You are on page 1of 7

MACAM-MACAM PROFESI DAN KENAPA DISEBUT PROFESI

1. Akuntan

Akuntan dapat diartikan sebagai ahli dalam akuntansi, pengukuran,
pengungkapan, pemberi kepastian mengenai informasi keuangan yang dimana
informasi tersebut dapat membantu manajer, investor, dan pihak lainnya.

2. Aktuaris

Aktuaris dapat diartikan sebagai ahli bisnis yang berkaitan dengan dampak
keuangan, resiko, dan hal-hal yang dapat menimbulkan ketidakpastian dalam
bisnis. Atau aktuaris adalah orang yang dalam mengaplikasikan ilmu
keuangan maupun teori mengenai statistik untuk menyelesaikan berbagai
masalah mengenai bisnis aktual.

3. Arsitek

Arsitek dapat diartikan sebagai orang yang ahli dalam merancang,
mendesain, dan melakukan pengawasan konstruksi bangunan, serta mengenai
izin untuk praktek arsitektur. Dalam praktek arsitektur yaitu menawarkan atau
memberikan pelayanan yang berkaitan dengan desain maupun konstruksi
bangunan. Tentunya profesi arsitek memerlukan pendidikan dan pelatihan
khusus yang lama.

4. Perawat

Perawat dapat diartikan sebagai petugas kesehatan profesional yang
bekerja dengan anggota lain untuk membantu pemulihan orang yang sedang
sakit.

5. Guru

Guru dapat diartikan sebagai orang yang mengajar dan menyediakan
pendidikan bagi orang lain. Guru sering berperan formal dan berkelanjutan,
bekerja dengan cara berprofesi di sekolah maupun di tempat pendidikan
lainnya. Untuk menjadi seorang guru tentunya harus mengikuti pendidikan
dan pelatihan khusus.

6. Apoteker

Apoteker dapat di artikan sebagai tenaga kesehatan yang ahli dalam ilmu
farmasi. Umumnya profesi apoteker untuk memenuhi permintaan terhadap
obat dari penyedia resep kesehatan dalam bentuk resep medis, melakukan
evaluasi terhadap kesesuaian resep, memberikan obat yang sesuai anjuran
resep medis kepada para pasien dan juga memberikan nasehat terhadap

pendidikan.penggunaan obat yang tepat. dan pelatihan khusus yang lama. Dokter Dokter dapat diartikan sebagai ahli dalam memelihara kesehatan maupun memulihkan kesehatan manusia. Ilmuan Ilmuan dapat diartikan sebagai orang yang melakukan kegiatan secara sistematis atau kegiatan ilmiah untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. pendidikan farmasi. 8. . dan penelitian lainnya yang berkaitan tentang farmasi. Profesi dokter membutuhkan pengetahuan. Apoteker menjadi perantara antara dokter dan juga pasien sehingga penggunaan obat medis tepat dan efektif. Apoteker juga ambil bagian dalam kegiatan farmasi. 7.

