You are on page 1of 18

BAB I

PENDAHULUAN

Latar belakang

Persiapan mengajar pada hakekatnya merupakan perencanaan jangka

pendek untuk memperkirakan atau memproyeksikan tentang apa yang dilakukan.

Dengan demikian, persiapan mengajar merupakan upaya untuk memperkirakan

tindakan yang akan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran, terutama berkaitan

dengan pembentukan kompetensi.

Guru merupakan komponen penting dalam upaya peningkatan mutu

pendidikan nasional. Guru yang berkualitas, profesional dan berpengetahuan,

tidak hanya berprofesi sebagai pengajar, namun juga mendidik, membimbing,

mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. Berdasarkan

Standar Nasional Kependidikan, guru harus memiliki empat kompetensi dasar

yaitu kompetensi pedagogis, kompetensi sosial, kompetensi kepribadian, dan

kompetensi profesional. Namun, kompetensi-kompetensi yang dimiliki guru saat

ini masih terbatas, sehingga diperlukan suatu upaya untuk mengoptimalkan

kompetensi-kompetensi tersebut. Kompetensi-kompetensi yang akan dibahas

dalam makalah ini terbatas pada kompetensi-kompetensi kepribadian dan

kompetensi pedagogik. Kompetensi merupakan kebulatan penguasaan

pengetahuan, keterampilan dan sikap yang ditampilkan melalui unjuk kerja.

stabil. Peranan ini termasuk ke dalam aspek pendidik sebab tidak hanya menyampaikan ilmu pengetahuan. arif. disebut pendidikan (pedagogik). Bimbingan yang diberikan dengan sengaja oleh orang dewasa kepada anak atau orang lain yang belum dewasa. konsep dan metode keilmuan yang koheren dengan materi ajar. Kompetensi kepribadian adalah karakteristik pribadi yang harus dimiliki guru sebagai individu yang mantap. memahami hubungan konsep antar mata pelajaran yang terkait dan menginternalisasikan nilai-nilai Biologi dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu pedagogik berarti suatu usaha yang dijalankan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk mempengaruhi seseorang atau sekelompopk orang lain menjadi dewasa atau tingkat hidup dan penghidupan yang lebih tinggi. dewasa. Selain itu melalui sertifikasi guru Biologi diharapkan mampu menguasai langkah- langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan dan materi bidang studi Biologi. Program sertifikasi tersebut juga dapat diterapkan untuk guru-guru Biologi agar dapat memiliki standar kompetensi yang telah diterangkan di atas. berwibawa dan menjadi teladan bagi peserta didik. memahami struktur. melainkan juga mendidik untuk mengalihkan nilai-nilai kehidupan. Guru Biologi diharapkan mampu memahami dan menguasai materi ajar yang ada dalam kurikulum. Guru sebagai pembimbing diharapkan dapat memberikan bantuan kepada siswa dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Hal tersebut menjelaskan .

untuk mengetahui Apa saja yang harus di persiapakn saat mengjar guru biologi ? 2. Bagaimana usaha memperbaiki kualitas guru Biologi melalui optimalisasi tercapainya kompetensi kepribadian dan pedagogik guru ? 1. Apa saja yang harus di persiapakan saat mengjar guru biologi ? 2.3 Tujuan penulisan 1. I. untuk mengetahui Bagaimana usaha memperbaiki kualitas guru Biologi melalui optimalisasi tercapainya kompetensi kepribadian dan pedagogik guru ? . Keterampilan dasar apa yang harus di miliki oleh seorang guru Biologi untuk mengjar ? 3. bahwa tujuan pendidikan adalah sikap yang mengubah tingkah laku peserta menjadi lebih baik.2 Rumusan Masalah 1. untuk mengetahui Keterampilan dasar apa yang harus di miliki oleh seorang guru Biologi untuk mengjar ? 3.

