You are on page 1of 10

1.

Contoh Cerita Hewan Fabel Terbaru: Burung Bangau dan Seekor
Anjing
Suatu hari seekor anjing pergi mencari makanan ke sebuah danau, disana terkadang terdapat
beberapa makanan terkadang pula tidak sama sekali ada makanan untuk sang anjing. Sang
anjing menggunakan penciuman, mata dan telingannya untuk mencari makanan hingga ketika
dia berjalan sang anjing mencium bau anyir lalu dia mengikuti arah bau itu dan sampailah dia
tepat dimana bau itu berasal namun dia tidak menemukan ikan itu di tanah maupun dekat air
danau. Ketika dia melihat ke atas ternyata seekor bangau bertengger di sebuah pohon,
paruhnya yang besar sedang memegang ikan di paruhnya. Burung bangau itu bukanlah burung
yang sering dilihat oleh sang anjing.

Sang anjing tersenyum bahagia karena dia telah menemukan makanan, meskipun makanan itu
dipegang oleh seekor burung bangau yang besar “ah aku tidak perlu mencari ke tempat yang
jauh karena aku sudah menemukan makanan yang aku cari dan makanan itu cukup untuk
membuatku kenyang.” pikir sang anjing. Sang anjing kini melihat sang burung bangau yang
bertengger di pohon itu dengan penuh rasa kagum lalu sang anjing berkata sambil berteriak
dengan keras “hai burung yang indah dan cantik, kau kelihatan sangat indah ketika bertengger
di dahan itu.” sang burung bangau menoleh ke arah sang anjing dengan memiringkan
kepalanya dia memperhatikan sang anjing dengan sangat curiga, sang burung bangau tetap
menutup paruhnya dan tidak membalas sahutan sang anjing.

“Lihatlah kakimu yang besar dan kuat itu” kata sang anjing “tubuhmu yang besar dan warna
bulumu yang cerah seperti pelangi, sayapmu yang lebar itu sangat cantik dan paruhmu yang
panjang itu sangat indah.” rayu sang anjing, “burung indah seperti dirimu pasti memiliki suara
yang cukup bagus dan merdu, kau adalah burung sempurna ketika kau bernyanyi dengan indah
dan aku akan memujimu selayaknya sang ratu burung yang indah.” Mendengar rayuan sang
anjing yang begitu membuat senang sang burung bangau, sang burung bangau kini lupa akan
rasa curiga dan ikan besar yang dipegang oleh mulutnya.

Sang burung bangau ingin sekali disebut-sebut sebagai sang ratu burung dan kini dia membuka
mulutnya dan mengeluarkan suara-suaranya yang cukup keras. Tidak sadar sang burung telah
menjatuhkan ikan besarnya ke dekat sang anjing.

Sang anjing berhasil mengelabui sang burung, ketika ikan itu jatuh ke tanah sang anjing
menginjak itu sambil berkata “Kau memang burung besar dan cantik, kau memiliki suara
meskipun tidak semerdu burung lain tapi dimanakah otakmu kau menjatuhkan ikan yang cukup
besar ini, aku sangat berterima kasih.” Sang anjing menggigit dan pergi dari sang burung sambil
tersenyum manis dan sang burung kini menyesali perbuatannya.

Pesan moral dari Contoh Cerita Hewan Fabel : Burung Bangau dan Seekor
Anjing adalah kesombongan akan membuat kita lupa diri, sehingga
merugikan kita dimasa yang akan datang. Hati-hati dalam menerima pujian
karena bisa saja pujian justru akan menjatuhkan kita.
2. Contoh Cerita Hewan Fabel Terbaru: Kijang dan Seekor Kambing
Suatu hari seekor kijang keluar dari sebuah hutan untuk mencari makanan, kijang itu pergi ke
sebuah peternakan kambing dimana disana terdapat berbagai macan makanan dan berharap
dia bisa meminjamnya dari para kambing tapi dia berniat untuk tidak mengembalikan apa yang
telah dia pinjam. Sang kijang harus menempuh jarak yang jauh untuk mencapai tempat

