You are on page 1of 33

BAB I

LATAR BELAKANG

1.1 Deskripsi Lokasi dan Riwayat
Perusahaan yang berdiri pada tahun 2006 ini, didirikan oleh seorang yang
pada awalnya bekerja sebagai teknisi pada perusahaan lain yang bernama Edy
Syahputra. Kemudian pada tahun 2007 ini, beliau mulai mendirikan usaha sendiri
dengan nama perusahaan “Inyiak Body Repair”. Perusahaan IBR yang awalnya
beralamat di Jl. Pondok Kopi Nomor 2 Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan
Nanggalo ini merupakan jenis usaha di perbengkelan dengan tipe kelas usaha A,
dengan luas area 100 m2.
Kemudian pada bulan Agustus 2013, perusahaan IBR ini pindah lokasi ke
Jln. Sawah Liek Nomor 67, RT 02, RW III, Kelurahan Kampung Alo, Kecamatan
Nanggalo dengan luas area 1300 m2.
Alasan pemindahan lokasi tersebut karena adanya kemajuan dari usaha
dan dibutuhkan lahan yang lebih luas serta kurang tepatnya lokasi usaha yang
lama. Lokasi usaha yang lama berada dekat dengan pemukiman perumahan dan
kos-kosan. Dekatnya dengan pemukiman penduduk memberikan dampak dan
keluhan kepada masyarakat sekitar berupa debu yang dihasilkan dari proses kerja,
bising, serta bau cat yang digunakan sangat mengganggu.
Oleh karena itu, untuk menghindari keluhan dari masyrakat serta untuk
menambah dan mengembangkan usaha tersebut, Bapak Edy Syahputra
memindahkan ke lokasi yang lebih luas. Akan tetapi berdasarkan survei awal yang
telah dikunjungi, lokasi usaha yang sekarang masih juga berada di lingkungan
perumahan dan pertanian.
Pada lokasi pendirian usaha yang baru ini, pihak usaha telah berjanji
dengan masyarakat sekitar untuk selalu mengontrol keadaan lingkungan.
Terhitung sampai sekarang, baru satu bulan usaha beroperasi di lokasi yang baru,
sehingga belum ada keluhan yang berlebihan yang dirasakan oleh masyarakat.

1

Untuk lokasi sekarang, seluruh lokasi dipagari dengan beton setinggi 2,5
meter. Dimana bagian kanan dan kiri usaha terdapat rumah penduduk dan bagian
belakang sawah penduduk serta depan adalah jalan.
Sejauh ini, keluhan yang dirasakan oleh masyrakat adalah bunyi yang
dihasilkan dari genset dan las, bau cat mobil, dan abu dari dompol mobil serta
asap pembakaran dari sampah proses pengoperasian usaha.
Keluhan yang dirasakan oleh masyarakat disampaikan langsung ke pihak
perusahaan dan ke kelurahan. Dari laporan masyarakat tersebut, badan
pemerintahan kota padang, Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) telah
mengeluarkan izin usaha pada tanggal 30 Desember 2011yang disahkan oleh
Kepala pimpinan yaitu Muji Susilawati, SH, MM.
Izin gangguan yang telah disahkan adalah peralatan berupa:
1. Compresor
2. Las karbit
3. Gerinda
4. Las listrik
5. Racun api
Surat izin tersebut memiliki masa berlaku selama 2 tahun yang tertanggal
30 Desember 2013 telah habis masa berlakunya.
Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan pendirian IBR ini tidakada
dilakukan AMDAL, hanya saja lokasi pendirian usaha dilokasi baru tersebut telah
memiliki izin lokasi usaha sebelumnya.
Dengan adanya keluhan dari masyarakat tersebut, untuk mengatasinya,
pihak usaha memagari dengan rapat sekeliling lokasi dengan beton, seng, dan atap
putih, dan hanya bagian depan yang dibuka.
Di dalam lokasi usaha, terdapat sumur dan tempat pembakaran sampah
yang dilubangi. Jarak antara sumur dengan lobang pembakaran sampah lebih
kurang 4 meter.
Sumber air yang digunakan adalah Air PDAM dan air sumur gali. Kondisi
fisik Air PDAM tidak bermasalah, tetapi kondisi fisik air sumur kurang baik

2

karena keruh. Air sumur ini hanya digunakan untuk proses operasi usaha seperti
mencuci mobil dan mencuci peralatan kerja.
Limbah yang mungkin dihasilkan adalah air pembilas mobil sesudah
mendompol, kaleng cat, koran bekas, botol tiner, kuas bekas, amplas bekas,
potongan besi, pecahan kaca, kabel.
Pengolahan sampah yang dilakukan adalah dengan membakarnya, seperti
koran-koran, karton, kaleng, kaca, dan lain-lain. Tetapi untuk bebarapa barang
yang masih bisa dimanfaatkan akan diambil oleh pemulung setiap harinya.
Ukuran lubang tempat pembakaran sampah ini berukuran 2x3 meter yang dibeton
sekeliling lubang tersebut.
Untuk air limbah yang dihasilkan, hanya dialirkan ke tanah yang
permukaannya lebih rendah. Sedangkan untuk sisa cat yang tidak bisa dipakai
hanya dibuang ke dalam tanah.
Berdasarkan survei ke penduduk disekitar loasi yang baru tersebut,
keluhan penduduk juga termasuk dari rembesan air. Hal tersebut dikarenakan
tidak adanya selokan yang dibuat untuk aliran air limbahnya.
Proses operasional usaha yang dilakukan memiliki efek terhadap kesehatan
berupa sesak nafas, luka-luka.
Proses usaha yang dimulai dari pengecatan awal mobil yang akan
diperbaiki, pengelasan bagian besi yang berkarat, pendompolan bagian cat yang
rusak, diamplas, dan setelah body mobil halus dan rata, mobil dicuci, dikeringkan
dan terakhir mobil dicat.
Dari proses tersebut, masing-masing memiliki resiko terhadap kesehatan,
yaitu tangan terluka saat mendompol, kerusakan mata saat mengelas, tangan
melepuh jika terkena soda api, dan sesak nafas saat mengecat. Dengan risiko
kecelakaan kerja yang dapat ditimbulkan tersebut, para pekerja ternyata tidak
menggunakan APD dengan alasan malas menggunakannya.
Selama usaha ini didirikan tidak ada catatan kesehatan yang dimiliki
pemilik perusahaan tentang para pekerjanya. Pihak perusahaan hanya memberikan
asuransi kecelakaan kerja. Sejauh ini, kecelakaan kerja yang terjadi tidak ada yang
terlalu serius, hanya berupa luka-luka kecil yang tidak mengganggu proses kerja.

