You are on page 1of 42

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn. S DENGAN MASALAH UTAMA HIPERTENSI PADA Ny. S DI DESA SRONDOL KULON RT 01 / VIII BANYUMANIK SEMARANG

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

  • A. Pengkajian Keluarga

    • I. Data Umum

  • 1. Nama kepala keluarga (KK)

:

Tn. S

Usia

  • 2. :

43 tahun

Pendidikan

  • 3. :

SD

Pekerjaan

  • 4. :

Buruh

Alamat

  • 5. :

RT. 01/VIII Srondol Kulon Banyumanik

  • 6. Komposisi keluarga

:

Semarang

           

Status Imunisasi

 
Status Imunisasi

No

Nama

JK

Hub

Umur

Pend

 

Polio

 

DPT

No Nama JK Hub Umur Pend Polio DPT Hepatitis Ket

Hepatitis

 

Ket

BCG

Campak

 

1

2

3

4

1

2

3

1

2

3

1 2 3 4 1 2 3 1 2 3

Ny. S

  • 1 -

P

Ibu

69 th

 
 
  • 2 SD

Ny. R

P

Istri

40

th

                           
  • 3 SMA

An. M

L

Anak

22

th

Lengkap

  • 4 SMA

An. A

L

Anak

20

th

Lengkap

  • 5 SLTP

An. A

P

Anak

15 th

Lengkap

Genogram S S R M A A
Genogram
S
S
R
M
A
A

Keterangan :

  • = laki-laki
    = perempuan
    = meninggal

  • = tinggal satu rumah

    • = klien

    • = hubungan dengan keluarga

  • 6. Tipe keluarga Keluarga Tn. S termasuk tipe keluarga besar (extended family) yaitu didalam suatu rumah terdapat satu keluarga terdapat inti ditambah dengan keluarga lain yang mempunyai hubungan darah Tn. S ( ayah ), Ny. R (istri), An. M, An. A, An .A dan Ny.S (nenek)

  • 7. Suku dan Bangsa Bahasa yang digunakan Tn. S bahasa Jawa karena berasal dari Jawa. Dalam keluarga tidak ada pantangan makanan apapun,

  • 8. Agama Keluarga Tn. S beragama Islam dan taat menjalankan ibadah sholat 5 waktu, biasanya dilakukan bersama-sama di rumah karena jauh dari mushola .

  • 9. Status sosial ekonomi keluarga Kebutuhan sehari-hari keluarga semua dipenuhi oleh Tn. S dengan pendapatan sehari + Rp 20.000, Tn. S bekerja sebagai buruh bangunan. Barang-barang yang dimiliki Tn. S yaitu TV, Almari, mesin jahit, meja kursi dan Tn. S merasa saat ini saya merasa kurang

    • 10. Aktifitas rekrasi keluarga Keluarga sering melakukan rekreasi cuma nonton TV karena Tn. S sibuk mencari nafkah dan terkadang silaturahmi ke tempat saudara.

II. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga

  • 11. Tahap perkembangan saat ini Keluarga dengan anak remaja,keluarga telah berusaha memberikan kebebasan dan tanggung jawab kepada ketiga anaknya, keluarga selalu mencoba mempertahankan hubungan yang intim dengan anggota keluarga, selalu mempertahankan komunikasi yang terbuka dengan anggota keluarganya.

  • 12. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi Berdasar hasil wawancara maka didapat bahwa pada usia remaja mulai merasa tekanan yang cukup berat karena semakin tinggi tingkat pendidikan maka semakin tinggi pula biaya yang dibutuhkan,Tn. S sering berfikir apakah dia sanggup menuntaskan anak-anaknya dengan penghasilannya itu.

13.

Riwayat keluarga inti

Dalam keluarga Tn. S tidak ada yang memiliki penyakit keturunan dan semua

sehat-sehat. Apabila dalam keluarga Tn. S ada yang sakit dia selalu

mengunakan fasilitas kesehatan

  • 14. Riwayat keluarga sebelumnya Ibu Tn. S memiliki penyakit darah tinggi sampai sekarang tapi anak-anaknya tidak ada yang memiliki penyakit hipertensi.

III. Lingkungan

15. Karakteristik rumah Kamar tidur Dapur / WC Kamar tidur Ruang keluarga Kamar tidur Ruang tamu
15. Karakteristik rumah
Kamar
tidur
Dapur
/ WC
Kamar
tidur
Ruang keluarga
Kamar
tidur
Ruang tamu
Teras
5 M
1M
12m
Batas tetangga
Tetangga
Tetangga

Rumah Tn. S terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, tiga kamar tidur, dapur,

kamar mandi. Cara pengaturan perabot kurang rapi, kebiasaan merawat rumah disapu sehari sekali. Ukuran rumah 12x 5 m tipe rumah permanen, atap terbuat dari seng, lantai berubin dan terdapat fentilasi tapi jarang dibuka dan kondisi ruangan sangat pengap, dan keluarga kalau mandi DAP, minum air DAP.

  • 16. Karakteristik tetangga dan komunitas RW Lingkungan tetangga umumnya penduduk asli srondol, hubungan antar tetangga cukup baik, lingkungan sekitar adalah keluarga karena warisan keluarga. Ny. R mengikuti kegiatan arisan dilingkungan sekitar sedangkan Ny. S tidak dapat mengikuti kegiatan karena kondisinya kurang sehat.

  • 17. Mobilitas geografis keluarga Rumah merupakan daerah perkotaan tidak jauh dari jalan raya, mudah dijangkau oleh sepeda motor/kendaraan roda 4. Ny. R dan Ny. S kalau membeli bumbu/belanja cukup di sekitar rumahnya tepatnya di tetangganya dan itu cukup dengan jalan kaki.

  • 18. Perkumpulan keluarga+interaksi denga masyaraka

    • Didalam Masyarakat Tn. S mengikuti arisan dan perkumpulan bersama masyarakat, Tn. S juga mengikuti yasinan di komplek sekitar begitu juga dengan Ny. R disamping bersosialisasi dia juga melakukan pekerjaan rumah , anak anak Tn. S juga aktif dalam karang taruna di lingkungannya

    • Sedangkan kegiatan Ny. S yaitu hanya di rumah saja karena Ny. S kondisinya kurang sehat.