dia seenaknya saja membawa sesuatu yang bukan miliknya tanpa merasa bersalah. sehingga orang lain akan sulit percaya dikemudian hari.” tegas sang kambing “tuan kijang.peternakan kambing. lagi pula aku ini makhluk yang dapat dipercaya. kau bisa saja lari ketika aku menagih hutangmu padaku.” kata sang kijang “Serigala katamu?” teriak sang kambing “aku mengenal sang serigala dengan sangat baik.” kata sang kambing “tuan kambing kata-kataku ini mampu kau pegang sang serigala bisa menjamin kejujuran ku. aku takut sang kijang hanya memperdayaiku “apa jaminan jika aku meminjamkan gandum ini kepadamu dan jika aku menagihnya kau tidak akan lari dariku?” Tanya sang kambing dengan tegas “yakinlah padaku wahai tuan kambing. Sang kucing kota mengunyah makanan-makanan hidangan itu dengan sangat sopan meskipun itu hanyalah sekedar basa-basi belaka. sang kijang memohon kepada sang kambing untuk meninjamkannya karena dia tidak memiliki makanan lagi dan sulitnya mencari makanan di hutan. dan sang kucing desa hanya mendengarkan cerita itu. Hingga akhirnya mereka tidur berdua dengan tenang dan nyaman di atas rerumputan dan jerami kering di bawah sebuah pohon yang rindang hingga ayam berkokok menandakan pagi . dia memang mahkluk yang dapat dipercaya. Contoh Cerita Hewan Fabel Terbaru: Kucing Kota Dan Kucing Desa Suatu hari di saat matahari hampir tenggelam seekor kucing kota dengan bulu lebat dan menawan datang menjenguk saudaranya di sebuah desa. 3. Sang kucing desa sangat tertarik mendengar cerita dari kucing kota itu sang kucing ingin sekali mencicipi bagaimana enaknya hidup di sebuah perkotaan yang penuh dengan makanan. Sang kambing tidak mempercayai kata-kata yang keluar dari mulut seorang penjahat maka dari itu dia tidak meminjamkan gandumnya kepada sang kijang dan pergi meninggalkan sang kijang.” kata sang kijang meyakinkan sang kambing. Mendengar penjelasan sang kambing. mungkin anda sama seperti tuan serigala.” jawab sang kijang sambil meyakinkan sang kambing.” singgung sang kambing “bahkan saking jujurnya apapun yang dia mau dia ambil dan tidak pernah aku melihat apa yang dia ambil itu dikembalikan. Sang kambing tidak percaya begitu saja dengan apa yang telah dikatakan sang kijang “Kenapa aku harus meminjamkan gandum ini kepadamu?” Tanya sang kambing dengan curiga “karena di hutan sulit sekali mencari makanan. sang kambing berpikir jika dia meminjamkan gandum ini kepada sang kijang apa sang kijang tidak akan kabur jika aku menagihnya karena larinya lebih cepat dariku.” kata sang kijang “aku akan mengembalikan apa yang telah aku pinjam dan aku tidak akan lari jika kau menagih padaku. Sang kambing tetap saja tidak mempercayainya “aku masih tidak percaya. Sang kucing desa menjamu sang kucing kota dengan makanan yang sederhana. Pesan moral dari Contoh Cerita Hewan Fabel : Kijang dan Seekor Kambing adalah perbuatan buruk yang pernah dilakukan oleh seseorang akan diingat.” jelas sang kambing. Ketika sang kijang menghampiri sang kambing dia bertanya kepada sang kambing mengenai benda yang dia bawa dipunggungnya dan sang kambing menjawab bahwa benda itu adalah sekantong gandum terbaik diladang petani dan gandum itu merupakan gandum pilihan. setelah sampai disana dia melihat seekor kambing membawa sesuatu dipunggungnya sang kijang penasaran dengan benda yang ada dipunggung sang kambing kemudian dia mendekati sang kambing sambil memasang wajah sedih. kucing desa amat senang dengan kedatangan sang kucing kota. sang kucing kota berbincang-bincang mengenai pengalamanya.