3

Kunjungan pertama: Hari. yang dulunya merupakan karyawan yang bekerja sebagai teknisi dalam bengkel cat mobilnya juga. Pondok Kopi Nomor2 4 . Kunjungan ketiga: Hari.15 WIB Pengunjung : ketua dan anggota kelompok Kegiatan : konfirmasi awal dengan maksud meminta izin kepada pemilik usaha dalam melakukan praktik ADKL Hasil : pemilik usaha mengizinkan diadakannya praktik di lokasi kerjanya dengan syarat membawa surat pengantar dari kampus. Kunjungan kedua: Hari. 3. 30 Desember 2013 Jam : 13. wawancara dengan para pekerja. tanggal : Jum’at.00 sampai 15. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2007 yang didirikan di Jl. tanggal : Senin. 27 Desember 2013 Jam : 08.30 sampai 09. survei lokasi kerja. tanggal : Selasa.1. wawancara dengan penduduk sekitar lokasi. 31 Desember 2013 Jam : 09. Hasil : hasil wawancara tersebut a. Hasil wawancara dengan karyawan Perusahaan dengan jenis bengkel cat mobil ini didirikan oleh Bapak Edy Syahputra. 2.00WIB Pengunjung : Ketua dan anggota kelompok Kegiatan : mengantar surat pengantar dari kampus dan meminta izin waktu mulai praktik serta survei awal lokasi Hasil : pemilik usaha memberi izin besok harinya untuk dapat memulai praktik serta diizinkan untuk keliling-keliling lokasi kerja.2 Kunjungan Lapangan Kunjungan lapangan ini telah dilakukan dimulai dari 1.00 sampai 13.00 WIB Pengunjung : ketua dan anggota kelompok Kegiatan : wawancara dengan karyawan kantor.

Nanggalo. Mereka tidak merasa pusing. ada beberapa kendala yang dihadapi oleh pihak perusahaan yaitu keluhan masyarakat di sekitar lokasi bengkel. 1 orang bagian derek mobil. Dari keluhan tersebut maka dikeluarkan surat izin gangguan dari Pemerintah Kota Padang. Perusahaan ini terus mengalami perkembangan dalam usahanya sehingga pihak perusahaan ingin memperluas lokasi usahanya sehingga pada bulan Agustus 2013 dipindahkan ke Jl. RT 02. Untuk cat sisa yang tidak bisa digunakan lagi hanya dibuang ke tanah. Sawah Liek nomor 67. Surau Gadang. sesak nafas ataupun terganggu dengan bising dari bengkel. Sampah-sampah yang dihasilkan berupa karton. Air limbah ini berasal dari air sisa pemcucian mobil dan tangan para pekerja. Nanggalo. Padang. Kec. Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) pada tanggal 30 Desember 2011 (terlampirkan). 2 orang karyawan perempuan yang bekerja dibagian kantor dan selebihnya (18 orang) laki-laki. Untuk air minum adalah air aqua gelas untuk karyawan kantor dan air galon untuk pekerja bengkel. dan 15 orang lagi yang bekerja dibagian bengkel. tapi untuk cat jarang yang terbuang karena 5 . Sumber air bersih yang digunakan adalah air PDAM dan air sumur.Kel. Dari 20 jumlah karyawan tersebut. Pengolahan air limbah hanya berupa dialirkan ke bagian yang terendah dan ke got. 4 orang yang bekerja bagian kantor. Kampung Olo. RW III. debu dan bau catnya. dan lain-lain. besi. Selama menjalankan usaha ini. Surat tersebut habis masa berlakunya pada tanggal 30 Desember 2013 kemaren. Pengolahan sampah yang dilakukan adalah dengan membakar dan sebagian yang masih bisa dimanfaatkan akan diambil oleh pemulung. Keluhan tersebut berupa bising. Kel. pecahan kaca. Perusahaan ini dibantu oleh 20 orang karyawan. Keluhan yang dirasakan oleh karyawan yang bekerja dikantor tidak terlalu bermasalah. kaleng cat. Kec.

Nama : Nando Umur : 32 tahun Masa kerja : 8 bulan 6 . Lama pekerjaan mobil ini tergantung dari besarnya kerusakan mobil. Untuk lokasi sumur dan tempat pembakaran sampah sangat dekat. Nama : Jasrianto Umur : 33 tahun Masa kerja : 7 tahun Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. Sumur ada kemungkinan tercemar karena sumur ini tidak ditutup sedangkan pengecatan mobil ada yang dilakukan di dekat sumur. 2. Pencemaran air dengan pembakaran sampah juga sangat memungkinkan karena jarak yang sangat dekat sehingga waktu pembakaran sampah memungkinkan terkontaminasi oleh abu-abu pembakaran sampah. jadi bisa sekitar 1 sampai 4 minggu. Semakin parah kerusakan mobil yang diperbaiki maka semakin banyak upah yang didapat oleh para pekerja. Letak sumur juga terletak ditengah-tengah lokasi bengkel. setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak nafas. Wawancara dengan pekerja 1. penggunaan cat sudah ditakar untuk satu mobilnya dan jika ada banyak yang tersisa maka cat tersbut akan disimpan untuk dipakai pada pengecat berikutnya yang menggunakan cat yang sama. Sistem upah bagi para pekerja adalah dengan membayar setiap minggu dan besarnya tergantung dari kerusakan mobil yang dikerjakan oleh pekerja. b. Proses kerja di bengkel ini adalah dalam satu hari ada mobil masuk ke bengkel sekitar 4-5 mobil atau rata-rata dalam satu bulan sekitar 100 mobil. Sumur tidak ditutup. Sistem kerjanya adalah borongan sehingga satu mobil akan dikerjakan sampai selesai oleh satu atau dua orang yang bekerja sama.

setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak 5. Nama : Angga Umur : 28 tahun Masa kerja : 3 tahun Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak 8. Nama : Das Umur : 27 tahun Masa kerja : 1 tahun Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak 4. Nama : Arga Umur : 21 tahun Masa kerja : 3 bulan 7 . setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak 7. setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak 3. Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak 6. Nama : Hengky Umur : 23 tahun Masa kerja : 3 tahun Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. Nama : Ajo Umur : 26 tahun Masa kerja : 3 tahun Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. Nama : Kumar Yuno Umur : 40 tahun Masa kerja : 3 bulan Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan.

setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak 10. Nama : Hendri Umur : 29 tahun Masa kerja : 3 tahun Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. dari hasil rontgen rumah sakit ternyata paru-parunya berlubang. 14. Keluhan : sesak nafas dan pernah dilakukan pemeriksaan kesehatan. Nama : Yulisman Umur : 25 tahun Masa kerja : 7 tahun Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak 12. Nama : Irul Umur : 46 tahun 8 . Nama : Mail Umur : 30 tahun Masa kerja : 2 tahun Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. Nama : Dede Candra Umur : 31 tahun Masa kerja : 6 tahun Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak 13. 9. setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak 11. Nama : Dani Umur : 26 tahun Masa kerja : 4 bulan Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. Tetapi tidak ada dilakukan tindakan lanjut. pekerja hanya membiarkannya saja. setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak.

Hasil wawancara dengan masyarakat sekitar Karena perusahaan ini baru beroperasi selama sebulan di daerah tersebut. 16. 9 . Sedangkan keluhan masyarakat dilokasi sebelumnya adalah bising. las. sekeliling lokasi dipagar beton dan seng. jadi belum ada dampak serius yang dialami oleh masyarakat tersebut. sedangkan bagian belakang tidak tertutup atasnya karena bagian belakang ini adalah sawah. Nama : Ari Umur : 26 tahun Masa kerja : 4 bulan Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. Keamanan Untuk mengatasi keluhan dari masyarakat tersebut. Adapun untuk lokasi yang baru ini. Nama : Boby Umur : 26 tahun Masa kerja : 4 bulan Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. pihak perusahaan memagar semua lokasi bengkel sehingga benar-benar tertutup rapat. d. debu dari proses mengamplas dan cat semprot serta abu pembakaran sampah dan bau cat yang digunakan bengkel. setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak. dan bagian kanan kiri yang dekat dengan rumah penduduk diberi atap bening. Masa kerja : 2 tahun Keluhan : hanya merasakan sesak nafas waktu melakukan pengecatan. setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak. setelah selesai pengecatan tidak dirasakan lagi sesak. c. dan gerinda serta genangan air jika hujan karena di depan bengkel tidak ada saluran air atau got. Keluhan yang dirasakan masyarakat tersebut yaitu bising dari genset. 15.

