You are on page 1of 44

LAPORAN SEMINAR

PRAKTIKUM PEMISAHAN MEKANIK
DAN TRANSPORTASI BAHAN
FILTRASI
(M-3)

DISUSUN OLEH :
AMETHYST VALERIE ANDRIAN 121150104
ADDIN MASHUN FARHANI 121150107

LABORATORIUM DASAR TEKNIK KIMIA
PROGRAM STUDI S1 TEKNIK KIMIA
JURUSAN TEKNIK KIMIA
FAKULTAS TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL
“VETERAN” YOGYAKARTA
2017

a

LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN SEMINAR
PRAKTIKUM PEMISAHAN MEKANIK
DAN TRANSPORTASI BAHAN
FILTRASI
(M-3)

Disusun oleh:
Amethyst Valerie Andrian 121150104
Addin Mashun Farhani 121150107

Yogyakarta, Juni 2017
Disetujui,
Asisten Pembimbing

Maria Bonita

ii

a

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan
hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan laporan seminar Praktikum Pemisahan
Mekanik dan Transportasi Bahan ini.
Laporan seminar ini kami susun untuk melengkapi praktikum yang telah kami
laksanakan di Laboratorium Dasar Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional
”Veteran” Yogyakarta.
Dengan tersusunnya laporan seminar ini, penyusun mengucapkan terima kasih
kepada :
1. Ir. Danang Jaya, M.T., selaku Kepala Laboratorium Dasar Teknik Kimia.
2. Maria Bonita selaku asisten pembimbing acara filtrasi.
3. Rekan-rekan satu plug.
4. Segenap staf laboratorium PDTK UPN ”Veteran” Yogyakarta.
Penyusun menyadari masih banyak kekurangan yang terdapat dalam
laporan ini. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan saran yang membangun dari
pembaca dan semoga laporan seminar ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Yogyakarta, Juni 2017

Penyusun

iii

a

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN .............................................................................................ii
KATA PENGANTAR .................................................................................................... iii
DAFTAR ISI ...................................................................................................................... iv
DAFTAR GAMBAR ........................................................................................................ v
DAFTAR TABEL ............................................................................................................. vi
DAFTAR LAMBANG .................................................................................................. vii
INTISARI ......................................................................................................................... viii
BAB I PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang ....................................................................................... 1
I.2. Tujuan Percobaan .................................................................................. 2
I.3. Tinjauan Pustaka .................................................................................... 2
I.4. Hipotesis .................................................................................. 9

BAB II PELAKSANAAN PERCOBAAN
II.1. Bahan ....................................................................................................... 9
II.2. Alat ........................................................................................................... 9
II.3. Rangkaian Alat ..................................................................................... 11
II.4. Cara Kerja ............................................................................................12
II.5. Analisa Perhitungan ..........................................................................13
BAB III HASIL PERCOBAAN DAN PEMBAHASAN
III.1. Hasil Percobaan ................................................................................16
III.2. Pembahasan........................................................................................16
BAB IV PENUTUP .........................................................................................................21
IV.1. Kesimpulan ........................................................................ 22
IV.2. Kritik dan Saran ................................................................. 22

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

iv

............................................. 8 Gambar 5........ Hubungan antara dt/dv dengan volume ......3 Hubungan antara volume air cucian dengan konsentrasi air cucian v .............................. Filter Press .... Hubungan antara volume air cucian dengan konsentrasi air cucian ......................................................... Rotary Drum Vacuum Filter ......................................................2 Grafik standar pengukuran absorbansi ( panjang gelombang 415 nm) Gambar B.... 10 Gambar 6...... 18 Gambar 8.................a DAFTAR GAMBAR Gambar 1....................... 19 Gambar B..... 7 Gambar 3................................ 5 Gambar 2.... Kelly Leaf Pressure Filter .............. Rangkaian alat filtrasi...........1 Hubungan antara volume filtrasi vs kecepatan filtrasi Gambar B................... Hubungan antara volume filtrasi dengan kecepatan filtrasi ... 7 Gambar 4....................... Potongan Samping Rotary Drum Vacuum Filter .. 15 Gambar 7.....................

..4 Hubungan antara volume air cucian dengan konsentrasi air cucian Tabel B.........2 Hubungan antara volume air cucian dengan konsentrasi air cucian ..5 Hubungan y data...1 Hubungan antara volume filtrasi dengan kecepatan filtrasi Tabel B..16 Tabel. y hitung dan persen kesalahan Tabel B..1 Hubungan antara volume filtrasi dengan kecepatan filtrasi ...4 Hubungan antara volume air cucian dengan konsentrasi air cucian .......3 Hubungan antara volume filtrasi dengan kecepatan filtrasi ................3 Data absorbansi pada berbagai konsentrasi diukur pada panjang gelombang 415 nm Tabel B........ y hitung dan persen kesalahan vi ... 18 Tabel B... 17 Tabel.....17 Tabel.....a DAFTAR TABEL Tabel.2 Hubungan y data......

(detik) tp = Waktu bongkar pasang. (detik tw = Waktu pencucian. (ml) Vw = Volume air cucian.a DAFTAR LAMBANG A = Luas medium filtrasi. (gram/ml) ρs = Densitas dalam cake (gram/ml) vii . (ml) X = Porositas cake x = Fraksi massa padatan dalam slurry XLA = Volume cairan dalam cake.Pc) = Penurunan tekanan melalui cake. (detik/ml) (. (ml) Vf = Volume filtrat. (cm2) Cv = Konstanta filtrasi. (detik) ts = Waktu siklus. (gram/cm2) Cw = Konsentrasi air cucian. (ml) Vopt = Volume optimum. (mg/ml) K = Permeabilitas tf = Waktu filtrasi. (ml) V = Kecepatan linier fluida (cm3/detik) ∆t/∆v = 1/kecepatan filtrasi. (gram/cm. (gram/ml) µ = Viskositas. (ml) Ve = Volume ekivalen. (detik) topt = Waktu optimum. (detik) V = Volume filtrat.detik) ρ = Densitas filtrat.

