You are on page 1of 19

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Mikroba adalah organisme yang sangat kecil, sehingga tidak dapat dilihat
dengan   mata   telanjang.   Sesuai   namanya,   bidang   ilmu   mikrobiologi   (mikros  :
kecil/sangat   kecil;   bios  :  hidup/kehidupan)   mempelajari   tentang   bentuk,
kehidupan,   sifat,   dan   penyebaran   organisma   yang   termasuk   golongan   mikroba
(jasad renik). Ilmu yang mempelajari tentang mikroba disebut mikrobiologi. 
Pengenalan   alat   merupakan   langkah   pertama   sebelum   kita   melakukan
 percobaan atau penelitian . Dengan mengenal alat, kita dapat mengetahui fungsi
masing­masing bagian dari alat tersebut serta cara pengoprasian atau penggunaan
alat­alat yang akan digunakan dalam percobaan atau penelitian yang dilakukan.
Dan dengan kita mengetahui akan fungsi dan cara penggunaan alat­alat yang akan
digunakan   dapat   memperlancar   jalannya   suatu   percobaan   atau   penelitian.
Sehingga dengan berbekal pengetahuan pemahaman akan fungsi dan cara kerja
dari   alat   yang   digunakan   kita   dapat   memperoleh   hasil   suatu   percobaan   atau
penelitian yang maksimal. 
Praktikum   mikrobiologi   ini,   banyak   alat­alat   yang   digunakan   di
laboraturium seperti mikroskop cahaya, mikroskop stereo, rotamixer, mikropapet,
cawan petri, rubber bulb, tabung reaksi, labu erlenmeyer, bunsen, mortal & pestle,
beaker glass, gelas ukur, batang L, pinset, skapel, jarun Ent, jarum Ose, spatula,
magnetic   stirrer,   timbangan   elektronik,   hyaimocytometr,   oven,   autoklaf   serta
Laminar Air Flow dan sebagainya. Sebelum memulai praktikum di laboratorium
praktikum   harus   mengenal   dari   alat­alat   laboratorium   dan   memahami   cara
penggunaan   semua   peralatan   dasar   yang   biasa   digunakan   dalam   laboratorium
kimia.   Selain   itu   oraktikan   harus   tahu   cara   penggunaannya   dengan   teknik   dan
prosedur   yang  benar,   walaupun   sudah   mengenal   alat   yang   sejenis,   tetapi   perlu
diingat bahwa tiap­tiap alat terkadang mempunyai prosedur yang telah ditendutkan
oleh pabrik pembuatnya dan untuk memudahkan mengenal alat kimia digunakan
pengelompokkan yang umum dipakai yaitu seperti peralatan gelas dan peralatan
non gelas, serta keramik. 
Pengenalan alat­alat praktikum mikrobiologi ini  mempunyai peranan yang
penting karena dengan perngenalan ini kita dapat mengetahui berbagai macam alat
yang terdapat di Laboratorium.  Selain itu kita juga dapat meminimalisir resiko
kesalahan   kerja   pada   saat   melakukan   percobaan   mikrobiologi,   menambah
wawasan   mengenai   alat   dan   memudahkan   dalam   pengerjaan   praktikum
mikrobiologi.

B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah pada percobaan ini adalah apa fungsi dari tiap tiap alat 
laboratorium mikrobiologi ?

C. Tujuan 
Tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengenal  dan mengetahui fungsi
dari tiap­tiap alat.

D. Manfaat
manfaat dari praktikum ini adalah dapat mengenal dan mengetahui fungsi
dari tiap tiap alat.
BAB II
TINJAUN PUSTAKA

