You are on page 1of 10

PERANCANGAN MESIN PENCACAH PLASTIK

Dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Sistem
Perancangan Teknik

Oleh :

Purwadyazi
061001600529

JURUSAN TENIK MESIN
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS TRISAKTI

JAKARTA
2017

.2. sifat insulasi yang baik dan mudah diwarnai. penanganan sampah plastik dengan sistem landfill maupun open dumping bukan merupakan pilihan yang tepat. • Merancang mesin pencacah botol plastik dengan menggunakan dengan mata pisau. diperlukan waktu puluhan atau ratusan tahun agar dapat terdegradasi sempurna.1. Hal ini dikarenakan oleh keunggulan plastik dibanding dengan jenis material yang lain seperti ringan. Mesin Pencacah Botol Plastik 1. maka penggunaan plastik akan semakin meningkat. • Merancang komponen-komponen mesin yang digunakan. mengkonversi sampah plastik menjadi bahan bakar dengan teknologi pirolisis merupakan pilihan yang sangat prospektif untuk daur-ulang plastik yang tidak dapat didaur-ulang secara mekanis karena pertimbangan keekonomian.1 Rancangan Mesin Pencacah Plastik 1. Untuk memaksimalkan kapasitas reaktor di dalam proses pirolisis. Tujuan dan Manfaat Penelitian Tujuan dan manfaat penelitian ini adalah: • Merancang mesin pencacah botol plastik yang optimal atau efektif. salah satu caranya adalah dengan dilakukan pencacahan terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam reaktor. Gambar 1. Seiring dengan perkembangan ekonomi. Tujuan dari makalah ini adalah untuk membuat rancang bangun mesin pencacah plastik sebagai bagian dari sistem pirolisis terintegrasi yang akan diimplementasikan pada skala komunal bank sampah. Latar Belakang Plastik merupakan salah satu jenis sampah yang volumenya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Oleh karena itu. kuat. maka densitas plastik yang sangat rendah harus ditingkatkan. 2 . Karakteristik sampah plastik yang berbeda dengan sampah organik adalah sulitnya terurai di dalam tanah. Oleh karena itu. tahan korosi.

1. Setelah itu dijabarkan dengan metode VDI 2221 LANGKAH KERJA METODE VDI 2221: 1. Merupakan metode pengumpulan data dan informasi yang diperoleh dengan membaca dan mempelajari buku. • Studi lapangan. diantaranya: • Studi pustaka. Observasi di lapangan untuk merencanakan dan mendesain dalam pembuatan mesin pencacah botol plastik dan mengumpulkan data. Perancangan wujud 4. Perancangan konsep 3. literatur dan hasil penelitian yang berhubungan dengan permasalahan yang akan dibahas.3. Metode Perancangan Metode penelitian yang digunakan dalam pembuatan mesin pencacah sampah botol plastik. Perancangan detail 3 . Penjabaran tugas 2.

Saringan ini akan sangat menentukan ukuran cacahan plastik yang keluar. Material sampah plastik yang sudah dibersihkan dimasukkan ke dalam mesin melalui corong masukan hingga mengenai pisau pencacah.1 Mesin Pencacah Plastik Prinsip kerja dari mesin pencacah plastik ini dengan menggerakkan pisau putar menggunakan motor bensin. (2014) yang menggunakan sistem crusher dan silinder pemotong tipe reel. Cacahan plastik kemudian keluar melalui saringan bawah dan corong keluaran. Hasil rancangan rangka dapat dilihat pada b. Pisau putar berfungsi untuk menghancurkan plastik yang dimasukkan dari corong masukan. 2. Saringan cacahan plastic Saringan ini berfungsi untuk memfilter plastik yang akan keluar mesin. Adapun komponen- komponen tersebut adalah sebagai berikut : a. BAB II STUDI PUSTAKA 2. Proses pencacahan plastik terjadi pada saat posisi pisau putar dan pisau tetap berhadapan atau berhimpit. Rancangan ini berbeda dengan yang telah dilakukan oleh Nur at al. c. Poros ini ditopang oleh 2 buah bantalan pada sisi kiri dan kanan poros. Pisau putar ditempatkan pada dudukan yang dipasang pada poros pemutar. Rangka Rangka berfungsi sebagai penyangga dan tempat dipasangnya komponen- komponen mesin seperti motor bensin. Saringan dibuat melengkung ke bawah untuk memudahkan cacahan plastik 4 .2 Perancangan Ada beberapa komponen yang dimiliki mesin pencacah ini. bantalan dan casing atas. Fungsi puli untuk mereduksi putaran mesin sesuai dengan kebutuhan. Pisau pencacah Rancangan pisau pencacah berjumlah 5 buah yang terdiri dari 3 buah pisau putar yang bergerak mengikuti putaran poros dan 2 buah pisau tetap yang menempel pada rangka mesin seperti ditunjukkan pada Gambar 3. pisau pencacah. Daya dari mesin ini ditransmisikan menggunakan puli dan sabuk. Desain saringan dibuat dengan diameter lubang sebesar 2 cm dan jarak antar lubangnya 3 cm seperti terlihat pada Gambar 4. Pada ujung poros dipasang puli sebagai pemutar poros dari hasil daya putaran motor bensin. Desain rangka dirancang untuk dapat menahan beban komponen-komponen tersebut.