Pada suatu hari si rusa berjalan-jalan di pinggir danau. Cerita Hewan Fabel Terbaru: Dongeng Rusa dan Kura-Kura Hiduplah seekor rusa pada zaman dahulu. Ia sangat sombong lagi pemarah. hei kura- kura! Engkau hanya mondar-mandir saja namun berlagak tengah mencari sumber penghidupan!” Si kura-kura berusaha menjelaskan. kini dia kembali ke desa dengan makanan yang sederhana namun penuh dengan kedamaian dan ketenangan. namun si rusa tetap marah. dia mencium aroma yang sangat enak dan lezat hingga semangat makannya kini meningkat. Dengan penuh amarah penghuni rumah mengambil sapu lalu memukul sang kucing desa. “Jangan berlagak engkau. dan hidupku tidak tenang ketika aku akan mencicipi makanan di meja itu sebilah kayu menghantam tubuhku. Sering ia meremehkan kemampuan hewan lain. sang kucing desa merasa ketakutan dengan kelakuan penghuni rumah dia berlari menjauh darinya. . memang benar dia mendapatkan makanan dari penghuni rumah namun makanan itu adalah makanan sisa seperti tulang belulang. Pesan moral dari Contoh Cerita Hewan Fabel : Kucing Kota Dan Kucing Desa adalah bersyukurlah atas apa yang kita miliki saat ini. Si rusa tiba-tiba marah mendengar jawaban si kura-kura.” jawab si kura-kura. Tidak lama kemudian penghuni rumah datang dan melihat sang kucing desa telah berada di meja makan mengendus-ngendus makanan mereka. Sampailah mereka di sebuah rumah yang cukup besar dan mewah ketika mereka masuk sang kucing desa kaget dengan makanan di atas meja. kemudian kau harus mendekatinya sambil meminta-minta dan mengesek-gesekan tubuhmu ke penghuni rumah itu maka cara itu akan berhasil kau pasti mendapatkan makanan dari penghuni rumah. Ketika tidur semalam sang kucing desa bermimpi hidup di sebuah kota dengan segala kemewahaannya hingga dia mau ketika sang kota mengajaknya untuk pergi ke kota bersamanya dengan janji bahwa sang kucing kota akan memberikan kesenangan. 4. “Kura-kura. si rusa mengancam akan menginjak tubuh si kura-kura. Ia bertemu dengan kura-kura yang terlihat hanya mondar-mandir saja. Sang kucing desa kecewa dengan keadaannya di kota dia berbicara kepada sang kucing kota “aku memang memiliki kemewahan disini tapi apa mewahnya jika aku hanya mendapatkan sisa makanan. Lalu mereka berdua berangkat ke kota dengan penuh harapan.hari telah tiba.” lalu sang kucing keluar dan meninggalkan kota tersebut. lalu sang kucing kota menjelaskan kepada kucing desa bahwa bukan begitu cara mendapatkan makanan disini. sang kucing desa mencoba apa yang dikatakan sang kucing kota. Si kura-kura yang jengkel akhirnya menantang untuk mengadu kekuatan betis kaki. Bahkan. apa yang sedang engkau lakukan di sini?” “Aku sedang mencari sumber penghidupan. kemewahan dari kehidupan kota.” jelas sang kucing kota. “Pertama biarkan para penghuni rumah makan dengan tenang.