Profesional Profesional adalah orang yang menyandang suatu jabatan atau pekerjaan yang dilakukan dengan keahlian atau keterampilan yang tinggi.PROFESIONALISME. Hal ini juga . Bila artinya dibuat dalam pengertian yang lebih luas menjadi kegiatan “apa saja” dan “siapa saja” untuk memperoleh nafkah yang dilakukan dengan suatu keahlian tertentu.PROFESIONALISASI DAN PROFESIONALITAS. Profesi berasal dari bahasa latin “Proffesio” yang mempunyai dua pengertian yaitu janji/ikrar dan pekerjaan. dengan tujuan memperoleh penghasilan.” K. Agar lebih memahami Profesi. PERBEDAAN PROFESI. Profesi Profesi merupakan suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian atau keterampilan dari pelakunya. 1.BERTENS Profesi adalah suatu moral community (masyarakat moral) yang memiliki cita-cita dan nilai-nilai bersama HUGHES.PROFESIONAL. Sedangkan dalam arti sempit profesi berarti kegiatan yang dijalankan berdasarkan keahlian tertentu dan sekaligus dituntut daripadanya pelaksanaan norma-norma sosial dengan baik.C (1963) Perofesi menyatakan bahwa ia mengetahui lebih baik dari kliennya tentang apa yang diderita atau terjadi pada kliennya Menurut Sanusi et all (1991) mengatakan bahwa profesi adalah: Suatu jabatan yang memiliki fungsi dan signifikan yang menentukan (erusial) SCHEIN. 2. E. berikut pendapat para ahli: Muhammad dalam Yuwono (2011:9). COMENISCH (1983) Profesi adalah “komunitas moral” yang memiliki cita-cita dan nilai bersama Jika dilihat dari pengertian profesi tersebut. Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.H (1962) Profesi adalah suatu kumpulan atau set pekerjaan yang membangun suatu set norma yang sangat khusus yang berasal dari perannya yang khusus di masyarakat PAUL F. E. maka disimpulkan bahwa profesi merupakan sebuah pekerjaan yang telah dikhususkan berdasarkan keahlian dan kemampuan yang diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan. “Profesi adalah pekerjaan tetap bidang tertentu berdasarkan keahlian khusus yang dilakukan secara bertanggung jawab.

Penyandangan dan penampilan “professional” ini telah mendapat pengakuan. berikut pendapat para ahli: Menurut Soemarno P. Membuat keputusan atas nama klien (pemberi tugas). atau untuk mengisi waktu luang.Mempunyai pengetahuan (science) dan keterampilan (skill). sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi. Kata profesional berasal dari profesi yang artinya menurut Syafruddin Nurdin. Profesional adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Wirjanto (1989) professional adalah Harus ada ilmu yang diolah di dalamnya Harus ada kebebasan. Soempomo Djojowadono (1987).Harus ada kebebasan ( = hak tidak boleh dituntut ) terhadap penentuan sikap dan perbuatan dalam menjalankan profesinya. sebutan standar kerja merupakan faktor pengukuran atas bekerjanya seorang atau kelompok orang dalam melaksanakan tugas Menurut Prof. untuk senang-senang. Atau seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian. professional adalah Mempunyai sistem pengetahuan yang isoterik (tidak dimiliki sembarang orang). Edgar Shine professional adalah Bekerja sepenuhnya (full time) berbeda dengan amatir yang sambilan. “Professional” mempunyai makna yang mengacu kepada sebutan tentang orang yang menyandang suatu profesi dan sebutan tentang penampilan seseorang dalam mewujudkan unjuk kerja sesuai dengn profesinya. Dari pendapat ini. Ada pendidikannya dan latihannya yang formal dan ketat.pengaruh terhadap penampilan atau performance seseorang dalam melakukan pekerjaan di profesinya.Harus ada Kode Etik dan peradilan Kode Etik oleh suatu Majlis Peradilan Kode Etik. Agar lebih memahami Profesional. Menurut Soedijarto (1990:57) mendefinisikan profesional sebagai perangkat atribut-atribut yang diperlukan guna menunjang suatu tugas agar sesuai dengan standar kerja yang diinginkan. tidak boleh ada hubungan hirarki. Membentuk asosiasi perwakilannya. baik segara formal maupun informal. diartikan sebagai suatu pekerjaan yang memerlukan pendidikan lanjut di dalam science dan teknologi yang digunakan sebagai prangkat dasar untuk di implementasikan dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat. Berorientasi pada pelayanan ( service orientation ) . Ada pengembangan Kode Etik yang mengarahkan perilaku para anggotanya Menurut Prof. Mempunyai motivasi yang kuat.

