You are on page 1of 26

BAB II

MOTOR INDUKSI SATU FASA

II.1. Umum

Motor induksi adalah adalah motor listrik bolak-balik (ac) yang putaran rotornya

tidak sama dengan putaran medan stator, dengan kata lain putaran rotor dengan

putaran medan stator terdapat selisih putaran yang disebut slip. Pada umumnya

motor induksi dikenal ada dua macam berdasarkan jumlah fasa yang digunakan,

yaitu: motor induksi satu fasa dan motor induksi tiga fasa. Sesuai dengan namanya

motor induksi satu fasa dirancang untuk beroperasi menggunakan suplai tegangan

satu fasa.

Motor induksi satu fasa sering digunakan sebagai penggerak pada peralatan yang

memerlukan daya rendah dan kecepatan yang relatif konstan. Hal ini disebabkan

karena motor induksi satu fasa memiliki beberapa kelebihan yaitu konstruksi yang

cukup sederhana, kecepatan putar yang hampir konstan terhadap perubahan beban,

dan umumnya digunakan pada sumber jala-jala satu fasa yang banyak terdapat pada

peralatan domestik. Walaupun demikian motor ini juga memiliki beberapa

kekurangan, yaitu kapasitas pembebanan yang relatif rendah, tidak dapat

melakukan pengasutan sendiri tanpa pertolongan alat bantu dan efisiensi yang

rendah.

II.2. Konstruksi Umum

Konstruksi motor induksi satu fasa hampir sama dengan konstruksi motor induksi

tiga fasa, yaitu terdiri dari dua bagian utama yaitu stator dan rotor.

Universitas Sumatera Utara

Keduanya merupakan rangkaian magnetik yang berbentuk silinder dan simetris.

Di antara rotor dan stator ini terdapat celah udara yang sempit.

Gambar 2.1. Konstruksi Umum Motor Induksi Satu Fasa. Stator

merupakan bagian yang diam sebagai rangka tempat kumparan stator yang

terpasang. Stator terdiri dari : inti stator, kumparan stator, dan alur stator. Motor

induksi satu fasa dilengkapi dengan dua kumparan stator yang dipasang terpisah,

yaitu kumparan utama (main winding) atau sering disebut dengan kumparan

berputar dan kumparan bantu (auxiliary winding) atau sering disebut dengan

kumparan start.

Rotor merupakan bagian yang berputar. Bagian ini terdiri dari : inti rotor, kumparan

rotor dan alur rotor. Pada umumnya ada dua jenis rotor yang sering digunakan pada

Universitas Sumatera Utara

Gambar 2. Medan Magnet Stator Berpulsa Sepanjang Garis AC. II. yaitu rotor belitan (wound rotor) dan rotor sangkar (squirrel cage rotor).2.3.2. Meskipun kuat medan magnet stator berubah-ubah yaitu maksimum pada saat arus maksimum dan nol pada saat arus nol serta polaritasnya terbalik secara periodik.3. Prinsip Kerja Motor Induksi Satu Fasa II. Arus stator yang mengalir setengah periode pertama akan membentuk kutub utara di A dan kutub selatan di C pada permukaan stator. Jika motor induksi satu fasa diberikan tegangan bolak-balik satu fasa maka arus bolak-balik akan mengalir pada kumparan stator. Arus pada kumparan stator ini menghasilkan medan magnet seperti yang di tunjukkan oleh garis putus-putus pada Gambar 2. Teori Medan Putar Silang Prinsip kerja motor induksi satu fasa dapat dijelaskan dengan menggunakan teori medan putar silang (cross-field theory). medan magnet ini tidak berputar tetapi Universitas Sumatera Utara . arah kutub-kutub stator menjadi terbalik. Pada setengah periode berikutnya. Dengan demikian.1.motor induksi. aksi ini akan terjadi hanya sepanjang sumbu AC.