Cv. viii . dilakukan uji kebocoran terlebih dahulu. waktu pencucian (tw) sebesar 372. Ve.2 gram Methyl Orange. waktu optimum (topt) sebesar 1454. Vopt.92182 ml. waktu filtrasi (tf) sebesar 312.0011e-3E-04x dengan persentase kesalahan rata-rata 0. Dari percobaan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa hubungan antara volume filtrasi dengan kecepatan filtrasi dinyatakan dengan persamaan garis Y = -3.980 detik. Sampel diamati absorbansi dengan menggunakan spektrometer.8871 gram/cm2. volume optimum (Vopt) sebesar 18.93 %.584353 detik. Nilai Konstanta filtrasi (Cv) sebesar 341. Sebelum proses filtrasi dimulai.1788 detik. Kata Kunci: filtrasi.04227 dengan persentase kesalahan rata-rata 61.a INTISARI Filtrasi merupakan operasi dimana campuran heterogen dari fluida partikel-partikel padat dapat dipisahkan oleh media penyaring dimana fluidanya diteruskan sedang partikel-partikel padatannya tertahan. Dalam percobaan ini mula-mula membuat suspensi dengan mencampur CaCO3 sebanyak 180 gram ke dalam 6000 ml air dan ditambah dengan 0. Setiap volume 500 ml filtrat yang keluar dicatat waktunya. Setelah filtrasi selesai dilanjutkan dengan pencucian menggunakan air.2888x10-6+0. kemudian campuran diaduk dengan pengaduk listrik dalam tangki suspensi dan dialirkan melalui filter.490 ml.406 % sedangkan hubungan antara volume air cucian dengan konsentrasi air cucian dinyatakan dengan persamaan garis Y = 0. topt. lalu diambil sampelnya dalam tabung reaksi dan dicatat waktunya. volume ekivalen (Ve) sebesar 12860.

3. terutama dalam kaitanya dengan pengolahan utilitas yaitu penyedia air. Mempelajari hubungan antara volume air cucian (Vw) dengan konsentrasi air cucian (Cw). Salah satu bentuk pemisahan adalah operasi filtrasi. dan sifat dari partikel itu sendiri. Dalam percobaan ini akan ditinjau operasi filtrasi dan teori-teori yang berkaitan. Mencari harga : a.1. Tujuan Percobaan 1. jumlah yang akan dipisahkan. Volume Optimum (V Opt) d. Operasi filtrasi ini dipengaruhi oleh beberapa hal seperti ukuran partikel bahan padat. maupun campuran ketiganya. hingga air umpan boiler. gas. Hasil filtrasi biasanya berupa padatan (endapan) dan cairan (filtrat) sehingga operasi dipengaruhi oleh pemilihan filter yang sesuai. Volume ekuivalen (Ve) c. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) BAB I PENDAHULUAN I. Mempelajari hubungan antara volume filtrasi (V) dengan kecepatan filtrasi (dt/dv). Selain itu limbah industri tidak bisa serta merta dibuang ke lingkungan. air minum. Operasi filtrasi sangat berperan penting dalam industri. Waktu Optimum (t Opt) Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 1 . penting untuk dipelajari pengoperasian filtrasi demi memahami fungsinya sehingga dapat diterapkan dalam operasi industri. padat. Latar Belakang Pengolahan dan pemprosesan bahan dalam industri sangan bervariasi. jumlah padatan. Untuk itu. Fase bahan tersebut bisa berupa cair. Konstanta filtrasi (Cv) b. air proses. Limbah tersebut harus diolah terlebih dahulu untuk memisahkan pengotor yang berbahaya. Filtrasi digunakan untuk memisahkan air dari pengotornya sehingga dapat diperoleh air dengan berbagai kualitas seperti air servis. Bahan yang akan diproses dapat berupa campuran dari beberapa bahan lain sehingga untuk mengambil bahan yang kita ingin proses dapat dilakukan pemisahan.2. 2. I.

Filter medium primer dapat berupa kain saring dan kertas saring. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) I. Frame ditutup dengan medium filter yang disebut dengan filter cloth. Filter yang beroperasi pada tekanan yang lebih tinggi daripada tekanan atmosfer disebelah hulu medium filter. Medium porous ini adalah cake yang dibentuk oleh padatannya sendiri yang terkumpul karena tertahan oleh filter medium primer (kain penyaring). 2. Filter press terdiri atas seperangkat frame dan plate yang dirancang untukmemberikan sederetan ruang dimana zat padat akan tertahan. sehingga penekanan cake terhadap filtrat yang melewatinya akan semakin besar. dimana cairannya akan terus mengalir melewati medium porous. Pada filtrasi. Dalam filtrasi dikenal ada dua macam filter yaitu : 1. Umpan masuk kedalam masing- masing komponen itu dengan tekanan. 3. Filter yang beroperasi disebelah hilir. Fluidanya mungkin berupa zat cair atau gas (Brown. cake yang terbentuk makin tebal. filter medium primer bukan merupakan filter yang sesungguhnya. Filter medium sekunder. tetapi padatannya tertahan. Filter yang beroperasi pada tekanan atmosfer sebelah hulu. Makin lama operasi filtrasi. Adapun fungsi dari filter medium primer adalah sebagai penahan zat padat pada permukaan filtrasi atau dapat juga sebagai pembuat filter medium sekunder. Filter medium primer. Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 2 . Tinjauan Pustaka Filtrasi adalah proses dimana suatu campuran heterogen antara padatan dan cairan dari suatu larutan yang dipisahkan oleh suatu filter medium. Filter medium sekunder merupakan filter medium yang sesungguhnya. yaitu berupa cake yang dibentuk oleh partikel padat yang tertahan filter medium primer. 2.3.1978). Filter dibagi menjadi tiga macam: 1. cairannya akan melalui cloth dan keluar pipa pengeluran meninggalkan padatan didalam ruang tersebut.

.......... Selama pembentukan filter cake....... 2) Tidak mudah tersumbat.............. sedangkan operasi lainnya tetap.................... 5) Pengadaan alat dan proses tidak terlalu mahal.........…………(1) 𝐿𝜇 Adapun neraca massanya : massa padatan dalam cake = massa padatan dalam slurry 𝑉+(𝑋𝐴)∙𝜌∙𝐿 (1 − 𝑥)𝐿 ∙ 𝐴 ∙ 𝜌𝑠 = ....................... 3) Harus tahan baik secara kimia maupun fisika dalam kondisi proses...... Proses yang digunakan dalam percobaan ini adalah filtrasi secara batch............................ Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) Untuk pencucian bahan terlarut yang terperangkap didalam ampas filter (cake) dapat digunakan pelarut yang dapat tercampur dengan filtrat itu.......(2) 1−𝑥 [𝜌𝑠 (1−𝑥)(1−𝑥)]−𝜌∙𝑥∙𝑋 𝑉= ........... Medium filter pada setiap filtrasi harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : 1) Harus dapat menahan zat padat yang akan disaring dan menghasilkan filtrat yang cukup bening..... hubungan aliran laminar dan kecepatan linier dari cairan tiap saat (V) diberikan oleh persamaan sebagai berikut : 1 𝑑𝑉 𝑘(−∆𝑃𝑐) 𝑉 = 𝐴 𝑑𝑡 = …………………………………………………….. V......... t dapat diubah tergantung dari operasinya.............................................(3) 𝜌∙𝑥 𝑉∙𝜌∙𝑥 𝐿= . karena bila cake yang terbentuk sudah terlalu banyak.........(4) 𝐴[𝜌𝑠 (1−𝑥)(1−𝑥)−𝜌∙𝑥∙𝑋] persamaan (3) menunjukkan hubungan antara volume filtrat (V) dan ketebalan cake (L).......... ini digunakan untuk mengeliminasi L dari persamaan (1)............. sehingga diperoleh : 𝑑𝑉 𝐾∙𝐴2 ∙[𝜌𝑠 (1−𝑋)(1−𝑥)−𝜌∙𝑥∙𝑋](−∆𝑃𝑐) = ......................................... Dalam filtrasi yang bekerja secara batch perlu diamati ketebalan cake yang terbentuk... Sebagai bahan pencuci yang paling lazim digunakan adalah air.... 4) Harus memungkinkan penumpukan ampas/cake secara total dan bersih..................Pc)... Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 3 ............................................... filtrasi harus dihentikan untuk membuang cakenya.... sehingga waktu yang digunakan dapat lebih efisien...(5) 𝑑𝑡 𝜇∙𝑉∙𝜌∙𝑥 Untuk suspensi tertentu harga (..........

