You are on page 1of 10

RISIKO VALUTA ASING

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Risiko

Oleh:
Desy Nata 155020300111007
Marcellina Nadia Christy 155020300111069
Richa Resti Utami 155020301111002
Fifi Yuliana 155020301111003

Pembimbing:
Ibu Rizka Fitriasari

UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
JURUSAN AKUNTANSI
MEI 2017

................................................... 1 D.......................................... 4 E........ 2 BAB II PEMBAHASAN............................................................................ Latar Belakang................................ 3 B...... DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.............. Tujuan penulisan.......................................... Definisi Risiko Valuta Asing ................................ Akibat dan Risiko Yang Timbul pada Saat Dollar Amerika Dipakai sebagai Media Transaksi Bisnis..... 1 C..................................... 8 DAFTAR PUSTAKA .............. Rumusan Masalah........................................................................................ Alasan Mempergunakan Mata Uang Dollar Amerika sebagai Kesepakatan dalam Transaksi Bisnis ..................... 3 A.................................................... Cara Mengantisipasi Risiko Valuta Asing................................................... 10 ........................................... 3 C............................. 5 F.......................................................................................................................... ii DAFTAR ISI............... Menghindari Risiko Valuta Asing............................................ 1 B..................... iii BAB I PENDAHULUAN...... Antisipasi Perusahan dalam Menghadapi Fluktatif Valas............ 1 A........ Kesimpulan........................................................................................... Metode Penulisan.................. 5 BAB III PENUTUP 8 A.................................................. 4 D...................................

maka mereka memnutuhkan valas sebagai alat transaksi dalam pembayaran. Karena itulah penulis melakukan pembahasan berbagai bentuk risiko valuta asing dan cara yang bisa dilakukan dalam menghindari terjadinya kondisi fluktuasi valuta asing. yang mana disebabkan oleh perubahan kurs valuta asing. Bagaimana antisipasi perusahaan dalam menghadapi fluktuasi valuta asing? 4. bagaimana ketika mata uang negara yang satu dan yang lain tidak sesuai lagi dengan yang diharapkan terutama pada saat dikonversikan. sehingga kegiatan usaha tidak lagi berorientasi di dalam negeri saja.2. Bagaimana risiko berhutang dengan mata uang asing? 6. Mengetahui dan menjelaskan definisi dari risiko valuta asing. Latar Belakang Perkembangan perdagangan dunia yang semakin pesat di berbagai bidang menyebabkan terbukanya kesempatan hubungan dagang antar negara. Apa Akibat dan Risiko dan Timbul pada Saat Dollar Amerika Dipakai Sebagai Media Transaksi Bisnis? 8. Mengingat mata uang di satu negara tak berlaku di negara lain. Rumusan Masalah 1. pasti melibatkan pertukaran atau perdagangan valuta asing. Artinya ketika dua negara bekerja sama.3. 2. Bagaimana cara menghindari risiko valuta asing? 3. Bagaimana Cara Mengantisipasi Risiko Valuta Asing ? 1. Apa alasan mempergunakan mata uang dollar Amerika sebagai kesepakatan dalam transaksi bisnis? 7. Mengetahui dan memahami risiko investasi yang berasal dari hot money . Mengetahui dan memahami cara menghindari risiko valuta asing 3. 1. apabila melibatkan dua negara atau lebih. Bagaimana risiko investasi yang berasal dari hot money ? 5. Kini. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Tujuan 1. Namun. Apa yang dimaksud dengan risiko valuta asing? 2. tentu saja dibutuhkan alat transaksi yang dapat diterima di negara lain. alat transaksi yang mampu diterima di negara lain tersebut biasa dikenal dengan nama valas. Mengetahui dan memahami antisipasi perusahaan dalam menghadapi fluktuatif valuta asing 4. Dengan demikian sekecil apapun transaksi tersebut.

Mengetahui dan memahami akibat dan risiko dan timbul pada saat dollar amerika dipakai sebagai media transaksi bisnis 8.5. Mengetahui dan memahami cara mengantisipasi risiko valuta asing. . Mengetahui dan memahami mengapa mata uang dollar amerika sebagai kesepakatan dalam transaksi bisnis 7. Mengetahui dan memahami risiko berutang dalam mata uang asing 6.