Motor Dalam Keadaan Berputar Misalkan sekarang motor sedang berputar. Arus rotor ini akan menghasilkan medan magnet rotor dan membentuk kutub-kutub pada permukaan rotor. Karena rotor dari motor induksi satu fasa pada umumnya adalah rotor sangkar dimana belitannya terhubung singkat. maka tidak ada momen putar yang dihasilkan pada kedua arah sehingga rotor tetap diam. motor induksi satu fasa tidak dapat diasut sendiri dan membutuhkan rangkaian bantu untuk menjalankannya. Konduktor-konduktor rotor akan memotong medan magnet stator sehingga timbul gaya gerak listrik pada Universitas Sumatera Utara . dalam hal ini adalah kumparan rotor.2) adalah sedemikian rupa sehingga medan magnet yang dihasilkan melawan medan magnet yang menghasilkannya.hanya merupakan sebuah medan magnet yang berpulsa pada posisi yang tetap (stationary). A Gambar 2. Karena kutub-kutub ini juga berada pada sumbu AC dengan arah yang berlawanan terhadap kutub-kutub stator. arah dari arus ini (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.3. Seperti halnya pada transformator. tegangan terinduksi pada belitan sekunder. maka arus akan mengalir pada kumparan rotor tersebut. Dengan demikian. Sesuai dengan hukum Lenz. Hal ini dapat dilakukan dengan memutar secara manual (dengan tangan) atau dengan rangkaian bantu.

Karena konduktor-konduktor rotor terbuat dari bahan dengan tahanan rendah dan induktansi tinggi.3 yang menunjukkan rotor sedang berputar searah jarum jam. Tegangan induksi rotor I. Fluks Rotor Tertinggal Terhadap Fluks Stator Sebesar 90° Sesuai dengan kaidah tangan kanan Fleming. seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.konduktor-konduktor tersebut. Pada setengah periode berikutnya arah dari gaya gerak listrik yang dibangkitkan akan terbalik. φ Fluks dan arus stator Fluks dan arus rotor ωt 90 Gambar 2. arah gaya gerak listrik (ggl) rotor akan mengarah keluar kertas pada setengah bagian atas rotor dan mengarah ke dalam kertas pada setengah bagian bawah rotor.5 karena medan rotor ini Universitas Sumatera Utara . arus dan fluks rotor.3 mengarah ke atas sesuai dengan kaidah tangan kanan Fleming. Gambar 2. Hal ini diperlihatkan pada Gambar 2. arus rotor ini akan menghasilkan medan magnet. maka arus rotor yang dihasilkan akan tertinggal terhadap gaya gerak listrik rotor mendekati 90o. Jika fluks rotor seperti yang diperlihatkan pada Gambar 2.4 menunjukkan hubungan fasa dari arus dan fluks stator. gaya gerak listrik.4. Gaya gerak listrik yang diinduksikan ke rotor adalah berbeda dengan arus dan fluks stator. V.

A Gambar 2.5. terjadi pada saat seperempat periode setelah gaya gerak listrik rotor yang dibangkitkan adalah telah mencapai nilai maksimumnya. Nilai maksimum dari medan ini seperti yang ditunjukkan oleh Gambar 2. Karena arus rotor yang mengalir disebabkan oleh suatu gaya gerak listrik bolakbalik maka medan magnet yang dihasilkan oleh arus ini adalah juga bolak-balik dan aksi ini terjadi sepanjang sumbu DB (lihat Gambar 2.5.terpisah sebesar 90o dari medan stator. maka disebut sebagai medan silang (cross- field). φ Universitas Sumatera Utara .6. kedua medan bersatu untuk membentuk sebuah medan putar resultan yang berputar dengan kecepatan sinkron yang ditunjukkan pada Gambar 2.5). Medan Silang yang Dibangkitkan Arus Stator Karena medan silang beraksi pada sudut 90o terhadap medan magnet stator dengan sudut fasa yang juga tertinggal 90o terhadap medan stator.

2.3. Dengan kata lain.6. Phasor Medan Putar yang Dihasilkan Oleh Belitan Stator dan Rotor. ΦsΦR Φ =Φs R a Φr b ΦR c d Φs e ΦR Φr Φs Φ =Φs R ΦsΦR Φr Φ =Φr R f g h i Gambar 2. suatu fluks sinusoidal bolak-balik dapat diwakili oleh dua fluks yang Universitas Sumatera Utara . Menurut teori ini. dimana besar kedua medan magnet ini sama dan berputar dalam arah yang berlawanan. medan magnet yang berpulsa dalam waktu tetapi diam dalam ruangan dapat dibagi menjadi dua medan magnet. Teori Medan Putar Ganda Teori medan putar ganda (double revolving-field theory) adalah suatu metode lain untuk menganalisis prinsip perputaran motor induksi satu fasa disamping teori medan putar silang. II.

