You are on page 1of 10

Disana, disudut ruang Dan.

(20 juli 2017)
Benaya Sandiar Perihal meinggalkan adalah duka,
dan semua yang berbela hati kau terka
Akan ada
Perihal tentang hati yang terluka, adalah suka
Lalu pada setiap cerita,
semua kau sebut-sebut marah
akan ada yang pura-pura mendengarkan
Coba, kau marah pada tubuh sendiri
akan ada yang pura-pura diam,
coba saja, coba benahi luka dengan janji
dan seakan tak tertarik.

Perihal tentang menyakiti, amat beda
Lalu aka ada yang pura-pura menangis,
dan selalu kau sebut semua; “nanti saja”
ada yang pura-pura ikut sedih,
Perihal tentang menunggu, sama saja
meski tak sedikit dalam diri, peduli.
tetap kau mengelak, waktu benar-benar ada
Akan ada yang pura-pura tertawa,
Sebab waktu bosan menunggu
dan benar-benar menertawakan.
Coba, kau hentikan waktu,
coba saja, tiap bersenggama tanpa suara
Akan ada yang pura-pura saling peduli,
namun tak jarang ingin ludahi,
lalu
akan selalu ada seperti itu

Tentang menunggu dan terluka tetap sama
Akan ada yang tertawa bila mati
sama dengan waktu yang tersisa dalam kata
ada yang peduli bila tak digenapi,
Kata yang belum atau sempat kau sepahkan
Seperti kau akan mati, meski hidup lagi.
memang sama manja, tapi percuma
30 Juli 2017

Tentang duka dan tersuka itu tipis
berbeda kadang jika sambal meringis
Kau bersuka, dengan sedikit tangis
memang sediki, tapi tak berarti.
Berhenti menangis dan menunggu
Waktu tak ingin kau tipu dengan air mata
karna waktu hanya dirimu saja

22 juli 2017 ujung-ujungnya cuma harga Tentang joko (20 juni 2017) Kartini tetap bertingkah ada yang bilang aku ini lelaki. tapi tetap kau cinta mungkin muktahir. ada yang bilang lelaki itu sama-sama susah asu. Juga tak mungkin menulis tanpa fikir. asu. walau sama menyewa bukan kayu dan batu. meski dosa dan nafsu saja meski Kartika sudah tak bertubuh. Kartika juga berulah. harus begini-begitu. . mesum. meski sinis dan provokatif Kartika tak mau kalah. tapi tetap kau cinta 13 november 2017 harus begitu melulu? Kikir (25 juni 2017) ada pula yang bilang aku ini. Kartini orang lama. meski cuman mabuk anggur ujung-ujungnya juga maut Aku hanya ingin dengar tak hanya lagu dan misiu Kartini punya tenda. jika terus berfikir harus sadar melulu tiada muktahir aku ini lelaki. begini begitu tetap aku. Berfikir kikir dan tulis tanpa akhir.Nakal Kartini. jika hanya berfikir tanpa menulis harus kokoh tanpa joko. Mungkin aku terlalu bodoh. mesum. Mungkin juga terlalu kikir. Aku hanya ingin jujur kulit-kulitnya sama mengkerut. Aku hanya ingin bersandar Kartika tak bisa apa-apa. meski Kartika lebih tua hanya pundakmu rayuan-rayuannya juga sama. meski sama murah Aku hanya ingin berkata Kartini baru berburu. Kartolo Aku hanya ingin menulis Kartini pasang harga. meski kikir kadang juga muktahir joko juga temanku aku tetap lelaki. ujung-ujungnya masih sama harus cemburu melulu jika Kartolo tak ada uang. Kartika.

muda-mudi informatika (16 Agustus 2017) Aku tetap tak tau. setelah kata ada apa? ada yang tak pernah letih mencari Apa kata jadi makna? Sedikit tetap saja. dihajar.. ada yang tak pernah basi berjanji jika celaka lantas tak berdaya seakan-akan dia sudah mati. 16 desember 2017 lalu jangan sembunyi bila ingin mati. tuk belajar susah nanti juga basi. lagi-lagi ketika belum puas ku bicara tak ada wajar. lagi-lagi ketika belum puas ku tertidur ada yang seakan-akan menunggu wajar-tak wajar. jangan lupa istirahatkan diri. ada yang seakan-akan sibukan diri ada yang seakan-akan sembunyi. tak hidup lagi Bertanya adalah kaca ada yang tak pernah sibuk sendiri kau pecah tetap saja. ada yang tak pernah letih berlari walau usaha kau sangka tanpa daya seakan-akan dia harus mati timbang sendiri Aku tetap tak tau setelah mati ada apa? ada yang tak pernah bosan menunggu Apa mati adalah janji? Sebesar apapun dosa. bersaut-sautan. berbeda jika hal yang sama hasilku manja. marah-marah jangan mencari bila tlah menemukan bersaut-sautan. jangan! . jangan berjanji bila tanpa arti mungkin berbeda jika aku pergi saja. mencaci-dicaci pun menjadi. hanya memperparah ada yang tak pernah malu sembunyi refleksinya tak pernah beruah seakan-akan dia hidup lagi tapi tetap sendiri 13 juli 2017 ada yang seakan-akan berlari pagi-pagi ingin mati ada yang seakan-akan mencari lagi-lagi aku terbangun tapi hanya sendiri. bila tak marah-marah ada yang seakan-akan berjanji. mengajar. jangan berlari bila tak dikejar jadi jangan menunggu walau sudah subuh lagi-lagi aku. lagi-lagi ku kena marah tetap harus mati.