semampu yang engkau bisa lakukan!” Si kura-kura tidak bersedia melakukannya. Akibatnya tubuh si kura-kura terbenam ke dalam tanah. Ketika hampir tiba di dekat tubuh si rusa. Pesan Moral dari Cerita Hewan Fabel : Dongeng Rusa dan Kura-Kura adalah jangan sombong dan meremehkan kemampuan orang lain. Ia pun meninggalkan si kura-kura. Ditemukannya si rusa setelah beberapa hari mencari. Ketika si rusa mengayunkan kakinya. si kura-kura segera memasukkan kaki-kakinya ke dalam tempurungnya. “Bersiaplah Rusa.” Si rusa kian marah mendengar ucapan si kura. Keledai dan Macan Tutul Suatu hari seekor keledai pergi mencari seekor anjing gunung ke sebuah gunung yang sangat tinggi. Ia pun bersiap-siap untuk menendang. Seketika itu si rusa yang sombong itu pun mati. kesombongan hanya akan mendatangkan kerugian dan penyesalan di kemudian hari. Si Rusa menyangka si kura-kura telah mati. kini giliranku untuk menendang. mereka menangkap hewan-hewan dengan kerjasama yang baik hewan apapun bisa mereka tangkap dengan mudah mereka berburu mulai dari pagi hari sampai dengan sore hari. ia pun menaikkan tubuhnya hingga tubuhnya melayang. “Jika aku menendang betismu. kini sang keledai dan anjing gunung pergi ke hutan lebat itu namun sebelum mereka memasuki hutan itu sang keledai menemui seekor mancan tutul yang sedang tiduran di sebuah pohon besar. keledai itu sengaja mencari anjing gunung untuk berburu bersama di sebuah hutan yang cukup lebat dan tidak lama keledai itu menaiki gunung akhirnya dia menemukan seekor anjing gunung sedang berjalan. Ia lalu menggelindingkan tubuhnya. Setelah seminggu berusaha. Ia lantas menginjak tempurung si kura-kura dengan kuat.kura. Begitu kerasnya tempurung si kura- kura mengena hingga hidung si rusa putus. “Tendanglah sekeras-kerasnya. Ia lalu mencari si rusa. Ia pun meminta agar si kura-kura menendang betisnya terlebih dahulu. jangan ragu-ragu!” Si kura-kura bersiaga dan mengambil ancang-ancang di tempat tinggi. Si kura-kura berusaha keras keluar dari tanah. “Kerahkan segenap kemampuanmu untuk menendang betisku. Ketika dirasanya tepat. engkau akan jatuh dan tidak bisa membalas menendangku.Si rusa sangat marah mendengar tantangan si kura-kura untuk mengadu betis. Mereka berhasil . Ayo. Katanya. Ia berancang-ancang. 5.” Si rusa hanya memandang remeh kemampuan si kura-kura. Sang keledai kemudian mengajak macan tutul itu pergi berburu bersama dan macan tutul itupun menerima ajakan sang keledai. si kura-kura akhirnya berhasil keluar dari tanah. Setelah sang keledai mengumpulkan teman berburunya yaitu Anjing gunung dan Macan Tutul kini mereka pergi bersama-sama memasuki hutan lebat untuk berburu bersama. Si kura-kura mengincar hidung si rusa. ia pun menendang dengan kaki depannya sekuat- kuatnya. Kemudian anjing itu dia ajak untuk berburu bersama dan akhirnya anjing gunung itu menerima ajakan dari sang keledai. Cerita Hewan Fabel Terbaru: Anjing Gunung. Tendangan rusa hanya mengenai tempat kosong. Si rusa sangat marah mendapati tendangannya tidak mengena.