...7... sin m m + B= /2 m /2 m B B y y y (a) (b) (c) y y B ..... Komponen fluksnya A dan B mempunyai nilai yang sama yaitu φm /2.. Pada Gambar 2. Pada beberapa saat ketika A dan B telah berputar dengan sudut +θ dan –θ seperti pada Gambar 2....1) 4 2........a menunjukkan suatu fluks bolak-balik yang mempunyai nilai maksimum φm .......(2. berputar dengan arah yang berlawanan dan searah jarum jam.7........ seperti ditunjukkan anak panah...b. Konsep Medan Putar Ganda..... y y y A A m /2 A= /2 m + . A m B A y y (d) (e) Gambar 2....berputar.. yang masing-masing nilainya sama dengan setengah dari nilai fluks bolak- balik tersebut dan masing-masing berputar secara sinkron dengan arah yang berlawanan.. maka besar fluks resultan adalah : φ φ φφm2 + 2 2 m2 φr = − m m cos 2θ.2 φ φ θr = m sin ( weber ) Universitas Sumatera Utara .7....

sehingga resultan fluksnya sama dengan nol. maka akan didapat suatu kurva seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2. 0o 90 o 180o 270o 360 o .8.8.7.7. Gambar 2. fluks A dan B akan berlawanan arah seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2. fluks A dan B akan mempunyai resultan sebesar -2 x φm /2 = -φm . Setelah setengah putaran. Jika nilai-nilai dari fluks resultan digambarkan terhadap θ diantara θ = 0o sampai θ = 360o. Kurva Fluks Resultan Terhadapθ Universitas Sumatera Utara .7.c.e dan demikianlah seterusnya. seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.dimana : φr = fluks resultan ( weber ) φm = fluks maksimum ( weber ) θ = sudut ruang Setelah seperempat periode putaran. Setelah tiga perempat putaran. resultan akan kembali nol seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.d.

pada keadaan diam kedua komponen torsi tersebut adalah sama besar.................(2... maka besar slip terhadap momen putar medan maju (sf) yang terjadi adalah : ns − nr s f= n s = s……………………………... besar kedua komponen torsi tersebut tidaklah sama sehingga torsi resultan membuat motor tetap berputar pada putarannya.2) dimana : ns = kecepatan sinkron ( rpm ) nr = kecepatan putaran rotor (rpm) Sedangkan slip terhadap momen mundur (sb) dengan rotor menentang arah momen putar mundur adalah : sb = ns − −n(s nr ) =2ns − −(nnss nr ) sb = −2 s ………………………………. Universitas Sumatera Utara . Kedua torsi mempunyai arah saling berlawanan seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2..........Pada saat rotor berputar sesuai dengan arah momen putar medan maju dengan kecepatan tertentu...9........... sehingga torsi asut adalah nol....(2........3) Masing-masing dari komponen fluks tersebut memotong konduktor rotor sehingga menginduksikan ggl dan pada akhirnya menghasilkan torsi sendiri.. Pada saat motor berputar.....

Karakteristik Torsi . Inilah prinsip dari pemisahan fasa (phase splitting).Kecepatan Motor Induksi Satu Fasa II. Jika dua kumparan terpisah demikian dihubungkan paralel ke suatu sumber fasa.4. arusnya akan berbeda fasa.9. hal ini Universitas Sumatera Utara . Pada kebanyakan motor. arus dapat dibuat agar berbeda fasa sampai 90o listrik. sehingga menghasilkan medan putar sama seperti medan dari motor dua fasa. Akan tetapi. Dengan pemilihan impedansi yang cocok. medan yang dihasilkan akan bolak-balik. Pada keadaan berputar. Jenis-Jenis Motor Induksi Satu Fasa Cara paling mudah untuk menjalankan motor induksi satu fasa adalah dengan menambahkan sebuah kumparan bantu pada kumparan utama di bagian stator sehingga motor dapat dijalankan. motor induksi satu fasa dapat menghasilkan momen putar hanya dengan satu kumparan. dihasilkan medan magnet putar. Sehingga dengan bertambahnya kecepatan motor kumparan bantu dapat dilepas dari rangkaian. jika suatu impedansi dihubungkan seri dengan salah satu kumparan ini. Torsi Torsi resultan Torsi arah maju -ns 0 ns Kecepatan Torsi arah mundur Gambar 2. Jika dua kumparan terpisah 90o listrik pada stator motor dan eksitasi dengan dua ggl bolak-balik yang berbeda fasa sebesar 90o listrik. tetapi tidak berputar Karena kedua kumparannya ekivalen dengan satu kumparan fasa.