  • 19. Sistem pendukung keluarga Anggota keluarga Tn. S sehat hanya Ny. S saja yang sakit dan keluarga selalu mengunakan fasilitas kesehatan yaitu puskesmas. Keluarga Tn. S sering tolong menolong begitu juga dengan lingkungan sekitarnya

  • IV. Struktur keluarga

    • 20. Pola komunikasi keluarga Pola komunikasi yang digunakan komunikasi terbuka, tiap keluarga Brebes mengungkapkan pendapatnya masing masing hal ini dapat dilihat pada waktu perawat melakukan pengkajian

    • 21. Struktur kekuatan keluarga Keluarga selalu menyelesaikan masalah dengan musyawarah sedang Ny. S hanya mengikuti saja apa hasil musyawarah, semua anggota keluarga

    berperan sesuai perannya masing-masing, dan apabila masalah tidak teratasi maka keputusan ada di tangan Tn. S

    • 22. Struktur peran (formal & informal) Formal Tn. S sebagai kepala keluarga sekaligus pencari nafkah untuk memenuhi kebt keluarganya dismping itu Tn. S sebagai pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman pada keluarga Ny. S sebagai nenek dari anak Tn. S disamping itu sebagai mertua Ny. R Ny. R berperan sebagai istri dan ibu bagi anak-anaknya, Ny. R sebagai ibu rumah tangga memiliki peran untuk mengurusi rumah dan pendidik anak- anaknya An.M, An. A, An. A berperan sebagai anak sekolah yang harus belajar dan patuh pada kedua ortunya. Informal Setiap anggota keluarga selalu memiliki peran sebagai pendorong bagi yang lain

    • 23. Nilai & norma keluarga Dalam budaya Jawa anak laki-laki harus mempunyai tanggung jawab kepada keluarga, keluarga Tn. S selalu mematuhi aturan-aturan dan norma yang berhubungan dengan agama dan masyarakat

    • V. Fungsi keluarga

      • 24. Keluarga afektif Keluarga Tn. S saling mendukung kebutuhan sehingga dapat terpenuhi kehidupan sederhana, dapat menyelesaikan masyalah dengan musyawarah dan keputusan keluarga yang terakhir ditentukan oleh Tn. S sebagai kepala keluarga.

      • 25. Fungsi sosial Tn. S dan Ny. R dibantu Ny. S dapat membina sosialisasi pada anak-anaknya sehingga dapat membentuk norma dan aturan-aturan sesuai dengan perkembangan anak-anaknya, serta dapat meneruskan budaya.

    • 26. Fungsi perawatan keluarga Kemampuan kel mengenal masalah Keluarga Tn. S mengatakan bahwa Ny. S terkena darah tinggi dengan TD 150/100mmhg dan tidak boleh makan terlalu banyak garam, keluarga juga mengetahui penyebab dan makanan pantanggan. Ny. S mengatakan tanggan dan kaki jimpe-jimpe. Kemampuan keluarga mengambil keputusan Tn. S selalu mengambil keputusan secara tepat seperti halnya kalau Ny. S sakit ia segera membawa ke puskesmas. Kemampuan keluarga merawat anggota yang sakit Tn. S dengan keluarga akan merawat anggota yang sakit sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya Kemampuan keluarga dalam memelihara lingkungan yang sehat Tn. S tidak mengerti cara memelihara rumah sehat dan pengaruhnya pada keluarga Kemampuan keluarga mengunakan fasilitas kesehatan Fasilitas kesehatan yang terdekat dari rumahnya adalah puskesmas dan bidan, keuntungan mengunakan fasilitas kesehatan adalah kesehatan kami dapat teratasi dan kami kepuskesmas kaerena terjangkau oleh kami

    • 27. Fungsi reproduksi Jumlah anak Tn. S adalah 3 orang, Ny. R dalam hal ini mengunakan alat kontrasepsi suntik.

    • 28. Fungsi ekonomi Keluarga Tn. S sudah tercukupi masalah kebutuhan pokok, tapi masalah sandang keluarga hanya membeli sebulan sekali/ tidak pasti

    VI. Stres dan Koping Keluarga

    • 29. Stresor jangka pendek dan panjang Pendek : Stresor jangka pendek yang dipikir keluarga saat ini yaitu memikirkan agar penyakit Ny. S dapat sembuh

    Panjang : Saat ini keluarga Tn. S memikirkan agar anaknya dapat menerusksn k ejenjang yang lebih tinggi dibanding ayah dan ibunya yang lulusan SD

    • 30. Kemampuan keluarga dalam merespon terhadap situasi dan stresor Keluarga Tn. S selalu melakukan musyawarah dalam menyelesaikan masalah baik dalam lingkungan keluarga atau masyarakat.

    • 31. Strategi koping yang digunakan Keluarga Tn. S apabila ada masalah baik dalam keluarga atau masyarakat selalu menyelesaikan nya .

    • 32. Strategi adaptasi disfungsional Dalam menghadapi masalah selalu berusaha dan berdoa tapi pada akhirnya Tuhan yang menentukan.