kijang dan uncal. Hewan hasil buruan mereka terdiri dari seekor kelinci. rusa. Melihat pembagian itu sang macan tutul sangat marah kemudian dia menerkam sang keledai hingga keledai itu mati dan kini tumpukan makanan telah bertambah. Ketika itu ular air juga melihat kehadiran sang kadal lalu mendekatinya. “Kenapa kau menghindar dariku? Aku tidak memakan mu aku telah kenyang memakan ikan kecil yang ada di kolam itu” kata sang ular “jadi kau ingin sebuah petualangan yang seru” kata ular sambil mendesis “Ya itu benar aku ingin sekali . Kata sang kadal.mengumpulkan hewan-hewan tangkapannya kemudian mereka bawa ke tempat terbuka dan mereka tumpuk hewan-hewan hasil buruan mereka. dia sangat ingin berpetualang ketika dia berjalan dipinggiran kolam sambil mengeluarkan lidahnya dia melihat sesuatu muncul dari dalam air hal pertama yang dilihat oleh kadal itu adalah sebuah kepala yang melenggak lenggok kesana kemari seperti sedang mencari sesuatu kemudian kadal itu mendekati mahkluk yang muncul dari dalam air itu dan dia sedikit kaget ternyata dia melihat seekor ular air. Keledai dan Macan Tutul adalah sifat serakah dan curang akan membuat orang lain menjauhi kita. aku hanya ingin mencari sebuah petualangan”. setelah sang keledai menghitung dia membagikan hewan-hewan itu secara adil dengan membagi tiga bagian yang sama banyak. Sang macan tutul menunjuk sang keledai untuk membagi hewan-hewan itu “Keledai silahkan kau bagi makanan-makanan itu” Perintah sang macan tutul lalu keledai itu menghitung dengan cermat hewan tangkapan itu. Kemudian sang macan tutul menoleh ke arah anjing gunung “Sekarang kamu bagikan hewan-hewan itu”. kambing. Perintahnya dengan marah. dia berjanji tidak akan bekerjasama dan membantu macan tutul di kemudian hari. Tanya sang macan tutul “Ya aku belajar dari sang keledai” jawab anjing gunung itu sambil pergi dari hadapan sang macan tutul “aku juga tidak mau mengulangi nasib sama dengan keledai itu” celetuk sang anjing. Macan tutul yang tadinya marah kini mulai reda dia melihat keputusan sang anjing gunung dengan tersenyum “Kau sangat pandai dalam mengambil sebuah keputusan wahai anjing gunung. kini waktunya mereka membagi- bgaikan hewan tangkapan mereka. kini sang anjing gunung mendekati makanan itu dia menumpukan kembali hewan-hewan yang telah dibagikan oleh sang kedelai menjadi tumpukan yang besar kemudian dia menggigit seekor kelinci di mulutnya untuk dirinya sendiri. itupun hanya seekor kelinci yang dagingnya sangat kecil dan tidak begitu berarti untuk sang macan tutul. 6. Dalam hatinya anjing gunung sangat kecewa dengan keserakahan macan tutul. kau membagikan makanan ini dengan sangat adil apakah kau mempelajarinya dari sang keledai?”. Cerita Hewan Fabel Terbaru: Kadal dan Ular Air Disebuah kolam yang cukup besar dan dalam seekor kadal sedang berjalan di pinggiran kolam kadal itu sedang mencari kegiatan baru kadal itu sangat ingin mencoba sesuati yang baru. Dan pada suatu saat kita butuh bantuan orang lain mereka tidak akan mau membantu. Pesan Moral dari Kumpulan Cerita Hewan Fabel : Anjing Gunung. kerbau. setelah sampai dekat dengan sang kadal ular itu meninggikan kepalanya dan berkata :”Apa yang sedang dilakukan oleh seekor kadal gemuk ini dipinggiran kolam?” kadal itu menjauh dari sang ular karena dia takut dimangsa olehnya “Aku hanya sedang mencari kegiatan baru.

