urutan pekerjaan dan Tata Cara penyelesaian Pelaksanaan pekerjaan yang menggambarkan pelaksanaan pekerjaan dari awal sampai dengan akhir yang dapat dipertanggung jawabkan secara teknis . b. penggunaan utama bahan. DOKUMEN TEKNIS a. III.2 ….2 …. 3. c. Pendahuluan Latar belakang. Time Schedule yang berupa rencana target dan rencana capaian prestasi pekerjaan dengan menggunakan model kurve “ S “. Dokumen 1.. Surat Penawaran [format Bab VI huruf A]. UMUM 1. PEKERJA AN TANAH 3.1 …. 2. b. DOKUMEN ADMINISTRASI Penawaran a. Maksud dan tujuan. Uraian Metode kerja pelaksanaan pekerjaan yang pekerjaan menggambarkan metode kerja alat. 2. DRAINAS E 2. III. kebutuhan personil dan waktu pelaksanaan IV. Contoh Metode Pelaksanaan : Bab Isi I. Jadwal pelaksanaan disusun secara detail berdasarkan per Nomor/ Nama mata pembayaran sebagaimana tabel berikut : Waktu pelaksanaan Mata Jml Bobot Keteran No Pembayar harg Bulan I Bulan … (%) gan an a 1 2 3 4 1 2 3 4 I.

c. Daftar peralatan utama minimal: Kapasitas Peralatan No Jumlah atau Output Ket Jenis / Kapasitas pada Saat ini 1 Concrete Mixer 1 Unit 0. Ijazah.3 – 0. Bentuk Dokumen Penawaran .6 M3 2 Concrete Vibrator 1 Unit 3 Compressor 1 Unit 4 Jack Hammer 1 Unit 5 Water Pump 1 Unit 70-100 mm 6 Stamper Kuda 1 Unit min. SKT Sipil) Tingkat 2 (TS. TTD asli. Daftar Personil Inti yang akan ditugaskan secara penuh dalam penyelesaian pekerjaan. Formulir RK3K [format Bab VI huruf C]. e. 2) Untuk peralatan sewa harus menyertakan surat sewa peralatan seperti tercantum dalam BAB. nomor telepon / HP. L. 4 HP Catatan : 1) Untuk peralatan sendiri dapat dilampiri dengan hasil scan Kuitansi/Nota Pembelian/BPKB dan STNK atas nama penawar atau bukti kepemilikan lainnya. Kontrak Harga Satuan . d. b) Dalam Surat kesediaan untuk ditugaskan dan daftar riwayat hidup. 3) Tidak diperkenankan Surat Dukungan. personil wajib mencantumkan alamat lengkap. dengan ketentuan: Jml N Kualifikasi Pengal Keahlian Uraian o Pers (Minimal) aman Kategori onil Pendidikan (th) Pelaksana Lapangan Diploma III Pekerjaan 1 Pelaksana 1 (D3 Teknik 5 Jembatan . daftar riwayat hidup. bermaterai basah dan dapat dibuktikan keasliannya [format Bab VI huruf E dan F]. c) Pengalaman pada lingkup dan posisi yang sama.028) SLTA 2 Juru Gambar 1 2 (Sederajat) Logistik & SLTA 3 1 1 Administrasi (Sederajat) Catatan : a) Dilampiri hasil pemindaian (scan) surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan penuh waktu. VI. Spesifikasi bahan / material tertentu adalah: Tidak ada f. SKA/SKT dan KTP. BENTUK SURAT PERJANJIAN SEWA PERALATAN.

fc’= 15 MPa (K-175) . g. a. BAB. 3.Pasangan Batu i. disajikan dalam bentuk Daftar Kuantitas dan Harga (DKH) berpedoman pada Bab XIII. apabila tidak dipenuhi maka dokumen penawaran dinyatakan tidak memenuhi syarat.Beton mutu sedang. Daftar 2 : Mata Pembayaran Pekerjaan Utama (MPPU) d. b. Analisa Teknis Satuan Pekerjaan (ATSP). Uji mutu/teknis/fungsi dalam kondisi tertentu diperlukan Tidak ada 3. Syarat- Syarat Umum Kontrak Kontrak Harga Satuan .Baja Tulangan U24 Polos . Daftar Pekerjaan Utama dan Mata Pembayaran Utama. X. Harga penawaran juga telah memperhitungkan metode pelaksanaan berkenaan dengan percepatan penyelesaian pelaksanaan pekerjaan sehubungan dengan keterbatasan waktu pelaksanaan.Beton mutu rendah. Rincian Perhitungan Manajemen Lalu Lintas. Harga penawaran telah memperhitungkan biaya perbaikan jalan kerja yang dilalui dalam pelaksanaan pekerjaan untuk mengembalikan ke kondisi semula. h. Daftar bagian yang dapat disubkontrakkan Tidak ada h. Harga penawaran telah memperhitungkan kondisi lapangan Penawaran termasuk perkiraan lalu-lintas dan biaya pemeliharaan jalan pada masa pemeliharaan berdasarkan indikator kinerja jalan sebagaimana ditetapkan dalam Syarat – Syarat Khusus Kontrak. DOKUMEN HARGA Merupakan Syarat Substansial. j.Beton mutu rendah. retribusi galian dan lain lain). Daftar Pekerjaan Utama (DPU) . Bahan dan Peralatan.Baja Tulangan U24 Polos . Mata Pembayaran Utama (MPU) . fc’= 15 MPa (K-175) . Daftar 3 : Mata Pembayaran Lainnya (MPL) e. g.Pasangan Batu b. Daftar 1 : Mata Pembayaran Umum (MPU) c. Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) . fc’ 25 MPa (K-300) . 2. Rincian Perhitungan Harga Lum Sump Pekerjaan Pemeliharaan Rutin. serta biaya pengujian yang diperlukan untuk mata pembayaran yang memerlukan pendukung kualitas sebagaimana yang disyaratkan dalam spesifikasi teknis maupun biaya biaya lain (asuransi. fc’ 25 MPa (K-300) . Harga penawaran juga telah memperhitungkan perkiraan kenaikan harga-harga yang bukan disebabkan oleh keadaan Kahar sebagaimana dimaksud dalam pasal 40. dengan substansi mencakup a. Harga Satuan Dasar Upah. 4.Beton mutu sedang. Harga 1. Rekapitulasi Harga. f. Daftar Kuantitas Mobilisasi Peralatan. L. i.

3. Sanggahan dan 1.M. 2. Jaminan Uang Muka minimal sama dengan nilai uang muka Muka yang dimintakan Penyedia. Pemuda No. Kepala Biro Administrasi Pembangunan ULP Daerah Provinsi Jawa Tengah Gedung A Alamat Jl. May. Jaminan Uang 1. Panjaitan No. Jaminan Uang Muka dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Provinsi Jawa Tengah. 127-133 Alamat Semarang . Sanggahan disampaikan melalui aplikasi SPSE. Pengaduan 2. Semarang Telp. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Provinsi Jawa Tengah. N. APIP Nama Inspektorat Provinsi Jawa Tengah APIP Jl. Pahlawan No. Tembusan sanggahan dapat disampaikan di luar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada: a. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya Pelaksanaan sejak tanggal penanda-tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO) ditambah 64 (enam puluh empat) hari kalender. Ketua Unit Layanan Pengadaan Provinsi Jawa Tengah Nama Ka. O. Kontrak Harga Satuan .I.Jawa Tengah b.Jend. 9 . Jaminan Uang Muka ditujukan kepada Kepala Balai Pelaksana Teknis Jalan Wilayah Cilacap Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah selaku PPKom. 01 Cilacap c. D. (024) 831174 Pengaduan disampaikan di luar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada Inspektorat Provinsi Jawa Tengah. 2. Jaminan Pelaksanaan ditujukan kepada Kepala Balai Pelaksana Teknis Jalan Wilayah Cilacap Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah selaku PPKom. PPKom Kepala Balai Pelaksana Teknis Jalan Nama Wilayah Cilacap Dinas Pekerjaan Umum PPKom Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Kantor Balai Pelaksana Teknis Jalan Wilayah Cilacap Dinas Pekerjaan Umum Alamat Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Jl. Jaminan 1. 3.

memiliki alamat tetap dan jelas. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. 2. Untuk peserta yang melakukan kemitraan / Kerja Kualifikasi Sama Operasi (KSO) formulir kualifikasi dan Pakta Integritas ditandatangani oleh seluruh anggota KSO. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sejenis dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. 6. c. yaitu: a. Memiliki SBU dengan kualifikasi kecil untuk pekerjaan sesuai dengan paket yang dilelangkan yang diterbitkan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi. menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan [apabila ada]. Lingkup Sesuai Bab IV LDP pada huruf A Kualifikasi B. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam 9. 8. 4. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan. SIUJK dengan kualifikasi Kecil untuk pekerjaan sesuai dengan paket yang dilelangkan yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten / Kota dan masih berlaku. kecuali leadfirm cukup mengisi data kualifikasi pada Data Isian Kualifikasi melalui SPSE. mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahunan Tahun Pajak 2016/2017). memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah / swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi ini paling kurang 10% dari HPS. memiliki sisa kemampuan paket (SKP). BAB V LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A. 7. Persyaratan 1. 5. yang dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditandatangani Penyedia Barang/Jasa. 10. Kontrak Harga Satuan . Akte pendirian dan akte perubahan terakhir [apabila telah mengalami perubahan]. b. tidak pailit. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak (dikecualikan untuk Penyedia Jasa yang berdiri kurang dari 3 tahun). tidak dalam pengawasan pengadilan. 3.

) hari kalender. IV.. Kontrak Harga Satuan . Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut. Surat Kuasa dari Direktur/Pimpinan Perusahaan/Pengurus Koperasi [apabila yang bertindak untuk dan atas peserta bukan Direktur/Pimpinan Perusahaan].. a. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu paling lama . Dokumen Administrasi. IV. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan “(diisi sesuai nama paket pekerjaan) “ sebesar Rp .. (.. _____________ 20___ Lampiran : Kepada Yth. b.. yang dilampiri : 1..). Lembar Data Pemilihan) 3. BAB.. Dokumen Teknis.: Pokja 5 ULP Provinsi Jawa Tengah Gedung D Jl. dan penawaran ini berlaku selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. 2. Dokumen Harga. Surat perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi [apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO]. (diisi sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Harga. berupa Surat Penawaran yang dilampiri. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A. (diisi sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Teknis. Pahlawan 9 Semarang Di – SEMARANG Perihal : (diisi sesuai nama paket pekerjaan) Sehubungan dengan pengumuman Pemilihan Langsung dengan Pascakualifikasi dan Dokumen Pengadaan Nomor : … dan setelah kami pelajari dengan saksama Dokumen Pengadaan dan Berita Acara Pemberian Penjelasan [serta addendum Dokumen Pengadaan].. Lembar Data Pemilihan) 4. (. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA/KEMITRAAN (KSO) CONTOH [Kop Surat Badan Usaha] Nomor : _______. BAB VI. BAB. Dokumen Kualifikasi.

Untuk dan Atas Nama Penyedia … / Lead Firm (jika KSO) ………. Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. [nama lengkap] … [jabatan] Kontrak Harga Satuan . maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan..

perjanjian SubKontrak. 5. masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: _______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (___________ persen) _________________________________ [dst] 3. Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO. 4. kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. surat-menyurat. tanda terima. 7. dalam hal pengeluaran. 8. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ____ (_______) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. dan lain-lain. BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan Pemilihan Langsung pekerjaan ________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ________________ pada tanggal ________ 20__. 2. Menunjuk ____________________________ [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO.B. daftar peralatan dan tenaga kerja. 9. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ________________ b. dan kerugian dari kemitraan/KSO. Secara bersama-sama: a. wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen Kontrak. perintah pembelian. Kontrak Harga Satuan . Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa Kontrak. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas. c. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada _________________________ [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. termasuk hak untuk memeriksa keuangan. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani. akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. maka kami: ______________________________ [nama peserta 1] ______________________________ [nama peserta 2] ______________________________ [nama peserta 3] ______________________________ [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti Pemilihan Langsung dan pelaksanaan Kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila Pemilihan Langsung tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. 6. keuntungan.

tahun ________________________ [Peserta 1] [Peserta 2] (_______________) (________________) [Peserta 3] [dst (________________) (________________)] Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat diatas kertas segel/bermaterai Kontrak Harga Satuan .DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di _________ pada hari __________ tanggal __________ bulan ____________.

. (nama lengkap) .. (nama lengkap) ................ RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KONTRAK (RK3K) [logo & Nama Perusahaan] 1. ...... (nama lengkap) Emergency P3K Kebakaran ... KEBIJAKAN K3 (pernyataan/komitmen Direktur atas nama perusahaan untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dalam melaksanakan kegiatan konstruksi) 2........ harus disusun berdasarkan hasil identifikasi bahaya dan penetapan pengendalian risiko. Pemenuhan Perundang-Undangan dan Persyaratan Lainnya (daftar Peraturan Perundang-undangan dan persyaralan lain yang terkait dengan K3.C..... PERENCANAAN a.. Sasaran harus terukur secara kualitatif maupun kuantitatif) d.. (nama lengkap) Untuk dan Atas Nama Penyedia ..... Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko Bahaya Identifikasi Jenis Pengendalian No Jenis Pekerjaan Bahaya & Resiko K3 Resiko K3 1... Sasaran K3 dan Program K3 (Sasaran dan Program K3 yang akan dilaksanakan..... (jabatan) Kontrak Harga Satuan .. (nama lengkap) .. FORMULIR RK3K . sesuai dengan pekerjaan/kegiatan konstruksi yang akan dilaksanakan) c.. 2. dst b..... Organisasi K3 : Penanggungjawab K3 ............ 3..... ..

00 Kontrak Harga Satuan . 6. SPESIFIKASI TEKNIS BAHAN / MATERIAL TERTENTU DAN PERNYATAAN KESEDIAAN MEMENUHI SPESIFIKASI TEKNIS Dapat Dibuat sendiri Bermeterai Rp.D.000.

. Mengetahui : Yang membuat daftar Untuk dan Atas Nama …..E........ PERNYATAAN KESEDIAAN DITUGASKAN PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama :… Tempat/tanggal lahir :… Pendidikan :… Profesi keahlian / ketrampilan :… Alamat : … Nomor Telepon / HP . ....... / Lead Firm (apabila KSO) rekatkan meterai Rp 6000 2) . (nama) ............. .......................... (nama) .. (jabatan 1) Nomor Telepon / HP wajib diisi 2) tanda tangan personil yang ditugaskan harus basah dan tidak boleh dilakukan pemindaian (scan) Kontrak Harga Satuan . Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan penuh rasa tanggung jawab.. 1) Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk ditugaskan penuh waktu sebagai ….......... pada pekerjaan … atas nama PT/CV .

.... (nama) . / Lead Firm (apabila KSO) 2) ...) tahun Rincian pengalaman : Nama Badan Jabatan Nilai Usaha No Tahun Nama dan Lokasi Pekerjaan Dalam (Rp) Penyedia Jasa Pekerjaan Ybs / Kontraktor Demikian daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya........ 1) Pendidikan / lulus tahun : Keahlian (sesuai SKA/SKT) : Penempatan jabatan pekerjaan ini : Pengalaman pekerjaan : ... BENTUK DAFTAR RIWAYAT HIDUP DAFTAR RIWAYAT HIDUP Nama lengkap : Tempat / tanggal lahir : Alamat tempat tinggal : ......... (nama) .F... (jabatan 1) Nomor Telepon / HP wajib diisi 2) tanda tangan personil yang ditugaskan harus basah dan tidak boleh dilakukan pemindaian (scan) Kontrak Harga Satuan ....... .......... .................. Nomor Telepon / HP .... (.. Mengetahui : Yang membuat daftar Untuk dan Atas Nama …...

...... DAFTAR BAGIAN PEKERJAAN YANG AKAN DISUBKONTRAKKAN (Bila ada) Nama No..... (jabatan) Kontrak Harga Satuan ... (nama) .... / Lead Firm (apabila KSO) ............... Mata Prosentase dari Prosentase Jenis Sub Penyedia Pemba. .... Untuk dan Atas Nama …...........G.... harga total Mata dari Harga Pekerjaan Jasa yaran Pembayaran Penawaran (jika ada) ...