Motor penggerak Motor penggerak yang digunakan adalah motor bensin dengan kapasitas 5. Penutup atas Komponen ini merupakan unit masukan material plastik dan sekaligus berfungsi sebagai pelindung agar supaya plastik tidak terpental keluar ketika terjadi proses pencacahan. kemudian dilanjutkan dengan proses fabrikasi. d.1 Rancangan Pencacah Plastik 5 . Setelah rancangan mesin pencacah plastik dibuat. Sabuk yang digunakan adalah sabuk V yang dibelitkan pada alur puli yang berbentuk V pula.keluar dari mesin. Besarnya diameter lubang sangat tergantung dari berapa besar ukuran plastik cacahan yang diinginkan. Rancangan lengkapnya dapat dilihat pada e.5 HP yang ditempatkan di bagian bawah mesin dan dihubungkan dengan sabuk sebagai penggerak poros mesin pencacah. Gambar 2. Bagian sabuk yang membelit pada puli mengalami lengkungan sehingga lebar bagian dalamnya akan bertambah besar dan menghasilkan cengkeraman yang lebih kuat. Puli sekaligus berfungsi untuk mereduksi putaran mesin sesuai dengan kebutuhan pencacahan. Bagian atas terdapat corong untuk tempat memasukkan plastik. Dengan desain yang menyudut/miring sangat efektif untuk mencegah plastik keluar ke atas akibat dari pukulan pisau cacah. Untuk plastik yang berukuran besar seperti ember harus dipotong terlebih dahulu supaya bisa masuk ke dalam corong tersebut. Sehingga saringan ini dapat dimodifikasi sesuai dengan keluaran produk yang dibutuhkan.

Sistematika perancangan sesuai metode VDI 2221 [10] 6 .Perancangan Mesin ini mengikuti tahapan sebagai berikut dalam metode perancangannya : gambar 2.2.

Dengan demikian ada kejelasan tentang spesifikasi peralatan yang akan dibangun. Jawabannya adalah: Peralatan yang digunakan untuk mencacah plastik. kontrol kualitas. RANCANGAN KONSEP Klarifikasi Tugas Dalam klarifikasi tugas beberapa pertanyaan yang sifatnya mendasar dan kritis yang harus dijawab terlebih dahulu:  Apa fungsi dari peralatan?  Untuk itu apa saja yang harus dirancang?  Bagaimana karakteristik mesin tersebut saat beroperasi . keselamatan.1. 7 .1. Persyaratan ini diurut menurut derajat prioritas dan sedapat mungkin disajikan secara kuantitatif. sinyal. Spesifiksi lengkap peralatan yang dirancang ditunjukkan pada Tabel 4. material. perakitan. perawatan dan biaya. gaya. kinematika. Setiap spesifikasi dikelompokkan sesuai dengan kebutuhannya yang meliputi kelompok demand (D) yaitu persyaratan yang harus dipenuhi oleh peralatan dan kelompok wishes (W) yaitu persyaratan tambahan berupa keinginan dari perancang ataupun pengguna. Diupayakan agar mesin tersebut dapat berfungsi menguraikan plastic dalam bentuk kecil dengan cara mencacah menggunakan pisau . BAB III HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 3. Daftar spesifikasi tersebut diabstraksikan tahap demi tahap sehingga didapat abstraksi perancangan yang merupakan masalah yang esensiil. produksi. pengoperasian. Selanjutnya dibuat spesifikasi menyeluruh dari peralatan yang dirancang yang meliputi geometri. energi.