Lalu sang kadal mencari tali di pinggiran kolam dan dia mendapatkan nya. Daun jagung itu sering dimakan oleh kelinci sehingga tanaman jagung itu tidak dapat tumbuh dengan baik dan jika tanaman itu tidak tumbuh dengan baik hasil panen jagung juga akan sangat berkurang. Anjing itu memiliki kemampuan berlari tanpa . Jawan sang kadal “apa kau mau menyebaranginya aku akan membantunya” ajak sang ular. ketika dia berjalan anjing itu mencium bau kelinci dari kejauhan anjing itu mengikuti arah bau itu sampai akhirnya dia melihat seekor kelinci sedang asik memakan pucuk jagung yang masih muda.mencoba sesuatu yang baru” kata sang kadal dengan penuh semangat “apa kau pernah melewati kolam ini sendiri?” Tanya sang ular. penciuman anjing itu sangat tajam bahkan anjing itu mampu mencium bau kelinci dari jarak yang sangat jauh. Anjing itu berjalan perlahan mendekati kelinci tersebut ketika dia sudah sangat dekat dengan kelinci itu sang anjing langsung mengejarnya dengan sangat cepat. ketika hal itu akan dilakukan oleh sang ular tiba-tiba tibuhnya tertarik ke atas dia mencoba melepaskan diri dengan sekuat tenaga namun hal itu percuma ternyata sang kadal disambar oleh seekor burung alap- alap sehingga tubuh ular itu bergelantungan di udara. setelah itu sang kadal menalikan kaki depannya ke ekor sang ular dengan sangat kuat. namun sang kelinci mendengar langkah anjing itu karena kelinci memiliki telinga yang panjang dan sangat peka terhadap suara. aku akan menarikmu kepermukaan”. Sang kadal sangat ingin sekali menyebranginya dan tanpa berpikir panjang kadal itu menerima ajakan dari sang ular “Baiklah kalo begitu carilah sesuatu yang bisa dijadikan sebagai tali!” Pinta sang ular “Untuk apa tali itu?” Tanya sang kadal dengan heran “Tali itu untuk kau ikatkan ke ekorku ketika kita berenang menyebrangi kolam ini kau tidak akan tenggelam. jelas sang ular. maka dari itu sang petani menempatkan seekor anjing terlatih di perkebunan itu. Pada suatu pagi anjing itu bangun dari tidurnya kemudian dia berjalan mengitari perkebunan jagung itu sambil mengendus-ngendus bau hewan lain dengan hidung nya. “Aku tidak pernah melewatinya kolam ini terlalu luas untuk aku sebrangi meskipun aku bisa sedikit berenang tapi aku takut untuk menyebrangi kolam ini dari satu tepian ketepian lainnya”. 7. Setiap hari anjing itu berkeliaran memeriksa hewan pengganggu tanaman jagung di perkebunan petani. Selesai itu kini sang ular dan sang kadal berenang menyebrangi kolam luas itu namun di tengah-tengah kolam sang ular berpikir untuk menenggelamkan sang kadal sebelum mencapai tepian. Cerita Hewan Fabel Terbaru: Kelinci dan Anjing Petani Disebuah perkebunan jagung yang cukup luas terdapat seekor anjing petani sedang mencari kelinci yang berkeliaran untuk dimangsa. Pesan Moral dari Kumpulan Cerita Hewan Fabel : Kadal dan Ular Air adalah jauhkanlah diri kita dari niat buruk. Kelinci itu menhindari sang anjing dengan cepat dia melompat dengan sangat cepat dan lompatan kelinci itu sangat jauh. Sang anjing terus mengejarnya meskipun kelinci itu semakin menjauh dari jarak sang anjing namun sang anjing tidak menyerah begitu saja. Anjing itu dilatih untuk mengejar hewan pengganggu perkebunan jagung ketika jagung masih muda. Saat itu sang alap-alap melihat bukan hanya kadal saja yang dia tangkap namun begitu juga seekor ular air dimana ekornya terikat pada kaki sang kadal. karena hanya akan merugikan kita dikemudian hari.

Cerita Hewan Fabel Terbaru: Kuda yang memakai kulit harimau Seekor kuda sedang berjalan dari sebuah ladang gandum menuju sebuah hutan yang lebat. 8. anjing itu mulai mengendus-ngendus bau sang kelinci dan tidak lama kemudian dia menemukan kelinci itu kini dia mengejarnya lebih cepat dari sebelumnya namun sang kelinci itu tidak dapat dia kejar hingga akhirnya anjing itu menyerah dan tidak melakukan pengejaran terhadap kelinci itu lagi. kuda itu bergegas mencari tempat untuk bersembunyi. Akhirnya dia menemukan semak-semak yang cukup gelap untuk bersembunyi dan kuda itupun masuk ke semak-semak dengan menggunakan kulit harimaunya. Meskipun demikian sang kelinci yang sangat cepat melompat menghindari kejaran anjing itu membuat anjing itu kehilangan jejaknya. kuda itu telah puas memakan gandum yang ada di ladang itu dia terlihat gembira karena tidak ada petani gandum menjaga ladangnya. Sang kuda hanya tertawa setelah domba- domba itu berlarian dia amat senang sekali menjaili domba-doma itu. Pesan Moral dari Kumpulan Cerita Hewan Fabel : Kelinci dan Anjing Petani adalah jika kita memiliki keinginan dan semangat yang kuat untuk mewujudkan apa yang kita inginkan.henti sehingga dia mampu mengejar sang kelinci tanpa kelelahan. Tempat itu harus terlihat gelap dan sering dilalui oleh beberapa hewan hutan. Lalu sang kuda kembali bersembunyi kedalam semak-semak dia menunggu hewan lain datang melewati semak-semak itu dari kejauhan terlihat seekor tapir berjalan sambil mengunyah sesuatu dimulutnya. memang apa perbedaan yang kau maksudkan itu?” Sang anjing menjawab “Aku berlari untuk menangkap makanan sedangkan dia berlari mempertahankan hidupnya. tapir itu berjalan dengan sangat lambat mendekati semak-semak namun ketika kuda itu meloncat ke arah tapir itu sang tapir terkejut dan lari sekencang-kencangnya . sebuah keinginan akan menentukan kerasnya sebuah usaha”. Ketika domba-domba itu melewati kuda yang sedang bersembunyi kuda itu meloncat ke arah domba-domba itu dan serentak domba-domba itu berlarian kesana kemari mereka ketakukan dengan kulit harimau yang di pakai oleh kuda itu. Kuda itu mencoba memakai kulit harimau itu dan ternyata pas ditubuhnya. maka cepat atau lambat keinginan itu pasti akan terwujud. Ternyata kejadian itu ditonton oleh seekor burung gagak yang sedang bertengger di sebuah pohon yang daunnya sedang gugur ketika anjing itu melewati pohon tersebut sang gagak bertanya kepadanya “Ternyata kelinci itu lebih kencang dibandingkan dengan dirimu” kemudian sang anjing berkata dengan tenang “Apa kau tidak melihat perbedaan yang begitu mencolok antara aku dengan kelinci itu?” sang gagak menjawab “aku tidak melihat perbedaan itu. di semak-semak kuda itu bersembunyi menunggu hewan hutan yang melewatinya dan tidak lama kemudian beberpa domba gunung berjalan ke arah dirinya kuda itu kini bersiap- siap untuk meloncat. Ketika dia menuju hutan lebat di tengah jalan sang kuda melihat sesuatu dengan heran seperti sebuah kulit harimau lalu kuda itu mendekatinya dan ternyata memang benar apa yang dia lihat adalah sebuah kulit harimau yang tidak sengaja ditinggalkan oleh para pemburu harimau. Lalu terlintas di benak kuda itu untuk menakuti hewan-hewan hutan yang melewati dirinya.