because the teacher has not thought out exactly what to do and how to do it. persiapan mengajar merupakan bentuk dari “profesional accoutability”. Persiapan mengajar harus sederhana dan fleksibel serta dapat dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran dan pembentukan kompetensi peserta didik.” Terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam pengembangan persiapan mengajar. E. Sebaliknya. dikemukakan bahwa : “ teaching without adequate written planning is sloppy and almost always ineffective. Mulyasa (2003) mengemukakan bahwa persiapan mengajar akan membantu guru dalam mengorganisasikan materi standar. . dengan mengutip dari Joseph dan Leonard.PERSIAPAN MENGAJAR GURU BIOLOGI E. Kompetensi yang dirumuskan dalam persiapan mengajar harus jelas. Mulyasa (2003) menyebutkan bahwa guru profesional harus mampu mengembangkan persiapan mengajar yang baik. dan makin tepat kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk membentuk kompetensi tersebut. diantaranya : 1. karena disamping untuk kepentingan pelaksanaan pembelajaran. makin konkrit kompetensi makin mudah diamati. Dengan mengutip pemikiran Cythia. logis dan sistematis. BAB II PEMBAHASAN 1. serta mengantisipasi peserta didik dan masalah-masalah yang mungkin timbul dalam pembelajaran. 2.

3. terutama apabila pembelajaran dilaksakan secara tim (team teaching) atau moving class. 4. Persiapan sebelum mengajar b. Situasi ruangan dan letak sekolah dari jangkauan kendaraan umum c.prinsip umum mengajar didalam pelaksanaan tugas mengajar dalam suatu interaksi pengajaran tertentu yang khusus baik yang berlangsung di dalam kelas ataupun diluar kelas. . Materi pelajaran yang akan disampaikan. Perencanaan pengajaran berarti pemikiran tentang penetrapan prinsip. Tingkat intelegensi siswa d. Harus ada koordinasi antarkomponen pelaksana program di sekolah. Perencanaan pengajaran mempunyai beberapa faktor yang mendukung tujuan pembelajaran tercapai misal : a. Persiapan mengajar yang dikembangkan harus utuh dan menyeluruh serta jelas pencapaiannya. Kegiatan-kegiatan yang disusun dan dikembangkan dalam persiapan mengajar harus menunjang dan sesuai dengan kompetensi dasar yang telah ditetapkan. 5.

Persiapan terhadap situasi Mancakup : tempat.Ø Faedah perencanaan : 1. 2. Karena perencanaan maka seseorang akan tumbuh menjadi seseorang guru yang baik. 2. dan lain-lain. Yang dimaksud adalah maka seorang guru bisa memberikan materi pelajaran dengan baik karena ia harus dapat menghadapi situasi di dalam kelas secara mantap. Ø 7 aspek persiapan untuk mencapai tugas yaitu adalah : 1. Sebelum guru mengajar ia harus mengetahui keadaan siswa tsb atau dengan kata lain guru harus membuat gambaran yang jelas mengenai keadaan siswa yang akan dihadapi selain dari pada faktor intern siswa tsb ( laki. Persiapan terhadap siswa yang akan dihadapi Maksud . tegas dan fleksibel. suasana ruangan kelas. . Karena adanya perencanaan maka pelaksanaan pengajaran menjadi baik dan efektif. Dan situasi umum harus dimiliki sebelum saudara mengajar di dalam kelas tersebut dengan pengetahuan saudara dapat membuat ancang. Yang di maksud adalah guru membuat persiapan yang baik dan adanya pertumbuhan berkat pengalaman dan akibat dari hasil belajar yang terus menerus.ancang terhadap variabel faktor masalah dan menghadapi situasi kelas.laki dan Pr) seorang guru harus mengetahui taraf kematangan dan pengetahuan serta khusus dari pada siswa tsb.