Penggunaan lahan Perusahaan ini didirikan di lahan yang sudah mendapat izin mendirikan bangunan yaitu Perda No 6 tahun 1990. dompol. mobil di letakkan pada area tengah yang tujuannya untuk mengetahui hal dan bagian-bagian apa saja yang perlu untuk diperbaiki.  Setelah sampai di bengkel. 10 . f.  Kemudian di taksir berapa biaya yang diperlukan untuk memperbaiki mobil yang rusak tersebut sampai selesai.e. yang tujuannya yakni untuk membeli bahan-bahan perlengkapan seperti cat. setelah itu pelanggan dan pekerja yang bertanggung jawab atas mobil tersebut melapor pada bagian administrasi untuk menentukan berapa jumlah uang muka yang akan di tinggalkan. Pemantauan ADKL Pendirian bengkel ini tidak ada dilakukan AMDAL. g. Lahan ini hanya digunakan untuk lahan Bengkel Inyiak Body Repair (IBR). kemudian mobil yang rusak tersebut di naikkan ke atas mobil derek dan di bawa ke bengkel Inyiak Body Repair. namun khusus untuk mobil yang mengalami kerusakan parah akibat tabrakan atau sejenisnya yang tidak bisa berjalan menuju bengkel di sediakan layanan khusus yakni penjemputan menggunakan mobil derek. tiner. dll  Jika pada bagian administrasi sudah siap selanjutnya kunci mobil di serahkan kepada pihak bengkel. Kegiatan Lokal Proses kerja perbaikan cat mobil di Inyiak Body Repair ada menempuh beberapa langkah yakni:  Mobil yang ingin di perbaiki pertama sekali masuk ke bengkel. Hanya izin lokasi usaha. soda api.kemudian mobil di letakkan di tempat perbaikan.

Adapun untuk lebih jelasnya.  Setelah itu body mobil diberi cat dompol dengan bantuan sendok khusus dompol sampai permukaannya rata dengan cat mobil yang asli. tujuannya agar cat dapat melekat dengan kuat pada bagian body mobil. setelah permukaan body mobil terkelupas maka di bersihkan dari sisa cat yang masih menempel.  Jika sudah selesai bagian dompol tersebut dibersihkan dari sisa amplas mengunakan air bersih.  Setelah cat di takar dan diaduk hingga rata maka dapat di masukkan ke dalam tabung cat penyemprot. Setelah satu atau dua jam dompol tersebut di haluskan menggunakan amplas sampai permukaannya halus dan rata. Kemudian cat mobil yang rusak di kelupaskan dengan soda api dan di bantu dengan sendok khusus dompol. Sebelum melakukan penyemprotan maka alangkah baiknya memakai alat pelindung diri.  Apabila mobil sudah siap dicat maka di keringkan lagi. kemudian pihak administrasi menelfon pelanggan yang mempunyai mobil tersebut.  Jika tidak ada keluhan lainnya lagi dari pelanggan maka hanya tinggal melunasi sisa tagihan sampai lunas ke bagian administrasi.  Mobil siap untuk di bawa kembali pulang oleh pelanggan. 11 . maka terlebih dahulu pekerja harus melapor pada bagian khusus yang menangani persoalan menakar berapa jumlah cat yang akan di gunakan.  Apabila mobil sudah siap untuk di cat. apabila ada bagian body mobil yang penyok maka akan di perbaiki terlebih dahulu sampai agak mirip dengan kondisi semula. kemudian dikeringkan terlebih dahulu sebelum di lakukan proses pengecatan.  Cat dompol tersebut dibiarkan sekitar satu atau dua jam. proses pengecatan mobil yang dilakukan adalah.

Pengamplasan II Pengamplasan yang kedua ini bertujuan untuk melicinkan permukaan bodi mobil agar memudahkan dalam pengecatan. e. spoit. Pengamplasan III Untuk mendapatkan hasil pengecatan yang lebih baik. Finishing/ Compund Berikut ini adalah proses pengecatan mobil yang digambarkan dalam bagan alur: 12 .Bahan dan alat yang harus ada untuk mengecat adalah kompresor. Pengecatan Dasar Adalah mengecat dengan cat dasar agar warna cat nantinya benar- benar melekat dengan baik. c. dan bahan cat. Pengecatan Warna Adalah mengecat mobil dengan warna yang diinginkan oleh pemilik mobil. Pengamplasan I Adalah membersihkan bodi mobil dengan amplas agar permukaan bodi yang akan dicat menjadi rata. Pendempulan Tahap ini adalah menutup bagian bodi mobil yang tidak rata dengan dempul. Adapun proses pengecatan mobil secara umum adalah sebagai berikut: a. b. d. g. maka mobil diamplas sekali lagi f.

Pengamplasan I Pendempulan Pengamplasan II Pengecatan Dasar Pengamplasan III Pengecatan Warna Finishing/ Compound Bagian Alur Proses Pengecatan mobil 13 .

Kecamatan Nanggalo. Penggunaan Lahan dan Sumber Daya Alam Bengkel cat mobil Inyiak Body Repair ini didirikan di tanah seluas 1. Bengkel ini 14 . maka pihak bengkel membeli tanah yang sebelumnya sudah didirikan bengkel kecil juga di sawah liek. setelah itu lurus hingga sampai di perempatan lampu merah simpang tinju kemudian belok kiri dan ikuti jalan tersebut terus lurus sehingga nantinya akan sampai langsung di depan pagar bengkel Inyik Body Repair yang beralamat di Sawah Liek nomor 67.300 M2. Sebelumnya bengkel Inyiak Body Repair ini berlokasi di Pondok Kopi Siteba. baik itu di sisi kiri kanan maupun di depan. tetapi untuk bagian belakang bengkel tidak ada rumah warga tapi cuma terdapat sawah masyarakat sekitar bengkel. untuk menuju ke bengkel Inyik Body Repair maka langsung belok kanan dan ikuti jalan itu hingga nantinya akan bertemu mesjid di tepi sungai. Padang. Setelah melewati jembatan maka belok kanan. kemudian ikuti jalan tersebut hingga nantinya akan sampai di pertigaan jalan. 67 Kelurahan Kampung Olo. 1. setelah itu belok kiri namun tidak jauh dari itu akan terlihat jembatan yang dapat dilintasi oleh kendaraan bermotor. dikarenakan area yang kecil dan juga kesulitan dalam meletakkan mobil- mobil serta perkakas bengkel. b) Untuk jalur transport alternatif lainnya dapat melalui jalan simpang Mercu yang berada di samping gedung Poltekkes Kemenkes Padang. h.3 Demografi. dan berlokasi di RT02/ RW03 jalan Sawah Liek No. dan nantinya akan bertemu bengkel Inyiak Body Repair. Rute transportasi Jalan yang dapat di lalui untuk menuju bengkel Inyiak Body Repair ada 2 cara yakni: a) Melalui jalan raya siteba kemudian melewati pasar siteba. Lokasi bengkel Inyiak Body Repair berada di sekitar perumahan warga.