    VII. Pemeriksaan Fisik

    Pemeriksaan

    fisik

    Tn. S

    Ny. R

    Ny. S

    An. M

    An. A

    An. A

    Tekanan

    120/80 mmHg

    120/80 mmHg

    160/90 mmHg

    120/80 mmHg

    120/80 mmHg

    120/80 mmHg

    darah

    Nadi

    86x/mnt

    75x/mnt

    86x/mnt

    86x/mnt

    80x/mnt

    80/mnt

    Suhu

    36

    0 C

    36

    0 C

    36

    0 C

    36

    0 C

    36

    0 C

    36

    0 C

    RR

    22x/mnt

    24x/mnt

    24x/mnt

    22x/mnt

    24x/mnt

    24x/mnt

    BB

    58

    kg

    62

    kg

    55

    kg

    58

    kg

    50

    kg

    46

    kg

    Kepala

    Mesochepal

    Mesochepal

    Mesochepal

    Mesochepal

    Mesochepal

    Mesochepal

    Rambut

    Hitam bersih

    Hitam bersih

    Hitam bersih

    Hitam bersih

    Hitam bersih

    Hitam bersih

    Kulit

    Sawo matang,

    Sawo matang,

    Sawo matang,

    Sawo matang,

    Sawo matang,

    Sawo matang,

    turgor baik

    turgor baik

    turgor baik

    turgor baik

    turgor baik

    turgor baik

    Mata

    Simetris,

    Simetris,

    Simetris,

    Simetris,

    Simetris,

    Simetris,

    konjungtiva

    konjungtiva

    konjungtiva

    konjungtiva

    konjungtiva

    konjungtiva

    tidak anemis

    tidak anemis

    tidak anemis

    tidak anemis

    tidak anemis

    tidak anemis

    dan sklera

    dan sklera

    dan sklera

    dan sklera

    dan sklera

    dan sklera

    tidak ikterik,

    tidak ikterik,

    tidak ikterik,

    tidak ikterik,

    tidak ikterik,

    tidak ikterik,

    penglihatan

    penglihatan

    penglihatan

    penglihatan

    penglihatan

    penglihatan

    baik

    baik

    kurang baik

    baik

    baik

    baik

    (kabur pada

    malam hari)

    Hidung

    Bersih, fungsi

    Bersih, fungsi

    Bersih, fungsi

    Bersih, fungsi

    Bersih, fungsi

    Bersih, fungsi

    penghidu baik

    penghidu baik

    penghidu baik

    penghidu baik

    penghidu baik

    penghidu baik

    Mulut &

    Bersih, tidak

    Bersih, tidak

    Bersih, tidak

    Bersih, tidak

    Bersih, tidak

    Bersih, tidak

    tenggorokan

    berbau, gigi

    berbau, gigi

    berbau, gigi

    berbau, gigi

    berbau, gigi

    berbau, gigi

    bersih, tidak

    bersih, tidak

    tidak lengkap,

    bersih, tidak

    bersih, tidak

    bersih, tidak

    ada nyeri telan

    ada nyeri telan

     

    tidak

    ada nyeri telan

    ada nyeri telan

    ada nyeri telan

    menggunakan

    gigi palsu

    Telinga

    Simetris,

    Simetris,

    Simetris,

    Simetris,

    Simetris,

    Simetris,

    pendengaran

    pendengaran

    pendengaran

    pendengaran

    pendengaran

    pendengaran

    baik, tidak

    baik, tidak

    baik, tidak

    baik, tidak

    baik, tidak

    baik, tidak

    menggunakan

    menggunakan

    menggunakan

    menggunakan

    menggunakan

    menggunakan

    alat bantu

    alat bantu

    alat bantu

    alat bantu

    alat bantu

    alat bantu

    Leher

    Tidak ada

    Tidak ada

    Tidak ada

    Tidak ada

    Tidak ada

    Tidak ada

    pembesaran

    pembesaran

    pembesaran

    pembesaran

    pembesaran

    pembesaran

    kelenjar tiroid

    kelenjar tiroid

    kelenjar tiroid

    kelenjar tiroid

    kelenjar tiroid

    kelenjar tiroid

    Dada

    Tidak ada

    Tidak ada

    Tidak ada

    Tidak ada

    Tidak ada

    Tidak ada

    wheezing

    wheezing

    wheezing

    wheezing

    wheezing

    wheezing

    Perut

    Tidak

    Tidak

    Tidak

    Tidak

    Tidak

    Tidak

    kembung,

    kembung,

    kembung,

    kembung,

    kembung,

    kembung,

    tidak nyeri

    tidak nyeri

    tidak nyeri

    tidak nyeri

    tidak nyeri

    tidak nyeri

    tekan

    tekan

    tekan

    tekan

    tekan

    tekan

    Pemeriksaan

    fisik

    Tn. S

    Ny. R

    Ny. S

    An. M

    An. A

    An. A

    Ekstremitas

    Tidak ada

    Tidak ada

    Tangan kiri &

    Tidak ada

    Tidak ada

    Tidak ada

    kelainan

    kelainan

    kaki kiri

    kelainan

    kelainan

    kelainan

    bentuk

    bentuk

    pegel-pegel kadang kaki kiri tidak bisa buat jalan, dengkul kanan dan kiri kemeng, kaki terasa dingin

    bentuk

    bentuk

    bentuk

    Eliminasi

    BAB 1x/hr

    BAB 1x/hr

    BAB 1x/hr

    BAB 1x/hr

    BAB 1x/hr

    BAB 1x/hr

    BAK 4-5x/hr

    BAK 4-5x/hr

    BAK 5-6x/hr

    BAK 9-6x/hr

    BAK 6-8x/hr

    BAK 6-8x/hr

    VIII.Harapan Keluarga

    Harapan yang diinginkan keluarga Tn. S yaitu menginginkan agar anggota keluarganya tidak ada yang sakit-sakitan dan keluarga berharap kedatangan mahasiswa Akperissa dapat memberikan informasi kesehatan sehingga anggota keluarga dapat memelihara kesehatan.

    • B. Analisa Data

    No

    Data Fokus

    Masalah

    Penyebab

    1

    DS : - Ny.S mengatakan kaki dan tranggan jimpe- jimpe(pegal)khususnya pada sebelah kanan gringgingen, lemas, kaki sebelah kanan terkadang tidak bisa digerakkan,

    Nyeri

    Ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit

    DO : - Ny. S tampak lemah

    • - : 150/100mmHg

    TD

    • - : 36 0 C

    S

    • - : 86 x/mnt

    N

    • - : 24 x/mnt

    RR

    No

    Data Fokus

    Masalah

    Penyebab

    2

    DS : - Ny. S mengatakan “tangan” kaki

    • - Tn. S menantu Ny. S mengatakan

    Risiko tinggi

    Ketidakmampuan

    saya sebelah kiri sering jimpe- jimpe, lemes, dengkul kaki saya terasa pegel dan cekot-cekot, kaki

    komplikasi

    keluarga merawat anggota keluarga yang sakit

    saya yang sebelah kiri terkadang sulit untuk bergerak, Ny. S tidak pernah beli obat di warung, mata saya kalau untuk melihat orang itu kabur tapi kalau hari sudah gelap. Ny. S mengatakan tidak tahu tentang penyakitnya.

