You are on page 1of 13

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA KOMPUTASI

PRAKTIKUM VI– INTEGRASI NUMERIK DAN INTERPOLASI
KELAS F

Disusun Oleh:
Nama: Tri Andini Wati
NIM: 155090301111025
Hari/Tanggal Praktikum: Senin, 27 November 2017

LABORATORIUM KOMPUTASI
JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2017
A. Percobaan 1
Buatlah program untuk mencari luasan di bawah kurva dari
fungsi berikut:
𝑓 = 𝑋3
Dengan menggunakan metode trapesium.

Jawaban:
Metode Analitik:
dengan menggunakan metode trapezium, maka berlaku:
𝑛
𝑎𝑖 + 𝑎𝑖+1
∫ 𝑓(𝑥)𝑑𝑥 = ∑ ( ∆𝑥)
2
𝑖=1
Sehingga perhitungan analitiknya :
Ketika i=1
𝑛
𝑎𝑖 + 𝑎𝑖+1
∫ 𝑓(𝑥)𝑑𝑥 = ∑ ( ∆𝑥)
2
𝑖=1
Ketika i=2
𝑎 +𝑎 𝑎 +𝑎
∫ 𝑓(𝑥)𝑑𝑥 = ∑𝑛𝑖=1 ( 𝑖 2 𝑖+1 ∆𝑥)+( 𝑖+1 2 𝑖+2 ∆𝑥)
Dan seterusnya….

Metode Numerik:
Command Window:

1
Kode Program:

Penjelasan:
Program kali ini menggunakan metode trapezium untuk
mencari luasan di bawah kurva. Pada baris pertama
dideklarasikan fungsi yang telah diketahui pada soal yaitu fungsi
terhadap x, dimana fungsi tersebut sama dengan 𝑥 3 . Kemudian
di baris kedua, ketiga dan keempat di deklarasikan masukan
berupa variabel a, b dan n, dimana variabel tersebut masing-
masing menyatakan a sebagai masukan batas awal, b sebagai
masukan batas bawah, dan n sebagai input nilai banyak bagian
yang ingin dicari. Selanjutnya deklarasi perubahan x atau yang
biasa disebut delta x pada baris ke lima, dalam kasus lain delta x
sendiri dinyatakan sebagai h. dx menyatakan jarak perubahan x
yang dituliskan dalam rumuan dx=(b-1)/n. kemudian
menyatakan sum=0 pada baris ke enam, hal ini dimaksudkan agar
tiap penjumlahan sum akan ditambah satu nilai sum sebelumnya,
dan penjumlahan pertama nilai sum sebelumnya bernilai nol.
Kemudian mendeklarasikan step=a yang menyatakan bahwa
nilai dari step awal adalah sama dengan nilai a yang diberikan
pada masukan. Selanjutnya masuk pada tahap proses. Tahap
proses dimulai pada baris ke delapan, proses dilakukan
menggunakan perulangan for. Perulangan for dilakukan
sebanyak i yang dinyatakan pada baris pertama tahap proses.
Proses akan berhenti ketika perulagan for sudah dilakukan
sebanyak i yang diminta. Kemudian pada baris selanjutnya
2
dimasukkan rumus untuk melakukan proses perulangan for,
dalam program ini rumusan yang digunakan adalah
step=step+dx, yang menyatakan perulangan yang akan dilakukan
dengan menjumlah step sebelumnya dengan perubahan atau
perpindahan jarak atau delta x. Selanjutnya memasukkan rumus
untuk metode trapezium pada baris selanjutnya, hal ini dilakukan
karena pada soal diminta untuk menyelesaikan persamaan
dengan menggunakan metode trapezium sehingga yang
dimasukkan adalah rumus mencari luasan di bawah kurva
menggunakan metode trapezium. Kemudian program diakhiri
untuk selanjtnya masuk pada tahap hasil. Dinyatakan keluaran
yang ingin dihasilkan pada saat program di run. Dalam program
ini ingin dihasilkan keluaran dalam bentuk pecahan dengan nilai
3 angka di belakang koma yang menunjukkan hasil dari sum.
Sum tersebut menyatakan luasan yang dicari pada persoalan.
Selanjutnya program disimpan dan dilakukan run pada command
window.
Ketika program di run ditampilkan perintah input nilai a,
b dan n sesuai dengan input yang dinyatakan dalam program.
Kemudian setelah semua input dimasukkan maka keluar hasil
angka yang menyatakan nilai dari sum. Setelah dilakukan
perhitungan analitik, hasil yang dihasilkan sama, oleh karena itu
dapat disimpulkan bahwa program telah berhasil dibuat dan dapat
digunakan dalam perhitungan lainnya.

