You are on page 1of 8

AMIL JAZM

ُ‫الجَاز َمة‬
ِ ‫ف‬
ُ ‫ = ال ُح ُر ْو‬al-huruufu al-jaazimatu = huruf jaazimah

Alhamdulillah, kita telah sampai pada pelajaran ke tiga puluh tiga dari kitab tas-hiilun nahwi.

Catatan bahasa Arab kali ini adalah tentang huruf jazm, yaitu salah satu huruf aamil.

Huruf jazm adalah huruf yang me-majzumkan fi'il mudhari'.

Huruf jazm adalah dibawah ini:

- ‫ = إن‬in = jika

- ‫ = لَم‬lam = tidak

- ‫ = لَ َّما‬lammaa = belum

- ‫ = الَ ُم األَمر‬lam amr = lam perintah

- ‫ = الَ ُء النَّهي‬laa nahyi = lam larangan

Huruf-huruf di atas letaknya sebelum fi'il mudhari' (‫ع‬ َ ‫) فع ٌل ُم‬.
ٌ ‫ضار‬
Bentuk-bentuk majzum pada fi'il mudhari

1. fi'il mudhari yang huruf akhirnya shahih (‫صحي ُح األَخ ُر‬
َّ ‫ع ال‬
ُ ‫ضار‬
َ ‫)ال ُم‬

Bentuknya adalah huruf akhir menjadi sukun.

Contoh:

- Marfuu' = ُ‫ = يَش َرب‬yasyrabu

- Majzuum = ‫ = لَم يَش َرب‬lam yasyrab

2. Fi'il mudhari yang lima (ُ‫سة‬
َ ‫)األَفعَا ُل الخَم‬

Bentuknya adalah = menghilangkan huruf nun yang terakhir.

Contoh =

- Marfuu' = ‫ = يَذ َهبَان‬yadzhabaani

- Majzuum = ‫ = لَم يَذ َهبَا‬lam yadzhabaa

3. Fi'il mu'talul akhir waw (huruf akhirnya ‫) و‬

Contoh =

- Marfuu' = ‫ = يَدعُو‬yad'uu

ُ ‫ = لَم يَد‬lam yad'u
- Majzum = ‫ع‬

Bentuknya adalah = menghilangkan huruf waw

4. Fi'il mu'talul akhir ya (huruf akhirnya ‫)ي‬

Contoh

- Marfuu' = ‫ = يَهدي‬yahdii

- Majzuum = ‫ = لَم يَهد‬lam yahdi

Bentuknya adalah menghilangkan huruf ya
5. Fi'il mu'talul akhir alif (huruf akhirnya ‫ ا‬atau ‫) ى‬

Contoh =

- Marfuu' = ‫ضى‬
َ ‫ = يَر‬yardhaa

َ ‫ = لَم يَر‬lam yardha
- Majzuum = ‫ض‬

Bentuknya adalah menghilangkan huruf alif

Contoh kalimat menggunakan harf jazm

1. ‫ = إن ت َجلس أَجلس‬in tajlis ajlis.
Artinya = Jika kamu duduk, saya akan duduk.

Catatan = huruf jazm "in" ini membuat dua fi'il mudhari menjadi majzuum.
2. ‫ = لَم يَضربني‬lam yadhribnii
Artinya = Dia tidak memukulku.

3. ‫الولَدُ َو لَ َّما يَعُد‬
َ ‫َب‬َ ‫ = ذَه‬dzahaba al-waladu wa lammaa ya'ud.
Artinya = Anak itu pergi dan belum kembali.

4. ‫ = ليَجلس‬liyajlis
Artinya = hendaklah ia duduk.

Catatan = harf jazm "lam" ini adalah sebagai perintah untuk orang ketiga.

5. ‫ = الَ تَجلس‬laa tajlis
Artinya = jangan duduk!

Catatan = harf jazm "lam" ini adalah sebagai larangan kepada orang yang diajak bicara (orang
kedua).

Catatan khusus untuk huruf jaazimah

1. ‫ إن‬letak nya adalah sebelum dua fi'il mudhari.
ٌ ‫( شَر‬syarat) dan yang kedua disebut ‫( َجزَ ا ٌء‬jawab dari syarat atau
Fi'il mudhari pertama disebut ‫ط‬
hasil dari syarat).

Lihat contoh di atas:

- yang menjadi syarat adalah "kamu duduk"

- yang menjadi jazaa' adalah "aku duduk"

Jadi, jika kamu duduk (syaratnya kamu duduk dulu), maka aku akan duduk (ini merupakan hasil
atau jawaban dari syarat yang terpenuhi).

2. Jika ‫( إن‬in) terletak sebelum َّ‫( إال‬illaa), maka kita terjemahkan sebagai kalimat negatif.

Contoh =

- ‫ = إن َهذَا إالَّ َملَكٌ كَري ٌم‬in haadzaa illaa malakun kariimun.
Artinya = Dia tidak lain adalah malaikat yang mulia.

