You are on page 1of 1

. CAUTION : NGEBUT. . .!!! LOE MATI, BINI LOE KAWIN LAGI !!


Merupakan sebuah tindak tutur direktif. Tindak tutur direktif merupakan tindak-tutur yang
menghendaki lawan tuturnya melakukan sesuatu. Tuturan tersebut menginginkan pengguna kendaraan
motor lain untuk tidak kebut-kebutan di jalan. Karena akan mengakibatkan kematian. Uniknya,
himbauan itu disampaikan dengan nada yang mengancam yang lucu, LOE MATI, BINI LOE KAWIN LAGI.
Penutur (pemilik motor) berusaha untuk melakukan tindak perlokusi. Karena penutur berharap
tuturannya tersebut dapat memengaruhi mitra tutur untuk tidak melakukan tindakan ngebut. Tuturan
ini akan memberikan efek khawatir kepada mitra tutur atau dalam hal ini pembaca stiker motor.
8. Ngebut itu ibadah, semakin ngebut semakin dekat dengan Tuhan.
Tuturan ini bersifat deklaratif. Sebenarnya penutur bermaksud untuk melarang mitra tuturnya untuk
melakukan tindakan ngebut. Namun tuturan ini disampaikan dengan bahasa konotatif. Makna dari
“semakin dekat dengan Tuhan” disini adalah kematian. Bukan ibadah atau dekat dengan Tuhan
berdasarkan makna yang sebenarnya. Penutur melakukan larangan dengan bahasa yang halus. Hal ini
dilakukan agar mitra tutur atau pembaca tidak merasa digurui atau dilecehkan.
Tuturan tersebut sangat berkaitan dengan tindakan ilokusi. Karena penutur bermaksud agar mitra
tuturnya mengerti dengan apa yang ia sampaikan. Kemudian mitra tutur akan melakukan tindak
perlokusi dengan cara tidak melakukan kebut-kebutan di jalan.