You are on page 1of 6

1.

Kondisi Klien

a. Data Subyektif

Klien mengatakan terkadang mendengar suara yang tidak ada wujudnya biasanya
terdengar pada malam hari dan saat sendirian.

b. Data Obyektif

Klien tampak sering berdiam diri dan sering mondar-mandir.

2. Diagnosa keperawatan

Gangguan persepsi sensori : Halusinasi

3. Tujuan

a. Tujuan Umum

Klien dapat mengontrol halusinasi

b. Tujuan Khusus

 Klien dapat mengenali halusinasi

 Klien dapat mengontrol halusinasi dengan cara berbincang-bincang

4. Intervensi keperawatan

a. Membantu pasien mengenal halusinasi

b. Menjelaskan cara-cara mengontrol halusinasi

c. Mengajarkan pasien mengontrol halusinasi dengan cara kedua : Berbincang-
bincang

“ kak. begitu.ayo ngobrol dengan saya. saya mulai dengar suara-suara. langsung saja cari teman untuk di ajak ngobrol. Saya sedang dengar suara-suara”. Evaluasi Subyektif “Bagaiman perasaan D setelah latihan ini? . Fase Orientasi a. Ayo ngobrol dengan saya !” Atau kalau ada orang di rumah. c. Ya.. Bagus pak. Jadi kalau mas T mulai mendengar suara-suara.katakan. Salam Terapeutik “ Assalamualaikum . Evaluasi a. saya akan latih cara kedua untuk mengontrol halusinasi dengan bercakap-cakap dengan orang lain. 3. Evaluasi / validasi “ Bagaimana perasaan Mas T hari ini ? kondisinya bagaimana mas? Kemarin kita sudah latihan cara mengontrol halusinasi dengan cara menghardik ya mas. Fase Terminasi 1. masih ingat dengan saya ? b. Contohnya begini. Fase kerja “Cara kedua untuk mengontrol halusinasi adalah dengan bercakap-cakap dengan orang lain. Kita akan latihan selama 20 menit. latih terus ya mas! “ Di sini. Bagus! Coba sekali lagi ! Bagus ! Nah.misalnya kakak Mas T . “Tolong. Kontrak Sesuai janji kita kemarin . Begitu ya mas. SP 2 1. selamat pagi pak. Apakah sudah di pakai cara yang telah kita latih? Berkurangkah suara-suaranya? Coba sekarang Mas T praktekan yang sudah kita latihan kemarin. Mas T dapat mengajak perawat atau pasien lain untuk bercakap-cakap. Minta teman untuk ngobrol dengan Mas T. Coba Mas T lakukan seperti saya lakukan tadi. Mau di mana? Di sini saja?” 2.

cobalah kedua cara ini kalau Mas T mengalami halusinasi lagi. . melakukan aktivitas terjadwal? Mau jam berapa? Bagaimana kalau jam 10 pagi? Mau di mana? Di sini lagi? Sampai besok ya. yaitu. nanti lakukan secara teratur sewaktu-waktu suara itu muncul! 3. Bagaimana kalau kita latihan cara ketiga. Selamat pagi. 2. Rencana Tindak lanjut Jadi. b. sudah ada beberapa cara yang T pelajari untuk mencegah suara itu? Bagus. Bagaimana kalau kita masukkan dalam jadwal kegiatan harian Mas T. Evaluasi Obyektif Coba praktikan apa yang sudah kita pelajari tadi. Kontrak Pertemuan selanjutnya Besok pagi saya akan kesini lagi. Mau jam berapa latihan bercakap –cakap? Nah.

SP 3 1. Diagnosa keperawatan Gangguan persepsi sensori : Halusinasi Pendengaran 3. 2. Mengajarkan pasien mengontrol halusinasi dengan cara ketiga : melakukan kegiatan . Tujuan a. Tujuan Umum Klien dapat mengontrol halusinasi b. Menjelaskan cara-cara mengontrol halusinasi c. Data Obyektif Klien tampak sering berdiam diri dan sering mondar-mandir. b. Tujuan Khusus  Klien dapat mengenali halusinasi  Klien dapat mengontrol halusinasi dengan cara melakukan kegiatan 4. Membantu pasien mengenal halusinasi b. Kondisi Klien a. Intervensi keperawatan a. Data Subyektif Klien mengatakan terkadang mendengar suara yang tidak ada wujudnya biasanya terdengar pada malam hari dan saat sendirian.

” . selamat pagi mas T. Salam Terapeutik “ Assalamualaikum . Kegiatan yang lain akan kita latih lagi agar dari pagi sampai alam ada kegiatan. Mau di mana? Di sini saja?” 2. Kita akan latihan selama 30 menit. Coba sekarang Mas T praktekan 2 cara yang sudah kita latihan kemarin. saya akan latih cara ketiga untuk mengontrol halusinasi dengan melakukan kegiatan. Bagus mas. Kontrak Sesuai janji kita kemarin . Fase kerja “Apa saja yang biasa Mas T lakukan? Pagi-pagi apa kegiatannya. c.) “Wah banyak sekali kegiatannya! Mari kita latih dua kegiatan hari ini (latih kegitan tersebut)! Bagus sekali jika Mas T bisa lakukan !” “Kegiatan ini dapat Mas T lakukan untuk mencegah suara tersebut muncul. Apakah sudah di pakai 2 cara yang telah kita latih? Bagaimana hasilnya? Bagus!”. masih ingat dengan saya ? b. Fase Orientasi a. Evaluasi / validasi “ Bagaimana perasaan mas T hari ini ? kondisinya bagaimana pak? Kemarin kita sudah latihan cara mengontrol halusinasi dengan cara berbincang-bincang ya mas. terus jam berikutnya apa?” (Terus kaji hingga di dapatkan kegiatannya sampai malam.1.

Terminasi 1. . Mau jam berapa ? Bagaimana kalau jam 12? Di ruang makan sini ya!. Evaluasi Obyektif Coba mas praktekan apa yang sudah kita pelajari tadi. 2. Kita membahas cara minum obat yang baik serta guna obat. Coba lakukan sesuai jadwal ya!” (Perawat dapat melatih aktivitas yang lain pada pertemuan berikut sampai terpenuhi seluruh aktivitas dari pagi sampai malam. Kontrak pertemuan selanjutnya Bagaimana kalau menjelang makan siang nanti. Rencana tindak lanjut Coba sebutkan 3 cara yang telah kita latih untuk mencegah suara-suara . Bagus sekali mari kita masukkan dalam jadwal kegiatan harian mas.) 3. Evaluasi Subyektif Bagaimana perasaan mas setelah kita bercakap-cakap cara ketiga untuk mencegah suara-suara ? Bagus sekali ! b.3. Evaluasi a.