You are on page 1of 2

NAMA : JOAN RAYMOND CHRISTIAN / 16

KELAS : X-IPA 1
SMA KRISTEN PETRA 2 SURABAYA
Wawasan Seni

Apa yang dimaksud dengan wawasan seni ? Wawasan seni adalah sikap, pendekatan,
pemahaman serta penghayatan seseorang terhadap kesenian dan karya seni. Wawasan seni
diperlukan untuk dijadikan dasar atau tolok ukur dalam membicarakan kesenian, karena
wawasan tersebut juga merupakan pemahaman dan penghayatan kita dalam menilai suatu karya
seni.

Wawasan seni yang berbeda akan menentukan sikap dan pandangan yang berbeda pula dalam
menghadapi kesenian secara umum dan pendidikan kesenian pada khususnya. Pada dasarnya
setiap insan memiliki rasa keindahan dan rasa seni yang dapat dipupuk dan dikembangkan sejak
dini. Dengan demikian, semakin bertambah usia seseorang, maka akan semakin meningkat pula
kepekaan rasa keindahannya. Apa yang kalian rasakan saat melihat gambar berikut ini ?

Wawasan Seni Secara Umum

Secara alami dan tanpa disadari, manusia dikelilingi oleh aktifitas berkesenian dalam
kehidupannya sehari-hari. Contohnya, ketika seorang ibu rumah tangga menata ruang tamu,
seorang ayah menentukan cat untuk dinding dan warna gordennya. Atau ketika seorang gadis
memilih pakaian yang serasi saat ia akan bepergian ke sebuah acara.

Menurut para pengamat seni atau orang yang berkecimpung dalam bidang seni, kesenian adalah
suatu ekspresi dari gejolak jiwa seorang manusia yang didasarkan atas nilai-nilai etis dan estetis,
yang tertuang dalam berbagai bentuk karya seni; musik, tari, seni rupa, teater dan sastra.

Pada dasarnya setiap orang memiliki rasa kepekaan yang sama terhadap keindahan. Demikian
juga bagi guru dan peserta didik. Yang membedakan hanyalah kadar kepekaannya. Apabila
kadar kepekaan terhadap rasa keindahan lebih tinggi, maka seseorang dapat memberikan
tanggapan penghargaan yang lebih dari yang lain. Kepekaan rasa terhadap keindahan bisa dilatih
oleh guru dan peserta didik dengan mengejawantahkannya ke dalam bentuk karya seni, yaitu;
melalui sentuhan-sentuhan indrawi dan kepekaan rasa yang dimiliki.

Pendidikan kesenian di sekolah umum pada dasarnya bertujuan untuk mendorong, memotivasi
dan mengarahkan siswa untuk mampu:

grafis. menanyakan struktur dramatik. tari. setting atau peristiwa dari lakon yang disaksikan. menafsirkan makna dari lakon yang dipentaskan. laku. baik seni tari. plot (alur cerita). tari. musik. Peserta didik harus didorong untuk dapat mengungkapkan gejolak jiwanya dan rasa keindahannya dalam bentuk karya seni. 2) seni tari (berekspresi menggunakan media gerak tubuh). menyaksikan pementasan teater melalui tayangan elektronik atau menontonnya langsung di tempat pertunjukan. Menanyakan. pementasan seni. 3) seni musik (berekspresi menggunakan media bunyi dan suara). Bentuk karya seni dapat berupa: 1) seni sastra (berekspresi menggunakan media kata dan bahasa). antara lain. Menalar. Misalnya. 4) seni teater (berekspresi menggunakan media laku dan suara). 3) seni rupa: lukisan. kesenian dapat dibagi dalam 3 (tiga) kelompok. 5) seni rupa (berekspresi menggunakan media bahan. Misalnya. cerpen dan esai) dan puisi. Mencoba. dan arsitektur. 2) seni pertunjukan: musik. cat (warna). teater atau pameran. bahan. patung. Baik makna yang tersurat maupun yang tersirat. Berdasarkan atas media yang digunakan untuk mengekspresikan keindahan. garis dan wujud). musik. Misalnya. warna. tentang pengertian teater secara lisan dan tertulis sebagai materi diskusi kelompok di kelas. teater. dan seni rupa. Menyajikan. . kriya. naskah drama. yaitu: 1) seni sastra: prosa (novel. Karakter. Pengertian kesenian pada dasarnya adalah suatu proses penciptaan dari keinginan manusia untuk berekspresi melalui media yang dipilih dan digunakan. menbandingkan tayangan cuplikan adegan teater dan menyimpulkan pengertian teater berdasarkan adegang yang ditonton dan diamati. Misalnya. mereka dapat memilih pengungkapan rasa estetiknya itu melalui media ekspresi seperti. gerak. dan drama. Misalnya. suara bunyi. dan garis.NAMA : JOAN RAYMOND CHRISTIAN / 16 KELAS : X-IPA 1 SMA KRISTEN PETRA 2 SURABAYA Mengamati.