You are on page 1of 4

Tarian Indonesia yang pernah di Mainkan di Luar Negeri

1. Randai - performance at Kennedy Theatre, University of Hawaii at Manoa, in 2005

Randai dalam sejarah Minangkabau Konon kabarnya ia sempat dimainkan oleh masyarakat
Pariangan Padang Panjang ketika mesyarakat tersebut berhasil menangkap rusa yang keluar dari
laut. Randai di Minangkabau suatu kesenian yang dimainkan oleh beberapa orang, berkelompok
atau beregu, dimana dalam randai ini ada cerita yang dibawakan, seperti cerita Cindua Mato, Malin
Deman, Anggun Nan Tongga, dan cerita rakyat lainnya.

2. Tari Saman - Saman Dance Trip to Lloret de Mar-Barcelona Spain, International Folklore Festival
2012

Satu ciri menarik dari tari Aceh adalah bahwa ia dilakukan secara berkelompok. Seudati yang heroik
dilakukan oleh delapan orang. Saman, sebagian menyebutnya “tari tangan seribu” alias “a thousand
hand dance” yang rampak dan dinamis biasanya dilakukan oleh sepuluh orang laki-laki atau sepuluh
orang perempuan. Likok Pulok juga demikian, walaupun bisa juga ditarikan delapan atau dua belas
orang. Tari Ranub Lampuan yang indah untuk memuliakan tamu biasanya dilakukan oleh enam atau
delapan dara Aceh. Tak ada tari Aceh yang dilakukan sendiri alias secara solo.

3. Reog Ponorogo - Reog Ponorogo Singo Lodoyo USA, Washington DC

tarian ini juga disebut tarian badindin .yaitu kata-kata “din din ba din din”pada pengiring lagu tarian ini. dan ilmu kesempurnaan dengan harapan bahwa anak-anak muda ini akan menjadi bibit dari kebangkitan kerajaan Majapahit kembali. ilmu kekebalan diri. Tarian ini sesungguhnya suatu bentuk sastra lisan yangdisampaikan secara . Indang atau disebut juga badindin. Ki Ageng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak istri raja Majapahit yang berasal dari Cina.Plate Dance in South Korea by Indonesian People Pada awalnya. Tari Piring ini merupakan ritual ucapan rasa syukur masyarakat setempat kepada dewa-dewa setelah mendapatkan hasil panen yang melimpah ruah. Ritual dilakukan dengan membawa sesaji dalam bentuk makanan yang kemudian diletakkan di dalam piring sembari melangkah dengan gerakan yang dinamis. namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu. yang merupakan "sindiran" kepada Raja Kertabhumi dan kerajaannya. ia pun melihat bahwa kekuasaan Kerajaan Majapahit akan berakhir. Tari Indang Badindin Tari indang menggambarkan kedatangan islam di sumatera barat. Ia lalu meninggalkan sang raja dan mendirikan perguruan di mana ia mengajar seni bela diri kepada anak-anak muda. Akan tetapi. Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. seorang abdi kerajaan pada masa Bhre Kertabhumi. selain itu juga murka kepada rajanya dalam pemerintahan yang korup. Etnik minangkabau menyimpan banyak kekayaan tradisi lisan.selain itu syairnyamenggambarkan keagungan allah apapun yang dilakukan adalah untuk mendapatkan restu dan ridhanya . tari tersebut digunakan sebagai sarana hiburan bagi masyarakat banyak yang ditampilkan pada acara-acara keramaian 5. Setelah masuknya agama Islam ke Minangkabau. tradisi Tari Piring tidak lagi digunakan sebagai ritual ucapan rasa syukur kepada dewa-dewa. Tari Piring . salah satunya.Ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Reog dan Warok [1]. Sadar bahwa pasukannya terlalu kecil untuk melawan pasukan kerajaan maka pesan politis Ki Ageng Kutu disampaikan melalui pertunjukan seni Reog. Pagelaran Reog menjadi cara Ki Ageng Kutu membangun perlawanan masyarakat lokal menggunakan kepopuleran Reog 4.