jauh lebih sakit. lalu airmata tercipta sebagai kesedihan. berfikir lalu kusiapkan pelurunya. tanpa minum pula padam? ditelan pelurunya (22-1-2018) Ini hanya sekedar skena masyarakat biasa. kopi sang pembuat naskah jauh lebih lemah dari jerit sang jabang. Pada sebuah skena. Ada pula yang diam-diam taburi racun. Lalu. pada namun lirih pekik lehernya terdengar. hingga kutemukannya. (16 desember 2017) . Dimana aku hanya ingin berfikir. dibuat dia sakit perut lalu merengut.Tak semestinya begitu episode 2 Tak semestinya kau tercipta untukku. adalah wajar seorang manusia Dimana setiap mata harus terluka. ada yang dengan sengaja hunus pedang. daripada harus mati Sebuah skena lainnya. tak pakai sayap lalu akhirnya. Mati. SKENA namaun darahnya menolah mengucur. 00. sengaja tali itu melilit lehernya namun sepah pada darahnya mengepul Ini hanya sekedar skena masyrakat biasa. mereka-reka jalan sebbuah cerita.30am Sudah begitu sekarang jamannya Sebuah skena milikku. katanya iri dengki melarangnya keluar. sang sutradara ajak ku bicara bisa apa? bagaimana film kan terputer jika listrik Lalu ambil pistol bapaknya. mereka yang gemar bermain tali. yang bernoda tetap terperanga Tak semestinya begitu. tepat dijantungnya tali sudah tersimpul. katanya lagi dipengaruhi jaman. tanpa racun sudah terteguk. hasil pemikiranku sendiri dengan sengaja. jika rasa berharap mati nan ujungnya surga telah tiba. tapi tanpa kuasa mau apa? 8 juni 2017 pisau tlah tertancap. ada yang ingin terbang.

mengertip matanya. aku sekarang (30 desember 2017) yang banyak bicara tak tau isinya. terbuka mulutnya. tapi tak nampak buntunya.Rasa-rasanya Berbangga pada diri sendiri itu tak mudah Rasa-rasanya aku hanya ingin berhenti. hanya tidur dengan nyaman sambil mengais pada pintu rumah kekasihnya pada bantal bekas keringat ibuku. suka lupa ada vaksin tapi kering tanpa tulang. yang doyan manis. dan bersua jika tak bahagia. masih juga suka ngemis dengah matanya dia berkata lantang. diombang-ambing rasa. SAWA! dengan dirinya pergi begitu saja. lalu aku memang yang terhina. terkena ronta bogem pejabat dengan tak bergerak dan murung. lalu aku tetap paling hina. berfikir jadi rahasia. hanya menyerah pada waktu. diambang batas sadar ini ya. sedang yang kanan adalah hitam jika dengan kebahagiaan fasik ini “Kau ini siapa? Beraninya menatapku?” dengan kenyamanan suri ini sedang yang kiri kadang memerah. dengan kesempurnaan tubuh ini. seakan dirinya memang bisa terluka. “Aku ini siapa? Tapi aku berani menantangmu!” lalu Tuhan. jika dengan kesadaran ini. Berbangga pada diri sendiri itu memang sulit. salah dikit langsung bogem sambil menengadah ke dinding-dinding cinta 13 desember 2017 Rasanya aku ingin berhenti. 21 des 2017 (06.30am) dengan kebahagian fasik ini hanya menangis karena cinta. dengan sedikit berita dia mengeluh. yang doyan asem. mengurus tubuhnya. mulut mereka memang satu. membangkang hatinya. jika dengan kesempurnaan tubuh ini. Rasanya aku ingin berhenti merasakan. kedua mata mereka menatapmu dan saling berbincang keduanya. lalu aku adalah yang terhina. dia sakit. lidahnya pakem. kutuklah aku! . memang agak serem. yang doyan asin. diambang batas kehidupan ini lidahnya terikat seperti simpul mati pejabat yang picik tetap saja licik.