1$USA = Rp.000. Hal ini.00. Sedangkan pengertian valuta asing ialah mata uang yang diakui. Menghindari Risiko Valuta Asing Dalam era globalisasi sekarang ini aktivitas keuangan tidak lagi mengenal batas sehingga memungkinkan berbagai pihak bisa terlibat. dipakai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengertian risiko valuta asing adalah ketidakpastian nilai mata uang suatu negara yang digunakan sebagai alat pembayaran dalam perdagangan internasional.3. 1$ USA = 1. 2. Bab II Pembahasan 2. Salah satunya ialah risiko dapat ditafsirkan sebagai bentuk keadaan ketidakpastiaan tentang suatu keadaan yang akan terjadi nantinya. yaitu melakukan research dan analisis secara mendalam terhadap trend kurs valas yang terjadi pada masa yang akan datang. Pada tanggal 15 oktober 2016 . Pengertian Risiko Valuta Asing Ada banyak definisi tentang risiko. Untuk menghindari risiko valuta asing biasanya digunakan tiga cara yang ditempuh oleh perbankan yaitu : 1. digunakan. Accounting/translation exposure Penerapan accounting/translation exposure.00.terutama pada saat dikonversikan dengan mata uang domestik. Transaction exposure Penerapan transaction exposure. Contoh: Pada tanggal 10 oktober 2016 . yaitu melakukan kebijakan untuk mengkonversi aktiva dan pasiva perusahaan dalam bentuk valas yang jangka panjang ke dalam bentuk mata uang domestik negara yang bersangkutan. yaitu melakukan kebijakan berupa perlakuan pendapatan dan biaya (cost) valas dalam buku.00. Antisipasi Perusahaan dalam Menghadapi Fluktuasi Valuta Asing Suatu perusahaan mengambil beberapa keputusan guna melindungi aktivitas bisnisnya dari kondisi fluktuatif yang mampu memberi dampak pada kerugian perushaan yaitu : . 2.1. Economic exposure (operating/competitive exposure) Penerapan economic exposure (operating/competitive exposure). 2. 3. Maka kenaikan 1$USA selama 5 hari adalah Rp.1.2. disebabkan oleh perubahan kurs valuta asing di pasaran yang tidak sesuai lagi dengan yang diharapkan.150.150. dan diterima sebagai alat pembayaran oleh banyak negara dalam perdagangan internasional.

Menghindari pembelian barang dalam bentuk mata uang asing jika itu tidak diperlukan 2. Fajar Marta bahwa tingginya kandungan hot money menyimpan potensi bahaya besar berupa kejatuhan nilai tukar yang amat dalam jika terjadi pembalikan arus dana secara tiba-tiba dalam jumlah besar”. maka ada baiknya barang tersebut dijual dan digantikan dengan yang lain namun memiliki nilai jual tinggi.4. Jika ada barang digudang yang memiliki nilai jual tinggi dipasaran dan jumlah barang tersebut dianggap tidak efektif. Menghindari pembelian barang baru walaupun harganya rendah. pihak yang paling memiliki tanggung awab besar untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi nilai tukar mata uang domestic dan asing adalah Bank Indonesia sebagai otoritas moneter. Risiko Investasi yang Berasal Dari Hot Money Kondisi yang selalu berusaha menciptakan kenyamanan agar masuknya investasi asing ke dalam negeri sebenarnya harus dilakukan secara hati-hati dan penuh dengan kontrol yang dalam. 3. Dalam permasalahan hot money ini. Hal senada juga dikemukakan oleh Tony Prasetiantono bahwa “Dana asing jangka pendek (hot money) akan makin deras mengalir ke Indonesia. Ini tidak hanya akan membuat biaya moneter makin mahal. ditegaskan bahwa “Rupiah yang terlampau kuat akibat derasnya hot money bisa berbahaya di tengah mulai berlakunya perdagangan bebas dengan China. 2. Importir seolah mendapat insentif tambahan untuk berlomba mengimpor barang dari China”. Kebijakan yang harus dibuat oleh Bank Indonesia adalah melakukan usaha yang keras untuk menghilangkan ketergantungan kebijakan moneter BI terhadap arus dana asing jangka pendek (hot money) . Yang artinya dana tersebut masuk dan memungkinkan secara tiba-tiba bisa ditarik kembali oleh pemiliknya. tetapi juga meningkatkan potensi intabilitas jika terjadi pembalikan hot money’. 1. karena dalam kondisi mata uang asing yang bersifat fluktuatif memungkinkan barang tersebut kembali mengalami penurunan yang jauh lebih murah seiring dengan penurunan nilai mata uang asing. Dengan tujuan menghindari berbagai macam permasalahan yang tidak diinginkan kedepannya seperti masuknya dana yang bersifat hot money. Dalam artian daripada tersimpan dalam jumlah yang banyak di gudang sementara perusahaan membutuhkan dana. Sebagaimana yang dikatakan oleh M.