Perbandingan tahanan terhadap reaktansi yang tinggi dapat dengan menggunakan kawat yang lebih murni pada kumparan bantu. Karakteristik momen putar vs kecepatan dari motor ini ditunjukkan pada Gambar 2.10. Saklar sentrifugal akan memisahkan dari rangkaian segera setelah dicapai kecepatan sinkron sekitar 70 sampai 80 persen kecepatan sinkron.a. dan seterusnya sampai kecepatan sinkron.10.dilakukan dengan menghubungkan sebuah saklar sentrifugal yang bekerja melepaskan hubungan kumparan bantu sistem.c. Motor Fasa Terpisah Gambar rangkaian motor induksi fasa terpisah ditunjukkan pada Gambar 2. Kumparan bantu memiliki perbandingan tahanan terhadap reaktansi yang lebih tinggi daripada kumparan utama. II. mulai dari posisi diam sampai kecepatan nominal.1. Torsi start adalah torsi yang tersedia bila motor mulai berputar dari posisi diam. Hal ini diizinkan karena kumparan bantu hanya dipakai pada saat start.4. Gambar ini memperlihatkan nilai torsi masing-masing kecepatan motor. Penerapannya menjelaskan cara-cara yang dipakai untuk menghasilkan perbedaan fasa antara arus yang mengalir pada kumparan utama dan arus yang mengalir pada kumparan bantu. maka motor Universitas Sumatera Utara . Motor induksi satu fasa dikenal dengan beberapa nama. Torsi beban penuh adalah torsi yang dihasilkan bila motor berputar pada keluaran nominal.b. Bila beban terus berangsur-angsur diperbesar dari keadaan dimana motor berputar pada keluaran nominal untuk melayani beban dan torsi maksimum dari poros motor yang dapat digunakan dapat dilampaui. sehingga kedua arus akan berbeda fasa seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.10.

Motor Fasa Terpisah II.2. Nilai maksimum dari torsi dalam hal ini disebut torsi maksimum Tmaks. Untuk mendapatkan torsi putar awal yang lebih besar. yaitu : dengan cara menghubungkan sebuah kapasitor yang dipasang secara seri dengan kumparan bantu seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.b.11a.4.menjadi tidak mampu melayani beban dan berhenti. Hal ini akan menaikkan sudut Universitas Sumatera Utara .10. Kumparan Bantu I Ia Im V V Kumparan Rotor Ia Utama α Im I (a) (b) Persen Kecepatan Sinkron (c) Gambar 2.11. Motor Kapasitor Start Konstruksi motor kapasitor start ditunjukkan pada Gambar 2.

d.11.11.fasa antara arus kumparan seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2. Kumparan Bantu I Ia Im Kapasitor Start V Kumparan Rotor Utama Saklar Sentrifugal (a) (b) (c) (d) Universitas Sumatera Utara . Motor ini menghasilkan momen putar start yang lebih tinggi. Karena kapasitor dipakai hanya untuk pada saat start. jenis kapasitor yang dipakai adalah kapasitor elektrolit. Karakteristik momen putar-kecepatan putar dari motor ini dapat ditunjukkan pada Gambar 2.c.

11. Gambar 2. gambar rangkaian ekivalen motor ini seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.12. dan efisiensi akan lebih baik karena motor berputar seperti motor dua fasa. Sudut fasa antar kumparan ditunjukkan pada Gambar 2.3.c.12a. Kumparan I Ia Bantu Im V Kumparan Rotor C Utama (a) (b) Universitas Sumatera Utara . denyutan momen putar. Jenis kapasitor yang digunakan adalah kapasitor kertas.b.12. Karakteristik momen putar – kecepatan motor ini ditunjukkan pada Gambar 2. Motor Kapasitor Permanen Konstruksi dari motor kapasitor permanen ditunjukkan pada Gambar 2.4.12. kapasitor dihubungkan seri dengan kumparan bantu dan tidak dilepas setelah pengasutan dilakukan dan tetap tinggal pada rangkaian.d. Motor Kapasitor Start II. Faktor daya. Hal ini menyederhanakan konstruksi dan mengurangi biaya serta memperbaiki ketahanan motor karena saklar sentrifugal tidak digunakan.