BENTUK PAKTA INTEGRITAS Dengan mendaftar sebagai peserta pemilihan pada aplikasi SPSE maka peserta telah menyetujui dan menandatangani pakta integritas Kontrak Harga Satuan .H.

I.Identitas : ___________ [diisi dengan no. apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini. transparan. 2.Identitas : ___________ [diisi dengan no. Kolusi. menerima sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. akan mengikuti proses pengadaan secara bersih. Nama : _____________________ [nama wakil sah badan usaha] No. KTP/SIM/Paspor] Jabatan : __________________________ Bertindak : PT/CV/Firma/Koperasi ___________________ [pilih yang untuk dan sesuai dan cantumkan nama] atas nama 3. [nama lengkap] [nama lengkap] [nama lengkap] [cantumkan tanda tangan dan nama setiap anggota Kemitraan/KSO] Kontrak Harga Satuan . digugat secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana. diisi sesuai dengan jumlah anggota kemitraan/KSO] dalam rangka pengadaan _________ [isi nama paket] pada ________ [isi sesuai dengan K/L/D/I] dengan ini menyatakan bahwa: 1.. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [Nama Penyedia] [Nama Penyedia] [Nama Penyedia] [tanda tangan].. [Contoh Pakta Integritas Badan Usaha Dengan Kemitraan/KSO] PAKTA INTEGRITAS Kami yang bertanda tangan di bawah ini: 1. [tanda tangan]. __________ [tempat]. ... dan Nepotisme (KKN). bersedia menerima sanksi administratif. Nama : _____________________ [nama wakil sah badan usaha] No. KTP/SIM/Paspor] Jabatan : __________________________ Bertindak : PT/CV/Firma/Koperasi ___________________ [pilih yang untuk dan sesuai dan cantumkan nama] atas nama 2. dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.[dan seterusnya. [tanda tangan]. 3. tidak akan melakukan praktek Korupsi..

J. DATA ISIAN KUALIFIKASI Isian Data Kualifikasi bagi Peserta selain anggota Kemitraan/KSO berbentuk Form Isian Elektronik Data Kualifikasi yang tersedia pada aplikasi SPSE Kontrak Harga Satuan .

Fax : _____________________ E-Mail : _____________________ Kontrak Harga Satuan . 2. tidak dalam pengawasan pengadilan. No. Status : Pusat Cabang Alamat Kantor Pusat : _____________________ _____________________ 3. langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini. 7. Telepon : _____________________ No. Data Administrasi 1. 6. 5. tidak pailit. dan kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. No. data-data badan usaha yang saya wakili adalah sebagai berikut: a. 3. saya tidak sedang menjalani sanksi pidana. saya secara hukum bertindak untuk dan atas nama perusahaan/koperasi/kemitraan/KSO berdasarkan _______________ [akta pendirian/anggaran dasar/surat kuasa/Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi. disebutkan secara jelas nomor dan tanggal akta pendirian/anggaran dasar/surat kuasa/Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi]. Nama Badan Usaha : _____________________ 2. saya bukan sebagai pegawai K/L/D/I [bagi pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I ditulis sebagai berikut : “Saya merupakan pegawai K/L/D/I yang sedang cuti diluar tanggungan K/L/D/I”] . 4. Fax : _____________________ E-Mail : _____________________ Alamat Kantor Cabang : _____________________ _____________________ 4. Telepon : _____________________ No. saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para pihak yang terkait. FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI UNTUK KEMITRAAN/KSO Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : ___________________ [nama wakil sah badan usaha] Jabatan : _____________ [diisi sesuai jabatan dalam akta notaris] Bertindak : PT/CV/Firma/Koperasi _______________________ untuk [pilih yang sesuai dan cantumkan nama badan usaha] dan atas nama Alamat : ___________________________________ Telepon/Fax : ___________________________________ Email : ___________________________________ menyatakan dengan sesungguhnya bahwa: 1. salah satu dan/atau semua pengurus badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam. badan usaha yang saya wakili tidak masuk dalam Daftar Hitam.K.

Tanggal : _______________ c. Tanggal : _______________ c. Instansi pemberi izin : _______________ f. Akta/Anggaran Dasar Perubahan Terakhir a. Izin Usaha 1. Surat Izin Usaha ________ : _______Tanggal ______ 2. Klasifikasi Usaha : ___________ e. Kualifikasi Usaha : ___________ 5. Nama Notaris : _______________ : _______________ d. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. Izin Lainnya (apabila dipersyaratkan) _____________ Tanggal 1. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT)/Susunan Pesero (untuk CV/Firma) No. Identitas Alamat Persentase 2. No. Nama No. Surat Izin _________ : ________ 2. Pajak a.b. Data Keuangan 1. _______ Tanggal _______ terakhir Kontrak Harga Satuan . Masa berlaku izin usaha : __________ 3. Bukti Laporan Pajak Tahun : No. Akta Pendirian Perusahaan/Anggaran Dasar Koperasi a. Masa berlaku izin : _______________ 3. Nama Notaris : _______________ c. Identitas Usaha d. Nomor Pengesahan Kementerian Hukum dan HAM (untuk yang berbentuk PT) 2. Nomor : _______________ b. Pengurus Badan Usaha Jabatan dalam Badan No. Nomor Pokok Wajib Pajak : _______________ b. Instansi pemberi izin usaha : __________ 4. Nama No. Nomor : _______________ b. No.

Paket Bidang Lokasi Pekerjaan Pekerjaan Kontrak Prestasi Alamat/ No / Nama Nilai (rencana) Kerja Telepon Tanggal % % 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kontrak Harga Satuan . g. tan/ ah output pada dan pembuatan (%) Sekarang milik saat ini tipe sendiri/ Perlengkapan Sewa 1 2 3 4 5 6 7 8 9 i. Data Personalia (Tenaga ahli/teknis/terampil badan usaha) Tahun Jabatan Tgl/bln/thn Tingkat Pengalaman Profesi/ Sertifikat No Nama dalam lahir Pendidikan Kerja (tahun) keahlian / pekerjaan Ijazah 1 2 3 4 5 6 7 8 h. Data Pengalaman Perusahaan Dalam Kurun Waktu 4 Tahun Terakhir (untuk perusahaan yang telah berdiri 3 tahun atau lebih. Untuk perusahaan yang baru berdiri kurang dari 3 tahun tidak wajib mengisi tabel ini) Pemberi Tugas / Pejabat Tanggal Selesai Kontrak Pembuat Komitmen Pekerjaan Berdasarkan Nama Ringkasan Paket No Lingkup Lokasi Pekerj Alamat/ BA Serah . Data Pengalaman Perusahaan (nilai paket tertinggi pengalaman sesuai sub bidang yang dipersyaratkan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Data Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan Status Jenis Kapasitas atau Merk Kepemilikan Fasilitas/Perala Juml Tahun Kondisi Lokasi No. Pemberi Tugas / Tanggal Selesai Pejabat Pembuat Kontrak Pekerjaan Komitmen Berdasarkan Nama Ringkasan Sub Bidang No. Pekerjaan Nama No / Tanggal Nilai Kontrak aan Telepon Terima 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 k. Data Pekerjaan yang Sedang Dilaksanakan Pemberi Tugas / Pejabat Pembuat Kontrak Progres Terakhir Nama Bidang/Sub Komitmen No. Paket Lingkup Lokasi Pekerjaan BA Pekerjaan Pekerjaan Alamat/ No / Nama Nilai Kontrak Serah Telepon Tanggal Terima 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 j.

Jika dikemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang saya sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. __________ [tempat]. Modal Kerja Surat dukungan keuangan dari Bank: Nomor : __________ Tanggal : __________ Nama Bank : __________ Nilai : __________ Demikian Formulir Isian Kualifikasi ini saya buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. maka saya dan badan usaha yang saya wakili bersedia dikenakan sanksi berupa sanksi administratif.000. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] PT/CV/Firma/Koperasi __________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] [rekatkan meterai Rp 6. dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. gugatan secara perdata.l.- dan tanda tangan] (nama lengkap wakil sah badan usaha ) [jabatan pada badan usaha] Kontrak Harga Satuan .

............20…....... PIHAK KESATU berkewajiban menyediakan dan atau mengoperasikan peralatan yaitu : Kontrak Harga Satuan ............... tanggal ........ selanjutnya disebut SURAT PERJANJIAN SEWA PERALATAN tertanggal……………........................... DAN ...................... 2........ (nama pekerjaan yang akan dilaksanakan) Surat Perjanjian ini dibuat di ... pada hari .. (nama pemimpin perusahaan yang menyewa alat).................. BENTUK SURAT PERJANJIAN SEWA PERALATAN SURAT PERJANJIAN SEWA PERALATAN Nomor :....................................... MAKA DENGAN INI Kedua Belah Pihak menyetujui semua ketentuan yang tercantum dalam pasal-pasal berikut: 1......................... bulan ........... selanjutnya disebut PIHAK KESATU....... (tempat........ ANTARA (nama perusahaan pemilik alat disertai alamat dan nomor telepon yang jelas dan dapat dihubungi) .............. bulan dan tahun penandatanganan Surat Perjanjian) antara ……………………………………………………………………………… (Nama pemimpin perusahaan pemilik alat)..................... tahun .... tanggal.............L...................................................................………………………………………………………………. dan …….................................................... selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.............. Kata-kata dan ungkapan-ungkapan dalam surat perjanjian ini mempunyai arti yang sama sebagaimana yang dituangkan di dalam surat perjanjian di bawah ini. (nama perusahaan penyewa alat) UNTUK MENYEWAKAN PERALATAN PELAKSANA KONSTRUKSI PEKERJAAN ........................

Kedua Belah Pihak telah sepakat untuk menandatangani Surat Perjanjian ini pada tanggal tersebut di atas.. 7...... tanda tangan. menyelesaikan.. sampai diterima dengan baik oleh Pemilik Pekerjaan. PIHAK KEDUA wajib membayar kepada PIHAK KESATU atas pelaksanaan sewa peralatan sesuai pasal 2.... nama perusahaan Pemilik ) penyewa) Materai Rp..... ) (nama jelas) (nama jelas) Kontrak Harga Satuan .... 6...... 3. tanda tangan..... 6..... 5. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh PIHAK KEDUA. cap bertanggal......000..) ( .. dan memperbaiki seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak Paket Pekerjaan .....000.... jabatan. Materai Rp... Perjanjian ini tidak dapat dibatalkan secara sepihak baik oleh PIHAK KESATU maupun PIHAK KEDUA sampai dengan berakhirnya masa berlakunya perjanjian ini.. No..... DENGAN DEMIKIAN.... PIHAK KESATU menyatakan ikut bertanggung jawab dan bersedia menerima konsekuensi yang timbul akibat terjadinya “wanprestasi” yang menyebabkan keterlambatan dan atau kegagalan paket tersebut diatas.....- bertanggal....... 6... jabatan.. cap (. Jenis Kapasitas Jumlah Lokasi untuk melaksanakan... PIHAK KEDUA PIHAK KESATU (nama. 4.. nama perusahaan (nama.. (nama pekerjaan yang akan dilaksanakan).. Surat Perjanjian ini berlaku sejak tanggal Pembukaan Dokumen Penawaran sampai dengan serah terima pekerjaan dengan ketentuan mobilisasi peralatan disesuaikan jadwal pelaksanaan yang telah disetujui oleh Pemilik Pekerjaan......

2. Diisi dengan nama badan usaha peserta. E. Pengelola Badan Usaha (Pengawas/Pengurus) 1. Diisi dengan alamat. Diisi dengan jenis surat izin. Pilih status badan usaha (Pusat/Cabang). Data Administrasi 1. 3. profesi/keahlian sesuai dengan Surat Keterangan Ahli/Surat Keterangan Terampil dan tahun penerbitan sertifikat/ijazah dari setiap tenaga ahli/teknis sesuai dengan yang diperlukan untuk pekerjaan yang dilelangkan. b. Diisi dengan alamat. Diisi dengan jenis surat izin usaha. apabila berbentuk Perseroan Terbatas. Diisi dengan nama. nomor fax dan e-mail kantor pusat yang dapat dihubungi. apabila peserta berstatus kantor cabang. yang sesuai dengan pekerjaan yang dilelangkan) 1. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin usaha. tanggal dan nama notaris penerbit akta perubahan terakhir badan usaha. Diisi dengan nama instansi penerbit surat izin. 3. Diisi dengan nomor. Kontrak Harga Satuan . 2. Izin Usaha 1. nomor fax dan e-mail badan usaha yang didaftar sebagai peserta. tingkat pendidikan (SLTP/SLTA/S1/S2/S3). nomor KTP dan jabatan dalam badan usaha. F. Sertifikat Badan Usaha 1. BAB VII PETUNJUK PENGISIAN DATA KUALIFIKASI A. 4. Izin Lainnya (apabila dipersyaratkan. nomor telepon. C. Diisi dengan NPWP badan usaha. Diisi dengan nomor dan tanggal bukti laporan pajak tahun terakhir berupa SPT Tahunan. Data Personil Inti Diisi dengan nama. jabatan dalam pekerjaan yang pernah dilaksanakan. nomor dan tanggal penerbitannya. Diisi Nomor dan Tanggal Penerbitan. apabila ada. nomor dan tanggal penerbitannya. 2. tanggal dan nama notaris penerbit akta pendirian badan usaha. nomor KTP dan persentase kepemilikan saham/pesero. 3. Diisi dengan nama. H. 2. B. Diisi dengan nama. Pajak: a. 2. Diisi dengan masa berlaku. nomor KTP dan jabatan dalam badan usaha. Diisi dengan masa berlaku izin. 2. Diisi dengan nama instansi penerbit. Diisi dengan masa berlaku izin usaha. Landasan Hukum Pendirian Badan Usaha 1. G. 3. nomor telepon. Data Keuangan 1. D. tanggal/bulan/tahun lahir. Diisi dengan nomor. 2. lama pengalaman kerja.

dan jika data tersebut diperhitungkan ternyata SKP masih memenuhi syarat. Kemitraan/KSO Untuk peserta yang berbentuk kemitraan/KSO masing-masing anggota kemitraan/KSO wajib mengisi formulir isian kualifikasi untuk masing-masing kualifikasi badan usahanya. Pokja apabila diperlukan dapat membuktikan keberadaan alat dan bukti status kepemilikan harus dapat ditunjukkan pada waktu Pembuktian Kualifikasi. dan nama bank yang mengeluarkan surat dukungan keuangan serta nilai dukungan paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. lokasi keberadaan saat ini dan status kepemilikan(diisi milik sendiri atau sewa) dari masing-masing fasilitas/peralatan/perlengkapan sesuai dengan yang diperlukan untuk pekerjaan utama yang dilelangkan sesuai ketentuan Dokumen Pengadaan. tanggal. untuk masing-masing paket pekerjaan selama 10 (sepuluh) tahun terakhir. merek dan tipe. Namun jika data tersebut diperhitungkan ternyata SKP tidak memenuhi syarat. bidang/sub bidang pekerjaan yang dipersyaratkan. Data Pengalaman Perusahaan Diisi dengan nama paket-paket pekerjaan yang dipilih mulai dari nilai paket tertinggi. Dalam hal terdapat data yang belum disampaikan dalam isian kualifikasi. Modal Kerja Diisi dengan nomor. Data Pengalaman Perusahaan Dalam 5 Tahun terakhir Diisi dengan nama paket-paket pekerjaan . jumlah. dan tanggal Berita Acara Serah Terima / PHO. Data Peralatan Diisi dengan jenis. Nomor / Tanggal dan Nilai Kontrak. tanggal selesai paket pekerjaan menurut kontrak. nomor/tanggal dan nilai kontrak. untuk masing – masing paket pekerjaan selama 5 (lima) tahun terakhir. lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. Pada dasarnya peserta harus menyampaikan seluruh data “Pekerjaan yang sedang dilaksanakan”. bidang/sub bidang pekerjaan dan lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. Kontrak Harga Satuan . prestasi kerja terakhir dan rencana tanggal kontrak berakhir. nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. dan tanggal Berita Acara serah terima (PHO). Data Pekerjaan Yang Sedang Dilaksanakan Diisi dengan nama paket pekerjaan. N. kapasitas atau output yang dapat dicapai pada saat ini.I. L. nama dan alamat/telepon dari pemberi tugas/Pejabat Pembuat Komitmen. nomor/tanggal dan nilai kontrak. serta persentase progres (rencana) menurut kontrak. nama dan alamat / telepon dari pemberi tugas / Pejabat Pembuat Komitmen. lokasi tempat pelaksanaan pekerjaan. maka peserta digugurkan dan dianggap menyampaikan data yang tidak benar. maka peserta tersebut tidak dapat digugurkan. J. Tanggal selesai Paket pekerjaan menurut kontrak. kondisi (dalam persentase). tahun pembuatan. K. serta nomor Rekening Bank peserta dan masa berlakunya surat dukungan. M.

memiliki kemampuan pada klasifikasi pekerjaan yang sesuai/sejenis untuk Usaha Kecil. Lembar Data Kualifikasi. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta. 5. sesuai dengan yang tertera dalam BAB. untuk mengikuti pengadaan pekerjaan Kontrak Harga Satuan . memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2016/2017). salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya tidak masuk dalam Daftar Hitam. V. BAB VIII TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan. atau e. 3. yang memenuhi substansi sesuai format yang telah ditetapkan (ada nomor rekening dan masa berlaku surat dukungan selama masa pelaksanaan). kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. formulir isian kualifikasi ditandatangani oleh: a. 10. direktur utama/pimpinan perusahaan/pengurus koperasi. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. 4. kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik pada saat pembuktian kualifikasi. penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan / pengurus koperasi atau yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian/Anggaran Dasar c. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. b. 8. 7. pihak lain yang bukan direktur utama/pimpinan perusahaan/pengurus koperasi atau yang namanya tidak disebutkan dalam akta pendirian/anggaran dasar sepanjang pihak tersebut adalah pengurus/karyawan perusahaan/karyawan koperasi yang berstatus sebagai tenaga kerja tetap dan mendapat kuasa atau pendelegasian wewenang yang sah dari direktur utama/pimpinan perusahaan/pengurus berdasarkan akta pendirian / anggaran dasar. 9. 2. pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 6. serta kemampuan pada sub klasifikasi pekerjaan yang sesuai/sejenis untuk usaha non kecil. menyampaikan/mengisi daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan. tidak pailit. memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. d. tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana.