Sementara itu Philips (1991:43) memberikan definisi profesional sebagai individu yang bekerja sesuai dengan standar moral dan etika yang ditentukan oleh pekerjaan tersebut. Profesionalitas Profesionalitas merupakan sikap para anggota profesi benar-benar menguasai. dst. Jika dilihat dari beberapa pengertian professional tersebut. 5. 4. usaha terus-menerus untuk mengembangkan kemampuan profesional. Menurut Yuwono (2011:9) Profesional adalah. Profesionalisasi Profesionalisasi” adalah sutu proses menuju kepada perwujudan dan peningkatan profesi dalam mencapai suatu kriteria yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. 3. Profesinalisme Profesionalisme adalah komitmen para profesional terhadap profesinya. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kebanggaan dirinya sebagai tenaga profesional. kemampuan dan keterampilan khusus dibidang pekerjaannya. maka dapat disimpulkan bahwa professional adalah merupakan seseorang yang melakukan pekerjaan berdasarkan keahlian. “Pekerja yang menjalankan profesi tersebut Menurut Kurniawan (2005:73) adalah. Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. sungguh-sungguh kepada profesinya. ." Dari pendapat tersebut maka saya menarik kesimpulan bahwa profesional adalah seseorang yang melakukan pekerjaan berdasarkan keahlian. “Profesionalitas” adalah sutu sebutan terhadap kualitas sikap para anggota suatu profesi terhadap profesinya serta derajat pengetahuan dan keahlian yang mereka miliki untuk dapat melakukan tugas-tugasnya. "Suatu kemampuan dan keterampilan seseorang dalam melakukan pekerjaan menurut bidang dan tingkatan masing-masing. kemampuan dan keterampilan khusus dibidang pekerjaannya.

Menurut Korten & Alfonso. Agar lebih memahami profesinalisme. mendinamisasi dan membentengi TNO dari tendensi penyimpangan serta penyalahgunaannya baik secara internal maupun eksternal Menurut Pamudji. 1994). . 1981 Yang dimaksud dengan profesionalisme adalah kecocokan (fitness) antara kemampuan yang dimiliki oleh birokrasi (bureaucratic-competence) dengan kebutuhan tugas (ask – requirement) Menurut Ahmad Bahar Profesionalisme merupakan usaha suatu kelompok masyarakat untuk memperoleh pengawasan atas sumber daya yang berhubungan dengan suatu bidang pekerjaan Ahman Sutardi & Endang Buduasih Profesionalisme adalah wujud dari upaya optimal yang dilakukan untuk memenuhi apa-apa yang telah diucapkan. mendorong. berbekalkan keahlian yang tinggi dan berdasarkan rasa keterpanggilan –serta ikrar untuk menerima panggilan tersebut dengan semangat pengabdian selalu siap memberikan pertolongan kepada sesama yang tengah dirundung kesulitan di tengah gelapnya kehidupan Menurut Kiki Syahnarki Profesionalisme merupakan “roh” yang menggerakkan. dengan cara yang tidak merugikan pihak-pihak lain. sehingga tindakannya bisa diterima oleh semua unsur yang terkait Jadi dapat disimpulkan Profesionalisme adalah pemahaman seorang profesional dalam menjalankan profesinya. berikut pendapat para ahli: Menurut (Longman. “Profesionalisme” adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya. keahlian atau kualitas dan seseorang yang professional. Menurut Wignjosoebroto. 1985 Profesionalisme memiliki arti lapangan kerja tertentu yang diduduki oleh orang – orang yang memiliki kemampuan tertentu pula. 1999 profesionalisme adalah suatu paham yang mencitakan dilakukannya kegiatan-kegiatan kerja tertentu dalam masyarakat. Profesionalisme berasal dan kata profesional yang mempunyai makna yaitu berhubungan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya. 1987) profesionalisme adalah tingkah laku. (KBBI.

Gramedia Pustaka Utama. Transformasi Pelayanan Publik. 2009. Dwiyanto. Satria (2011). Yuwono. Jakarta: Bumi Aksara. .Yogyakarta: Pustaka Yustisia. Siagian. Administrasi Pembangunan. 2011. Yogyakarta: Pembaruan. Ismantoro Dwi. Etika Profesi. Kurniawan. Tanggerang Selatan.Reference: Hadi Lubis. Memahami Berbagai Etika Profesi & Pekerjaan. Agung. 2005. Agus. Jakarta: PT. Sondang P. 2011. Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Reformasi Birokrasi..