    bahwa mertuanya memiliki tekanan darah tinggi, tapi Tn. S tidak/kurang begitu mengerti tentang hipertensi. Yang saya tahu tekanan darah tinggi yang tekanan darah 130 dan tidak boleh makan daging, kopi. Cuma niku sing kulo ngertos. Sedang penyebab hipertensi/tekanan darah tinggin, penanggulangan dan pengertian yang sesungguhnya saya tidak tahu paling nak Mak S pegel- pegel kulo beto ting bu bidan, kula nggeh kurang ngertos tanda- tanda hipertensi yang saya tahu nggeh sing dirasakake mbahe.

    DO : - Tn. S sering menanyakan masalah mertuanya.

    • - kaki kanan Ny. S terasa kaku

    • - BB Ny. S = 55 kg

    • - TD Ny. S 150/100 mmHg

    • - : 86 x/mnt

    N

    • - : 36 0 C

    Suhu

    • - : 24 x/mnt

    RR

    No

    Data Fokus

    Masalah

    Penyebab

    3

    DS

    :

    . Tn. S mengatakan:

    Kerusakan

    Ketidakmampuan

     

    Saya menggunakan air sumur DAP

    penatalaksanaan

    keluarga dalam

     

    pemeliharaan

    rumah

    mengenal masalah

    pompa utk mandi dan minum .. Tempat pembuangan sampah saya di belakang rumah. Saya belum punya tempat pembuangan sampah sampah tapi sampah saya kumpulkan di belakang kemudian saya bakar kalau sudah banyak. Tn. S mengatakan kamar Ny. M berantakan.

    DO : - Keluarga Tn. S memiliki WC untuk keluarga.

     
    • - Keluarga memiliki kamar mandi keluarga.

    • - Keluarga belum memiliki tempat pembuangan sampah sendiri

    • - Ventilasi jendela tidak/jarang dibuka

    • - Atap terbuat dr seng

    • - Rumah kotor

    • - Kamar Ny. S tampak berantakan dan pengap .

     
    • C. Diagnosa Keperawatan

      • a. Nyeri berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit.

      • b. Risiko tinggi komplikasi berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga

    dalam merawat anggota keluarga yang sakit.

    • c. Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah berhubungan dengan

    ketidakmampuan keluarga mengenal masalah.

    Prioritas Masalah

    Skoring Data

    1. Nyeri berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota

    keluarga yang sakit.

    Kriteria

    Skor

    Bobot

    Nilai

    Pembenaran

    • 1. Sifat masalah. Skala :

    3

    1

    3/3 x1=1

     

    aktual 3

    Resiko 2

    Potensial 1

    • 2. Kemungkinan masalah dapat diubah. Skala :Mudah 2 Sebagian 1 Tdk dapat 0

    1

    2

    ½ x2=1

    • 3. Potensial masalah

    2

    1

    2/3x1=2/

    untuk dicegah Skala : Tinggi 3 Cukup 2 Rendah 1

    3

    • 4. Menonjolnya masalah. Skala : masalah berat harus segera di tangani 2 Ada masalah tp tdk perlu ditangani 1 Masalah tidak dirasakan 0

    2

    1

    2/2x1=1

    Jumlah skor =

    3 2/3

    2. Risiko tinggi komplikasi berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga

    dalam merawat anggota keluarga yang sakit.

    Kriteria

    Skor

    Bobot

    Nilai

    Pembenaran

    • 1. Sifat masalah. Skala : aktual

    3

    1

    3/3x1=1

     
    • 2. Kemungkinan masalah dapat diubah. Skala : sebagian

    1

    2

    ½ x 2=1

    • 3. Potensial masalah

    2

    1

    2/3x1=2/

    untuk dicegah Skala : cukup

    3

    • 4. Menonjolnya masalah. Skala : masalah berat harus segera di tangani

    2

    1

    2/2x1=1

    Jumlah skor =

    3 2/3

    3.

    Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah berhubungan dengan

    ketidakmampuan keluarga mengenal masalah.

     

    Kriteria

    Skor

    Bobot

    Nilai

    Pembenaran

    • 1. Sifat masalah. Skala : aktual

     

    1

    • 3 3/3x1=1

     
    • 2. Kemungkinan masalah dapat diubah. Skala : sebagian

    • 1 2

    ½ x 2=1

    • 3. Potensial masalah

    1

    • 2 2/3x1=2/

    untuk dicegah Skala : cukup

    3

    • 4. Menonjolnya masalah. Skala : masalah berat harus segera di tangani

    • 2 1

    2/2x1=1

    Jumlah skor =

    3 2/3

    Diagnosa keperawatan sesuai dengan prioritas masalah :

    1.

    Nyeri berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota

    keluarga yang sakit.

    2.

    Risiko tinggi komplikasi berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga

    dalam merawat anggota keluarga yang sakit.

    • 3. Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah berhubungan dengan

    ketidakmampuan keluarga mengenal masalah.

    • D. Rencana Keperawatan

    N

    Diagnosa

    Tujuan

    Tujuan Khusus/jangka

    Kriteria Hasil/Evaluasi

     

    Umum/jangka

    panjang

     

    Intervensi

    o

    Keperawatan

    pendek

    Kriteria

    Standart

    1

    Ketidakefektifan

    Setelah

    Setelah dilakukan

         

    pemeliharaan

    dilakukan

    pertemuan 1 x 60 menit

    kesehatan BD

    tindakan

    diharap keluarga :

    ketidakcukupan

    keperawatan

    • 1. Mempunyai

    Kognitif/Afektif

    • 1. Pelayanan

    Menjelaskan

    sumber daya.

    keluarga

    motivasi untuk

    kesehatan

    tentang manajemen

    selama 1

    mendapatkan

    • 2. Macam pelayanan

    rumah sehat

    minggu/2

    pelayanan

    kesehatan

    :pengertian,ciri,cara

    minggu/3 ....

    kesehatan.