SKP = KP – jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 untuk usaha non kecil KP = 6 atau KP = 1. dan 13 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. dengan ketentuan : a. dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO : a. 13. KD = 3 NPt NPt = Nilai pengalaman tertinggi pada sub bidang pekerjaan yang sesuai dalam 10 (sepuluh) tahun terakhir.000. dalam hal kemitraan/KSO yang diperhitungkan adalah KD dari perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO.00). Untuk usaha non-kecil (paket di atas Rp 2. pemenuhan persyaratan kualifikasi.000. KD sekurang-kurangnya sama dengan nilai total HPS.500. d. dengan ketentuan : a. b. pengalaman perusahaan dinilai dari sub bidang pekerjaan. Kontrak Harga Satuan . nilai kontrak dan status peserta pada saat menyelesaikan kontrak sebelumnya. memiliki Kemampuan Dasar (KD) pada pekerjaan yang sejenis dan kompleksitas yang setara. c. B. dan 2. evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 7. sedangkan dukungan keuangan (angka 10) hanya atas nama kemitraan/KSO. b. peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal : 1. mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). 11.2 N N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. yang diperhitungkan adalah SKP dari masing-masing perusahaan yang bermitra/KSO. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi. konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. dan 9. 12. e. dalam hal kemitraan/KSO. Dalam hal kemitraan yang menyampaikan surat dukungan keuangan hanya lead firm. b. Khusus untuk angka 8 evaluasi persyaratan digabungkan sebagai evaluasi kemitraan/KSO. dapat dihitung dengan regresi linier berdasarkan indeks bulan-bulan sebelumnya) Indeks BPS yang dipakai adalah indeks yang merupakan komponen terbesar dari pekerjaan. nilai pengalaman pekerjaan dapat dikonversi menjadi nilai pekerjaan sekarang (present value) menggunakan perhitungan sebagai berikut: NPs = Nilai pekerjaan sekarang Npo = Nilai pekerjaan keseluruhan termasuk eskalasi (apabila ada) saat serah terima pertama Io = Indeks dari Biro Pusat Statistik (BPS) pada bulan serah terima pertama Is = Indeks dari BPS pada bulan penilaian prakualifikasi (apabila belum ada.

12.C.00 (dua belas ribu rupiah). Kontrak Harga Satuan . E. F. D. peserta diminta untuk membubuhi materai senilai Rp. Pakta Integritas telah diisi dan ditandatangani oleh peserta sebelum pemasukan penawaran. Evaluasi kualifikasi (pascakualifikasi) sudah merupakan kompetisi dan bersifat mengugurkan. Formulir Isian Kualifikasi yang tidak dibubuhi materai tidak digugurkan. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi termasuk dapat melakukan peninjauan lapangan pada pihak-pihak/instansi terkait.000.

.... [sesuai akta notaris] Berkedudukan di : .... [sesuai akta notaris] Tanggal :....... Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 14/PRT/M/2013 Tentang Perubahan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 07/PRT/M/2011 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi...... tanggal ……........ 3............. bulan dan tahun diisi dengan huruf]..................... 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. berdasarkan Surat Penetapan Pemenang No..................... Undang-Undang No... Peraturan Presiden No............ tanggal …....... [alamat penyedia] Akta Notaris Nomor :... dengan : Nama : ...... [tanggal........... [nama Badan Usaha] selanjutnya disebut “Penyedia” Dan dengan memperhatikan : 1.............. 2.................. antara : Nama : .......................... [sesuai SK Pengangkatan] Berkedudukan di : ..... 4 Tahun 2015 beserta petunjuk teknisnya ............................. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Buku III tentang perikatan)... bulan ...................[nama satuan kerja PPK] selanjutnya disebut “PPK”.... [nama PPK] NIP : ................... tahun ................. [alamat PPK] yang bertindak untuk dan atas nama ......................... 5.......... SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya selanjutnya disebut “Kontrak” dibuat dan ditandatangani di .... pada hari ... 18 Tahun 1999 Tentang jasa Konstruksi........ [nama Notaris penerbit akta] yang bertindak untuk dan atas nama .. 29 tahun 2000 Tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi... [tanggal penerbitan akta] Notaris : ............. 59 Tahun 2010..... BAB IX [draft] SURAT PERJANJIAN / KONTRAK SURAT PERJANJIAN CONTOH – 1 PENYEDIA TUNGGAL (Harga Satuan) Paket Pekerjaan Konstruksi: . Nomor : ..... 4................ Kontrak Harga Satuan ...................... [NIP PPK] Jabatan : PPK................. Sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah No... dan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) No …….. Peraturan Pemerintah No....... [nama wakil penyedia] Jabatan :.............…… tanggal ……...

........... Pasal 3 NILAI KONTRAK DAN PEMBAYARAN (1) Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan total harga penawaran terkoreksi sebagaimana tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah sebesar Rp. (e) PPKOM dan Penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak : 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat..... Maka oleh karena itu.... PARA PIHAK MENERANGKAN TERLEBIH DAHULU BAHWA: (a) telah diadakan proses pemilihan penyedia yang telah sesuai dengan Dokumen Pemilihan......... ... atas nama penyedia : . 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut. dan sumber daya teknis.. serta telah menyetujui untuk melaksanakan Pekerjaan Konstruksi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini.... 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait.... Pasal 2 RUANG LINGKUP PEKERJAAN Ruang lingkup utama pekerjaan dalam kontrak ini terdiri dari : 1..... 2..... personil........ sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang merupakan satu kesatuan dalam Kontrak ini selanjutnya disebut “Pekerjaan Konstruksi”.. 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini.................. rupiah)....... (...... (c) Penyedia telah menyatakan kepada PPK..... dan mengikat pihak yang diwakili..... (2) Pembayaran untuk kontrak ini dilakukan ke rekening nomor: ........ memiliki keahlian profesional.....dalam huruf... Dst. (d) PPKOM dan Penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini..... (b) PPKOM telah menunjuk Penyedia menjadi pihak dalam kontrak ini melalui suatu Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) untuk melaksanakan Pekerjaan .... 3.. PPKOM dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut : Pasal 1 ISTILAH DAN UNGKAPAN Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini.. .... Kontrak Harga Satuan .

(2) Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. 4) melaporkan pelaksanaan penggunaan produksi dalam negeri/TKDN secara periodik kepada PPK. 2) meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia. dan i. c. 9) mengambil langkah-langkah yang cukup memadai seperti menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk melindungi Kontrak Harga Satuan . e. pokok perjanjian. BAHP. 4) membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam Kontrak yang telah ditetapkan kepada Penyedia. bahan-bahan. spesifikasi umum. 3) melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. h. 3) memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak. 8) menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hirarki sebagaimana dimaksud pada ayat (1). peralatan. Pasal 4 DOKUMEN KONTRAK (1) Dokumen-dokumen berikut merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini : a. b. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam Kontrak. gambar-gambar. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. adendum Surat Perjanjian (apabila ada). syarat-syarat umum Kontrak. g. Pasal 5 HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK Hak dan kewajiban timbal-balik= PPKOM dan Penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a. syarat-syarat khusus Kontrak. f. 7) memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. spesifikasi khusus. Penyedia mempunyai hak dan kewajiban untuk : 1) menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam Kontrak. b. SPPBJ. 5) melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak. 6) melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. d. 2) meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPKOM untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak. PPKOM mempunyai hak dan kewajiban untuk : 1) mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia. angkutan ke atau dari lapangan. BAPP.

. masing-masing dibubuhi dengan materai...........dalam huruf...... Dengan demikian PPKOM dan Penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia dan dibuat dalam 2 (dua) rangkap. mempunyai kekuatan hukum yang sama dan mengikat bagi para pihak.. lingkungan tempat kerja. (2) Masa pelaksanaan....... rangkap yang lain dapat diperbanyak sesuai kebutuhan tanpa dibubuhi materai... kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat- syarat khusus kontrak...... Untuk dan atas nama .... apabila hasil pekerjaan yang dilaksanakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis berdasarkan hasil pemeriksaan (audit) pihak internal maupun eksternal yang berwenang dan ditemukan adanya ketidak sesuaian yang mengakibatkan kelebihan pembayaran. Penyedia PPKOM [tanda tangan dan cap (jika salinan asli [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia maka rekatkan ini untuk satuan kerja PPKOM maka materai Rp 6... dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan selama ...)] rekatkan materai Rp 6.............000... jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir.. Untuk dan atas nama . kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan selama ..... [Catatan: Hak dan Kewajiban kontraktor disesuaikan dengan lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakan sesuai kontrak] Pasal 6 MASA KONTRAK (1) Masa kontrak..... (3) Masa pemeliharaan....... serta membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan Penyedia...000... (....... (. 10) bertanggungjawab dan wajib menyetor kelebihan pembayaran ke Kas Daerah...dalam huruf..)] [nama lengkap] [nama lengkap] [jabatan] [jabatan] Kontrak Harga Satuan ..) hari kalender..) hari kalender..

.... [alamat Penyedia wakil kemitraan].. tahun .. [tanggal.... 59 Tahun 2010.................... Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 14/PRT/M/2013 Tentang Perubahan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 07/PRT/M/2011 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi.... tanggal …............ Peraturan Pemerintah No..... berdasarkan Surat Penetapan Pemenang No........... [nama Penyedia 1]......... dst yang masing-masing anggotanya bertanggung jawab secara pribadi dan tanggung renteng atas semua kewajiban terhadap PPKOM berdasarkan Kontrak ini dan telah menunjuk . 2............. selanjutnya disebut “Penyedia”.......... 29 tahun 2000 Tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi........... Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Buku III tentang perikatan)... [nama Penyedia 2]. [nama anggota kemitraan yang ditunjuk sebagai wakil kemitraan/KSO] untuk bertindak atas nama Kemitraan yang berkedudukan di .... ............. 5......... yang bertindak untuk dan atas nama .............. Dan dengan memperhatikan : 1................ .........[nama satuan kerja PPK] selanjutnya disebut “PPK”... 3.. 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. CONTOH – 2 PENYEDIA BERMITRA /KSO SURAT PERJANJIAN (Harga Satuan) [Apabila Penyedia Berbentuk Kemitraan/KSO] Paket Pekerjaan Konstruksi: ............................. .... berdasarkan surat Perjanjian kemitraan/KSO No........ ... bulan dan tahun diisi dengan huruf]......... pada hari ............... Jabatan [sesuai SK Pengangkatan] : PPK............…… tanggal ……............. 4 Tahun 2015 beserta petunjuk teknisnya . SURAT PERJANJIAN ini berikut semua lampirannya selanjutnya disebut “Kontrak” dibuat dan ditandatangani di . 4. tanggal ……................... 2......... Sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah No. dan Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) No …….. bulan ........ tanggal ............. Kontrak Harga Satuan .... Nomor : .... NIP [NIP PPK] : ... Undang-Undang No............ Peraturan Presiden No.................... Berkedudukan di [alamat PPK] : .......... antara : Nama [nama PPK] : . 18 Tahun 1999 Tentang jasa Konstruksi.......... dengan kemitraan/KSO yang beranggotakan sebagai berikut : 1.................

.....dalam huruf..... (c) Penyedia telah menyatakan kepada PPK...... PPKOM dan Penyedia dengan ini bersepakat dan menyetujui hal-hal sebagai berikut : Pasal 1 ISTILAH DAN UNGKAPAN Peristilahan dan ungkapan dalam Surat Perjanjian ini memiliki arti dan makna yang sama seperti yang tercantum dalam lampiran Surat Perjanjian ini. sebagaimana diterangkan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak yang merupakan satu kesatuan dalam Kontrak ini selanjutnya disebut “Pekerjaan Konstruksi”....... personil.... 3........ (.... ................. Kontrak Harga Satuan ....... (d) PPKOM dan Penyedia menyatakan memiliki kewenangan untuk menandatangani Kontrak ini.. ... (b) PPKOM telah menunjuk Penyedia menjadi pihak dalam kontrak ini melalui suatu Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) untuk melaksanakan Pekerjaan .......... Pasal 2 RUANG LINGKUP PEKERJAAN Ruang lingkup utama pekerjaan dalam kontrak ini terdiri dari : 1........... Pasal 3 NILAI KONTRAK DAN PEMBAYARAN (1) Nilai Kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diperoleh berdasarkan total harga penawaran terkoreksi sebagaimana tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah sebesar Rp... serta telah menyetujui untuk melaksanakan Pekerjaan Konstruksi sesuai dengan persyaratan dan ketentuan dalam Kontrak ini....... rupiah)..... PARA PIHAK MENERANGKAN TERLEBIH DAHULU BAHWA: (a) telah diadakan proses pemilihan penyedia yang telah sesuai dengan Dokumen Pemilihan.... (e) PPKOM dan Penyedia mengakui dan menyatakan bahwa sehubungan dengan penandatanganan Kontrak ini masing-masing pihak : 1) telah dan senantiasa diberikan kesempatan untuk didampingi oleh advokat. dan sumber daya teknis. Dst.. 4) telah mendapatkan kesempatan yang memadai untuk memeriksa dan mengkonfirmasikan semua ketentuan dalam Kontrak ini beserta semua fakta dan kondisi yang terkait. Maka oleh karena itu..... 2... dan mengikat pihak yang diwakili.... 2) menandatangani Kontrak ini setelah meneliti secara patut... memiliki keahlian profesional. atas nama penyedia : ..... 3) telah membaca dan memahami secara penuh ketentuan Kontrak ini. (2) Pembayaran untuk kontrak ini dilakukan ke rekening nomor : ....

3) memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak. Pasal 4 DOKUMEN KONTRAK (1) Dokumen-dokumen berikut merupakan satu-kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Kontrak ini : a. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam Kontrak. adendum Surat Perjanjian (apabila ada). spesifikasi khusus. syarat-syarat umum Kontrak. BAPP. 8) menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak. syarat-syarat khusus Kontrak. e. PPKOM mempunyai hak dan kewajiban untuk : 1) mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia. c. (2) Dokumen Kontrak dibuat untuk saling menjelaskan satu sama lain. Pasal 5 HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK Hak dan kewajiban timbal-balik PPKOM dan Penyedia dinyatakan dalam Kontrak yang meliputi khususnya : a. pokok perjanjian. dan jika terjadi pertentangan antara ketentuan dalam suatu dokumen dengan ketentuan dalam dokumen yang lain maka yang berlaku adalah ketentuan dalam dokumen yang lebih tinggi berdasarkan urutan hirarki sebagaimana dimaksud pada ayat (1). b. g. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. 4) melaporkan pelaksanaan penggunaan produksi dalam negeri/TKDN secara periodik kepada PPK. 7) memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. b. bahan-bahan. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga. gambar-gambar. 9) mengambil langkah-langkah yang cukup memadai seperti menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk melindungi Kontrak Harga Satuan . Penyedia mempunyai hak dan kewajiban untuk : 1) menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam Kontrak. angkutan ke atau dari lapangan. 5) melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam Kontrak. BAHP. 6) melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. dan i. 4) membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam Kontrak yang telah ditetapkan kepada Penyedia. f. h. d. 2) meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPKOM untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan Kontrak. SPPBJ. spesifikasi umum. 3) melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. 2) meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia. peralatan.

....)] materai Rp 6.......dalam huruf......... Penyedia/Kemitraan (KSO) PPKOM [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia maka rekatkan materai Rp untuk satuan kerja PPKOM maka rekatkan 6..000.)] [nama lengkap] [nama lengkap] [jabatan] [jabatan] Kontrak Harga Satuan .......... Untuk dan atas nama .. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan selama .......... (3) Masa pemeliharaan.. kontrak ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal yang ditetapkan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan selama ...... PPKOM dan Penyedia telah bersepakat untuk menandatangani Kontrak ini pada tanggal tersebut di atas dan melaksanakan Kontrak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia dan dibuat dalam 2 (dua) rangkap. Dengan demikian...dalam huruf.. masing-masing dibubuhi dengan materai. Untuk dan atas nama... [Catatan: Hak dan Kewajiban kontraktor disesuaikan dengan lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakan sesuai kontrak] Pasal 6 MASA KONTRAK (1) Masa kontrak..... 10) bertanggungjawab dan wajib menyetor kelebihan pembayaran ke Kas Daerah.... rangkap yang lain dapat diperbanyak sesuai kebutuhan tanpa dibubuhi materai.. serta membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan Penyedia..) hari kalender. mempunyai kekuatan hukum yang sama dan mengikat bagi para pihak..) hari kalender..... kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat- syarat khusus kontrak... lingkungan tempat kerja.. jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir.. apabila hasil pekerjaan yang dilaksanakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis berdasarkan hasil pemeriksaan (audit) pihak internal maupun eksternal yang berwenang dan ditemukan adanya ketidak sesuaian yang mengakibatkan kelebihan pembayaran... (2) Masa pelaksanaan......... (. (.....000.

5 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPKOM adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi. 1. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak).3 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah. kewajiban dan tanggung jawab Kontrak Harga Satuan . 1. evaluasi.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya.2 Kontrak Harga Satuan adalah kontrak pengadaan barang/jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. sedangkan pembayarannya didasarkan pada hasil pengukuran bersama atas volume pekerjaan yang benar-benar telah dilaksanakan oleh penyedia barang/jasa.4 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBD Provinsi Jawa Tengah. 1. reviu. yang masing-masing pihak mempunyai hak.7 Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.8 Penyedia adalah badan usaha yang menyediakan/ melaksanakan Pekerjaan Konstruksi. BAB X SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. 1. yang volume pekerjaannya masih bersifat perkiraan sementara. berdasarkan harga satuan yang pasti dan tetap untuk setiap satuan/unsur pekerjaan dengan spesifikasi teknis tertentu. Ketentuan Umum 1.9 Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak.6 Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah panitia/pejabat yang ditetapkan oleh PA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. 1.10 Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut : 1. 1. 1. 1. 1.

dihitung mulai dari mata pembayaran yang nilai bobotnya terbesar yang ditetapkan oleh Pokja ULP dalam Dokumen Pengadaan. 1.16 Direksi Teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPKOM untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan.22 Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah metode/cara kerja yang layak. 1. 1.20 Mata Pembayaran Utama adalah Mata pembayaran yang pokok dan penting yang nilai bobot kumulatifnya minimal 80% (delapan puluh per seratus) dari seluruh nilai pekerjaan. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). 1.11 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan.21 Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu. 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/ Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia.19 Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.14 Hari adalah hari kalender. 1. realistik dan dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan Kontrak Harga Satuan . 1.18 Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK.17 Daftar kuantitas dan harga (rincian harg penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran.15 Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK.13 Nilai Kontrak adalah total harga pelaksanaan pekerjaan yang tercantum dalam Kontrak. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya. 1. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih.12 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPKOM dengan penyedia yang mencakup Syarat- Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat- Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. 1. 1. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan. 1. yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis. 1.

dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan.31 Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak.29 Tanggal mulai kerja adalah tanggal yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).25 SPMK adalah Surat Perintah Mulai Kerja yang diterbitkan oleh PPKOM kepada penyedia barang / jasa untuk memulai melaksanakan pekerjaan. 1.27 Masa Pelaksanaan (jangka waktu pelaksanaan) jangka waktu untuk melaksanakan pekerjaan dihitung berdasarkan SPMK sampai dengan serah terima pertama pekerjaan.24 Bagian pekerjaan yang disubkontrakan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama atau pekerjaan spesialis yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam penawaran. 1.28 Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan adalah kerangka waktu yang sudah terinci berdasarkan masa pelaksanaan .32 Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia dalam periode pelaksanaan kontrak. 1.26 Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir. 1.30 Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai. dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis dari awal sampai akhir dan dapat dipertanggung jawabkan secara teknis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. setelah dilaksanakan pemeriksaan lapangan bersama dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak. menjadi tidak berfungsi. 1.33 Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan. 1. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPKOM dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. 1. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak Kontrak Harga Satuan .23 Personil inti adalah tenaga ahli atau tenaga teknis yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam penawaran serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. 1. 1. 1. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK. 1. yang diterbitkan oleh PPKOM untuk memulai melaksanakan pekerjaan.

Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak yang lebih tinggi berdasarkan urutan hirarki dalam Surat Perjanjian. b. menerima atau menjanjikan (KKN). b. pemutusan Kontrak. Mendorong terjadinya persaingan tidak sehat. dan/atau keselamatan umum. menawarkan. manfaat. diterbitkan oleh KPA atas usulan PPK. pilihan hukum yang digunakan agar dicantumkan dalam Syarat – Syarat Khusus Kontrak yang selanjutnya disebut SSKK. c.1 Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa Korupsi. dilarang untuk : dan Nepotisme a. 3. Sanksi pengenaan daftar hitam. sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia. 4. sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. menggunakan hukum yang berlaku yang di Indonesia atau Hukum yang berlaku di negara pemeberi pinjaman / hibah (tergantung kesepakan antara Pemerintah dan negara pemberi pinjaman / hibah). dan d. (catatan : sanksi pengenaan daftar hitam. Kolusi pemerintah. 3. c.1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia Hukum kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris. 4.3 Apabila sumber dana berasal dari pinjaman / hibah luar negeri. 3.2 Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas.2 Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia.3 Penyedia yang menurut penilaian PPKOM terbukti melakukan larangan-larangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPKOM sebagai berikut : a. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini. untuk memberi atau menerima hadiah atau Penyalahgunaan imbalan berupa apa saja atau melakukan Wewenang serta tindakan lainnya untuk mempengaruhi Penipuan siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. 2. Kontrak Harga Satuan . keselamatan dan kesehatan kerja. Larangan 4. Bahasa dan 3. 4. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. dari segi teknis.

5. 7. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK. Kontrak Harga Satuan . 4. Pembukuan Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku.2 Semua pemberitahuan. Korespondensi 6. Pengalihan seluruh Subkontrak Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia.1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian dan/atau atau seluruh kontrak ini. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. Subpenyedia (jika ada). 10. e-mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK. 6.2 Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh. Pengalihan 10. 5. 10. 6. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak.4 Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPKOM kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi. 4. antara lain tempat material/bahan ditambang. KPA mengirimkan dokumen penetapan sanksi daftar hitam kepada : 1) Penyedia yang dikenakan Daftar Hitam. atau diproduksi. dan 2) Kepala LKPP). Asal Material/ 5. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPKOM atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK.2 Penyedia dilarang untuk mensubkontrakan sebagian / seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini. tumbuh.1 Penyedia harus menyampaikan asal Bahan material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor. 8. retribusi. bea. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK.5 PPKOM yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. 9. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Wakil Sah Para Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan Pihak untuk dilakukan. baik sebagi akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya. Perpajakan Penyedia. permohonan.1 Semua korespondensi dapat berbentuk surat.

untuk pekerjaan Berkebaratan permanen maupun pekerjaan sementara harus Dari Pengawas mendapatkan persetujuan dari Pengawas Pekerjaan Pekerjaan. 11. Pelaksanakan PPKOM jika dipandang perlu dapat mengangkat Pekerjaan Pengawas Pekerjaan (Direksi Pekerjaan / Direksi Teknis) yang berasal dari personil PPKOM atau Konsultan Pengawas. 14.1 Semua gambar yang digunakan melaksanakn Pernyataan Tidak pekerjaan sesuai Kontrak. Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK. 15. Pengawas pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekrjaan. 10.2 Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu ada pekerjaan sementara yang tidak tercantum dalam Daftar Kuantitas Dan Harga di dalam Kontrak maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan pekrjaan sementara tersebut untuk mendapatka pernyataan tidak berkeberatan ( No Objection ) untuk dilaksanakan dari Pengawas Pekerjaan. 14. Penyedia Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab Mandiri penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka. Kemitraan/ KSO Kemitraan/KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPKOM berdasarkan Kontrak ini.3 Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah mendapatkan persetujuan tertulis dari PPK. 10. 12. Persetujuan Atau 15. Pernyataan tidak berkebaratan atas rencana pekerjaan sementara ini tidak melepaskan penyedia dari tanggung jawabnya sesuai Kontrak. Pengawasan 14. 13. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain.4 Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK. 15. jika tercantum dalam SSKK. Kontrak Harga Satuan . Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakan. Pengawas pekerjaan dapat bertindak sebagai wakil sah PPK.1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan.2 Dalam melaksanakan pkewajibannya. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian.

18. Penyedia harus bertanggung jawab atas pemeliharaan yang mungkin diperlukan akibat mpenggunaan jalur akses. Penyedia harus menyediakan rambu atau petunjuk sepanjang jalur akses.16. dan mendapatkan perijinan yang mungkin disyaratkan oleh otoritas terkait untuk penggunaan jalur. Biaya karena ketidak layakan atau tidak tersedianya jalur akses untuk digunakan oleh penyedia. Pengawas Pekerjaan dan / atau pihak yang mendapat ijun dari PPKOM ke lokasi kerja da ke lokasi lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan. Kontrak Harga Satuan . rambu.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal Pelaksanaan penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para (Jangka Waktu Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam Pelaksanaan) SSKK. 19.4 Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya yang dapat dibuktikan demikian. d.1 Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK.2 Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. 18. 18. wakil sah PPK. c. Penyelesaian.3. Adendum dan Pemutusan Kontrak 19. dengan disertai bukti-bukti yang dapat disetujui PPK. 17. Pelaksanaan. 19. harus ditanggung penyedia. Kecuali ditentuka lain maka : a.3 Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK. B. dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. Penyedia wajib memberitahukan kepada PPKOM dan penemuan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh negara .2 Penyedia harus dianggap telah menerima kelayakan dan ketersediaan jalur akses menuju lapangan. PPKOM tidak bertanggung jawab atas Klaim yang mungkin timbul akibat penggunakaan jalur akses. Pekerjaan 19. PPKOM tidak bertanggung jawab atas klaim yang mungkin timbul selain penggunaan jalur akses tersebut. Akses Ke Lokasi Kerja 18. b. Masa 19. Penyedia harus berupaya menjaga setiap jalan atau jembatan dari kerusakan akibat penggunakaan / lalu lintas penyedia atau akibat personil penyedia. dan petunjuk. Penemuan.

3 Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan. prosedur pelaksanaan pekerjaan.1 PPKOM berkewajiban untuk menyerahkan lokasi Lokasi Kerja kerja sesuai dengan kebutuhan penyedia yang tercantum dalam rencana kerja yang telah disepakati oleh para pihak untuk melaksanakan pekerjaan tanpa ada hambatan kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan. 22. jadwal pelaksanaan pekrjaan tidak boleh melebihi dari masa pelaksanaan. b.2 Program mutu disusun paling sedikit berisi: a. 19.2 Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia. Program Mutu 22. informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. jadwal pelaksanaan pekerjaan. 22.3 Jika PPKOM tidak dapat menyerahkan lokasi kerja sesuai kebutuhan penyedia yang tercantum dalam rencana kerja (sesuai angka 20. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan. 20. prosedur instruksi kerja. pelaksana kerja. e.5 Jadwal pelasanaan pekerjaan disepakati bersama dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak. 22.1 Pelaksanaan Pekerjaan 20.1) untuk melaksanakan pekerjaan dan terbukti merupaka suatu hambatan. 21. dan f. maka PPKOM dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan membuat adendum kontrak. 20.4 Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi. Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan Kontrak Harga Satuan . 22. c.1 Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK. maka kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja. 22. 21. d. Penyerahan 20. B.2 Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam addendum Kontrak. Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. Surat Perintah 21.5 Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan.1 PPKOM menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 Mulai Kerja (empat belas) hari sejak tanggal penanda-tanganan (SPMK) kontrak. organisasi kerja penyedia.

Perencanaan K3. Pengendalian dan Program K3. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan.1 Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK.2 RK3K disusun paling sedikit berisi: (RK3K) a. 23. d. mempersiapkan fasilitas seperti kantor. 25. Mobilisasi 25. c. Pelaksanaan b.6 Persetujuan PPKOM terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia. Rencana 23. dan sebagainya. dan unsur pengawasan. gudang.1 Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan Keselamatan dan program K3 pada rapat persiapan pelaksanaan Kesehatan Kerja kontrak untuk disetujui oleh PPK.5 Pemutakhiran program K3 harus mendapatkan persetujuan PPK. jadwal pelaksanaan pekerjaan. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. e. 25. 23. dan/atau c. PPKOM bersama dengan penyedia.2 Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi : 24. mobilisasi peralatan dan personil. b. d. mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. 24. Kebijakan K3 Proyek. unsur perencanaan. program mutu. Tinjauan ulang Kinerja K3. rencana K3 Kontrak.4 Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program K3 jika terjadi addendum kontrak dan peristiwa kompensasi. Konstruksi 23. rumah. 24. persetujuan PPK. 25. Kontrak c. 23. bengkel. yaitu : a. f. penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan. gedung laboratorium. jadwal pengadaan bahan/material. b. 23. e.6 Persetujuan PPKOM terhadap program K3 tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia. Organisasi K3. f. mendatangkan personil-personil.3 RK3K dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan.3 Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan Kontrak Harga Satuan . g.2 Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. yang diikuti uraian tentang metode kerja yang memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Rapat Persiapan a. Pemerikasaan dan Evaluasi Kinerja K3. 23. 22.1 Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan. organisasi kerja.