........................... (dt/dv) volume Gambar 1.............................................................................................................................................................................. Apabila volume filtrat (Ve) yang memberi cake dengan ketebalan tertentu......................................................................................................(7) 𝑑𝑡 2∙𝐶𝑣 ∙𝑉 Rumus diatas berlaku untuk penekanan nol....................... Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) 𝜇∙𝜌∙𝑥 𝐶𝑣 = 2∙𝐾∙[𝜌 (1−𝑥)(1−𝑥)−𝜌∙𝑥∙𝑋]...........(13) 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 4 ..........(12) Intercept: 𝑏 = 2∙𝐶𝑣 𝑉𝑒 ..............(9) 𝑑𝑡 𝑣 ∙(𝑉+𝑉𝑒 ) 𝑑𝑡 2∙𝐶 𝑣 𝑣 2∙𝐶 = 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) 𝑉 + 𝐴2(−∆𝑃𝑐) 𝑉𝑒 .....................(10) 𝑑𝑉 Untuk cake yang noncompressible harga Cv konstan sehingga filtrasi dilakukan pada tekanan konstan....... grafik yang diperoleh merupakan garis lurus............................ tetapi karena menggunakan kain saring sebagai filter medium primer maka pada waktu mulai menyaring sudah ada penekanan dari kain saring................................... dimana cakenya akan memberi penekanan yang sama dengan penekanan kain saring yang bersifat menekan.................................................................................................................... Hubungan antara dt/dv dengan volume Grafik diatas merupakan garis lurus yang mempunyai persamaan : 𝑌 = 𝑎𝑋 + 𝑏.........................................................................................................................................(8) Rumus (V) akan berubah menjadi : 𝑑𝑉 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) = 2∙𝐶 .....(11) dimana: Slope: 𝑣 2∙𝐶 𝑎 = 𝐴2(−∆𝑃𝑐) ............................................................(6) 𝑠 𝑑𝑉 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) = ............... maka : 𝑉 = 𝑉 + 𝑉𝑒 ..........................

..................................................... maka didapat waktu filtrasi sebagai berikut : 𝐶 𝑣 𝑡𝑓= 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) (𝑉 2 + 2 ∙ 𝑉 ∙ 𝑉𝑒 )..................................................................(19) 𝑑𝑉 𝐶𝑣 (2𝑘+1) 𝑡𝑝 2 − = 0........................................... maka Cv dan Ve akan dapat dihitung................................(16) 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) bila Vw/V = K maka Vw = K...................................................... t siklus = t filtrasi + t pencucian + t bongkar pasang Bila filtrasi dijalankan pada tekanan rendah sehingga cake yang terbentuk noncompressible............(18) 𝑉 𝑉 Waktu operasi optimum bila ts/V minimum dan ts/V akan minimum bila : 𝑡 𝑑( 𝑠 ) 𝑉 = 0..................... Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) Bila besarnya slope dan intercept didapat.............................(14) Dalam pencucian cake. Waktu optimum yaitu waktu filtrasi yang memberikan waktu siklus per satuan volume filtrat minimum.....................(17) 𝑡𝑠 𝑣 𝐶 𝑡𝑝 = 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) [(2𝑘 + 1) ∙ 𝑉 + 2𝑉𝑒 (𝑘 + 1)] + .............................................(21) 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) 𝑉 𝑡𝑝 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) 1 𝑉𝑜𝑝𝑡 = [(2𝑘+1) ]2 ................................................... kecepatan pencucian dianggap sama dengan kecepatan filtrasi.........................................................................................................................................................................................................V 𝐶 𝑣 𝑡𝑠 = 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) (𝑉 2 + 2 ∙ 𝑉 ∙ 𝑉𝑒 + 2 ∙ 𝑘 ∙ 𝑉 2 + 2 ∙ 𝑘 ∙ 𝑉 ∙ 𝑉𝑒 )+𝑡𝑝 ................(15) 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) 𝐶𝑣 (𝑉 2 +2∙𝑉∙𝑉𝑒 ) 2∙𝐶𝑣 ∙𝑉𝑤 (𝑉+𝑉𝑒 ) 𝑡𝑠 = + + 𝑡𝑝 ........................................ sehingga didapat : 2∙𝐶𝑣 ∙𝑉𝑤 ∙(𝑉+𝑉𝑒 ) 𝑡𝑤 = ....................(22) 𝐶𝑣 𝐶 𝑣 𝑡𝑜𝑝𝑡 = 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) (𝑉𝑜𝑝𝑡 2 + 2 ∙ 𝑉𝑜𝑝𝑡 ∙ 𝑉𝑒 + 2(𝑉𝑜𝑝𝑡 ∙ 𝑉𝑤 + 𝑉𝑒 ∙ 𝑉𝑤 )+𝑡𝑝 .........Pc) diketahui.....(23) Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 5 ...................................(20) 𝐴 (−∆𝑃𝑐) 𝑉 𝐶𝑣 (2𝑘+1) 𝑡𝑝 = ....................................... karena A dan (................

Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 6 . (Brown. pekerjaan dianggap selesai bila air cucian yang keluar sejernih mungkin atau sudah tidak berubah intensitas warnanya. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) Pada pencucian. Spektrometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur absorbansi dengan cara melewatkan cahaya dengan panjang gelombang tertentu pada suatu obyek kaca atau kuarsa yang disebut kuvet. dan sisanya diteruskan. selanjutnya konsentrasi didapat dengan cara memplotkan nilai absorbansinya tadi pada grafik standard absirbansi vs konsentrasi air cucian. 1978). Fungsi alat spektometer dalam laboratorium adalah mengukur transmintansi atau absorbansi suatu contoh yang dinyatakan dalam fungsi panjang gelombang. sebagian dari sinar masuk akan dipantulkan. sebagian diserap dalam medium itu. Sebagian dari cahaya tersebut akan diserap dan sisanya akan dilewatkan. Nilai yang keluar dari cahaya yang diteruskan dinyatakan dalam nilai absorbansi karena memiliki hubungan dengan konsentrasi sampel. Prinsip kerja spektrometer adalah bila cahaya jatuh pada suatu medium homogen. Untuk analisa air cucian diukur absorbansinya dengan menggunakan spektrometer.

