You are on page 1of 14

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN HIPERTENSI

DI DUSUN NGABLAK RW 05 KELURAHAN CANDIREJO KECAMATAN UNGARAN

DI SUSUN OLEH:

SRI WULANDARI

(010114A116)

S1 KEPERAWATAN

FAKULTAS KEPERAWATAN

UNIVERSITAS NGUDI WALUYO UNGARAN

2002) A. Data Umum 1) Nama kepala keluarga : Tn. T 5 An.N 5) Suku Bangsa Keluarga Tn.S merupakan keluarga besar (Extended Family) yang terdiri dari keluarga inti ditambah dengan nenek yaitu Ny.N P SD 60 th ISLAM L SMP 54 th ISLAM 2 Tn. S P SMA 34 th ISLAM 3 Ny. E L SD 8 th ISLAM L . FORMAT ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA (Format Singkat Model Pengkajian Keluarga Friedman. S 2) Alamat dan nomor telepon : RT 02 RW 05 dusun Ngablak Candirejo 3) Komposisi keluarga (Genogram Keluarga) : NAMA JENIS PENDIDIKA UMU No ANGGOTA KELAMI AGAMA KET N R KELUARGA N 1 Ny. 2 th ISLAM 4 An.S berasal dari suku Jawa dan bahasa yang sering digunakan oleh keluarga adalah bahasa jawa 6) Agama Agama yang dianut dan seluruh anggota keluarga adalah agama Islam .K Keterangan : = perempuan = laki-laki = Meninggal 4) Tipe bentuk keluarga Keluarga Tn.

. C.S merupakan keluarga besar (Extended Family) yang terdiri dari keluarga inti ditambah dengan nenek yaitu Ny. kamar mandi.S saat ini berada pada tahap perkembangan keluarga dengan anak yang masih bersekolah dimana anak yang pertama berusia (8 tahun) dan anak yang ke dua berusia (2tahun). 2) Karakteristik lingkungan dan komunitas yang lebih besar Tempat tinggal saat ini di desa. Data Lingkungan 1) Karakteristik rumah Status rumah milik sendiri. Saat ini Tn. selain itu dapur terletak disamping kamar mandi. 7) Status sosial ekonomi keluarga Keluarga Tn. Dilingkungan sekitar terdapat aktivitas sosial seperti PKK / pengajian setiap malam senin diadakan tahlilan keliling di rt 02. N menderita tekanan darah tinggi. keluarga Tn. Tidak ada pemilahan sampah organic dan an organik masih menjadi satu. dapur. B. ruangan tenggah/ ruangan TV. Tidak ada aturan tentang pembuangan sampah di wilayah sekitar. Setiap kamar mempunyai jendela. sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan kesehatan fisik. jenis bangunan permanen. Mayoritas mata pencaharian masyarakat dilingkungan ini :menjadi buruh pabrik. 3) Riwayat keluarga inti Keluarga Tn. lantai keramik dan dinding tembok dengan terdiri dari ruang tamu 3 kamar tidur. 4) Riwayat keluarga asal kedua orang tua Hubungan dalam Tn.S sebagian besar telah terpenuhi yaitu dengan mensosialisasikan anak termasuk meningkatkan prestasi sekolah dan mengembangkan hubungan dengan teman sekolahnya. 3) Mobilitas geografi keluarga Sarana transportasi dilingkungan rumah adalah motor. Sarana transportasi yang sering dipakai keluarga adalah sepeda motor.S bekerja sebagai buruh pabrik dan penghasilan keluarga dalam sebulan kurang lebih 2 juta. Tahap Perkembangan 1) Tahap perkembangan keluarga saat ini Keluarga Tn.S yaitu Ny. Tempat tinggal saat ini berada di lingkungan hunian.S selalu berusaha menjaga kesehatan tetapi ibu Tn.S dengan saudara-saudaranya berjalan dengan baik.S tergolong dengan status ekonomi cukup. bahkan saling membantu satu sama lain. N. 2) Tahap Perkembangan keluarga yang belum terpenuhi Tugas tahapan perkembangan keluarga pada keluarga Tn.