batas. Persiapan dalam penggunaan alat. Yang menyangkut tujuan instruksional apa yang akan dicapai oleh para siswa harus dimiliki seorang guru mencakup antara lain : Pengetahuan.alat evaluasi. pengahapus paling sedikit di gunakan tetapi dalam belajar pembelajaran di pergunakan alat pembantu adalah media yang mempertinggi komunikasi pada saat proses belajar berlangsung. metode ceramah b. keterampilan atau sikap tertentu yang konkrit yang bisa di ukur dengan alat. 5. 3. Persiapan dalam jenis teknik evaluasi Tujuan evaluasi : samapi sejauhmana daya serap terhadap produk bahasan yang saudara terapkan . 4. luas dan urutan. 7. Yang dimaksud dengan ini : Dengan adanya pengetahuan yang akan dihadapkan kepada siswa.alat peraga Misal : kapur dan papan tulis. metode tanya jawab atau diskusi 6. kecakapan. Persiapan tentang metode. si guru memiliki persiapan yang akan di sampaikan kepada siswa yang harus terdapat batas. Persiapan tentang bahan pelajaran yang akan diajarkan.urutan pengajaran perlu di persiapkan. Persiapan dalam tujuan umum pembelajaran.mengajar yang hendak di pakai a.

Perencanaan Strategi b. Ø Jenis. Perencanaan Meso c.jenis perencanaan: 1) Menurut Besaran : a. Ada beberapa jenis alat evaluasi disini yaitu : Bentuk test apakah test tertulis maupun test lisan. Perencanaan Jangka Pendek Ø Tujuan Pembelajaran · Tujuan pembelajaran terbagi atas 2 bagian : a. membedakan. Perencanaan Operasional 3) Menurut Jangka Waktunya : a. menyebutkan. menghitung. Tujuan pembelajaran umum b. . dsg. 2. Harus dalam bentuk hasil belajar Adalah Menggambarkan hasil belajar yang diharapkan pada diri siswa setelah ia menempuh segala KBM atau dengan kata lain hasil apa yang sudah diperoleh setelah ia mempelajari suatu pokok bahasan. Perencanaan Mikro 2) Menurut Telaahnya : a. Tujuan pembelajaran khusus Kriteria : 1. Perencanaan Jangka Menengah c.istilah yang operasional Harus Spt : menuliskan. menggunakan istilah. Perencanaan Makro b. Perencanaan Jangka Panjang b. Perencanaan Manajerial c.

Perlu ditentukan jenis. Ø Adapun jawaban dari pertanyaan tadi ada 8 langkah : 1. Karakteristik siswa 3. 4. Harus berbentuk tingkah laku dari para siswa Artinya Setelah siswa mempelajari pokok bahasan tsb adanya perubahan pengetahuan tentang materi pelajaran. Bagaimana prosedur dan sumber. Menyusun pokok bahasan dan tujuan umum 2. 3. Apa yang menjadi tujuan pembelajaran 2. 3. Isi pokok bahasan 5. Kegiatan belajar mengajar 7.jenis test yang harus di buat 2. 1. Tujuan belajar 4. Ø Mengembangkan Evaluasi Yang harus dilakukan dalam mengembangkan evaluasi. Bagaimana kita mengetahui bahwa hasil belajar yang dihasilkan telah tercapai. Pelayanan penunjang . Hanya meliputi satu jenis tingkah laku Adalah Kemampuan yang dimiliki oleh siswa cukup hanya terbatas saja. Penjajakan terhadap siswa 6. Mengembangkan alat evaluasi Ø Perencanaan Desaign Instruksional Penyusun PDI di desaign untuk menjawab pertanyaan : 1.sumber belajar yang tepat untuk mencapai hasil belajar yang diinginkan.

namun pada dasarnya kompetensi merupakan kebulatan penguasan pengetahuan. keterampilan. Media gratis 2. Kelayakan pengadaan media pendidikan 2 KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR BIOLOGI Kompetensi (competency) didefinisikan dengan berbagai cara. dan sikap yang ditampilkan melalui unjuk kerja. Lingkungan Ø Faktor. Media proyeksi 4.faktor yang harus diperhatikan seorang guru dalam media pengajaran : a. Evaluasi Ø Metodologi Pengajaran 1. Relevansi pengadaan media pendidikan b. Sementara itu. Media tiga dimensi 3. kompetensi diartikan sebagai seperangkat tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas sesuai pekerjaan tertentu. menurut Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. Media pengajaran Ø Ada beberapa jenis media pengajaran yang dilakukan seorang guru : 1.8. 045/U/2002. Metode mengajar 2. yang diharapkan bisa dicapai seseorang setelah menyelesaikan suatu program pendidikan. .