Filter Press Gambar 2. Rotary-drum vacuum filter Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 7 . Filter Press 2. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) Berikut ini adalah beberapa contoh alat yang digunakan dalam industri untuk proses filtrasi: 1. Filter press 2. Rotary-drum Vacuum Filter 3. Rotary-drum Vacuum Filter Gambar 3. Kelly Leaf Pressure Filter 1.

Kelly Leaf Pressure Filter Gambar 5. Potongan samping rotary drum vacuum filter 3. Kelly leaf pressure filter Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 8 . Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) Gambar 4.

didapatkan hipotesis sebagai berikut : 1. Jika semakin besar volume air cucian maka semakin kecil konsentrasinya. 2. Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 9 .4. Hipotesis Dari tinjauan pustaka. karena waktu yang diperlukan untuk menghabiskan air dalam filtrasi akan semakin lama. hal ini karena semakin banyak pelarut yaitu air yang melarutkan CaCO3. Jika semakin besar volume filtrasi maka semakin kecil kecepatan filtrasinya. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) 1.

Spektrometer 6.1. Timbangan 5. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) BAB II PELAKSANAAN PERCOBAAN II. CaCO3 2. Alat : 1. Gelas beker 500 ml 4. Gelas arloji 7.1. Tabung reaksi 2.1 Bahan: 1. Methyl orange (MO) II. Stopwatch 3. Air 3. Alat dan Bahan: II. Gelas ukur 500 ml Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 10 .2.1.

3. Kran Filter e. Pengaduk listrik 4. Rangkaian alat filtrasi Keterangan gambar : 1. Tangki penampung air cucian 2.1. Filter plate 8. Filter cloth 9. Kran pengatur tekanan dan kecepatan aliran d. 11. RANGKAIAN ALAT Gambar 6. Kran penampung f. Selang karet Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 11 . Filter frame 10. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) II. a. Kran air cucian b. Pompa 6. Kran buangan 5. Manometer 7. Tangki penampung suspensi CaCO3 3. Kran suspensi c. Penampung filtrat.

Ukur diameter dalam frame. Hidupkan pompa dan tamping air yang keluar filter dengan tabung reaksi dan mencatat waktunya setelah volume tertentu. Lakukan uji coba kebocoran. Isi tangki 1dengan air dan tangki 2 dengan suspensi CaCO3. tamping filtratnya dan mencatat waktunya apabila sudah tercapai kecepatan tertentu. Proses Filtrasi Timbang CaCO3 dan MO serta ambil air dengan volume tertentu. Proses Pencucian Isi tangki 1 dengan air sampai volume tertentu. pasang rangkaian alat plate frame filter. 2. menghentikan filtrasi apabila suspensi telah habis. apabila tidak bocor maka dilanjutkan proses filtrasi dengan membuka kran 4b. Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 12 . kemudian ukur absorbansi air cucian. Cara Kerja 1. dan catat waktunya. Campurkan ketiganya untuk membuat suspensi. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) II.4. Hentikan filtrasi setelah air habis.

membuka kran 4a. pompa dimatikan untuk membongkar dan memasang kembali rangkaian alat filter. Menutup kran 4a setelah tidak terjadi kebocoran. Melakukan uji kebocoran dengan cara. Bagan Alir 1. frame. Menampung filtrat dan mencatat waktunya setiap kelipatan 500 ml. Proses filtrasi Menimbang CaCO3 sebanyak 180 gram dalam 6 liter air dan 0. menghidupkan pompa dan membuka kran 4c untuk mengatur tekanan dan kecepatan aliran.5. Bila terjadi kebocoran. Mmbuat suspensi CaCO3 dan Methyl Orange (MO) ke dalam air dengan volume tertentu Mengukur diameter dalam frame filter press. Memasang rangkaian alat filter plate.2 gram Methyl Orange (MO). Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) II. Serta menyalakan stopwatchnya sebagai waktu bongkar pasang Memulai filtrasi dengan membuka kran 4b dan menghidupkan pompa. Menghentikan filtrasi bila suspensi sudah habis dan mematikan pompa untuk dilanjutkan dengan pencucian Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 13 . sedangkan kran yang lain tetap pada posisi semula. dan cloth dan mencatat waktunya Mengisi tangki 1 dengan air dan tangki 2 dengan suspensi CaCO3 sesudah menghidupkan pengaduk listrik terlebih dahulu yang ada pada tangki 2.

Mengukur absorbansi sampel air cucian dengan menggunakan spektrometer Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 14 . Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) 2. Menampung air dalam tabung reaksi setiap kelipatan 500 ml air yang keluar dari lubang filter frame dan mencatat waktunya. Mematikan pompa setelah air cucian habis. Proses pencucian Mengisi tangki 1 dengan air pada volume tertentu Menghidupkan pompa.

𝐶𝑣 (𝑉𝑓 2 + 2 ∙ 𝑉𝑓 ∙ 𝑉𝑒 ) 𝑡𝑓= 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) 6. 2∙𝐶 𝑣 Slope 𝑎 = 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) 𝐴2 (−∆𝑃𝑐)𝑎 𝐶𝑣 = 2 3. 𝑡𝑝 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) 1 𝑉𝑜𝑝𝑡 = [ ]2 (2𝐾 + 1) 𝐶𝑣 8. Menentukan volume optimum (Vopt). Menentukan waktu pencucian (tw). yaitu : 𝑦 = 𝑎 ∙ 𝑒 𝑏𝑥 𝑙𝑛 𝑦 = 𝑙𝑛 𝑎 + 𝑏 ∙ 𝑥 Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 15 . Menentukan waktu filtrasi (tf). 2 ∙ 𝐶𝑣 ∙ 𝑉𝑤 ∙ (𝑉 + 𝑉𝑒 ) 𝑡𝑤 = 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) 5. Menentukan waktu optimum (t opt). Untuk menentukan hubungan diatas digunakan persamaan eksponensial. Menentukan hubungan antara volume filtrat dengan kecepatan filtrasi.5. Menentukan volume ekivalen (Ve) dengan menggunakan intercept(b) dari persamaan hubungan antara volume filtrat dengan kecepatan filtrasi. Menentukan konstanta filtrasi (Cv) dengan menggunakan slope (a) dari persamaan hubungan antara volume filtrat dengan kecepatan filtrasi. 𝐶𝑣 𝑡𝑜𝑝𝑡 = 2 (𝑉𝑜𝑝𝑡 2 + 2 ∙ 𝑉𝑜𝑝𝑡 ∙ 𝑉𝑒 + 2(𝑉𝑜𝑝𝑡 ∙ 𝑉𝑤 + 𝑉𝑒 ∙ 𝑉𝑤 )+𝑡𝑝 𝐴 (−∆𝑃𝑐) 9. Menentukan hubungan antara konsentrasi air cucian dengan volume air cucian. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) II. Menentukan waktu siklus (t siklus) 𝑡𝑠𝑖𝑘𝑙𝑢𝑠 = 𝑡𝑓 + 𝑡𝑤 + 𝑡𝑝 7. 𝑑𝑡 2 ∙ 𝐶𝑣 2 ∙ 𝐶𝑣 = 2 𝑉+ 2 𝑉 𝑑𝑉 𝐴 (−∆𝑃𝑐) 𝐴 (−∆𝑃𝑐) 𝑒 2. 2 ∙ 𝐶𝑣 𝑖𝑛𝑡𝑒𝑟𝑐𝑒𝑝𝑡 = 𝑏 = 2 𝑉 𝐴 (−∆𝑃𝑐) 𝑒 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) 𝑉𝑒 = 𝑏 2 ∙ 𝐶𝑣 4. Analisis Perhitungan 1.