Mengambil keputusan Selama ini bila ada salah satu anggota keluarga yang sakit segera dibawea ke pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan bidan.S sangat menyayangi seluruh anggota keluarganya dan berusaha mendidik anak untuk selalu menghormati yang lebih tua terutama kepada Ny.S yaitu Ny. D. Merawat anggota keluarga yang sakit . c. Keluarga selalu ikut dalam kegiatan dimasyarakat seperti tahlilan keliling setiap malam senin. b. 2) Struktur kekuasaan keluarga Apabila terdapat masalah keluarga. 3) Struktur peran (formal dan informal) Secara formal Tn. Ny.S mampu menjalankan perannya sebagai anak dan Ny. 3) Fungsi perawatan kesehatan a. Tn. yaitu makan-makan bersama dan melepas kerinduan. yang dilakukan saat keluarga besar berkumpul.N menderita hipertensi. 4) Nilai keluarga Nilai budaya yang dianut keluarga sama dengan yang ada dimasyarakat yaitu menghormati yang lebih tua dan menyayangi antara satu sama lain.E menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga sedangkan An. Saat dikaji tekanan darahnya 180/100. 4) Interaksi keluarga dalam masyarakat Terdapat perkumpulan keluarga dalam periode tertentu ada seperti saat hari raya idul fitri. E.N sebagai ibunya.N mengatakan belum mengetahui apa penyebab dari penyakit hipertensi dan diet hipertensi itu apa.T dan An. Ny.N dapat menjalankan perannya sebagai nenek. N mengatakan bahwa tekanan darahnya selalu tinggi terkadang smapai 200 lebih. 2) Fungsi sosialisasi Tn. K juga dapat menjalankan peran sebagai anak. Ny. Anak dari Ny.N semua berkumpul. keluarga selalu melakukan musyawarahkan untuk mencari solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut. Struktur Keluarga 1) Pola komunikasi keluarga Dalam komunikasi sehari-hari Tn. Mengenal masalah Saat ini ibu Tn.S mengatakan bahwa cara menanamkan hubungan interaksi sosial pada anak adalah dengan membiarkan anaknya bermain dengan teman sekolahnya atau tetanganya. PKK dan perkumpulan RT.S dan seluruh anggota keluarga mengunakan bahasa Jawa dan terkadang menggunakan bahasa Indonesia. Fungsi Keluarga 1) Fungsi afektif Tn.S aktif dalam kegiatan masyarakat seperti kerja bakti.

N tidak diatur dan terkadang masih suka makanan yang asin.N jarang datang kepelayanan kesehatan karena keterjangkauan aktivitas fisiknya.N selalu datang.N baru datang ke pelayanan kesehatan seperti pengobatan gratis di dusun Ngablak setiap 2 minggu sekali. F. 2) Strategi koping keluarga Keluarga Ny. Menggunakan fasilitas kesehatan yang ada Kelurga belum mampu menggunakan fasilitas keksehatan yang ada. Berdasarkan hasil pengkajian Ny.N riwayat pendidikannya yaitu Sekolah Dasar. dan persepsi keluarga Stress yang dirasakan saat ini oleh keluarga adalah bagaimana keluarga dapat merawat angggota keluarga secara mandiri sebelum dibawa ke pelayanan kesehatan dan bagaimana keluarga dapat menjaga pola makan dan makan sehat agar tidak sakit dan untuk Ny. kecuali ada yan mengantarkan Ny. Ny.N agar sembuh dari sakitnya. Memelihara kesehatan lingkungan Keluarga belum bisa memelihara kesehatan yan sehat. Pengkajian Fokus Dari hasil pengkajian pada Ny. Tekanan darah 180/100 mmHg.N datang pengobatan hanya kadang-kadang karena ketidakmampuan untuk datang ke pelayanan pengobatan gratis sendiri kecuali ada yang mengantarkan Ny.N sudah menderita hipertensi selama 2 tahunan. Ny. Biasanya tekanan darah tinggi Ny.N sampai 200 lebih. Stress dan Koping Keluarga 1) Stressor. Selama ini keluarga belum dapat mengatasi sendiri atau merawat sendiri dirumah apabila anggota keluarga sakit kecuali dengan obat dari dokter atau puskesmas.N tidak mengetahui tentang penyebab hipertensi .N mengatakan bahwa Ny.N sementara hanya menjaga kesehatan agar tetap sehat. Ny. diet tentang hipertensi dan penanganan ketika saat sakit dirumah. Bila sudah amarahnya akan kembali normal dan situasi ini tidak akan diperpanjang lagi kedepannya. 3) Adaptasi keluarga Apabila ada anggota keluargnya yan marah. setiap seminggu sekali di desa Ngablak diadakan pengobatan gratis dua minggu sekali tetapi Ny. Pola makan Ny. G. . Antara sampah organik dan an organik masih menjadi satu.N tidak meminum obat untuk menontrol hipertensinya. d. Ny. e.N juga pernah dirawat dirumah sakit selama 1 minggu. biasanya kemarahan diungkapkan secara verbal kepada yang bersangkutan. kekuatan.