A. Teori Umum
Mikroorganisme meliputi semua organisme yang tidak dapat dilihat dengan
mata telanjang. Kelompok mikroorganime adalah bakteri, jamur, ragi, dan virus
dan   juga   protozoa   yang   lebih   besar,   seperti   parasit   malaria   dan   giardia.
Mikroorganisme seringkali dianggap jahat tetapi beberapa bakteri justru penting
untuk keehatan kita. Misalnya dalam usus terdapat bakteri komensal (bakteri yang
hidup didalam atau diatas tubuh tanpa menyebablan efek apapun), yang menjaga
lingkungan   berada   dalam   keadaan   bebas   oksigen   (anaerob)   sehingga
memungkinkan proses pencernaan dan sintesis vitamin K (James dkk., 2008)
Mikrobiologi   adalah   ilmu   yang   mempelajari   dunia   kehidupan   yaitu
morfologi, fisiologi, reproduksi, pnyebaran dan lain­lain dari mikroorganisme atau
jasad renik (Harti, 2015). Mikrobiologi merupakan bagian dari ilmu biologi yang
tersuun   atas   banyak   diiplin   ilmu.   Disiplin.   Berdasarkan   cakupan   bahasanya,
mikrobiologi dibagi dalam beberapa subbidang antara lain mukrobiologi umum,
mikrobiologi tanah, mikrobiologi kedokteran, mikrobiologi udara, mikrobiologi air
dan mikrobiologi makanan (Lestari dan Triasih, 2017). Mikrobiologi adalah kajian
mengenai  organisme  hidup yang berukuran  mikrokopis. Dunia  mikroorganisme
terdiri   dari   lima   kelompok   organisme   :   bakteri,   protozoa,   virus,   algae   dan
cendawan mikrokopik. Kajian mikrobiologi adalah bentuk, struktur, reproduksi,
fisiologi,   metabolisme,   klasifikasi,   distribusinya   dialam,   hubungan   satu   dengan
yang lain serta peranan dalam kehidupan manusia (Indriani dkk., 2014).
Beberapa   alat   yang   digunakan   dalam   praktikum   mikrobiologi   dalam
laboratorium   dan   dijelaskan   juga   fungsi,   cara   penggunaan   alat   serta   prinsip
kerjanya   masing­masing.   Alat­   alat   yang   digunakan   dalam   melaksanakan
praktikum terbagi atas 3 macam alat yaitu elektrik, gelas dan non gelas (Andriani,
2016). 
Autoklaf   adalah   alat   sterilisasi   yang   memanfaatkan   uap   air   panas
bertekanan tinggi dan biasanya digunakan untuk mensterilkan peralatan atau bahan
kultur   yang   tahan   panas   dan   tidak   rusak   oleh   panas.   Pengaturan   tekanan   pada
autoklaf ada yang otomatis dan manual dengan mengatur pemanasnya yang bisa
bersumber   dari   listrik   maupun   pemanas   gas.   Sterilisasi   menggunakan   autoklaf
merupakan   cara   yang   paling   baik   karena   uap   air   panas   dengan   tekanan   tinggi
mengebabkan penetrasi uap air ke dalam sel miikroba menjadi optimal sehingga
langsung mematikan mikroba (Sumarsih, 2010).
Inkubator digunakan pada proses inkubasi. Inkubator merupakan alat untuk
menginkubasi   mikroba   pada   suhu   yang   terkontrol.   Alat   ini   dilengkapi   dengan
pengatur suhu dan pengatur waktu. Jisaran suhu untuk inkubator adalah 10 – 70
o
C. penggunaan inkubator sebenarnya sangat mudah, tetapi dibutuhkan perawatan
yang   baik   agar   tidak   cepat   rusak   dan   berkarat.   Cara   menggunakannya   harus
dilakukan dengan baik agar   inkubator bisa bekerja dengan efektif dan tercipta
areal yang bebas dari kontaminan (Asegab, 2011).
Hot plate merupakan suatu alat yang digunakan untuk memanaskan suatu
larutan   dalam   proses   pembuatan   media.   Untuk   membantu   agar   homogenitas
larutan tersebut  cepat tercapai, maka perangkat ini dilengkapi dengan stirrer yang
akan berfungsi sebagai pengaduk. Oven dipergunakan untuk mengeringkan alat­
alat   gelas   dan   mikrotip   pada   temperatur   60  oC.   oven   dapat   juga   dipergunakan
untuk mensterilkan alat gelas pada tempetur 120oC (Maftuchah dkk., 2014).
BAB III
METODE KERJA

A.  Waktu dan Tempat

Percobaan pengenalan alat dilaksanakan pada hari Senin, 26 Februari 2018
pukul 13:00 sampai selesai bertempat di dalam Laboratorium Farmasi, Fakultas
Farmasi Universitas Halu Oleo.