3. ‫ لَم‬dapat berarti belum (sama artinya dengan lammaa) jika setelah fi'il mudhari terdapat kata
ba'du (ُ‫ ) َبعد‬atau َ‫( إلَى اآلن‬ilal aana).

Contoh =

- ُ‫ = لَم َيذهَب َبعد‬lam yadzhab ba'du.
Artinya = Dia belum pergi.

4. Pada harf jazm ‫ إن‬, huruf fa ( ‫ )ف‬ditambahkan sebelum jazaa'un, jika pada jazaa' nya adalah
sebagai berikut:

a. jazaa' nya adalah jumlah ismiyyah

Contoh =

‫ = إن ت َأتني فَأَنتَ ُمك َر ٌم‬in ta'tinii fa-anta mukramun.
Artinya = Jika kamu mendatangiku maka kamu akan dimuliakan (dijamu dengan baik).

Penjelasan kalimat:

- yang merupakan syarat pada kalimat di atas adalah ‫ت َأتني‬

- jazaa' nya adalah jumlah ismiyyah (anta mukramun), sehingga sebelum jazaa' ditambah huruf
‫ف‬

b. jazaa' nya adalah amr (kalimat perintah)

Contoh =

ُ‫ = إن َرأَيتَ زَ يدًا فَأَكرمه‬in ra-aita zaidan fa-akrimhu.
Artinya = Jika kamu melihat Zaid, maka hormati/muliakan dia.

c. jazaa' nya adalah nahyun (larangan).

Contoh =

ُ‫ = إن أَتَاكَ زَ يدٌ فَالَ تُهنه‬in ataaka zaidun falaa tuhinhu.
Artinya = Jika Zaid mendatangimu, jangan mempermalukan ia.

d. jazaa' nya adalah sebuah doa (‫) دُ َعا ٌء‬

Contoh =

َّ َ‫ = إن أَك َرمتَني فَ َجزَ اك‬in akramtanii fajazakallahu khairan.
‫َّللاُ خَي ًرا‬
Artinya = jika kamu memuliakanku, maka semoga Allah memberikan balasan kebaikan padamu.
AMIL NASHAB
Amil Nawashib / Huruf- Huruf nashab, merupakan haruf yang berfungsi membuat fi’il Mudhari’
menjadi manshub. Tanda nashabnya tidak selamanya dengan fathah, dan bisa saja dengan yang
lainnya. Amil yang menashobkan fi'il mudhari' semuanya ada sepuluh. yaitu : ‫ َال ُم‬- ‫كَي‬-‫ إذَن‬-‫ لَن‬- ‫أَن‬
‫ أَو‬- ‫ ال َواو‬- ‫ ال َج َوابُ بالفَاء‬- ‫ َحتَّى‬- ‫ َال ُم ال ُج ُحود‬- ‫كَي‬

َ ‫أَنَا أُريد ُ أَن أَذه‬. Huruf terahir dari
Contoh kalimat yang dimasuki amil nashab: ُ‫ َلن يَن َج َح الكَسالَن‬-‫َب‬
contoh tersebut berharokat fathah karena ada amil nashob sebelumnya berupa huruf AN dan
LAN. Pembagiannya adalah sebagai berikut:

Menashabkan fi’il mudhari secara langsung ada 4, yaitu:

a. ‫ اَن‬contoh َ‫ اَن يُعجبَنى قَ َرائَتُك‬Bacaanmu mengagumkanku
b. ‫ لَن‬Contoh ‫س َل‬َ ‫ لَن يَفلَ َح َمن َك‬Orang malas tidak akan bahagia
c. ‫ اذن‬Contoh َ‫ اذَن اُكر ُمك‬kalau begitu aku akan menghormatimu
َ
d. ‫ كَى‬Contoh ‫ َجئتُكَ كَى تُعَلِّ َمنى‬Aku datang kepadamu agar kau mengajariku

Amil yang menashabkan secara tidak langsung ini adalah amil yang didalamnya tersembunyi ‫أَن‬
dan bahkan ada yang harus disembunyikan, dan semuanya ada enam yaitu:
a. ‫ الَم كَى الَم ُج ُحود‬yaitu lam yang berada pada kalimat yang dinafikan :
b. ‫ حتِّى‬dengan arti ‫الى‬
c. Menjawab dengan fa' sababiyah.
d. Menjawab dengan wawu ma’iyyah.
e. ‫ اَو‬dengan makna َّ‫اال‬
f. ‫ اَو‬dengan makna ‫الى‬.

PENJELASAN

a. ‫( اَن‬AN)
An merupakan huruf Mashdariyah. Termasuk Amil Nashab yg paling kuat, sebab dapat beramal
baik secara Zhahir maupun Taqdir. Juga Amil Nashab yg paling banyak ditemukan di dalam Al-
Qur’an. Konsepsi dari AN Masdariyah ini adalah : bahwa AN berikut Shilahnya ditakwil
mashdar yg menempati posisi I’rob pada susunan kalam, seperti contoh:
‫الغيبة أن تذكر أخاك بما يكره‬
Ghibah adalah menyebut perilah saudaramu dengan suatu yang dibenci.