Data outcome kesehatan berguna untuk menganalisis kesehatan yang ada pada pekerja yang bekerja di bengkel IBR. Tidak ada pemeriksaan kesehatan terhadap pekerja. 15 . plumbum. 1. dan 2 orang lainnya yang bertugas di bagian administrasi di perkirakan tidak terlalu berpotensi terpajan oleh toksikan yang di hasilkan dari kegiatan bengkel ini. chromium. tetapi tidak ada usaha pengobatan malahan di biarkan saja. dan acrylic resin.4 Data Outcome Kesehatan Di bengkel IBR ini tidak terdapat data outcome kesehatan. Kerusakan yang umum adalah cat mobil yang gores-gores dan body mobil yang penyok. Partikel cat dalam aktivitas pengecatan terdiri dari bahan kimia berbahaya seperti cadmium. Dan juga mengakibatkan terjadinya fibrosis yang selanjutnya dapat menurunkan kapasitas vital paru dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker. Bahan-bahan tersebut bersifat toksik dan merupakan bahan karsinogenik. bila masuk dalam saluran pernafasan terbukti dapat menimbulkan gangguan fungsi paru. merkuri. Pariaman dan sekitarnya. dengan data tersebut maka dapat diketahui dampak kesehatan yang ada pada bengkel IBR. Pekerja yang berpotensi terpajan yaitu 16 orang yakni yang melakukan aktifitas memperbaiki mobil. Pedoman untuk evaluasi dan pembahasan data outcome kesehatan dalam analisis kesehatan agar dapat menanggulangi kesehatan yang ada pada bengkel IBR tersebut.kemiduian di renofasi sehingga pada saat sekarang ini bengkel Inyiak Body Repair sudah lebih baik kondisinya. kerena pada umumnya pekerja di bengkel Inyiak Body Repair adalah pengangguran. Orang-orang inilah yang diperkirakan berada dalam resiko terpajan dimasa yang akan datang dan setelah diwawancarai dari 16 pekerja ada salah seorang yang memeriksakan kesehatannya dan hasilnya sangat mengejutkan rupanya pada bagian paru-parunya sudah bocor. Pada bengkel IBR ini terdapat bahaya pengecatan mobil karena bahan-bahan pembuatan cat. isocyanate dan pelarut toluene. dan juga mobil dinas pemerintah Kota Padang. Kebanyakan mobil yang masuk ke dalam bengkel Inyiak Body Repair adalah mobil kredit yang masih dalam garansi. Alasan yang sangat umum adalah tidak mempunyai dana untuk berobat.

awan. pemilihan pekerjaan dan lain-lain. menyebabkan fibrosis. Faktor Psikologi : suasana kerja. sifat kimiawi. 3. dan lainnya. Bahan-bahan partikel menurut sifatnya. 4. Bahan-bahan gas dan uap yang sifatnya antara lain berupa: anastesi. kabut. yaitu sebagai zat perangsang. temasuk dalam faktor fisik ini adalah :  Kebisingan  Radiasi  Getaran mekanis  Cuaca kerja  Tekanan udara tinggi dan rendah  Penerangan di tempat kerja  Bau-bauan di tempat kerja 2. Faktor fisiologi : konstuksi mesin. dan menimbulkan demam. BAB II KEPEDULIAN KESEHATAN MASYARAKAT 2. merusak alat tubuh. Faktor biologi : hewan atau tumbuh-tumbuhan dan lain-lain. sikap. termasuk dalam faktor kimia ini adalah : Sifat-sifat derajat racun bahan kimia yang dipergunakan tergantung dari: sifat fisik bahan kimia. jalan masuk ke tubuh dan faktor- faktor dari tenaga kerja. uap. debu. Sifat fisik bahan kimia dapat berupa: gas. Faktor kimia. cara-cara bekeja dan lain-lain 5. Faktor fisik. toksik. alergi.1 Kontaminasi di dalam Lokasi Menurut penelitian Irwan Budiono yang berjudul Faktor Risiko Gangguan Fungsi Paru Pada Pekerja Pengecatan Mobil(Studi Pada Bengkel Pengecatan Mobil Di Kota Semarang) (hal 34) mengatakan bahwa terdapat beberapa faktor dalam lingkungan kerja ini yang dapat mempengaruhi kesehatan adalah: 1. 16 . merusak susunan darah dan susunan saraf.

Faktor fisik Kebisingan yang berasal dari genset. faktor yang bisa kami amati adalah: 1. Bahan-bahan tersebut bersifat toksik dan merupakan bahan karsinogenik. bila masuk dalam saluran pernafasan terbukti dapat menimbulkan gangguan fungsi paru. Sedangkan keluhan masyarakat dilokasi sebelumnya adalah bising. dan gerinda serta bau yang berasal dari cat yang digunakan. Partikel cat dalam aktivitas pengecatan terdiri dari bahan kimia berbahaya seperti cadmium. 2. debu dari proses mengamplas dan cat semprot serta abu pembakaran sampah dan bau cat yang digunakan bengkel. plumbum. isocyanate dan pelarut toluene. Dan juga mengakibatkan terjadinya fibrosis yang selanjutnya dapat menurunkan kapasitas vital paru dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker. 2. merkuri. Faktor kimia Debu yang dihasilkan dari hasil proses bengkel. dan acrylic resin. chromium. Berdasarkan teori diatas. 2.3 Gugus Pengendalian Mutu Gugus pengendalian mutu tidak bisa diperoleh karena keterbatasan waktu yang tersedia untuk mempelajari informasi lebih lanjut tentang perusahaan yang bekerja dibidang bengkel cat mobil ini. las. Pada bengkel IBR ini terdapat bahaya pengecatan mobil karena bahan- bahan pembuatan cat.las.2 Kontaminasi di Luar Lokasi Keluhan yang dirasakan masyarakat setempat yaitu bising dari genset. dan gerinda serta genangan air jika hujan karena di depan bengkel tidak ada saluran air atau got. 17 .

seperti luka karena gerinda. Inyiak Body Repair (IBR) menggunakan cat dengan petunjuk sebagai berikut. Kandungan cat yaitu n-Butil asetat. Gunakan pelindung mata atau muka. Pada pekerjaan melakukan cat mobil juga terdapat bahaya seperti terhirup debu hasil pengecatan mobil. nasional dan internasional. xylene. Jenis kerja ini jika tidak hati-hati juga dapat terjadi ledakan dan kebakaran. pecahan kaca. Bahaya lain yaitu kerusakan pada mata saat mengelas. percikan. Membuang isi dan wadah sesuai dengan peraturan lokal. yaitu : Cairan dan uap mudah terbakar menyebabkan iritasi kulit yang ringan. dan penggunaan soda api. karena rata-rata pekerja tidak menggunakan APD yaitu kaca mata.4 Bahaya Fisik dan Bahaya Lain Bahaya fisik lain yang terdapat di lokasi kerja ini adalah luka dari benda- benda tajam dan peralatan lainnya. Basuh kulit dengan air atau siraman air.2. segera buka pakaian yang terkontaminasi. kedaerahan. Penggunaan soda api yang tidak hati-hati dapat merusak tangan yaitu melepuh dan perih. tidak pernah terjadi ledakan dan kebakaran. Tetapi sejauh ini. n-Butanol. Iritasi serius pada mata. Jika terhirup. penyebab kantuk dan pusing. Dilarang merokok. Jika terkena kulit/ rambut. 18 . Beracun bagi kehidupan dengan efek jangka panjang. Jauhkan dari panas. pindahkan korban ke tempat berudara terbuka dan posisikan korban sehingga nyaman untuk bernafas. Gunakan sarung tangan pelindung. karena bahan cat tersebut terbuat dari bahan yang berbahaya. api terbuka dan permukaan panas. Simpan di tempat sejuk.