57 9.54 500 0.28 500 0. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) BAB III HASIL PERCOBAAN DAN PEMBAHASAN III.54 500 0.11056 1000 64.01806 2000 80.03108 5500 171.78 7.28 55.01858 1500 73.16 Cm Tabel 1. Hasil Percobaan Data hasil percobaan : Berat CaCO3 : 180 Gram Berat Metil Orange (MO) : 0.65 17.0202 4000 123.67 500 0.02404 5000 151.02 500 0.1.74 12.03566 39000 1350.3 189.6 9.3793 Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 16 .02418 3500 112.03 500 0.95 12.29 500 0.82 20.72 11.83 500 0.2 Gram Volume larutan : 6 Liter Waktu bongkar pasang : 1200 Detik Jumlah filter plate : 5 Buah Jumlah filter frame : 4 Buah Jumlah filter cloth : 8 Buah Diameter dalam frame : 13.65 6000 0.01816 3000 101.01436 2500 89.02334 4500 135. volume filtrasi (x) waktu dt dv dt/dv (y) 500 55.05 10. Hubungan antara volume filtrasi dengan kecepatan filtrasi.1 500 0.04108 6000 189.08 500 0.09 500 0.18 500 0.86 9.28 15.

02418 72. Hubungan antara volume filtrasi dengan kecepatan filtrasi no volume filtrasi (x) dt/dv (y) xy x2 1 500 0.62997 1500 0.09 2250000 4 2000 0. Pembahasan 1.123 0.178948 5000 0.486629 2500 0.18 20250000 10 5000 0.0202 70.406% Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 17 .41998 3000 0.042297.01816 45.02334 93.7 12250000 8 4000 0.112299 III.556017 2000 0.58 1000000 3 1500 0.140 0.01858 18.270248 4000 0.460 0.04108 225.15 162500000 dari data diatas diperoleh persamaan linier Y = -3.743182 1000 0. dengan persentase kesalahan rata-rata sebesar 61.28 250000 2 1000 0.72 4000000 5 2500 0.03566 213.3793 1115.94 30250000 12 6000 0.11056 55.814 0. volme air cucian absorbansi konsentrasi 500 0.213642 4500 0.03108 155.533 0. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) Tabel 2.01806 27.12782 6000 0.609 0.330506 3500 0.02404 108.2888x10-6 X + 0.196 0.296 0. Hubungan antara volume air cucian dengan konsentrasi air cucian.54 9000000 7 3500 0.96 36000000 jumlah 39000 0.162 0.2.362 0.234 0.147906 5500 0.4 25000000 11 5500 0.690 0.01436 28.36 16000000 9 4500 0. Menentukan hubungan antara volume filtrasi dengan kecepatan filtrasi Tabel 3.4 6250000 6 3000 0.

140 0.2309548 25000000 -41154.123 0.0004850 -7. Hubungan antara volume air cucian dengan konsentrasi air volume air konsentrasi no cucian (x) absorbansi (y) ln y x*2 x*ln y 1 500 0.0002422 -8.98363 4 2000 0.12 0.9286895 250000 -3464.609 0.0009793 -6.0777351 1000000 -7077.02 0 0 2000 4000 6000 8000 Volume filtrasi (ml) Gambar 7.0002663 -8.0061207 -92.06 y data 0.814 0.7925012 12250000 -27273. Menentukan hubungan antara volume air cucian dengan konsentrasi air cucian Tabel 4.1002508 20250000 -36451.3902184 162500000 -310400. hal ini sesuai dengan teori karena disebabkan cake yang terbentuk pada filter semakin tebal sehingga menutup pori-pori cloth dan menghambat kecepatan filtrasi. 2.04 y hitung 0.0005922 -7.362 0.08 y = -3E-06x + 0.9719130 16000000 -31887.619 0.0003450 -7.234 0.77392 11 5500 0.3052628 4000000 -14610.5256 5 2500 0.162 0.4317287 6250000 -18579.1886558 2250000 -10782.3256491 30250000 -45791.07026 12 6000 0. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) 0.0008437 -7.690 0.735055 3 1500 0.93% Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 18 .12178 7 3500 0.4055038 36000000 -50433.196 0.0006720 -7.65218 9 4500 0.75405 8 4000 0.296 0.0003035 -8.460 0.6313739 9000000 -22894.0002236 -8.4339 dari data diatas diperoleh persamaan eksponensial Y = 1E-03e-2E-04xdengan persentase kesalahan rata-rata sebesar 0.0004128 -7. Hubungan antara volume filtrasi dengan kecepatan filtrasi Dari grafik diatas dapat disimpulkan bahwa semakin besar volume filtrat maka kecepatan filtrasi semakin menurun/lambat.0517 0.1 Keceptan (s/cm3) 0.0007551 -7.32165 6 3000 0.02251 jumlah 39000 4.533 0.344753 2 1000 0.0423 R² = 0.12857 10 5000 0.

karena filtrat sudah dianggap bersih dari cake. Dari grafik diatas dapat disimpulkan bahwa semakin besar volume air cucian maka semakin kecil konsentrasi air cucian sehingga nilai absorbansinya mencapai konstan.0004000 0. Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 19 .0010000 R² = 0.0000000 0 2000 4000 6000 8000 volume air cucian (ml) Gambar 8. Hubungan antara volume air cucian dengan konsentrasi air cucian.0011e-3E-04x 0.9553 konsentrasi (gr/ml) 0.0006000 y hitung Expon. Air yang keluar ditampung dan dimasukkan kedalam tabung reaksi untuk diukur absorbansinya dengan menggunakan spektrometer.0012000 y = 0.0008000 y data 0. (y hitung) 0.0002000 0. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) 0.