B.   Alat 
Alat­alat yang diperkenalkan pada percobaan pengenalan alat, yaitu :
1. Elektrik
a. Auto klaf elektrik  f. Kulkas
b. Colony counter g. Laf 
c. Electromantel h. Micropipet
d. Hot plate i. Mikroskop 
e. Incubator j. Oven

2. Gelas
a. Batang L g. Objek and Deglass
b. Batang pengaduk h. Pemanas spiritus
c. Cawan Petri i. Pipet tetes
d. Corong j. Pipet volume
e. Erlenmeyer k. Tabung Durham
f. Gelas Ukur l. Tabung Reaksi

3. Non gelas
a. Botol semprot f. Rak tabung
b. Cawan Porselin g. Sendok tanduk
c. Jarum Inokulum atau Ose
d. Lumpang dan Alu
e. Pinset
PENGENALAN ALAT
6

BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Pengamatan
Tabel hasil pengamatan dari percobaan ini, yaitu :
1.  Alat Elektrik

DZULFIANA ASHAN LA
LIO
O1A1 16 181
No
Nama Alat Bagian Alat Fungsi
.
1. Mikroskop cahaya a. Lensa okuler Untuk 
b. Pipa kapiler
melihat 
c. Pemutar lensa
PENGENALAN ALAT d. Lensa objek benda­benda 
7 e. Lensa objek
yang sangat 
f. Meja preparat
g. Kaca preparat kecil seperti 
h. Kaki
mikroorganis
i. Cermin
j. Kaca kapiler me, sel, dan 
k. Pegangan
benda­benda 
l. Pengatur
lain yang 
halus
m. Pengantur bersifat 
kasar mikroskopis. 
Bayangan 
benda pada 
mikroskop ini
bersifat 2 
dimensi.

2. Autoklaf listrik a. Katup Untuk 
pengeluaran mensterilkan 
uap berbagai 
b. Tombol  on­
macam alat 
off
dan bahan 
c. Lempeng
yang 
sumber panas
d. Sekrup digunakan 
pengaman dalam 
mikrobiologi 
menggunakan
uap air panas 
bertekanan.

DZULFIANA ASHAN
a        b     c       d LA
LIO 3. Colony counter a. skala Untuk 
O1A1 16 181 b. Tombon   On­
mempermuda
Off
h perhitungan
PENGENALAN ALAT
8

DZULFIANA ASHAN LA
LIO
O1A1 16 181
PENGENALAN ALAT
9

2. Alat­alat gelas

No.  Nama Alat Gambar Fungsi
1. Cawan petri
Sebagai tempat 
menyimpan 
a. Penutup
b. Wadah kultur dan 
tempat  isolasi 
mikroba.
     b            a
2. Pipet ukur Untuk 
memindahkan 
a. Penghubung filler
b. Volume meter larutan dengan 
c. Ujung/keluarnya  berbagai ukuran 
air volume

      c              b      a
3. Pipet tetes
Untuk 
a. Karet memindahkan 
penyedot larutan dengan 
b. Badan pipet
c. Ujung/keluar skala 

masuknya larutan kecil,setetes 
demi setetes
     c          b         a
4. Tabung reaksi
Sebagi media 
a. Mulut tabung miring dalam 
b. Badan tabung
c. Dasar tabung memurnikan 
biakan
     a        b          c

DZULFIANA ASHAN LA
LIO
O1A1 16 181
PENGENALAN ALAT
10

5. Erlenmeyer a. Mulut labu Mencampurkan 
b. Leher labu larutan
c. Badan 
Erlenmeyer
d. Dasar labu
e. Skala
     a     b  c   d     e   
6. Pembakar spiritus a. Sumbu Sebagai 
b. Mulut
penyedia api 
c. Leher bunsen
d. Labu bunsen serta untuk 
e. Dasar labu
mensterilkan alat
lain dengan cara 
panas membara 
dan dilidah­
apikan.

7. Gelas ukur 1. Mulut gelas Untuk mengukur
2. Badan gelas
larutan atau 
3. Skala
4. Dasar gelas medium cair 
dalam satuan ml

     a     b       c  d
8. a. Batang Untuk 
b. Batang penyegar
meratakan 
Batang L /  mikroba pada 
Druglasky permukaan 
medium agar 
dengan cara di 
dorong atau 

1    2 diputar pada 
permukaan 
medium.

