You are on page 1of 3

Langkah CPR Untuk Selamatkan Korban

Henti Jantung Mendadak
Filani Olyvia , CNN Indonesia | Jumat, 15/09/2017 18:55 WIB
Bagikan :

Ilustrasi: 9 langkah CPR untuk selamatkan nyawa (CNN Indonesia/Filani Olyvia)

Jakarta, CNN Indonesia -- Insiden ledakan di stasiun bawah tanah ini dianggap sebagai
insiden teroris yang menyebabkan sejumlah orang luka-luka.

Tak dimungkiri, situasi gawat darurat dapat terjadi kapan pun, di mana saja, dan pada siapa
saja. Korban yang berjatuhan pun bisa jadi tak hanya luka-luka saja. Korban yang
berjatuhan juga mungkin terjadi karena adanya serangan jantung mendadak karena dampak
suara ledakan bom yang keras.

Ketika menghadapi situasi di mana korban mengalami henti jantung mendadak, Anda bisa
memberikan serangkaian bantuan untuk menyelamatkan nyawa mereka.

Pertolongan pertama yang cepat, khususnya penggunaan teknik resusitasi jantung paru
(CPR) adalah faktor penting untuk meningkatkan peluang bertahan hidup dan pemulihan.
Dokter spesialis jantung Jetty R.H. Sedyawan mengungkapkan bahwa dalam CPR dikenal
tentang masa emas, yaitu tiga menit pertama setelah terjadinya henti jantung mendadak.

Lihat juga:
Ledakan di London, 18 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Jika korban masih tidak merespons. Cek respons atau kesadaran korban. Jika tidak bernapas segera lalukan resusitasi jantung dan paru atau CPR dengan kompresi dada. Tindakan pertolongan pertama yang tepat dapat menunda implikasi yang lebih buruk terhadap korban. Langkah CPR (Foto: CNN Indonesia/Filani Olyvia) 1. dan lainnya. . mengambilkan kotak P3K. Jangan dekati korban bila melihat bahaya. Artinya jika CPR dilakukan dalam rentang waktu tersebut. “Jendela waktu kecil ini menentukan kesempatan hidup korban dan setiap detiknya sangat berharga. mintalah bantuan orang sekitar untuk menelepon ambulans. Oleh karena itu. Sembari menunggu bantuan. tepuklah bahunya. longsoran batu. 2. Sebelum menolong korban. dan alat Automated External Defibrillator (AED). maka risiko kerusakan otak akan semakin tinggi. Hanya saja ketika masa emas ini lewat. lanjutkan dengan mengecek napas korban selama 5-10 detik. percikan api. seperti kabel listrik yang menjuntai. ada baiknya Anda mengetahui pedoman dasar pertolongan pertama dengan metode CPR. korban mungkin akan bertahan hidup dan tak mengalami kerusakan otak. Agar kompresi dada efektif. Jika tingkat kesadaran korban menurun. korban harus dalam posisi terlentang pada permukaan yang rata dan keras." ucap Jetty saat pelatihan CPR. Kamis (14/9). pastikan lingkungan sekitar aman untuk Anda maupun orang lain. 3.

Tengadahkan kepala korban untuk mempertahankan jalan napas. Tarik lengan terjauh korban melewati dada. Setiap 2 menit. dengan kecepatan minimal 100-120 kali per menit. lakukan posisi pemulihan. Pantau keadaan korban hingga bantuan medis tiba. 9. Dengan tangan satunya. dan punggung tangannya menempel pada pipi. 5. tekuk lutut kaki bagian terjauh korban. 6. Jika korban mulai bernapas setelah diberikan CPR. Bagikan : cpr pertolongan pertama kesehatan . Tutup hidung dengan ibu jari dan telunjuk. dan angkat dagu korban. CPR baru bisa dihentikan saat korban memberi respon (biasanya terbatuk) atau mulai bernapas lagi. kemudian lanjutkan dengan tiupan berikutnya. Balikkan atau miringkan korban ke arah penolong. saat penolong tidak mampu lagi memberikan pertolongan.4. Berikan 30 kali kompresi dada pada pertengahan dada (pertengahan bagian bawah tulang sternum). Caranya letakkan tangan di dahi korban dan tengadahkan kepala korban. 7. saat tim medis sudah datang. 8. buka jalan napas dengan metode head tilt - chin lift. Letakkan ujung jari di bawah dagu. atau sudah ada keputusan dari dokter. Lanjutkan 30 kali kompresi dada dan 2 kali bantuan napas dalam 2 menit atau sekitar 5 kali pengulangan. Berikan dua kali bantuan napas. Pastikan tidak ada sisa makanan sekitar area mulut. Setelah memberikan 30 kali kompresi dada. Biarkan lutut kaki yang sudah ditekuk tetap dalam posisi demikian. lakukan pengecekan napas kembali. Tiup sekitar 1 detik untuk membuat dada terangkat.