B. Percobaan 2
Buatlah program untuk mencari luasan dibawah kurva dari
fungsi berikut :
2
𝑓(𝑥) = 𝑥 3 ln(𝑥) sin(𝑥 2𝑥 ) cos(𝑥 exp(𝑥 2 ln(sin 𝑥))
dengan menggunakan metode simpson.

Jawaban:
Metode Analitik:
Dengan menggunakan metode simpson, maka berlaku:

𝐼 = (𝑦1 + 4𝑦2 + 𝑦3 ) + (𝑦3 + 4𝑦4 + 𝑦5 ) + (𝑦5 + 4𝑦6 + 𝑦7 ). ..
3

3

𝐼= [∑ 𝑓(𝑥𝑖) + ∑ 𝑓(𝑥𝑖) + ∑ 𝑓(𝑥𝑖)]
3
𝑏−𝑎
Dengan h= 𝑛
Sehingga nantinya diperoleh hasil berupa angka.

Metode Numerik
Kode Program :

Command Window:
Sebelum memasukkan nilai batas di plot terlebih dahulu ke grafik
menggunakan fungsi ezplot, supaya hasil yang diperoleh tidak
error. Sehingga didapat grafik sebagai berikut:

4
Penjelasan:
Tahap input atau masukan dalam program ini dimulai
dari baris pertama hingga baris ke sepuluh. Awalan atau input
dimulai dari input fungsi pada baris pertama. Fungsi yang
dimasukkan merupakan fungsi terhadap x dari
2
𝑥 3 n(𝑥) sin(𝑥 2𝑥 ) cos(𝑥 exp(𝑥 2 ln(sin 𝑥)). Kemudian
mendeklarasikan masukan a sebagai masukan batas awal, pada
baris selanjutnya b sebagai masukan batas akhir, kemudian
masukan nilai n sebagai masukan banyak bagian yang dicari.
Selanjutnya mendeklarasikan x=linspace(a,b,n) yang
menunjukkan bahwa a adalah batas bawah, b adalah batas akhir
dan n sebagai banyak bagian. Selanjutnya mendeklarasikan h
menggunakan rumusan h=(b-a)/n, dalam program ini h

5
menyatakan sebagai jarak perubahan x yang terjadi pada satu
bagian. Kemudian mendeklarasikan sum1, sum2, dan sum3
sama dengan nol, hal ini bertujuan agar perulangan yang terjadi
nantinya akan menambahkan sum sebelumnya pada tiap
perulangan dan untuk sum1 pertama atau sum2 pertama dan
sum3 pertama akan bernilai nol.
Selanjutnya masuk pada tahap proses, tahap proses
dilakukan pada baris ke 11 hingga baris ke 22. Tahap proses
dilakukan dengan menggunakan perulangan for. Perulangan for
pada program ini dilakukan 3 kali, yaitu untuk menentukan nilai
sum1, kemudian sum2, kemudian sum 3 yang ketiganya
dilakukan pada batas masing-masing, pada a perulangan
dilakukan dari i=1:2:n-2 hal ini berarti perulangan dimulai dari
i=1 hinnga n-2 dengan lompatan sebesar 2. Kemudian pada
sum2 dilakukan perulangan dari i=2:2:n-1 hal ini dikarenakan
i=1 sudah digunakan pada sum1 sehingga perulangan sum2
dimulai dari i=2, lompatan yang terjadi sebesar 2 sama dengan
sum1, batas akhirnya juga n-1 karena batas n-2 telah digunakan
oleh sum1 dan perulangan sum2 akan berakhir pada n-1.
Sedangkan untuk sum3 dimulai dari i=3:2:n. perulangan sum3
dimulai dari 3 karena 1 dan 2 telah digunakan pada sum1 dan
sum2 sehingga perulangan dapat dilakukan pada titik ke tiga.
Perulangan dilakukan dengan lompaan i sebesar 2 da berakhir
pada n karena n-2 dan n-1 telah digunakan oleh sum1 dan sum2.
Selanjutnya masuk dalam tahap hasil, tahap hasil dimulai
dengan pernyataan rumus untuk mencari luasan di bawah kurva
dengan menggunakan metode simpson. Kemudian dinyatakan
keluaran yang ingin dihasilkan, dalam program ini keluaran
yang diharapkan adalah beruda nilai integral dalam bentuk
pecahan dengan 3 angka di belakang koma, hal tersebut
dinyatakan dalam bentuk %.3f. kemudian program disimpan
untuk dilakukan run pada command window. Sebelum
melakukan run pada command window sebaiknya fungsi di plot
dulu pada grafik untuk mengetahui batas yang ingin dicari agar
tidak terjadi error. Kemudian setelah diketahui batasnya
dilakukan run dengan memanggil nama folder program yang
telah dibuat. Selanjutnya input dimasukkan dan didapatkan hasil
integral yang menyatakan luasan di bawah kurva fungsi yang

6
ada pada soal. Sampai pada tahap ini, program dikatakan telah
berhasil dan dapat digunakan pada perhitungan selanjutnya.