DZULFIANA ASHAN LA
LIO
O1A1 16 181
PENGENALAN ALAT
11

9. Tabung durham a. Mulut tabung Untuk 
b. Badan tabung
menampung 
c. Dasar tabung
hasil fermentasi 
mikroorganisme

10. Object & Deck  a. Object glass Object glass 
b. Deck glass
Glass berfungsi untuk 
tempat menaruh 
objeck yang akan
diamati di bawah
mikroskop.
Deck glass 
berfungsi untuk 
     a         b menutup objek 
yang ada di atas 
object glass
11. 1. Tutup botol menyimpan 
2. Badan botol
reagen yang 
Botol gelap 3. Dasar botol
sudah diolah 
menjadi baku 
primer dan 
sekunder untuk 
zat yang tidak 
tahan cahaya, 
1  2   3
oksidasi, atau 
lainnya.

DZULFIANA ASHAN LA
LIO
O1A1 16 181
PENGENALAN ALAT
12

12. Batang pengaduk 1. Tengkai  Untuk mengaduk
pegangan larutan atau 
2. Pengaduk
medium

        a          b
13. Labu takar a. Tutup labu ukur Untuk 
b. Mulut labu ukur
mengencerkan 
c. Leher labu ukut
d. Perut labu ukur dan 
e. Dasar labu ukur
mempersiapkan 
larutan standar  
atau zat tertentu

  e    d c       b     a
14. Botol vial a. Tutup karet Untuk 
b. Badan botol
menampung 
c. Dasar botol
reagen atau 
rendaman 
sampel

     C        b     a 
15. a. Mulut gelas Sebagai  tempat 
Gelas kimia b. Badan gelas
menyimpan dan 
c. Dasar gelas
d. Skala mengukur 
larutan atau 
medium

     a   b   c   d

DZULFIANA ASHAN LA
LIO
O1A1 16 181
PENGENALAN ALAT
13

16. Corong a. Mulut corong Untuk 
b. Badan corong
memindahkan 
c. Leher corong
d. Lubang corong larutan pada 
tempat atau 
benda dengan 
mulut  kecil.
  a      b        c     d
17. Batang pengaduk a. Tengkai  Untuk mengaduk
pegangak larutan atau 
b. Pengaduk
medium

a            b
18. Termometer air  a. Pipa kapiler Untuk mengukur
b. Raksa
raksa temperatur dan 
perubahan suhu

  a         b

3. Alat­alat non­gelas
No. Nama Alat Bagian Alat Fungsi
1. OSE 1. Ujung   ose Untuk 
lurus memindahkan 
2. Ujung ose
biakan guna 
3. Pegangan 
ditanamv tau 
ditumbuhkan pada 
media baru
2. Pinset  3 1. Ujung pinset Mengambil sampel 
2. Badan pinset
berukuran kecil

DZULFIANA ASHAN LA
LIO
O1A1 16 181
PENGENALAN ALAT
14

1    2
3. Rubber bulb 1. Mulut   rubber Untuk menyedot 
1
3 bulb larutan yang dapat 
2
2. Badan   rubber
dipasang pada 
bulb
pangkal pipet ukur.
3 3. Penghubung
pipet
4. Rak tabung 1. Lubang Untuk menyimpan 
4 penyimpanan tabung reaksi yang 
tabung akan digunakan 
ataupun untuk 
mengamati dalam 
tabung 
reaksi

5. Sendok tanduk 1. Sendok kecil Sendok kecil untuk 
2. Badan sendok
5 mengurangi atau 
3. Sendok besar
menambahkan 
bahan dengan 
takaran yang 
sedikit.dan yang 
besar besar untuk 
1    2     3                     
bahan dengan 
takaran yang 
banyak

DZULFIANA ASHAN LA
LIO
O1A1 16 181
PENGENALAN ALAT
15

6. Kompor 1. Badan Untuk memanaskan
kompor bahan yang diuji 
2. Tombol
dalam praktikum.
on/off Kabel

7. Cawan porselen 1. Mulut cawan Untuk menguaokan
2. Badan cawan
8 cairan pada suhu 
3. Dasar cawan
yang tidak terlalu 
tinggi.
 1            3           2        

8. Lumpang dan alu 1. Mortal Untuk 
2. Pestle
9 tempatmenghaluska
n bahan yang 
bersifat padat yang 
akan digunakan. 
  
1      2                    Pestle berfungsi 
untuk 
menumbukkan 
objek yang akan 
dihaluskan.
B.   Pembahasan
Alat­alat   laboratorium   berperan   dalam   keberlangsungan   praktikum
mikrobiologi.   Alat­alat   laboratorium   dikelompokkan   menjadi   3   yaitu   alat
eletrik,   gelas/keramik   dan   non   gelas.   Alat   elektrik   adalah   alat­alat   yang
menggunakan   aliran     listrik   semabagi   sumber   energinya,   alat   gelas   atau
keramik adalah alat alat yang terbuat dari kaca yang dapat pecah dan alat­alat
non gelas adalah alat yang tidak terbuat dari gelas maupun kaca.

