You are on page 1of 5

KEWIRAUSAHAAN

“Biografi Wirausahawan”

Dosen Pengasuh : Drs. H. Ahmad Widad, M.SC

DISUSUN OLEH :

Intania Palasky 01031381720085

PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
PALEMBANG
2017

Tak sampai di situ saja. Surabaya dan menjadi solusi utama dalam pengiriman barang. Go-Jek bermitra dengan para pengendara Ojek berpengalaman di Jakarta. salah satunya adalah Nadiem Makarim. Dengan mobilitas tinggi. lalu ia melanjutkan sekolah ke jenjang SMA di Singapura. Amerika Serikat. Nadiem diketahui bersekolah SD di kota Jakarta.BIOGRAFI NADIEM MAKARIM – FOUNDER GO-JEK Di Indonesia saat ini mulai banyak bermunculan entrepreneur. Nadiem jug mengikuti foreign exchange yang berlangsung di London School of Economics. Beliau juga pernah bekerja di sebuah perusahaan konsultan Mckinsey & Company. setelah itu menempuh pendidikan di Brown University. Managing Editor di Zalora Indonesia. pesan antar makanan. Bali. ia lebih memilih ojek ketimbang . berbelanja dan bepergian di tengah kemacetan. Go-Jek adalah perusahaan berjiwa sosial yang memimpin revolusi industri transportasi ojek. Bandung. PT Go-Jek Indonesia merupakan Penyedia jasa transportasi ojek di Indonesia yang berkembang pesat setelah meluncurkan aplikasi di ponsel pada awal 2014. Tak tanggung-tanggung. ia pun lulus dengan meraih gelar MBA. Chief Innovation officer di kartuku. mengambil jurusan International Relations. tepatnya di Harvard Business School. Nadiem juga melanjutkan pendidikannya di Havard University. Nadiem Makarim Sebelum Nadiem Makarim mendirikan GoJek. Nadiem Makarim adalah CEO PT Go-Jek Indonesia. Ide Awal Nadiem Makarim lahir pada 4 Juli 1984.

biasanya tukang ojek bergiliran dengan tukang ojek lainnya. Sudah giliran. Saat awal merintis bisnis. ia mengetahui bahwa sebagian besar waktu tukang ojek banyak dihabiskan untuk mangkal dan menunggu penumpang. tingkat kecelakaan pada pengguna ojek sangat kecil. Nadiem lebih memilih menggunakan ojek saat pulang atau pergi kekantor karena merasa lebih aman. ia tak pernah mengalami kecelakaan tidak seperti saat menggunakan taksi. Berdasarkan pengalamannya tersebut Nadiem Makarim mendirikan GoJek. Bagi penumpang. Tukang ojek sendiri tidak harus mangkal. Sementara itu. Selama menggunakan jasa ojek. Nadiem pun sering ngobrol dengan para tukang ojek langganannya. keamanan dan kenyamanan ojek belum terjamin 100 persen.mobil pribadi untuk menjalani kegiatan sehari-harinya. Bahkan ia hampir 5 kali sehari naik ojek. kendaraan pribadi tiga kali kecelakaan dan naik motor pribadi satu kali kecelakaan. Dari hasil obrolan dan pengamatannya. Ia mendapatkan ide membuat inovasi bagaimana orang bisa dengan mudah memesan ojek melalui ponsel tanpa harus repot ke pangkalan ojek. jadi orang yang jauh dengan pangkalan ojek pun dapat menikmatinya. Lantaran sering menggunakan jasa ojek. menggunakan ojek juga lebih aman karena jelas dan terdaftar. ia hanya memiliki 10 karyawan dan 20 tukang ojek. Ide nadiem ini juga sejalan dengan salah satu tugas kuliah ketika mengambil master di Harvard Business School. Merintis Go-Jek . Saat di pangkalan ojek. kadang penumpang sepi. dirinya pernah dua kali kecelakaan. dari sisi pengguna jasa.