ANALISA DATA No DATA FOKUS ETIOLOGI PROBLEM 1. Klien terkadang masih mengkonsumsi makanan asin Do : . . klien datang jarang untuk (00078) datang ke pengobatan klien tidak minum obat untuk mengontrol tekanan darahnya.Kognisi (00126) . Keluarga tampak bingung saat ditanya cara menjaga pola makan dan makanan apa saja yang harus dihindari 2. Kelas 4. Persepsi/Kognisi . Ds : . Klien belum mengetahui Kurang Informasi Defisiensi penyebab sakitnya dan penanganan Pengetahuan ( 00126) ketika saat sakit dirumah DO : . Ds : .Riwayat pendidikan SD . Defisiensi Pengetahuan berhubungan dengan kurang informasi Domain 5.Klien mengatakan mengetahui Kurang pengetahuan Ketidakefektifan bahwa dirinya mempunyai penyakit program terapeutik manajemen kesehatan hipertensi.Tekanan darah 180/100 mmHg DIAGNOSA KEPERAWATAN 1.

Jelaskan pada pasien mengenai tujuan kepatuhan terhadap diet . Defisiensi Pengetahuan Pengetahuan : Manajemen Pendidikan kesehatan (5510) b. Kaji tingkat terbatas ditingkatkan pengetahuan pasien ke skala 3 mengenai diet yang (Pengetahuan disarankan sedang) 2. Promosi kesehatan Kelas 2.d kurang informasi penyakit kronik 1. Manajemen Kesehatan (00078) RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN KELUARGA Diagnosa No NOC NIC Keperawatan 1. Faktor-faktor memperluas keyakinan penyebab dan faktor dan nilai-nilai yang berkontribusi kesehatan (184701) Pengajaran: peresepan Diet dipertahankana pada (5614) skala 2 (pengetahuan 1. Bantu individu. Melakukan pendidikan (00126) skala 2 kesehatan tentang diet (pengetahuan terbatas hipertensi ditingkatkan ke skala 3. Diet yang dianjurkan kesehatan dan gaya Persepsi/Kognisi . 2. 3 (Pengetahuan keluarga dan sedang) masyarakat untuk 2. (184722) hidup perilaku pada Kelas 4. Tentukan pengetahuan Domain 5. 1. Ketidakefektifan manajemen kesehatan Domain 1.Kognisi dipertahankan pada keluarga 2.

Mendemonstrasikan ditingkatkan ke skala rendam kaki air hangat 3 (kadang-kadang 3. Instruksikan pasien untuk menghindari makanan yang dipantang dan mengkonsumsi makanan yang diperbolehkan 2 Ketidakefektifan Manajemen diri : Penyakit Aplikasi panas/dingin (1380) . Jelaskan penggunaan Domain 1. Mengikuti 4.alasan Manajemen Kesehatan mencegah komplikasi perawatan dan (00078) (310205) bagaimana hal tersebut dipertahankan pada mempengaruhi gejala skala 2 (jarang pasien menunjukkan) 2. Evaluasi dan pengobatan yang dokumentasi respon direkomendasikan terhadap aplikasi panas (310211) dan dingin dipertahankan pada skala 2 (jarang menunjukkan) ditingkatkan ke skala 3 (kadang-kadang menunjukkan) 3. manajemen kesehatan kronik (3102) Aktivitas aktivitas : 1. Mendemonstrasikan menunjukkan) pijat refleksi kaki 2. yang disarankan 3. Mencari informasi panas atau kesehatan Kelas 2. Promosi 1. tentang cara untuk dingin. Menyeimbangkan aktivitas dan istirahat .

(310238) dipertahankan pada skala 2 (jarang menunjukkan) ditingkatkan ke skala 3 (kadang-kadang menunjukkan) .