C. Percobaan 3
Buatlah program menggunakan metode interpolasi untuk
menyelesaikan soal berikut:
Diketahui :
B1=(-5,6)
B2=(-1,-8)
B4=(5.5,12.25)
Berapakah nilai y pada B3?

Jawaban:

Metode analitik:

Untuk mnentukan nilai y menggunakan metode interpolasi maka dapat
digunakan rumus sebagai berikut:
𝑥−𝑥2 𝑥−𝑥3 𝑥−𝑥1 𝑥−𝑥3 𝑥−𝑥1 𝑥−𝑥2 𝑦
= 𝑦1 ( . )+𝑦2 ( . )+ 𝑦3 ( . )
𝑥1−𝑥2 𝑥1−𝑥3 𝑥2−𝑥1 𝑥2−𝑥3 𝑥3−𝑥1 𝑥3−𝑥2

Dengan memasukkan nilai x dan y yang telah diketahui akan didapatkan
hasil nilai y pada B3.

Kode program

7
Command window

8
Penjelasan :

Tahap awal dari program no 3 kali ini dimulai dengan
menyatakan program sebagai fungsi dengan nama inteegral1
(x,X,Y). hal tersebut dilakukan agar program dapat disimpan
sebagai fungsi baru pada matlab. Selanjutnya dilakukan dengan
memasukkan nilai X dan Y yang diketahui pada soal agar
perhitungan yang dilakukan oleh program yang melibatkan nilai
X dan Y dapat dilakukan. kemudian mendeklarasikan x=0 hal ini
dikarenakan pada soal diminta nilai y pada saat x=0. Kemudian
menyatakan junmlah data yang ada yaitu sebanyak 3. Sehingga
perulangan dilakukan sebanyak data yang ada. Pada baris
selanjutnya dilakukan deklarasi y=0, hal ini karena nilai y yang
akan dicari perhitungannya dilakukan dengan menggunakan
perulangan sehingga nilai y awal harus ditentukan ketika nanti
nilai y sebelumnya akan ditambahkan pada proses perulangan
untuk menentukan niai y.

Selanjutnya masuk pada tahap proses. Proses dilakukan
dengan menggunakan perulangan for, perulangan dilakukan
sebanyak i yang telah ditentukan yaitu dari 1 hingga n=3.
Perulangan pertama dilakukan terhadap nilai batas bawah dan
batas atas dengan nilai yang telah ditentukan, sedangkan
perulangan kedua dilakukan menggunakan fungsi if yang
menyatakan jika i dan j adalah sebuah bentuk yang sama
kemudian diikuti oleh rumusan untuk menentukan batas bawah
dan batas atas dengan menggunakan perulangan for. Selanjutnya
proses dihentikan dan masuk ke tahap proses selanjutnya yaitu
proses penentuan harga atau nilai dai y dengan menggunakan
rumusan interpolasi, karena dalam program ini diinginkan hasil
keluaran dari hasil perhitungan interpolasi. Selanjutnya tahap
proses diakhiri.

9
Kemudian masuk pada tahap hasil yang dinyatakan
dengan sprintf yang akan menampilkan hasil data dengan format
tertentu, format yang digunakan dalam program ini adalah bentuk
pecahan dengan 3 angka di belakang koma dan dinyatatakan
sebagai “intepolasi di titik B3 adalah=” yang ditampilkan berupa
data x dan y. Selanjutnya program disimpan untuk dilakukan run
pada commang window. Pada saat program di run dengan
memanggil nama fungsi dari prigram yang telah dibuat, maka
muncul “harga” dari i=1 hingga i=3 seperti yang dideklarasikan
pada proses, kemudian muncul “intepolasi di titik B3 adalah=”
sebanyak 2 kali dengan disertai nilai yang berbentuk pecahan
dengan 3 angka dibelakang koma. Sehingga sampai pada tahap
ini program dapat dinyatakan berhasil dan dapat diterapkan pada
perhitungan lainnya.

Lampiran :
Common history

10
11
12