c. Menentukan harga tw 2 ∙ 𝐶𝑣 ∙ 𝑉𝑤 ∙ (𝑉 + 𝑉𝑒 ) 𝑡𝑤 = 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) Waktu pencucian merupakan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pencucian dalam proses filtrasi dan didapat nilai waktu pencucian sebesar 372. waktu pencucian(tw). Menentukan harga Cv 𝐴2 (−∆𝑃𝑐)𝑎 𝐶𝑣 = 2 Konstanta yang menunjukkan suatu proses filtrasi yang dipengaruhi oleh besarnya tekanan dan luas plate dan frame dan didapat nilai Cv sebesar 341. dan waktu filtrasi(tf).1788 detik. b. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) 3. waktu optimum (topt).92182 ml. Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 20 . Menentukan harga Vopt 𝑡𝑝 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) 1 𝑉𝑜𝑝𝑡 = [ ]2 (2𝐾 + 1) 𝐶𝑣 Volume pada kondisi yang terbaik pada saat filtrasi dan proses pencucian. Menentukan harga topt 𝐶𝑣 𝑡𝑜𝑝𝑡 = (𝑉 2 + 2 ∙ 𝑉𝑜𝑝𝑡 ∙ 𝑉𝑒 + 2(𝑉𝑜𝑝𝑡 ∙ 𝑉𝑤 + 𝑉𝑒 ∙ 𝑉𝑤 )+𝑡𝑝 𝐴 (−∆𝑃𝑐) 𝑜𝑝𝑡 2 Waktu optimum adalah waktu dalam proses filtrasi yang diperlukan agar jumlah volume filtrat per satuan waktu maksimum dan didapat nilai waktu optimum sebesar 1454. Menentukan harga koefisien filtrasi (Cv).584353 detik. Didapat nilai volume optimum sebesar 18. volume optimum (Vopt) . e. a.8871 gram/cm2 . volume equivalent (Ve). Menentukan harga Ve 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) 𝑉𝑒 = 𝑏 2 ∙ 𝐶𝑣 Volume yang menunjukkan volume sesungguhnya yang dipengaruhi oleh besarnya tekanan dan luas plate dan frame terhadap kosntanta filtrasi dan didapat nilai Ve sebesar 12860.490 ml d.

Didapat nilai waktu filtrasi sebesar 1885. Menetukan harga tf 𝐶𝑣 (𝑉𝑓 2 + 2 ∙ 𝑉𝑓 ∙ 𝑉𝑒 ) 𝑡𝑓= 𝐴2 (−∆𝑃𝑐) Waktu yang dibutuhkan dalam proses filtrasi .980 detik. Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 21 .1588 detik.Dalam percobaan ini didapat harga sebesar 312. Menentukan harga t siklus 𝑡𝑠𝑖𝑘𝑙𝑢𝑠 = 𝑡𝑓 + 𝑡𝑤 + 𝑡𝑝 Waktu keseluruhan yang diperlukan untuk proses filtrasi. g. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) f.

Kemudian saat menambahkan MO sebaiknya sampai suspense benar-benar berwarna. dan cloth harus berurutan agar tidak terjadi kebocoran.2 KRITIK DAN SARAN Pada praktikum kali ini hal yang paling susah adalah saat memasang alatnya. Hubungan antara volume air cucian dengan konsentrasi air cucian adalah volume ai cucian yang semakin besar maka konsentrasinya akan semakin kecil. 2. Karena susunan plate.1788 detik tf = 312. Laporan Seminar Praktikum Pemisahan Mekanik dan Transportasi Bahan Filtrasi (M-3) BAB IV PENUTUP IV. 3.1588 detik IV. Amethyst Valerie Andrian 121150104 Addin Mashun Farhani 121150107 22 .1 KESIMPULAN Dari hasil percobaan dan perhitungan pada percobaan ini dapat disimpulkan bahwa : 1.8871 gr cm² Ve = 12860. Praktikan harus memperhatikan saat memasang alat. Hubungan antara volume filtrasi dengan kecepatan filtrasi adalah apabila volume filtrasi semakin besar maka kecepatan filtrasina akan semakin lambat. hal ini supaya saat mengamati kenaikan skala pada bak penampung cairannya jelas kelihatan.921 ml tw = 372.980 detik Vopt = 18.490 ml topt = 1454. Harga-harga yang didapat dari percobaan : Cv = 341. frame.584 detik t siklus = 1885. karena apabila mengalami kebocoran akan menyebabkan ruangan penuh dengan genangan air dan pastinya praktikum gagal karena volume air yang akan diukur pada kenaikan tiap skalanya error.

John Wiley and Sons Inc. jilid 2. “Operasi Teknik Kimia”. Erlangga. McGraw Hill Book Company. Jakarta. New York.G. “Unit Operation”. “Chemical Engineering Hand Book”. R. 242-247.H. 1980.p. Smith. G. 6th ed. Perry. Mc Cabe. 1978. p. DAFTAR PUSTAKA Brown. Singapore .. 1973.. 3rd ed.

Lampiran A .

.

3793 1115.01806 27.94 30250000 12 6000 0. digunakan persamaan garis linier yaitu y = ax + b dt dimana .03108 155.4 6250000 6 3000 0.P) x = volume b= 2 Cv Ve A2 (.54 9000000 7 3500 0.P) Tabel Hubungan antara volume filtrasi dengan kecepatan filtrasi No volume filtrasi (x) dt/dv (y) xy x^2 1 500 0.11056 55.15 162500000 .01858 18.4 25000000 11 5500 0.04108 225.7 12250000 8 4000 0.02334 93.0202 70.02404 108.02418 72.72 4000000 5 2500 0.58 1000000 3 1500 0. y= dV a= 2 Cv A2 (.36 16000000 9 4500 0.01436 28. Lampiran B Perhitungan Percobaan 1.01816 45. Hubungan antara kecepatan filtrasi dengan volume filtrasi Persamaan yang digunakan : ∆𝑡 2 ∙ 𝐶𝑣 ∙ 𝑉 2 ∙ 𝐶𝑣 ∙ 𝑉𝑒 = + ∆𝑉 𝐴 ∙ (−∆𝑃𝑐 ) 𝐴 ∙ (−∆𝑃𝑐 ) Dengan ∆𝑡 : Selisih waktu filtrasi (detik) ∆𝑉 : selisih volume filtrasi (liter) A : luas filtrat cake ( 𝑐𝑚2 ) 𝑘𝑔 −∆𝑃𝑐 : penurunan tekanan ( ⁄𝑐𝑚 2 ) 𝐶𝑣 : koefisien filtrasi (gr cm2) 𝑉𝑒 : volume ekuivalen ( liter ) V : volume (liter ) Untuk menentukan hubungan diatas.03566 213.18 20250000 10 5000 0.28 250000 2 1000 0.09 2250000 4 2000 0.96 36000000 jumlah 39000 0.