N mampu menyebutkan makanann yang pantang untuk dikonsumsi seperti santan dll. Memberikan tentang diet hipertensi setelah pendidikan kesehatan diberikan penkes diet hipertensi tentang diet hipertensi DO : Ny. ketika ditanya mampu menjawab. Mengkaji tingkat DS : Ny. N terlihat sudah memahami tentang kepatuhan diet hipertensi. N tampak tidak kebingungan . DS : Ny. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN HARI.00 disarankan mengatakan sudah mengetahui tentang diet hipertensi DO : Ny. DS : Ny. NO DX TANGG IMPLEMENTASI EVALUASI FORMATIF TTD KEP AL. 6 1.N mengatakan mengerti 3.N mengatakan 2. 1.N mengatakan setelah Wulan Desember pengetahuan pasien diberikan pendidikan kesehatan 2017 mengenai diet yang tentang diet hipertensi 15. Menjelaskan pada mengatakan sudah mengetahui pasien mengenai tujuan kepatuhan diet hipetensi tujuan kepatuhan dan mau menerapkannya di pola terhadap diet yang makannya dalam sehari-hari disarankan DO : Ny. JAM Rabu.

Menjelaskan DS : Ny. 7 2 1.alasan untuk merendam air hangat perawatan dan setelah dijelaskan bagaimana hal DO : Ny.N mengatakan sekarang penggunaan panas mengetahui manfaat air panas atau dingin. Melakukan rendam DS : Ny. DO : Ny.00 pertanyaan yang diberikan 2.N mengatakan bersedia Wulan Desember kaki air hangat untuk dilakukan rendam kaki air . Mendemonstrasikan DS : Ny.N mengatakan bersedia rendam kaki air untuk di lakukan rendam kaki air hangat hangat untuk menurunkan tekanan darah tingginya. Mengevaluasi tentang DS : Ny. Jum’at.Kamis. N mampu menjawab 09.N belum mampu untuk menyebutkan langkah-langkah memijat refleksi kaki.N belum dapat menyebutkan cara merendam kaki air hangat dan alat yang dibutuhkan 4. Mendemonstrasikan DS : Ny. 8 2. 1.N mengatakan bersedia Pijat Refleksi Kaki untuk dilakaukan pemijatan refleksi kaki untuk menurunkan tekanan darahnya DO : Ny. N mengatakan sudah Wulan Desember penkes yang diberikan paham tentang diet hipertensi 2017 sebelumnya DO : Ny.N menangguk-angguk tersebut ketika setelah dijelaskan tentan mempengaruhi gejala pengunaan air panas untuk pasien rendam kaki 3.

N mampu menjawab pertanyaan tentang cara merendam kaki dengan air hangat serta alat yang dibutuhkan.N mengatakan senang mendokumentasi ketika direndam kakikya dengan respon setelah air hangat dan dilakukan pijat dilakukan rendam refleksi kaki kaki air panas dan DO : Ny. DO : Ny. 3. Mengevaluasi dan DS : Ny. N sudah mampu menjawab pertanyaan tentang langkah-langkah pemijatan kaki serta manfaatnya.N bersedia pijat refleksi kaki menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari .N mengatakan bersedia refleksi kaki untuk dilakukan kembali pemijatan refleksi kaki DO : Ny.00 kalinya. Melakukan pijat DS : Ny.2017 hangat untuk yang kedua 08. 2.

CATATAN PERKEMBANGAN EVALUASI TANGGAL DX KEPERAWATAN TTD SUMATIF Rabu. 6 Desember Defisiensi Pengetahuan S : Ny.N dan Wulan 2017 keluarga mengatakan mengerti dengan penjelasan dari perawat tentang pendidikan kesehatan diet hipertensi O : Ny.N tampak belum paham tentan cara rendam air .N dan Wulan 2017 manajemen kesehatan keluarga mau diajarkan cara merendam kaki dengan air hangat dan melakukan pijat refleksi kaki untuk menurunkan tekanan darahnya O : Ny. N dapat menjelaskan kembali ketika dievaluasi S : Masalah teratasi P : Hentikan Intervensi Kamis. 7 Desember Ketidakefektifan S : Ny.

N dan Wulan 2017 manajemen kesehatan keluarga mau diajarkan dan dilakukan kembali cara merendam kaki dengan air hangat dan melakukan pijat kaki untuk menurunkan tekanan darahnya O : Ny. A : Masalah teratasi sebagian P : Lanjutkan intervensi Jumat.N belum hafal langkah-langkah pemijatan refleksi kaki. 8 Desember Ketidakefektifan S : Ny.N tampak sudah paham dan dapat mempraktekkannya kembali A : Masalah teratasi P : Hentikan intervensi . hangat dan manfaat rendam kaki dan Ny.