    • 3. Manfaat pelayanan

    Mendorong

    keluarga

    kesehatan

    keluarga melakukan

    mampu

    • 4. Mengungkapkan

    penataan

    memelihara

    motivasi untuk

    rumahyang sehat

    kesehatn

    menggunakan yan

    secara efektif

    kes

    • 2. Menggunakan

    Psikomotor

    dan

    memanfaatkan

    fasilitas

    rumah yang sehat

    kesehatan

    Afektif/psikomoto

    Keluarga akan

    r

    mengungkapkan kesiapan

    • 3. Mengatur

    terhadap rencana pemeliharaan rumah

    program

    Verbal Menurunkan hipertensi: 1.1.1 Gali - Turunkan BB pengetahuan - Kontrol tekanan darah keluarga - Olah
    Verbal
    Menurunkan hipertensi:
    1.1.1
    Gali
    -
    Turunkan BB
    pengetahuan
    -
    Kontrol tekanan darah
    keluarga
    -
    Olah raga
    untuk
    -
    Menghindari stres
    menyebutkan
    cara
    tradisional
    menurunkan
    hipertensi
    1.1.2
    Jelaskan cara
    menurunkan
    hipertensi
    secara alami
    1.1.3
    Beri
    reinforcement
    keluarga
    untuk
    mengulang
    1.1.4
    Beri
    reinforcement
    positif pada
    keluarga

    N

    Diagnosa

    Tujuan Umum

     

    Tujuan Khusus

     

    Evaluasi

    Intervensi

    o

    Keperawatan

    Kriteria

    Standart

         

    1.2 Keluarga

    Verbal

    Yaitu:

    • 1.2.1 Gali pengetahuan

    mengenal

    pengobatan

    hipertensi

    Bawa ke tempat pelayanan kesehatan (puskesmas)

    • - Bawa ke bidan (tempat pelayanan

    • - keluarga untuk mengenal cara pengobatan hipertensi

      • 1.2.2 Jelaskan cara pengobatan hipertensi

     

    kesehatan lain)

    • 1.2.3 Beri motivasi pada keluarga untuk mengulang

    • 1.2.4 Beri reinforcement positif pada keluarga

    2

    Risiko tinggi

    keluarga yang sakit

    Setelah dilakukan

    Setelah dilakuka

    komplikasi berhubungan dengan

    tindakan keperawatan selama 3 kali pengkajian

    n pertemuan 1 x 30 menit keluarga dapat:

    ketidakmampuan keluarga dalam

    keluarga diharap dapat merawat anggota

    2.

    Mengenal masalah tentang hipertensi

    merawat anggota

    keluarga yang sakit

     

    N

    Diagnosa

    Tujuan Umum

    Tujuan Khusus

     

    Evaluasi

    Intervensi

    o

    Keperawatan

     
       

    2.1 Keluarga mampu

    Respon

    Hipertensi adalah

    > 90 mmHg

    • 2.1.1. Gali pengetahuan

    menyebutkan

    verbal

    tekanan darah

    keluarga tentang

    pengertian hipertensi

    dimana sistol > 140 mmHg dan diastol

    pengertian hipertensi.

             
    • 2.1.2. Diskusikan tentang hipertensi dengan keluarga mengenai pengertian (poster)

    • 2.1.3. Motivasi kembali keluarga untuk menjelaskan kembali tentang pengertian hipertensi

    • 2.1.4. Beri reinforcement positif pada

    keluarga.

    N

    Diagnosa

    Tujuan Umum

    Tujuan Khusus

     

    Evaluasi

    Intervensi

    o

    Keperawatan

     
       

    2.2. Keluarga

    Respon

    Penyebab:

    • 2.2.1. Gali pengetahuan

    mampu

    verbal

    -

    Keturunan

    keluarga penyebab

    menyebutkan

    -

    kegemukan

    hipertensi

    penyebab dari

    -

    konsumsi garam

    • 2.2.2. Beri penyuluhan

    hipertensi

    berlebih

    pada keluarga

    -

    merokok dan

    tentang penyebab

    alkohol

    hipertensi

    -

    stres

    • 2.2.3. Motivasi keluarga untuk menyebutkan kembali penyebab hipertensi.

    N

    Diagnosa

    Tujuan Umum

    Tujuan Khusus

     

    Evaluasi

    Intervensi

    o

    Keperawatan

    Kriteria

    Standart

     

    2.2.4.

    Beri reinforcement positif pada keluarga.

         

    2.3 Keluarga mampu

    Respon

    Tanda dan gejala

    • - Penglihatan

    2.3.1

    Gali pengetahuan

    gejala hipertensi

    menyebutkan

    verbal

    dari hipertensi

    keluarga tentang

    tanda gejala dari hipertensi

    -) Pusing

    tanda-tanda dan

    kabur

    2.3.2.

    Beri penyuluhan

    • - Sukar tidur

    pada keluarga

    • - Pegel

    tentang tanda dan

    • - Cepat marah

    gejala hipertensi

    • - Nyeri pada tengkuk

    • 2.3.3 Motivasi keluarga untuk mengulang

    • - Telinga berdengung

     

    kembali apa yang telah dijelaskan.

    • - Mudah capek

    • 2.3.4 Beri reinforcement

    • - Kelumpuhan anggota badan terutama sebelah (sebagian

     

    atas jawaban yang telah disimpulkan oleh keluarga.