Risiko Berutang dalam Mata Uang Asing Menurut Prof. dan para pengusaha harus mengembalikan pinjaman itu dengan situasi yang rugi. Situasi pinjaman dalam mata uang asing menjadi bertambah parah jika seandainya pinjaman tersebut lebih banyak dipakai untuk bisnis di dalam negeri dan pangsa pasarnya pun berada di dalam negeri. “Dollar debt can kill you (Pinjaman dalam bentuk dollar juga bisa membunuhmu) d. mengatakan bahwa bahaya utang dalam empat kategori yaitu : a. sehingga jika ini terjadi secara terus-menerus akan menyebabkan organsasi tersebut bangkrut. Namun jika ternyata utang tersebut telah melewati batas shareholder’s equity dan tidak mampu dibayar lagi maka itulah yang disebut kasus perbankan sebagai kredit macet. Hal yang sama berlaku pula dalam dunia . Tetapi harus dimengerti bahwa mata uang asing (foreign currency) sering mengalami pergerakan ketidakstabilan karena banyak faktor seperti salah satunya penerapan floating exchange rate (sistem mata uang mengambang) yang diterapkan oleh Bank Indonesia dalam kebijakan moneternya. “Bila dikelola dengan baik. Berutang dalam mata uang asing selama ini mungkin dianggap bunganya jauh lebih rendah dibandingkan dengan mencari pinjaman dana dari lembaga pemberi pinjaman dalam negeri seperti perbankan. Ricardo Hausman.dan bahkan jika mereka/utang luar negeri tidak membunuhmu. Menurut seorang analis senior pada Dun & Brdsreet’s Analytical Service. probem kurs yang mereka ciptakan akan membuat moneter menjadi tidak efektif)” Dari segi konsep capital structure (struktur modal) menekankan bahwa jika utang itu sangat tidak boleh melewati batas shareholder’s equity (kekayaan yang dimiliki).5. “…. Kebijakan lain yang harus ditempuh serta diaplikasikan adalah dengan menetapkan dan menerapkan kepada para investor dalam dan luar negeri yang ingin berinvestasi harus memiliki semangat kuat untuk selalu menjaga dan mempertahankan semangat nasionalisme serta cinta anah air. 2. “But short-term debt in foreign currency can also kill you (Utang jangka pendek dalam mata uang asing juga bisa membunuhmu)” c.. utang dapat sangat bermanfaat karena merupakan cara yang baik untuk menjadikan uang bekerja untuk anda. “Avoid short-term domestic public debt. it can kill you (Hindari utang public dalam negeri yang berjangka pendek. the currency mismatches they generated make monetary policy less effective (…. itu bisa membunuhmu)” b.and even if they do not. sehingga pada saat nilai tukar mata uang asing mengalami fluktuasi yaitu seperti rendahya mata uang domestic rupiah dibandingkan dengan mata uang asing yaitu dolar Amerika.