semut berkata pada belalang. ayolah nikmati hidup kita”. Sanggah belalang.menghindari menghindari kuda yang memakai kulit harimau itu. mari kita bernyanyi dan bersenang- senang. melihat hal itu sang kuda berinisiatif untuk mengagetkannya dari arah belakang. Belalang pun masih dengan kebiasaannya untuk bersenang-senang tanpa memikirkan apapun. Cerita Hewan Fabel Terbaru: Semut dan Belalang Di musim panas yang hangat dan cerah sedikit menggoda Belalang untuk memainkan biola kesayangan sambil bernyanyi dan menari. dia melihat semut yang sedang giat melewati rumahnya. aku masih ingin bekerja untuk bekal di musim dingin. Kini sang kuda menunggu lebih lama dari biasanya namun hal itu tidak membuatnya bosan tiba-tiba seekor kucing hutan berlari sambil membawa seekor tikus dimulutnya.” “Berhentilah memikirkan hal yang tidak penting semut. Sang kuda kini semakin senang mengganggu hewan-hewan lainnya dan dia kembali ke semak-semak itu menunggu hewan lain untuk dia kagetkan. “Maaf Belalang. Tak disangka belalang ternyata semut menolak undangan belalang dengan santun. dimana hujan akan turun dengan lebat disertai suhu udara yang sangat rendah. mendengar hal itu sang kucing menoleh ke belakang dan dia melihat kuda itu dengan kulit harimau namun bersuara kuda. Belalang yang masih riang tersebut ingin mengajak semut bermain bersama dan semut pun diundangnya untuk bersenang-senang ke kediaman belalang. Aku harus mengumpulkan cadangan makanan yang banyak serta memperbaiki tempat tinggal agar lebih hangat. Ia tidak terpikir untuk melakukan aktifitas lainnya seperti bekerja atau bersiap untuk mengumpulkan bekal musim dingin. Musim panas yang membuatnya ceria sudah akan berganti ke musim dingin. Kucing itu tidak melewati semak-semak kucing itu hanya duduk menyantap tikus yang ia tangkap di dekat pohon besar. Disaat belalang sedang asiknya bermain biola. Hampir setiap harinya itulah yang dilakukan belalang. Pesan Moral dari Kumpulan Cerita Hewan Fabel : Kuda yang memakai kulit harimau adalah sepandai-pandainya kita berpura-pura maka suatu saat akan terlihat juga kebohongannya. Kejujuran merupakan kata yang paling indah di dunia ini. 9. Kuda itu keluar dari semak-semak dan berjalan dengan hati hati agar lebih dekat dengan sang kucing ketika sudah sangat dekat dengan sang kucing. . kuda itu mengaum seperti halnya seekor harimau namun kuda itu tidak sadar bahwa suara aumannya bukanlah suara harimau melainkan suara seekor kuda. Sedikit pun tidak pernah terlintas dalam benak belalang bahwa musim panas yang sedang dinikmatinya sekarang sudah akan berakhir. Hal itu membuat sang kucing tertawa terbahak-bahak “Apabila aku melihatmu memakai kulit harimau itu aku akan lari ketakutan tapi auman suaramu itu tetap bukan suara harimau melainkan suara seekor kuda”.