    N

    Diagnosa

    Tujuan Umum

    Tujuan Khusus

     

    Evaluasi

    Intervensi

    o

    Keperawatan

    Kriteria

    Standart

       
    • 2. Verbal

    Mengambil

     

    Keluarga bersedia

    • 2.1.1 Beri motivasi

    • 2.1.2 Beri

    2.1

    Keluarga

    afektif

    memeriksakan

    keluarga untuk

    bersikap positif

    kepelayanan

    sering

    terhadap

    kesehatan yaitu 1

    mengontrolkan

    pemeriksaan

    minggu 2x

    kesehatan

    anggota keluarga yang sakit ke pelayanan kesehatan

    reinforcement positif

    • 3. Merawat anggota keluarga yang sakit

    3.1 Keluarga mampu menyebutkan diit

    Verbal

    Diit/makanan yang dianjurkan:

    • 3.1.1 Gali pengetahuan keluarga tentang

    bagi anggota

    -

    Pace

    diit dan makanan

    keluarga yang

    -

    Mentimun

    yang harus

    sakit dalam hal

    -

    Seledri

    dihindari

    ini hipertensi

    -

    Blimbing

    • 3.1.2 Jelaskan tentang

    keris

    diit makanan yang

    Makanan yang

    dianjurkan yang

    harus dihindari:

    dihindari.

    -

    Durian

    -

    Alkohol

    -

    Kopi

    -

    Rokok

    N

    Diagnosa

    Tujuan Umum

    Tujuan Khusus

     

    Evaluasi

    Intervensi

    o

    Keperawatan

    Kriteria

    Standart

         
    • - Beri motivasi

    Garam

    3.1.3

    beryodium

     

    keluarga untuk

    Daging kambing

    • - mengulang apa

    yang sudah dijelaskan 3.1.4. Beri reinforcement pada keluarga

    3.2 Keluarga mampu

    Psiko-

    Cara membuat jus:

    3.2.1

    Ajarkan keluarga

    membuat jus

    motor

    Mengkudu

    ditumbuk

    • - untuk membuat

    mengkudu +

    jus mengkudu

    mentimun

    Mentimun

    • - (demonstrasi)

    diparut

    3.2.2

    Motivasi

    Mengkudu dan

    mentimun

    dicampur

    • - keluarga untuk

    membuat jus

    mengkudu

    kemudian

    3.2.3

    Beri

    diperas lalu ditambah gula + air secukupnya

    reinforcement (+) pada keluarga

    • - Siap untuk disajikan

     

    3.3. Keluarga mampu

    Psiko-

    Cara menensi :

    3.3.1

    Ajarkan keluarkan

    mengukur tekanan darah

    motor

    • - Tensi (pembalut) dipasang

    untuk melakukan pengukuran nadi

    sendiri

    3.3.2

    Motivasi keluarga mengulang sendiri

    N

    Diagnosa

    Tujuan Umum

    Tujuan Khusus

     

    Evaluasi

    Intervensi

    o

    Keperawatan

    Kriteria

    Standart

         
    • - Stetoskop dipakai di telinga dan ditempelkan di arteri (lengan)

    3.3.3

    Beri reinforcement (+) pada keluarga atas demonstrasi yang dilakukan

    • - Sampai terdengar suara, dengan sampai suara hilang baru diturunkan pelan-pelan

     
    • - Duk pertama itu yang biasa disebut tekanan darah

    • - Duk terakhir itu biasanya dipakai untuk mengetahui diastol.

    • - Manset dilepas dan stetoskop dilepas.

    N

    Diagnosa

    Tujuan Umum

    Tujuan Khusus

     

    Evaluasi

    Intervensi

    o

    Keperawatan

    Kriteria

    Standart

       
    • 4. Modifikasi

    Psiko-

    *

    Cara

     

    lingkungan

    motor

    menciptakan:

    4.1 Keluarga mampu

    Lingkungan

    • 4.1.1 Motivasi keluarga

    menciptakan

    tenang

    untuk

    lingkungan yang

    -

    Tidak berisik

    menciptakan

    nyaman

    -

    Setting lingkungan

    lingkungan yang nyaman

     

    kamar Ny. M

    • 4.1.2 Beri reinforcement

     

    -

    Hindarkan/ kurangi volume televisi atau tape

    positif pada keluarga

    • 5. Menggunakan fasilitas kesehatan

     

    5.1 Keluarga mampu

    Respon

    Keluarga tetap

    • 5.1.1 Motivasi keluarga

    menggunakan fasilita

    psiko-

    menggunakan

    untuk tetap

    • 5.1.2 Beri reinforcement

    kesehatan

    motor

    fasilitas kesehatan

    menggunakan

    fasilitas kesehatan

    (+) pada keluarga

    N

    Diagnosa

    Tujuan Umum

    Tujuan Khusus

     

    Evaluasi

    Intervensi

    o

    Keperawatan

    Kriteria

    Standart

    3

    Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah

    Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 kali pengkajian

    Setelah dilakukan pertemuan 1 x 30 menit keluarga dapat :

       

    (lingkungan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah

    keluarga diharapkan mampu mengenal masalah pemeliharaan lingkungan rumah sehat

    3. Mengenal masalah

    3.1 Mampu

    Respon

    Lingkungan rumah

    • 3.1.1 Gali pengetahun

    • 3.1.2 Beri penjelasan

    menyebutkan

    verbal

    sehat adalah rumah

    keluarga tentang

    pengertian ringkasan rumah sehat

    yang selalu bersih baik dari kotoran, debu, sampah, perabotan rumah tangga yang berserakan

    lingkungan rumah sehat

    pada keluarga tentang pengertian pemeliharaan lingkunan rumah sehat

    • 3.1.3 Beri motivasi keluarga untuk mengulang kembali pengertian

    N

    Diagnosa

    Tujuan Umum

    Tujuan Khusus

     

    Evaluasi

    Intervensi

    o

    Keperawatan

    Kriteria

    Standart

     
    • 3.1.4 Beri reinforcement pada keluarga

         

    3.2

    Mampu

    Respon

    Syarat rumah sehat:

    • 3.2.1 Gali pengetahuan

    menyebutkan

    verbal

    • - Ruang makan

    tentang syarat

    syarat rumah

    • - Dapur

    rumah sehat.

    sehat

    • - Kamar mandi

    • 3.2.2 Jelaskan syarat

     
    • - WC

    rumah sehat

    • - Tempat

    • 3.2.3 Motivasi

    • 3.2.4 Beri

    mencuci

    keluarga untuk

    pakaian

    menjelaskan

    kembali

    reinforcement (+) pada keluarga

    3.3

    Keluarga mampu

    Respon

    Rumah bersih:

    • 3.3.1 Gali pengetahuan

    menyebutkan

    verbal

    • - Terdapat

    keluarga tentang

    perbedaan rumah

    ventilasi

    perbedaan rumah

    bersih dan kotor

    • - Terdapat

    bersih dan kotor

     

    pengap

    • 3.3.2 Jelaskan mengenai

    • - Terdapat air

    perbedaan rumah

    bersih

    bersih dan kotor

    • - Terdapat

    • 3.3.3 Motivasi keluarga

    tempat

    untuk

    pembuangan

    menyebutkan

    sampah

    perbedaan rumah

    bersih dan kotor.