sang gagah tiba-tiba jadi angkuh. Dengan sengaja mengaku rendah diri. Dan sang pembuat naskah. aku yang meringkas mayat-mayat mereka seorang pemuda licik. minta dibantu saja.? . …. dan tak bersahaja yang hidup di antara yang mati si licik adalah yang paling pandai aku terus tumbuh dan berkembang. aku pernah bertanya. sang pangeran adalah sang pemalas. pada tembok-tembok runtuh dan bercak darah seorang pangeran dengan nafsunya datang. membawa setetes air. pada buku cerita tiap malam. …. ……. disudut ruang Seperti ditakdirkan dalam mimpi.. pada tanah gersang dan rumput liar. bersama retak dan amarah-amarahnya. tembok-tembok runtuh dan tanah gersang Tapi kehidupan nyata. …… …………. Tanpa sengaja dipilih sebagai pelengkap kisah aku setia menunggu hingga hujan tiba. hanya coba-coba menemukan jalan pulang.…. aku yang teetap berdiri. apa tak setetes air kau simpan sampai hujan datang? Tak keberatan berbagi. … . karena aku adalah rumput liar sendiri. ……... meski hanya membawa angin? penuh keberanian mengutuk si jahat. sepoi berjalan dan membasuhnya dengan tanah.MIMPI disana. ada cerita disetiap mimpi yang berakhir tak selalu begini. ……. tetap kamu. Lalu seolah-olah gagah dan sangar. segalanya untuk putri namun menyela rumput liar itu. lalu kubasuh darahnya. dan sebegitu kuatnya merobohkanmu. aku adalah yang tumbuh dari yang mati disetiap catatan kosong buku cerita dini. menyandang runtuhnya tembok-tembok buntu. tanpa mimpi orang lain hidupku dikoyak waktu (4 feb 2015) 5 januari 2018 …… …. tak ada yang dicari. tak mau membantu jika tak dirayu. lalu. Sedang ditakdir lain dalam mimpi.. siapa yan tlah terbunuh? mencari darah perawan gadis setempat.

serta sombong Getar tubuhku nanar. wanita memang mudah menangis.02am) Tapi tak gentar jiwaku kau tolak. dari sisi terlemah seorang wanita Aku seperti tak sadarkan diri. Aku benar-benar ingin tidur. geliat hari tuaku kau injak Kadang waktu pula berbikini dan berjemur Padamu pasukan tak welas asih Padamu pasukan mewek cinta Aku masih tetap tak sadarkan diri. masa.masa. (30 Januari 2018) bahkan dia punya jadwal mimpinya sendiri. Yang mengakar pada kelemahan lalu menusuk hingga mekar. 28-1-2017 (2. mudah pula ditenggelamkan rayuan gabah. Dan jiawaku adalah jiwa-jiwa penuh cinta. masih? Tapat disebelahku. dia pandai bersembunyi. Kadang memang linu-linu tulangku Padamu pasukan anti panas. malas. coba buka sebelah matamu. Terkikis ombak santai kehidupan Pasukan-pasukan kamera depan belakang Didalam sana banyak iri hati. getar masaku kau injak. Jiwaku yang pandang rendah punggunya. Padamu pasukan anti kemiskinan. lalu memagangnya. dengan memutar balikan Ragaku kukuh meski waktu kiat menggerutu waktu. lalu membiasnya dengan kata-kata “Sudah kah kau melihat dengan telingamu? hati-hati saja! Atau kau sengaja membungkam matamu?” . Beberapa barisan kebun sasak. bahkan dia punya jadwal marah sendiri. Pasukan-pasukan yang tinggi gengsinya Berleha-leha hingga bertemu martahari Dan mengikat waktu. mudah juga dibuat senang hingga menggelinjang. geliat masa mudaku dikoyak Sedang aku tetap tak sadarkan diri Padamu pasukan tak tau diri. wanita memang suka sulut api. Jiwaku tetap kokoh dalam kemiskinan Jiwaku nyata bukan hasil editan wownita (25 February 2018) Jiwaku dan kawan-kawan serentak mendesak. adik ku pulas tertidur Sukses jiwanya ditimang waktu Getar tubuhku nanar. Getar ragaku koyak.

