You are on page 1of 3

Analisis Data

Praktikum ini dilakukan dengan memotong tudung akar bawang merah (ALlium cepa)
guna mengetahui fase-fase pembelahan mitosisnya. Akar bawang yang digunakan berasal dari
perendaman 1/3 bagian bawang merah menggunakan aquades hingga muncul akar selama sekitar
5-6 hari. Pada hari keenam, dilakukan pemotongan akar bawang sepanjang 2 cm tepat pukul
00.00 dan kemudian akar yang telah dipotong direndam dalam botol vial yang berisi larutan
FAA.

Akar bawang yang sudah direndam dalam botol bawang kemudian diletakkan di atas
cawan petri dan ditetesi alcohol 70%, kemudian ditunggu selama 4 menit. Alcohol kemudian
dihisap dan akar bawang ditetesi dengan HCl 1N secukupnya dan ditunggu hingga 4 menit.
Setelah itu, sisa HCl dihisap dengan kertas hisap dan akan terlihat bagian tudung akar yang
berwarna paling putih. Bagian inilah yang kemudian dipotong dan dicacah hingga halus di atas
kaca benda. Hasil cacahan akar kemudian ditetesi dengan 1-2 tetes asetocarmin, ditutup dengan
kaca benda lalu difiksasi agar warna melekat tetapi tidak sampai menjadi gosong. Kemudian
cacahan akar bawang tersebut diamati tahapan pembelahan mitosisnya di bawah mikroskop.

Dari hasil praktikum yang telah dilakukan, terlihat jika pada akar bawang mengalami 4
fase mitosis, yaitu profase, metaphase, anaphase, dan telofase. Tahap profase ditandai dengan
bulatan gelap yang berada di tengah sel. Pada tahap metaphase, bulatan tersebut sudah
membentuk struktur kromosom di tengah sel, yang kemudian saling terpisah ke kutub yang
berbeda dengan membentuk benang spindle pada tahap anaphase hingga kemudian membentuk
nucleus baru yang diikuti dengan sitokinesis.
Pembahasan