DZULFIANA ASHAN LA
LIO
O1A1 16 181
PENGENALAN ALAT
16

Alat­alat   yang   diperkenalkan   pada   praktikum   ini   adalah   mikroskop
cahaya, lamina air flow, coloni counter, autoklaf, dan inkubator,  hot plate,
dan pipet mikro.
Lamina Air Flow atau biasa disebut LAF adalah alat yang tergolong
dalam alat elektrik yang   memiliki fungsi untuk pengerjaan secara aseptis
karena memiliki pengaturan dan penyaringan aliran udara.
Autoklaf berfungsi mensterilisasikan alat­alat bersekala menggunakan
uap air panas. Dimana uap air panas akan merusak protein mikroba hingga
mengalami koogulasi, pada saat itu protein akan mengendap (denaturasi) dan
menyebabkan  kematian  pada mikroba. Saat penggunaan  otoclaf  penutupan
harus benar­benar rapat agar uap air yang bertekanan tinggi masuk kedalam
atau beruduksi ke alat.
Inkubator adalah alat yang tergolong dalam kelompok alat­alat elektrik
memiliki fungsi yaitu untuk menginkubasi atau memeram mikroba pada suhu
yang terkontrol
Alat­alat   yang   tergolong   dari   alat   perhitungan   koloni   adalah   coloni
counter   dan   cawan   petri.   Coloni   counter   merupakan   alat   yang   berfungsi
sebagai penghitung jumlah mikroba pada cawan petri menggunakan sinar dan
luv. Perhitungan mikroba dapat dilakukan dengan perbesaran menggunakan
luv atau dengan menandai beberapa koloni yang terdapat pada cawan petri
menggunakan   bulpoint   yang   terdapat   pada   coloni   counter   dan   juga
menggunakan tombol check.
Mikroskop berfungsi sebagai alat bantu untuk melihat mikroorganisme
yang tak dapat dilihat oleh mata. Cara penggunaan mikroskop adalah dengan
membelakangi   bagian   belakang   mikroskop.   Mikroskop   yang   digunakan
antara lain elektron, mikroskop cahaya, dan mikroskop kemera. Mikroskop
cahaya (Monokoler) berfungsi untuk melihat objek dengan bantuan cahaya.
Mikroskop ini digunakan dengan satu mata, sehingga bayangan yang terlihat
hanya   memilki   panjang   dan   lebar,   dan   memberikan   gambaran   mengenai
tingginya.   Prinsip   kerja   dari   mikroskop   ini   adalah   dengan   memantulkan
cahaya melalui cermin, lalu diteruskan hingga lensa objektif. Di lensa objektif
bayangan yang dihasilkan adalah maya, terbalik dan diperbesar. Kemudian
bayangan   akan   diteruskan   dan   menghasilkan   bayangan   tegak,   nyata   dan
diperbesar oleh mata pengamat.  Semakin banyak cahaya yang dipantulkan
melalui cermin, maka akan semakin terang pula mikroorganisme yang dilihat.
Mikroskop ini memiliki pembasaran objektif (10x dan 40x) serta pembesaran
okuler (10x). Mikroskop elektron (Biokuler) berfungsi untuk melihat objek
dengan bantuan elektron atau cahaya lampu. terdiri atas empat lensa objektif