Menurut PP RI No. Keempat jenis kompetensi guru yang dipersyaratkan beserta subkom- petensi dan indikator esensialnya diuraikan sebagai berikut: 1. dan sosial. . profesional. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: menampilkan kemandirian dalam bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai pendidik. dan berwibawa. bertindak sesuai dengan norma sosial. dewasa. Kompetensi Kepribadian Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap. dan berakhlak mulia. Secara rinci setiap elemen kepribadian tersebut dapat dijabarkan menjadi subkompetensi dan indikator esensial sebagai berikut: a) Memiliki kepribadian yang mantap dan stabil. dan memeliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. arif. b) Memiliki kepribadian yang dewasa. menjadi teladan bagi peserta didik. yakni kompetensi pedagogik. Dalam konteks itu. 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 28. maka kompetensi guru dapat diartikan sebagai kebulatan pengetahuan. pendidik adalah agen pembelajaran yang harus memiliki empat jenis kompetensi. keterampilan dan sikap yang diwujudkan dalam bentuk perangkat tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang guru untuk memangku jabatan guru sebagai profesi. stabil. bangga sebagai pendidik. kepribadian. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma hukum.

ikhlas.fikasi bekal-ajar awal peserta didik. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. Secara substantif kompetensi ini mencakup kemampuan pemahaman terhadap peserta didik. Kompetensi Pedagogik Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan yang berkenaan dengan pemahaman peserta didik dan pengelola pembelajaran yang mendidik dan dialogis. d) Memiliki kepribadian yang berwibawa. evaluasi hasil belajar. e) Memiliki akhlak mulia dan dapat menjadi teladan. 2. dan mengidenti. dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.c) Memiliki kepribadian yang arif. jujur. sekolah. perancangan dan pelaksanaan pembelajaran. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: memamahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: menampilkan tindakan yang didasarkan pada kemanfaatan peserta didik. Secara rinci masing-masing elemen kompetensi pedagogik tersebut dapat dijabarkan menjadi subkompetensi dan indikator esensial sebagai berikut: a) Memahami peserta didik. memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. . suka menolong). dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: bertindak sesuai dengan norma religius (imtaq. dan masyarakat dan menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak.

serta menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai potensi akademik.b) Merancang pembelajaran. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: menata latar (setting) pembelajaran. Keterampilan-keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang guru untuk menjadi guru yang pofesional adalah : · Keterampilan Bertanya · Keterampilan Memberi Penguatan · Keterampilan Mengadakan variasi . d) Merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran. dan materi ajar. kompetensi yang ingin dicapai. menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. c) Melaksanakan pembelajaran. dan melaksanakan pembelajaran yang kondusif. dan Memfasilitasi peserta didik untuk mengem-bangkan berbagai potensi nonakademik. termasuk memahami landasan pendidik-an untuk kepentingan pembelajaran. menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery level). dan memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. e) Mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Subkompe-tensi ini memiliki indikator esensial: melaksanakan evaluasi (assess-ment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial: menerapkan teori belajar dan pembelajaran.

variasi dalam gaya mengajar. c. Keterampilan Memberi Penguatan Penguatan adalah suatu respon terhadap suatu tingkah laku dan penampilan siswa. Pengertian dan Rasional keterampilan bertanya bertujuan untuk memperoleh informasi untuk memperoleh pengetahuan dan meningkatkan kemampuan berfikir. . Penguatan adalah suatu respons terhadap suatu tingkah laku siswa yang dapat menimbulkan kemungkinan berulangnya kembali tingkah laku tersebut. Keterampilan Mengadakan Variasi Variasi dalam kegiatan belajar mengajar dimaksud sebagai proses perubahan dalam pengajaran yang dikelompokkan dalam tiga kelompok yaitu. Keterampilan Bertanya Dalam proses belajar mengajar yang dilaksanakan oleh seorang guru tidaklah lepas dari guru memberikan pertanyaan dan murid memberikan jawaban yang diajukan.· Keterampilan Menjelaskan · Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran · Keterampilan Memimpin Diskusi Kelompok Kecil · Keterampilan Mengelola Kelas · Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan a. Pertanyaan yang diberikan bisa bersifat suruhan maupun kalimat yang menuntut respon siswa. b. variasi dalam menggunakan alat dan media pembelajaran dan variasi dalam pola interaksi dalam kelas.

Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran Yang dimaksud dengan keterampilan membuka pelajaran adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk menciptakan situasi siap mental dan menimbulkan siswa agar terpusat perhatian pada apa yang dipelajari. . f. antara sebab akibat. Keterampilan Menjelaskan Menjelaskan adalah penyajian informasi secara lisan yang diorganisasikan secara sistematik yang bertujuan untuk menunjukkan hubungan. Yang dimaksud dengan menutup pelajaran adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang apa yang telah dipelajari siswa. yang diketahui dan yang belum diketahui. berinteraksi sosial serta berlatih bersikap positif. e. Keterampilan Memimpin Diskusi Kelompok Kecil Diskusi kelompok adalah merupakan salah satu strategi yang memungkinkan siswa menguasai suatu konsep atau memecahkan suatu masalah melalui suatu proses yang memberi kesempatan berfikir.d.

Pendidikan merupakan suatu aspek kehidupan yang sangat mendasar bagi pembangunan bangsa suatu negara. Berdasarkan pengamatan riil di lapangan. terutama berkaitan dengan pembentukan kompetensi. Dalam konteks penyelenggaraan ini. tampaknya belum dapat direalisasikan secara maksimal. Dengan demikian. Kurikulum secara berkelanjutan disempurnakan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan berorientasi pada kemajuan sistem pendidikan nasional. Dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah yang melibatkan guru sebagai pendidik dan siswa sebagai peserta didik. terutama dalam pembelajaran . Salah satu masalah yang dihadapi dalam dunia pendidikan di Indonesia adalah lemahnya proses pembelajaran. diwujudkan dengan adanya interaksi belajar mengajar atau proses pembelajaran. BAB III PENUTUP KESIMPULAN Persiapan mengajar pada hakekatnya merupakan perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan atau memproyeksikan tentang apa yang dilakukan. guru dengan sadar merencanakan kegiatan pengajarannya secara sistematis dan berpedoman pada seperangkatn aturan dan rencana tentang pendidikan yang dikemas dalam bentuk kurikulum. persiapan mengajar merupakan upaya untuk memperkirakan tindakan yang akan dilakukan dalam kegiatan pembelajaran. proses pembelajaran di sekolah dewasa ini kurang meningkatkan kreativitas siswa.

ekonomi. Masih banyak tenaga pendidik yang menggunakan metode konvensional secara monoton dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan pembelajaran di dalam kelas yang selalu didominasi oleh guru. Proses pembelajaran yang dilakukan oleh banyak tenaga pendidik saat ini cenderung pada pencapaian target materi kurikulum. lebih mementingkan pada penghafalan konsep bukan pada pemahaman. DAFTAR PUSTAKA . sehingga suasana belajar terkesan kaku dan didominasi oleh sang guru.

Jawa Barat : Depdiknas. 2004. Materi Road Show Dewan Pendidikan Bersama Tim Wajar Dikdas Kabupaten Kuningan. Bandung : SMP Kartika XI.Bambang Sudibyo. Kurikulum dan Pembelajaran Dalam Rangka Otonomi Daerah.psb-psma. Bandung : Andira. Departemen Pendidikan Nasional. http://www. Model – model Pembelajaran. Daeng Sudirwo. Dinas Pendidikan Kota Bandung. 2004.org/content/blog/peran-kepala-sekolah-dalam- meningkatkan-kompetensi-guru . 2004. Pedoman Pembelajaran Geografi Secara Kontekstual Untuk Guru SMP. Jawa Barat : Depdiknas. Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kuningan : Dewan Pendidikan Kabupaten Kuningan. 2002. Pedoman Pembelajaran Ekonomi Secara Kontekstual Untuk Guru SMP.