X + b 0. Menentukan pesamaan garis dengan pendekatan least square: ΣY = ΣX. sehingga persamaan menjadi: Y = a. . Data pertama x= 500 Y Hitung = -3E-06x+0.0423 = -3.575 = -35750000a a = -3.a + n.3793 = 39000 a+ 12b ( x 3250) 1115.040653 𝑌𝑑𝑎𝑡𝑎−𝑌ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 % Kesalahan = 𝑥 100% 𝑌𝑑𝑎𝑡𝑎 0.0423 Dengan menggunakan persamaan Y.15 = 162500000a + 39000b (x 1) 1232.11056−0.2299 % .0091 sehingga persamaan menjadi : Y = -3.0423 = 0.2888x10-6 .b Diperoleh nilai a dan b.725 = 50625000a + 39000b 1115.15 =162500000a+ 39000b 117.11056 = 63. maka dapat mencari nilai Y hitung dan persen kesalahan.Y = Σ X².29E-06 (500) + 0.a + ΣX.b ΣX.29E-06x+0. b= 0.040653 = 𝑥 100% 0.

030789 52.11056 0. Y hitung dan persentase kesalahan y data y hitung %kesalahan 0.022569 36.034077 87.025857 16.80501931 0.0423 R² = 1 0.40603898% 0.64867841 0.040653 63.029145 24.06 y data 0.024213 41.039009 109.71060011 %kesalahan rata-rata 61. diperoleh data sebagai berikut Tabel Hubungan Y data.02334 0.0202 0.13151365 0.037365 106.42079208 0.40603898 Jadi persentase kesalahan rata-rata = 61.03566 0.04108 0. Dengan cara yang sama.04 y hitung 0.1 Keceptan (s/cm3) 0.035721 148.01436 0.01816 0.7534819 0.02 0 0 2000 4000 6000 8000 Volume filtrasi (ml) Gambar Hubungan antara volume filtrasi vs kecepatan filtrasi .027501 14.12 0.08 y = -3E-06x + 0.03108 0.8936877 0.02418 0.05890944 0.01806 0.032433 34.3968386 0.9515608 0.02404 0.22992041 0.8714653 0.01858 0.

4 y data 0.913x-0.7 0.2.687 0.723 1 0.493 0.806 jumlah 4.081 0.209 0.254 0.8 0.8 0.5 R² = 0.913x-0.8 1 1.913x-0.17 0. diperoleh persamaan garis y = 0.9899 0.098 0.0815 0.2 0.6 0.6 absorbansi y = 0.081 1 𝑔𝑟/𝑚𝑙 X = 0.3 0.0.9134x .081 .1 0 0 0.9 0.6 0.5 0.4 0.2 konsentrasi Gambar Grafik standar pengukuran absorbansi (panjang gelombang 415nm) Dari grafik tersebut .81 = 0.9 0.034 0.2 0.Untuk volume air cucian 500 ml Y = 0.1 0.2 0.7 0.35 0.1432 𝑝𝑝𝑚 . Hubungan antara volume air cucian(ml) dengan konsentrasi air cucian (ppm) Tabel Data absorbansi pada berbagai konsentrasi diukur pada panjang gelombang 415nm konsentrasi absorbansi 0.594 0.980403 ppm x 1001.4 0.3 0.

88391-4 diperoleh % kesalahan Y data−Y hitung % kesalahan = x 100% Y data 9.0008437 -7.02251 ∑ 39000 4.0002663 -8.9286895 250000 -3464.3902 = 12lna + 39000b (÷39000) -27892 = 39000lna + 16250000b (÷16250000) -2.1886558 2250000 -10782.9E−04 = x 100% 9. y = 1.9719130 16000000 -31887.0777351 1000000 -7077. b = 2.3052628 4000000 -14610.0005922 -7.13894x10-3.0003035 -8.e-2.0004850 -7. diperoleh data sebagai berikut.13894x10-3 .4339 Menentukan pesamaan garis dengan pendekatan least square: ΣlnY = n lna+ bΣX ΣX lnY = Σ X lna + bΣX² Diperoleh nilai a dan b.533 0.e-2.609 0.98363 4 2000 0.12178 7 3500 0.77392 11 5500 0.75405 8 4000 0.735055 3 1500 0. Tabel Hubungan antara volume air cucian dengan konsentrasi air cucian volme air konsentrasi no cucian (x) absorbansi (y) ln y x*2 x*ln y 1 500 0.2309548 25000000 -41154.8355x10-4 diperoleh persamaan garis y = 1.619 0.79E−04 = 0. Dengan cara yang sama.93% .65218 9 4500 0.3256491 30250000 -45791.7925012 12250000 -27273.0009793 -6.196 0.814 0.690 0.362 0.8E-04(500) y = 9.296 0.6769x10-4ln a ln a = -6.0061207 -92.4055038 36000000 -50433.4317287 6250000 -18579.1002508 20250000 -36451.32165 6 3000 0.344753 2 1000 0.0002422 -8.460 0.8E-04x jadi saat x=500 .0003450 -7.6313739 9000000 -22894. sehingga persamaan menjadi: Y = a -92.6797x10-4 ln a a = 1.07026 12 6000 0.0004128 -7.5256 5 2500 0.234 0.162 0.140 0.123 0.390218 162500000 -310400.12857 10 5000 0.13894x10-3.0002236 -8.36898x10-3 = 0.0007551 -7.0006720 -7.79E−04−9.

0004000 y hitung Expon.6665 0. diperoleh data: Diameter dalam pipa frame : 13.2173% 0.0002663 0.0007444 1.16)² x 4 = 29572.8725 0.16 cm Jumlah filter frame : 4 buah Tekanan pompa (-ΔPc) : 703. Dengan cara yang sama.0007551 0.0009793 0.0012000 0.4224 0.3071 0. dan topt Dari percobaan yang telah dilakukan.0002000 0. Ve.0002394 1.0008437 0.0005922 0. Vopt.0002759 3. Y hitung dan persentase kesalahan y data y hitung %kesalahan 0. tw.0000000 0 2000 4000 6000 8000 volume air cucian (ml) Gambar Hubungan antara volume air cucian dengan konsentrasi air cucian 3.0004865 0.0004128 0.7722 0. (y hitung) 0.6187 0.0008577 1.0006000 y data 0.0003450 0.0002236 0.0004222 2.0006460 3.0003035 0.3329 0.0004850 0.9300 0.9553 0. Menentukan harga Cv.0002078 7.0009884 0.0006720 0.1896 0.0011e-3E-04x 0.0002422 0.1467 0.0010000 konsentrasi (gr/ml) y = 0.0003179 4.0003664 6.0821 %kesalahan rata-rata 3.0008000 R² = 0.06 gr/cm² Luas (A) : ¼ π D² x n = ¼ π (13.2672 0.4679 cm² .2173 Jadi persentase kesalahan rata-rata = 3. tf.0005606 5. diperoleh data sebagai berikut Tabel Hubungan Y data.