27.2 Jika pekerjaan tidak selesai pada tahap penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika tanggal penyelesaian disepakati oleh para pihak untuk diperpanjang. 27. 26. dan di tetapkan dalam SSKK.1 Pada tahap pelaksanaan kontrak PPKOM bersama Bersama sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran (mutual check 0%).4 Tanggal penyelesaian dimaksud dalam pasal ini adalah tanggal penyelesain seluruh pekerjaan. serta menyelesaikan pekerjaan selambat – lambatnya pada tanggal penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. 28. Penggunaan Produksi Dalam 27.26.1 Penggunaan Produk dalam negeri dilakukan sesuai besaran komponen dalam negeri pada setiap barang / jasa yang ditunjukan dengan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada saat penawaran. 28. 28. KPA dapat membentuk Panitia Peneliti Pelaksanaan Kontrak. Waktu 28. B. Pemeriksaan 26. penyedia Penyelesaian berkewajiban untuk memulai pelaksanaan Pekerjaan pekerjaan pada tanggal mulai kerja.3 Apabila di dalam penggunaan produksi dalam negeri berbeda dengan yang ditunjukan dengan nilai TKDN pada saat penawaran akan dikenakan sanksi sesuai Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 beserta petunjuk teknisnya.3 Hasil pemerikasaan bersama dituangkan dalam Berita Acara.4 Jika hasil pemerikasaan menunjukan bahwa personil dan / atau peralatan ternyat belum memenui persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat personil dan / atau peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama 27. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi kontrak.2 Untuk pemeriksaan bersama ini. 26. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu.2 Penyedia wajib membuat laporan penggunaan Negeri produk dalam negeri secara periodik.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal.3 Jika keterlambatan tersebut semata – mata disebabkan oleh peristiwa Kompensasi maka PPKOM dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi.2 Pengendalian Waktu 28. 26. Kontrak Harga Satuan . maka harus dituangkan dalam Addendum Kontrak (Berita Acara mutual Check 0%).

3 Mengenai hal. 29. Perpanjangan 29. Peringatan Dini sedini mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. 29. 31. Setiap Pengawas perintah penundaan ini harus segera ditembuskan Pekerjaan kepada PPK. 31.2 Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi Kontrak Harga Satuan . PPKOM berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan. Pengawas pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis 30. maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian. dan rekamannya diserahkan kepada PK dan pihak – pihak yang menghadiri rapat.1 Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan 32. Rapat 31.2 Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh pengaws pekrrjaan dalam Beritra Acara rapat. 31. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui addendum kontrak. Rapat Pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekrjaan dan perencanaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini.hal dalam rapat yang perlu diputuskan. Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian.1 Jika terjadi peristiwa kompensasi sehingga Waktu penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Pemyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. 32. Penundaan Oleh penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan. pengawas pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan teretulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat. 32. jika penyedia untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan sesegera mungkin.2 PPKOM berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat Pemantauan menyelenggarakan rapat pemantauan. menaikkan Nilai Kontrak atau menunda penyelesaian pekerjaan.

penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPKOM untuk penyerahan akhir pekerjaan. 33. PPKOM wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan.3 Panitia Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan.8 PPKOM menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik.2 Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. 33. atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. PPKOM menugaskan Panitia Penerima Hasil Pekerjaan. tersebut. Kontrak Harga Satuan .10 Serah terima pekerjaan dapat dilakukan perbagian pekrjaan (secara parsial) yang ketentuannya di tetapkan dalam SSKK.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus Pekerjaan perseratus).4 PPKOM menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan telah diterima oleh Panitia Penerima Hasil Pekerjaan. 33. atas perintah PPK. sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan. 33.9 Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya.5 Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak. B. 33.7 Setelah masa pemeliharaan berakhir. Serah Terima 33. 33. penyedia wajib memperbaiki/ menyelesaikannya. 33. Apabila memerlukan keahlian teknis khusus dapat dibantu oleh tim/tenaga ahli untuk membantu pelaksanaan tugas Panitia Penerima Hasil Pekerjaan. maka PPKOM berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan. 33. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPKOM untuk penyerahan pekerjaan. 33. Panitia penerima hasil pekerjaan menerima hasil pengadaan pekerjaan konstruksi setelah melalui pemeriksaan/pengujian serta membuat dan menandatangani Berita Acara Serah Terima Pekerjaan.2 Penyelesaian Kontrak 33.6 Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.

33.11 Dalam hal dilakukan serah terima pekerjaan secara parsial.14 Penyedia menanda tangani Berita Acara Serah Terima Akhir Pekerjaan pada saat proses serah terima akhir (Final Hand Over). meliputi: a. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. Kontrak Harga Satuan . PPKOM berhak menahan uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan B.1 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk Pengoperasian kepada PPKOM tentang pedoman pengoperasian dan Perawatan/ dan perawatan/pemeliharaan sesuai dengan Pemeliharaan SSKK.13 Umur konstruksi bangunan hasil dari pelaksanaan pekerjaan ditetapkan dalam SSKK. 36.2 Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan/pemeliharaan. 35. Perubahan 36.1 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum Kontrak kontrak. 33. Pengambilalihan PPKOM akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan.4 Adendum 36. c. PA/KPA dapat membentuk Panitia/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. perubahan pelaksanaan pekerjaan. 36. 33. 35.2 tidak dapat dilakukan untuk bagian lump sum dari kontrak gabungan lump sum dan harga satuan. Pedoman 35. 33. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. maka cara pembayaran dan kewajiban pemeliharaan tersebut di atas disesuaikan.2 Perubahan Kontrak dapat dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak.15 Penyedia yang tidak menanda tangani Berita Acara Serah Terima Akhir Pekerjaan sebagaimana dimaksud pada ayat 33.12 Kewajiban pemeliharaan diperhitungkan setelah penyerahan bagian pekerjaan tersebut dilaksanakan pertama kali.14 dimasukkan dalam Daftar Hitam 34. 36. b. 33.3 Perubahan Kontrak sebagaimana dimaksud pada angka 36. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan.4 Untuk kepentingan perubahan kontrak.

1 Apabila terdapat perbedaan yang signifikan Lingkup antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat Pekerjaan pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Pemkot. 39 Perubahan 39.1 Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPKOM atas pertimbangan yang layak dan Kontrak Harga Satuan .37 Perubahan 37. mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan. maka harga satuan timpang tersebut hanya berlaku untuk kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk kuantitas pekerjaan tambahan digunakan harga satuan berdasarkan hasil negosiasi. maka PPKOM bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi. maka penyedia jasa harus menyerahkan rincian harga satuannya kepada PPK. Harga 38. 38 Perubahan 38. maka pembayaran volume selanjutnya dengan menggunakan harga satuan yang disesuaikan dengan negosiasi. dan/atau d. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan sesuai lingkup kontrak awal.3 Apabila dari hasil evaluasi penawaran terdapat harga satuan timpang. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. 37. menambah atau mengurangi jenis pekerjaan. 37.1 Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga Kuantitas dan digunakan untuk membayar prestasi pekerjaan. 38. 38. BPT ) dengan HPS maupun harga kontrak paket tersebut. Apabila ada daftar item pekerjaan yang masuk kategori harga satuan timpang maka dicantumkan dalam lampiran A SSKK. Negosiasi dilakukan dengan membandingkan harga satuan kontrak paket berjalan pada lokasi terdekat (Pemda.2 Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh perseratus) dari kuantitas awal dan perubahan volume ini merubah secara langsung biaya persatuan volume untuk satuan pekerjaan tersebut lebih dari 1% (satu perseratus) dari nilai kontrak.2 Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPKOM secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal.4 Apabila diperlukan mata pembayaran baru. c. b.3 Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak.

5 Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar.5 Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum kontrak. 40. c. B. maka penyedia memberitahukan kepada PPKOM paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar.3 Apabila terjadi Keadaan Kahar.1 suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. 39. dan/atau f. 39. Pekerjaan b. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang. tidak dikenakan sanksi.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada 39. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. 39. kebakaran. bencana sosial. bencana non alam. sesuai ketentuan peraturan perundang – undangan. perubahan disain. masalah yang timbul diluar kendali penyedia (penggeseran utilitas. 39. keadaan kahar.1.3 PPKOM dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. 40.5 Keadaan Kahar 40 Keadaan Kahar 40. 40. 40. d. Jadwal wajar untuk hal-hal sebagai berikut : Pelaksanaan a. pekerjaan tambah. c. 40. pemogokan. e. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai Kontrak Harga Satuan .4 PPKOM dapat menugaskan Panitia Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.6 Pada saat terjadinya Keadaan Kahar. bencana alam. d. b. e. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. kemacetan/kecelakaan lalu lintas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Polisi).4 Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar.2 Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi : a.

e. biaya langsung demobilisasi Personil. dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. penyedia berada dalam keadaan pailit. biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan. penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan.3 Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. g.6 Penghentian dan Pemutusan Kontrak 41 Penghentian 41. pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila : a. f. B.2 Dalam hal kontrak dihentikan. maka PPKOM wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. b. penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5 % (lima perseratus) dari nilai kontrak dan PPKOM menilai bahwa penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. termasuk: a.1 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena Kontrak Dan pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Pemutusan Kahar. Jika selama masa Keadaan Kahar PPKOM memerintahkan secara tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian. penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. d. b. Kontrak Harga Satuan .4 Mengesampingkan Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. c. 41. c. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan. 41. Kontrak 41. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan.

b.5 Dalam hal pemutusan Kontrak pada masa pelaksanaan karena kesalahan penyedia maka : a. 42.7 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPKOM terlibat penyimpangan prosuder. dan/atau k. Rencana fisik pelaksanaan 70% .1 Apabila penyedia terlambat melaksanakan Pelaksanaan pekerjaan sesuai jadual. 41. pengaduan tentang penyimpangan prosedur. Penyedia dimasukan sdalam daftar hitam. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. Jaminan Pemelihraan dicairkan untuk membiayai perbaikan / pemeliharaan. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. Jaminan Pelaksanaan dicairkan b. PPKOM tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK j.6 Dalam hal pemutusan Kontrak pada masa Pemeliharaan karena kesalahan penyedia maka : a. 42. melakukan KKN dan / atau pelanggaran persaingan usaha di dalam pelaksanaan pengadaan yang sudah diputuskan oleh instansi berwenang. h. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana.100% dari kontrak).100% dari kontrak. penyedia terbukti melakukan KKN. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan (apabila ada). i.1 dan Kontrak Harga Satuan . Penyedia membayar denda (apabila pelaksanaan pekerjaannya terlambat) d. 41. Dalam hal keterlambatan pada 42. c. realisasi fisik pelaksanaan terlambat kurang dari 5% dari rencana dan akan melampaui tahun anggaran berjalan. a. c.3 Penanganan kontrak kritis. maka PPKOM harus Pekerjaan dan memberikan peringatan secara tertulis atau Kontrak Kritis dikenakan ketentuan tentang kontrak kritis. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam.2 Kontrak dinyatakan kritis apabila : a. maka PPKOM dikenakan sanksi berdasarkan peraturan Perundang – undangan. 41. kecurangan dan/ atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. 42 Keterlambatan 42. Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0% – 70% dari kontrak). dan b. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70% . realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 5% dari rencana.

maka harus diselenggarakan SCM Tahap III yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia dalam periode waktu tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM. maka harus diselenggarakan SCM Tahap II yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM Tahap II. Direksi Pekerjaan dan penyedia membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh penyedia dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat Tahap I 3) Apabila penyedia gagal pada uji coba pertama.2 b setelah dilakukan penangan kontrak kritis sesuai 42. Dalam hal keterlambatan pada 42.2 a atau 42. sebelum dilakukan pemutusan kontrak penyedia pekerjkaan konstruksi dapat diberikan kesempatan menyelesaikan pekrjaan sampai dengan 50 (lima puluh) hari kalender sejak masa berakhirnya pelaksanaan pekerjaan dengan diberlakukan denda sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari nilai kontrak. b. Dalam hal penyelesaian pekerjaan akibat keterlambatan melampaui tahun anggaran berjalan. penanganan kontrak pada pasal kritis 42. diterbitkan adendum untuk mencantumkan sumber dana tahun anggaran berikutnya atas sisa pekerjaan yang akan diselesaikan dan memperpanjang masa berlaku masa jaminan pelaksanaan . c. Tahap III 5) Pada setiap uji coba yang gagal. Dalam hal keterlambatan dan akan melampaui tahun anggaran tanggal berjalan akibat kesalahan oenyedia pekerjaan konstruksi. PPKOM harus menerbitkan surat peringatan kepada penyedia atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. 2) Dalam SCM direksi pekerjaan. 4) Apabila penyedia gagal pada uji coba kedua.3 a PPKOM dapat langsung memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang- Kontrak Harga Satuan . d.2 penanganan kontrak kritis dilakukan dengan Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1) Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada penyedia dan selanjutnya menyelenggarakan SCM.

Melaporkan pelaksanaan penggunaan produksi dalam negeri / TKDN secara periodik kepada PPKOM . melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. b. penyedia tidak dapat menyelesaikan pekerjaan. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. b.2 Hak dan Kewajiban Penyedia : a. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPKOM tanpa kewajiban perawatan/pemeliharaan. Membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam Kontrak yang telah ditetapkan oleh penyedia. Berdasarkan penelitian PPK. c. Meminta laporan –laporan secara periodic mengenai pelakasanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. Perlengkapan. Memberikan fasilitas berupa sarana fdan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekrjaan sesuai ketentuan pelakasanaan kontrak 44.Hak dan Kewajiban Para Pihak 44 Hak dan Hak – hak yang dimiliki serta kewajiban – kewajiban Kewajiban Para yang harus dilaksanakan oleh PPKOM dan Penyedia Pihak dalam melaksanakan Kontrak.1 Hak dan kewajiban PPKom : a. PPKOM dapat memutuskan kontrak secara sepihak apabila : a. Kebutuhan barang/jasa tidak dapat ditunda melebihi batas akhirnya kontrak. Undang Hukum Perdata. Peralatan. d. Kontrak Harga Satuan . meliputi : 44. Setelah diberikan kesempatan menyelesaikan pekerjaan sampai dengan 50 (lima puluh) hari kalender sejak masa berakhirnya pelaksanaan pekerjaan. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia. penyedia tidak akan mampu menyelesaikan keseluruhan pekerjaan walaupun diberikan kesempatan sampai dengan 50 (lima puluh) hari kalender sejak masa berakhirnya pelaksanaan pekerjaan untuk menyelesaikan pekerjaan. C. c. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPKOM untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. c. b. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. d. 43 Peninggalan Semua Bahan.

dan i. menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen Dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk Kontrak dan kepentingan pihak lain. g. c. kerugian. bahan-bahan. mengambil langkah-langkah yang memadai dalam rangka memberi perlindungan kepada setiap orang yang berada di tempat kerja maupun masyarakat dan lingkungan sekitar yang berhubungan dengan pemindahan bahan baku. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. dan Risiko membebaskan. peralatan. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. dan menanggung tanpa batas PPKOM beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan.1 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. denda. dan Personil. cidera tubuh. gugatan atau tuntutan hukum. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. b. proses pemeriksaan hukum. kehilangan atau kerusakan harta benda. 47. 46 Hak Kekayaan Penyedia wajib melindungi PPKOM dari segala tuntutan Intelektual atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan atau atas pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia. Subpenyedia (jika ada). dan biaya yang dikenakan terhadap PPKOM beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir : a. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. sakit atau kematian Personil. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. penggunaan peralatan kerja konstruksi dan proses produksi. tanggung jawab. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat.2 Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara Kontrak Harga Satuan . h. 45 Penggunaan Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan Dokumen. e. sakit atau kematian pihak ketiga. misalnya spesifikasi teknis Informasi dan/atau gambar-gambar. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. 47 Penanggungan 47. angkutan ke atau dari lapangan. kewajiban. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. dan cidera tubuh. f. kehilangan.