12. (c) (d) Gambar 2. Kapasitor Run secara permanen dihubungkan seri dengan kumparan bantu dengan nilai yang lebih kecil dan dipakai kapasitor kertas.13.a. Karakteristik momen putarkecepatan dari motor ini ditunjukkan pada Gambar 2.13. Kumparan Bantu Ia I Ia V Im C Start Kumparan Rotor α Utama C Run V S I Im (a) (b) Universitas Sumatera Utara . satu digunakan pada saat start dan satu lagi digunakan pada saat berputar.c. Sudut fasa antar kumparan sama seperti pada motor kapasitor permanen seperti pada Gambar 2. seperti ditunjukkan pada Gambar 2.4.b. Motor Kapasitor Start – Kapasitor Run Motor ini mempunyai dua buah kapasitor.4. Secara praktis keadaan start dan berputar yang optimal dapat diperoleh dengan menggunakan dua buah kapasitor elektrolit.13. Motor Kapasitor Permanen II.

Motor Kapasitor Start – Kapasitor Run II. Hasilnya seperti medan putar yang bergerak dalam arah dari daerah kutub yang tidak terarsir ke bagian kutub yang terarsir dan menimbulkan momen putar saat dihidupkan yang kecil.4. Motor Shaded Pole Motor ini mempunyai kutub tonjol dan sebagian dari masing-masing kutub dikelilingi oleh lilitan rangkaian terhubung singkat yang terbuat dari tembaga yang disebut kumparan terarsir seperti pada Gambar 2. Utama Persen Kecepatan Sinkron (a) (b) Gambar 2.14.5. Motor Shaded Pole II. Rangkaian Ekivalen Motor Induksi Satu Fasa Konsep medan putar ganda pada motor induksi satu fasa menjelaskan bahwa fluks yang dihasilkan ekivalen dengan dua buah fluks yang mempunyai besar yang sama dan berputar dalam arah yang berlawanan pada kecepatan sinkron. Masing-masing Universitas Sumatera Utara .b. Arus imbas yang terdapat pada kumparan yang terarsir menyebabkan fluksi yang berada pada bagian lain.13.5.14. (c) Gambar 2.14.a. Karakteristik motor shaded pole ditunjukkan pada Gambar 2.

jika rangkaian stator dihubungkan dengan tegangan satu fasa. Universitas Sumatera Utara . II.1.15. yaitu R2/2 dan X2/2 seperti yang terlihat pada Gambar 2. Rangkaian Ekivalen Motor Induksi Satu Fasa Dengan menggunakan konsep medan putar fluks yang dihasilkan kumparan stator dapat dipecah menjadi dua bagian yaitu : medan putar maju dan medan putar mundur.16 . Hal yang sederhana dan penting bahwa motor induksi ini hanya beroperasi pada kumparan utama. Rangkaian motor induksi satu fasa tersebut dapat dilihat pada Gambar 2.fluks ini akan mengimbaskan komponen arus rotor dan menghasilkan gerak motor induksi seperti pada motor induksi fasa banyak.15. Pada Keadaan Diam Pada saat keadaan diam.5. Kedua medan putar ini akan mengimbaskan ggl pada kumparan rotor sehingga tahanan dan reaktansi pada kumparan rotor diekivalenkan masing-masing adalah setengah dari nilai tahanan dan reaktansi kumparan rotor sesungguhnya. I1 R1 X1 I2 X2 Im V Rc Xm R2 Gambar 2. maka motor induksi dapat dinyatakan sebagai transformator dengan kumparan sekunder terhubung singkat.

I1 R1 X1 If 0.5 Zf maju V Ib 0.5 Zb Xm 0.5.5 X2 paralel dengan Xm dan Rc. Pada arah medan maju menggunakan slip s.2. Pada Saat Beroperasi Pada saat kecepatan motor induksi mulai bertambah dan bekerja hanya pada kumparan utama. Pangaruh pada rotor jika dilihat dari sisi stator dapat dinyatakan sebagai suatu impedansi sebesar 0. Arus rotor ini akan menghasilkan fluks yang bergerak maju pada kecepatan slip.17 dengan menggunakan simbol f. Motor Induksi Satu Fasa Dalam Keadaan Diam II. rotor tetap bergerak dengan slip s berpatokan pada medan maju dan besarnya kecepatan putar medan maju adalah n = 1 – Universitas Sumatera Utara .5 X2 Imf Rc Xm 0. Fluks ini akan membangkitkan ggl dengan arah maju pada kumparan utama stator. arus rotor yang diimbaskan medan maju mempunyai frekuensi s.5 X2 Imb Rc Medan 0.16.5 R2 mundur Gambar 2. dimana f adalah frekuensi stator.5 R2/s + j 0. Pada arah medan putar mundur.5 R2 Medan 0.f. Seperti yang terlihat pada Gambar 2.