6000x 12860.4679 . ( Ve = b .29E-6 x+0.(703.8871) ((6000)2 + 2 .92182) 295721.8871). Menentukan harga Ve 2 Cv. Menentukan harga tw Volume air cucian (Vw) : 6000 ml Volume filtrat (Vf) : 6000 ml tw = 2 Cv Vw ( Vf + Ve ) A2 (-ΔPc) = 2 (341.92182) 295721.980 detik .042) (295721.4679).06) 2(341.980 detik d.A2 (-ΔPc) 2 Cv Ve = ((0.042297 2 Cv Slope(a) = A2(-ΔPc) Cv = a A2 (-ΔPc) 2 Cv = (-3.2888x10-6x+0.( 703.92182 ml c. Menentukan harga Cv Rumus filtrasi : Y = -3. Menentukan harga tf tf = Cv ( Vf2 + 2 Vf Ve ) A2(-ΔPc) = (341.( 703. Ve Intercept(b) = A2.06) 2 = 341.4679) ( 703.6000( 6000 + 12860.a.06) = 372.8871 gram cm2 b.06) .8871) = 12860. = 312.4679.042297)( 295721.

341.92182 295721. Menentukan t optimum 𝐶𝑣 𝑡𝑜𝑝𝑡 = 2 (𝑉 2 + 2 ∙ 𝑉𝑜𝑝𝑡 ∙ 𝑉𝑒 + 2(𝑉𝑜𝑝𝑡 ∙ 𝑉𝑤 + 𝑉𝑒 ∙ 𝑉𝑤 )+𝑡𝑝 𝐴 (−∆𝑃𝑐) 𝑜𝑝𝑡 341.06 (20.4679 ∙ 703.490 ∙ 12860.980 = 1885.887 𝑡𝑜𝑝𝑡 = (18.1788 + 312.4679703. A2 (-ΔPc) (2K+1).e.06) = 18.4679 (60002).490 ∙ 6000 + 𝑉12860. Menentukan waktu siklus t siklus = tp + tw + tf = 1200 + 372.1588 detik . Menentukan volume optimum menentukan harga K terlebih dahulu dengan persamaan Vf2 = tp .490 ml f.06) 295721.Cv 2K+1 = tp.27082 jadi besarnya volume optimum dapat kita cari dengan : tp  A2Pc V optimum = (2k 1) Cv 1200295721.4902 + 2 ∙ 18.92182𝑒 ∙ 6000) + 1200 𝑡𝑜𝑝𝑡 = 1454.06 + 2(18.8871 = 20.27082)(703.584353 g. A2 (-ΔPc) Vf2 Cv 2K+1 = 1200 (703.

3. dan Membran RO. frame. praktikan 1. perbedaannya plate untuk menahan cake dan frame untuk membentuk cake. 5. dan Cloth secara berurutan. mikrofilter. Filter terdiri dari? Plate. Apabila konsentrasi CaCO3 diubah bagaimana pengaruhnya? Bila konsentrasi ditambah maka waktu filtrasi semakin lama. Satu siklus terdiri dari? Waktu Bongkar-pasang dan pengujian+ waktu pengisisan slurry dan air pencuci+waktu filtrasi+waktu cuci . Apa perbedaan proses pencucian dengan proses filtrasi? Proses pencucian digunakan untuk membersihkan cake dari pengotor. berlaku sebaliknya.Pertanyaan dan Jawaban Eric Sigit Nugroho (121150110). 6. Fungsi dari plate dan frame dan perbedaannya Plate dan frame digunakan untuk menampung cake. Apa jenis-jenis pori-pori filter? Medium filter memiliki beberapa jenis ukuran pori-pori misalnya. Mengapa yang diukur bukan absorbansi pada proses filtrasi? Karena pengukuran absorbansi digunakan untuk mengukur konsentrasi pada saat pencucian yaitu untuk menentukan sudah bersih-tidaknya cake yang sedang dicuci. filtrasi memisahkan padatan dari suspensi dan membentuk cake. nanofilter. Fajar Rizqy Widyawan 2. ultrafilter. 7. 4.

Apa pengaruh MO terhadap absorbansi? Sebagai indikator perubahan konsentrasi pengotor. gravity sand filter. 10. terutama pada pengolahan air. microfilter. Jalur masuk ke tangki disebut dengan? Jalur Penampung 14. 12. 13. Apa saja jenis-jenis proses filtrasi dalam Industri? Filtrasi pada industri umum digunakan. 15. Fungsi jalur 4c pada rangkaian alat ? Kran Bypass digunakan untuk mengurangi tekanan pompa. 11. Agus Setiawan 9. Volume optimum? Pada saat apa dikatakan volume optimum? Kapan terjadi t optimum? Volume optimum adalah volume filtrasi saat waktu optimum. Waktu optimum adalah waktu saat cake sudah bersih. Ve adalah Volume ekivalen yaitu volume sesungguhnya yang dipengaruhi oleh besarnya tekanan dan luas plate dan frame terhadap konstanta filtrasi. Filtrat dikatakan bersih ketika? . 8. dan tidak terlalu mempengaruhi uji spektrometri. Bagaimana proses filtrasi air laut? Air laut diambil dan diendapakan terlebih dahulu dari pengotor kemudian disaring bertahap dengan mikrofilter kemudian rangkaian RO dengan perbedaan efisiensi yang meningkat. Apa itu Cv dan Ve? Cv adalah Konstanta filtrasi yang menyatakan harga kecepatan filtrasi suatu bahan. Jenis alat yang digunakan seperti compress filter. dll.

Mekanisme Spektrometer? Pada spektrometer. Ketika absorbansi hasil uji spektrometri pada sampel air cucian adalah kecil atau mendekati nol. 16. Plate dan frame sebagai tempat cake sedangkan cloth untuk menahan padatan dan membentuk cake . asisten 17. Urutan rangkaian alat filter. alasan? Plate-frame-cloth. Hasil yang diperoleh berupa Absorbansi dan Transmittansi Shafira Nafi Husna. bagian pemancar cahaya menembakkan cahaya ke arah kuvet dan sebagian cahaya diserap oleh molekul-molekul yang ada pada cairan di dalam kuvet. Sebagian sisanya diteruskan dan diterima sensor.