You are on page 1of 5

Functional Independent Measure (FIM

)
Tipe pengukuran:
aktivitas fungsional, FIM sering dipakai sebagai patokan pengukuran di dunia rehabilitasi dan alat
evaluasi efektivitas dan efisiensi program
Alat yang dibutuhkan :
tidak diperlukan alat khusus (observasi)
Komponen tes:
ada 6 sub tes terdiri dari 18 jenis tes, masing-masing berskala 1-7 (atau 1-4)
Prosedur tes
Pasien dinilai saat melakukan aktivitas di bawah ini:

1. Perawatan diri 2. Kontrol sfingter
- makan - kontrol BAK
- berdandan - kontrol BAB
- mandi
- berpakaian (tubuh atas)
- berpakaian (tubuh bawah)
- toileting
3. Mobilitas 4. Lokomosi
- transfer (bed/kursi/kursi roda) - jalan atau memakai kursi roda
- transfer (toilet) - naik-turun trap
- transfer (bak/tub/shower)

5. Komunikasi 6. Kognisi sosial
- komprehensif - interaksi sosial
- ekspresi - pemecahan masalah
- memori

Skor normal 126 (skala 1-7) atau 72 (skala 1-4)
Validitas dan reliabilitas dilaporkan cukup tinggi (Carr & Shepherd , 1998)
Keunggulan dan kelemahan hampir sama dengan pemeriksaan fungsional lainnya dan harus
memiliki definisi operasional yang jelas untuk tiap-tiap komponen tes dan standar nilainya.

b. Indeks Katz
Tipe pengukuran:
aktivitas fungsional
Alat yang dibutuhkan :
tidak diperlukan alat khusus (observasi)
Komponen tes:
ada 6 sub tes, masing-masing digolongkan sebagai mandiri atau tergantung
Prosedur tes
Pasien dinilai saat melakukan aktivitas di bawah ini:
1. Mandi
2. Berpakaian
3. Toileting
4. Transfer
5. Kontrol BAK dan BAB
6. Makan
Penilaian
A. Mandiri
B. Mandiri, kecuali 1 fungsi
C. Mandiri, kecuali mandi dan 1 fungsi lain
D. Mandiri, kecuali mandi, berpakaian dan 1 fungsi lain
E. Mandiri, kecuali mandi, berpakaian, toileting dan 1 fungsi lain
F. Mandiri, kecuali mandi, berpakaian, toileting, transfer dan 1 fungsi lain
G. Tergantung

mengoles mentega dll. Instruments pengkajian ADL dengan Indeks Barthel (IB) dan Indeks Kats 1) Indeks Barthel (IB) Indeks Barthel merupakan suatu instrument pengkajian yang berfungsi mengukur kemandirian fungsional dalam hal perawatan diri dan mobilitas serta dapat juga digunakan sebagai kriteria dalam menilai kemampuan fungsional bagi pasien-pasien yang mengalami gangguan keseimbangan. hanya untuk indeks Katz dinyatakan kurang sensitif. tapi dapat melakukan beberapa hal sendiri = Mandiri 8. Mandi (Bathing) = Tergantung orang lain = Mandiri 3. Buang air = Inkontinensia atau pakai kateter dan tidak kecil(Bowel) terkontrol = Kadang Inkontinensia (maks. Berpakaian(Dressing = Tergantung orang lain ) = Sebagian dibantu (misal mengancing baju) = Mandiri 5. Makan (Feeding) 0 = Tidak mampu = Butuh bantuan memotong. Penggunaan toilet = Tergantung bantuan orang lain = Membutuhkan bantuan. menggunakan 10 indikator. No. rambut. Keunggulan dan kelemahan hampir sama dengan tes fungsional lainnya. yaitu : bel 1. tongkat) 10. Instrument pengkajian dengan Indeks Barthel. dan bercukur 4. Transfer = Tidak mampu = Butuh bantuan untuk bisa duduk (2 orang) = Bantuan kecil (1 orang) = Mandiri 9. Item yang dinilai Skor Nilai 1. = Mandiri 2. Buang = Inkontinensia (tidak teratur atau perlu enema) air besar(Bladder) = Kadang Inkontensia (sekali seminggu) = Kontinensia (teratur) 7. Mobilitas = Immobile (tidak mampu) = Menggunakan kursi roda = Berjalan dengan bantuan satu orang = Mandiri (meskipun menggunakan alat bantu seperti. Naik turun tangga = Tidak mampu = Membutuhkan bantuan (alat bantu) = Mandiri Interpretasi hasil : . gigi. 1x24 jam) = Kontinensia (teratur untuk lebih dari 7 hari) 6. Perawatan = Membutuhkan bantuan orang lain diri(Grooming) = Mandiri dalam perawatan muka. Skor normal A (mandiri) Reliabilitas dan validitas dilaporkan bagus dan berkorelasi secara signifikan dengan tes fungsional lainnya.