sehingga dapat membahayakan kesehatan pekerja dan orang sekitarnya karena bahan cat tersebut berbahaya dan dapat menimbulkan gangguan pernafasan. sehingga dapat berkemungkinan terkontaminasi ke sumur gali. 19 . air permukaan. biota) Bahan buangan yang ada di bengkel Inyiak Body Repair (IBR) adalah pencucian tempat mencat mobil setelah dilakukan pencatan mobil yaitu air bilasan tersebut dibuang langsung ke tempat yang rendah lalu ke got. Titik pemajanan udara yaitu pencemar yang mudah menguap atau terabsorbsi oleh partikel indoor atau outdoor. BAB III ANALISIS JALUR 3. Debu yang dihasilkan dari proses pencatan akan kontak dengan pekerja dan orang sekitarnya apabila tidak menggunakan alat pelindung diri seperti masker sehingga berakibat pada gangguan saluran pernafasan.1 Jalur Pemajanan Lengkap 1. penyajian makanan. walaupun sumur gali tersebut tidak digunakan untuk air minum. 3. Dalam proses pencatan maka dikeluarkan debu ke udara. Dalam proses perbaikan mobil juga terdapat bahaya bising dari alat gerinda dan genset. Tempat pembakaran sampah di bengkel Inyiak Body Repair (IBR) tidak jauh dari sumur gali yang ada di bengkel tersebut yaitu berjarak lebih kurang 4 m. udara. Titik pemajanan: kontak antara manusia dengan suatu media tercemar. 2. air tanah. permukaan bawah tanah. permukaan tanah. badan air tercemar. timbunan sampah dan saluran pembuangan air limbah. Sumber pencemar Sumber pencemar yang ada di bengkel Inyiak Body Repair (IBR) adalah tempat pembakaran terbuka. permukiman. Media lingkungan (bahan buangan.

dan apabila pekerja tidak menggunakan sarung tangan.2 Jalur Pemajanan Potensial Jalur pemajanan potensial tidak ada karena pada jalur pemajanan lengkap sudah ada semua jalurnya. 5.4. Lintas pemajanan cara masuk kedalam tubuh (tertelan. pernafasan. Pada proses pencatan. 20 . 3. maka soda api akan kontak dengan kulit pekerja sehingga dapat menimbulkan gatal-gatal dan iritasi pada kulit. kontak kulit dan absorbsi kulit). Pada bengkel Inyiak Body Repair (IBR) ini menggunakan bahan soda api yang digunakan untuk penggelupasan cat pada mobil. Populasi penerima (orang terpajan oleh pencemar) Orang yang beresiko terpajan oleh pencemar di bengkel Inyiak Body Repair (IBR) adalah para pekerja yang ada di bengkel tersebut yang berjumlah 16 orang. pekerja tidak menggunakan masker sehingga debu masuk ke pernafasan pekerja melalui hidung sehingga dapat menyebabkan sesak nafas dan dapat mengganggu system pernafasan pekerja.

ada 15 orang yang sangat berisiko karena 15 orang tersebut lebih lama terpapar dan lebih lama bekerja di bengkel mulai dari jam 08. pekerja tidak menggunakan masker sehingga debu masuk ke pernafasan pekerja melalui hidung sehingga dapat menyebabkan sesak nafas dan dapat mengganggu sistem pernafasan pekerja. chromium. dan acrylic resin. Pada bengkel Inyiak Body Repair (IBR) ini menggunakan bahan soda api yang digunakan untuk pengelupasan cat pada mobil. Pada proses pencatan. Sedangkan karyawan yang bekerja bagian kantor juga berpotensi terkena paparan karena bangunan kantornya masih dalam lingkungan yang sama dengan bengkel. pekerja tidak boleh meletakkan makanan di sekitar itu dan apalagi tidak tertutup sehingga debu dalam proses pencatan dan bahan-bahan berbahaya lainnya dapat masuk ke makanan tersebut.00 WIB sampai dengan 17. Dari 20 orang karyawan yang bekerja di perusahaan. isocyanate dan pelarut toluene.00 WIB.1 Evaluasi Toksikologi 1) Populasi terkena dampak Pada saat pekerja bekerja. Bahan-bahan tersebut bersifat toksik dan merupakan bahan karsinogenik. bila masuk dalam saluran pernafasan terbukti dapat menimbulkan gangguan fungsi paru dan juga mengakibatkan terjadinya fibrosis yang selanjutnya dapat menurunkan kapasitas vital paru dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker. dan apabila pekerja tidak 21 . 2) Lintas Pemajanan pada Pekerja Pada saat melakukan pekerjaan. merkuri. BAB IV DAMPAK KESEHATAN MASYARAKAT 4. Jika makanan yang terkontaminasi oleh zat-zat yang terkandung dalam cat tersebut termakan oleh para pekerja dapat menyebabkan keracunan makanan. Partikel cat dalam aktivitas pengecatan terdiri dari bahan kimia berbahaya seperti cadmium. seperti saat mengecat mobil memungkinkan para pekerja terkontaminasi oleh zat kimia yang terkandung dalam cat. plumbum.

akan mengering dengan oksidasi. polimerisasi dan evaporasi. chromium. 3) Bahan Kimia yang terlibat Pada bengkel IBR ini terdapat bahaya pengecatan mobil karena bahan- bahan pembuatan cat. Cat berisi bahan kandungan cat dan pewarna yang berupa campuran zat kimia padat dengan medium cair. Cat pada umumnya berbahan dasar air atau minyak dan terdiri atas tiga komponen penting yakni: a. dan acrylic resin. hidung. mata.39). maka soda api akan kontak dengan kulit pekerja sehingga dapat menimbulkan gatal-gatal dan iritasi pada kulit. Dari kegiatan para pekerja tersebut. Binder Binder yang dapat menyebabkan masalah kesehatan adalah resin (epoxy resin dan urethane resin) menimbulkan iritasi hidung. Tiner Semua cat mengandung pelarut/ solvent yang biasanya berupa tiner. pusing.menggunakan sarung tangan. 22 . bila masuk dalam saluran pernafasan terbukti dapat menimbulkan gangguan fungsi paru dan juga mengakibatkan terjadinya fibrosis yang selanjutnya dapat menurunkan kapasitas vital paru dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker. Tiner akan menguap segera setelah cat dioleskan. dan tenggorokan. isocyanate dan pelarut toluene. digunakan sebagai lapisan proteksi atau dekorasi permukaan. masalah reproduksi dan kanker 21. saat itu pekerja cat dapat menghisap bahan berbahaya yang terkandung dalam solvent. plumbum. merkuri. iritasi mata. b. tenggorokan dan kulit. Bahan-bahan tersebut bersifat toksik dan merupakan bahan karsinogenik. Partikel cat dalam aktivitas pengecatan terdiri dari bahan kimia berbahaya seperti cadmium. para pekerja sangat berpotensi terkena efek yang lebih besar karena ditambah dengan kebiasaan para pekerja yang tidak baik seperti tidak menggunakan APD dan tidak terlalu mempedulikan kesehatan mereka masing-masing. Pajanan terhadap solvent dapat menyebabkan sakit kepala.