4 Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. kerusakan.4 Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku.1 Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas Tenaga Kerja biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. penyedia wajib melaporkan kepada PPKOM mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian. 47. 48. 48 Perlindungan 48. Kontrak Harga Satuan . semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. 48. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya.3 Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. 48. penyerahan awal. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut.1 Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk : a. atas segala risiko terhadap kecelakaan.2 Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. 50 Asuransi 50. Pada waktu pelaksanaan pekerjaan. perlindungan terhadap kegagalan bangunan.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia. 47. 49 Pemeliharaan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkah- Lingkungan langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini. pelaksanaan pekerjaan. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. kehilangan. b. dan c.

keadaan cuaca termasuk hujan.2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. menunjuk Personil Inti yang namanya tidak Pekerjaan tercantum dalam Lampiran A SSKK. b. jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Pengawas b. 52. jenis. d. mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan. c. c. penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK. mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. 50.3 Laporan harian berisi: a. Kontrak Harga Satuan .1 Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama Pekerjaan pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan.1 Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih Penyedia yang dahulu persetujuan tertulis PPKOM sebelum Mensyaratkan melakukan tindakan-tindakan berikut: Persetujuan a. d. 52. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. 52 Laporan Hasil 52. d. 52. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. jumlah dan kondisi peralatan. mensubkontrakkan sebagian pekerjaan dalam PPKOM atau Lampiran A SSKK.6 Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. dan disetujui oleh wakil PPK. catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. b. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. tindakan lain yang diatur dalam SSKK.2 Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a.5 Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. e. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. 52. serta hal- hal penting yang perlu ditonjolkan.4 Laporan harian dibuat oleh penyedia. dan f. mengubah atau memutakhirkan program mutu. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan. 51. 51 Tindakan 51.2 Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. 52. c. jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan.

Usaha Kecil dan Kopersai Kecil. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya yang bukan pekerjaan utama. antara lain dengan mensubkontrakan ebagian pekerjaannya. desain.7 Untuk merekam kegiatan pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. 52. spesifikasi. 54 Kerjasama 54. Membuat laporan periodic mengenai pelaksanaan ketetapan di atas 55.000. Dalam melaksanakan kewajiban diatas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaabn tersebut. maka : a. 53 Kepemilikan Semua rancangan. 55. PPKOM dan penyedia membuat foto- foto dokumentasi dan video pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan sesuai kebutuhan.000. laporan.000 (dua puluh lima milyar) dan Sub wajib bekerjasama dengan usaha mikro. usaha Penyedia kecil dan koperasi kecil. gambar. Dokumen dan dokumen-dokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK.2 Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. 55. b.2 Apabila penyedia yang ditunjuk sebagai pelaksana konstruksi adalah penyedia bukan usaha mikro. usha kecil dan koperasi kecil.1 Apabila penyedia yang ditunjuk sebagai pelaksana Usaha Kecil dan konstruksi adalah penyedia Usaha Mikro. 54. dan d.1 Penyedia yang mempunyai harga kontrak diatas Antara Penyedia Rp.4 Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan.3 Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. Usaha Koperasi Kecil Kecil dan Koperasi Kecil. Bentuk kerja sama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama.3 Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK Kontrak Harga Satuan . 25. 54. 54. 55 Usaha Mikro. maka pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakan kepada pihak lain. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. c. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut. Penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia usaha mikro.

fasilitas pertolongan pertama pada kecelakaan. 57 Keselamatan dan Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan dan Kesehatan Kerja kesehatan semua pihak di lokasi kerja.000. Surat Jaminan Pelaksanaan untuk paket pekerjaan di atas Rp 50.000. dan layanan ambulance dapat disediakan setiap saat di lapangan bagi personil penyedia termasuk subpenyedia maupun personil PPKOM dan telah dibuat perencanaan yang sesuai dengan semua persyaratan kesehatan dan kebersihan untuk mencegah timbulnya wabah penyakit. Penyedia harus memastikan bahwa staf kesehatan. Surat Jaminan Pelaksanaan untuk paket pekerjaan sampai dengan Rp 50. PPKOM dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja.000. Besaran / Nilai Jaminan Pelaksanaan: Kontrak Harga Satuan . 59 Jaminan 59. 55. bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional).2 Para pihak menandatangani Kontrak setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan Jaminan Pelaksanaan.1 Penggunaan Jaminan : a. dan b. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia.00 (lima puluh miliar rupiah) diterbitkan oleh Bank Umum bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional) 59. Jika dipandang perlu. 56 Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakan lokasi kerja termasuk jalan akses bersama- sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak- pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja. Petugas K3 dipersyaratkan berdasarkan tingkat risiko pekerjaan: diperlukan Ahli K3 untuk pekerjaan berisiko tinggi dan diperlukan Petugas K3 untuk pekerjaan berisiko sedang atau kecil sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. Penyedia setiap saat harus mengambil langkah-langkah yang patut diambil untuk menjaga keselamatan dan kesehatan para personilnya.00 (lima puluh miliar rupiah) dapat diterbitkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi.000. Penyedia harus menunjuk petugas keselamatan kerja yang bertanggung jawab untuk menjaga keselamatan dan mencegah terjadinya kecelakaan.4 Ketentuan – ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada kontrak serta menganut prinsip kesetaraan.000. Petugas yang bersangkutan harus memenuhi aturan dan persyaratan K3. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ.000. 58 Pembayaran Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial Denda berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini. PPKOM mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia.

5 Jika PPKOM menilai bahwa personil inti : Kontrak Harga Satuan . 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.9 Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak.7 Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang- kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO).6 Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. 60. Personil inti dan / atau Peralatan Penyedia 60. 60. 60.3 Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang- kurangnya sejak tanggal penanda-tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO).5 Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPKOM dalam rangka pengambilan uang muka sama dengan besarnya uang muka. 59. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS. 60.10 Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang-kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over) D. 59.3 Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPKOM dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian.4 PPKOM dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan. atau b. 59. 59. 59. Personil Inti dan /atau Peralatan 60.2 Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.1 Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran. 59. a.4 Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau dengan menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. 59.8 Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPKOM setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus). 59.

b. 62. Ketentuan lain dalam SSKK.3 Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. c. mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya. PPKOM memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. h. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik.2 Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPKOM berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. 60. f. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK.1 Peristiwa Kompensasi yang dapat diberikan Kompensasi kepada penyedia yaitu : a. 61 Fasilitas PPKOM dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini. PPKOM tidak memberikan gambar-gambar. 62. d. Jika diperlukan oleh PPK. keterlambatan pembayaran kepada penyedia. a. PPKOM menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/ kegagalan/ penyimpangan.7 Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya. g. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun. 62 Peristiwa 62. b. PPKOM mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah. PPKOM memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. atau c. e. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. 60. Kontrak Harga Satuan . penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak. berkelakuan tidak baik.6 Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi.

PPKOM harus mengajukan surat permintaan pembayaran (SPP) kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar Kontrak Harga Satuan . Untuk Usaha Non Kecil. atau 2.5 . b. bea. d. personil. beban pajak dan biaya overhead termasuk penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan semua pajak.Pembayaran Kepada Penyedia 63 Harga Kontrak 63.3 Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. e. dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi.4 Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK.1 PPKOM membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. f. uang muka dapat diberikan paling tinggi 20 % (dua puluh per seratus) dari nilai kontrak pengadaan barang / jasa. retribusi. 15 % (lima belas per seratus) dari nilai kontrak. 20 % (dua puluh per seratus) dari kontrak tahun pertama.Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. Uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan. Untuk kontrak tahun jamak.2 Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan. Penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPKOM disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak. pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain. 63.1 Uang muka a. uang muka dapat diberikan : 1. g. Untuk Usaha Kecil. E. 64 Pembayaran 64. besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat peristiwa kompensasi 62. 62. 63. uang muka dapat diberikan paling tinggi 30% (tiga puluh perseratus) dari nilai kontrak pengadaan barang / jasa c.

peralatan dan / atau bahan yang merupakan bagian dari pekerjaan utama namun belum dilakukan uji fungsi (commisioning) harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. keamanan penyimpanan dan risiko kerusakan sebelum diserahterimakan secara satu kesatuan fungsi merupakan tanggungjawab penyedia barang / jasa b.2 Prestasi pekerjaan a. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. termasuk peralatan dan / atau bahan yang menjadi bagian permanen dari hasil pekerjaan yang akan diserahterimakan . atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki ijin untuk menjual produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Peralatan dan / atau bahan yang menjadi bagian dari hasil pekerjaan adalah : a. memiliki sertifikat uji mutu dari pabrikan / produsen. sistem termin atau pembayaran secara sekaligus. 64. i. 5. pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsur-angsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus). h. 2. disetujui oleh PPKOM sesuai dengan capaian fisik yang diterima. 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. sesuai denagn ketentuan yang tercantum di dalam SSKK. dilatrang dipindahkan dari area lokasi pekerjaan dan / atau dipindah tangankan oleh pihak manapun. 2) pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. 3. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. berada di lokasi pekerjaan sebagaimana tercantum dalam kontrak dan perubahannya. sesuai ketentuan dalam SSKK. (PPSPM) untuk permohonan tersebut pada huruf c. perusahaan penjaminan. sertifikat uji mutu dan sertifikat garansi tidak diperlukan dalam hal perlatan dan / atau bahan dibuat / dirakit oleh penyedia Kontrak Harga Satuan . bersertifikat garansi dari produsen / agen resmi yang ditunjuk oleh produsen. dengan ketentuan : 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. dan 6. 4.

pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara Penyerahan Pertama Pekerjaan diterbitkan. b. 5) untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. barang / jasa. besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah : 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi. PPKOM dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPKOM karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. Pembayaran kepada sub penyedia dilakukan sesuai prestasi pekerjaan yang selesai dilaksanakan oleh sub penyedia tanpa harus menunggu pembayaran terlebih dahulu dari PPK. peralatan dan / atau bahan yang menjadi bagian permanen dari hasil pekerjaan yang akan diserahterimakan (material on site) yang sudah dibayar sebelumnya. Besaran yang akan dibayarkan dari material on site (berkisar antara 50% sampai dengan 70%). atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak . permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan. c. denda (apabila ada). Besaran nilai pembayaran dicantumkan di dalam SSKK 4) pembayaran harus memperhitungkan uang muka.3 Denda dan ganti rugi a. c. pajak dan / atau uang retensi. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPKOM atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar Kontrak Harga Satuan . sesuai yang ditetapkan dalam SSKK. d. denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. b. d. PPKOM dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). 64.

berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. atau dapat diberikan kompensasi. 65 Hari Kerja 65.1 Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir Akhir dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak berdasarkan Berita Acara Pekerjaan Selesai dari Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) 66.1 PPKOM dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. PPKOM berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan. g. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK.4 Jika dipandang perlu oleh PPK. ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak.2 Sebelum pembayaran terakhir dilakukan. pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia. disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. e. 67.2 Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan Kontrak Harga Satuan . pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK. 65. 67 Penangguhan 67. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo.3 Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia.3 Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan. bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. 66 Perhitungan 66. 67.2 PPKOM secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. 67. f. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu. 65.

Apabila diperlukan. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi.3 Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK.Pengawasan Mutu 68 Pengawasan dan PPKOM berwenang melakukan pengawasan dan Pemeriksaan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.1 PPKOM dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat Pekerjaan melakukan penilaian sementara atas hasil Sementara oleh pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. PPKOM Kontrak Harga Satuan . 72 Perbaikan Cacat 72. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. PPKOM atau Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu. berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan. 71 Pengujian Jika PPKOM atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar. 72. PPK 69. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan. F.2 Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. 69 Penilaian 69. berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPKOM melakukan perbaikan tersebut. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPKOM atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu.2 Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Pelaksanaan dan Masa Pemeliharaan.1 PPKOM atau Pengawas Pekerjaan akan Mutu menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut. Penyedia segera setelah menerima permintaan penggantian biaya/klaim dari PPKOM secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut. 72. PPKOM dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut. pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. 70 Cacat Mutu PPKOM atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan.

kewajiban. membebaskan. 73. dan dalam SSKK pada umur kontruksi agar dicantumkan lama pertanggungan terhadap kegagalan bangunan yang ditetapkan apabila rencana umur konstruksi kurang dari 10 (sepuluh) tahun.3 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. proses pemeriksaan hukum. kerugian. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan konstruksi dan/atau kegagalan bangunan. dan mengenakan sanksi daftar hitam kepada penyedia jika tidak melaksanakan perbaikan cacat mutu. Besaran denda keterlambatan akibat cacat mutu ini ditentukan dalam SSKK.5 PPKOM maupun penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK. 73.4 PPKOM dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu. 72. dan menanggung tanpa batas PPKOM beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPKOM yang telah jatuh tempo. Kontrak Harga Satuan . dan biaya yang dikenakan terhadap PPKOM beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda.1 Apabila terjadi kegagalan konstruksi pada Konstruksi dan pelaksanaan pekerjaan. tanggung jawab. dan cidera tubuh. gugatan atau tuntutan hukum. denda. 73 Kegagalan 73.4 Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. 73. tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun.2 Apabila terjadi kegagalan bangunan maka PPKOM dan / atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masing – masing selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. 73. maka PPKOM / atau Kegagalan penyuedia bertanggung jawab atas kegagalan Bangunan konstruksi sesuai dengan kesalahan masing – masing. kehilangan.

konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 75 Itikad Baik 75.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya Perselisihan sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. 75. Kontrak Harga Satuan .1 Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. 74.2 Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah. arbitrase.G.2 Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. mediasi. Penyelesaian perselisihan atau sengketa yang dipilih ditetapkan dalam SSKK. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Penyelesaian Perselisihan 74 Penyelesaian 74. salah satu pihak merasa dirugikan. Apabila selama kontrak.

: B. E. Kontrak Harga Satuan . terhitung sejak tanggal mulai kerja sampai dengan tanggal serah terima pekerjaan pertama (PHO) sebagaimana dicantumkan pada Berita Acara Serah Terima Pertama. Jangka waktu penyelesaian pekerjaan konstruksi sesuai Lampiran Lembar Data Pemilihan.  Penundaan pekerjaan dalam rangka memperingati Hari Besar Islam “Hari Raya Idul Fitri” H-10 s/d H+10 (selama 22 hari). Tel/Fax 2. BAB XI SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: 1.  Waktu efektif pelaksanaan konstruksi.  Waktu proses PHO (paling lama 14 hari sejak pekerjaan dinyatakan 100 % oleh para pihak).Penyedia : Nama Perush. Akan diberikan saat kontrak Alamat Kantor : Website : Email : Nomor Tel. Satuan Kerja PPKOM Nama Pejabat Akan diberikan saat kontrak Alamat Kantor Lihat lampiran LDP Website Email No. Jenis Kontrak Merupakan kontrak harga satuan D. Tanggal Berlaku Kontrak mulai berlaku sejak ditetapkannya tanggal mulai Kontrak kerja hingga serah terima akhir pekerjaan (FHO) atau berakhirnya masa pemeliharaan.Masa Pelaksanaan Masa Pelaksanaan berlaku sesuai yang tercantum dalam Lampiran Lembar Data Pemilihan terhitung sejak tanggal mulai kerja yang tecantum dalam SPMK. Masa Pelaksanaan telah memperhitungkan :  Masa mobilisasi dan rekayasa lapangan. : Nomor Fax. Wakil Sah Para Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Pihak Untuk PPKOM : akan ditunjuk setelah kontrak Untuk Penyedia : akan ditunjuk setelah kontrak Website :…… Untuk Direksi Teknis: akan ditunjuk setelah kontrak C.

sehingga penanganannya dapat diambil alih oleh PPKOM atau pihak lain yang ditetapkan oleh PPKOM. Perbaikan Cacat Denda keterlambatan akibat cacat mutu untuk setiap hari Mutu keterlambatan adalah sebesar 1% (satu perseratus) dari biaya perbaikan cacat mutu. Umur Konstruksi tahun terhitung sejak Berita Acara penyerahan akhir (FHO) ditanda-tangani. 2. 3.Pedoman Gambar ”As built” dan/atau pedoman pengoperasian dan Pengoperasian dan perawatan/pemeliharaan harus diserahkan selambat- Perawatan/ lambatnya: 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal Pemeliharaan penandatanganan Berita Acara penyerahan awal.F. I. Penyedia harus melakukan perbaikan dan penggantian kerusakan pada masa pemeliharaan baik inisiatif sendiri dan atau pemberitauan dari PPKOM. maka penggantiannya dilakukan melalui pencairan Jaminan Pemeliharaan dengan pemutusan kontrak. Penyedia harus melakukan perbaikan dan penggantian kerusakan pada masa pemeliharaan maksimum 5 (lima) hari kalender sejak pemberitahuan dari PPKOM. Keterlambatan penanganan dari waktu yang diberikan harus diartikan sebagai kelalaian / wanprestasi dari Penyedia. Kontrak Harga Satuan . Mengacu pada Syarat-Syarat Umum Kontrak Pasal 33. Penyedia harus melaksanakan penjaminan terhadap seluruh hasil pekerjaan yang dilaksanakannya. Jika Penyedia tidak bersedia melakukan pembayaran biaya tersebut.9 Penyedia harus mengizinkan PPKOM atau Pihak Lain yang ditugaskan baik untuk melaksanakan pemeliharaan rutin maupun perbaikan terhadap kerusakan selain yang dimaksud pada Syarat-Syarat Umum Kontrak Pasal 33.4. Seluruh biaya penanganan tersebut harus ditanggung oleh Penyedia. Masa Pemeliharaan Masa Pemeliharaan berlaku selama 180 (Seratus delapan puluh) hari kalender terhitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan. dengan melaksanakan penggantian atau perbaikan terhadap kehilangan atau kerusakan sebagaimana dimaksudkan pada Syarat-Syarat Umum Kontrak Pasal 33. Keharusan Penyedia sebagaimana di atas tidak membebaskan Penyedia dari tanggung jawab penjaminan sebagaimana disebutkan pada butir 1. Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi 10 H. G. Jangka waktu perbaikan cacat mutu sesuai dengan perkiraan waktu yang diperlukan untuk perbaikan dan ditetapkan oleh PPKOM. dan Penyedia bersangkutan dimasukkan ke dalam Daftar Hitam 4. Selama kurun waktu masa pemeliharaan : 1.4.