maka tarian mereka pun kemudian diberi nama Pancar. Tari Kecak biasanya disebut sebagai tari "Cak" atau tari api (Fire Dance) merupakan tari pertunjukan masal atau hiburan dan cendrung sebagai sendratari yaitu seni drama dan tari karena seluruhnya menggambarkan seni peran dari "Lakon Pewayangan" seperti Rama Sita dan tidak secara khusus digunakan dalam ritual agama hindu seperti pemujaan.suara mulut atau teriakan .Yerba Buena Center for the Arts Forum Theater. gerakan-gerakan dalam Tari Pancar diadopsi dari pesawat-pesawat pancar gas (jet) yang pernah melintas di angkasa Biak. Gerakan penari pancar relatif lebih kaku karena mengikuti entakan pukulan tangan pemusik pada kulit tifa yang biasa dibuat dari kulit soa-soa (biawak). Itu sebabnya. Awalnya.Kesenian ini tadinya bertujuan untuk keperluan dakwah islam. dua tarian berbeda yang akhirnya dipadu menjadi satu. Tidak seperti tari bali lainnya menggunakan gamelan sebagai musik pengiring tetapi dalam pementasan tari kecak ini hanya memadukan seni dari suara .teriakan seperti "cak cak ke cak cak ke" sehingga tari ini disebut tari kecak. Yang menarik adalah.berkelompok sambil berdendang dan memainkan rebana kecil. Saking takjubnya masyarakat Biak dengan pesawat yang meninggalkan awan tebal dan meninggalkan garis putih pada lintasannya. Indang berkembang dalam masyarakat traditional Minangkabau yang menghuni wilayah kabupaten Padang Pariama 6. Tari Kecak . Jika Tari Yosim lebih mengutamakan kebebasan gaya dan kelincahan. . 7.bentuk "Sakral" dalam tari kecak ini biasanya ditunjukan dalam hal kerauhan atau masolah yaitu kekebalan secara gaib sehingga tidak terbakar oleh api. sastra yang dibawakan berasal dari salawat nabi Muhammad atau hal-hal bertema keagamaan. CA. San Francisco. maka Tari Pancar (yang berasal dari Biak) hanya diiringi tifa. odalan dan upacara lainnya. Yospan terdiri dari tarian pergaulan: Yosim dan Pancar.Tarian Papua Yosim Pancar (disingkat Yospan) adalah salah satu tarian pergaulan yang berasal dari dua daerah. yakni semasa konflik Belanda dan Indonesia tentang status kedaulatan Irian Barat (saat ini Provinsi Papua dan Papua Barat). Bentuk . yakni Biak-Numfor dan Yapen-Waropen. Tari Pancar berkembang di Biak-Numfor dan Manokwari pada awal 1960-an.

namun semakin lama tari ini semakin popular dan mulai meningkat frekuensi pertunjukkannya baik di media televisi. Jaipong Jaipongan adalah seni tari yang lahir dari kreativitas seorang seniman asal Bandung. Ia terinspirasi pada kesenian rakyat yang salah satunya adalah Ketuk Tilu menjadikannya mengetahui dan mengenal betul perbendaharan pola-pola gerak tari tradisi yang ada pada Kliningan atau Bajidoran atau Ketuk Tilu.8. hajatan. Sehingga ia dapat mengembangkan tarian atau kesenian yang kini di kenal dengan nama Jaipongan. maupun perayaan-perayaan yang disenggelarakan oleh pemerintah atau oleh pihak swasta. Karya Jaipongan pertama yang mulai dikenal oleh masyarakat adalah tari “Daun Pulus Keser Bojong” dan “Rendeng Bojong” yang keduanya merupakan jenis tari putri dan tari berpasangan (putra dan putri). Awal kemunculan tarian tersebut semula dianggap sebagai gerakan yang erotis dan vulgar. . Gugum Gumbira.