apa yang kau lakukan di dalam sumur?” “Aku turun ke sumur ini karena sedang haus. Rubah pun melenggang dengan meninggalkan kambing yang terjebak dalam sumur. dan bekalku hanya cukup untuk keluargaku saja”. adalah waktu yang biasa bagi Rubah untuk berjalan-jalan di sekitar hutan belantara. Kambing yang polos tertarik untuk melihat kedalam sumur dan alangkah terkejutnya kambing melihat rubah ada di dalam sumur yang dalam itu. “Maafkan aku belalang aku tidak bisa membantumu. 10. pasti saat ini aku bisa kenyang dan tidur nyenyak di dalam rumah”. “Andaikan saja kau cerdas. justru kambing panik karena tidak bisa keluar dari dalam sumur tersebut. Kambing pun tidak berpikir lagi dan segera menuruti ide rubah yang sebenarnya justru mencelakainya. usaha tersebut tidak ada yang berhasil. bahkan meminta tolong dengan berteriak. “Andai saja aku mengikuti nasihat semut saat itu untuk bekerja keras.Tidak disangka musim panas berakhir jauh lebih cepat dari pada biasanya. tepat malam itu rubah terjatuh ke dalam sumur yang cukup dalam. Mendengar permohonan tersebut semut menjawab. ternyata air yang ada dalam sumur ini adalah air terbaik yang pernah ada. Dalam hati ia bergumam. Namun setelah kenyang. jawab rubah dengan niat liciknya. . Dia membantu rubah keluar dengan kakinya. pada akhirnya ia harus menerima bermalam di dalam sumur dan menunggu pertolongan esok hari. Akal licik rubah kembali muncul dan berkata. “Maaf rubah. kambing turun ke dalam sumur dan meminum air sebanyak-banyaknya. kau tidak akan masuk ke tempat tanpa berpikir cara keluar dari tempat itu”. Cerita Hewan Fabel Terbaru: Rubah dan Kambing (Karya Tony Ireland) Di suatu malam yang gelap. aku punya ide. Pesan moral : Gunakan waktumu sebaik baiknya untuk hal yang bermanfaat. Dengan polosnya dan tanpa pikir panjang. Berbagai cara dilakukan rubah untuk dapat mengeluarkan dirinya dari sumur itu seperti melompat. Sayangnya. seekor kambing melewati sumur yang dihuni rubah semalaman. sementara rubah malah berkata. kalau kau ingin mencoba merasakannya turunlah kesini”. Kambing pun bertanya kepada rubah. karena apa yang terjadi esok hari kita tidak pernah tahu. rumahku terlalu sempit untukmu. Esok paginya. Tamat. Dengan harapan tinggi dan lunglai belalang menuju rumah semut dan meminta bantuan untuk diperbolehkan tinggal bersama dan meminta makan. Cobalah berdiri dengan kaki belakangmu dan antar aku keluar setelah itu aku akan membantumu dari atas”. Belalang akhirnya pun meninggalkan rumah semut dengan rasa menyesal dan sedih. Ia tidak memiliki persediaan makanan yang cukup ditambah rumahnya yang rusak dan tidak layak huni karena diterjang badai. “ Kambing. Dengan tidak adanya jalan keluar bagi si rubah. memanjat. Belalang yang terbiasa gembira lantas panik bukan main. Malangnya.

untuk menghindari penyesalan di kemudian hari. . Pesan moral : sebelum memutuskan sesuatu harus disertai dengan pemikiran yang matang akan semua risiko.Tamat.