6. Faktor stabilitas ekonomi Amerika yang dianggap banyak pengamat memiliki tingkat kestabilan yang lebih kuat dibanding banyak negara lain. 2. yaitu surat yang memiliki nilai nominal.7. . nama penerbit. Faktor kestabilan dolar dibandingkan mata uang lainnya di seluruh dunia. atau cara lain yang dapat dilakukan melalui broker. tanggal penerbit dan lain-lain sesuai aturan mekanisme yang berlaku dimana terjelaskan bahwa pemiliknya adalah pemegang yang sah terhadap aset tersebut. Maka banyak konsultan keuangan memberi advise kepada para pebisnis agar dalam tindakan keputusan berutang tersebut haruslah bisa menyeimbangkan asset dan jumlah utang yang akan dilakukan. Option Contract Opsi adalah kontrak yang memberikan hak (bukan kewajiban) kepada pemegang kontrak itu untuk membeli (call options) atau menjual (put options) suatu aset tertentu (strike price/exercise price atau harga patokan) dalam jangka waktu tertentu. Kontrak Future dan Options Sebagai Cara Mengantisipasi Risiko Valuta Asing Salah satu cara juga sering dipakai dalam mengantisipasi risiko yaitu dengan menerapkan future dan option. 1. Dimana keempatnya termasuk dalam kategori surat berharga derivative atau sekuritas derivative. untuk penyerahan dimasa depan melalui mekanisme bursa yang terorganisasi. Sekuritas derivative adalah sebuah sekuritas yang nilainya tergantung pada aset lain yang lebih elementer atau aset yang mendasarinya (underlying asset). 2. bisnis. Adapun pengertian dari sekuritas itu sendiri adalah surat berharga. Future Contract Future Contract adalah kontrak standar antara dua pihak untuk membeli atau menjual suatu aset dengan harga tertentu. Artinya untuk bermain dan mengambil keuntungan di Future kontrak harus terdaftar dan menjadi salah satu menjadi anggota bursa. 2. Alasan Mempergunakan Mata Uang Dollar Amerika bebagai Kesepakatan dalam Transaksi Bisnis Ada beberapa alasan yang menyebabkan dollar Amerika dipergunakan sebagai alat ukur dalam pembayaran yaitu: a. b. atau yang biasa disebut dengan foreign currency future dan foreign currency option . atau pialang dimana organisasi mereka telah terdaftar resmi sebagai anggota bursa. Faktor telah seringnya dolar dipakai selama ini sebagai alat pembayaran setiap transaksi perdagangan internasional c.

transaction exposure. menghindari pembelian barang baru walaupun harganya rendah. atau yang biasa disebut dengan foreign currency future dan foreign currency option. faktor telah seringnya dolar dipakai selama ini sebagai alat pembayaran setiap transaksi perdagangan internasional. Alasan mempergunakan mata uang dollar Amerika sebagai kesepakatan dalam transaksi bisnis adalah faktor kestabilan dolar dibandingkan mata uang lainnya di seluruh dunia. Bab III Kesimpulan Risiko valuta asing adalah ketidakpastian nilai mata uang suatu negara yang digunakan sebagai alat pembayaran dalam perdagangan internasional. Untuk menghindari risiko valuta asing biasanya digunakan tiga cara yang ditempuh oleh perbankan yaitu accounting/translation exposure. . Salah satu cara juga sering dipakai dalammengantisipasi risiko yaitu dengan menerapkan future dan option. Suatu perusahaan mengambil beberapa keputusan guna melindungi aktivitas bisnisnya dari kondisi fluktuatif yang mampu memberi dampak pada kerugian perushaan yaitu menghindari pembelian barang dalam bentuk mata uang asing jika itu tidak diperlukan. economic exposure (operating/competitive exposure). karena dalam kondisi mata uang asing yang bersifat fluktuatif memungkinkan barang tersebut kembali mengalami penurunan yang jauh lebih murah seiring dengan penurunan nilai mata uang asing.

2009. Mamduh M.E. UPP STIM YKPN. Bandung : Alfabeta. Hanafi. . Manajemen Risiko. DAFTAR PUSTAKA Fahmi Irham.. dan Solusi.M. Edisi Kedua.Si.. S. Manajemen Risiko Teori. 2010. Kasus.