.5 Zf maju V Ib 0..17.. Universitas Sumatera Utara .... Motor Induksi Satu Fasa Dalam Keadaan Beroperasi Dengan menggunakan rangkaian ekivalen di atas.....5 R2/(2-s) mundur Gambar 2.........17.5 X2 Imb Rc 0. Arus rotor ini akan menghasilkan fluks yang bergerak mundur...s…………………………………….. kita dapat menghitung arus stator...4) Kecepatan relatif dari rotor dengan berpatokan pada medan mundur adalah 1+ n....(2... Atau besarnya slip terhadap medan mundur adalah : 1 + n = 2 – s…………………………………….....5 R2/sm Medan 0.(2. Fluks ini akan mengimbaskan ggl pada medan mundur kumparan stator..5 X2 Imf Rc Xm 0....5 Zb Xm =0. dan faktor daya untuk sembarang harga slip apabila tegangan yang diberikan dan impedansi motor diketahui....... daya masukan. I1 R1 X1 If 0..5 R2/s Medan 0. arus rotor.5) Selanjutnya medan mundur mengimbaskan arus rotor dengan frekuensi (2 – s)f. Pengaruh tersebut dapat diperlihatkan pada Gambar 2........

................. Dari rangkaian di atas......5Zm ( Ω )............. jX m ( Ω ).........9) R1 + jX1 +0............6) Zm = Rc + jX m Zf = Rf + jXf = (R2 / s+ jX2 )0..........5Zm Zb = Rb + jXb = (R2 /(2 − +s) jX2 )0.5Zb Dimana : R1 = Resistansi kumparan stator R2 = Resistansi kumparan rotor X1 = Reaktansi bocor kumparan stator X2 = Reaktansi bocor kumparan rotor Xm = Reaktansi pemagnetan Rc = Tahanan inti tembaga Zm = Impedansi pemagnetan I1 = Arus pada kumparan stator Universitas Sumatera Utara ......(2. didapat : Rc ........................5 Zm ( Ω )..8) (R2 /(2 − +s) jX2 )+0.(2........….....5Zm Dan V1 I1 = ( Ampere )..5Z f +0.......(2...7) (R2 / s+ jX2 )+0...(2.........

....... maka kapasitansinya adalah : Q C= …………….…………..1 Umum Kapasitor adalah suatu alat untuk menyimpan muatan dan energi.......II. Misalkan Q coulumb adalah besar muatan yang diberikan pada dua keping sejajar dan jika V adalah beda potensial antara kedua keping sejajar tersebut...................6 KAPASITOR II..11) V s ε εε= 0 r Universitas Sumatera Utara .. Kapasitansi kapasitor adalah suatu kemampuan kapasitor untuk menyimpan muatan. Konstruksi kapasitor umumnya terdiri dari dua buah konduktor yang berdekatan namun dipisahkan oleh dielektrik...6.(2...(2...10) V dimana : C = Kapasitansi Kapasitor ( Farad ) Q = Muatan ( Coulumb ) V = Beda Potensial ( Volt ) Kapasitansi bergantung semata-mata pada susunan geometris konduktor kapasitansi dari kapasitor keping sejajar adalah : Q εA C= = ………………………..