Go-Jek semakin berkembang setelah pada tahun 2014 mendapat suntikan dana dari perusahaan investasi asal singapura yaitu Northstar Group. Sampai sekarang. harga smartphone masih cukup mahal. Tidak sekedar layanan pesan antar makanan biasa. Setelah mendapatkan investasi di tahun 2014. aplikasi untuk pengguna dan aplikasi untuk driver selalu dikembangkan dengan berbasis data dan analisis. Terobosan ini yang dinilai menjadi salah satu yang terbaik di tahun 2017. Liga Indonesia yang hampir diselenggarakan di seluruh kota besar di Indonesia. Pada saat itu. tentu akan menjadi alat promosi yang baik untuk Go-Jek. Terakhir adalah kerja sama Go-Jek dengan liga sepak bola tertinggi di Indonesia. ternyata dari sekian banyak orang yang menggunakan Go- Jek sebesar 85% penggunanya banyak memesan makanan. Kecintannya terhadap jasa tukang ojek berhasil mengantarkannya menjadi pengusaha. kemudian perusahaan ojek milik Nadiem Makarim tersebut juga mendapat suntikan dana pada tahun yang sama dari dua perusahaan yakni Redmart Limited dan Zimplistic Pte Ltd. Go-Jek ketika itu sudah bekerja sama dengan 15 ribu restoran di seluruh Jakarta. Setelah melalui riset yang sangat panjang. ia memutuskan keluar dari perusahannya. Nadiem mengetahui bahwa untuk mengedukasi masyarakat dan juga driver tentang mudahnya menggunakan Go-Jek mengunakan teknologi sangatlah sulit. walaupun aplikasi Go-Jek bisa dibilang sudah cukup baik. Mulai dari Go- Food. Pada tahun tersebut. Nadiem mengatakan dia dan timnya tidak asal dalam mengembangkan Go-Jek. Tiga tahun kemudian. Nadiem perlahan merintis Go-Jek. Pada 2011. Banyak driver yang terdaftar dan pengguna mulai naik secara signifikan. Dirinya selalu mengedepankan data dan analisis dalam mengambil keputusan. penumpang masih menggunakan manual melalui telepon dan kirim pesan via ponsel pintar atau smartphone. Saat itu. sebagai direktur e-commerce. pada tahun 2015 Go-Jek merilis layanan Go-Food untuk pertama kalinya. saat masih bekerja sebagai seorang pegawai. Tetapi uniknya. Padahal saat itu jabatan Nadiem cukup strategis. Namun masih menggunakan sistem sederhana alias manual. minimal setiap bulan Go-Jek pasti akan mengeluarkan update atau inovasi terbaru. . Dari situ profil Nadiem Makarim bersama 2 co-founder. hanya beberapa orang saja yang mempunyai smartphone canggih. Jurist Tan dan Brian Cu tetap sabar untuk melihat penetrasi pasar. Go-Jek melakukan penambahan market besar-besaran.

Go-jek membuka lapanngan kerja baru yang padat karya.” . ada sebuah solusi atas kebutuhan mereka. adalah solusi inovatif dengan menggunakan teknologi. 2. Moda transportas ojek sebenarnya dapat menjadi solusi.000. Solusi inovatif dengan menggunakan teknologi Hal pertama setelah mendengar kisah Go-jek..000 sopir ojek sangat cepat tahun ini. Pelajaran dari Nadiem Makarim pendiri Go-Jek Apa saja pelajaran yang dapat kita ambil dari kisah sukses Nadiem Makarim pendiri Go-Jek? 1. Idenya sangat sederhana hanya mempermudah mempertemukan antara pengemudi ojek dengan calon penumpang.Nadiem Makarim. aplikasi mobile Go-Jek juga sudah diunduh sebanyak 400. Kini sudah ada 10. Membuka lapangan kerja baru dan padat karya Terakhir. Membuat kebutuhan baru Pada awalnya orang tidak mau menggunakan ojek.. “.000.000 sopir ojek yang tergabung dalam Go-Jek. . Padahal di awal Januari 2015 saja. Saya ingin mengontrol takdir saya sendiri. 3..Saya tidak betah kerja di perusahaan orang lain. jika dikelola dengan benar.. mitra sopir ojek masih 1. Banyak orang-orang muda yang awalnya tidak memiliki penghasilan. saat ini dapat menghasilkan pendapatan yang cukup besar dengan menjadi pengemudi Go-jek. karena di beberapa kota harga ojek cukup mahal dan permasalahan transaparansi harga. Aplikasi Go-jek berusaha menyadarkan pada masyarakat. Pertumbuhan 10. Solusi yang sederhana tersebut ternyata mendapat respons yang positif dari masyarakat dan segera berkembang pesat.