polimerisasi minyak tak jenuh dehydrated caster oil. dapat menyebabkan kanker paru 39). Lead chromate Digunakan untuk memberi warna hijau. naphthalene. fraksi petroleum lain konsentrasi sedikit Turpentine Hidrokarbon aromatic. dan oranye. Zn. Pengering (driers) : Mempercepat pengeringan Co. Soybean oil. Tiner (thinners) : Hidrokarbonalifatik. Pb. resin. Pigmen Pigmen dalam cat berguna untuk mewarnai dan meningkatkan ketahanan cat. Banyak jenis pigmen merupakan bahan berbahaya yaitu: a. varnishes 2. Tung oil. c.Membentuk lapisan pelindung forming materials) : melalui oksidasi dan Linseed oil. oranye dan merah. Bahan pembentuk lapisan (film. kuning. perila oil. Bahan-bahan Kandungan Cat No. c. casein. oiticica oil. Chromium Memberikan warna hijau. kuning. polimerisasi linoleat. dan saluran nafas atas. naptha. talates 4. Mn. Cadmium Memberi warna hijau. kuning dan merah dapat menyebabkan kerusakan saraf pusat b. Bahan Fungsi 1. fish oil. lapisan melalui oksidasi dan otocates. toluene silol (xylol). dapat menyebabkan kanker paru dan iritasi kulit. methylated naphthalene 3. hidung. Antiskining agent : Mencegah penggumpalan dan 23 . latex emultion. Sebagai suspensi pewarna cat .

sengatan matahari. Bahan Fungsi 1. Pewarna putih : timah putih. cobalt blue. Zn oksida. iron blue Pewarna merah: timah merah. hydrated kromium 24 . molybdenum orange Pewarna hijau : kromium oksida. ferrite yellow. kromat hijau. Zn sulfide. copper pthalocyanine. ochre. toners dan lakes Pewarna metalik: aluminium. menguatkan litophene. basic lead lapisan dan memberi tampilan sulphate menarik Pewarna hitam: karbon hitam. hansa yellow. cadmium merah. lampblack. magnetite black Pewarna biru: Ultramarine. bubuk tembaga Pewarna kuning: litharge. graphite. timah atau Zn kromat. debus eng. Plasticzser : Memberikan elastisitas dan Beberapa macam minyak mencegah proses penguraian Sumber: Wahyuningsih Bahan-bahan Pewarna Cat (Pigmen) No. Untuk melindungi lapisan cat dari titanium dioksida. cadmium orange. cadmium lithopone Pewarna jingga : basic lead chromate. iron oxides. Polyhydroxy phenols pengelupasan cat 5.

The International agency For Research on Cancer (IARC) menentukan bahwa cat dapat menyebabkan kanker terutama kanker paru. Pigment extenders: china clay. Pajanan bahan karsinogen di tempat kerja mempunyai efek yang signifikan. timah biru. ketahanan warna barites. di samping kanker esophagus. barium potassium chromat 2. silica. arsenic. yaitu kumpulan partikel halus berupa cair atau padat. asbestos. oxide. sehingga karena ukurannya yang kecil akan mudah terhisap. chromium. Vandyke brown Metal protective pigment: timah merah. Pajanan cat melalui inhalasi dan juga melalui kontak kulit atau oral. titanium dan mineral oil (poly aromatic hydrocarbon). Droste etal mendapatkan bahwa molybdenum. permansa green Pewarna coklat: burnt sienna. talk. abdomen dan kandung kencing. seng basic lead. Beberapa bahan cat yang dapat menyebabkan kanker paru antara lain timah. blanc fixe Sumber: Wahyuningsih 4) Dampak Kesehatan Cat semprot mengubah substansi menjadi aerosol. Kanker Kanker paru dikenal sebagai jenis kanker yang sering dijumpai pada laki- laki di daerah industri di negara berkembang. gips. Penyakit paru akibat kerja yakni: a. mika. asbestos. selanjutnya merupakan pajanan potensial khususnya terhadap kesehatan paru. burn amber. Morrel etal mendapatkan 58% kematian yang berhubungan dengan bahan berbahaya 25 . Mengurangi biaya perawatan. kromium dan mineral oil sangat berhubungan dengan kanker paru dan kejadian kanker paru akan meningkat setelah pajanan lebih dari 20-30 tahun. molybdenum. pthalocyanine green.

Jenis kanker yang sering dijumpai adalah mesotelioma (14%). mengi. Isosianat sering diidentifikasi sebagai penyebab asma kerja pada pekerja cat semprot yang dikenal sebagai isocyanate-induced asthma. Asma kerja didefinisikan sebagai keterbatasan aliran udara dan atau hiperesponsivitas bronkus yang disebabkan bahan di lingkungan tempat kerja dan tidak di sebabkan oleh rangsangan di luar lingkungan kerja. saat ini digantikan oleh 1. Demam disertai 26 .6 hexamethylene diisocyanate (OCN(CH2)6NCO(HDI) dan methylene diphenyl diisocyanate (MDI). Tanda dan gejala yang sering yaitu batuk dengan atau tanpa produksi sputum. lem dan polyurethrane. Hexamethylene diisocyanate (HDI) merupakan diisosianat alifatik. pajanan dosis kecil (kurang dari 1 ppb = parts per billion) dapat menyebabkan asma yang dapat tetap di derita bertahuntahun setelah pajanan dihentikan. Isosianat merupakan bahan utama cat semprot. Pada pekerja yang telah tersensitisasi oleh isosianat. dan gejala seperti flu (flulike symptoms) pada saat bekerja. sehingga sebagian besar HDI dalam bentuk prepolimer. Kebiasaan merokok meningkatkan risiko kanker paru 4-14 kali dibanding pekerja yang tidak merokok. Sedangkan asma diperberat di tempat kerja adalah asma yang diperburuk oleh iritan atau rangsang fisik ditempat kerja. di sebabkan neoplasma ganas. Dahulu toluene diisocyanate (TDI) sering digunakan dalam komponen cat semprot kendaraan bermotor. malaise. Asma kerja Terdapat dua kategori asma ditempat kerja yaitu asma kerja (occupational asthma). nyeri otot. mengigil. Isosianat merupakan bahan kimia reaktif yang dapat mengiritasi saluran nafas dan membran mukosa. selain itu dapat juga dijumpai pada varnish. sensitisasi dan inflamasi kulit serta edema paru. HDI monomer sangat mmenguap. Pajanan isosianat yang tinggi dapat menyebabkan iritasi mata. b. Kanker paru dan pleura merupakan jenis kanker yang sering dijumpai (57%) sebagai penyebab kematian dan laki- laki (61%) dua kali lebih tinggi dari perempuan (36%). sesak atau rasa berat di dada.