    N

    Diagnosa

    Tujuan Umum

    Tujuan Khusus

     

    Evaluasi

    Intervensi

    o

    Keperawatan

    Kriteria

    Standart

         

    Rumah kotor :

    3.3.4

    Beri reinforcement

    • - Berdebu

    (+) pada keluarga

    • - Atap seng/ ventilasi

     
    • - Pengap

    • - Tidak ada air

    bersih

    • E. Implementasi Keperawatan

    N

    Diagnosa

    o

    Implementasi

    Respons Keluarga

    1

    Nyeri berhubungan dengan ketidak-

    • - Mengucap salam

    S

    :

    - Menjawab salam

    mampuan keluarga dalam merawat anggota yang sakit

    • - Gali pengetahuan keluarga untuk menyebutkan penatalaksanaan penurunan tensi secara alami

     

    -

    Ny. M mengatakan bahwa Ny. M kalau sakit dibawa ke bidan

    • - Menjelaskan cara menurunkan hipertensi secara alami

    O

    :

    Keluarga kooperatif

    • - Memberi motivasi keluarga untuk

    S

    :

    Keluarga mengatakan, yaitu:

    mengulang

     

    -

    Turunkan BB

    -

    Hindari stres

    -

    Olah raga

    • - Memberi reinforcement (+) pada keluarga

    O

    :

    Tersenyum

    • - Menggali pengetahuan keluarga untuk menyebutkan penatalaksanaan hipertensi apabila sudah tidak tertahankan

    S : Keluarga mengatakan tidak tahu

    • - Menjelaskan pengobatan hipertensi apabila sudah tidak tertahankan

    O : Mendengar

    • - Beri motivasi pada keluarga untuk mengulang

    S : Keluarga mengatakan kalau sudah tidak tertahankan saya bawa ke puskesmas/bu bidan.

     
    • - Reinforcement (+) pada keluarga

    O

    :

    Tersenyum

    2

    Keluarga mampu melakukan perawatan pada anggota yang sakit

    • - Menggali pengetahuan keluarga tentang diit makanan yang dianjurkan dan yang dihindari

    S

    : Keluarga mengatakan bahwa yang dilarang yaitu daging dan kopi

    • - Jelaskan tentang makanan yang dianjurkan + dilarang

     

    1.

    Dianjurkan

     

    -

    pace

    - blimbing

    -

    sledri

    - mentimun

    2.

    Makanan yang dilarang

    -

    kopi

    - daging kambing

    -

    alkohol

    - emping

    -

    garam (+)

    - rokok

    • - Beri motivasi keluarga untuk mengulang yang sudah dijelaskan

    S : - Keluarga mengatakan makanan yang dianjurkan: pace, blimbing dan sledri. - Makanan yang dilarang: kopi, alkohol dan daging kambing

    • - Beri reinforcement positif pada keluarga

    O

    :

    Tersenyum, bagus?

    • - Mengajarkan keluarga untuk membuat jus mengkudu

    O

    :

    Keluarga memperhatikan

    • - Memotivasi keluarga untuk membuat jus

    O : - Keluarga mampu membuat jus seperti yang telah diajarkan yaitu mencampur pace + timun lalu ditumbuk terus ditambah air + gula

     
       
    • - Beri reinforcement positif pada keluarga

    O :

    keluarga tersenyum

    • - Mengajarkan mengontrol tekanan darah :

     
    • - Pembalut dibaluntukan ke lengan

    • - Pakai stetoskop letakkan pada arteri di lengan

    • - Skrup pompa distel

    • - Pompa sampai terdengar duk dan sampai duk menghilang

    • - Lalu turunkan duk 1 disebut sistol dan duk II diastol

    • - Memotivasi keluarga untuk mencoba melakukan

    O : Keluarga mau melakukan

    • - Memberi reinforcement kepada keluarga

    O :

    keluarga tersenyum

    3

    Menggunakan fasilitas kesehatan

    Gali pengetahuan keluarga tentang manfaat fasilitas kesehatan

    S : Keluarga mengatakan manfaat fasilitas kesehatan yaitu “memberi pengobatan”

     
       
    • - Menjelaskan tentang manfaat fasilitas kesehatan yaitu:

    O :

    Mendengarkan (kooperatif )

     
    • - Memberi penyuluhan

     
    • - Tentang kesehatan

    • - Memberi pengobatan

    • - Memotivasi keluarga untuk

    S

    : Keluarga

    mengatakan

    manfaat

    menjelasan kembali

     

    fasilitas :

    • - Memberi penyuluhan

     
    • - Pemberi pengobatan

    3

    Kerusakan penatalaksanaan

    • - Gali pengetahuan keluarga tentang

    S

    : Keluarga mengatakan tidak tahu

    pemeliharaan lingkungan rumah sehat berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah

    pengertian pemeliharaan lingkungan rumah sehat.

    O

    :

    - Keluarga menggelengkan kepala

    • - Menjelaskan tentang pengertian rumah sehat secara sederhana yaitu rumah yang sesuai dengan standar kesehatan yaitu bersih, jauh dari

    S : Keluarga mengatakan rumah sehat adalah rumah yang bersih dan tidak berantaan serta ada tempat pembuangan sampah

    kotoran/sampah, ada pencahayaan dan ventilasi yang cukup

    O

    :

    Keluarga kooperatif. Bagus Bu!!!

       
    • - Menjelaskan syarat-syarat rumah

    S

    : Keluarga

    mengatakan

    syarat

    sehat, yaitu:

     

    rumah sehat, yaitu:

    • 1. Mempunyai ruang terpisah

     

    1.