suatu kapasitor elektrolit berisi suatu asam aki (elektrolit). Suatu kapasitor elektrolit kering berisi dua plat metal utama yang dipisahkan oleh elektrolit.2 Kapasitor Elektrolit Suatu kapasitor elektrolit digunakan dimana sejumlah besar kapasitansi diperlukan. Elektrolit ini dapat dalam wujud suatu cairan kapasitor elektrolit basah dan kering. Selanjutnya dalam hubungan dengan oksida adalah suatu potongan kain kasa/kabut tipis atau paper/kertas yang mana telah diliputi dengan suatu lekatan Universitas Sumatera Utara . Seperti dalam nama yang tersirat. Film oksida yang tipis ini dibentuk oleh suatu proses electrochemical yang bertindak sebagai dielektrikum untuk kapasitor itu. Kapasitor ditempatkan di dalam suatu aluminium container silindris seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2. Gambar 2.85 X 10 F/m ) εr = permitivitas bahan isolasi konduktor A = luas permukaan konduktor ( m2 ) s = jarak antar kedua konduktor ( m ) II.18 Kapasitor Elektrolit Yang Dipakai Pada Motor Kapasitor Start Secara internal.Dimana : ε0 =permitivitas ruang hampa ( 8. Nilai kapasitansi (X) dan tegangan rating dari kapasitor biasanya dicetak dalam sisi aluminium.6. kapasitor elektrolit dibangun dengan cara yang sama dengan kapasitor kertas/paper.18. Plat positif terdiri dari aluminium kertas perak yang ditutup dengan suatu lapisan oksida yang tipis.

Ketika ketiga lapisan berada pada tempatnya.elektrolit. Suatu potongan aluminium kedua melawan terhadap elektrolit untuk menyediakan kontak listrik ke elektroda negatif (elektrolit). seperti motor kapasitor starting. Universitas Sumatera Utara . dielektrikum oksida film yang tipis akan terpisah dan kapasitor akan menjadi suatu konduktor (terhubung singkat). maka ketiga lapisan tersebut digulung ke dalam suatu silinder seperti yang ditunjukkan di dalam Gambar 2. penggunaanya biasanya terbatas untuk suatu sirkit dc atau untuk suatu sirkit dimana suatu tegangan arus bolak-balik kecil dilapiskan pada suatu tegangan dc. Kapasitor elektrolit kering berubah-ubah di dalam ukurannya dari sekitar 4 mikrofarad sampai ribuan mikrofarad dan mempunyai suatu kemampuan tegangan kerja kira-kira 500 volt. Karena suatu kapasitor elektrolit polaritasnya sensitif.19 Konstruksi Dari Kapasitor Elektrolit Dan Kertas Hal ini memberikan arti bahwa bentuk plat positif dapat secara kebetulan dihubungkan kepada terminal negatif ke sumber. Elektrolit bertindak sebagai plat negatif dari kapasitor itu. Polaritas dari terminal secara normal dapat ditandai pada kapasitor itu.19 Gambar 2. Khusus kapasitor elektrolit tersedia untuk aplikasi arus bolak-balik tertentu.

lapisan non-konduktif melawan terhadap satu set kontak elektrik yang menjulang kepada badan motor. di sini.20 Saklar Sentrifugal. menutup kontak dan menghubungkan Universitas Sumatera Utara . Saklar dirancang untuk mengaktifkan atau menonaktifkan sebagai fungsi yang menyangkut kecepatan pemutaran pada batang poros tersebut. Gambar 2. yang umum digunakan dari suatu motor listrik.7 SAKLAR SENTRIFUGAL Saklar sentrifugal adalah sebuah saklar listrik yang beroperasi menggunakan kekuatan sentrifugal yang diperoleh dari sebuah batang poros yang berputar. Penggunaan yang paling umum dari saklar sentrifugal adalah di dalam phasa tunggal. pengungkit berkait dengan anak timbangan sehingga membuat suatu geseran rendah. Pada posisi diam. saklar digunakan untuk memutuskan rangkaian belitan bantu (starting) dari motor ketika motor mendekati putaran nominalnya. Dalam hal ini saklar sentrifugal terdiri dari anak timbangan yang menjulang kepada batang poros dari motor dan memegang dekat batang dengan kekuatan lompatan (spring force). motor induksi phasa belah (split-phase induction motor) dan motor kapasitor start.II.

Ketika motor mencapai suatu kecepatan mendekati kecepatan operasi yang normalnya sekitar 75 % dari kecepatan sinkron.20. Sehingga menggerakkan kontak untuk membuka dan memutuskan belitan bantu dari sumber. Gambar 2.21 Posisi Letak Dari Saklar Sentrifugal Universitas Sumatera Utara . Gambar dari saklar sentifugal ditunjukkan pada Gambar 2. mengangkat plat lapisan menjauh dari kontak listrik.belitan bantu (starting) ke sumber. gaya sentrifugal memaksa gaya spring dan anak timbangan mengayun ke luar.