You are on page 1of 2

PENANGANAN PASIEN HENTI JANTUNG

No. Dokumen No. Revisi Halaman

196/PRWT/XI/2016 02 1/2

Tanggal Terbit DITETAPKAN OLEH
DIREKTUR RS BINAWALUYA

STANDAR PROSEDUR 01 November 2016
OPERASIONAL
Dr. Dewi Yuliawati, Mars
Direktur
Henti jantung adalah terhentinya kontraksi jantung yang efektif
PENGERTIAN
ditandai dengan pasien tidak sadar, tidak bernafas, tidak ada denyut
nadi. Pada keadaan seperti ini kesepakatan diagnostic harus
ditegakkan dalam 3 – 4 menit. Keterlambatan diagnosis akan
menimbulkan kerusakan otak. Harus dilakukan resusitasi jantung –
paru.

Sebagai acuan dalam penanganan pasien henti jantung
TUJUAN

KEBIJAKAN SK DIR No.043/DIR/SK/RSBW/IX/2016.Tentang kebijakan
pelayanan medis rumah sakit jantung binawaluya

1. Tahap I :
PROSEDUR
1) Berikan bantuan hidup dasar
2) Bebaskan jalan nafas, seterusnya angkat leher / topang
dagu.
3) Bantuan nafas, mulut kemulut, mulut kehidung, mulut kealat
bantuan nafas.
4) Jika nadi tidak teraba :
a. Satu penolong :beri napas 1 kali diselingi kompres dada
30 kali.
b. Dua penolong :beri napas setiap 2 kali kompresi dada 30
kali.
2. Tahap II :
1) Bantuan hidup lanjut.
2) Jangan hentikan kompresi jantung dan Ventilasi paru.
3) Langkah berikutnya :
a. Berikan adrenalin 0,5 – 1 mg (IV), ulangi dengan dosis
yang lebih besar jika diperlukan. Dapat diberikan Bic –
Nat 1 mg/kg BB (IV) jika perlu. Jika henti jantunglebih
dari 2 menit, ulangi dosis ini setiap 10 menit sampai
timbul denyut nadi.
b. Pasang monitor EKG, apakah ada fibrilasi, asistol
komplek yang aneh : Defibrilasi : DC Shock.
c. Pada fibrilasi ventrikel diberikan obat lodikain / xilokain 1-
2 mg/kg BB.
d. Jika Asistol berikan vasopresor kalium klorida 10% 3-5
cc selama 3 menit.
3. Petugas mencatat hasil kegiatan dalam catatan perkembangan
pasien terintegrasi dan lembar resusitasi.
PENANGANAN PASIEN HENTI JANTUNG

No. Dokumen No. Revisi Halaman

196/PRWT/XI/2016 02 2/2

Tanggal Terbit DITETAPKAN OLEH
DIREKTUR RS BINAWALUYA

STANDAR PROSEDUR 01 November 2016
OPERASIONAL
Dr. Dewi Yuliawati, Mars
Direktur
1. Dokter
UNIT TERKAIT
2. Perawat