    Ada

    jendela

    (jendela

    selalu

    • 2. Setiap ruangan diatur dengan rapi

     

    dibuka)

    • 3. Sinar matahari dapat masuk

     

    2.

    Ada tempat sampah

     
    • 4. Ada ventilasi

    3.

    Ada WC

    • 5. Ada sarana air bersih

    4.

    Ada air bersih

    • 6. Ada tempat pembuangan sampah

     
    • 7. Mempunyai sarana MCK

    • 8. Bangunan kuat

    • - Beri pujian pada keluarga atas

    O

    :

    Keluarga kooperatif

     

    jawaban yang tepat

     

    Bagus, Bu.

    • - Menjelaskan pada keluarga tentang

    S

    : Keluarga

    mengatakan

    manfaat

    manfaat rumah sehat, yaitu:

     

    rumah sehat, yaitu:

    • 1. Dapat mencegah penyebaran

    1.Dapat mencegah penyakit

     

    penyakit menular

    2.Rumah tampak bersih dan rapi

    • 2. dapat melindungi dari bahaya

    3.Melindungi

    dari

    bahaya

    kebisingan dan pencemaran

    pencemaran

    • 3. rumah dan lingkungan tampak rapi

       
    • 4. Rumah nyaman ditempati serta menjamin hidup yang sehat

     

    4.Enak ditempati 5.Hidup sehat dan bahagia

     
    • - Beri reinforcement pada keluarga atas jawaban

    O

    :

    Keluarga kooperatif Bagus, Bu.

     
       
    • - Menjelaskan pada keluarga tentang

    S

    : Keluarga

    mengatakan

    perbedaan

    perbedaan rumah sehat dan kotor

    rumah sehat dan kotor

    • 1. Rumah sehat:

    1. Rumah sehat

    • - Bersih, tidak kotor

     

    -

    ada WC dan kamar mandi

    • - Ada ventilasi

    -

    ada jendela

     
    • - Ada sarana air bersih

    -

    ada

    tempat

    pembuangan

    • - Ada tempat pembuangan

     

    sampah

    sampah

     

    2. Rumah kotor

     
    • - Ada tempat MCK

    • - berdebu

     
    • 2. Rumah kotor

    • - lembab

    • - Berdebu

    • - tidak punya WC dan kamar

    • - Ventilasi kurang

     

    mandi

    • - Tidak memiliki WC & kamar mandi

     

    cahaya yang masuk kurang

     
    • - Lembab

     
    • - Pencahayaan kurang

     
    • - Beri reinforcement kepada keluarga

    O : keluarga tersenyum

     

    F.

    EVALUASI

     

    No

    Tgl/ Jam

    Diagnosa Keperawatan

    Catatan Perkembangan

    1

    Sabtu

    Nyeri berhubungan dengan ketidakmampuan

    S : - Klien mengatakan masih pegel- pegel

    11/12/04

    keluarga merawat anggota keluarga yang

    • - Keluarga mengatakan cara penatalaksanaan

    (12.00)

    sakit

    penurunan tekanan darah di rumah :

    menurunkan BB hindari rokok kuranggi konsumsi garam

    - Keluarga mengatakan kalau keluarga sakit di bawa ke puskesmas, bidan

    O : - Keadaan umum lemah

    • - Keluarga dapat menyebutkan cara penatalaksanaan penurunan hiprrtensi secara alami

    • - Keluarga mampu menyebutkan apa yang harus dilakukan apabila nyeri bertambah A : - Masalah belum teratasi

    P : - Lanjuntukan intervensi

    2

    Sabtu

    Risiko tinggi komplikasi berhubungan

    S : - Keluarga mengatakan tekanan darah tinggi

    11/12/04

    dengan ketidakmampuan keluarga dalam

    adalah tekanan darah > 140/90 mmHg

    (12.00)

    merawat anggota keluarga yang sakit

    • - Keluarga mengatakan penyebab hipertensi:

    merokok, alkohol

     
    • - Keluarga mengatakan tanda dan gejala hipertensi:Pusing, penglihatan kabur,pegel- pegel, telingga berdenggeng

    - Keluarga mengatakan makanan pantangan, yaitu: durian, emping dan kopi

    • - Keluarga mengatakan makanan yang dianjurkan: pace, timun, seledri

    O : - Keluarga mampu membuat jus mengkudu

    • - Keluarga dapat menyebutkan pengertian hipertensi

    • - Keluarga dapat menyebutkan penyebab hipertensi

    • - Keluarga dapat menyebutkan pantangan dan makanan yang dianjurkan A : - Masalah teratasi P : - Pertahankan intervensi

    3

    Sabtu

    11/12/04

    (12.00)

    Kerusakan penatalaksanaan rumah berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam mengenal masalah

    S : - Keluarga mengatakan rumah sehat adalah rumah yang bersih dan tidak berantakan serta tidak ada sampah.

    • - Keluarga mengatakan syarat-syarat rumah sehat, yaitu:

      • 1. Ada jendela

      • 2. Ada tempat sampah

      • 3. Ada WC

      • 4. Ada air bersih

  • - Keluarga mengatakan manfaat rumah sehat yaitu:

    • 1. dapat mencegah penyakit

    • 2. rumah tampak bersih

    • 3. melindungi dari bahaya pencemaran

    • 4. enak ditempati

  • - Keluarga mampu menyebutkan perbedaan rumah sehat dan kotor. Rumah sehat

    • 1. Terdapat ventilasi

    • 2. tidak pengap

    • 3. bersih

    • 4. terdapat WC dan kamar mandi

  • Rumah kotor

    • 1. berbau

    • 2. banyak sampah

    • 3. tidak terdapat ventilasi

         

    O : - Keluarga dapat menjelaskan pengertian rumah sehat

    • - Keluarga dapat menyebutkan syarat rumah sehat

    • - Keluarga dapat menyebutkan manfaat

    • - Keluarga mampu menyebutkan perbedaan rumah sehat dan kotor A : Masalah teratasi P : Pertahankan intervensi