Apabila kontrak telah memasuki kondisi kritis yaitu realisasi fisik pelaksanaan terlambat 10% terhadap rencana saat itu (pada periode 0% – 70%) atau terlambat 5% terhadap rencana saat itu (pada periode 70% – 100%). 15. Selambat-lambatnya sejak diterimanya laporan dari Direksi Pekerjaan. rapat pembuktian dan uji coba kepada Penyedia dengan prosedur sebagai berikut: a).000. 3. Selambat-lambatnya sejak diterimanya usulan dari PPKOM. PPKOM harus mengadakan Rapat Pembuktian Tingkat I untuk membahas program percepatan yang disusun oleh Penyedia dan selanjutnya Penyedia melakukan Uji Coba Tingkat I dalam waktu yang disepakati. Kontrak Harga Satuan . Pengguna Anggaran/Atasan Langsung PPKOM mengadakan Rapat Pembuktian Tingkat II untuk membahas program percepatan yang disusun oleh Penyedia dan selanjutnya Penyedia melakukan Uji Coba Tingkat II dalam waktu yang disepakati . 3(tiga) set dokumen (hard copy) ukuran A1 4. b). e).000.00 (dua puluh juta rupiah) J. d). Direksi Pekerjaan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Uji Coba Tingkat I dan apabila Penyedia gagal. PPKOM mengusulkan kepada Pengguna Anggaran/Atasan Langsung PPKOM untuk mengadakan Rapat Pembuktian Tingkat II. Direksi Pekerjaan segera memberikan Surat Peringatan Kedua kepada Penyedia dan melaporkan hasil tersebut kepada PPK. 20. dalam bentuk : 1. maka dalam waktu selambat-lambatnya setelah masa uji coba berakhir. c). Direksi Pekerjaan memberikan Surat Peringatan Pertama kepada Penyedia dan melaporkan secara tertulis kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPKOM) selaku atasan langsung. Ditambah : Gambar “As Built”yang harus diserahkan Penyedia adalah gambar dengan menggunakan software Auto CAD. Dan membuat system penyimpanan data dalam bentuk email (dropbox. Selambat-lambatnya setelah menerima laporan dari Direksi Pekerjaan. 5 (lima) set rekaman (hard copy) ukuran A3. 5 (lima) buah CD (compact disc atau DVD) 2.00 (lima belas juta rupiah) Jumlah pembayaran yang diperhitungkan untuk pedoman pengoperasian dan perawatan adalah sebesar Rp. 1(satu) set dokumen (hard copy) ukuran A1dalam bentuk Kalkir 5.000.000. Kontrak Kritis Penanganan kontrak kritis dilakukan melalui tahap pemberian surat peringatan. maka selambat-lambatnya sejak diketahuinya kondisi kritis. dll) Jumlah pembayaran yang ditahan untuk gambar “As Built” adalah sebesar Rp.

maka dalam waktu selambat-lambatnya setelah masa uji coba berakhir. f). Informasi Penyedia diwajibkan memasang ”Papan Informasi/ Pengaduan” bagi pengguna jalan/masyarakat.Papan Informasi/Pengaduan tersebut harus dapat terbaca dengan jelas dan sekurang-kurangnya berisi tentang ”Keluhan Pengguna Jalan tentang kerusakan jalan terhadap pemenuhan indikator kinerja jalan” semua keluhan pengguna jalan dapat disampaikan ke nomor telepon atau nomor SMS atau alamat email yang disediakan oleh Penyedia dan alamat email tersebut dapat diakses oleh PPKOM atau Direksi Pekerjaan. Selambat-lambatnya setelah menerima laporan dari Direksi Pekerjaan. Untuk keperluan tersebut Penyedia harus menyiapkan seorang operator atau penanggungjawab dalam pencatatan secara rutin untuk setiap keluhan dan disampaikan kepada PPKOM atau Direksi Pekerjaan. Pengguna Anggaran / Atasan Langsung PPKOM memberikan surat peringatan tertulis kepada Penyedia dan PPKOM segera mengusulkan melakukan Rapat Pembuktian selanjutnya h). Selambat-lambatnya sejak menerima usulan dari Pengguna Anggaran / Atasan Langsung PPKOM segera melakukan Rapat Pembuktian Tingkat III untuk membahas program percepatan yang disusun oleh Penyedia dan selanjutnya Penyedia melakukan Uji Coba Tingkat III dalam waktu yang disepakati. Direksi Pekerjaan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Uji Coba Tingkat II dan apabila Penyedia gagal. Setiap keluhan pengguna jalan/masyarakat yang disampaikan harus segera diverifikasi dilokasi oleh Penyedia untuk ditindak lanjuti dan dilaporkan kepada PPKOM atau Direksi Pekerjaan.Selambat-lambatnya sejak menerima pertimbangan dari Pengguna Anggaran . Pengguna Anggaran memberikan pertimbangan penyelesaian kontrak kritis dalam waktu selambat- lambatnya sejak menerima laporan dari PPKOM tentang hasil Uji Coba Tingkat III. j). PPKOM dapat melakukan Pemutusan Kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang – Undang Hukum Perdata. K. Direksi Pekerjaan dengan diketahui PPKOM segera melaporkan kepada Pengguna Anggaran / Atasan Langsung PPKOM dan sekaligus meminta pertimbangan untuk penyelesain kontrak kritis. k). i). dimulai pada awal ruas jalan dan diakhiri pada akhir ruas jalan yang termasuk di dalam kontrak. Kontrak Harga Satuan . maka dalam waktu selambat-lambatnya setelah masa uji coba berakhir. Direksi Pekerjaan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Uji Coba Tingkat III dan apabila Penyedia gagal. Direksi Pekerjaan segera memberikan Surat Peringatan Ketiga kepada Penyedia dan melaporkan kepada PPKOM dan Pengguna Anggaran /Atasan Langsung PPKOM g).

Persetujuan pembayaran prestasi pekerjaan. Menambah dan/atau mengurangi nilai kontrak. Pengujian mutu bahan dan hasil pekerjaan. Dalam hal pemutusan kontrak dilakukan karena kesalahan Penyedia.L. Pengesahan perbaikan cacat mutu pekerjaan. M. Pembayaran Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP Tagihan oleh PPKOM untuk pembayaran tagihan angsuran adalah 7 (tujuh) hari terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPKOM . Bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. Jaminan Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan dan jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal penanda- tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO maksimal s. maka pencairan Jaminan Pemeliharaan dipergunakan sebagai pengganti biaya penanganan dan dibayarkan kepada yang melaksanakannya. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. Pengawas d). Persetujuan b). Pengesahan hasil prestasi pekerjaan dilapangan. Menambah dan/atau mengurangi volume pekerjaan. Merubah jadwal pelaksanaan pekerjaan. N. Kontrak Harga Satuan . Pencairan Jaminan Pelaksanaan. Metode dan ijin pelaksanaan pekerjaan. b). d). PPKOM atau c). Merubah dan memodifikasi spesifikasi teknik. O. Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan adalah: a). Pekerjaan e). maka Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Apabila pada masa pemeliharaan Penyedia lalai melaksanakan kewajiban pemeliharaan jalan dan PPKOM telah mengambil alih penanganannya baik dengan sumber daya sendiri maupun menunjuk Pihak Lain. Pengesahan rancangan mutu kerja. PPKOM dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan dan dapat dibayarkan maksimal 80% dari perhitungan yang diperselisihkan. f). Tindakan Penyedia Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan yang persetujuan PPKOM adalah: Mensyaratkan a). Menambah jenis item pekerjaan baru. Jaminan Uang Muka dan Jaminan Jaminan Pemeliharaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat tuntutan pencairan jaminan dari PPKOM diterima oleh Penerbit Jaminan.d tanggal 31 Desember 2018). e). c).

berita acara prestasi hasil pekerjaan. perincian kuantitas hasil pekerjaan. Penyesuaian Untuk Paket Pekerjaan ini tidak diberlakukan Penyesuaian Harga Harga. Pembayaran Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara Prestasi Pekerjaan Monthly Certificate.bukti pembayaran/kewajiban lainya yang menjadi tanggung jawab penyedia Pembayaran sebagaimana tersebut diatas dengan ketentuan setelah dilakukan validasi oleh PPKOM. Serah Terima Dalam kontrak ini tidak diberlakukan serah terima Sebagian pekerjaan sebagian atau secara parsial. V. Harga Kontrak Harga Kontrak sudah memperhitungkan Biaya Pemeliharaan jalan U. Keselamatan dan Personil K3 yang dipersyaratkan adalah : Petugas K3 Kesehatan Kerja W. 2). Y.laporan harian. Penerbitan SPPBJ dan Penandatanganan Surat Perjanjian Kontrak dilaksanakan setelah DPA APBD Prov. T. Pekerjaan Penyedia yang tidak menandatangani Berita Acara Akhir (FHO) dimasukkan dalam Daftar Hitam. Fasilitas PPKOM tidak memberikan fasilitas R. Pembayaran Uang Untuk usaha Kecil uang muka dapat diberikan paling Muka tinggi sebesar 30 % (tiga puluh perseratus) dari Nilai Kontrak dan untuk usaha Non Kecil uang muka dapat diberikan paling tinggi sebesar 20 % (dua puluh perseratus) dari Nilai Kontrak. 4).foto dokumentasi 0%. 3). X. laporan mutu hasil pekerjaan. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan: 1). Kontrak Harga Satuan . Pelaksanaan dan 100% 6). Ganti Rugi yang diberikan oleh PPKOM kepada Penyedia atas keterlambatan pembayaran adalah kompensasi perpanjangan waktu pelaksanaan berdasarkan perhitungan yang sesuai/relevan. Jawa Tengah TA. Sumber Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari Pembiayaan APBD Tahun Anggaran 2018. Peristiwa Tidak ada Kompensasi S.mingguan dan bulanan 5).P. Kepemilikan Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen Dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan Konstruksi ini dengan pembatasan sebagai berikut: hanya untuk kepentingan terkait dengan kontrak ini selama masa kontrak. Q. 2018 ditetapkan.

000]. akan diselesaikan dan diputus oleh Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut peraturan-peraturan administrasi dan peraturan-peraturan prosedur arbitrase BANI. Penyedia bukan Usaha Mikro.Z.000.000] c. Penyelesaian Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Perselisihan / Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Sengketa Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa adalah Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI). AA. Apabila sebagai pelaksana konstruksi. Denda 1. Usaha Kecil dan koperasi kecil yang tidak mensubkontrakkan pekerjaan maka akan dikenakan denda senilai pekerjaan yang akan disubkontrakkan yang dicantumkan dalam dokumen penawaran [ketentuan ini untuk paket diatas seniali Rp. Apabila sebagai pelaksana konstruksi.000. Semua sengketa yang timbul dari Kontrak ini. Untuk pekerjaan Jembatan denda sebesar 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak. b. Penyedia Usaha Mikro. Usaha Mikro. 25. 2. Sanksi kepada penyedia apabila melanggar ketentuan Usaha Kecil dan mengenai subkontrak : Koperasi Kecil a. 2.500.000] AB.000. Penyedia bukan Usaha Mikro. atau b). 3. Untuk pekerjaan Jalan denda sebesar 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi. Usaha Kecil dan koperasi kecil yang mensubkontrakkan pekerjaan utama maka akan dikenakan denda senilai pekerjaan utama yang disubkontrakkan [ketentuan ini untuk paket senilai diatas Rp. dengan perbedaan nilai TKDN maksimal sebesar 15% (lima belas perseratus). Usaha Kecil dan koperasi kecil mensubkontrakkan pekerjaan maka akan dikenakan denda senilai pekerjaan yang dikontrakkan kepada pihak lain [ketentuan ini untuk nilai paket dibawah Rp. yang keputusannya mengikat kedua belah pihak yang bersengketa sebagai keputusan tingkat pertama dan terakhir. Besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah : a). Sanksi Finansial terhadap realisasi pelaksanaan yang tidak sesuai dengan nilai TKDN penawaran dikenakan berdasarkan perbedaan antara nilai TKDN Penawaran dengan nilai TKDN Realisasi Pelaksanaan dikalikan dengan Harga Penawaran. Batas waktu pengenaan Denda keterlambatan maksimal sampai dengan tanggal 31 Desember 2018. 25.000. Apabila sebagai pelaksana konstruksi. Para Pihak setuju bahwa jumlah arbitrator Kontrak Harga Satuan .

Masing-masing Pihak harus menunjuk seorang arbitrator dan kedua arbitrator yang ditunjuk oleh Para Pihak akan memilih arbitrator ketiga yang akan bertindak sebagai pimpinan arbitrator. Kontrak Harga Satuan . adalah 3 (tiga) orang.

dan jumlah orang bulan] . Subpenyedia.Daftar jenis/ item pekerjaan yang masuk kategori harga satuan timpang [dicantumklan apabila ada] . minimum kualifikasi. Lampiran A – Syarat-Syarat Khusus Kontrak Daftar Harga Satuan Timpang. Personil Inti. minimum kualifikasi. uraian detil tanggung jawab kerja.Personil Inti yang ditugaskan: [cantumkan nama. dan Peralatan . dan jumlah orang bulan] .Subpenyedia yang ditunjuk: [cantumkan nama Subpenyedia (jika ada) berikut uraian personilnya seperti uraian detil tanggung jawab kerja.Peralatan khusus yang digunakan: [cantumkan jenis peralatan khusus yang disyaratkan untuk pelaksanaan pekerjaan] Kontrak Harga Satuan .

BAB XII SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR Kontrak Harga Satuan .