Contoh An dalam Al-Qur’an :
َ ‫َعل َم أَن‬
َ ‫سيَ ُكونُ من ُكم َمر‬
‫ضى‬
Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit (QS. Al Muzammil 20)

Contoh dalam Al-Qur’an :
ٌ‫َو َحسبُوا أ َ َّال تَ ُكونَ فتنَة‬
Dan mereka mengira bahwa tidak akan terjadi suatu bencanapun (QS. Al-Maidah 71).

‫َوالَّذي أَط َم ُع أَن يَغف َر لي خَطيئَتي يَو َم الدِّين‬
Walladzii athma’u AN YAGHFIRO lii khothii’atii yaumad-diin = dan Yang amat kuinginkan
AKAN MENGAMPUNI kesalahanku pada hari kiamat (QS. Asy-Syuaraa’ 82)

َ ِّ‫َّللاُ أَن يُخَف‬
‫ف َعن ُكم‬ َّ ُ‫يُريد‬
"Allah hendak memberikan keringanan kepadamu". (Annisa:28).

ُ َ ‫َوأَن ت‬
‫صو ُموا خَي ٌر لَ ُكم‬
"Dan berpuasa lebih baik bagimu". (al-Baqarah:184).

Catatan:
Sebagaimana ‫ أَن‬yg masuk pada Fi’il Mudhari’ ‫ أَن‬juga bisa masuk pada Fi’il Madhi ataupun Fi’il
Amar, namun ‫ أَن‬disini tidak memberi bekas I’rob pada kedua Fi’il tersebut yakni tidak akan
menjadi mahal Nashab karenanya, dan juga tidak akan merubah Zamannya.

Contoh AN masuk pada Fi’il Madhi :
‫ف بنَا‬
َ ‫س‬ َّ ‫لَو َال أَن َم َّن‬
َ ‫َّللاُ َعلَينَا لَ َخ‬
kalau Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita benar-benar Dia telah membenamkan kita
(pula). (QS. Al-Qashash 82)

Contoh AN masuk pada Fi’il Amar :
َ ‫أَن اع َمل‬
‫سابغَات‬
(yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar (QS. Saba’ 11).

b. ‫( لَن‬Lan)
Adalah huruf Nafi Mustaqbal yang berfungsi meniadakan peristiwa dan pekerjaan yang akan
datang.

Contoh dalam Al-Qur’an :
َ ‫قَالُوا لَن نَب َر َح َعلَيه َعاكفينَ َحتَّى يَرج َع إلَينَا ُمو‬
‫سى‬
Mereka menjawab: “Kami AKAN TETAP menyembah patung anak lembu ini, hingga Musa
kembali kepada kami.” (QS. Thoha : 91)

Contoh lan dalam Al-Qur’an :
َ‫أَلَن يَكفيَ ُكم أَن يُمدَّ ُكم َربُّ ُكم بث َ َالثَة َآالف منَ ال َم َالئكَة ُمنزَ لين‬
APAKAH TIDAK CUKUP BAGI KAMU Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat
yang diturunkan (dari langit)? (QS. Ali Imran : 124).

c. ‫( اذَن‬Idzan)
dengan syarat sebagai berikut:
- Harus diletakkan pada permulaan kalam
- Harus fi'il mudhari' yang sesudahnya bermakna mustaqbal (akan datang).
- Harus tidak ada pemisah antara idzan dan fi'il yang dinashabkannya.

Contoh: َ‫ = إذَن أُكر َمك‬Kalau begitu aku akan menghormatimu.

Ketentuan:
Idzan Sebagai huruf jawab
Contoh : ‫إذَن تَن َج َح‬
( kalau begitu kamu akan sukses)
Sebagai jawaban untuk orang yang berkata ‫سأَجت َهد ُ في د ُُروسي‬
َ
( Saya akan berusaha di kelas saya)

Sebagai huruf jaza'. Karna setelah huruf tersebut adalah balasan dari kalimat sebelumnya.

Sebagai huruf nashab Tampak pada lafadz ‫ ت َنج َح‬manshub karna huruf ‫ إذن‬dan ditandai dengan
harokat fattah diakhirnya.

d. ‫ ( كَي‬Kay)

Kay sebagai huruf nashab syaratnya harus didahului huruf lam ta'lil baik secara lafadz ataupun
taqdir/dikira-kira. Contoh kalimat : ‫ = جئتُ لكَي أَتَعَلَّ َم‬Aku datang untuk belajar.

Contoh dalam Al Quran :
Qs. Al Hadid : 23 = ‫سوا‬ َ ‫ لكَي َال تَأ‬Supaya kamu jangan berduka cita
Qs. Al-Qashas : 13 ‫ كَي تَقَ َّر َعينُ َها‬supaya senang hatinya