DZULFIANA ASHAN LA
LIO
O1A1 16 181
PENGENALAN ALAT
17

dengan   empat   pembesaran,   10x,   25x,   40x   dan   100x.   Saat   pengunaan
menggunakan pembesaran 100x, ditambahkan minyak emersi di atas gelas
objek.   Tujuannya   adalah   untuk   mengurangi   sudut   bias   akibat   banyaknya
cahaya   yang   dipantulkan.   Tanpa   minyak   emersi,   maka   objek   yang   akan
diteliti,  tidak akan terllihat. Mikroskop ini digunakan saat melihat  struktur
dan melakukan pewarnaan bakteri. Mikroskop kamera (Triokuler) berfungsi
sebagai   pengambil   gambar   (objek).   Lensa   okuler   yang   terdapat   dalam
mikroskop ini sejumlah tiga lensa okuler. Mikroskop ini dapat mengambil
gambar dari preparat. Maka dari itu, mikroskop ini hanya akan digunakan bila
ingin m engambil gambar objek yang akan diamati. Prinsip kerjanya sama
seperti   mikroskop   cahaya,   hanya   ada   sedikit   perbedaan   dalam
mengoperasikannya.
Hot   plate  adalah   alat   yang   tergolong   dalam   alat­alat   elektrik   karena
menggunakan   aliran   listrik   sebagai   sumber   energinya.   Alat   ini   berfungsi
untuk memanaskan, ataupun mencairkan bahan­bahan.
Mikropipet   adalah   alat   untuk   memindahkan   cairan   yang   bervolume
cukup kecil, biasanya kurang dari 1000 µl. Banyak pilihan kapasitas dalam
mikropipet, misalnya mikropipet yang dapat diatur volume pengambilannya
(adjustable volume pipette) antara 1µl sampai 20 µl, atau mikropipet yang
tidak   bisa   diatur   volumenya,   hanya   tersedia   satu   pilihan   volume   (fixed
volume pipette) misalnya mikropipet 5 µl. dalam penggunaannya, mukropipet
memerlukan tip.
Alat­alat laboratorium sangat banyak sehingga diperlukan pengenalan
alat­alat.   Manfaat   pengenalan   alat­alat   dalam   bidang   farmasi   adalah
menambah wawasan pengetahuan mengenai alat­alat laboratorium dan juga
membantu dalam proses praktikum karena kita telah mengetahui bagaimana
cara   penggunaan   dan   fungsi   dari   masing   masing   alat   serta   kita   dapat
meminimalisir kesalahan yang terjadi saat praktikum berlangsung.

DZULFIANA ASHAN LA
LIO
O1A1 16 181
PENGENALAN ALAT
18

BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kesimpulan   dari   percobaan   kali   ini   yaitu  alat­alat   laboratorium
mikrobiologi   seperti   autoklaf,   inkubator,   hot   plate,   pipet   mikro,   coloni
counter,   mikroskop,   lamina   air   flow   memiliki   mekanisme   kerja,   fungsinya
masing­masing,   tiap   alat   harus   diketahui   mekanisme   dan   fungsinya   agar
memudahkan dalam penggunaannya dan meminimalisir kesalahan yang terjadi
pada saat praktikum.

B. Saran
Saran dari praktikum  ini  adalah  agar praktikan  dapat mengenal  dan
mengetahui   cara   menggunakan   alat­alat   laboratorium   dalam   praktikum
Mikrobiologi untuk meminimalisir kesalahan penggunaan alat dan mengetahui
fungsi dari masing masing alat yang akan digunakan.

DZULFIANA ASHAN LA
LIO
O1A1 16 181
PENGENALAN ALAT
19

DAFTAR PUSTAKA
Andriani,   R.,   2016,   Pengenalan   Alat­Alat   Laboratorium   Mikrobiologi   Untuk
Mengatasi   Keselamatan   Kerja   dan   Keberhasilan   Praktikan,  Jurnal
Mikrobiologi, Vol. 1(1).

Asegaf,   M.,   2011,  Bisnis   Pembibitan   Jamur   Tiram,   Jamur   Merang   &   Jamur
Kuping, Agromedia Pustaka.

Harti, A. S., 2015, Mikrobiologi Kesehatan, ANDI, Yogyakarta.

Indriani, B., Muzajannah, dan Ratna, D. W., 2014, Hubungan antara Pengetahuan
tentang   Mikrobiologi   dengan   Sikap   Higienis   Mahasiswa   Pendidikan
Biologi, BIOSFER, Vol.VII(1).

James,   J.,   Colin,   B.,   dan   Helen,   S.,   2008,  Prinsip­Prinsip   Sains   Untuk
Keperawatan, Erlangga, Jakarta.

Lestari, P. B., dan Triasih, W. H., 2017, Mikrobiologi Berbasis Inkuiry, Gunung
Samudra, Malang.

Maftuchah,   Aris,   W.,   dan   Agus,   Z.,   2014,  Teknik   Dasar   Biologi   Molekuler,
deepublish, Yogyakarta.

Sumarsih, S., 2010, Untung Besar Usaha Bibit Jamur Tiram, Penebar Swadaya,
Depok.

DZULFIANA ASHAN LA
LIO
O1A1 16 181