5 x0. W  Komponen utama untuk rangka adalah besi hollow t W =1.  Dilengkapi dengan pisau steel untuk mencacah D  Menggunakan besi hollow dengan tebal 1.5 mm  Bahan mudah didapat di pasaran. D  Menggunakan motor untuk memutarkan poros D Material  Sebagian besar menggunakan produk lokal. W Keselamatan  Harus aman bagi operator.5 m dan D tinggi 1 m.5 mm.Tabel 4-1 Daftar spesifikasi peralatan Laboratorium Fenomena Dasar Mesin Halaman ½ TP: Team Jurusan Teknik Mesin peneliti D: demand Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti W: wishes D/ Perubahan Daftar Spesifikasi Mesin Pencacah Plastik W Geometris  Harus dapat bergerak bebas pada kondisi jalan rata.5 m. W  Ukuran hopper harus 0. D  Dimensi maksimum: panjang 0. kesehatan operator dan D lingkungan sewaktu dioperasikan.5 x 0. mundur dan belok. D  Digerakan secara manual saat positioning. D  Mengutamakan komponen jadi. lebar 0. D Kinematika  Harus dapat bergerak maju..  Tidak merusak jalan.5 m D Gaya  Dapat mencacah plastic hingga 700 gram/charging D  Pembebanan gaya pada poros utama (momen puntir) D Energi  Menggunakan roda troli untuk positioning. D  Rangka harus ringan. kaku dan kuat. D 8 .

D Kapasitas 14 kg/jam D Kontrol Kualitas  Harus lulus uji lapangan.  Mempunyai nilai jual yang terjangkau. D  Penggantian komponen dapat dilakukan di W lapangan. D Produksi Diproduksi oleh industri lokal. D  Memenuhi standar keamanan nasional (SNI). D  Bentuknya estetis. D  Ringan saat pengoperasian D Perawatan  Tidak memerlukan perawatan khusus. D  Mudah dipindah-pindah. W  Dapat ditempatkan di bawah chassis. Transportasi  Dapat dengan mudah di gerakan D Operasi  Dioperasikan oleh satu orang.Tabel 4-1 Daftar spesifikasi peralatan (lamjutan) Laboratorium Fenomena Dasar Mesin Halaman 2/2 TP: Team Jurusan Teknik Mesin peneliti D: Demand Fakultas Teknologi Industri Universitas Trisakti W: wishes D/ Perubahan Daftar Spesifikasi Mesin Pencacah Plastik W Ergonomik  Nyaman dan praktis sewaktu dioperasikan. W  Perusahaan tidak memerlukan biaya khusus W 9 . W Perakitan  Dilakukan di pabrikan. D  Tidak membutuhkan biaya perawatan W  Kebersihan mudah dilakukan D  Apabila terjadi kerusakan mudah untuk diperbaiki D Biaya  Dalam batasan biaya yang ditentukan oleh D pabrikan.

 Aman bagi kesehatan operator dan tidak merusak kondisi jalan. serta nilai jualnya terjangkau.  Bentuknya estetis dan nyaman serta praktis sewaktu dioperasikan.  Komponen menggunakan produk local dan mengutamakan komponen jadi.  Mesin dilengkapi pisau pencacah  Mencacah dengan 700 gram/charging.  Berkualitas. Abstraksi ke dua Abstraksi ke dua adalah proses mengubah data yang bersifat kuantitatif menjadi data yang bersifat kualitatif (bila masih ada) dan disimpulkan dalam bentuk persyaratan yang mendasar:  Msein dapat mencacah plastic dengan kapasitas 14 kg / jam . diproduksi dan dirakit di oleh industry local. Demikian pula data kuantitatif sedapat mungkin diubah menjadi data kualitatif. yang dapat bergerak fleksibel dengan mudah pada jalan yang rata. nyaman serta praktis sewaktu dioperasikan serta aman bagi kesehatan operator.5 m x 0.  Berkualitas.  Mempunyai nilai jual yang terjangkau.  Mudah dalam perawatan dan perakitan. mundur dan belok. Abstraksi ke satu adalah proses untuk menghilangkan hal-hal yang bersifat subjektif dan hal-hal yang kurang berhubungan dengan fungsi peralatan. maka daftar spesifikasi dapat diabstraksikan menjadi:  Mesin harus dapat bergerak bebas pada jalan rata.  Kapasitas mesin mampu memproduksi 14 Kg /jam  Menggunakan roda untuk postitioning.0 m  Harus dapat bergerak maju. Berdasarkan hal tersebut. mudah dalam perawatan serta bentuknya estetis.5 m x1.  Dimesni Maksimum 0. 10 .