2 Evaluasi Data Outcome Kesehatan Salah satu penyakit terkait kerja pada pekerja pengecatan mobil tersebut adalah gangguan fungsi paru. Tekanan karbondioksida biasanya turun akibat hiperventilasi alveolar. Sebagian kecil reaksi dapat menyertakan asinus termasuk bronkiolus yang dikenal sebagai pneumonitis hipersensitivitas (extrinsic allergic alveolitis). walaupun didapatkan perubahan ventilasi perfusi regional. Pada keadaan subakut mungkin hanya dijumpai penurunan kapasitas difusi dan compliance paru. Pada beberapa pasien dapat dijumpai gejala yang tidak khas seperti batuk kronik atau bronchitis. Pajanan terhadap isosianat aerosol dapat mengakibatkan pneumonitis hipersensitivitas. dan penurunan paparan dapat menurunkan risiko tersebut. Pneumonitis hipersensitivitas Inhalasi patikel organik atau gas dapat menyebabkan perubahan respons pulmonary. c. lekositosis dapat juga dijumpai pada asma kerja (5%). walaupun jarang terjadi (1%). 4. Beberapa penelitian mendapatkan penurunan kapasitas difusi beberapa jam setelah terpajan isosianat. yang ditandai oleh peningkatan resistensi aliran udara di saluran nafas sehingga menyebabkan asma. pada fase kronik dapat berkembang menjadi fibrosis yang progresif. resistensi saluran nafas masih normal. Penelitian yang dilakukan oleh Piirila tahun 2005 menunjukkan dari 13 27 . Beberapa bukti dari hasil penelitian oleh American Lung Association yang dikutip oleh Bruce menyimpulkan bahwa kontaminasi udara oleh partikel partikel pada lingkungan kerja merupakan faktor risiko bagi kesehatan pernafasan pekerja. perubahan saluran nafas obstruktif dan restriktif. Pemeriksaan fungsi paru menunjukkan restriksi dengan penurunan compliance dan gangguan pertukaran gas. Pada keadaan akut didapatkan penurunan kapasitas vital paksa. gejala dapat menetap beberapa minggu pada keadaan penurunan fungsi paru dan kapasitas difusi yang berat. Penurunan fungsi paru pada keadaan akut akan membaik setelah beberapa hari.

sedangkan penyebab tidak langsung di antaranya adalah dari faktor pekerja dan karakteristik pekerjaan. menunjukkan prevalensi yang cukup tinggi yaitu sebesar 30% pekerja mengalami gangguan fungsi paru. gangguan fungsi paru pada pekerja pengecatan mobil dipengaruhi oleh banyak faktor. Penelitian di Indonesia juga menunjukkan hal yang sama. pekerjaan yang prevalensi kejadian penyakit saluran pernafasannya paling tinggi adalah pekerja pengecatan mobil. misalnya penelitian Riswati pada bengkel pengecatan mobil di Kampung Ligu Semarang. Dari beberapa teori diketahui bahwa.27 – 11. tukang mesin sebesar 8. dan tukang las sebesar 3.3%. Penelitian lain di Stockholm Swedia terhadap pekerja pengecatan menunjukkan 50% pekerja mengalami penurunan fungsi paru setelah 10 tahun bekerja.3%.6%. Ketahanan individu dari pekerja sangat sulit untuk diukur. status gizi. dan kebiasaan merokok. Penelitian Hammond et al terhadap pekerja las dan pengecatan mobil juga menunjukkan hasil bahwa pekerjaan pengecat mobil secara signifikan berhubungan dengan penyakit paru obstruksi kronik (OR 3.2% 4). Karakteristik pekerjaan yang mempengaruhi antara lain adalah masa kerja. kebiasaan olah raga. faktor genetik. yaitu pada pekerja bengkel dan pengecatan mobil sebesar 27. pekerja yang terpapar oleh lingkungan yang sama dalam periode waktu yang sama mungkin akan menunjukkan perkembangan derajat penyakit paru yang berbeda.73 CI 95% = 1. pekerja yang terpapar pigmen (pengecat) sebesar 12.0)8). pekerja yang menangani polyurethane sebesar 22. jenis kelamin.jenis pekerjaan di Finlandia. yang dapat dikelompokkan dalam dua kelompok yaitu penyebab langsung dan tidak langsung. Sementara itu penelitian di Finlandia menunjukkan prevalensi ganguan fungsi paru yang cukup tinggi pada beberapa kelompok pekerja terutama yang terkait dengan paparan bahan kimia yang terdapat dalam cat. Beberapa faktor host atau karakteristik pekerja yang mungkin berpengaruh adalah mekanisme clearance paru. jumlah jam kerja per minggu.1%. posisi 28 . Penelitian di Kalifornia Utara terhadap komunitas yang terpapar oleh bahan kimia dalam cat menunjukkan sebanyak 80%-nya mengalami ganguan fungsi paru. umur.4%. tukang kayu 3. Penyebab langsungnya yaitu partikel yang terinhalasi ke saluran nafas. riwayat penyakit.

Apabila masuk ke dalam saluan pernafasan dapat mengakibatkan terjadinya fibrosis yang selanjutnya dapat menurunkan kapasitas vital paru dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker. ventilasi ruang pengecatan. Bahan kimia berbahaya yang terdapat dalam cat ini di antaranya adalah cadmium. kepemilikan ruang khusus pengecatan. kadar partikel dari aktivitas pengecatan mobil ini 29 . Partikel dengan ukuran diameter 5 μ atau lebih kecil dapat mencapai alveoli. posisi terhadap arah angin pada saat pengecatan. Selain ukuran yang sangat kecil. dan acrylic resin. Partikel kontaminan hasil dari aktivitas pengecatan ini terdiri dari bermacam-macam bahan kimia serta pelarutnya. Menurut Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja nomor 01 tahun 1997. kemudahan untuk memindahkan obyek pada saat pengecatan. yaitu kumpulan partikel halus berupa cair atau padat. ketinggian obyek yang dicat. chromium. intensitas (kadar) dan durasi dari paparan. sehingga merupakan risiko yang penting terhadap penurunan fungsi paru. Kumpulan bahan kimia yang terdapat dalam bahan cat tersebut dengan cara disemprotkan dengan alat spray painting dirubah menjadi bentuk aerosol. Bentuk tersebut akan sangat mudah terhisap oleh pengecat terutama jika tidak mengenakan masker. serta daya tahan pekerja.terhadap pengecat yang lain. merkuri. Selain itu dalam cat terdapat juga bahan kimia isocyanate dan pelarut toluene yang terbukti dapat menurunkan kapasitas vital paru. Isocyanates seperti dilaporkan oleh konsultan kesehatan kerja Occupational health clinics for Ontario worker Inc adalah kelompok bahan kimia yang paling reaktif yang biasanya digunakan pada industri otomotif dan cat. Partikel terinhalasi yang merupakan penyebab langsung dari gangguan fungsi paru ditentukan oleh beberapa variabel yaitu ukuran partikel. plumbum. intensitas dan durasi paparan yang lama akan menyebabkan partikel terdeposit dalam alveoli sehingga dalam jangka panjang terjadi penurunan fungsi paru. dan penggunaan masker. Bahan bahan tersebut bersifat toksik dan merupakan bahan karsinogenik. Dalam laporannya disampaikan bahwa kelompok yang paling berisiko terpapar bahan ini adalah pengecat spray (spray painters).