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

BAB XIII
DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA

Kontrak Harga Satuan

REKAPITULASI
PERKIRAAN HARGA PEKERJAAN

KEGIATAN : Rehabilitasi Jalan dan Jembatan di BPTJ Wilayah Cilacap 2
PAKET : Rehabilitasi Gorong-Gorong KM. BMS. 13+200 (Ruas : Sokaraja - Kalimanah)
NO. RUAS : 148
TH ANGGARAN : 2018
PROVINSI : Jawa Tengah

Jumlah Harga
No. Uraian Pekerjaan
(Rupiah)

DAFTAR 1 MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN UMUM -

DAFTAR 2 MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN UTAMA -

DAFTAR 3 MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN LAINYA -

(A) Jumlah Harga Pekerjaan ( termasuk Biaya Umum dan Keuntungan ) -
(B) Pajak Pertambahan Nilai ( PPN ) = 10% x (A) -
(C) JUMLAH TOTAL HARGA PEKERJAAN = (A) + (B) -

(D) JUMLAH TOTAL Dibulatkan -

Terbilang :

..........................., .........................
PENYEDIA JASA

..................................
DIREKTUR

DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA

KEGIATAN : Rehabilitasi Jalan dan Jembatan di BPTJ Wilayah Cilacap 2
PAKET : Rehabilitasi Gorong-Gorong KM. BMS. 13+200 (Ruas : Sokaraja - Kalimanah)
NO. RUAS : 148
TH ANGGARAN : 2018
PROVINSI : Jawa Tengah

Harga
No. Mata Uraian Satuan Perkiraan Satuan Jumlah
Pembayaran Kuantitas TA 2017 Harga
(Rupiah) (Rupiah)
a b c d e f = (d x e)

MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN UMUM

DIVISI 1. UMUM
1.2 Mobilisasi LS 1.00 - -

Jumlah Harga Pekerjaan DIVISI 1 (masuk pada Rekapitulasi Perkiraan Harga Pekerjaan) -

DAFTAR 1 MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN UMUM -

MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN UTAMA

DIVISI 7. STRUKTUR
7.1.(6) Beton mutu sedang, fc’ 25 MPa (K-300) M3 12.51 - -
7.1.(8) Beton mutu rendah, fc’= 15 MPa (K-175) M3 63.32 - -
7.3.(1) Baja Tulangan U24 Polos Kg 3,568.15 - -
7.9.(1) Pasangan Batu M3 70.58 - -

Jumlah Harga Pekerjaan DIVISI 7 (masuk pada Rekapitulasi Perkiraan Harga Pekerjaan) -

DAFTAR 2 MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN UTAMA -

MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN LAINYA

DIVISI 3. PEKERJAAN TANAH
3.1.(1c) Galian Biasa Manual M3 105.14 - -
3.1.(7) Galian Perkerasan Beraspal tanpa Cold Milling Machine M3 2.12 - -
3.2.(1)a Timbunan Biasa Manual M3 57.50 - -

Jumlah Harga Pekerjaan DIVISI 3 (masuk pada Rekapitulasi Perkiraan Harga Pekerjaan) -

DIVISI 4. PELEBARAN PERKERASAN DAN BAHU JALAN
4.2.(1) Lapis Pondasi Agregat Kelas A M3 4.67 - -

Jumlah Harga Pekerjaan DIVISI 4 (masuk pada Rekapitulasi Perkiraan Harga Pekerjaan) -

DIVISI 6. PERKERASAN ASPAL
6.1.(1b) Lapis Resap Pengikat - Aspal Emulsi Liter 4.25 - -
6.3.(6a) Laston Lapis Antara (AC-BC) Ton 1.47 - -

Jumlah Harga Pekerjaan DIVISI 6 (masuk pada Rekapitulasi Perkiraan Harga Pekerjaan) -

DIVISI 7. STRUKTUR
7.1.(10) Beton mutu rendah, fc’= 10 MPa (K-125) M3 4.30 - -
7.15.(1) Pembongkaran Pasangan Batu M3 3.65 - -
7.15.(2) Pembongkaran Beton M3 6.40 - -

Jumlah Harga Pekerjaan DIVISI 7 (masuk pada Rekapitulasi Perkiraan Harga Pekerjaan) -

DIVISI 10. PEKERJAAN PEMELIHARAAN RUTIN
10.1(5b) Pengecatan Besi M2 9.50 - -

Jumlah Harga Pekerjaan DIVISI 10 (masuk pada Rekapitulasi Perkiraan Harga Pekerjaan) -

DAFTAR 3 MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN LAINNYA -

FORMULIR STANDAR UNTUK
PEREKAMAN ANALISA MASING-MASING HARGA SATUAN

KEGIATAN : Rehabilitasi Jalan dan Jembatan di BPTJ Wilayah Cilacap 2
PAKET : Rehabilitasi Gorong-Gorong KM. BMS. 13+200 (Ruas : Sokaraja - Kalimanah)
NO. RUAS JALAN : 148
TAHUN ANGGARAN : 2018
PROVINSI/KAB/KOTA : Jawa Tengah

MATA PEMBAYARAN : 1.2
URAIAN : MOBILISASI DAN DEMOBILISASI
SATUAN PEMBAYARAN : LS

HARGA JUMLAH
No. URAIAN SATUAN VOLUME SATUAN HARGA
(Rp.) (Rp.)

A. FASILITAS PENYEDIA JASA
1 Sewa / Pembuatan Kantor Lapangan dan barak kerja LS 1.00 -
2 Papan Nama Kegiatan Bh 2.00 -

Jumlah A -

B. FASILITAS DIREKSI PEKERJAAN
1 Sewa kendaraan roda 2 ( Untuk Selama Masa Kontrak) LS 1.00 -

Jumlah B -

C. PERALATAN
1 Compressor 4000-6500 L/M Unit 1.00 -
2 Tandem Roller Unit 1.00 -
3 Concrete Mixer 0,3 - 0,6 M3 Unit 1.00 -
4 Concrete Vibrator Unit 1.00 -
5 Jack Hammer Unit 1.00 -
6 Water Pump 70-100 mm Unit 1.00 -
7 Stamper Kuda min. 4 HP Unit 1.00 -

Jumlah C -

D. LAIN - LAIN

Jumlah D - -

Total Biaya Mobilisasi ( A + B + C + D ) -

BAB XIV
BENTUK DOKUMEN LAIN

A. BENTUK SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ)

[kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen ]
Nomor : .................... ...................., …. .................... 20....
Lampiran : ....................

Kepada Yth.:
....................
di ....................

Perihal : Penunjukan Penyedia untuk Pelaksanaan Paket Pekerjaan ....................
.................... .................... .................... .................... .................... ................

Dengan ini kami beritahukan bahwa penawaran Saudara nomor .................... tanggal
.................... perihal .................... dengan penawaran terkoreksi sebesar Rp....................
(.........dalam huruf...........) telah ditetapkan oleh Pokja ULP/Menteri/Kepala
Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi berdasarkan surat penetapan nomor
.................... tanggal .................... dan kami menyatakan menerima hasil penetapan
tersebut.

Sebagai tindak lanjut dari Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) ini Saudara
diharuskan untuk menyerahkan Jaminan Pelaksanaan dan menandatangani Surat
Perjanjian paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ.
Penunjukan ini diberikan berdasarkan hasil evaluasi terhadap penawaran Saudara
tersebut diatas, apabila Saudara tidak bersedia menerima penunjukan ini akan dikenakan
sanksi sesuai ketentuan dalam Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan
Barang/Jasa yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 4 Tahun 2015 beserta
petunjuk teknisnya.

Satuan Kerja ....................
Pejabat Pembuat Komitmen
....................

[nama lengkap]
[jabatan]
NIP. ....................

Tembusan Yth. :
2. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi
3. APIP ............... [Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah/Institusi]
4. Unit Eselon 1
5. Unit Eselon 2………. /Kepala Satuan kerja………..
6. .................... [Pokja ULP]
......... dst

Kontrak Harga Satuan

B. BENTUK SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK)

[kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]

SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK)

Nomor : ....................
Paket Pekerjaan : ....................

Yang bertanda tangan di bawah ini :

........................................ [nama Pejabat Pembuat Komitmen]
........................................ [jabatan Pejabat Pembuat Komitmen]
........................................ [alamat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen]

selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen;

berdasarkan Surat Perjanjian .................... nomor .................... tanggal ....................,
bersama ini memerintahkan :

........................................ [nama Penyedia Pekerjaan Konstruksi]
........................................ [alamat Penyedia Pekerjaan Konstruksi]
yang dalam hal ini diwakili oleh : ....................

selanjutnya disebut sebagai Penyedia;

untuk segera memulai pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan ketentuan-
ketentuan sebagai berikut :

1. Lingkup pekerjaan : ....................;

2. Tanggal mulai kerja : .................... [hari/bulan/tahun];

3. Syarat-syarat pekerjaan: sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak;

4. Waktu penyelesaian : selama …… (.........dalam huruf...........) hari kalender dan
pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal .................... [hari/bulan/tahun];

Kontrak Harga Satuan

. [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan Kontrak Harga Satuan ...... Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: ................................. ... ..... Denda : Terhadap setiap hari keterlambatan penyelesaian pekerjaan Penyedia akan dikenakan Denda Keterlambatan sebesar ....... 20........ [1/1000 (satu per seribu) dari Nilai Kontrak atau bagian tertentu dari Nilai Kontrak sebelum PPN sesuai dengan Syarat-Syarat Umum Kontrak]......... Menerima dan menyetujui: Untuk dan atas nama .....5........................ …............. Untuk dan atas nama ....

................. s......... BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Pelaksanaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No....... b............... lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa : a..... Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak........ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ....................................... [nama PPK] Alamat : ........................... dalam bentuk garansi bank. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin..................................... Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut : 1................ (terbilang ............................ dari tanggal .................................... Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1......... ............. apabila: Nama : .......................... [nama penyedia] Alamat : ...................... selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan.............................................. (................ Garansi Bank berlaku selama .....C.. [nama bank] berkedudukan di ....) hari kalender............................................... Yang bertanda tangan dibawah ini : . .......................... [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada : Nama : .....dalam huruf................. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ....................... namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.............) sebagai Jaminan Pelaksanaan untuk pekerjaan .................................................................... Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Kontrak Harga Satuan .........d....... 2......... Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin.......... dalam jabatan selaku .............................................................dalam huruf........................................

... [Bank] Untuk keyakinan. 3.....[bank] ...... Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya............. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda- benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata........ [Nama dan Jabatan] Kontrak Harga Satuan .....00 mengkonfirmasi Garansi ini ke …….....6000... pemegang Garansi Bank disarankan untuk Materai Rp.... Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini........... 5............ masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ................... 4.. Dikeluarkan di : . 6....... Pada tanggal : ........ Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain..

... TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak......... [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan.. bahwa kami : ..................... [alamat] sebagai Penjamin........................... b.............................. [nama penerbit jaminan]................. dan ... bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada ............... 5....... Nilai : ................. selanjutnya disebut TERJAMIN........... Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.......................... [alamat] sebagai Penyedia........ yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No.................................... 1.... [nama]....... (terbilang ........... 3. Dengan ini dinyatakan................... Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN..... .... Surat Jaminan ini berlaku selama ……...... [nama PPK]........................ ...... 6.... PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji....... (……dalam huruf………) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal …………… sampai dengan tanggal …………… 4.................... Kontrak Harga Satuan ........... Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan : ................. Jaminan ini berlaku apabila : a....... TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan ........... selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ............................) 2............... tanggal .. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN........ ...... Maka kami. ..........

Dikeluarkan di …………… pada tanggal …………… TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke …… [Penerbit Jaminan] Kontrak Harga Satuan .6000.7. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.00 ………………………… ………………………… Untuk keyakinan.

........... [nama bank] berkedudukan di ............................................ dalam bentuk garansi bank..... Yang bertanda tangan dibawah ini : ............ (……........................................................... s.... Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda- benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata........................ namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.................................... 3. 2. ………….. selanjutnya disebut : PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp ...... dalam jabatan selaku ........ apabila : Nama : ............................ Kontrak Harga Satuan ............ dari tanggal …………............... ...................... [alamat] untuk selanjutnya disebut : PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada : Nama : . Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1................. Garansi Bank berlaku selama ………….... Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut : 1.......... Jaminan Uang Muka dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No.......…dalam huruf……............................. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa : Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak... Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya............) hari kalender.......................) sebagai Jaminan Uang Muka untuk pekerjaan ................ [nama PPK] Alamat : ..................................... selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan........ [nama penyedia] Alamat : .........d.. (terbilang ................................... ...................................................................................................................... dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ..... 4..............

masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri …………....... [Nama dan Jabatan] Untuk keyakinan..... Dikeluarkan di : …………..... [Bank] Materai Rp... Pada tanggal : …………........ Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain...5..00 ..[bank] Kontrak Harga Satuan ..6000.... pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke …….... Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 6......

........ bahwa kami : .......... [alamat] sebagai Penjamin.............. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan ...................... Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan : ...... ..... Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata................ ........... Kontrak Harga Satuan .... 3.......... yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No..... 4.... Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak....... tanggal ........... Maka kami................... Dengan ini dinyatakan.......... PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji..................... [nama PPK]........... Nilai : ... ) 2..... sampai dengan tanggal .............. Surat Jaminan ini berlaku selama ……...................................... (...........) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ................... [nama]... 5.............................................. ... dan .............dalam huruf................................... selanjutnya disebut TERJAMIN..... 6........................................... [nama penerbit jaminan].............................. [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan............ [alamat] sebagai Penyedia...... selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ............. 1..................... bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada . ........................... (terbilang ..... selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN.............................................

.... pada tanggal ......................... Dikeluarkan di ........00 .... ............ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp..................... Untuk keyakinan.....6000........... Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini........... pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ………[Penerbit Jaminan] Kontrak Harga Satuan ....................7................

[nama bank] berkedudukan di ................................... Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No...................... (terbilang .. [alamat] untuk selanjutnya disebu t: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ........................................................... apabila: Nama : .................................................................................. Garansi Bank berlaku selama …..........................................) sebagai Jaminan Pemeliharaan untuk pekerjaan .............. 2. Yang bertanda tangan dibawah ini : ............... Kontrak Harga Satuan .................................................................. . ... dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ............................. selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp .............. dalam bentuk garansi bank......... lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa : Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak......................................... selanjutnya disebut : YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan..... s.. dari tanggal ........ 3. dalam jabatan selaku ............................ Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1............... [nama penyedia] Alamat : ...................... Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut : 1.............................................. (……dalam huruf……) hari kalender......................................... [nama PPK] Alamat : ........................................................ namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini........... Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya...............d...............

...[bank] Kontrak Harga Satuan .............. Dikeluarkan di : ....... Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda- benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.... 5........ 6.............. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini..........6000.......... [Nama dan Jabatan] Untuk keyakinan....00 ...... [Bank] Materai Rp..... pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke ……..... Pada tanggal : ...... Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain..4......... masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ............

.........00 ........ 3.......... Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata... Jaminan ini berlaku apabila : TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak.......... .................................dalam huruf..... PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.. Untuk keyakinan. yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No........ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp........... [nama penerbit jaminan].. 5................... [nama]............... bahwa kami : .................... Surat Jaminan ini berlaku selama ……. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan ............[Penerbit Jaminan] Kontrak Harga Satuan .............. [nama PPK]................................................................... selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp .........) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal . pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke ……....................................... tanggal ......... 4.......... [alamat] sebagai Penyedia............................. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada .................................... Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan : ................) 2. pada tanggal ............. selanjutnya disebut TERJAMIN....................... ....... .. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.............................................. [alamat] sebagai Penjamin..6000...... Maka kami................ 7................ ........................ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan.............. Dikeluarkan di ....... ................(terbilang ......... 1.............................. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN........... 6.. Nilai : ............. Dengan ini dinyatakan.............. dan .......... sampai dengan tanggal .... (..................

................... Nama Penanggung Jawab : ............................... Surat Dukungan ini berlaku sejak………… [tanggal...................................... ............................................. (terbilang .bulan.............................. Yang bertanda tangan dibawah ini : .................................................................... [nama bank] berkedudukan di ..................................................... Nomor Rekening : ..........tahun] Demikian Surat Keterangan Dukungan Keuangan diberikan untuk dipergunakan semestinya... Pada tanggal : .....tahun] dan berakhir sampai dengan……….....................................00 ... bersedia mendukung pelaksanaan pekerjaan dengan dana paling kurang Rp............ [Nama dan Jabatan] Untuk keyakinan...................................6000..............................................bulan......... Dikeluarkan di : ................. Apabila Perusahaan tersebut diatas dinyatakan lulus dan ditetapkan sebagai Pemenang... [alamat] Dalam rangka memenuhi persyaratan kualifikasi pengadaan pekerjaan...........). ..... pemegang Dukungan Keuangan Dari Bank disarankan untuk mengkonfirmasi ke ……….. dalam jabatan selaku ..............[tanggal................ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ........................................................................... [Bank] Materai Rp.......[bank] Kontrak Harga Satuan ........... Alamat : ...................... maka Bank ........... BENTUK SURAT KETERANGAN DUKUNGAN KEUANGAN DARI BANK Surat Keterangan Dukungan Keuangan [Kop Bank Penerbit Dukungan Keuangan] SURAT KETERANGAN DUKUNGAN KEUANGAN No......................... dengan ini menerangkan kesediaan memberikan dukungan keuangan kepada : Nama Perusahaan : ..D.... pada ......................................