Sejak dari jabang pun kau punya teman. Bahwa keruh tambak tan tentu tanpa ikan dia suka membuatku tertawa Dengan umpan cacing atau dadar jagung Aku suka gelisah.GELISAH Konon cuman katanya.55am) Presepsi teman itu hanya khayalan dia slalu membuatku tenang. menuju . mungkin karena terlalu dibuatnya ku lupa. lupa pada dunia cobalah benar-benar membuka mata Aku suka sekali gelisah. Pada sebuah kosakata sepah. manusia itu burung- Bahwa seluruh pasukan harus berdiri lekas burung bangau berperang Lalu pergi tinggalkan ampas bekas rantai dan tai- Yang tidur terkejut. 1-2-2017 (8. Pada setiap kalimat penuh kebohongan dari pada pencontek buku-buku sastra Namun manusia sudah menolak petua Diajaknya dia pada kerumunan sampah Aku suka gelisah.32am Suatu kata “teman yang benar-benar baik” Terimakasih telah mengajakku Presepsi itu seperti manusia Konon katanya. Bahwa semua diartikan menginginkan yang dengan usil membuat beberapa orang terpaksa menggaruk matanya Namun manusia sudah tak patuh pada petua Aku suka gelisah. Diajaknya dia pada kata-kata hampa dia slalu ada dan membuka jalan berbeda.23pm Aku suka gelisah. sebuah ajakan adalah marka Manusia itu alam raya. hingga kau bisa benar tertawa (27 February 2018) Atau tiba-tiba gumo melihat wajahnya Sudah kuputuskan Persepsi seperti itu hanya kiasan Aku putuskan untuk tetap tak sadarkan diri Sejak dari dulu kita dirasuki oleh teman baik atau (4-2-2017) 12. darinya ku dengar kabar penangkapanku (2-2-2017) 11. ditimang rayuanmu. yang lemah senapan tetap di tainya dada Bahwa semua diartikan mati . ajakan itu niat Aku suka gelisah.

00am) Ingin membuat cerita yang harusnya tak berdebu Hari yang bersahabat Seperti ini sayang. Sudah cukup aku sadar dan berbuat baik hari ini (11. antusias mulutku terus menggebu 31-1-2017 (00. mataku. seperti yang pernah Sudah cukup kesekian-kian kali.Seperti ini lah sayang Mengembalikannya pada kegelapan Seperti ini lah sayang. sekerumun semut kan datang memangsa” Cukup. segala jiwamu telah kembali? Supaya mimpi datang lalu meneguhkan. 30/1/2017 (1:19am) Jagalah kesehatan matamu Cukup. dan gelap Tinggalkan kami dengan tubuh rapuh ini Sayang. aku hanya ingin menutup mataku sekarang Menyekanya dari debu dan keringat keluh kesah Belum juga terkena ludah nyasar hasil iri hati tadi Sungguh malang mataku Aku masih ingin menutup mataku sekarang sepertinya begitu . bisakah kau ambilkan pisau pada Kau sadar kau sudah tua namun lupa foya-foya punggunku ini? Kau sadar kau tetap muda namun berfikir saja Baguslah. pindahkan pisau itu pada kepalaku susah Hingga terlihat semua yang pernah kita fikirkan Kau sadar kau bukan balita namun sudah lupa bersama. dipertontonkan padamu Untuk kali pertama aku cukup menyadari. “lubang markas semut tak pernah terlihat lebih besar dari serakahnya” Bila sudah berkali-kali aku benar Jika sadar adalah sebuah awal dari kemunafikan Sepertinya aku terlalu dini untuk mengeluh Sayang.27pm) 1-2-2017 Aku tetap memilih tuk tak sadarkan diri. kalo kau manusia Seperti ini lah sayang. apa kau sudah sadar. sudah terlalu banyak cahaya masuk Sepertinya aku terlalu pagi untuk bercerita Biarkan aku. Baguslah. sepertii yang pernah Agar dengan tenang ia dapat melihat terungkap untukmu Betapa rapuhnya ragaku “setitik kotor pada rasa.

atau hidup sengsara penuh cinta aku tidak pernah mati yang benar-benar tersenyum terbunuh. Aku dibilang yang terhina bila ku cupang leher dosa Seperti biasa. aku mengutuk seperti Tuhan 29-1-2017 (00. sambil tersenyum itu hal biasa .20am) Aborsi aku pernah merasakan sakit yang benar-benar sakit tergores pisau. ragu. aku seperti mengutuk dengan cinta ini aku memeluknya. dan kamu Hanya yang berbeda kali ini. tak sadar diri Hanya yang tak berubah. Aku dibilang tak beriman jika ku tertawai kitabnya. buah setengah matang hasil cinta aku pernah merasakan bingung yang benar-benar pusing tersesat. dosa seperti ini adalah indah Kias dari beberapa sepah perbuatan baik manusia Aku dibilang tak berdoa jika ku tolak tempat ibadahnya.Seperti biasa. bahkan terbentur tiang batu itu biasa aku menghilangkan nyawa. Tuhan neraka akan terasa indah bila dijalani berdua. bahkan tenggelam dalam parit sudah biasa aku dihadapkan dua pilihan dibunuh orangtuaku sendiri. tak sadar diri aku mati tanpa malu. Jika aku bersalah.