3 Evaluasi Kepedulian Kesehatan Masyarakat Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti seperti yang disebutkan diatas. pekerja terpapar oleh partikel lebih dari 3 mg/m3. maka pekerja yang bekerja dibengkel cat mobil ini dapat menimbulkan gangguan pernafasan. mereka mengalami sesak nafas dan batuk pada saat melakukan pengecatan mobil. Dari hasil penelitian. dan acrylic resin. Jadi kemungkinan penyebab terjadinya berlubangnya paru-paru pekerja tersebut adalah lamanya waktu pemaparan yang terjadi serta dipicu dengan kebiasaan merokok pekerja tersebut. Selain itu dalam cat terdapat juga bahan kimia isocyanate dan pelarut toluene yang terbukti dapat menurunkan kapasitas vital paru dan gangguan pernafasan. maka dimungkinkan bahwa penyebab paru-paru pekerja tersebut berlubang adalah karena terpajan oleh debu dalam proses pengecatan mobil. Pada pekerja di bengkel Inyiak Body Repair (IBR). telah mengeluti pekerjaan pengecatan mobil ini selama 8 tahun di bandung dan 1 tahun di Pekanbaru. memang debu yang dihasilkan oleh pengecatan mobil tersebut bisa menyebabkan gangguan pernafasan seperti ISPA karena bahan dari cat tersebut yang berbahaya seperti cadmium. plumbum. dan hasil rontgen menunjukkan bahwa paru-paru pekerja tersebut berlubang. Artinya apabila selama 8 jam bekerja tiap harinya atau 40 jam selama seminggu.ditetapkan nilai ambang batasnya sebesar 3 mg/m3. Pekerja baru memeriksa kesehatan pada saat pekerja mulai bekerja di bengkel IBR ini. Apabila masuk ke dalam saluan pernafasan dapat mengakibatkan terjadinya fibrosis yang selanjutnya dapat menurunkan kapasitas vital paru dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan kanker. 30 . merkuri. maka pekerja akan mempunyai risiko untuk terjadinya gangguan fungsi paru. Dari beberapa karyawan hanya satu orang yang memeriksakan kesehatannya. 4. chromium. Bahan bahan tersebut bersifat toksik dan merupakan bahan karsinogenik. Pekerja yang bernama Arga tersebut sebelum bekerja di bengkel IBR ini.

Bahaya fisik yang terdapat di lokasi kerja bengkel Inyiak Body Repair (IBR) adalah luka dari benda-benda tajam dan peralatan lainnya. Sawah Liek Nomor 67. plumbum. dan acrylic resin Selain itu dalam cat terdapat juga bahan kimia isocyanate dan pelarut toluene yang terbukti dapat menurunkan kapasitas vital paru. Kumpulan bahan kimia yang terdapat dalam bahan cat tersebut dengan cara disemprotkan dengan alat spray painting dirubah menjadi bentuk aerosol. Kecamatan Nanggalo yang juga dekat dengan pemukiman penduduk dan pertanian. tidak pernah terjadi ledakan dan kebakaran. merkuri. Dan baru bulan agustus 2013 pindah ke Jln. BAB V KESIMPULAN Bengkel Inyiak Body Repair (IBR) terletak di Jl. sehingga dapat beresiko menimbulkan dampak kesehatan lingkungan terutama kepada penduduk di sekitar tersebut. RT 02. pecahan kaca. 31 . Kelompok yang paling berisiko terpapar bahan ini adalah pengecat spray (spray painters). karena rata-rata pekerja tidak menggunakan APD yaitu kaca mata. chromium. Penggunaan soda api yang tidak hati-hati dapat merusak tangan yaitu melepuh dan perih. Bahaya lain yaitu kerusakan pada mata saat mengelas. RW III. Cat mengandung bahan yang berbahaya seperti cadmium. dekat dengan pemukiman perumahan dan kos-kosan. Tetapi sejauh ini. seperti luka karena gerinda. Bentuk tersebut akan sangat mudah terhisap oleh pengecat terutama jika tidak mengenakan masker. Pondok Kopi Nomor 2 Kelurahan Surau Gadang. dan penggunaan soda api. Kecamatan Nanggalo. Bahan bahan tersebut bersifat toksik dan merupakan bahan karsinogenik. sehingga merupakan risiko yang penting terhadap penurunan fungsi paru. Kelurahan Kampung Alo. yaitu kumpulan partikel halus berupa cair atau padat. Jenis kerja ini jika tidak hati-hati juga dapat terjadi ledakan dan kebakaran.

Dengan cara lain yaitu menggunakan cat yang tidak berbahaya bagi kesehatan serta pada saat bekerja harus dengan hati-hati. dapat dikurangi dengan cara menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap bagi pekerja seperti penggunaan masker dan sarung tangan. 3. Mempelajari Sifat Lokasi Bengkel Inyiak Body Repair (IBR) terletak di Jln. dekat dengan pemukiman penduduk dan pertanian. mereka mengeluh mengenai kebisingan yaitu berasal dari alat gerinda. las dan genset. Mengakhiri atau Mengurangi Pemajanan Pemajanan yang berasal dari debu yang dihasilkan dari pengecatan mobil. bengkel Inyiak Body Repair (IBR) memasang peredam suara di bengkel tersebut sehingga kebisingannya tidak sampai ke pemukiman penduduk. Kebisingan yang berasal dari alat gerinda. 2. Lokasi bengkel seharusnya terletak jauh dari pemukiman penduduk agar tidak memberikan dampak kesehatan kepada masyarakat sekitar. Kecamatan Nanggalo. sehingga dapat beresiko menimbulkan dampak kesehatan lingkungan terutama pada penduduk di sekitar tersebut. sedangkan untuk debu yang dihasilkan dalam pengecatan mobil tidak sampai ke rumah penduduk. Kelurahan Kampung Alo. Sawah Liek Nomor 67. Sebaiknya. Dari keluhan masyarakat sekitar bengkel. las dan genset sampai terdengar ke rumah penduduk sehingga dapat mengganggu pendenganran penduduk. sehingga dapat mengganggu aktivitas masyarakat. RT 02. BAB VI REKOMENDASI 1. RW III. Menyarankan Kesehatan Masyarakat Masyarakat sekitar Bengkel Inyiak Body Repair (IBR) hanya mengeluh kebisingan dan genangan air yang berasal dari pencucian mobil atau alat-alat lainnya. apalagi 32 .

Cat yang digunakan dalam pengecatan mobil juga harus diperhatikan yaitu tidak menyebabkan gangguan kesehatan kepada manusia terutama pekerja. seharusnya pekerja menggunakan alat pelindung diri seperti earphone dan earplug dan diberi ruang peredam suara agar tidak mengganggu masyarakat sekitar. 33 . Tindak Lanjut Tindak lanjut yang harus dilakukan adalah mewajibkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap bagi pekerja bengkel Inyiak Body Repair (IBR) terutama dalam melakukan pengecatan mobil yaitu penggunaan masker karena dapat menyebabkan penurunan fungsi paru dan gangguan pernafasan. Bengkel Inyiak Body Repair (IBR) juga harus memperhatikan kesehatan lingkungan sekitar terutama masyarakat sekitar bengkel dan membuat Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) pada bengkel Inyiak Body Repair (IBR). Untuk itu.kalau kebisingan tersebut melebihi nilai ambang batas dan dapat juga mengganggu pendengaran pekerja di bengkel Inyiak Body Repair (IBR). 4.