Kemandirian dalam semua hal kecuali mandi. R. Tergantung pada sedikitnya dua fungsi. pengarahan. berpindah. kecuali mandi dan satu fungsi tambahan. ke kamar kecil. Penentuan kemandirian fungsional dapat mengidentifikasikan kemampuan dan keterbatasan klien sehingga memudahkan pemilihan intervensi yang tepat (Maryam. Kemandirian dalam semua hal kecuali mandi. ke A kamar kecil mandi dan berpakaian. 20 : Mandiri 12-19 : Ketergantungan Ringan 9-11 : Ketergantungan Sedang 5-8 : Ketergantungan Berat 0-4 : Ketergantungan Total 2) Indeks Kats Indeks katz adalah suatu instrument pengkajian dengan sistem penilaian yang didasarkan pada kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari secara mandiri. ke kamar kecil dan E satu fungsi tambahan. dkk. 5) mandi dan berpakaian (Maryam. Siti. 2011). G Ketergantungan pada ke enam fungsi tersebut. . 2011. Mandi Mandiri: bantuan hanya pada satu bagian mandi (seperti punggung atau ekstermitas yang tidak mampu) atau mandi sendiri sepenuhnya. berpakaian. tetapi tidak dapat diklasifikasikan Lain – Lain sebagai C. Kemandirian dalam semua hal kecuali mandi. Skore Kriteria Kemandirian dalam hal makan. 4) ke kamar kecil. R. Siti. atau bantuan aktif dari orang lain. 3) berpindah. 2011). dkk. berpakaian. kontinen (BAB atau BAK). B Kemandirian dalam semua hal kecuali satu dari fungsi tersebut. C Kemandirian dalam semua hal. meskipunsebenarnya mampu. D. 2) kontinen (BAB atau BAK). F berpindah dan satu fungsi tambahan. 1. R. berpakaian dan satu fungsi D tambahan. Seseorang yang menolak melakukan suatu fungsi dianggap tidak melakukan fungsi. dkk. Penilaian Indeks Katz menurut Maryam. Pengkajian ini menggunakan indeks kemandirian Katz untuk aktivitas kehidupan sehari-hari yang berdasarkan pada evaluasi fungsi mandiri atau bergantung dari klien dalam hal 1) makan. E atau F Keterangan: Kemandirian berarti tanpa pengawasan. Siti. bel 2.

Bergantung: bantuan mandi lebih dari satu bagian tubuh. 8 Dapat mengontrol pengeluaran air kemih. Tergantung: bantuan dalam naik atau turun dari tempat tidur atau kursi. dan mengeringkan badan). memakai pakaian. seperti: merapikan tempat tidur. dan makan parenteral (NGT). 5. Kontinen Mandiri: BAK dan BAB seluruh dikontrol sendiri. mencuci rambut. membersihkan. Berpindah Mandiri: berpindah ke dan dari tempat tidur untuk duduk. dan pembalut (pampres). seperti tongkat. R. bangkit dari kursi sendiri. 2011. mengancingi atau mengikat pakaian. mencuci pakaian. 6. 2 Menyiapkan pakaian. memasak. 9 Berjalan di lingkungan tempat tinggal atau ke luar ruangan tanpa alat bantu. pispot. 4 Memelihara kebersihan diri untuk penampilan diri (menyisir rambut. bantuan masuk dan keluar dari bak mandsi. dan membersihkan . 2. 7 Buang air kecil di kamar mandi (membersihkan dan mengeringkan daerah kemaluan). dkk. 3 Memakan makanan yang telah disiapkan. mengosok gigi. atau lebih berpindah. membuka. 6 Dapat mengontrol pengeluaran feses (tinja). 11 Melakukan pekerjaan rumah. 3. Mandiri Tergantung No. penggunaan kateter. tidak melakukan satu. Ke Kamar Kecil Mandiri: masuk dan keluar dari kamar kecil kemudian membersihkan genitalia sendiri. tidak makan sama sekali. Berpakaian Mandiri: mengambil baju dari lemari. Aktivitas Nilai (1) (Nilai 0) 1 Mandi di kamar mandi (menggosok. Tergantung: menerima bantuan untuk masuk ke kamar kecil dan menggunakan pispot. Bergantung: bantuan dalam hal mengambil makanan dari piring dan menyuapinya. bel 3. 4. Tergantung: Inkontinensia parsial atau lokal. dan menggunakannya. mencukur kumis). Tergantung: tidak dapat memakai baju sendiri atau baju hanya sebagian. melepaskan pakaian. Makan Mandiri: mengambil makanan dari piring dan menyuapinya sendiri. Siti. 10 Menjalankan agama sesuai agama dan kepercayaan yang dianut. 5 Buang air besar di WC (membersihkan dan mengeringkn daerah bokong). enema. serta tidak mandi sendiri. Modifikasi Indeks Kemandirian Katz menurut Maryam.

12 Berbelanja untuk kebutuhan sendiri atau kebutuhan keluarga. sosial. 15 Menyiapkan obat dan minum obat sesuai dengan aturan (takaran obat dan waktu minum obat tepat). 14 Mengguanakan sarana transfortasi umum untuk berpergian. aktivitas sosial yang dilakukan dan kebutuhan akan pelayanan kesehatan. 13 Mengelola keuangan (menyimpan dan menggunakan uang sendiri). 16 Merencanakan dan mengambil keputusan untuk kepentingan keluarga dalam hal penggunakan uang. ruangan. JUMLAH POIN MANDIRI Analisi Hasil : Point : 13 – 17 : Mandiri Point : 0 – 12 : Ketergantungan . rekreasi. olah raga dan menyalurkan hobi. 17 Melakukan aktivitas di waktu luang (kegiatan keagamaan.